Anda di halaman 1dari 9

1.Pengunyahan (pencernaan)Gigi berperan penting dalam proses pencernaan.

Gigi akan memotong makanan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga lebih nyaman dicerna di organ pencernaan lainnya.Fungsi pencernaan/pengunyahan ini selanjutnya berkaitan pula dengan pertumbuhan gigi itu sendiri. Seiring perkembangan zaman, disadari bahwa gigi manusia, lebih tepatnya rahang, sering mengalami pertumbuhan yang tidak sempurna. Banyak terjadi kasus impaksi (gigi yang tertanam di dalam rahang tanpa bisa keluar kecuali dengan pembedahan). Berdasarkan penelitian, hal ini juga disebabkan oleh kualitas makanan modern yang semakin lama semakin lunak. Apalagi, kebiasaan memakan bubur atau mie instan. Hal ini menyebabkan berkurangnya rangsangan terhadap rahang yang berakibat rahang tidak tumbuh sempurna, begitu juga dengan gigi.Untuk mengunyah makanan. Ya, untuk konsumsi makanan apapun, selunak apapun menurut kita, kita masih perlu gigi untuk mengunyah makanan yang kita konsumsi. Tujuannya agar makanan yang masuk itu dapat dicerna dengan baik oleh organ pencernaan selanjutnya. Bagaimana kalau tidak terkunyah dengan baik? Kasihan, organ pencernaan selanjutnya akan bekerja super keras untuk melunakkan makanan yang kita konsumsi. Setiap gigi memiliki fungsinya masing-masing dalam pengunyahan di antaranyaa. gigi seri berfungsi memotong dan mengerat makanan. Artinya ketika kita menggigit makanan, gigi serilah yang ditugaskan memotongnya terlebih dahulu menjadi bagian yang lebih kecil.b. gigi taringfungsinya menyobek/ mengoyak makanan. Terutama sekali perannya ketika memakan daging. Itulah sebabnya mengapa hewan karnivora memiliki banyak taring.c. gigi premolar (geraham kecil)fungsinya peralihan dari taring ke geraham.Menggilas dan mengunyah makanan.d. gigi molar (geraham)fungsinya menggiling /mengunyah makanan agar menjadi lebih halus sebelum masuk ke saluran pencernaan selanjutnya.2.Sebagai Penyanggagigi memberikan sandaran kuat berikut rahang untuk memberi bentuk wajah.3.Penampilan/estetikSenyum tanpa gigi (ompong) pastilah aneh kelihatannya, terutama pada gigi anak muda. Gigi di sini adalah salah satu aksesoris dalam mulut yang mempunyai tiga peranan yang sangat penting. Apakah itu? 4.Untuk berbicara (fonetik). Pembentukan kejelasan suara/bunyi. Nah gigi itu mempunyai struktur, bentuk, dan jumlah yang hampir sama. Pada anak-anak terdapat 20 buah gigi sulung, terdiri dari 4 gigi seri, 2 gigi taring, dan 4 gigi geraham pada kedua rahang (rahang atas dan rahang bawah). Pada orang dewasa, normalnya berjumlah 32 buah gigi tetap, terdiri dari 4 gigi seri, 2 gigi taring, 4 gigi geraham kecil, dan 6 gigi geraham besar pada kedua rahang (rahang atas dan rahang bawah). Trus, apa bedanya gigi dewasa dan gigi anak-anak? Gigi dewasa dan gigi anak-anak bisa dibedakan dari bentuk, warna, ukuran, jumlah, dan struktur gigi. Gigi yang kelihatan dalam mulut itu, tidak seindah bunga mawar maupun daun kelor. Gigi yang kita punya adalah salah satu organ yang cukup rumit. Sekecil itu masih punya beberapa bagian yang penting. Walaupun bentuknya beda-beda, tiap gigi itu punya struktur anatomi yang sama tiap gigi dan tiap orang. Yang kelihatan di dalam mulut itu namanya mahkota gigi. Dan ada bagian yang tertanam di dalam gusi dan tulang rahang, namanya akar gigi. Trus ada istilah leher gigi, yaitu pada batas antara mahkota gigi dan akar gigi. Lapisan gigi yang paling luar namanya email. Merupakan bagian yang dapat dilihat oleh kita, dan percaya tidak percaya, bagian ini adalah bagian yang terkeras pada tubuh kita. Lapisan berikutnya namanya dentin, dengan warna agak kekuningan. Lalu setelah dentin, kita akan menemukan bagian dalam gigi yang terakhir, dinamakan pulpa. Pulpa ini merupakan suatu rongga di dalam akar gigi, yang berisi banyak pembuluh darah dan pembuluh saraf. Karena ruang pulpa ini sangat kecil, jadi kalau

ada infeksi atau radang pada gigi, sakitnya lebih terasa daripada sakit di bagian tubuh yang lain. Makanya sakit gigi bisa mengganggu aktivitas kerja, kan? Gigi adalah salah satu aksesoris dalam mulut yangmempunyai lima peranan yang sangat penting iaitu sebagai fungsi mengunyah,fungsi fonasi, fungsi estatika,fungsi kejiwaan, fungsi identifikasi (forensik). Setiap gigi terdiri daripada tiga bagian iaitu mahkota gigi ( coronadentis), leher gigi ( cervix ), akar gigi ( radix). Setiapgigi mempunyai jaringan gigi yang terdiri dari: 1. Email : Jaringankeras yang mengalami kalsifikasi yang menutupi dentin dari mahkota gigi. Berasaldari jaringan ektodermal Berfungsisebagai menahan daya kunyah/abrasi Terdiridari zat anorganik lebih kurang 99% sebagai prismata dan zat organiklebih kurang 1 % sebagai substantia pelekat. 2. Dentin: Jaringan yang berasal dari mesenchym Merupakan jaringan ikat yang mengalamikalsifikasi dan jaringan yang terbesar dari gigi Terdiri dari zat anorganik lebih kurang70% dan zat organic lebih kurang 30% pada canaliculi dentin yang didalamnyaterdapat Tomes Fiber 3. Pulpa: Jaringan yang berasal dari mesenchym Pada ronga pulpa bias ditemui saraf,pembuluh darah, pem lymphe dan jaringan ikat ( jarang) Fungsi : formatif ( member bentuk),nurtisi, sensoris, dan defensif Padaujung akar gigi terdapat foramen apikal yaitu lubang yang terdapat di ujungakar gigi yang merupakan jalan masuk persyarafan dan pembuluh darah pada gigi. Sedangkanbagian-bagian jaringan pendukung gigi adalah sebagai berikut: 1. Ligamentumperiodontal: Mempunyaidua fugsi iaitu sebagai: o sumbernutrisi ( membekalkan nutrisi kepada cementum, tulang dan gingival) dan sensori( dipersarafi oleh serabut saraf sensori yang berfungsi untuk menghantarkanstimulus sentuhan, tekanan, dan nyeri). o Fungsifisikal: Sarung untuk melindungi pembuluhdarah, serabut saraf daripada luka yang di sebabkan oleh tekanan mekanikal. Sebagai pelekatan gigi kepada tulang Mempertahankan tisu gingival Sebagai penyerap tekanan 2. AlveolarProcessus: Adalahbahagian daripada mandibular dan maxilla Berfungsisebagai pembentuk dan penyokong tooth sockets 3. Cementum: Jaringantulang dimana jaringan intercellulernya alami kalsifikasi meliputi bagian akargigi. Fungsi: melekatkan gigi pada periodontal

Merupakancellular atau acellular Pada bagian gigi manusia terstruktur / tersusun atas 4 (empat) jaringan yakni : 1. EmailEmail adalah jaringan yang berfungsi untuk melindungi tulang gigi dengan zat yang sangat keras yang berada di bagian paling luar gigi manusia. 2. TulangTulang merupakan lapisan yang berada pada lapisan setelah email yang dibentuk dari zat kapur. 3. Rongga GigiRongga gigi adalah rongga yang di dalamnya terdapat pembuluh darah kapiler dan serabut-serabut syaraf. 4. Semen / SementumSemen merupakan bagian dari akar gigi yang berdampingan / berbaasan langsung dengan tulang rahang di mana gigi manusia tumbuh.

Pulpa

Pulpa berada dalam kamar berdinding keras (dentin) dan hanya berhubungan dengan jaringan lain melalui foramen apikalis. Bila terjadi peradangan, maka akan ditemukan hal serupa dengan jaringan lunak. Kelainan pulpa dapat dibagi atas:

l. Hiperemia pulpa Kelainan pulpa yang sangat sering dijumpai, merupakan suatu permulaan radang yang ditandai oleh pertambahan aliran darah dalam rongga pulpa dan pelebaran pembuluh darah sebagai reaksi akibat adanya iritasi terhadap pulpa. Hiperemia pulpa bersifat reversibel, dapat disembuhkan dengan menghilangkan rangsangan penyebabnya. Kerusakan jaringan pulpa belum terjadi, tetapi bila rangsangan menetap atau meningkat maka radang dan kerusakan terus berlanjut. Secara klinis, kedalaman karies mencapai dentin atau perbatasan email dan dentin. Tanda yang paling jelas pada keadaan ini adalah rasa nyeri spontan pada saat pulpa terangsang oleh suhu dingin atau makanan yang manis dan segera hilang jika rangsangan dihilangkan.

Penatalaksanaan Bila faktor penyebab dapat dihilangkan pada tahap awal, maka keadaan dapat dipulihkan, terutama pada usia muda. Dengan menghilangkan faktor penyebab maka terjadi keadaan istirahat, sedangkan tubules yang terbuka sebaiknya ditutup dengan bahan yang tidak merangsang.

2. Pulpitis Radang jaringan pulpa dapat akut atau kronik, tergantung dari proses dan etiologinya. 1. Pulpitis akut Ditandai oleh rasa nyeri terus-menerus, kadang hilang kemudian timbul lagi. Nyeri timbul karena perubahan suhu, terutama dingin, atau jenis makan yang asam atau manis yang masuk dalam kavitas gigi. Sifat nyerinya tajam, spontan, dan menetap. Rasa nyeri bertambah jika pasien berbaring. Penjalaran nyeri ke arah pelipis, sinus maksilaris, dan telinga. b. Pulpitis kronik Ada dua jenis pulpitis kronik, yaitu pulpitis kronik ulseratif dan pulpitis kronik hiperplastik.

Pulpitis kronik ulseratif. Terdapat ulkus di permukaan jaringan pulpa pada daerah pulpa yang terbuka, hal ini terjadi apabila kamar pulpa terbuka lebar dan drainase produk radangnya lancar. Rasa sakit yang timbul pada keadaan ini tidak begitu tajam dan biasanya hanya timbul jika ulkus terdesak oleh makanan yang masuk dalam kavitas.

Pulpitis kronik hiperplastik. Disebut juga pulpitis granulomatosa/polip pulpa/pulpitis hipertrofi. Ditandai oleh tonjolan jaringan granulomatosa keluar dari kamar pulpa. Jaringan ini

adalah produk radang pulpa yang berasal dari pertambahan jumlah sel atau pembesaran sel-sel pulpa serta disebabkan oleh rangsangan kecil dan yang berlangsung lama serta didukung oleh vaskularisasi jaringan pulpa yang baik. Biasanya terjadi pada gigi sulung atau gigi dewasa muda, misalnya gigi M1. Polip berwarna merah memenuhi kavitas dan menempati seluruh permukaan oklusal gigi, permukaannya berbenjol-benjol dan mudah berdarah. Tidak ada rasa nyeri kecuali jika tertekan oleh makanan.

Penatalaksanaan Penatalaksanaan seluruh kasus pulpitis adalah pemberian analgesik, menghilangkan faktor penyebab dengan pulpektomi, dan perawatan saluran akar.

3. Nekrosis pulpa Kematian jaringan pulpa akibat sistem pertahanan pulpa sudah tidak dapat menahan besarnya rangsangan sehingga jumlah sel pulpa yang rusak menjadi semakin banyak dan menempati sebagian besar ruang pulpa. Sel-sel pulpa yang rusak tersebut akan mati dan menjadi antigen bagi sel-sel pulpa yang masih hidup. Apabila keadaan ini dibiarkan, maka sel-sel mati akan bertambah terus sehingga ditemukan keadaan nekrosis pulpa sebagian atau seluruhnya. Penyebab nekrosis pulpa yang paling sering adalah kelanjutan proses radang pulpa akibat karies dan proses perubahan/degenerasi sehingga menyebabkan berkurangnya fungsi pulpa. Trauma yang hebat akibat kecelakaan dapat memutuskan jaringan pulpa dengan jaringan periapeksnya. Benturan yang hebat, dislokasi gigi, fraktur gigi, dan yang lainnya dapat menyebabkan jaringan pulpa rusak. Proses kematian pulpa dapat terjadi sesaat atau perlahan-lahan. Nekrosis pulpa merupakan akibat akhir radang pulpa, tetapi hal ini dapat menjadi permulaan dari penyakit atau kelainan periapeks.

Manifestasi Klinis Secara klinis pada stadium ini pasien tidak merasakan nyeri, kecuali bila sudah melibatkan jaringan periapeks. Nyeri biasanya diakibatkan perubahan tekanan udara yang mendadak, seperti penyelaman, penerbangan, atau suhu panas. Perubahan lain yang terjadi pada nekrosis pulpa adalah perubahan warna gigi menjadi coklat kehitam-hitaman.

Penatalaksanaan Pada kasus ini pilihan terapi yang dapat dilakukan adalah perawatan saluran akar atau pencabutan gigi. Tetapi harus dilakukan seleksi kasus dengan teliti mengenai sisa jaringan gigi yang ada, dukungan tulang alveolar, dan riwayat infeksi jaringan periapeks.

Struktur gigi pada manusia terbagi dalam dua bagian yaitu bagian mahkota dan bagian akar. Pada bagian mahkota merupakan bagian gigi yang terlihat dalam mulut, sedangkan pada bagian akar merupakan bagian yang tertanam di dalam tulang rahang. Gigi merupakan salah satu jaringan keras tubuh yang terdiri dari enamel/email, dentin dan sementum. Menurut tugasnya, gigi termasuk bagian dari sistem pencernaan. Gigi tumbuh di dalam lesung pada rahang dan memiliki jaringan seperti pada tulang, tetapi gigi bukanlah bagian dari kerangka. Menurut perkembangannya, gigi lebih banyak persamaannya dengan kulit daripada dengan tulang. Dalam pertumbuhannya, gigi mengalami dua fase pergantian. Diawali dari pertumbuhan gigi susu yang lengkap pada kisaran umur tiga tahun dengan jumlah 20 gigi, kemudian diganti dengan fase gigi tetap yang diawali pada kisaran umur 13 tahun keatas. Pertumbuhan gigi tetap ini menjadi lengkap setelah jumlah gigi menjadi 32 gigi, sekitar umur 17 sampai dengan umur 21 tahun. Fase diantara awal fase gigi tetap sampai gigi tetap yang lengkap disebut fase gigi campuran, yaitu antara umur 13 sampai dengan umur 17 tahun. Pada manusia dapat ditemui 4 (empat) macam gigi yang terdapat pada mulut disertai dengan arti definisi dan pengertian antara lain sebagai berikut : 1. Gigi Seri

Dikenal dengan istilah "Incisivus", adalah gigi yang memiliki satu akar yang berfungsi untuk memotong dan mengerat makanan atau benda lainnya. Jumlahnya ada 8, dengan pembagian 4 berada di rahang atas dan 4 berada di rahang bawah. Gigi seri susu mulai tumbuh pada bayi berkisar antara usia 4 hingga 6 bulan, kemudian diganti dengan gigi seri permanen pada usia 5 hingga usia 6 tahun pada rahang bawah dan pada usia 7 hingga 8 tahun pada rahang atas. 2. Gigi Taring

Dikenal dengan istilah "Caninus", adalah gigi yang memilki satu akar dan memiliki fungsi untuk mengoyak makanan atau benda lainnya. umlahnya ada 4, dengan pembagian 2 ditiap rahang, 1 di kiri dan 1 di kanan. Gigi susu caninus ini diganti dengan gigi caninus permanen pada usia 11 hingga 13 tahun. Selanjutnya adalah gigi geraham. Gigi geraham terdiri atas dua bagian, antara lain sebagai berikut:

3. Gigi Geraham Kecil

Dikenal dengan istilah "Pra-Molar", adalah gigi geraham kecil adalah gigi yang punya dua akar yang berfungsi untuk menggilas dan mengunyah makanan atau benda lainnya. Umumnya tumbuh pada usia 10 hingga usia 11 tahun dan menggantikan posisi dari gigi molar susu. Bersama gigi molar, gigi ini berfungsi untuk melumatkan makanan, dan pada proses orthodontie. 4. Gigi Geraham

Dikenal dengan istilah "Molar", adalah gigi yang memiliki tiga akar yang memiliki fungsi untuk melumat dan mengunyah makanan atau benda-benda lainnya. Gigi molar susu berjumlah 8 seperti gigi premolar, kemudian lepas pada usia 10 hingga 11 tahun dan digantikan oleh gigi premolar. Sedangkan gigi molar permanen tumbuh di belakang gigi premolar setelah gigi molar susu lepas dan digantikan oleh gigi premolar. Jumlah dari gigi molar permanen adalah 12, dengan pembagian 6 di tiap rahang, 3 di tiap sisi kanan dan kiri. Gigi molar permanen inilah yang paling banyak keluhan karena umumnya mudah berlubang, sehingga dokter gigi menganjurkan minimal setiap 6 bulan sekali cek kesehatan gigi. Pada bagian gigi manusia terstruktur / tersusun atas 4 (empat) jaringan yakni : 1. Mahkota Merupakan bagian yang menonjol dari rahang 2. Leher Merupakan bagian yang terletak antara mahkota dengan bagian akar gigi 3. Akar Merupakan bagian yang tertanam di dalam rahang 4. Email Dikenal juga dengan istilah "Enamel", merupakan jaringan yang berfungsi untuk melindungi tulang gigi dengan zat yang sangat keras yang berada di bagian paling luar gigi manusia. merupakan bagian gigi yang paling keras. Enamel inilah yang melapisi mahkota gigi dan mempunyai ketebalan yang bervariasi mulai bagian puncak mahkota dan akan semakin menipis ketebalannya pada dasar mahkota, tepatnya pada perbatasan mahkota dengan akar gigi. Warna email gigi pun sebenarnya tidak putih mutlak, kebanyakan lebih mengarah keabu-abuan dan semi translusen. Kecuali pada kondisi enamel yang abnormal seringkali menghasilkan warna yang menyimpang dari warna normal enamel dan cenderung mengarah ke warna yang lebih gelap. Semakin menuju ke bagian dalam dari enamel, kekerasannya akan semakin berkurang. Bagian email ini pula yang menjadi awal terjadinya lubang pada gigi, karena sifatnya mudah larut terhadap asam, dan kelarutannya juga meningkat seiring dengan semakin dalamnya lapisan enamel. Untuk itu kenapa kita sering mendengar anjuran untuk sering menggosok gigi adalah agar kondisi enamel gigi kita bisa dicegah dari kondisi asam seminimal mungkin. 5. Tulang Dikenal juga dengan istilah "Dentin" yaitu tulang merupakan lapisan yang berada pada lapisan setelah email yang dibentuk dari zat kapur. Dentin juga merupakan bagian yang terluas dari struktur gigi, meliputi seluruh panjang gigi mulai dari mahkota hingga akar. Dentin pada mahkota gigi dentin dilapisi oleh enamel, sedangkan dentin pada akar gigi dilapisi oleh semen.

Kalau kita amati, bagian ini memegang peranan yang sangat penting yaitu sebagai pelindung dari ruang pulpa. Jadi sebenarnya bagian inilah yang menjadi pertahanan kedua gigi kita setelah enamel. 6. Rongga Gigi Rongga gigi adalah rongga yang di dalamnya terdapat pembuluh darah kapiler dan serabutserabut syaraf. 7. Semen Dikenal juga dengan istilah "Sementum", merupakan bagian dari akar gigi yang berdampingan dan berbatasan langsung dengan bagian tulang rahang di mana gigi manusia tumbuh. Seperti halnya pada bagian email yang melapisi dentin, semen juga melapisi dentin namun untuk dentin pada bagian akar gigi. Sementum ini secara normal tidak tampak dari pandangan kita, namun tertutup oleh tulang dan dilapisi oleh gusi. Pada beberapa kondisi abnormal, sementum akan tampak. Semua struktur jaringan keras gigi akan berintegrasi membentuk struktur yang lebih kuat. Bayangkan jaringan-jaringan keras ini melindungi struktur-struktur di bawah gigi bahkan struktur lain di sekitar gigi 8. Pulp Adalah rongga yang di dalamnya terdapat pembuluh darah kapiler dan serabut-serabut saraf.