Anda di halaman 1dari 1

1. Studi praformulasi: Studi fisika kimia, interaksi dg bahan lain, farmakologi, pemasok, pasar, harga 2.

Formula teoritik : Hipotesa, Pengembangan formula, Pemilihan eksipien, Pemilihan wadah 3. Eksperimen laboratorium: Analisis titik krisis proses, Analisis hambatan 4. Pilot plan (skill up) : Pengembangan formula mengarah ke skala industri 5. Pengembangan Proses: Validasi proses, Kapasitas alat produksi 6.Produksi: Batch dan pngontrolan slama produksi

Solida: 1.Praformulasi: sifat fisika-kimia, sifat aliran, ukuran partikel, dan lain-lain. 2.Milling. 3.Mixing. 4.Pencetakan: langsung dan granulasi. 5.Pewadahan: blister, botol, striping. 6.Evaluasi: in process control, produk jadi Likuida: 1.Praformulasi: Pelarutan (dgpelarut tunggal atau pelarut campur). 2. Mixing. 3.Pewadahan. 4.Evaluasi: in process control dan produk jadi . Semisolid: 1.Praformulasi. 2.Penentuan basis. 3.Mixing: triturasi, pelelehan. 4.Milling: homogenitas. 5.Pewadahan: pot, tube. 6.Evaluasi: in process control, produk jadi. Steril: 1.Praformulasi. 2.Tahap produksi. 3.Uji sterilitas: cara basah, cara kering, aseptis, gas. 4.Pewadahan: tube, vial, ampul, sediaan infus. 5.Evaluasi: in process control dan produk jadi 1. Serendipitas: menemukan sesuatu yg tak terduga dan berguna saat sedang mencari hal-hal yang lain. 2.Skrining Acak: semua substansi kimia yg tersedia diuji secara biologis dg harapan beberapa diantaranya mempunyai aktivitas. 3.Ekstraksi dari sumber alam 4. Modifikasi molekul 5. Sintesis