Anda di halaman 1dari 11

Ketika anda merasakan tidak nyaman di area "Miss.

V" sampai membuat anda sering merasakan gatal ,panas dan sakit diseputaran "Miss.V" , anda mungkin sedang mengalami gangguan kewanitaan yang terinfeksi jamur, parasit, bakteri atau virus (keputihan). Keputihan dialami oleh sekitar 50% wanita di dunia dalam hidupnya. Meskipun anda tidak sendiri akan tetapi keputihan abnormal membutuhkan penanggulangan yang serius. Keputihan yang memerlukan penanganan serius (abnormal) dapat diketahui dengan ciri-ciri keluarnya cairan yang disertai dengan bau tidak sedap, cairan berwarna kehijauan atau kecoklatan, rasa gatal yang berlebih, sakit ketika anda akan buang air kencing. Bahaya Keputihan Bagi Wanita Bagi sebagian wanita keputihan dianggap hal yang sepele apalagi ketika wanita mengalami keputihan yang cenderung ke arah bahaya (abnormal) segan memeriksakan diri ke dokter. Padahal jika anda ketahui bahaya keputihan yang dibiarkan tanpa penanggulangan akan mengakibatkan gangguan kesehatan. Bahaya keputihan untuk wanita adalah : 1. Sakit buang air kencing Keputihan yang terinfeksi kuman akan mengakibatkan sakit ketika anda buang air kencing. 2. Gangguan aktivitas seksual Keputihan yang dibiarkan tanpa pengobatan akan mengganggu hubungan seksual karena adanya lendir yang merupakan cairan lubrikasi wanita yang berlebih dan membuat tidak nyaman saat penetrasi. 3. Perkembangan infeksi Keputihan akibat infeksi akan mempuruk keadaan apalagi jika berkembang secara normal dan wanita tidak memiliki ketahanan tubuh yang kuat. Misalnya ketika siklus haid, tingkat pH pada Miss.V meningkat yang disebabkan aliran darah sehingga sel ragi tidak tumbuh dalam lingkungan pH tinggi. Bahaya Keputihan Bagi Ibu Hamil Keputihan yang bersifat normal pada ibu hamil tidak akan menyebabkan bahaya, yaitu adanya ciri-ciri tidak berbau dan tidak membuat gatal. Ibu hamil akan mengalami keputihan hingga akhir menjelang persalinan. Pada masa akhir kehamilan keputihan semakin meningkat karena infeksi jamur semakin berat terjadi. Umumnya keputihan pada ibu hamil terinfeksi karena jamur candida sp. Adapun bahaya keputihan untuk ibu hamil yaitu : 1. Kelahiran prematur Keputihan yang ditandai dengan munculnya cairan yang lebih kental, berbau amis dan rasa gatal yang memicu iritasi pada vulva. Keputihan pada ibu hamil jenis ini akan mengakibatan nyeri saat bersenggama. Adapun penyebab keputihan adalah mikroorganisme yaitu candida albicans.Jika dibiarkan tanpa pengobatan akan menyebabkan kelahiran prematur. 2. Ketuban pecah sebelum waktunya Munculnya cairan yang ditandai dengan berwarna kekuningan, berbau amis dan ketika

muncul rasa gatal. Keputihan ini disebut vaginosis bakterialis yang menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya. 3. Berat badan bayi rendah Keputihan yang berupa iritasu di area genital dengan timbulnya rasa panas dan gatal. Pada keadaan yang parah akan mengakibatkan nyeri pada daerah vulva dan paha, perineum dan saat senggama. Penyebab keputihan ini adalah protozoa trichmonas vaginalis yang ditularkan melalui hubungan seksual. Berdampak pada ibu hamil yaitu adanya bahaya kelahiran bayi yang beratnya rendah. Bahaya Keputihan Bagi Bayi Siapa bilang keputihan hanya terjadi pada wanita dewasa dan ibu hamil . Bayi dan balita juga mengalami keputihan pemicunya adalah hormon dan infeksi. Pemakaian minyak dan bedak yang berlebihan di area kemaluan bayi menyebabkan timbulnya infeksi. Sama seperti keputihan pada wanita jika keputihan bayi tidak berbau dan tidak gatal maka dikategorikan aman. Akan tetapi jika bayi mengeluh kesakitan, kemerahan di vulva, menangis ketika buang air kencing maka waspadai. Segera konsultasikan kepada dokter sehingga pengobatan dilakukan sedini mungkin. Jika tidak diobati akan menyebabkan peradangan ke arah rahim, air tuba dll.

Sumber : haya Keputihan Bagi Wanita, Ibu Hamil dan Janin http://bidanku.com/bahayakeputihan-bagi-wanita-ibu-hamil-dan-janin#ixzz2iLL00eQz

Permasalah keputihan merupakan permasalahan klasik pada kebanyakan kaum wanita. Ironisnya kebanyakan wanita tidak mengetahui tentang keputihan dan penyebab keputihan pada wanita itu sendiri dan malah yang menjadikan keputihan sebagai hal yang enteng. Justeru jika tidak ditangani dengan baik, keputihan bisa berakibat fatal. Kemandulan dan kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan) bisa menjadi salah satu akibat dari adanya keputihan, selain itu gejala awal kanker rahim biasanya dimuali dengan adanya keputihan. Dan tentunya kanker leher rahim merupakan jenis penyakit yang berbahaya yang jika tidak ditangani dengan baik, akan berujung pada kematian. Jadi jangan anggap enteng keputihan. (Baca: Keputihan dapat menyebabkan Kemandulan dan Kematian) Keputihan akan sering teralami saat wanita sedang hamil, hal ini akibat adanya perubahan hormonal yang terjadi dan salah satu efek dari peningkatan hormonal tersebut adalah adanya produksi cairan yang meningkat serta diakibatkan juga oleh vagina wanita hamil yang mengalami penurunan keasamannya, juga akibat kondisi pencernaan mengalami perubahan. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya resiko sering terjadinya keputhan pada wanita hamil, terutama keputihan yang diakibatkan adanya infeksi jamur.

Jenis Keputihan
Keputihan terbagi menjadi dua jenis yaitu yang bersifat fisiologis dan Patologis.

Keputihan Fisiologis
Jenis keputihan ini biasanya sering terjadi saat masa subur, serta saat sesudah dan sebelum menstruasi. Biasanya saat kondisi-kondisi tersebut sering terdapat lendir yang berlebih, itu adalah hal normal, dan biasanya tidak menyebabkan rasa gatal serta tidak berbau. Keputihan fisiologis pada wanita hamil tidak berpengaruh terhadap janin secara langsung, karena adanya selaput ketuban yang dapat melindungi janin. Keputihan fisiologis atau juga banyak disebut keputihan normal memiliki ciri-ciri: Cairan keputihannya encer Cairan yang keluar berwarna krem atau bening Cairan yang keluar tidak berbau Tidak menyebabkan gatal Jumlah cairan yang keluar terbilang sedikit

Keputihan Patologis
Keputihan jenis patologis disebut juga sebagai keputihan tidak normal. Jenis keputihan ini sudah termasuk ke dalam jenis penyakit. Keputihan patologis dapat menyebabkan berbagai efek dan hal ini akan sangat mengganggu bagi kesehatan wanita pada umumnya dan khususnya kesehatan daerah kewanitaan. Keputihan patologis akibat adanya infeksi akan mengakibatkan meningkatnya resiko bayi lahir prematur pada wanita hamil dan bayi pun akan turut terkena infeksi. Bayi yang terkena infeksi virus beresiko mengalami ganngguan pencernaan dan gangguan pernapasan hingga bisa menyebabkan bayi mengalami kematian. Dan bayi yang mengalami infeksi akibat bakter dapat menyebabkan kebutaan pada bayi. Keputihan patologis memiliki ciri-ceiri sebagai berikut: Cairannya bersifat kental Cairan yang keluar memiliki warna putih seperti susu, atau berwarna kuning atau juga hijau Keputihan patologis menyebabkan rasa gatal Cairan yang keluar memiliki bau yang tidak sedap Biasanya menyisakan bercak-bercak yang telihat pada celana dalam wanita Jumlah cairan yang keluar sangat banyak.

Penyebab Keputihan
Faktor kebersihan yang kurang baik. Kebersihan di darerah vagina haruslah terjaga dengan baik. Jika, daerah vagina tidak dijaga kebersihannya akan menimbulkan berbagai macam penyakit salah satunya keputhan. Hal ini menyebabkan kelembaban vagina

mengalami peningkatan dan hal ini membuat penyebab infeksi berupa bakteri patogen akan sangat mudah untuk menyebarnya. Stress. Semua organ tubuh kinerjanya di pengaruhi dan dikontrol oleh otak, maka ketika reseptor otak mengalami kondisi stress hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan dan keseimbangan hormon -hormon dalam tubuh dan hal ini dapat menimbulkan terjadinya keputihan. Penggunaan obat-obatan. Penggunaan obat antibitok dalam jangka lama bisa menyebabkan sistem imunitas pada tubuh wanita, dan obat antibiotik biasanya dapat menimbulkan keputihan. Sedangkan gangguan keseimbangan hormonal dapat juga disebabkan oleh penggunaan KB Keputihan yang disebabkan oleh jamur, parasit, bakteri dan virus Jamur Monilia atau Candidas. Bercirikan memiliki warna putih seperti susu, cairannya sangat kentar, sangat berbau tidak seda dan menimbulkan rasa gatal pada sekitar daerah vagina. Hal ini dapat menyebabkan vagina mengalami radang dan kemerahan. Biasanya hal ini juga dipicu oleh adanya penyakit kencing manis, penggunaan pil KB, serta tubuh yang memiliki daya tahan rendah.

Parasit Trichomonas Vaginalis


Terjadi dan ditularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau oleh perlengkapan mandi. Memiliki ciri, cairan yang keluar sangat kental, memiliki warna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyir. Keputihan akibat parasit tidak menimbulkan gatal, tapi jika ditekan vagina akan terasa sakit

Bakteri Gardnella
Keputihan akibat infeksi bakteri ini memiliki ciri berwarna keabuan, sedikit encer, memiliki bau ami dan berbuih. Keputihan jenis ini dapat menimbulkan rasa gatal yang sangat menggangu.

Virus
Keputihan jenis ini timbul akibat penyakit kelamin, seerti HIV/AIDS, herpes dan conyloma. Timbulnya kutil-kutil yang banyak dan diikuti oleh cairan berbau menandakan adanya virus condyloma. Biasanya ibu hamil sering terjangkit oleh virus ini. VIrus yang dapat ditularkan oleh hubungan seks yaitu virus herpes. Cirinya adanya luka yang melepuh di sekitar lubang vagina, terasa panas dan menimbulkan rasa gatal. Kanker mulut rahim yang sangat berbahaya bagi kaum wanita dapat di picu oleh keputihan yang disebabkan oleh keputihan akibat virus.

Mencegah Keputihan
Bersihkan selalu organ intim anda. Bersihakan dengan menggunakan pembersih yang tidak menyebabkan gangguan kestabilan pH pada daerah vagina anda. Gunakan produk pembersih terbuat dari bahan susu. Produk yang terbuat dari bahan dasar susu dapat menjaga pH seimbang juga meningkatkan flora dan bakteri yang tidak bersahabat dapat ditekan. Penggunaan sabun antiseptik kurang baik bagi vagina dalam jangka panjang, karena bersifat agat keras.

Jangan menggunakan bedak atau bubuk yang bertujuan membuat vagina harum atau kering. Bedak sangat kecil dan halus, hal ini mudah terselip dan tidak dapat terbersihkan, sehingga mengundang datangnya jamur pada vagina.

Keringkanlah selalu vagina anda setelah mandi, cebok atau mencui vagina sebelum anda berpakaian

Pakailah selalu pakaian dalam yang kering. Usahakan selalu untuk membawa cadangan guna berjaga-jaga jika celana dalam anda perlu diganti

Gunakan celana luar yang memiliki pori-pori cukup, jangan terlalu seirng menggunakan celana luar yang ketat, hal ini dapat menyebabkan sirkluasi di daerah kewanitaan terganggu.

Gunakan celana dalam dari bahan katun, karena bahan katun mampu menyerap keringat.

Saat periode menstruasi, seringlah anda mengganti pembalut Panty liner digunakan saat dirasa perlu saja, janga digunakan terlalu lama. Jika anda stress, ambil waktu libur atau cuti anda, rileks kan pikiran anda sejenak. Karena stress juga dapat memacu keputihan

Kurangi untuk kegiatan yang membuat anda sangat letih, kepanasan dan banyak mengeluarkan keringat, atau jika sudah melakukan aktivitas tersebut, segera mandi dan bersihkan tubuh anda khususnya daerah kemaluan.

Selain itu, untuk pencegahan keputihan yang lebih efektif kami rekomendasikan menggunakan tissue kesehatan yang telah di rekomendasikan juga oleh Boyke Dian Nugraha pakar sexolog yang telah lama kita kenal selama ini. Tissue kesehatan ini terbuat dari ekstrak bahan alami, bebas dari kandungan alkohol, memiliki pH balance, namun sangat lembut saat pemakaian menjadikannya bebas iritasi. Selain mencegah keputihan, tissue kesehatan ini dapat menghilangkan gatal-gatal di area organ intim wanita, mampu mencegah jamur penyebab bau tidak sedap pada organ intim, serta yang lebih penting adalah mampu mencegah penyakit mematikan di kalangan kaum perempuan yaitu kanker serviks. Sehingga menjadikan tissue kesehatan ini sebagai perawatan lengkap bagi organ intim anda. Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi web berikut:

Sumber : Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan http://bidanku.com/keputihan-pada-wanita-jenis-penyebab-danpencegahan#ixzz2iLLUbDBP

Semua wanita hamil pasti pernah mengalami keputihan selama kehamilan. Namun, kapankah keadaan tersebut dapat dikatakan normal? Apakah keputihan ini merupakan reaksi infeksi?

Mari ketahui lebih dalam bersama sama. Keputihan atau dalam dunia kedokteran disebut juga dengan fluor albus, merupakan cairan yang diproduksi oleh vagina. Kenapa wanita hamil lebih banyak keputihan? Keputihan terjadi karena adanya perubahan hormonal saat kehamilan. Kehamilan membuat aliran darah yang meningkat ke daerah kewanitaan dimana hal ini mempengaruhi produksi cairan vagina semakin meningkat. Cairan ini bermanfaat mencegah infeksi dari vagina menyebar ke arah rahim. Namun tidak jarang hal ini malah memungkinkan terjadinya infeksi pada vagina jika hygienitas tidak baik. Hal ini dikarenakan selama kehamilan, biasanya wanita mengalami kesulitan untuk membersihkan daerah intimnya. Keputihan selama kehamilan bersifat normal jika cairan yang dihasilkan biasanya berwana bening cenderung ke putih, tidak berbau, tidak gatal dan tidak nyeri. Keputihan yang tidak normal saat kehamilan banyak disebabkan oleh jamur (Candida albicans), dimana gejala yang ditemui adalah : Timbulnya cairan berwarna putih kekuningan Jumlahnya banyak Rasa gatal yang tak tertahankan. Faktor hormonal menjadi pemicu utama mudahnya terjadi infeksi Candida. Namun dapat pula disebabkan karena suasana daerah kewanitaan yang lembab yang diduga karena sulitnya seorang wanita hamil dengan perut yang besar untuk membersihkan dan mengeringkan daerah kewanitaannya. Hilangnya flora normal akibat penggunaan antibiotika berkepanjangan atau penggunaan pembersih daerah kewanitaan, penyakit diabetes mellitus, maupun kekebalan tubuh menurun dapat juga memicu infeksi Candida.

Selain jamur, keputihan saat kehamilan dapat pula terjadi karena bakteri, yang biasa disebut bakteriosis vaginalis (BV). Paling sering disebabkan oleh Gardnerella vaginalis. Gejala yang ditemukan seperti Cairan berwarna putih keabuan Berbau amis, dan Nyeri pada daerah kewanitaan. Trichomonas vaginalis merupakan protozoa yang cukup sering menyebabkan infeksi vagina pada kehamilan. Organisme ini mengakibatkan sekret vagina yang berwarna kuning kehijauan, kental, dan berbau busuk, disertai nyeri saat berkemih dan saat berhubungan. Jika sobat yang sedang hamil mengalami tanda-tenda keputihan abnormal sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Pengobatan untuk keputihan abnormal perlu segera dan mendapat penanganan khusus agar infeksi yang terjadi di vagina tidak mencapai rahim yang dapat membahayakan si janin. Pencegahan agar keputihan tidak bertambah berat disarankan untuk menjaga kebersihan dan kekeringan daerah kewanitaan. Beberapa cara diantaranya adalah:

Hindarilah penggunaan tampon atau pantyliners, Hindari melakukan douche vagina, Hindari obat pembersih daerah kewanitaan terlalu sering, Gunakanlah celana dalam yang tidak terlalu ketat dengan bahan katun.

Sekian informasi yang dapat saya bagikan. Semoga bermanfaat bagi wanita Indonesia yang sedang menantikan kelahiran sang buah hati. Referensi: 1. Fortner, Kimberly B.; Szymanski, Linda M.; et .al, Johns Hopkins Manual of Gynecology and Obstetrics, The, 3rd Edition;Maryland,2007 2. http://www.tree.com/health/pregnancy-information-complications-vaginal-dischargeyeast-infection.aspx

Gangguan Keputihan Karena Jamur Pada Masa Kehamilan

Apa itu keputihan karena jamur dan apa penyebabnya?


Wanita hamil cenderung akan mengalami gangguan keputihan lebih sering daripada ketika tidak sedang hamil, dan keputihan yang diakibatkan karena jamur merupakan penyebab tersering. Keputihan karena jamur disebabkan oleh mikro organisme yang disebut dengan nama Kandida albikan. Mikroorganisme ini bisa dilihat secara mikroskopik. Kandida atau jamur ini adalah salah satu jenis dari flora normal yang hidup banyak di saluran pencernaan manusia dari mulut, usus,

dan juga di vagina. Jamur biasanya tidak membahayakan dan tidak menyebabkan penyakit kecuali bila timbul ketidak seimbangan ekologi yang menyebabkan jamur ini tumbuh berlebih, dan menyebabkan munculnya gejala yang tidak menyenangkan tersebut. Keputihan karena jamur ini lebih mudah menyerang wanita hamil dikarenakan pada masa kehamilan, vagina menjadi kaya dengan kandungan glukosa yang disebut dengan glikogen, dan ini merupakan makanan yang baik untuk tumbuhnya kuman kandida. Tingginya jumlah kandungan glikogen ini dihubungkan dengan peningkatan hormon estrogen dan mengurangnya keasaman vagina. Dengan pertumbuhan yang berlebih dari kandida albikan mengakibatkan perubahan keseimbangan ekologi di dalam vagina, sehingga munculah gejal keputihan yang mengganggu tersebut. Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan ketidakseimbangan ekologi kuman yang normal hidup di tubuh kita dan memungkinkan jamur tumbuh berlebih yaitu: Antibiotik Pil KB Obat obat hormonal Kopi/teh/minuman yang mengandung soda Vitamin yang sintentis Radiasi Stress Zat penambah rasa; pewarna, pengawat dsbnya Peptisida Penyakit lainnya seperti diabetes, menurunnya imunitas (daya tahan tubuh), kanker serviks etc Kebiasaan douching vagina Cairan semen Obat-obatan steroid Pola makanan yang tidak seimbang antara asupan makanan yang bersifat asam dan alkali. Makanan yang digolongkan bersifat asam adalah makanan seperti makanan yang mengandung kadar gula tinggi, gula artifisial, chips, chocolate, alcohol, tobacco, cola, lemak, daging. Sedangkan contoh golongan makanan alkali seperti sayuran, salad, kacang, olive oil, lemak, susu, dairy produt (seperti telor, susu, cheese), etc. Keseimbangan pola makanan membuat kuman normal ada di tubuh kita hidup dengan baik, bahkan memberikan enerji dan mengurangi sakit kepala.

Apa saja gejala keputihan karena jamur?


Hormon estrogen mempengaruhi cairan mulut rahim untuk memproduksi cairan, dan biasanya terlihat seperti susu dan bening. Ketika sekret vagina atau cairan ini menjadi terlihat kental putih seperti krim atau keju (cottage atau goat cheese) dan disertai rasa gatal disekitar area vagina maka kemungkinan besar sahabat menderita kandidiasis yaitu kuman kandida yang tumbuh berlebih. Pada beberapa wanita, gejala bisa disertai seperti rasa panas terbakar disekitar bibir vagina ketika sedang buang air kecil, atau rasa sakit dan terbakar ketika berhubungan seks. Bila ini dialami oleh sahabat, sangat lah penting untuk diperiksakan ke dokter atau kebidan anda, untuk memastikan tidak ada penyebab lainnya.

Penting diketahui bahwa keputihan pada wanita hamil tidak selalu berarti diakibatkan oleh jamur atau kuman Kandida. Bakterial vaginosis (BV) atau infeksi menular seksual bisa memberikan gejala yang sama. Satu satunya cara untuk memastikan adalah dengan memeriksakan semua kemungkinan tersebut oleh dokter. Sangatlah penting seorang wanita memiliki pengetahuan tentang kesehatan vagina.

Di Indonesia, kasus BV pada wanita hamil cukup sering juga dijumpai. Namun perlu diketahui bahwa seorang wanita bisa mempunyai BV tanpa menunjukkan gejala, karena itu sangatlah sulit menentukan kapan sebetulnya gangguan ini mulai muncul pertama kali. Namun seperti juga Kandida, BV muncul ketika keseimbangan ekologi keasaman vagina terganggu. BV biasanya diikuti dengan gejala bau amis dan ini bisa sangat mengganggu dan membuat seorang wanita tidak nyaman dan malu, dan penting diketahui bahwa wanita hamil yang mempunyai BV mempunyai risiko bayi lahir lebih awal/sebelum waktunya atau berat bayi lahir rendah. Berbeda dengan BV, jamur atau kandida ini tidak mempengaruhi kehamilan ataupun calon bayi anda.

Pengobatan keputihan karena Jamur?


Cukup banyak jenis pengobatan untuk jamur di vagina, baik melalui pemberian oral dan pervaginam. Namun demikian, janganlah anda mengobati sendiri!!!

Pengobatan akan lebih memberikan manfaat bila didasarkan atas pemeriksaan yang teliti tentang riwayat keluhan, melihat langsung gejala, apalagi bila bisa ditunjang dengan pemeriksaan laboratorium seperti misalnya pemeriksaan sekret vagina yang langsung diperiksa dengan mikroskop. Selain itu, banyak manfaatnya anda mendapatkan obat tersebut dari dokter, karena anda bisa mendapatkan informasi lebih baik cara pemakaiannya, dan juga juga pengawasan efek dari obat tersebut akan kesembuhan penyakit anda ataupun munculnya efek samping lainnya yang tidak diinginkan, apalagi untuk seorang wanita hamil. Jenis obat jamur yang umum digunakan yaitu clotrimazole, miconazole, econazole, dosis dan lama pemberian tergantung dari jenis obat tersebut dan pada wanita hamil biasanya diberikan pervaginam dan tidak diberikan lebih dari 7 hari.

Mencegah keputihan karena jamur?


Pencegahan selalu lebih baik dari pengobatan, berikut tips yang bisa dilakukan untuk menhindari kambuhan keputihan karena infeksi jamur: Hindari pakain dalam yang ketat dan terbuat dari bahan sintetik yang tidak bisa menyerap keringat. Pakain dalam terbuat dari katun sangat disarankan. Pakailah pakaian yang memberikan sirkulasi, bila perlu tidak usah pakai pakaian dalam untuk sementara waktu misalnya bila anda hanya di rumah saja atau dimalam hari.

Hindari menggunakan jin ketat atau celana panjang ketat

Kandida albican suka sekali hidup di dalam area yang lembab, hangat jadi usahakan sahabat menghindari mandi air panas yang lama, berendam terlalu lama dan sering dan juga keringkan tubuh anda dengan baik Aturlah diet anda secara seimbang antara makanan golongan alkali dan asam (seperti jenis yang disebutkan di atas)

Pelajari pemicu yang memudahkan munculnya gejala keputihan karena jamur

Tips mengurangi gejala yang bisa dilakukan di rumah sebelum pergi ke dokter?
Berikut tips yang bisa anda lakukan bila anda sedang terkena keputihan karena jamur, atau muncul gejala yang seperti disebutkan diatas. Mengkonsumsi probiotik, suatu suplemen diet yang mengandung mikroorganisme hidup seperti bakteri asam laktat (LAB) dan bifido. Probiotik biasanya dikonsumsi sebagai bagian dari makanan fermentasi dengan menambahkan khusus budaya hidup aktif; seperti di yogurt, yogurt kedelai, atau sebagai suplemen diet.

Atau bisa juga, dengan menggunakan tampon yang sudah dicelup ke dalam natural yoghurt yang kemudian dimasukkan ke dalam vagina, dan dibiarkan selama 2 jam untuk kemudian diganti lagi tampon baru.

Bawang putih bisa dicoba untuk sebagai salah satu cara alami untuk menghilangkan jamur

Hindari pakain dalam yang ketat dan sintetik, pakailah pakaian yang memberikan sirkulasi, bila perlu tidak usah pakai pakaian dalam untuk sementara waktu misalnya bila anda di rumah atau malam hari.

Hindari menggunakan jin ketat atau celana panjang ketat

Atau bisa juga diberikan dengan Gentian Violet (1%, dengan campuran base air/aqua) dan kemudian dioleskan disekitar vagina Hindari makan makanan yang banyak mengandung gula, kurangi soft drinks, makan makanan dengan pengawet. Perbanyak diet makanan golongan alkali seperti sayuran, buah segar, atau buah kering, biji almod, teh herbal, etc Hindari mandi air panas yang lama, berendam terlalu lama dan sering, dan juga keringkan tubuh anda dengan baik Bila gejala terus berlanjut, segeralah sahabat memeriksakan diri ke dokter, jangan ditunggu berhari hari dan yang terpenting jangan minum obat tanpa pengawasan dokter.