Anda di halaman 1dari 28

DIAGNOSIS HOLISTIK

BLOK KEDOKTERAN KELUARGA

Oleh:
Deny Rahmat Pamungkas Sandrya Depisicka Saraswaty Selviandi Vania Fildza Vina Risya 1102009072 1102009259 1102009261 1102009291 1102009293

IDENTITAS PASIEN
Nama Umur Jenis Kelamin Pekerjaan Status Perkawinan Agama Pendidikan Terakhir Alamat : Ny. S : 50 tahun : Perempuan : Ibu Rumah Tangga : Menikah : Islam : S1 : Komplek Graha Permai Jln. Jati A5 No.12 Ciputat

BERKAS PASIEN
Anamnesis Keluhan utama : Nyeri kepala

Riwayat penyakit sekarang : Pasien datang ke Rumah Sakit dengan keluhan nyeri kepala. Keluhan ini sudah dirasakan pasien sejak 4 hari yang lalu. Nyeri kepala dirasakan oleh pasien terus-terusan sepanjang hari. Nyeri kepala berkurang jika pasien beristirahat atau tidur. Pola makan pasien tidak teratur. Pasien mengaku keluhan ini berlangsung sejak tahun 2002. Pasien juga sempat berobat ke klinik dan didiagnosis hipertensi. Keluhan ini dipicu oleh karena kondisi anak perempuannya yang sedang sakit sehingga membuat pasien sering merasa cemas. Suami pasien sangat khawatir dengan keadaan pasien karena takut jika hipertensinya tidak terkontrol dan dapat mengakibatkan stroke.

Riwayat penyakit dahulu : Hipertensi dirasakan sejak tahun 2002. Pernah berobat Keluhan sering dialami pasien dan sering kambuh. Riwayat penyakit keluarga : Di keluarga tidak ada yang pernah mengalami hipertensi.

Pemeriksaan Fisik Keadaan umum

: compos mentis

Tanda vital : Tekanan darah 170/110 mmHg Suhu 36,5 C Frekuensi nadi 70 x/menit, reguler Frekuensi nafas 20 x/menit Status gizi : Berat badan 60 kg Tinggi badan 162 cm

Kepala Mata

: bulat : Edema palpebral (-/-), konjunctiva anemis (-/-), sclera ikterik (-/-), air mata (+), mata cekung (-/-) THT : Coated Tongue (-), membrane timpani intak, secret hidung (-) Thoraks : simetris Paru vesikuler, rh (-/-), wh (-/-) Jantung ictus cordis tidak tampak, suara normal jantung S1>S2

Abdomen

: hernia umbilikalis (-), asites (-), strie (-), lesi (-), bising usus, normal, timpani.

Ekstremitas : akral hangat, edema (-/-)

KGB

: pembesaran kelenjar (-)

Pemeriksaan Penunjang Pasien belum pernah melakukan pemeriksaan penunjang.

BERKAS KELUARGA
Karakteristik Keluarga Identitas kepala keluarga : Tn. N, umur 55 tahun Identitas pasangan : Ny. S, umur 50 tahun Bentuk keluarga : Nuclear Family

Nama

Kedudukan di Keluarga

Gender

Umur

Pendidi kan

Pekerjaan

Tn. N

Ayah (Suami Pasien) Ibu (Pasien) Anak Anak

55 tahun

S2

PNS

Ny. S An. E An. D

P L P

50 tahun 23 tahun 20 tahun

S1 S1 SMA

IRT Pegawai Swasta Mahasiswa

Status sosial dan kesejahteraan hidup Pasien tinggal di rumah tingkat dengan wilayah yang tidak terlalu padat penduduk. Ventilasi rumah baik, berupa jendela di setiap kamar dan di depan rumah serta terdapat 3 pintu. Sinar matahari masuk ke dalam rumah. Pasien memiliki TV, VCD, AC dan kipas angin.

Denah Rumah Lantai Dasar

Lantai Atas

Perilaku kesehatan keluarga Kalau sakit ringan biasanya hanya istirahat saja atau membeli obat warung Kalau sakit berat baru ke dokter Pola dukungan dalam keluarga Anak-anak pasien sangat khawatir dengan keadaan pasien dan sangat dekat dengan ibunya Anak-anak pasien selalu memperhatikan pasien meskipun sibuk bekerja dan kuliah

Genogram Bentuk keluarga : Nuclear family

Siklus keluarga : tahap VI

DIAGNOSIS HOLISTIK
Aspek personal Pasien mengeluh nyeri kepala sejak 4 hari yang lalu dan sulit tidur. Harapan pasien berobat adalah untuk sembuh Yang diharapkan Ny.S sebagai pasien dan keluarganya adalah kesembuhan. Hal ini dapat terwujud bila pola makan diatur sejak sekarang dan perlunya manajemen stress bagi Ny.S dalam kesehariannya.

Aspek klinis Hipertensi Aspek resiko internal Usia : Dari faktor usia, Ny.S berumur 50 tahun yang merupakan kelompok usia risiko tinggi munculnya penyakit hipertensi. Jenis Kelamin : Ny.S adalah perempuan yang memiliki sifat mudah cemas dan mudah stress

Perilaku individu : Kebiasaan Ny.S mengkonsumsi makanan yang asin dan makanan berlemak menjadi faktor risiko terjadinya hipertensi. Psikologis : Pasien memiliki stressor pikiran yaitu masalah kesehatan yang dihadapi anak perempuannya.

Aspek resiko eksternal Kedekatan pasien dengan anak-anaknya, yang selalu memperhatikannya meskipun sibuk bekerja Kebiasaan membeli obat warung Pola makan yang tidak teratur dan makan makanan yang tidak terkontrol

Aspek fungsional Skala 4, karena pasien agak kurang aktif dibandingkan pada saat sehat namun masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari

RENCANA PENATALAKSANAAN
Pasien a. Medikamentosa ACE inhibitor : Captopril 12.5 mg 2 x1 b. Non Medikamentosa Bed rest Edukasi penderita dan keluarga untuk modifikasi gaya hidup dengan latihan fisik secara teratur Istirahat cukup

Manajemen stress Meningkatkan konsumsi buah dan sayur, serta menurunkan asupan lemak Hindari makanan tinggi kolesterol Hindari stressor pikiran Kontrol tekanan darah secara rutin Hindari makanan yang asin (menurunkan asupan garam), berlemak, bersantan, gorengan dan minum kopi

Keluarga Keluarga hendaknya bisa memilihkan makanan Ny.S, makanan yang asin sebaiknya jangan dimakan oleh Ny.S karena akan meningkatkan tekanan darah. Sebaiknya anak Ny.S mengetahui hal-hal apa saja yang dapat memicu penyakit hipertensi pada Ny.S

Komunitas Penyuluhan pola hidup sehat dengan memperhatikan komposisi makanan yang di konsumsi sehari-hari seperti perbanyak makan buah dan sayur serta hindari makanan yang asin dan berlemak. Olahraga teratur dan rutin mengukur tekanan darah.

PROGNOSIS
Ad vitam : bonam Ad functionam : bonam Ad sanactionam : bonam

FOLLOW-UP
Setelah dilakukan penegakkan diagnosis, dilakukan kunjungan ke rumah untuk melihat faktor-faktor eksternal yang berpengaruh. Kemudian beberapa hari kemudian lakukan kunjungan rumah kembali untuk intervensi Setelah dilakukan intervensi, dilakukan evaluasi dari keberhasilan intervensi dan penegakkan diagnosis holistik kembali