Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA BERMAIN (SAB)

Pokok Bahasan

: Terapi bermain

Sub Pokok Bahasan : Terapi bermain pada anak usia infant Sasaran Penyaji : Bayi 0-12 bulan : 1. 2. 3. 4. Alat/ sasaran Jenis permainan : Kringcingan : Latihan focus pada permainan

Tujuan Instruksional Umum

Setelah dilakukan terapi bermain diharapkan anak mampu melatih dan mengembangkan penglihatan dan pendengarannya terhadap benda

Tujuan Instruksional Khusus

1. Melatih kerja sama mata dan tangan 2. Melatih kerja sama mata dan telinga 3. Melatih mengenal sumber suara 4. Melatih reflek-reflek terutama penglihatan Kriteria bayi : 1. Anak usia infant (0-12 bulan) 2. Kesadaran compos mentis 3. Jenis kelamin laki-laki dan perempuan 4. Bayi dalam kondisi yang cukup baik

Prinsip bermain

1. Tidak banyak menggunakan energy 2. Mempertimbangkan keamanan dan infeksi silang 3. Kelompok umur yang sama 4. Permainan tidak bertentangan dengan pengobatan

5. Melibatkan keluarga dan orang tua

Metode

: Ceramah dan demonstrasi

Judul/ jenis permainan Tujuan Usia anak Tempat bermain Waktu pelaksanaan

: mainan : melatih dan mengembangkan daya visual dan audio anak : 0-12 bulan ::-

Lama/ waktu pelaksanaan : 30 menit Alokasi waktu 1. Persiapan : 5 menit :

2. Pre-interaksi : 5 menit 3. Pengarahan 4. Fase kerja 5. Terminasi : 5 menit : 10 menit : 5 menit

Deskripsi tugas 1. Leader 2. Co-Leader 3. Fasilitator 4. Terminasi

: : : : :

Pengorganisasian terdiri dari 1. Leader Tugas : a. Mengkoordinir acara permainan b. Mengatur setting tempat

c. Membuka acara, memperkenalkan diri

d. Memandu jalannya acara permainan e. Member petunjuk atau arahan mengenai kelangsungan permainan f. Menutup kegiatan permainan 2. Co-Leader Tugas : a. Membantu tugas leader b. Menggantikan posisi leader jika diperlukan 3. Fasilitator Tugas : a. Memandu jalannya permainan b. Member petunjuk mengenai kelangsungan permainan c. Mendampingi bayi dalam melakukan permainan d. Member motivasi pada anak yang masih takut 4. Terminasi : Tugas : A. Menilai hasil dari terapi bermain B. Mengobservasi jalannya permainan

C. Memberi motivasi dan pujian D. Member umpan balik pada semua pihak yang telah menjalankan tugasnya mulai dari awal sampai selesainya permainan

Proses pelaksanaan : 1. Pembukaan a. Memperkenalkan diri b. Menyampaikan tujuan c. Menjelaskan proses pelaksanaan permainan d. Menyiapkan peralatan bermain 2. Pelaksanaan a. Meletakkan permainan b. Mendekatkan mainan ke arah bayi 3. Penutup a. Memberikan reward dan ucapan terima kasih kepada bayi dan orang tua b. Mengakhiri kegiatan dan mengucapkan salam c. Menyimpulkan dari hasil observasi

Hambatan-hambatan yang mungkin terjadi 1. Anak tidak merespon 2. Anak merasa takut dengan lingkungan

3. Saat anak bermain anak mendapat program pengobatan yang lain 4. Kecemasan pada orang tua

Antisipasi untuk meminimalkan hambatan 1. Membatasi waktu bermain 2. Permainan bervariasi dan tidak monoton

3. Jadwal bermain disesuaikan, dalam artian tidak pada waktu terapi 4. Terlebih dahulu memberikan penjelasan pada anak dan orang tua 5. Melibatkan perawat atau petugas ruangan dengan orang tua 6. Konsultasi dengan pembimbing

Evaluasi

Anak dapat mengikuti permainan yang diberikan dari awal sampai akhir dengan baik, misalnya : 1. Anak diharapkan dapat mencari sumber bunyi dan menoleh/menggerakkan badan

2. Anak diharapkan dapat melihat permainan yang diberikan