Anda di halaman 1dari 10

ALAT EKSPANSI

Fungsi alat ekspansi


Menurunkan tekanan refrigeran cair

Mengatur aliran refrigeran ke evaporator

Jenis2 alat ekspansi


1. Pipa kapiler 2. Katup ekspansi berpengendali lanjut panas

(superheat-controlled EV) 3. Katup apung (floating valve) 4. Katup ekspansi tekanan konstan (constant pressure EV)
Yg banyak digunakan adalah 1 & 2

Pipa Kapiler
Digunakan pada sistem kecil, hingga 10kW Panjang 1-6m, dan diameter dalam 0,5-2mm Penurunan tekanan terjadi karena adanya

gesekan dan percepatan aliran refrigeran Karena adanya pengurangan tekanan, maka sebagian cairan akan menguap, walau dalam temperatur rendah

Grafik kompresor-pipa kapiler

Grafik kompresor-pipa kapiler


Titik keseimbangan 1, 2, dan 3 adalah kondisi

hisap-buang yang memungkinkan kompresor memompa refrigeran dari evaporator, sama besarnya dengan yang dilewatkan alat ekspansi

Katup ekspansi berpengendali lanjut panas (superheat-controlled EV)

Katup ekspansi berpengendali lanjut panas (superheat-controlled EV)


Disebut juga katup ekspansi termostatik Pengendalian aliran berdasarkan panas lanjut

gas isap keluar evaporator Feeler bulb/bola perasa diisi dengan refrigeran yg sama dengan sistem, diletakkan di saluran keluar evaporator Tekanan karena temperatur akan menekan sisi atas diafragma, sehingga refrigeran dapat mengalir masuk evaporator

Katup ekspansi elektrik

Katup ekspansi elektrik


Menggunakan termistor sebagai sensor Bila semua refrigeran keluar dari evaporator

adalah gas, maka temperatur termistor naik, dan nilai hambatannya menjadi turun. Resistansi yang turun akanmemungkinkan adanya aliran listrik yang dapat membuka katup, sehingga refrigeran dapat mengalir.