Anda di halaman 1dari 12

Profile Instruktur : 1. dr. 'Ainul Hadi - dokter - herbalis - praktisi bekam - penulis buku Atlas Anatomi Bekam 2. dr.

Wadda' A. Umar - dokter - konsultan bekam nasional - penulis buku : 1. Sembuh Satu Titik. 2. Bebas Stroke Dengan Bekam. 3. Bekam Untuk Kanker. 3. dr. Muhammad Taufiq - dokter - akupunturis - herbalis - Traditional Chinese Medicine (TCM). Official Web Bekam Medis : Official Web Nurusy Syifa : Personal Blog : www.bekam-medis.com www.nurusy-syifa.com www.drwadda.com

JADWAL ACARA WORKSHOP

BEKAM MEDIS NURUSY SYIFA


WAKTU Hari Pertama: 08.00 08.15 08.15 09.00 09.00 09.45 10.00 11.00 11.00- 12.00 12.00 13.00 13.00 13.30 13.30 14.00 14.00 15.30 15.30 16.00 16.00 17.00 17.00-18.00 Hari Kedua: 08.00 09.45 10.15 12.00 12.00 13.00 13.00 15.30 15.30 16.00 16.00 17.00 17.00 -17.30 MATERI PELATIHAN Pembuka Materi Pengantar Thibun Nabi Pengantar Materi Islam dan Bekam BREAK Patofisiologi Bekam Anatomi dan Fisiologi Ishoma Demo Praktek Bekam Instrumentasi Bekam Sterilisasi, Teori dan Praktek Sholat Ashar Indikasi dan Kontra Indikasi, ES Anamnesa, Pemeriksaan dan Diagnosis

Materi Titik Bekam BREAK Terapi Herbal Ishoma Praktikum Bekam, Metode Sayat dan Tusuk Sholat Ashar Kapita Selekta Penyakit Evaluasi dan Penutup

PENGOBATAN DENGAN BEKAM DefinisiThibun Nabi A. Secara bahasa 1. Yang memakai alat dan bahan seperti yang dilakukan zaman Nabi. 2. Yang memakai metode dan cara seperti yang dilakukan zaman nabi. B. Secara istilah Thibun Nabi adalah ilmu pengobatan yang dipelajari dan diamalkan para Nabi, Sahabat, Thabiin, Thabiut Thabiin dan para pengikutnya hingga akhir zaman. Hijamah (bekam) sebagai Pengobatan. 1. Hijamah merupakan pengobatan yang sudah dilakukan sejak 2000 tahun SM. 2. Saat ini bekam dipakai sebagai pengobatan di beberapa negara, baik di negara negara Asia, Amerika, maupun Eropa, baik berdiri sendiri maupun bersama-sama (komprehensif) dengan pengobatan lain. 3. Bekam bisa dilakukan oleh tenaga medis maupun non medis. 4. Penelitian tentang bekam dilakukan di beberapa negara. 5. Bekam sebagai teknik pengobatan, diperlukan penegakan diagnosa sebelum dilakukan pengobatan dengan bekam. 6. Dalam dunia kedokteran modern, metode bekam termasuk dalam bedah minor, sehingga tekniknya perlu memperhatikan kaidah ilmu kedokteran. Keutamaan Bekam: 1) Dari Ibnu Abbas RA, dari Rasulullah Saw beliau bersabda :Kesembuhan itu (diobati) dengan tiga hal, meminum madu, menyayat dengan alat hijamah (bekam) dan kay. Namum aku melarang umatku melakukan pengobatan dengan kay (Shahih Bukhari, no 5680 dan 5681) 2) Nabi SAW juga bersabda dalam Shahih Sunan Abu daud:Kalaulah sesuatu yang kalian pakai untuk berobat itu mengandung kebaikan, maka itu adalah hijamah. 3) Dalam beberapa hadits disebutkan:Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah (Bukhari, no 5696.) 4) Hendaklah engkau melakukan hijamah wahai Muhammad (Ath-thib, 2060) 5) Jibril juga memberitahu kepadaku bahwa pengobatan yang paling bermanfaat bagi manusia adalah dengan hijamah. (Shohihul jami) 6) Beberapa yang lainnya adalah dari Ibnu Abbas RA, dia berkata,Rasulullah SAW berobat dengan hijamah ketika beliau sedang berpuasa (Sahih Bukhari) 7) Dari Ibnu abbas, dia berkata, Rasulullah SAW berobat dengan hijamah ketika beliau sedang ihram.(Sahih Bukhari) 8) Dari Abdullah bin Buhainah, bahwa Rasulullah SAW berobat dengan hijamah saat berada di lihil jamal saat pergi ke mekah, dimana saat itu beliau sedang ihram karena sakit kepalanya.(Sahih Bukhari). 9) Dari Anas bin Malik, dia berkata, Rasulullah SAW pernah berobat dengan hijamah untuk mengobati dua urat (otot) di leher samping dan pada dua telapak tangan beliau (Sahih Ibnu Hibban). 10)Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW pernah berobat dengan hijamah karena sakit kepala (Sahih Bukhari)

11)Dari Jabir, Rasulullah SAW pernah berobat dengan hijamah di bagian pangkal paha karena rasa dingin yang menyerang dibagian itu. (Sahih Sunan Abi Daud). Hadis dan Atsar tentang Manfaat Bekam: a) Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Sebaik-baik orang adalah orang yang melakukan bekam, hingga mengeluarkan darah, meringankan tulang belakang dan mempertajam pendengaran. Sebuah Hadits yang diriwayatkan Ath-Thirmidzii, bahwasanya Rasulullah SAW. bersabda; Hendaknya kalian semua melakukan pengobatan dengan hijamah di sekitar tengkuk, Karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari tujuh puluh dua penyakit dan lima penyakit: gila, kusta, plangka, vitiligo dan sakit gigi (Sunan ibnu majah 3478). Dalam shahih Bukhari Musim, dari Anas Ra. Bahwasanya Rasulullah Saw. melakukan hijamah tiga kali, sekali di bahu dan dua kali di dua urat (otot) lehernya. Dan dalam sebuah Hadits marfu, Rasulullah bersabda: Hendaknya engkau melakukan hijamah di tengkuk leher. Karena itu akan menyembuhkan lima penyakit

b)

c) d)

Buku dan penelitian bekam Beberapa buku modern baik dari negara-negara China maupun Negara Eropa, telah melakukan penelitian tentang bekam yang ternyata bisa meringankan beberapa penyakit bahkan sembuh total. a) Dr. SieYen Chung, dari Beijing, China. Dalam bukunya 100 diseases treated by acupuncture, moxibustion and cupping (100 penyakit yang dapat diobati dengan tusuk jarum, sudutan api (kai) dan bekam), menemukan fakta bahwa bekam bisa menyembuhkan 100 penyakit. b) Dr. Michael Reed Gach dari California, Amerika Serikat. Dalam bukunya Potent points, a guide to self care for common ailments (Titik berkhasiat sebagai petunjuk perawatan diri untuk mengobati penyakit yang lazim), menyebutkan bahwa bekam bisa mengobati 40 penyakit. c) Dalam beberapa jurnal penelitian, didapatkan bahwa bekam memang bisa menyembuhkan. Kesembuhan bekam melalui 4 cara 1. 2. 3. 4. Proses penghisapan. Proses penyayatan. Proses pengeluaran darah. Titik yang tepat.

Teori penyebab penyakit (Tradisional Medicine) 1) Alam semesta, termasuk tubuh manusia, selalu berpasangan agar tercapai keseimbangan. 2) Penyakit timbul karena tidak adanya keseimbangan dalam tubuh 3) Dalam tubuh ada energi vital (chi, xi, ki, qi) yang berfungsi menyeimbangkan fungsi tubuh. 4) Energi vital itu berasal dari : a. Sudah ada dalam tubuh manusia itu sendiri (sudah ada sejak dalam kandungan = Ketetapan Allah). b. Di dapat dari makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. c. Berasal dari alam semesta, seperti energi panas, angin, udara, dll. 5) Fungsi pengobatan adalah mengembalikan energi, menambah maupun mengurangi, agar tubuh kembali pada keadaan seimbang. 6) Energi dapat diseimbangkan langsung ke tubuh atau melalui titik-titik tertentu pada tubuh. 7) Bekam adalah salah satu cara & terapi untuk menyeimbangkan tubuh. Detoksifikasi
Detoksifikasi adalah proses pengolahan zat yang berbahaya bagi tubuh menjadi

zat yang tidak berbahaya

Detoksifikasi adalah Proses pembuangan zat yang berbahaya

Anatomi kulit 1. lapisan epidermis (kulit ari): a. Lapisan tanduk (kulit mati). b. lapisan malpighi (kulit hidup). 2. lapisan dermis: a. Kelenjar keringat dan lemak b. ujung syaraf c. kantung rambut d. Pembul Pembuluh darah kecil (Kapiler). (Kapiler). e. Pembuluh limfe 3. lapisan hypodermis: a. Pembuluh darah besar b. Cadangan lemak Fisiologi kulit Mengatur panas tubuh Melindungi tubuh 6

Indera Alat pengeluaran Membuat vitamin D Menyimpan lemak Sarana memasukkan stimulasi/energi pengobatan

Cara kulit menyembuhkan penyakit 1. Dengan mengeluarkan sisa metabolisme 2. Dengan menstimulasi organ/bagian tubuh yang sakit, a. Secara medis (modern medicine) b. Secara Non medis (traditional medicine) Peran kulit dalam mengeluarkan sisa metabolisme 1. Secara alami 2. Secara buatan (bekam darah): a. Cara kulit mengeluarkan sisa metabolisme b. Menstimulasi organ tubuh yang sakit melalui kulit. Peran kulit untuk Menstimulasi organ/bagian tubuh 1. Tempat stimulasi b.Lokal b.Lokal (tempat yang sakit/yang dikeluhkan). c.Meridian c.Meridian d.Organ. d.Organ. e.general e.general (menyeluruh) 2. Tujuan Stimulasi a. menyeimbangkan bagian tubuh yang tidak seimbang b. mengembalikan tubuh ke fungsi semula c. Menguatkan yang lemah d. Mengurangi yang berlebih. Kenapa Melalui Kulit? 1. Pada tubuh manusia terdapat suatu sistem saluran (imajiner) yang dinamakan Cing luo, meridian, jala, habel, khottuz zawaal, jaringan tisu, yang terdiri dari saluran membujur dan melintang pada seluruh tubuh. Saluran tersebut menghubungkan : a. Permukaan tubuh dengan organ tubuh. b. Organ dengan organ. c. Organ dengan jaringan penunjang (limfe, otot, syaraf, dll) d. Jaringan penunjang satu dengan yang lainnya. Saluran-saluran tersebut bersatu dan terajut sehingga membentuk satu kesatuan. 2. Fungsinya: a. Sebagai tempat masuknya penyakit dari luar atau dari dalam tubuh. b. Untuk mempertahankan tubuh dari serangan penyakit. 7

c. Sebagai tempat manifestasi fenomena organ tubuh, baik fenomena fisiologis (normal) maupun patologis (tidak normal). d. Sebagai tempat untuk menyeimbangkan energi, atau memberikan energi. Dengan demikian bisa dipakai untuk tempat pengobatan. e. Energi dari alat bekam berupa energi panas (api), dan angin (udara). Perjalanan Penyakit 1. Dari permukaan tubuh (local/keluhan) ke meridian ke organ. 2..Dari organ ke meridian ke permukaan tubuh (lokal). Titik Bekam 1. Titik lokal, terdiri dari: a. Titik di tempat yang sakit b. Titik yang satu garis meridian dengan yang sakit. c. Titik yang satu letak (anatomis) dengan yang sakit. d. Fungsinya menghilangkan keluhan penyakit (simptomatis). 2. Titik meridian/organ: a. Letaknya di bagian tertentu dari tubuh. b. Titik di tempat yang mempunyai fungsi sama dengan organ tersebut (titik fisiologis). c. Fungsinya mennyembuhkan penyebab penyakit (kausatif). 3. Titik general (umum) berfungsi: a. Titik untuk penyakit komplikasi. b. Titik untuk yang penyakitnya menyebar. c. Titik untuk stamina, kekuatan, peningkatan kualitas kesehatan. d. Titik general antara lain: kahil, umu mughis, qomahduwah, ahda'aini, cu san lie, san yincao dan kidney. e. Fungsi umum = suportif, simptomatis, general, promotif. f. Fungsi khusus: Umum mugits, untuk gangguan di dalam kepala, Kahil, untuk keluhan dada ke atas atau punggung ke atas. Qomahquwah, untuk keluhan kepala luar, ganguan keseimbangan, penglihatan dan pendengaran. San jin cow untuk keluhan perut bagian bawah, panggul, hingga ke tungkai, Cu sanlie, untuk keluhan perut bagian atas, titik umum untuk kekuatan/menguatkan Titk kidney, titik untuk kelainan genetik atau bawaan. San jin cow, untuk perut bagian atas, tungkai ke atas Indikasi Bekam 1. Simptomatif (menghilangkan keluhan penyakit). 2. Promotif (meningkatkan daya tahan tubuh). 3. Preventif (mencegah agar tidak terserang penyakit) 8

4. Kausatif (mengobati penyebab penyakit). 5. Rehabilitatif (mengembalikan fungsi tubuh yang terganggu).

Kontraindikasi Bekam (relatif dan absolute) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. Diabetes (kencing manis) dengan luka atau komplikasi Fisiknya sangat lemah Orang tua yang lemah fisiknya, Anak-anak yang dehidrasi (kekurangan cairan) Penyakit kanker darah Pasien yang sering keguguran Gangguan jiwa yang tidak stabil Penderita Hepatitis A dan B parah. Pasien yang cuci darah Pasien dengan kelainan klep jantung Pasien kedinginan, dan suhu tubuhnya sangat tinggi Wanita hamil pada 6 bulan pertama Orang kesurupan, terkena sihir, guna-guna, (kecuali ahli ruqyah) Hati-hati pembekaman langsung sesudah mandi . Hati-hati pembekaman setelah muntah Tidak langsung makan sesudah berbekam, boleh minum (madu). Pasien anemia, pembekaman tergantung kondisi Tidak membekam saat sangat kenyang atau sangat lapar

Tempat yang Sebaiknya Tidak Dibekam 1.Kulit yang terinfeksi. 2.Kulit yang luka. 3.Patella atau tempurung lutut 4.Peradangan pada kulit yang berat 5.Tepat di sendi-sendi tulang 6.Membekam di hernianya 7.Membekam di kankernya 8.Tepat di tulang belakang, kecuali di bagian bawah servikal dan bagian atas torakal serta bagian bawah lumbar 9.Pusat kelenjar limfa atau getah bening atau node lymphaticy 10.Lubang-lubang alami, seperti telinga, pusar, putting susu atau payudara, mata dan telinga. 11.Bagian yang terkena cacar air. 12.Di bagian tubuh yang sangat sakit seperti karena asam urat. 13.Bagian perut wanita hamil (boleh di kahil dan punggung). 14.Bagian tubuh yang sensitive dan banyak syaraf yang lembut, seperti pergelangan lengan tangan. 15.Lipatan tubuh, seperti ketiak, selangkangan dan siku bagian dalam. 9

Peralatan Bekam 1 2 3 4 5 6 7 8 Peralatan Untuk Sterilisasi Tablet formaldehid. Alkohol 90%. Magij jar (uap basah). Oven (uap kering). Spiritus. Sabun/disinfektans. SterIlisator. Air mengalir/kran. Peralatan Tindakan Sarung tangan steril. Sarung tangan non steril. Pisau bedah. Silet. kassa Steril hidrofil. Kassa non steril. Alkohol 70%. Betadin. Cupping set modern. Cupping set tradisional. Duck steril. mankok bengkok. masker wajah. Peralatan Penunjang Tempat sampah medis. tempat sampah non medis. Rak peralatan. Bangku/kursi. Meja pasien. troly peralatan. Bed/tempat tidur. Spring bed. Sprey plastic. Pinset anatomis. 10

1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1

0 1 1 Minyak herbal. 1 2 3 4 5 6 7 Peralatan medis (kusus dokter) Pengukur Tekanan darah. Termometer. Adrenalin/epineprin inj. Spuit 1cc. Betadin. Kassa steril. Zalf antibiotic.

1 2 3 4 5 6 7

Peralatan Legalitas (khusus untuk klinik) Surat izin Pengobatan Tradisional (depkes). Sertifikat pelatihan/kursus. papan informasi pelayanan. Formulir rekam medis. Buku kunjungan pasien. Buku tindakan pasien. Rak penyimpanan Rekam medis.

Sterilisasi Alat 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pembersihan darah menggunakan cairan Hydrogen Piroxyde (H2O2). Pembersihan instrumen dengan air mengalir. Perendaman instumen dengan cairan desinfektan. Penirisan instrument. Pengeringan alat menggunakan alat khusus. Sterilisasi instrumen dengan menggunakan alat khusus yang disebut Dry Sterilizing Electric, dengan pemanasan antara 120 -200 C, tergantung jenis alat yang disteril dan tempo sterilisasi.

Sterilisasi ruangan Ruangan hijamah dilengkapi dengan lampu UV. Sterilisasi Juru Bekam 1. 2. 3. Pembersihan dan pencucian tangan dengan air mengalir dan sabun (disinfektan). Sterilasi dengan pemakaian sarung tangan steril (untuk bekam basah) sekali pakai. Bisa memakai duk masker wajah.

11

Sterilisasi Pasien 1. Pembersihan area bekam dengan disinfektan. 2. Pemakaian alat satu kali pakai (tidak bergantian dengan pasien lain). 3. Pensterilan memakai disinfektan.

12