Anda di halaman 1dari 1

Lompat=Loncat?

"Ayo! Kamu jangan hanya melangkah, tapi lompat dong!" Atau, "Jangan hanya loncatloncatan ya, tapi coba melompat yang tinggi!" Mungkin itu adalah beberapa contoh yang dikatakan oleh guru pada pengajaran di kelas penjaskes. Tapi apakah lompat dan loncat mempunyai arti yang sama? Atau malah berbeda? Berikut adalah contoh-contoh olahraga yang menggunakan lompatan 1. Lompat jauh (long jump) pada atletik 2. Lompat tinggi (High jump) pada atletik 3. Lompat jangkit (hop step jump/triple jump) pada atletik 4. Lompat galah (pole vault) pada atletik Berikut adalah contoh-contoh olahraga yang menggunakan loncatan 1. Loncat indah (diving) pada renang 2. Loncat harimau (tiger sprong) pada senam lantai 3. Loncat kangkang (straddle jump) pada senam lantai 4. Loncat jongkok (tuck jump) pada senam lantai Diatas adalah contoh-contoh yang dapat berikan. Jika sedikit dianalisa pada tahap tolakan (take-off) timbulah perbedaan antara lompat dengan loncat, yaitu pada saat menolak (take-off) padalompat dilakukan dengan menggunakan satu kaki, sedangkan tolakan pada loncat dilakukan dengan menggunakan dua kaki. Walaupun demikian masih ada yang belum lengkap. Bagaimana dengan aktivitasaktivitas fisik lain, seperti lompat tali (jump rope)? Seperti yang kita sering dengar dan lakukan bahwa saatskipping sering menyebutnya dengan lompat tali bukan loncat tali. Padahal pada umumnya tolakan pada jumprope/skipping dilakukan dengan kedua kaki.