Anda di halaman 1dari 4

Refleksi Kasus

Shabrina Dyah Mayangsari 09/289503/KU/13489

Presentasi Bokong
Kasus: Nyonya T (37 tahun), G2P1A0, usia kehamilan 37 minggu, pasien rujukan Puskesmas Karangkobar datang dalam in partu kala I fase laten dengan presentasi bokong. Kencang-kencang teratur sudah dirasakan sejak siang (12.00), Air ketuban (+), Lendir darah (+). Riwayat penyakit DM, Hipertensi, dan Asma disangkal Riwayat ANC: teratur di bidan Riwayat menstruasi: teratur, durasi 5-7 hari, siklus 28 hari HPMT: November 2012, HPL: 19 Agustus 2013 Riwayat obstetri: I: Bayi lahir spontan, perempuan, BB: 2500 gr, 1997, ditolong dukun bayi II: Hamil ini Pemeriksaan fisik: Keadaan umum: baik, sadar, tidak anemis Palpasi: janin tunggal, memanjang, presentasi bokong, puki, kepala masuk panggul, DJJ (+) 140 x/menit, gerak janin (+). His: 4x /10/ 45 (k) Pemeriksaan dalam: V/U tenang, dinding vagina licin, serviks tak teraba, pembukaan: 10 cm, air ketuban (+), Lendir darah (+), selaput ketuban (-).

Diagnosis: Secundigravida, hamil aterm dengan presentasi bokong, kala II awal Penanganan: Pimpin persalinan pervaginal Persiapkan resusitasi bayi

Pada 22.40, bayi lahir spontan, perempuan, BB: 2800 gram, PB: 45 cm, Apgar score: 4/7 dengan manual aid manuver mauriceau atas indikasi presentasi bokong

DX: Post partum spontan dengan manual aid manuver mueller mauriceau a/i presentasi bokong, P2A0H0 Treatment: Amoxicillin 500 mg/8 jam/ oral Asam mefenamat 500 mg/8jam/oral SF 1 X 1

Pembahasan: Presentasi Bokong (Breech Presentation) Definisi: janin letak memanjang dengan bagian terendah bokong, kaki, atau kombinasi keduanya Insidensi: 3-4% dari seluruh kehamilan tunggal pada kehamilan cukup bulan Klasifikasi presentasi bokong: Presentasi bokong murni Presentasi bokong komplit Presentasi bokong-kaki dan variannya Diagnosis: Leopold manuver bila umur kehamilan > 34 minggu Konfirmasi: Pemeriksaan dalam dan/ atau USG USG dapat menilai taksiran berat janin, penilaian volume air ketuban, konfirmasi letak plasenta, jenis presentasi bokong, hiperekstensi kepala, congenital anomaly

Penanganan A. Manajemen presentasi bokong pada masa kehamilan

Tujuan: mencegah malpresentasi saat persalinan Cara yang digunakan: Versi luar Versi luar dilakukan pada umur kehamilan 34-36 minggu. Berikan tokolitik 5-10 mg sebelum prosedur. Tidak dilakukan lebih dari 2 kali upaya versi luar Diperlukan pertimbangan berdasarkan umur kehamilan, taksiran berat janin, dan persetujuan pasien

B. Manajemen persalinan pada Presentasi Bokong Teknik pertolongan sungsang spontan pervaginam (spontan BRACHT ) Pastikan pembukaan lengkap Lakukan episiotomi bila perlu Biarkan bokong lahir, bila tali pusat tampak, kendorkan Dengan lembut pegang bokong dengan cara kedua ibu jari penolong sejajar sumbu panggul, jari-jari lain memegang belakang pinggul bayi Angkat kaki, bokong, dan badan janin dengan kedua tangan disesuaikan sumbu panggul ibu (melengkung ventrokranial ke arah perut ibu)

Manuver Lovset untuk Persalinan Bahu Memutar badan janin setengah lingkaran (180 derajat) searah dan berlawanan arah jarum jam sambil melakukan traksi curam ke bawah sehingga bahu yang semula lahir di belakang akan lahir di depan (di bawah simfisis)

Manuver Mueller untuk Persalinan Bahu Melahirkan bahu dan lengan depan lebih dahulu di bawah simfisis melalui ekstrasi; disusul melahirkan lengan belakang di belakang (depan sakrum) Dipilih bila bahu tersangkut di Pintu Bawah panggul Manuver Mauriceau Dengan tangan penolong yang sesuai dengan arah menghadapnya muka janin, jari tengah dimasukkan kedalam mulut janin dan jari telunjuk serta jari manis diletakkan pada fosa canina. Tubuh anak diletakkan diatas lengan anak, seolah anak menunggang kuda. Belakang leher anak dicekap diantara jari telunjuk dan jari tengah tangan yang lain. Assisten membantu dengan melakukan tekanan pada daerah suprasimfisis untuk mempertahankan posisi fleksi kepala janin. Traksi curam bawah terutama dilakukan oleh tangan yang dileher

Komplikasi presentasi bokong pada janin: Prolaps tali pusat Trauma pada bayi akibat tangan mengalami ektensi, kepala mengalami ekstensi, pembukaan serviks belum lengkap, dan DKP Asfiksia karena prolaps tali pusat, kompresi tali pusat, pelepasan plasenta, dan kepala macet

Patah tulang leher

Komplikasi pada ibu: Pelepasan plasenta Perlukaan vagina atau serviks Endometritis