Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR AssalammualaikumWr.Wb.

Puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas karunia rahmat dan hidayahnya Makalah Portofolio Matematika ini dapat kami selesaikan. Penulis menyadari bahwa Makalah Portofolio Matematika ini jauh dari sempurna, mengingat keterbatasan waktu, tenaga dan kemampuan yang ada sehingga kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan. Semoga Makalah Portofolio Matematika ini memberikan manfaat bagi pembaca, terutama penulis sendiri sebagai salah satu upaya perbaikan dalam proses pembelajaran yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.

Gorontalo, September 2013

Fadhila J Gue

KONSEP FUNGSI EKSPONEN

Perhatikanlah dua buah fungsi elementer dalam bentuk seperti berikut ini. Y = f(x) = x3 dan y = f(x) = 3x

Dalam fungsi y = x3 ke dalam salah satu contoh fungsi aljabar. Sedangkan pada contoh yang kedua, yaitu y =3x , variabelnya muncul sebagai pangkat atau eksponen. Fungsi y = 3x sebuah fungsi yang bukan fungsi aljabar melainkan fungsi transenden, yaitu sebuah contoh fungsi eksponen. suatu fungsi yang memuat variabel sebagai pangkat atau eksponen kita namakan eksponen. Secara lengkapnya, fungsi eksponen didefinisikan sbb : fungsi

Fungsi eksponen adalah fungsi yang mempunyai bentuk umum f(x) = kax dan a adalah konstanta, a > 0, dan a 1.

Secara simbolik, fungsi eksponen dapat ditulis dalam bentuk seperti berikut ini f = {(x,y) / y = kax, a > 0, a 1}.

Fungsi eksponen ini adalah salah satu fungsi yang cukup penting dalam matematika. Fungsi eksponen banyak sekali penerapannya, dan tidak hanya dalam matematika saja tetapi banyak pula berkaitan dengan pertumbuhan dan peluruhan. Selain itu nanti kita akan melihat, bahwa fungsi ini erat sekali hubungannya dengan fungsi logaritma.

Contoh 1.3

(a). y = f(x) = 2x (b). y = f(x) = 1,5x (c). y = f(x) = xx (d). y = f(x) = ex (e). y = f(x) = 1x GRAFIK FUNGSI EKSPONEN

Sekarang kita akan menggambar grafik fungsi eksponen. Dengan memperhatikan karakteristik-karakteristik grafik fungsi eksponen ini kita akan melihat beberapa sifat dari fungsi eksponen tersebut. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa fungsi eksponen adalah fungsi dengan variabelnya (variabel bebasnya) merupakan pangkat dari suatu bilangan tertentu, sehingga secara singkat dapat kita tulis dalam bentuk

y = f(x) = a x dengan a > 0 dan a 1

Untuk mempermudah menggambar grafik fungsi eksponen ini, kita tinjau nilai konstanta atau bilangan tertentunya, yaitu kemungkinan-kemungkinan dari nilai a. Berdasarkan pengertian fungsi eksponen y = ax dengan a > 0 dan a 1, maka kita dapat membagi grafik fungsi eksponen menjadi dua bagian besar, yaitu :

1. y = a dengan a > 1 Dari sini kita dapat melihat, bahwa untuk x semakin besar maka harga y tentunya akan semakin besar pula. Sedangkan jika x semakin kecil, maka tentunya y akan semakin kecil pula x menuju y akan menuju

x menuju - y akan menuju 0 fungsi eksponen f(x) = 2x dengan x R Untuk mempermudah menggambarnya, terlebih dahulu kita pilih beberapa titik yang

terletak pada grafik tersebut dengan membuat tabel seperti berikut ini.

PERTIDAKSAMAAN EKSPONEN
Persamaan eksponen adalah sebuah persamaan yang eksponennya mengandung peubah x dan tidak menutup kemungkinan bilangan pokoknya juga mengandung peubah x. 1. Sifat Operasi Bilangan Berpangkat Bulat 1. am x an = am+n 2. (am)n = (a)mn 3. am/an = am-n 4. (a x b )n = an x bn 5. (a/b)n = an/bn 2. Sifat Operasi Bilangan Pangkat Rasional Jika a,b,c bilangan real dan m,n,p,q bilangan bulat positif, maka : a. am/n . ap/q = am/n + p/q b. (am/n)p/q = amp/nq c. am/n : ap/q = am/n p/q d. (ab)m/n = am/n . bm/n e. (a/b)m/n = am/n/bm/n 3. Persamaan Eksponen Misalkan ada sebuah persamaan f(x) = 2x. Tentukan nilai x apabila f(x) = 8 ! Kita dapat menyelesaikannya dengan membentuk sebuah persamaan f(x) = 2x : 8 = 2x atau 2x = 8 atau 2x = 23 Persamaan yang memuat bentuk eksponen disebut persamaan eksponen. Persamaan eksponen dapat berbentuk : a. af(x) = 1 b. af(x) = ap c. af(x) = ag(x) d. af(x) = bf(x) e. af(x) = bg(x) f. [f(x)]f(x) = [f(x)]g(x) a dan b dinamakan bilangan pokok, a,b > 0 dan a,b 1. f(x) dan g(x) adalah sebuah fungsi aljabar. Persamaan eksponen dapat diselesaikan dengan menggunakan sifat-sifat persamaan eksponen. Sebelum mempelajari sifat-sifat tersebut sebaiknya kita tinjau kembali bilangan pangkat nol (a 0). Pengertian pangkat nol Untuk setiap a bilangan real, maka : a0 = 1 Keterangan : untuk 00 tidak didefinisikan. Sifat sifat Fungsi Eksponen untuk Menyelesaikan Persamaan Eksponen 1. Sifat fungsi atau eksponen berbentuk af(x) = 1 Jika af(x) = dengan a > 0 dan a 1, maka f(x) = 0

2. Sifat fungsi atau eksponen berbentuk af(x) = ap Jika af(x) = ap dengan a > 0 dan a 1, maka f(x) = p 3. Sifat fungsi atau persaman eksponen berbentuk a f(x) = ag(x) Jika af(x) = ag(x) dengan a > 0 dan a 1 , makaa f(x) = g(x) d. Sifat fungsi atau persamaan berbentuk af(x) = bf(x) (ab) Jika af(x) = bf(x) dengan a,b > 0 a,b 1 serta a b, maka f(x) = 0 e. Sifat fungsi atau persamaan eksponen berbentuk af(x) = bg(x) Penyelesaian persamaan eksponen berbentuk a f(x) = bg(x) dengan a,b>0 dan a,b1 dapat diselesaikan dengan logaritma, yaiu log : af(x) = log bg(x) atau f(x) log a = g(x) log b f. Sifat fungsi persamaan eksponen berbentuk [U(x)]f(x) = [U(x)]g(x) Jika [U(x)]f(x) = [U(x)g(x)] maka nlai x diperoleh dari : 1. f(x) = g(x) 2. U(x) = 1 3. U(x) = 0, jika nilai x memenuhi syarat f(x) 0 dan g(x) > 0 4. U(x) = -1, jika nilai x memenuhi syarat f(x) dan g(x) kedua-duanya ganjil atau kedua-duanya genap. g. Sifat fungsi persamaan eksponen berbentuk A{a f(x)}2 + B{af(x)} + C = 0 Himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen A{a f(x)}2 + B{af(x)} + C = 0 (a>0 dan a1, A,B, dan C bilangan real dan A0) dapat ditentukan dengan cara mengubah persamaan eksp onen itu ke dalam persamaan kuadrat.

Contoh soal eksponen:

3 x-4 = 1 Pembahasan : 3x - 4 = 1 x-4 3 = 30 x4=0 x=4 Hp = {4}


1.

23x 1 = 8 x + 1 Pembahasan : 23x 1 = 8x + 1 3x 1 2 = 23x + 3


2.

3x 1 = 3x + 3

.6x 2 = 3x + 3 3x = 5 x = 5/3 Hp = {5/3}

KONSEP FUNGSI LOGARITMA

Fungsi Logaritma adalah fungsi yang peubah bebasnya berupa bentuk logaritma. Fungsi Logaritma adalah Invers dari fungsi eksponen. Kesetaraan antara sifat-sifat logaritma dan eksponen.

Sifat kesetaraan tersebut dapat melukiskan bahwa grafik fungsi a log x = y sebagai hasil pencerminan terhadap garis y = x dari grafik fungsi eksponen y = a (pangkat) x. Atau Hubungan logaritma dengan eksponen dapat ditulis sebagai berikut :

dengan, a disebut bilangan pokok b disebut numerus x disebut hasil logaritma Bentuk x = a log b dibaca : x adalah logaritma dari b dengan bilangan pokok a. Logaritma dengan bilangan pokok 10 cukup ditulis log saja. contoh : 10 log 8 cukup ditulis log 8. adapun untuk mempermudah menyerderhanakan bentuk logaritma terdapat rumus-rumus, dan berikut adalah rumus untuk menyederhanakan bentuk logaritma :

PERSAMAAN LOGARITMA

Persamaan Logaritma dalam x adalah persamaan yang mengandung fungsi x dibawah tanda logaritma atau fungsi x sebagai bilangan Pokok Suatu Logaritma. Sifat-sifat yang berlaku pada persamaan logaritma diantaranya adalah sebagai berikut :

Contoh soal logaritma

Jika log 2 = a maka log 5 adalah jawab : log 5 = log (10/2) = log 10 log 2 = 1 a (karena log 2 = a)

1)

2) 15 + 60 - 27 = ... Jawab :
15 + 60 - 27 = 15 + (4x15) - (9x3) = 15 + 215 - 33 = 315 - 33 = 3(15 - 3)

3)

log 9 / log 27 =...

Jawab :
log 9 / log 27 = log 3 / log 3 = (2. log 3) / (3 . log 3) <-- ingat sifat log a^n = n. log a = 2/3

4) 5 -3 per 5 +3 = ... Jawab :


(5 - 3)/(5 + 3) = (5 - 3)/(5 + 3) x (5 - 3)/(5 - 3) <-- kali akar sekawan = (5 - 3)/(5 - 9) = -1/4 (5 - 65 + 9) = -1/4 (14 - 65) = -7/2 + 3/25 = (35 - 7)/2

5) Jika a log 3 = -0,3 tunjukkan bahwa a = 1/81 39 Jawab :


log 3 = -0,3 log 3/log a = -0.3 log a = -(10/3)log 3 log a = log [3^(-10/3)] a = 3^(-10/3) = 3^(-4) (3)^( ) a= 1/81 39 TERBUKTI ^_^

6) log (3a - 2) dengan basis 1/2. Tentukan nilai a! Jawab :


[log (3a - 2)]/log(0.5) = -0.5 log (3a - 2) = -0.5 log 0.5 = log (1/)

3a - 2 = 1/ a = (2/3) 2