Anda di halaman 1dari 5

Antarmuka I/O Dasar

Direct I/O Pin I/O prosesor dihubungkan langsung dengan peripheral, misalnya saklar, tombol, LED, sensor. Kadang perlu untuk mengkonversikan level tegangan dan arus prosesor agar sesuai dengan peripheral. Perlu menerjemahkan spesikasi dan batasan kemampuan rangkaian. Misalnya spesikasi DC dibandingkan dengan kebutuhan untuk mendrive rangkaian LED sederhana. Misalnya bounce (koneksi open dan close beberapa kali dalam milidetik) yang terjadi untuk masukan tombol mekanik perlu debouncer. Debouncer bisa diimplementasikan secara software maupun hardware.

Port I/O 8051 Port I/O 8051 dipetakan ke alamat SFR (Special Function Register). Lokasi memori data internal di 80h - FFh, dapat memberikan arus 10-100 uA, Bersifat bitaddressable. Misalnya Port 1 (P1) dipetakan ke alamat 90h. P1 juga ada di lokasi bit addressable di lokasi 90h - 97h (P1.0 di alamat 90h, P1.7 ada di alamat 97h)

Reset dan Set Port I/O Perintah mereset port-port I/O mikrokontroler ke nilai 0 dan mengeset ke nilai 1 dapat dilakukan untuk semua jalur dalam port tersebut atau setiap jalur/pin. Contoh untuk port P1 dengan alamat 90h:

MOV 90h, #0 ; Reset semua jalur P1 MOV P1, #0 ; P1 adalah nama simbol untuk port 1 CLR 97h ; Clear jalur di alamat 97h (P1.7) CLR P1.7 ; Menggunakan simbol MOV 90h, #FFh ; Set semua jalur P1 dengan 1 MOV P1, #0ffh ; P1 adalah nama simbol untuk port 1 SETB 97h ; Set jalur di alamat 97h (P1.7) SETB P1.7 ; Menggunakan simbol JB P1.0,addr ; Jump ke <addr> jika bit P1.0 set

Rangkaian Port I/O Operasi: masukan (I), keluaran (O) atau masukan/keluaran (I/O) Input: NMOSFET dimatikan dengan menulis 1 I Pull-up secara internal

Gambar simplified I/O port circuit

Pin I/O Dua Arah

Gambar Quasi-bi directional pin Pull-up sebagai current Source. Sekitar 50uA ke beban eksternal, Arus sink lebih besar, beberapa mA.

Teknik Pengalamatan I/O Terdapat dua metode dasar untuk mengalamati I/O, yaitu : 1. Isolated I/O Prosesor memisahkan antara ruang alamat untuk memori dengan ruang

alamat untuk I/O. Ruang alamat I/O yang terpisah dari memori ini yang disebut dengan port. 2. I/O Terpeta Memori (Memory mapped I/O)Prosesor mengambil sebagian alamat memori untuk digunakan sebagai ruang alamat untuk I/O

Mapping Adress I/O

Instruksi I/O Instruksi I/O lebih umum dikenal dengan 2 macam, IN : membaca data pada alamat I/O OUT : memindahkan data ke peranti I/O.

Pengkodean Alamat dari Gerbang I/O Pengkodean alamat dari gerbang I/O adalah sama dengan pengkodean dari alamat memori, khususnya untuk peranti memori-mapped I/O. Perbedaan antara pengkodean memori mapped dan pengkodean isolated I/O adalah jumlah dari pin-pin alamat yang dihubungkan dengan dekoder. Pengkodean Alamat I/O 8-bit Perintah tetap I/O menggunakan 8-bit dari alamat gerbang I/O yang terlihat pada A15-A0 sebagai 0000H-00FFH. Embedded System seringkali

menggunakan alamat 8-bit. Jika alamat dikodekan sebagai sebuah alamat yang mempunyai 8-bit, tidak dapat memasukkan peranti I/O menggunakan alamat sebesar 16-bit. yang

Pengkodean Alamat I/O 16-bit

Pada alamat I/O 16-bit ada 8 jalur alamat tambahan (A15-A8). Gerbang NAND mendekodekan 8-bit pertama dari gerbang alamat I/O (A15-A8) sehingga membangkitkan sebuah sinyal untuk mengenable PAL 16L8 hanya untuk beberapa alamat I/O antara EF00H dan EFFFH. Selanjutnya PAL16L8 akan mendekodekan alamat I/O untuk menghasilkan 8 keluaran rendah dari strobe EFF8H-EFFFH.

DAFTAR PUSTAKA Didik Widianto,Eko. Antarmuka I/O Dasar. Teknik Sistem Komputer - Universitas Diponegoro