Anda di halaman 1dari 4

3.

3 Studi Kinet ik Untuk rancangan yang efektif dan mewakili proses yang sedang berlangsung, parameter kinetika dihitung dengan memantau efek dari waktu kontak sejumlah adsorben dan konsentrasi larutan adsorbat terhadap adsorpsi pewarna bulu ayam. Studi awal menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu selama 4 jam untuk mencapaian titik keseimbangan. Selain itu, kinetika dari proses adsorpsi pada temperatur yang berbeda menunjukan peningkatan adsorpsi seiring dengan peningkatan suhu. Tabel 1 Parameter termodinamika untuk adsorpsi Tartrazin pada bulu ayam

Gambar 1 Pengaruh waktu kontak untuk adsorpsi Tartrazin oleh bulu ayam pada temperatur yang berbeda: suhu = 50C, konsentrasi = 9 10 -5 M, jumlah = 0,01 g; pH 2,0.

Gambar 2 Pengaruh jumlah adsorben untuk menghilangkan Tartrazin menggunakan bulu ayam: suhu = 50C, konsentrasi = 9 10 -5 M, pH 2,0, waktu = 24 jam. Waktu paruh dari setiap proses juga dihitung dan ditemukan penurunan dengan peningkatan suhu. Hasil ini membuktikan proses yang sedang berlangsung bersifat endotermik. Untuk mempresentasikan hasil dari penelitian adsorpsi dilakukan dengan dosis adsorben yang berbeda. Ditemukan bahwa dengan peningkatan dosis adsorben tingkat pemindahan adsorbat meningkat. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan substansial dalam adsorpsi ketika jumlah adsorben meningkat dari 0,005 g menjadi 0,025 g. 3.4 Studi Laju Adso rpsi Konstan Penelitian untuk mempelajari laju konstan spesifik dari Tartrazin menggunakan sistem bulu, digunakan persamaan laju orde pertama yang dikenal dengan persamaan Lagergren. Nilai dari Log(qeqt) dihitung untuk setiap interval waktu pada temperatur yang berbeda:

Gambar 3 Plot Lagergren terhadap waktu vs log (qe-qt) untuk Tartrazin adsorpsi pada bulu ayam pada temperatur yang berbeda.

Dimana qe dan qt menandakan jumlah teradsorpsi pada kesetimbangan dan pada setiap waktu t. Grafik log (qe-qt) vs t menunjukkan garis lurus pada 30, 40, dan 50C dan menunjukan kinetika laju orde pertama untuk proses adsorpsi yang berlangsung. Nilai Kad dievaluasi, dari plot Lagergren yang didapatkan yaitu 0,00041, 0,00024 dan 0,00041 s-1 pada 30, 40 dan 50C. Untuk interpretasi yang sesuai data eksperimen, Penting untuk mengidentifikasi langkah-langkah dalam proses adsorpsi. Sebuah rumusan matematika diusulkan oleh Boyd et al (1947) dan Reichenberg (1957) telah diterapkan untuk menjelaskan data kinetika. Proses ini matematika berguna untuk membedakan antara difusi partikel dan difusi film. Urutan langkah-langakah yang terlibat dalam adsorpsi senyawa organik/anorganik oleh adsorben adalah: i. Pengangkutan ion yang masuk (adsorbat) ke permukaan adsorben (difusi film). ii. Pengangkutan adsorbat dalam pori-pori adsorben kecuali untuk sejumlah kecil adsorpsi, yang terjadi pada permukaan eksternal (difusi partikel). iii. Adsorpsi ion yang masuk (adsorbat) pada permukaan dalam adsorben. Diluar dari itu, proses ketiga dianggap sangat cepat dan tidak dapat diperlakukan sebagai laju pembatasan untuk penyerapan pewarna organik. Dua langkah yang tersisa menciptakan tiga kemungkinan berikut: Kasus pertama. Transportasi eksternal > Transportasi internal, di mana laju diatur oleh difusi partikel. Kasus kedua. Transportasi eksternal < Transportasi internal, di mana laju diatur oleh difusi film. Kasus ketiga. Transportasi eksternal transportasi internal, yang dihitung untuk pengangkutan ion adsorbat menuju batas dan mungkin tidak dapat dilakukan dalam laju yang signifikan, yang kemudian menimbulkan pembentukan film cair yang dikelilingi oleh partikel adsorben dengan gradien konsentrasi yang tepat .

Gambar 4 Hubungan waktu vs Bt untuk penyerapan Tartrazine oleh bulu ayam pada suhu yang berbeda. Sebuah perlakuan kuantitatif dari penyerapan yang dinamis dapat diterapkan dengan bantuan dari persamaan berikut:

Di mana F adalah hasil dari kesetimbangan pada waktu t dan diperoleh dengan menggunakan persamaan:

Di mana Qt dan Q adalah jumlah ion teradsorpsi setelah waktu t dan setelah waktu yang tidak terhingga Dengan bantuan tabel Reichenberg, nilai Bt dievaluasi dari nilai F yang sesuai yang diperoleh dalam kasus di atas. Grafik diplotkan di antara waktu dan B t, yang memberi kita gambaran tentang jenis langkah yang terlibat selama proses proses adsorpsi. Dalam hal ini grafik Bt terhadap waktu pada konsentrasi 4X10 -5 M didapatkan linier tanpa melewati titik asal. Demikian juga, pada konsentrasi tinggi kurva diperoleh melewati titik asal, sehingga menunjukkan adsorpsi Tartrazin pada bulu menjadi difusi film di alam.