Anda di halaman 1dari 12

Penilaian Proyek Materi Pokok : Magnet Dan Listrik Standar Kompetensi : 4.

Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Kompetensi Dasar : 4.2 Mendeskipsikan pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi Materi/tema : Penggunaan batrey ABC 1,5 V pada jam dinding dan jam beker Jangka waktu pelaksanaan : 1 bulan Syarat : 1 kelompok terdiri dari 4 orang Alat yang digunakan : Baterai ABC 1.5 V 2 buah Jam dinding Jam beker Multimeter Alat tulis

Untuk siswa kelas IX SMP Dikerjakan secara kelompok

Membuat laporan mengenai proyek yang dikerjakan Membuat Slide presentasi proyek masing-masing

Tabel observasi (Instrumen) Baterai Jam Dinding


Voltase awal

Baterai Jam beker

Minggu ke

1.5 Volt I II III IV

1.5 Volt

Format Laporan proyek I. II. III. IV. V. VI. VII. Judul Tujuan Dasar Teori Alat Dan Bahan Prosedur (Kalimat Pasif) Data Pengamatan Analisa Data/Pembahasan

VIII.

Kesimpulan

IX. Daftar Pustaka Contoh Laporan :

LAPORAN PROYEK Nama Kelompok :

1. Afifah Rifki .A 2. Rifai Hari .S 3. Rahayu Widiyowati 4. Tanfidziyah Muchacha .L Kelas Sekolah : IX-B : SMP Berprestasi

I.

Judul Proyek Tegangan Baterai Pada Jam Dinding Dan Jam Beker

II. Tujuan Mengukur pengurangan tegangan baterai pada jam dinding dan jam beker. III. Dasar Teori Baterai merupakan sebuah kaleng berisi penuh bahan-bahan kimia yang dapat memproduksi electron. Reaksi kimia yang dapat menghasilkan electron disebut dengan Reaksi Elektrokimia. Jika kita memperhatikan, kita bisa lihat bahwa betrai memiliki dua terminal. Terminal pertama bertanda Positif (+) dan terminal Kedua bertanda negatif (-).

Elektron-elektron di kumpulkan pada kutub negatif. Jika kita menghubungkan kabel antara kutub negatif dan kutub positif, maka elektron akan mengalir dari kutub negatif ke kutub positif dengan cepatnya. Selain kabel, sebuah penghubung atau Load dapat berupa light bulb, sebuah motor atau sirkuit elektronik seperti radio.

Di dalam beterai sendiri, terjadi sebuah reaksi kimia yang menghasilkan elektron. Kecepatan dari proses ini (elektron, sebagai hasil dari elektrokimia) mengontrol seberapa banyak elektron dapat mengalir diantara kedua kutub. Elektron mengalir dari baterai ke kabel dan tentunya bergerak dari kutun negatif ke lutub positif tempat dimana reaksi kimia tersebutr sedang berlangsung. Dan inilah alsan mengapa baterai bisa bertahan selama satu tahun dan masih memiliki sedikit power, selama tidak terjadi reaksi kimia atau selama kita tidak menghubungkannya dengan kabel atau sejenis Load lain. Seketika kita menghubungkannya dengan kabel maka reaksi kimia pun dimulai. IV. Alat Dan Bahan No. Nama Baterai ABC 1.5 V
1.

Gambar

Jumlah 2

2.

Jam dinding

3.

Jam beker

4.

Multimeter

5.

Alat tulis

1 set

V. Prosedur a. Alat dan bahan yang akan digunakan disiapkan secara lengkap. b. Tegangan awal baterai diukur dengan menggunakan multimeter digital, kemudian dicatat di dalam tabel. c. Baterai pertama dipasang pada jam dinding saat pulul 14.00 d. Baterai kedua dipasang pada jam dinding saat pulul 16.00 e. Setelah satu minggu baterai masing-masing sesuai jammya diambil, kemudian diukur teganganya menggunakan multimeter dan hasilnya dicatat di dalam tabel. f. Kemudian baterai dipassang lagi pada jam masing-masing. Kemudian dilakukan lagi langkah (e) sampai tiga minggu. VI. Hasil Percobaan
Baterai Jam Dinding
Voltase awal

Baterai Jam beker

Minggu ke I II III IV

1.5 Volt 1.42 Volt 1.33 Volt 1.21 Volt 1.12 Volt

1.5 Volt 1.39 Volt 1.27 Volt 1.16 Volt 1.04 Volt

VII.Pembahasan Bagian-bagian dari batu baterai atau sel kering yaitu seperti di bawah ini :

Jadi baterai sel kering itu terdiri atas kutub positif, kaleng pelindung, bubuk MnO 2 dalam KOH, anoda(Zn), katoda(grafit), sekat, dan kutub negatif. Dari tabel pengamatan, dapat dilihan bataerai yang cepat berkurang tegangannya adalah baterai yang dipasang pada jam beker. Hal ini dikarenakan penggunaan jam beker yang setiap harinya digunakan untuk memasan alarm di pagi hari, tentu saja ini dapat mengurangi tegangan lebih cepat dibandingkan dengan tegangan baterai yang dibutuhkan jam dinidng. VIII. Kesimpulan Dari hasil pengamatan, tegangan baterai pada jam beker lebih cepat berkurang darai pada tegangan baterai pada jam dinding.

Rubrik : Aspek Perencanaan Indikator Proyek yang dibuat asli dan sesuai tujuan Deskriptor Proyek yang Dapat mencapai dibuat adalah tujuan proyek proyek yang sesuai tujuan pembelajaran Proyek 2x merupakan pekerjaan murni dari siswa (Tidak terdeteksi dikerjakan orang dewasa/ orang lain) Alat dan bahan yang digunakan selain dari sekolah merupakan barang yang sudah ada atau jika membeli tidak lebih dari Rp 20.000,00 Langkah simple atau sederhana 1x Bobot Penilaian 4= semua deskriptor tampak 3 = 2 deskriptor tampak 2 = 1 deskriptor tampak 1 = tidak ada descriptor yang tampak 4= semua deskriptor tampak 3 = 2 deskriptor tampak 2 = 1 deskriptor tampak 1 = tidak ada descriptor yang tampak 4= semua deskriptor tampak 3 = 2 deskriptor tampak 2 = 1 deskriptor tampak 1 = tidak ada descriptor yang tampak 1 = tidak terdapat macam variasi

Rancangan alat dan bahan dari bahan sederhana dan alat yang dipinjamkan dari sekolah

Proyek yang dibuat merupakan rancangan yang simple

Menggunakan alatbahan yang dipinjamkan dari sekolah(multimeter digital) dan alatbahan yang mudah didapat Logis (dapat dilakukan)

Pengorganisasian

Prosedur langkah kerja dari proyek yang dibuat

Urut atau sistematis dan menggunakan kalimat pasif

Pengumpulan Data

Adanya variasi variabel bebas

4 = terdapat 3 macam variasi

3 = terdapat 2 macam variasi

2 = terdapat 1 macam variasi

2x

Pengolahan

dalam pengumpulan data Analisa data yang disampaikan jelas, lengkap, mudah dipahami dan realistis

variabel bebas Jelas dan mudah dipahami

variabel bebas Lengkap

variabel bebas Realistis 2x

variabel bebas 4= semua deskriptor tampak 3 = 2 deskriptor tampak 2 = 1 deskriptor tampak 1 = tidak ada descriptor yang tampak 1 = Format laporan tidak lengkap (ada yang kurang), analisis data tidak tepat 4= semua deskriptor tampak 3 = 2 deskriptor tampak 2 = 1 deskriptor tampak 1 = tidak ada descriptor yang tampak

Penyajian Data

Laporan hasil proyek

Presentasi menarik, komunikatif dan jelas

4 = Format laporan lengkap, daftar pustaka lebih dari 5, analisis data tepat, benar dan menyeluruh Disajikan dengan gaya/ media yang menarik

3 = Format laporan lengkap, daftar pustaka minimal 5, analisis data tepat dan benar

2 = Format laporan lengkap, daftar pustaka minimal 3, analisis data kurang lengkap

3x

Disampaikan Kreativitas dengan bahasa yang mengolah slide mudah dipahami presentasi dan pemaparan jelas tidak berbelitbelit

Penskoran = 2(Nilai Perencanaan) +1(Pengorganisasian) + 2(Pengumpulan Data) + 2(Pengolahan) + 3(Nilai Penyajian Data) : 4.8 Refleksi :

Manfaat dari pembuatan rubrik proyek dan menentukan ide proyek ini yaitu kita (dari mahasiswa kelompok 5) membuat kita mau tidak mau harus memikirkan ide proyek yang cocok untuk siswa. Dan kita menjadi tahu bagaimana caranya membuat rubrik yang sesuai dengan penilaian proyek yang kita tentukan untuk siswa. Kesulitan dari pembuatan penilaian proyek ini yaitu yang pertama, sempat memilih ide yang ternyata sulit untuk diterapkan, dan akhirnya harus mencari ide lagi. Agak bingung tentang memberikan bobot setiap aspeknya. Kelebihan dari penilaian ini yaitu pada idenya, idenya simpel dan mudah untuk diberlakukan untuk siswa, biaya anggaran dianggarkan tidak lebih dari Rp 20.000,00. Siswa pasti menyukai pengerjaan tugas proyek ini. Kekurangan dari penilaian proyek ini menurut kami yaitu mungkin penskorannya yang belum maksimal. Mungki juga rubrik yang kami buat kurang lengkap.