Anda di halaman 1dari 57

ELEKTRODA PASTA KARBON NON-TERMODIFIKASI DAN TERMODIFIKASI SEBAGAI PENDETEKSI IODIDA

(Carbon-Paste Electrode as Iodide Detection)

Silvia Monica1, Siti Nurjanah2, Norma Nur Azizah3

ABSTRACT

A carbon-paste electrode is made from a mixture of conducting graphite powder and a pasting liquid like paraffin. These electrodes are widely used mainly for voltammetric measurements but carbon paste-based sensors are also applicable in coulometry like amperometry and potentiometry. Generally, carbon-paste electrodes are often used because carbon pastes are easily obtainable at minimal costs and are especially suitable for preparing an electrode material modified with admixtures of other compounds like zeolite and then giving the electrode certain pre-determined properties. Electrodes made in this way are highly selective sensors for both inorganic and organic electrochemistry. Carbon paste, glassy carbon paste, glassy carbon etc. electrodes when modified are termed as chemically modified electrodes. The properties of conventional paste mixtures from graphite and paraffin oils were found satisfactory for the majority of applications. Carbon-pastes undoubtedly represent one of the most convenient materials for the preparation of modified electrodes. A modifier can be dissolved in a binder or admixed mechanically to the paste during its homogenization. One of the modifier that we used is zeolite. Key words: Carbon-paste electrode, paraffin, zeolite, iodide, voltammetric measurements

1 2

G44110016 G44110018 3 G44110043

PENDAHULUAN Zeolit berdasarkan proses pembentukannya diklasifikasikan menjadi dua, yaitu zeolit alam yang terbentuk karena proses alam (zeolitisasi) yang biasanya ditemukan dalam sedimen sebagai hasil alterasi debu-debu vulkanik (yang mengandung Si) dan zeolit sintetik yang dapat dibuat dalam kondisi hidrotermal (Sari 2012). Dalam praktikum ini digunakan zeolit alam yang tersedia di laboratorium. Zeolit alam merupakan mineral anorganik mikroporus yang cukup melimpah di Indonesia (Handoko 2002, Kazemian et al.2003, Ulfah et al. 2006). Struktur zeolit tersusun dari tiga komponen utama, yaitu rangka aluminasilika, kation yang mengisi ruang kosong dan molekul air dalam fase occluded. Dengan bentuk geometri tetrahedral dengan atom pusat Si atau Al yang dikelilingi oleh empat buah atom oksigen (Sari 2012). Zeolit memiliki struktur yang berongga dan kaya akan kation yang menjadikan zeolit mampu menyaring dan menjerap berbagai kation dan anion sasaran ( Puspitasari 2012). Zeolit banyak dimanfaatkan dalam proses pengolahan limbah logam dalam air (Tsitsishvili et al. 1992). Zeolit dimanfaatkan juga di industri katalis dan aplikasi pemisahan. Selain itu zeolit dimanfaatkan secara luas sebagai penjerap karena kemampuannya memisahkan spesi-spesi sasaran melalui prinsip penukar ion (Malekpour et al. 2009). Iodin (I) adalah unsur kimia dengan nomor atom 53 dan massa atom 126,9044. Iodin bukan unsur logam, dalam bentuk padat berwarna abu-abu kehitaman, sedangkan dalam bentuk gas berwarna ungu. Mempunyai titik lebur 113,5 C dan titik didih 184,35. Iodin ditemukan pada tahun 1811 oleh B. Courtulis. Iodin bersumber dari air asin pada sumur garam dan endapan laut tua, dari iodidanya yang dibuat dengan menggunakan asam sulfat dan oksidator. Penggunaan iodin ini adalah dalam dunia kedokteran untuk pengobatan atau pencegahan penyakit gondok dan luka luar. Senyawanya digunakan dalam industri kimia, kadang-kadang digunakan dalam fotografi. Dalam biologi iodin terkumpul dalam kelenjar gondok hewan vertebrata (Anonim 2013). Deteksi iodida menggunakan teknologi sensor yang sederhana dalam aplikasi alat dan preparasi sampel digunakan teknik pengukuran arus voltametri siklik dengan menggunakan elektroda pasta karbon sebagai elektroda kerja berupa padatan. Hal penting yang harus diperhatikan dalam penggunaan elektroda padat sebagai elektroda kerja adalah adanya ketergantungan respon yang dihasilkan pada permukaan elektroda. Oleh sebab itu diperlukan suatu perlakuan yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan reprodusibilitas dari permukaan elektroda tersebut. Elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit telah berhasil

dimanfaatkan sebagai pemodifikasi dalam elektroda pasta karbon untuk menentukan tembaga (Alpat et al 2005). Teknik pengukuran yang digunakan pada praktikum ini adalah voltametri siklik, yakni teknik voltametri dimana arus diukur selama scanning potensial, dari potensial awal ke potensial akhir dan kembali lagi ke potensial awal. Dengan demikian arus katodik maupun anodik dapat terukur. Arus katodik adalah arus yang digunakan pada saat scanning dari arus yang paling besar menuju arus yang paling kecil dan arus anodik adalah sebaliknya (Skoog 2007). Metode voltametri siklik banyak digunakan karena merupakan metode yang cepat dan sederhana untuk megkarakteriasi reaksi yang terjadi dalam sistem elektrokimia. Melalui metode ini diperoleh informasi laju transfer elektron yang terjadi pada permukaan elektroda.

BAHAN DAN METODE Alat dan Bahan Alat yang digunakan adalah potensiostat/galvanostat, gelas piala, elektrode pembanding (Ag/AgCl), elektrode pembantu (Pt), gelas arloji, neraca analitik, peralatan untuk membuat elektrode, dan software Echem. Bahan yang digunakan adalah grafit, parafin, zeolit, tabung elektrode, kertas minyak, KCl, KBr, KI, kabel tembaga, lem, dan amplas. Metode Pembuatan elektrode pasta karbon dan modifikasinya Tabung elektrode dibersihkan terlebih dahulu. Kawat tembaga dipotong dari kabel dengan panjang sedikit melebihi panjang tabung elektrode. Kawat tembaga dibersihkan dengan amplas halus dan dilap dengan kertas saring atau tisu. Kawat dimasukkan ke dalam tabung elektrode dengan menyisakan ruang kosong di ujung elektrode sekitar 5 mm. Kawat dalam tabung elektrode selanjutnya di beri lem dan ditunggu sampai kering. Grafit sebanyak 100 mg ditimbang dan ditambah dengan parafin 0.35L kemudian dihomogenkan di gelas arloji. Campuran dimasukkan ke dalam ujung tabung elektrode

dengan ketebalan sekitar 5 mm. Permukaan elektrode yang berisi grafit dihaluskan dengan menggunakan kertas minyak sampai rata dan mengkilat. Campuran berikutnya dilakukan dengan memodifikasi komposisi grafit dengan zeolit pada konsentrasi 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Karakterisasi kinerja elektrode pasta karbon Arus latar yang ditimbulkan oleh elektrolit diukur dengan menggunakan KCl 0.1 M pada elektrode pasta karbon dengan potensial 0-1.2 V dengan kecepatan payar 100mV/det. Kurva kalibrasi dibuat pada larutan iodida dengan konsentrasi 0-0.8 Mm. Respon arus diamati dengan selang potensial 0-1.2 V. Kecepatan payar yang digunakan adalah 100 mV/det. Linearitas kurva diamati dengan membuat contoh yang dibuat dari garam dapur. Larutan KI 1 mM dalam KCl 0.1 M dikukur dengan EPK dan EPK termodifikasi. Respon arus diamati pada potensial 0-1.2 V dengan berbagai kecepatan payar yang digunakan berkisar 10-160mV/det. Penentuan pengaruh ion halogen lain dengan menggunakan KBr 0.1-0.5 Mm yang dibuat di larutan KCl 0.1 M dalam larutan KI 0.8 Mm dan diukur arus yang muncul dengan selang potensial 0-1.2 V pada kecepatan payar 100 mV/det. Penentuan pengaruh ion halogen lain dengan menggunakan KBr 0.1-0.5 Mm yang dibuat di larutan KCl 0.1 M dalam larutan KI 0.8 Mm dan diukur arus yang muncul dengan selang potensial 0-1.2 V pada kecepatan payar 100 mV/det.

HASIL DAN PEMBAHASAN Pada praktikum ini dibuat 2 macam elektroda kerja, yaitu elektroda pasta karbon (EPK) non-modifikasi, dan elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit, dengan berbagai macam konsentrasi zeolit, yaitu 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Hal ini untuk melihat pengaruh penambahan zeolit terhadap kinerja elektroda pasta karbon. Analisis senyawa iodida ini menggunakan analisis elektrokimia dengan voltametri sistem elektroda, elektroda pasta karbon sebagai elektroda kerja, elektroda Ag/AgCl sebagai elektroda pembanding dan

elektroda Pt sebagai elektroda tambahan. Larutan KCl 0,1 M, KI dalam KCl 0,1 M, dan larutan KBr dari larutan KI dalam KCl 0.1 M digunakan sebagai larutan elektrolit dalam pengukuran Iodida . Larutan elektrolit berfungsi mengurangi gaya tarik menarik elektrostatik antara muatan elektroda dan muatan ion-ion analit serta mempertahankan kekuatan ion (Agustina 2012) . Proses tersebut dinamakan karakterisasi elektroda pasta karbon sebelum digunakan. Karakterisasi dilakukan setelah satu minggu pembuatan elektroda kerja tersebut. Karakterisasi dengan larutan elektrolit berkonsentrasi lebih besar menyebabkan ion elektrolit akan melindungi ion analit sehingga interaksi elektrostatik akan menurun. Tahapan pengukuran pada voltametri antara lain, prekonsentrasi, pengaliran gas nitrogen dan pengukuran. Prekonsentrasi bertujuan untuk menjerap analat pada permukaan elektrode. Pengaliran gas nitrogen dilakukan pada larutan elektrolit untuk menghilangkan oksigen terlarut. Adanya oksigen terlarut dapat menyebabkan reaksi redoks pada permukaan elektrode sehingga akan terlihat puncak oksigen pada voltamogram. Puncak ini akan menganggu analisis terutama jika oksigen memiliki puncak pada potensial yang mirip dengan analat (Agustina 2012). Pada praktikum kali ini proses pengaliran gas nitrogen tidak dilakukan dikarenakan keterbatasan bahan di laboratorium. Sedangkan pengukuran dilakukan untuk mengukur arus puncak oksidasi dan puncak reduksi analit yang telah diserap oleh elektroda. Arus puncak yang terukur dalam satuan mili ampere (mA). Analisis voltametri yang digunakan adalah analisis voltametri siklik, dengan prinsip bahwa potensial awal akan sama dengan potensial akhir, dan membentuk puncak arus oksidasi dan reduksi. Pengukuran arus dengan menggunakan alat potensiostat dan software komputer, yaitu Echem, potensiostat diatur pada kondisi teknik voltametri siklik, potensial initial dan potensial akhir yang digunakan adalah -500 mv, range yang digunakan yaitu 2 volt, dan dilakukan cycle sebanyak 5 kali siklik dengan scan rate, yaitu 100 mv/s. Zeolit yang digunakan sebagai modifier untuk elektroda pasta karbon memiliki struktur yang berongga. Struktur ini dibuktikan dengan SEM. Struktur inilah yang dapat dimanfaatkan sebagai adsorben ion-ion logam. Penambahan zeolit diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerja elektroda dalam mengendapkan ion-ion logam. Sifat permukaan pasta karbon yang heterogen dan sifat hidrofobiknya yang tidak mendukung deposisi elektrolitik utuk lapis tipis menyebabkan pasta karbon jarang digunakan sebagai substrat untuk elektroda lapis tipis logam. Oleh karena itu, modifikasi terhadap elektroda pasta karbon banyak

dilakukan untuk meningkatkan sensitivitas pengukuran (Tina 2009). Hal ini terlihat pada hasil pengamatan yaitu arus yang dihasilkan pada pengukuran menggunakan elektroda pasta

karbon non-modifikasi lebih kecil daripada arus yang dihasilkan pada pengukuran menggunakan elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit. Arus semakin meningkat seiring dengan semakin meningkatnya konsentrasi zeolit yang digunakan. Peningkatan nilai arus ini menunjukkan peningkatan nilai sensitivitas pengukuran. Semakin banyak persentase zeolit yang digunakan maka semakin tinggi nilai sensitivitas pengukuran yang menunjukkan bahwa elektroda yang digunakan semakin baik. Kesalahan yang mungkin terjadi pada saat pengukuran adalah pemberian parafin yang terlalu banyak atau sedikit sehingga pasta yang dihasilkan terlalu encer atau terlalu kental. Bila pasta karbon terlalu encer maka pasta akan sulit untuk masuk ke dalam tabung elektroda. Sedangkan bila pasta karbon terlalu kental akan menyebabkan pasta yang masuk ke dalam tabung elektroda tidak homogen dan berongga sehingga arusnya tidak akan mengalir dengan lancar sehingga arus tidak akan terbaca dan menghasilkan data yang tidak akurat. Kesalahan lain yang mungkin terjadi adalah ketika ruang kosong yang disisakan di ujung tabung elektroda terlalu kecil yang mengakibatkan pasta karbon yang masuk ke dalam tabung elektroda terlalu sedikit. Hal ini akan menyebabkan kemampuan elektroda akan berkurang dan menghasilkan data yang tidak akurat. Kesalahan lain yang mungkin terjadi adalah kesalahan paralaks ketika pembuatan larutan standar. Larutan standar yang digunakan memiliki konsentrasi yang sangat kecil sehingga bobot yang harus ditimbang terlalu sedikit sehingga kemungkinan terjadinya kesalahan cukup besar. Hal ini akan menyebabkan kurva kalibrasi menjadi tidak linear sehingga memungkinkan kesalahan pada pengukuran konsentrasi iodida. Kesalahan-kesalahan ini menyebabkan siklik voltametri yang dihasilkan oleh potensiostat kurang baik yaitu bagian oksidasi dan reduksinya tidak sama besar. Kesalahan lain mungkin terdapat pada alat potensiostat yang digunakan.

SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Elektroda pasta karbon non-modifikasi dan termodifikasi zeolit dapat dibuat dari serbuk grafit dan parafin untuk digunakan dalam analisis senyawa iodida. Proses pengkarakterisasian elektroda-elektroda ini dilakukan menggunakan larutan elektrolit yang mengandung ion iodida. Kinerja elektroda non-modifikasi dan termodifikasi zeolit dengan berbagai konsentrasi yang telah dikarakterisasi diuji dan diperoleh bahwa semakin tinggi

konsentrasi zeolit yang digunakan maka arus akan semakin tinggi dan sensitivitas pengukuran juga semakin tinggi. Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat pengukuran mengakibatkan siklik voltametri yang dihasilkan oleh potensiostat memiliki bagian oksidasi dan reduksinya tidak sama besar. Saran Analisis senyawa iodida menggunakan analisis voltametri sebaiknya dilakukan dengan elektroda pasta karbon dengan modifikasi zeolit karena memberikan respon arus dan sensitivitas yang lebih baik. Pembuatan elektroda pasta karbon harus dilakukan menggunakan volume parafin yang tepat, ketika memasukkan logam Cu besarnya ruang kosong pada tabung elektroda yang disisakan harus tepat, dan kesalahan paralaks saat menimbang, memipet, atau membuat larutan harus dihindari sehingga diperoleh hasil yang lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA Agustina, inayati Rofiqoh. 2012. Pencirian elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit- besi sebagai media deteksi kromium (IV).[dalam skripsi].repository.ipb.ac.id.[18 oktober 2013] Alpat KS, Yuksel U, Akcay H. 2005. Development of a novel carbon paste electrode containing a natural zeolite for the voltammetric determination of copper. Electrochemistry Communication 7: 130 134 Anonim. 2013. Pengertian Iodin. [terhubung berkala] http://en.wikipedia.org/wiki/Iodine. [18 Oktober 2013] Handoko DSP. 2002. Pengaruh perlakuan asam, hidrotermal, dan impregnasi logam kromium pada zeolit alam dalam preparasi katalis. J Ilmu Dasar 3:103- 109. Kazemian H, Modarres H, Mobtaker HG. 2003. Iranian natural clipnotilolite and its synthetic zeolit P for removal of cerium and thorium from nuclear wastewaters. J Radioanal Nuc Chem 258: 551-556.

Malekpour A, Hajialigol S, Taher MA. 2009. Study on solid-phase extraction and flame atomic absorption spectrometry for the selective determination of cadmium in water and plant samples with modified clinoptilolite. J Hazard Mater 172 : 229 233. Puspitasari , indah.2012.Pembuatan elektroda Pasta karbon termodifikasi zeolit dan zeolit asetilpiridin sebagai elektroda selektif ion kromium(III).[dalam

skripsi].repository.ipb.ac.id.[18 Oktober 2013] Sari, puspita widiya. 2012.Sintesis dan karakterisasi komposit zeolit-glassy carbon dan aplikasinya sebagai zeolit modified electrode (ZME) untuk indikator asam askorbat.[dalam skripsi].repository.ui.ac.id.[18 oktober 2013] Skoog. Et al.2007.Principle of Instrumental Analisys sixty edition .Belmont USA: Thomson Higher Education 10 davis drive. Tsitsishvili GV, Adronikashvili TG, Kirov GN, dan Filizova LD. 1992. Natural Zeolites. Chichesler: Ellis Horwood. Tina. 2009. Pembuatan dan Karakterisasi Elektroda. [terhubung berkala]

http://digilib.itb.ac.id/ [20 Oktober 2013] Ulfah EM, Yasnur FA, Istiadi. 2006. Optimasi pembuatan katalis zeolit X dari tawas, NaOH, dan water glass dengan Response Surface Methodology. Bull Chem Reac Eng Cat 1: 26-32.

LAMPIRAN Tabel 1. Data arus oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 2% KI + KCl (M) Siklik ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) 0,345 0,345 0,345 Arus (mA) 0,0033 0,0036 0,0037 Reduksi Potensial (V) 0,795 0,795 0,795 Arus (mA) 0,0050 0,0066 0,0066

4 5

0,345 0,345

0,0036 0,0037

0,795 0,795

0,0062 0,0069

Tabel 2. Data arus oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 4% KI + KCl (P) Siklik ke1 2 3 4 5 Oksidasi Potensial (V) 0,8 0,345 0,345 0,345 0,345 Arus (mA) 0,0119 0,0116 0,0135 0,0132 0,0149 Reduksi Potensial (V) 0,8 0,8 0,8 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0045 0,0088 0,0095 0,0106 0,0113

Tabel 3. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 6% KI+KCl Siklik ke1 2 3 4 5 Oksidasi Potensial (V) 0,46 0,46 0,46 0,46 0,46 Arus (mA) 0,0056 0,0056 0,0049 0,0044 0,0040 Reduksi Potensial (V) 0,8 0,8 0,8 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0058 0,0062 0,0054 0,0050 0,0044

Tabel 4. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 8% KI+KCl Siklik ke1 2 3 4 Oksidasi Potensial (V) 0,28 0,28 0,28 0,28 Arus (mA) 0,0055 0,0063 0,0066 0,0065 Reduksi Potensial (V) 0,795 0,795 0,765 0,78 Arus (mA) 0,0041 0,0044 0,0047 0,0052

0,28

0,0068

0,79

0,0054

Tabel 5. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 10% KI + KCl Siklik ke1 2 3 4 5 Oksidasi Potensial (V) -0,125 0,8 -0,125 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0025 0,0031 0,0027 0,0037 0,0042 Reduksi Potensial (V) 0,8 0,8 0,8 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0068 0,0063 0,0067 0,0062 0,0058

Tabel 6. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit I2 M 2% 0,8 mM Siklik ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) -0,055 -0,055 -0,055 Arus (mA) 0,0025 0,0023 0,0022 Reduksi Potensial (V) 0,8 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0008 0,0006 0,0005

Tabel 7. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit I2 M 2% 0,4 mM Siklik ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) 0,8 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0001 0,0001 0,0001 Reduksi Potensial (V) 0,145 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0001 0,0001 0,0001

Tabel 8. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit I2 M 2% 0,6 mM

Siklik ke1 2 3

Oksidasi Potensial (V) 0,015 0,015 0,015 Arus (mA) 0,0003 0,0002 0,0001

Reduksi Potensial (V) 0,275 0,28 0,29 Arus (mA) 0,0003 0,0002 0,0001

Tabel 9. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit I2 M 2% Siklik ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) 0,795 0,795 0,795 Arus (mA) 0,0000 0,0001 0,0001 Reduksi Potensial (V) 0,8 0,8 0,8 Arus (mA) 0,0002 0,0002 0,0002

Tabel 10. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi I2 E8% 0,4mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Arus(mA)
0,0002 0,0002 0,0002

Potensial (V)
0,03 -0,045 -0,045

Potensial(V)
-0,155 -0,155 -0,155

Reduksi Arus(mA)
0,0005 0,0005 0,0005

Tabel 11. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi I2 E8% 0,6mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) Arus(mA)
0,8 0,8 0,8 0,0007 0,0004 0,0003

Reduksi Potensial(V) Arus(mA)


0,8 0,8 -0,21 0,0010 0,0007 0,0005

Tabel 12. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi I2 E8% 0,8mM

Siklik Ke1 2 3

Potensial(V)
0,8 0,8 0,8

Oksidasi Arus(mA)
0,0009 0,0008 0,0007

Potensial(V)
0,8 0,795 0,795

Reduksi Arus(mA)
0,0025 0,0020 0,0017

Tabel 13. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi I2 E8% Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Arus(mA)
0,0004 0,0004 0,0004

Potensial (V)
-0,025 -0,025 0,01

Potensial(V)
-0,065 -0,04 -0,055

Reduksi Arus(mA)
0,0003 0,0004 0,0004

Tabel 13. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon 4% Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Potensial(V) Arus(mA)
0,8 0,8 0,8 0,0001 0,0001 0,0001

Reduksi Potensial(V) Arus(mA)


0,8 0,8 0,8 0,0003 0,0003 0,0003

Tabel 13. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 H10% 0,4mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Arus(mA)
0,0001 0,0001 0,0001

Potensial(V)
0,165 0,175 0,175

Potensial(V)
-0,125 -0,02 0,025

Reduksi Arus(mA)
0,0002 0,0003 0,0003

Tabel 14. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 H10% 0,6mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Potensial(V) Arus(mA)
0,8 0,8 0,8 0,0001 0,0001 0,0001

Reduksi Potensial(V) Arus(mA)


-0,18 -0,065 0,02 0,0002 0,0003 0,0003

Tabel 15. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 H10% 0,8mM Siklik KeOksidasi Potensial(V) Arus(mA) Reduksi Potensial(V) Arus(mA)

1 2 3

-0,095 -0,095 -0,095

0,0017 0,0015 0,0014

0,8 0,8 0,8

0,0014 0,0011 0,0011

Tabel 16. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 H10% Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Arus(mA)
0,0001 0,0001 0,0000

Potensial (V)
0,19 0,185 0,18

Potensial(V)
0,795 0,795 0,795

Reduksi Arus(mA)
0,0002 0,0003 0,0002

Tabel 17. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 J 8% 0,4 mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) Arus(mA)
0,8 0,75 0,715 0,0000 0,0006 0,0000

Reduksi Potensial(V) Arus(mA)


-0,425 0,75 0,54 0,0009 0,0006 0,0001

Tabel 17. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 J 8% 0,6 mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Arus(mA)
0,0003 0,0004 0,0002

Potensial(V)
0,8 0,8 0,8

Potensial(V)
0,8 0,8 0,8

Reduksi Arus(mA)
0,0004 0,0005 0,0004

Tabel 18. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 J 8% 0,8 mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Potensial(V) Arus(mA)
0,8 0,8 0,8 0,0011 0,0011 0,0010

Reduksi Potensial (V) Arus(mA)


0,8 0,8 0,8 0,0023 0,0018 0,0015

Tabel 19. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 J 8%

Siklik Ke1 2 3

Potensial (V)
0,175 0,17 0,17

Oksidasi Arus(mA)
0,0003 0,0002 0,0002

Potensial(V)
-0,095 -0,08 -0,07

Reduksi Arus(mA)
0,0002 0,0002 0,0003

Tabel 20. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,8mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Arus(mA)
0,0003 0,0002 0,0002

Potensial(V)
0,8 0,8 0,8

Potensial(V)
0,8 0,8 0,8

Reduksi Arus(mA)
0,0021 0,0011 0,0009

Tabel 21. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,4mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) Arus(mA)
0,8 0,8 0,8 0,0009 0,0004 0,0003

Reduksi Potensial(V) Arus(mA)


0,8 0,8 0,8 0,0009 0,0005 0,0004

Tabel 22. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,6mM Siklik Ke1 2 3 Oksidasi Potensial (V) Arus(mA)
0,8 0,8 0,8 0,0009 0,0004 0,0003

Reduksi Potensial(V) Arus(mA)


0,8 0,8 0,8 0,0008 0,0005 0,0004

Tabel 23. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit KBr 2% 0,2% Siklik Ke1 2 3 Potensial (V) 0,075 0,08 0,075 Oksidasi Arus(mA) 0,0018 0,0020 0,0017 Potensial(V) 0,38 0,38 0,38 Reduksi Arus(mA) 0,0031 0,0026 0,0021

Tabel 24. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit KBr 2% 0,3 % Siklik Ke1 2 Potensial(V)
0,795 0,795

Oksidasi Arus(mA)
0,0004 0,0005

Reduksi Potensial(V)
-0,08 -0,07

Arus(mA)
0,0024 0,0025

Tabel 25. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit KBr 2% 0,4 % Siklik Ke1 2 Potensial
0,795 0,795

Oksidasi Arus
0,0003 0,0005

Reduksi Potensial
--0,1 -0,075

Arus
0,0040 0,0037

Tabel 26. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit KBr 2% 0,5 %

Siklik Ke1 2

Oksidasi Potensial (V)


0,055 0,08

Reduksi Potensial(V)
-0,125 -0,12

Arus(mA)
0,0003 0,0007

Arus(mA)
0,0060 0,0058

Tabel 27. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit KBr 2% 0,1 % Siklik KeOksidasi Potensial (V) Arus(mA) Potensial(V) Reduksi Arus(mA)

1 2 3

0,765 0,78 0,785

0,0048 0,0018 0,0006

0,765 0,775 -0,17

0,0042 0,0044 0,0040

Tabel 28. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon (grafit +K2FeCN) Siklik Ke1 2 3 4 5 Oksidasi Potensial (V) Arus (mA)
0,09 0,09 0,09 0,09 0,09 0,0159 0,0186 0,0178 0,0177 0,0185

Reduksi Potensial (V) Arus (mA)


0,795 0,795 0,795 0,795 0,795 0,0065 0,0070 0,0064 0,0067 0,0066

Tabel 29. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon (grafit 100% KI) Siklik Ke1 2 3 4 5 6 7 8 9 Oksidasi Potensial (V) Arus (mA)
0,798 0,8 0,8 0,798 0,8 0,792 0,8 0,8 0,798 0,0044 0,0048 0,0042 0,0082 0,0046 0,0042 0,0041 0,0041 0,0041

Reduksi Potensial (V) Arus (mA)


0,774 0,774 0,774 0,774 0,774 0,774 0,774 0,774 0,774 0,0023 0,0022 0,0019 0,0021 0,0022 0,0026 0,0024 0,0016 0,0018

Tabel 30. Data Arus Oksidasi dan reduksi pada elektroda pasta karbon (grafit 100% KI) Siklik Ke1 2 3 4 5 Oksidasi Potensial (V) Arus (mA)
0,8 0,795 0,8 0,795 0,8 0,0039 0,0034 0,0035 0,0029 0,0030

Reduksi Potensial (V) Arus (mA)


0,8 0,8 0,8 0,8 0,8 0,0043 0,0047 0,0048 0,0039 0,0043

Tabel 31. Data pengukuran arus dengan modifikasi zeolit 4% dengan menggunakan KBr 0,1%
Siklik Oksidasi Reduksi

ke1 2 3 Siklik ke1 2 3

Potensial (Volt) 0,475 0,475 0,475

Arus (A) 14,0 23,5* 22,9

Potensial (Volt) 0,485 0,485 0,485

Arus (A) 14,3 14,9* 14,8

Oksidasi Potensial Arus (Volt) (mA) 0,475 0,475 0,475 0,0140 0,0235* 0,0229

Reduksi Potensial Arus (Volt) (mA) 0,485 0,485 0,485 0,0143 0,0149* 0,0148

Tabel 32. Data pengukuran arus dengan modifikasi zeolit 4% dengan menggunakan KBr 0,2%
Oksidasi Siklik Potensial Arus ke(Volt) (A) 1 2 3 0,585 0,585 0,585 2,6 2,8* 2,4 Reduksi Potensial Arus (Volt) (A) 0,510 0,510 0,510 10,2* 10,0 9,0

Oksidasi Siklik Potensial Arus ke(Volt) (mA) 1 2 3 0,585 0,585 0,585 0,0026 0,0028* 0,0024

Reduksi Potensial Arus (Volt) (mA) 0,510 0,510 0,510 0,0102* 0,0100 0,0090

Tabel 33. Data pengukuran arus dengan modifikasi zeolit 4% dengan menggunakan KBr 0,3%
Oksidasi Siklik Potensial Arus ke(Volt) (A) 1 2 0,440 0,440 3,1 4,9* Reduksi Potensial Arus (Volt) (A) 0,605 0,605 1,1* 1,1

Oksidasi Siklik Potensial Arus ke(Volt) (mA) 1 2 0,440 0,440 0,0031 0,0049*

Reduksi Potensial Arus (Volt) (mA) 0,605 0,605 0,0011* 0,0011

Tabel 34. Data pengukuran arus dengan modifikasi zeolit 4% dengan menggunakan KBr 0,4%
Siklik ke1 2 Siklik ke1 2 Oksidasi Potensial (Volt) 0,335 0,335 Arus (A) 0,8 1,3* Reduksi Potensial (Volt) 0,495 0,490 Arus (A) 2,9 3,8*

Oksidasi Potensial (Volt) 0,335 0,335 Arus (mA) 0,0008 0,0013*

Reduksi Potensial (Volt) 0,495 0,490 Arus (mA) 0,0029 0,0038*

Tabel 35. Data pengukuran arus dengan modifikasi zeolit 4% dengan menggunakan KBr 0,5%
Siklik ke1 2 Siklik ke1 2 Oksidasi Potensial (Volt) 0,765 0,405 Arus (A) 12,0 18,0* Reduksi Potensial (Volt) 0,600 0,600 Arus (A) 0,7 0,8*

Oksidasi Potensial (Volt) 0,765 0,405 Arus (mA) 0,012 0,018*

Reduksi Potensial (Volt) 0,600 0,600 Arus (mA) 0,0007 0,0008*

Keterangan : * (nilai arus tertinggi)

Tabel 36. Data pengukuran arus dengan modifikasi KBr 10% pada konsentrasi 0.1 mM

Oksidasi

reduksi

Tabel 37. Data pengukuran arus dengan modifikasi KBr 10% pada konsentrasi 0.2 mM

Oksidasi

reduksi

Tabel 38. Data pengukuran arus dengan modifikasi KBr 10% pada konsentrasi 0.3 mM

Oksidasi

reduksi

Tabel 39. Data pengukuran arus dengan modifikasi KBr 10% pada konsentrasi 0.4 mM

Oksidasi

reduksi

Tabel 40. Data pengukuran arus dengan modifikasi KBr 10% pada konsentrasi 0.5 mM

Oksidasi

reduksi

Tabel 41. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,1% oksidasi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 3 2 1 E at Max I V 0.13 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.13 0.13 0.13 I Channel Max Value mA 0.0037 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0034 0.0037 0.0037 I Channel Max Value A 3.7 13090 13510 13830 14080 14280 3.4 3.7 3.7

Tabel 42. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,1% reduksi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 3 2 1 E at Max I V 0.46 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.13 0.13 0.13 I Channel Min Value mA -0.0127 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0034 0.0037 0.0037 I Channel Min Value A -12.7 13090 13510 13830 14080 14280 3.4 3.7 3.7

Tabel 43. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,2% oksidksi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 3 2 1 E at Max I V 0.085 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.085 0.085 0.085 I Channel Max Value mA 0.0026 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0021 0.0025 0.0026 I Channel Max Value A 2.6 13090 13510 13830 14080 14280 2.1 2.5 2.6

Tabel 44. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,2% reduksi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 3 2 1 E at Max I V 0.46 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.085 0.085 0.085 I Channel Min Value mA -0.0091 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0021 0.0025 0.0026 I Channel Min Value A -9.1 13090 13510 13830 14080 14280 2.1 2.5 2.6

Tabel 45. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,3% oksidsi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 2 1 E at Max I V 0.29 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.29 0.29 I Channel Max Value mA 0.0006 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0008 0.0006 I Channel Max Value A 0.6 13090 13510 13830 14080 14280 0.8 0.6

Tabel 46. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,3% reduksi dengan EPK modifikasi zeolit 2%

Page Num 1 1 2 3 4 5 2 1

E at Max I V 0.495 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.29 0.29

I Channel Min Value mA -0.0025 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0008 0.0006

I Channel Min Value A -2.5 13090 13510 13830 14080 14280 0.8 0.6

Tabel 47. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,4% oksidasi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 2 1 E at Max I V 0.14 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.14 0.14 I Channel Max Value mA 0.0006 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0010 0.0006 I Channel Max Value A 0.6 13090 13510 13830 14080 14280 1.0 0.6

Tabel 48. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,4% reduksi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 2 1 E at Max I V 0.375 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.14 0.14 I Channel Min Value mA -0.0010 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0010 0.0006 I Channel Min Value A -1.0 13090 13510 13830 14080 14280 1.0 0.6

Tabel 49. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,5% oksidasi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 E at Max I V 0.01 0.48 I Channel Max Value mA 0.0006 13.09 I Channel Max Value A 0.6 13090

2 3 4 5 2 1

0.5 051 0.51 0.515 0.01 0.085

13.51 13.83 14.08 14.28 0.0009 0.0006

13510 13830 14080 14280 0.9 0.6

Tabel 50. Penentuan pengaruh ion lain KBr 0,4% reduksi dengan EPK modifikasi zeolit 2% Page Num 1 1 2 3 4 5 2 1 E at Max I V 0.65 0.48 0.5 051 0.51 0.515 0.01 0.085 I Channel Min Value mA -0.0008 13.09 13.51 13.83 14.08 14.28 0.0009 0.0006 I Channel Min Value A -0.8 13090 13510 13830 14080 14280 0.9 0.6

4.00E-05 3.00E-05 2.00E-05 1.00E-05 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-05 -2.00E-05 -3.00E-05

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 1. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 2% KI + KCl (M)

4.00E-05 3.00E-05 2.00E-05 1.00E-05 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-05 -2.00E-05 -3.00E-05

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 2. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 2% KI + KCl (M)
6.00E-05 5.00E-05 4.00E-05 3.00E-05 2.00E-05 1.00E-05 0.00E+00 -1.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 5.00E-01 1.00E+00 -1.00E-05 -2.00E-05 -3.00E-05 -4.00E-05

Gambar 3. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 4% KI + KCl (P)

6.00E-05 5.00E-05 4.00E-05 3.00E-05 2.00E-05 1.00E-05 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-05 -2.00E-05 -3.00E-05 -4.00E-05 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 4.Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 4% KI + KCl (P)
2.50E-05 2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05 -2.00E-05 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 5. Voltamogram

potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon

termodifikasi zeolit 6% KI + KCl

2.50E-05 2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05 -2.00E-05 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 6. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 6% KI + KCl
2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 7. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 8% KI + KCl

2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 8. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit 8% KI + KCl
8.00E-06 6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 9. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2% 0,8mM

8.00E-06 6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 10. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2% 0,8mM
5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 11. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2% 0,4mM
5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 12. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2% 0,4mM
2.00E-06 1.50E-06 1.00E-06 5.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 13. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2% 0,6mM
1.00E-06 5.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 14. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2% 0,6mM

1.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 -5.00E-06 -6.00E-06 -7.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 15. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2%
1.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 -5.00E-06 -6.00E-06 -7.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 16. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -M 2%
6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06 -8.00E-06 -1.00E-05 -1.20E-05 -1.40E-05 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 17. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8% 0,4 mM
5.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 18. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8% 0,4 mM
3.00E-06 2.00E-06 1.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 -5.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 19. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8% 0,6 mM

3.00E-06 2.00E-06 1.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 -5.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 20. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8% 0,6 mM
5.00E-06 4.00E-06 3.00E-06 2.00E-06 1.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 21. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8% 0,8 mM

5.00E-06 4.00E-06 3.00E-06 2.00E-06 1.00E-06 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 22. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8% 0,8 mM
5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 23. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8%

5.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 24. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2-E8%
1.00E-06 5.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06 -4.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 24. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 4%
1.00E-06 5.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06 -4.00E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 25. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 4%
0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-07 -4.00E-07 -6.00E-07 -8.00E-07 -1.00E-06 -1.20E-06 -1.40E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 26. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10% 0,4 mM
0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-07 -4.00E-07 -6.00E-07 -8.00E-07 -1.00E-06 -1.20E-06 -1.40E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 27. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10% 0,4 mM

4.00E-07 2.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-07 -4.00E-07 -6.00E-07 -8.00E-07 -1.00E-06 -1.20E-06 -1.40E-06 -1.60E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 27. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10% 0,6 mM
2.00E-07 0.00E+00 -6.00E-01 -4.00E-01 -2.00E-01 0.00E+00 2.00E-014.00E-016.00E-018.00E-01 1.00E+00 -2.00E-07 -4.00E-07 -6.00E-07 -8.00E-07 -1.00E-06 -1.20E-06 -1.40E-06 -1.60E-06

Gambar 28. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10% 0,6 mM

3.00E-06 2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 29. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10% 0,8 mM

3.00E-06 2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 30. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10% 0,8 mM

5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 30. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10% 0,8 mM
5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 31. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10%
5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 32. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 -H10%
1.00E-06 5.00E-07 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06

Gambar 33. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8% 0,4mM
5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 34. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8% 0,4mM

2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 35. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8% 0,6mM
2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 36. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8% 0,6mM

6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 37. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8% 0,8mM
6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 38. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8% 0,8mM

5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 39. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8%
5.00E-07 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 40. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 J8%

6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06 -8.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 41. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,8 mM
6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06 -8.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 42. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,8 mM

2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -6.00E-01 -4.00E-01 -2.00E-01 0.00E+00 2.00E-014.00E-016.00E-018.00E-01 1.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 -5.00E-06

Gambar 43. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,4 mM
2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -6.00E-01 -4.00E-01 -2.00E-01 0.00E+00 2.00E-014.00E-016.00E-018.00E-01 1.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06 -5.00E-06

Gambar 44. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,4 mM

2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 45. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,6 mM
2.00E-06 1.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-06 -2.00E-06 -3.00E-06 -4.00E-06

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 46. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon I2 O 4% 0,6 mM

5.00E-07 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -5.00E-07 -1.00E-06 -1.50E-06 -2.00E-06 -2.50E-06 -3.00E-06 -3.50E-06 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 47. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon KBr -M 2% 0,2 %
8.00E-06 6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06 -8.00E-06 -1.00E-05 -1.20E-05 -1.40E-05

-1.00E+00

5.00E-01

1.00E+00

Gambar 48. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon KBr -M 2% 0,2 %

5.00E-05 4.00E-05 3.00E-05 2.00E-05 1.00E-05 -1.00E+00 0.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 -1.00E-05 -2.00E-05 -3.00E-05 -4.00E-05 5.00E-01 1.00E+00

Gambar 49. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon (Grafit + K3FeCN)
5.00E-05 4.00E-05 3.00E-05 2.00E-05 1.00E-05 0.00E+00 -6.00E-01 -4.00E-01 -2.00E-01 0.00E+002.00E-014.00E-016.00E-018.00E-011.00E+00 -1.00E-05 -2.00E-05 -3.00E-05 -4.00E-05

Gambar 49. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon (Grafit + K3FeCN)

3.00E-05 2.50E-05 2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05 -2.00E-05

Gambar 50. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon (Grafit 100% KI)

2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05 -2.00E-05

Gambar 50. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon (Grafit 100% KI)

2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05 -2.00E-05

Gambar 51. Voltamogram potensial oksidasi dan arus pada elektroda pasta karbon (grafit KI +KCl)
2.00E-05 1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05 -2.00E-05

Gambar 52. Voltamogram potensial reduksi dan arus pada elektroda pasta karbon (grafit KI +KCl)

2.00E-02 1.50E-02 1.00E-02 5.00E-03 0.00E+00 -1.00E+00 -5.00E-010.00E+005.00E-011.00E+00 -5.00E-03 -1.00E-02 -1.50E-02 Potensial (Volt) Arus (A)

Gambar 53. Voltamogram Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan KBr 0,1%

1.50E-02 1.00E-02 Arus (A) 5.00E-03 0.00E+00 -1.00E+00 -5.00E-01 0.00E+005.00E-011.00E+00 -5.00E-03 -1.00E-02 -1.50E-02 Potensial (Volt)

Gambar 54. Voltamogram Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan KBr 0,2%
2.00E-02 Arus (A) 1.00E-02

0.00E+00 -1.00E+00-5.00E-010.00E+00 5.00E-01 1.00E+00 -1.00E-02 -2.00E-02 Potensial (Volt)

Gambar 55. Voltamogram Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan KBr 0,3%

1.00E-02 5.00E-03 Arus (A) 0.00E+00 -1.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 5.00E-01 1.00E+00 -5.00E-03 -1.00E-02 -1.50E-02 -2.00E-02 Potensial (Volt)

Gambar 56. Voltamogram Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan KBr 0,4%
1.00E-02 Arus (A) 0.00E+00 -1.00E+00 -5.00E-01 0.00E+00 5.00E-01 1.00E+00 -1.00E-02 -2.00E-02 Potensial (Volt)

Gambar 57. Voltamogram Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada KBr 0,5%

1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0 I (mA) 0

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.1mM (Oksidasi)

1 0.8 I (mA) 0.6 0.4 0.2 0

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.1mM (Reduksi)

0.2

0.4

0.6 E (V)

0.8

0.2

0.4

E (V) 0.6

0.8

Gambar 58. Voltamogram KBr 10% pada konsentrasi 0.1mM

1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.2mM (Oksidasi)

1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.2mM (Reduksi)

I (mA)

0.2

0.4

E (V) 0.6

I (mA)

0.8

0.2

0.4

E (V) 0.6

0.8

Gambar 59. Voltamogram KBr 10% pada konsentrasi 0.2mM

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.3mM (Oksidasi)


1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0

1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0 1

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.3mM (Reduksi)

I (mA)

0.2

0.4

E (V) 0.6

I (mA)

0.8

0.2

0.4

E (V) 0.6

0.8

Gambar 60. Voltamogram KBr 10% pada konsentrasi 0.3mM

1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.4mM (Oksidasi)

0.2

0.4

E (V) 0.6

1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0 0

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.4mM (Reduksi)

I (mA)

I (mA)

0.8

0.2

0.4

E0.6 (V)

0.8

Gambar 61. Voltamogram KBr 10% pada konsentrasi 0.4Mm

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.5mM (Oksidasi)


1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0 1 0.9 0.8 0.7 0.6 0.5 0.4 0.3 0.2 0.1 0

Voltamogram penentuan KBr 10% pada konsentrasi 0.5mM (Reduksi)

I (mA)

I (mA)

0.2

0.4

0.6 E (V)

0.8

0.2

0.4

E (V) 0.6

0.8

Gambar 62. Voltamogram KBr 10% pada konsentrasi 0.5mM

1.50E-05 1.00E-05 5.00E-06 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -5.00E-06 -1.00E-05 -1.50E-05 Arus (mA)

Potensial (V)

Gambar 63. Voltamogram KBr 2% 0,1%


8.00E-06 6.00E-06 4.00E-06 2.00E-06 Arus (mA) 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -2.00E-06 -4.00E-06 -6.00E-06 -8.00E-06 -1.00E-05 -1.20E-05 -1.40E-05 Potensial (V)

Gambar 64. Voltamogram KBr 2% 0,2%

2.00E-05 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -2.00E-05 Arus (mA) -4.00E-05 -6.00E-05 -8.00E-05 -1.00E-04 -1.20E-04 Potenial (V)

Gambar 65. Voltamogram KBr 2% 0,3%


2.00E-05 0.00E+00 -6.00E-01-4.00E-01-2.00E-010.00E+002.00E-01 4.00E-01 6.00E-01 8.00E-011.00E+00 -2.00E-05 Arus (mA) -4.00E-05 -6.00E-05 -8.00E-05 -1.00E-04 -1.20E-04 Potensial (V)

Gambar 66. Voltamogram KBr 2% 0,4%

2.00E-05 0.00E+00 -6.00E-01 -4.00E-01 -2.00E-01 0.00E+002.00E-014.00E-016.00E-018.00E-011.00E+00 -2.00E-05 Arus (mA) -4.00E-05 -6.00E-05 -8.00E-05 -1.00E-04 -1.20E-04 Potensial (V)

Gambar 67. Voltamogram KBr 2% 0,5%


0.40 Arus (A) 0.30 0.20 0.10 0.00 0.39 0.39 Potensial (Volt) 0.39 y = -0.05x + 0.3333 R = 0.75

Gambar 68. Grafik Linear Oksidasi Pada Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan I2 0,2mM
1.500 Arus (A) 1.000 0.500 0.000 y = -0.45x + 1.7333 R = 0.8322 0.595 0.595 0.595

Potensial (Volt)

Gambar 69. Grafik Linear Oksidasi Pada Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan I2 0,4mM

0.6 mM Oksidasi
Arus (A) 2.000 1.000 0.000 0.575 0.575 0.575 Potensial (Volt)

Gambar 70. Grafik Linear Oksidasi Pada Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan I2 0,6mM

0.8 mM Oksidasi
Arus (A) 10.000 5.000 0.000 y = -1.95x + 8.9333 R = 0.619 0.515 0.515 Potensial (Volt) 0.515

Gambar 71. Grafik Linear Oksidasi Pada Elektroda Pasta Karbon Termodifikasi Zeolit 4% Pada Larutan I2 0,8mM