Anda di halaman 1dari 5

Doni,seorang laki laki 40 tahun datang ke IGD karena keluhan nyeri di tenggorokan sehingga tidak bisa menelan.

3 jam sebelum datang ke IGD Doni secara tidak sengaja terminum cuka para sekitar 2 teguk, namun Doni langsung memuntahkan cuka para tersebut. Sebelum ke RS pasien mencoba minum susu, namun tidak bisa ditelan. Doni juga mengeluh nyeri pada rongga mulutnya, rasa nyeri lebih terasa ketika bicara dan menelan, disertai rasa terbakar yang menjalar di dada. Perkataan doni masih bisa dipahami. Pemeriksaan Fisik Keadaan umum : GCS : E4 M6 V5,tampak sakit berat Tanda vital :TD:110/80 mmHg,Nadi:98 x/menit,regular,RR:24x/menit, T:36,5 derajat C Kepala : Konjungtiva palpebra pucat (-/-),pada mulut didapatkan korosif pada lidah dan palatum Thoraks : pergerakan simetris,vesikuler normal,ronchi (-),wheezing (-),bunyi jantung : normal,murmur (-) Abdomen : Inspeksi : datar Palpasi : nyeri tekan epigastrium (+) Perkusi : timpani Auskultasi : bising usus meningkat Ekstremitas : normal Pemeriksaan laboratorium : Hb 12g/dl, Leukosit 11.000mm3,hitung jenis 2/4/7/6/2/3

I.Klarifikasi Istilah

1.Korosif Suatu substansi yang menyebabkan benda lain hancur atau dampak negatif 2.palatum Langit langit mulut atau sekat yang memisahkan rongga hidung rongga mulut. 3.Cuka para Asam formiat : asam dari proses dari distilasi semut kerjanya menyerupai as.acetat ang digunakan untuk mengeraskan karet. 4.Tampak sakit berat 5.Ronkhi Suara pernafasaan yang kasar dan kering serta terus menerus di tenggorokan atau saluran bronkus karena obstruksi parsial. 6.Wheezing Suara bersiul yang dibuat dalam bernafas

7.murmur Suara auskultasi terutama suara periodik yang berlangsung singkat yang berasal dari nadi atau jantung.

Identifikasi Masalah

1. Doni,seorang laki laki 40 tahun datang ke IGD karena keluhan nyeri di tenggorokan sehingga tidak bisa menelan. Doni juga mengeluh nyeri pada rongga mulutnya, rasa nyeri lebih terasa ketika bicara dan menelan, disertai rasa terbakar yang menjalar di dada. Perkataan doni masih bisa dipahami. 2. 3 jam sebelum datang ke IGD Doni secara tidak sengaja terminum cuka para sekitar 2 teguk, namun Doni langsung memuntahkan cuka para tersebut. Sebelum ke RS pasien mencoba minum susu, namun tidak bisa ditelan 3. Pemeriksaan Fisik Keadaan umum : GCS : E4 M6 V5,tampak sakit berat Kepala : Konjungtiva palpebra pucat (-/-),pada mulut didapatkan korosif pada lidah dan palatum Thoraks : wheezing (-) Abdomen : Palpasi : nyeri tekan epigastrium (+) Auskultasi : bising usus meningkat 4. Hb 12g/dl, Leukosit 11.000mm3, hitung jenis 2/4/7/6/2/3 II. Prioritas masalah Doni,laki laki 40 th tidak sengaja meminum cuka para sekitar 2 teguk.

III.Analisis Masalah 1.a. Apa kemungkinan penyebab nyeri tenggorokan sehingga tidak bisa menelan? b. Bagaimana nyeri tenggorokan bisa menyebabkan sulit menelan ? c. Apa kemungkinan penyebab nyeri dirongga mulut disertai rasa terbakar didada? d. mengapa rasa nyeri lebih terasa ketika bicara dan menelan ? e. Apa makna perkataan doni masih bisa dipahami ? f. Bagaimana anatomi dan fisiologi rongga mulut dan tenggorokan ? 2.a.Apa itu cuka para ? b. Apa dampak cuka para terhadap tubuh ?(tingkat seluler.kecepatan reaksi asam atau basa kuat) c. Bagaimana patofisiologi terminum cuka para dengan keluhan yang diderita tn. Doni ? d. Apa manfaat minum susu pada kasus yang dialami oleh tn. Doni ? e. Bagaimana pertolongan pertama jika terpapar cuka para dirumah ? 3.a.Apa makna dari tampak sakit berat ? b. Apa interpretasi dan mekanisme didapatkan korosif pada lidah dan palatum ? c. Apa makna wheezing (-) ? d. Interpretasi dan mekanisme nyeri tekan epigastrium (+) dan bissing usus meningkat ? 4.a.Interpretasi dan mekanisme Hb, Leukosit dan Diff Count ? 5. Bagaimana cara mendignosis pada kasus ? 6.Pemeriksaan penunjang pada kasus ? 7.WD ? 8.Penatalaksanaan ? 9.Komplikasi ?

10.Prognosis ? 11.KDU ? 12.Pandangan Islam ?

Hipotesis Tn Doni laki laki 40 th mengalami nyeri tenggorokan,tidka bisa menelan, dan rasa terbakar menjalar didada akibat luka bakar dari asam kuat.

Kerangka Konsep