Anda di halaman 1dari 23

MCQ IT Blok 21 2009

1. Dokter yang enterpreneur adalah dokter yang a. Yang membuka lapangan kerja bagi orang lain b. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan terpadu c. Yang antri menunggu ditempatkan pemerintah d. Yang pelayanan kedokterannya bermutu 2. Upaya kesehatan perorangan (UKP) tergolong a. Self employed job b. Private good c. Enterpreneur ship d. Upaya kesehatan yang bermitra dengan asuransi 3. SPKT adalah singkatan dari a. Sistem promosi kesehatan terpadu b. Sistem promosi kedokteran terpadu c. Sistem pelayanan kedokteran terpadu d. Sistem pelayanan kesebaran terpadu 4. Setiap warganegara Indonesia wajib mempunyai program jaminan kesehatan. (menurut undang-undang No 46 tahun 2004 tentang SJSN (sistem jaminan sosial nasional) berarti implementasi UU SJSN membutuhkan a. Fasilitas pelayanan kesehatan b. Asuransi kesehatan c. Pengadaan obat generik d. Program pengobatan gratis 5. Pembayarana ke provider pada pelayanan dokter keluarga, dilakukan dengan cara berikut di bawah ini, kecuali a. Paket b. Kapitasi c. Sistem anggaran d. Out of pocket 6. Konsep manage care maksudnya adalah a. Cost benefit b. Pelayanan kedokteran tingkat pertama c. Provider ikut menanggung resiko biaya kesehatan d. Kendali mutu dan kendali biaya 7. Pelayanan yang komprehensive, maksudnya 8. Extended family (keluarga besar) adalah a. Keluarga yang terdiri dari suami istri dan anak-anaknya dan anak tiri

b. Keluarga yang terdiri dari suami istri yang telah bercerai dan masing-masing telah kawin lagi serta punya anak-anak dan tinggal bersama c. Keluarga yang disamping terdiri dari suami istri , dan anak kandung juga terdiri dari sanak saudara lainnya, baik menurut garis vertikal maupun menurut garis horizontal d. Keluarga yang terdiri dari suami dengan beberapa istri dan anak-anaknya atau istri dengan beberapa suaminya dan anak-anaknya dan hidup bersama 9. Berikut di bawah ini yang tidak termasuk fungsi keluarga a. Fungsi keagamaan b. Fungsi budaya c. Fungsi cinta kasih d. Fungsi kemitraan 10. Beda pelayanan dokter keluarga dengan pelayanan dokter umum a. Layanan komprehensif b. Berorientasi kepada komunitas c. Layanan kontak pertama d. Layanan bersifat personal 11. Penyakit terkait pekerjaan (PTP) adalah penyakit dengan sebab monofaktorial dimana pekerjaan memberi kontribusi yang signifikan a. Benar b. Salah 12. Penyakit akibat kerja adalah penyakit dengan penyebab yang non spesifik dan asosiasi yang kuat dengan pekerjaan a. Benar b. Salah 13. Debu silica silicosis adalah contoh dari PTP a. Benar b. Salah 14. Astma kerja akibat pemaparan formaldehid adalah contoh dari PAK a. Benar b. Salah 15. Jenis-jenis penyakit akibat kerja ditetapkan oleh PP no 19 tahun 2003 a. Benar b. Salah 16. Evaluasi cacat akibat kerja ditetapkan oleh kepmenaker-trans no 79 tahun 2003 a. Benar

b. Salah 17. Menurut NIOSH frekuensi NIHL pada mereka yang terpapar bising tinggi adalah 15% a. Benar b. Salah 18. Berikut ini adalah institusi dimana bisa ditemukan best practice tentang penyakit terkait pekerjaan kecuali a. NIOSH b. OSHA c. WHO d. Unesco 19. Airway challenge testing digunakan dalam menguji penyakit paru kerja, khususnya asma a. Salah b. Benar c. Benar tapi sudah ditinggalkan d. Belum bisa dilakukan di Indonesia 20. Adanya conductive deafness (tuli konduktif) menyokong adanya NIHL (noise induced hearing loss) a. Benar b. Salah 21. Jamsostek adalah satu-satunya institusi pemberi kompensasi karena penyakit akibat kerja a. Benar b. Salah c. Dahulu benar sekarang tidak lagi d. Hanya benar secara hukum 22. Dalam UU no 1 tahun 1970 disebutkan bahwa pengurus diwajibkan menunjukkan dan menjalankan pada tiap tenaga kerja tentang a. Kondisi-kondisi dan bahaya-bahaya serta yang dapat timbul dalam tempat kerja b. Semua pengamanan dan alat-alat perlindungan yang diharuskan dalam tempat kerja c. Alat-alat perlindungan diri bagi tenaga kerja yang bersangkutan d. Semua diatas benar 23. Kepmenaker no 79 tahun 2003 mengatur tentang Pedoman Diagnosis dan Penilaian Kecacatan akibat kecelakan atau PAK a. Benar b. Salah c. Benar tetapi telah dibatalkan

24. Occupational injury termasuk dalam occupational illness a. Benar b. Salah c. Benar sebagian saja 25. Trias tentang PAK adalah a. Adanya faktor penyebab b. Pemaparan mendahului penyakit c. Gejala penyakit sesuai dengan penyebab d. Ketiga diatas benar 26. Penyakit paru akibat pemaparan terhadap debu disebut a. Asma kerja b. Pneumosistis c. Pneumoconiosis d. Mesothelioma 27. Vinyl chloride dapat menyebabkan cancer pada a. Paru b. Ginjal c. Liver d. Saraf 28. Acne (jerawat) akibat kerja dapat terjadi karena a. Chlorine b. Coal tar c. Cutting oil d. Sinar matahari 29. Berikut ini termasuk pencegahan primer kecuali a. Pre-employment medical b. Health education c. Early diagnosis and treatment d. Imunisasi 30. Yang termasuk pencegahan tersier adalah a. Health education b. Rehabilitasi c. Higiene industri d. Imunisasi 31. Pemeriksaan kesehatan sebelum pensiun disebut a. Post employment health examination b. Termination medical

c. Special medical check up d. Pre-placement medical 32. Mengapa terapi harus rasional a. Untuk kebutuhan akademik b. Agar tercapai terapi akurat dengan cost effectiveness c. Banyak menguntungkan pasien d. Sebenarnya perlu untuk pasien rawat jalan saja 33. Komponen paling penting untuk mewujudkan pola terapi rasional adalah a. Semua data pasien b. Semua data dokter c. Diagnosis dan prognosis d. Nalar 34. Obat esensial adalah obat a. Yang sesuai dengan nama generiknya b. Yang disiapkan sesuai dengan kasus terbanyak dalam suatu masyarakat c. Murah dan terjangkau oleh masyarakat d. Murah untuk persiapan terhadap semua penyakit dalam masyarakat 35. Prinsip memilih obat untuk suatu kasus adalah a. Menyesuaikan dengan diagnosis saja b. Selalu pilih obat generasi terbaru c. Menimbang resiko dan manfaat suatu obat d. Selalu pilih obat termurah 36. Penulisan resep salah pada umumnya tentang a. Dosis dan cara pemberian b. Dosis dan waktu pemberian c. Cara pemberian d. Dosis, ulangan dosis, lama pemberian dan teknik pemberian obat 37. Tujuan terapi rasional pada suatu komunikasi adalah untuk a. Mencegah suatu penyakit b. Mempercepat penyembuhan c. Menurunkan angka morbiditas dan mortalitas d. Meningkatkan pengetahuan pengelola kesehatan 38. Keuntungan diterapkannya strategi terapi rasional bagi kebijakan kesehatan adalah a. Untuk membangun patokan pengobatan standar nasional b. Menghemat biaya pengobatan c. Untuk pelatihan petugas kesehatan d. Menentukan peta penyakit dan pengobatan

39. Tentang kewajiban penjelasan dokter untuk menggunakan suatu obat a. Termasuk dalam langkah pemberian terapi rasional b. Tidak perlu karena hal itu merupakan kewajiban apoteker c. Boleh sesekali saja jika ada waktunya d. Pasien tidak butuh 40. Aspek yang tidak perlu dipertimbangkan dalam pilihan terapi rasional adalah a. Berat ringan suatu penyakit b. Harga obat / produksi dalam atau luar negri c. Efikasi suatu obat d. Potensi timbulnya efek samping 41. Komunikasi dokter-pasien perlu diwujudkan dalam hubungan terapi rasional agar a. Ketaatan pasien untuk menggunakan obat meningkat b. Dokter mudah menegakkan diagnosis c. Pasien tidak dirugikan d. Paramedis disenangi oleh pasien 42. Tingkat pengetahuan dan kesadaran tentang efek suatu obat yang diberikan kepadanya a. Akan memperburuk efektivitas obat tersebut b. Justru menghambat reaksi pemulihan obat yang diberikan c. Mungkin akan mempercepat timbulnya efek dan membosankan d. Mempercepat efeknya timbul tetapi mempercepat pula hilangnya efek obat 43. Guna menjaga kualitas dokter keluarga, maka perlu sekali a. Memperbesar honorarium dokter keluarga b. Dokter keluarga mengkhususkan dan meningkatkan pengetahuan managemen c. Upaya terus menerus untuk memperbarui pengetahuan dan ketrampilan klinik d. Ikut semua jenis pelatihan 44. Ciri-ciri pengobatan tidak rasional antara lain a. Pengobatan polifarmasi dan swamedikasi tidak tepat b. Obat yang ditulis dikertas resep tidak terbaca c. Selalu berisi obat-obat mahal d. Resep tidak berisi obat esensial 45. Informasi obat pada penggunaan obat rasional dibutuhkan oleh a. Pelaku kesehatan (dokter dan paramedis) b. Masyarakat luas c. Pemerintah untuk menentukan kebijakan d. Semua poin benar 46. Tumor karena penggunaan obat imunosupresan termasuk a. Reaksi idiosinkratik

b. Reaksi anafilaktik c. Faktor herediter d. Reaksi sitotoksik 47. Efek samping obat selain dengan post marketing surveilance juga dapat ditemukan melalui a. Randomized controlled trials b. Voluntary reporting system c. Diagnostic test d. Serial kasus 48. Sindroma lupus dapat terjadi pada penderita yang mendapat prokainamid karena a. Pasien tersebut defisiensi G6P b. Pasien tersebut defisiensi NADH c. Pasien tersebut defisiensi pseudokolinesterase d. Pasien tersebut asetilator lambat 49. Morpin atau benzodiazepin menimbulkan depresi pernafasan pada penderita bronkhitis merupakan a. Efek yang timbul pada dosis terapeutik b. Efek yang timbul karena respon individu yang bervariasi c. Efek yang timbul karena efek farmakologi pada tempat lain d. Efek yang timbul karena faktor genetik 50. Obat ini dapat menimbulkan withdrawal effect bila penggunaannya distop secara tiba-tiba a. Atenolol b. Kloramfenikol c. Glipizid d. Hidralazin 51. Faktor-faktor dari pasien yang mendorong terjadinya ESO adalah a. Kelompok resiko b. Interaksi obat c. Pemilihan obat d. Pengetahuan tentang obat 52. Yang termasuk ESO tipe B (bizzare) yaitu a. Timbul pada dosis terapeutik b. Respon individu yang berlebihan c. Reaksi alergi d. Underlying disease 53. Ciri-ciri pelayanan dokter keluarga a. Berorientasi pada pencegahan penyakit serta pemeliharaan kesehatan

b. Memandang pasien sebagai anggota dari unit keluarga c. Memberikan pelayanan yang holistik dan komprehensif d. Semua benar 54. Bentuk pelayanan kedokteran keluarga dapat berupa a. Pelayanan rawat jalan b. Pelayanan kunjungan rumah c. Pelayanan rawat inap d. Pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan kunjungan rumah 55. Yang dimaksud dengan pelaynan yang bersifat komprehensif a. Pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif b. Pelayanan tingkat pertama, kedua dan ketiga c. Pelayanan yang mencakup aspek fisik dan non fisik d. Semua benar 56. Tingkat kepatuhan pasien (compliance) dipengaruhi oleh a. Karakteristik pasien b. Sikap dokter c. Jenis penyakit d. Semua benar 57. Tingkat kepatuhan pasien (compliance) dipengaruhi oleh a. Karakteristik pasien b. Sikap dokter c. Jenis penyakit d. Semua benar 58. Kesamaan antara dokter puskesmas dan dokter keluarga a. Memberikan pelayanan primer b. Juga sebagai gatekeeper c. Memandang individu terkait dengan komunitas dan lingkungannya d. Semua benar 59. Disamping memberikan pelayanan penyakit umum dan akut dokter keluarga juga diharapkan dapat memberikan pelayanan untuk a. Pengobatan yang bersifat paliatif b. Pengobatan untuk kasus terminal c. Pengobatan pasca perawatan di rumah sakit d. Semua benar 60. Acuan medicolegal utama di Indonesia untuk praktik kedokteran termasuk praktik dokter keluarga adalah Undang-Undang Praktik Kedokteran (UUPK). Tujuan utama dari UUPK ini adalah a. Melindungi dokter

b. Melindungi masyarakat c. Memastikan terjadinya keadilan hukum d. Kepastian hukum khusus untuk dokter 61. Kerangka pikir untuk menciptakan pelayanan kedokteran yang bermutu termasuk praktik kedokteran keluarga menurut Undang-Undang Praktik Kedokteran adalah a. Penjagaan kompetensi melalui registrasi b. Pemberian kewenangan melalui registrasi c. Kepastian pelanggaran disiplin melalui kolegium d. Kepastian izin praktek melalui pendidikan berkelanjutan 62. Dokter keluarga akan berinteraksi dengan konsil kedokteran Indonesia (KKI). KKI berwenang untuk a. Melakukan registrasi dokter dan dokter gigi b. Menetapkan standar pendidikan dokter dan dokter gigi c. Menetapkan percabangan ilmu d. Melakukan pembinaan terhadap praktik kedokteran 63. Ceci Yu, age 77, was waking up at night with shortness of breath and wheezing. Her family doctor told her she had asthma and prescribe albuterol, a bronchodilator. Two days later Ms Yu wa admitted to the coronary care unit with heart attack. Writint to chief of medicine, the cardiologist charged that Ms Yu family doctor had misdiagnosed the wheezing of congestive failure and treated Ms Yu incorrectly for asthma. The cardiologist charged that the treatment may precipitated the heart attack. Pada kasus ini pelanggaran disiplin dari sisi medikolegal yang dilakukan oleh dokter keluarga masuk dalam kategori a. Tidak merujuk pasien kepada tenaga medik lain yang memiliki kompetensi sesuai b. Dalam penatalaksanaan pasien, melakukan yang seharusnya tidak dilakukan atau tidak melakukan yang seharusnya dilakukan, sesuai dengan tanggung jawab profesionalnya, tanpa alasan pembenar atau pemaaf yang sah, sehingga dapat membahayakan pasien c. Melakukan praktik kedokteran dengan tidak kompeten d. Menjalankan praktik kedokteran dalam kondisi tingkat kesehatan fisik atau pun mental sedemikian rupa sehingga tidak kompeten dan dapat membahayakan pasien 64. Apabila ada kejadian yang tidak diharapkan dari sisi medik yang mengakibatkan seorang dokter keluarga dituntut akibat dokter keluarga tersebut bertindak benar pada prosedur yang selama ini ternyata salah, maka tuntutan ini termasuk dalam kategori a. Medical negligence b. Medical error c. Medical violation d. Medical malpractice

65. Dokter keluarga yang lalai dalam melakukan praktik kedokteran dan mengakibatkan tuntutan dari pasien/kliennya, maka dari sisi hukum akan dituduh melakukan malpraktik dalam bentuk a. Dolus b. Error c. Culpa d. Perdata 66. During a coronary angiogram, emboly traveled to the brain of Ivan Romanov, resulting in stroke, with loss of use of his left arm and leg. The angiogram was appropriate and performed without any technical errors. Mr Romanov had suffered an injury caused by his medical treatment. Dalam hal ini dokter yang melakukan angiogram a. Dapat dituntut karena melakukan medical negligence b. Dapat dituntut karena melakukan medical violation c. Tidak dapat dituntut karena sifatnya medical error d. Tidak dapat dituntut karena sudah bekerja sesuai standar kedokteran 67. Metode yang dipergunakan dalam manage care adalah a. Rational incentives b. Keep cost down without sacrificing the quality of care c. Reduced variations of care d. Inclusion of non effective treatment 68. Manage care akan bekerja apabila interest provider, user dan MCO dapat terpenuhi. Termasuk dalam kategori interest dari MCO (manage care organization) adalah a. Adequate premium b. Alignment of incentives not to over use services c. Clear understanding of the services to be provided by the scheme d. Alignment of incentives not only for cost control and profit maximization but also quality assurance 69. Berikut ini adalah dasar-dasar manage care/Health Maintenance Organization yang termasuk dalam manfaat dari prepaid payment system adalah a. Peers review berjalan baik b. Networking jaringan berkembang c. Terciptanya incentives dan disincentive d. Ada hubungan konsumen dan HMO Tn A. 58 tahun. TB 167 cm BB 70 kg. Mendatangi dokter dengan keluhan berat badan menurun sekitar 1kg dalam 3 bulan ini dari anamnesa kencing beraroma buah-buahan dan ada riwayat keluarga yang diabetes melitus. 70. Sebagai dokter keluarga anda kompeten melakukan a. Pemeriksaan gula darah

b. Pemeriksaan HbA1C c. Pemeriksaan tes toleransi gula d. Pemeriksaan sampel darah harus ke laboratorium klinik 71. Bila dilakukan tes tarik celup urin maka hasil positif yang paling mungkin adalah a. Proteinuria b. Glukosuria c. Hematuria d. Amoniakuria tanda ada katabolisme 72. Bila Tn.A khawatir dengan penyakit jantung koroner dan setelah diperiksa di lab klinik kadar cholestrol 265 mg% maka dilanjutkan dengan pemeriksaan a. BMI b. Cardiac marker c. EKG d. Lipid profile 73. Bila pada pemeriksaan kadar LDL 170mg%, faktor resiko lebih dari 2 dan tidak ada tanda PJK maka Tn.A a. Dikontrol setelah 6 bulan b. Dilakukan diet c. Diet dan pemberian obat d. Sebaiknya di kateter jantung untuk memastikan adanya PJK 74. Konseling sebagai proses yang dapat membantu klien dalam, kecuali a. Memperoleh informasi tentang masalah kesehatan keluarga yang benar b. Memahami dirinya dengan lebih baik dan dapat menghadapi masalah c. Masalahnya sehubungan dengan masalah kesehatan keluarga yang dihadapinya d. Mengutarakan isi hatinya terutama hal-hal yang bersifat sensitif dan sangat pribadi serta mengantisipasi harapan-harapan, kerelaan, dan kapasitas merubah perilaku. 75. Meningkatkan dan memperkuat motivasi untuk merubah perilakunya walaupun tidak dalam masalah kesehatan keluarga. Keberhasilan konseling dapat dinilai dari, kecuali a. Keberanian klien mengambil keputusan (langsung) b. Berhasilnya konselor untuk mengajak pasien mengambil keputusan bersama tentang masalah yang dihadapi c. Adanya perubahan perilaku (tidak langsung) d. Pasien dapat mengambil keputusan sendiri terhadap masalah yang dihadapinya 76. Beberapa kewajiban dokter adalah, kecuali a. Memberi pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional, serta kebutuhan pasien b. Merujuk pasien ke dokter lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan

c. Memberikan informasi segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, setelah pasien itu meninggal dunia d. Melakukan pertolongan darurat atau dasar perikemanusiaan, kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas dan mampu melakukannya. 77. Komunikasi efektif yang pada dasarnya mempertimbangkan hak-hak pasien dalam menentukan tindak medis yang hendak dijalani. Maka diharapkan dengan komunikasi efektif akan, kecuali a. Meningkatkan kepatuhan pasien dan meningkatkan kepuasan pasien b. Mengurangi tuntutan malpraktik c. Mengurangi kepuasan kerja provider d. Membina kerjasama profesional dengan semua paramedik (medical professionals) 78. Dalam UU No 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran antara lain, kecuali a. Hak untuk mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3) b. Hak untuk meminta pendapat dokter dan hak untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis c. Hak untuk menerima semua pengobatan dan tindakan medis d. Hak untuk mendapatkan isi rekam medis 79. Dalam pasal 53 UU No 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran mengatur tentang kewajiban pasien, kecuali a. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya b. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter dan mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan c. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima d. Memberikan informasi pada keluarga tentang penyakit yang diderita 80. Pola komunikasi pasien-dokter dimana ada kecenderungan bahwa dokter akan bersikap otoriter dan tidak memberi kesempatan pasien untuk mengemukakan pendapatnya a. Pola aktif-pasif b. Pola guidance c. Pola collaboration d. Pola sinergi 81. Suatu hak pasien unutk mendapat informasi dan menginginkan dilakukannya suatu tindakan medis kepada dirinya oleh dokter yang bersangkutan disebut juga dengan a. Informed concern b. Kontrak terapeutik c. Tindakan medik d. Informasi medik 82. Dokter dapat menunjukkan sikap yang mencerminkan profesionalismenya

a. Menyikap dengan bijaksana perbedaan tiap pasien, keterbatasan pengetahuan dan kemampuan sosial-ekonominya b. Memberikan ancaman bila diperlukan c. Bersikap ramah kepada pasien dan meyakinkan bahwa ia sungguh-sungguh berupaya agar pasien segera sembuh serta mengingatkan bahwa upaya penyembuhan adalah upaya bersama d. Menjelaskan kepada pasien tentang rencana tindakan medik yang diharapkannya dapat diikuti oleh pasien 83. Apakah saya dapat disebut dokter yang bertanggung jawab jika a. Melakukan tindakan medis walaupun pasien tidak menghendaki b. Mempermasalahkan keluhan pasien sekaligus mengarahkan pasien untuk mencari jalan keluar sendiri c. Selalu mengisi rekam medik secara lengkap dan dapat dibaca sejawat lain tanpa salah tafsir d. Tidak demikian yakin akan efek suatu obat tetapi memberikan obat tersebut kepada pasien 84. Yang dimaksudkan dengan komunikasi adalah a. Pertukaran pikiran atau keterangan untuk mengetahui hubungan yang baik seseorang dengan orang yang lainnya b. Pertukaran pikiran atau keterangan dalam rangka menciptakan rasa mengerti serta saling percaya demi terwujudnya hubungan yang baik seseorang dengan orang yang lainnya c. Pertukaran pikiran atau keterangan dalam rangka menciptakan rasa mengerti serta saling percaya demi menyembuhkan penyakit penderita

antara saling antara saling

85. Yang dimaksud dengan pertukaran fakta, gagasan, opini atau emosi antar dua orang atau lebih adalah a. Diskusi b. Konseling c. Dialog d. Komunikasi 86. Hubungan yang terjadi antara dua orang atau lebih, bisa terjadi secara verbal maupun non verbal yang terjadi secara langsung tanpa melibatkan media komunikasi sebagai penghantar disebut dengan a. Komunikasi setara b. Komunikasi interpersonal c. Komunikasi verbal d. Komunikasi inherent 87. Unsur dalam komunikasi adalah a. Sumber dan media

b. Dana c. Pesan d. Sasaran dan umpan balik 88. Faktor yang mempengaruhi komunikasi adalah, kecuali a. Credibility, content, and channel b. Conductor c. Continuity and consistency d. Context and clarity 89. Yang dimaksud komponen pesan untuk menunjang komunikasi yang efektif adalah, kecuali a. Pesan harus dirancang dan disampaikan sedemikian rupa menarik perhatian komunikan b. Pesan harus memaksakan suatu jalan untuk memperoleh kebutuhan yang layak bagi situasi kelompok dimana komunikan berada pada saat ia digerakkan untuk memberikan tanggapan yang dikehendaki c. Pesan harus mampu membangkitkan kebutuhan pribadi komunikan dan menyarankan beberapa cara untuk memperoleh kebutuhan tersebut d. Pesan harus menggunakan lambang-lambang tertuju kepada pengalaman yang sama antara komunikator dan komunikan, sehinga sama-sama mengerti 90. Komponen komunikator dalam komunikasi efektif, kecuali a. Trustworthiness atau kepercayaan pada komunikator b. Expertise atau keahlian pasien c. Source power atau kekuasaan / kemampuan untuk menimbulkan ketundukan atau kepatuhan d. Attractiveness atau daya tarik komunikator 91. Menurut Hewitt (1981), penjabaran tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik sebagai berikut, kecuali a. Mempelajari atau mengajarkan sesuatu serta mempengaruhi perilaku seseorang b. Meningkatkan ketegangan dan menyelesaikan konflik dan menstimulasi minat pada diri sendiri dan orang lain c. Berhubungan dengan orang, menyelesaikan sebuah masalah dan mencapai sebuah tujuan d. Mengungkapkan perasaan dan menjelaskan perilaku sendiri atau perilaku orang lain 92. Hak pasien UU No 23 tahun 1992 tentang kesehatan antara lain berisi, kecuali a. Hak atas kesembuhan b. Hak atas rahasia kedokteran dan hak untuk memberikan persetujuan tindakan kedokteran c. Hak atas ganti rugi apabila ia dirugikan karena kesalahan atau kealpaan tenanga kesehatan dan hak untuk mendapat penjelasan

d. Hak untuk memperoleh pendapat kedua dan hak untuk mendapat pelayanan medis sesuai dengan kebutuhan, standar profesi dengan standar prosedur operasional 93. Dalam UU No 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran antara lain, kecuali a. Hak untuk mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis sebagaimana dimaksud alam pasal 45 ayat (3) b. Hak untuk meminta pendapat dokter dan hak untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis c. Hak untuk menerima semua pengobatan dan tindakan medis d. Hak untuk mendapatkan isi rekam medis 94. Dalam pasal 53 UU No 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran mengatur tentnag kewajiban pasien, kecuali a. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya b. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter dan mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan c. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima d. Memberikan informasi pada keluarga tentang penyakit yang diderita 95. Pernyataan di bawah ini sesuai untuk keadaan kehamilan ektopik terganggu (KET), kecuali a. Terdeteksi genangan cairan di kavum douglas b. Terlibat adanya kantong gestasi di luar kavum pada pemeriksaan USG c. Dilakukan laparotomi segera bila diagnosis telah ditegakkan d. Kehamilan yang terjadi bila sel telur dibuahi (fertilisasi) berimplantasi dan tumbuh di luar endometrium kavum uteri dan terjadi komplikasi 96. Pernyataan di bawah ini sesuai untuk keadaan hiperemesis gravidarum, kecuali a. Pemberian antimimetik dapat membantu mengurangi keluhan b. Pada keadaan berat dapat terjadi ensefalopati wenicke, dengan gejala nistagmus, diplopia dan perubahan mental c. Adalah mual dan muntah yang berlebihan selama masa hamil, dan bisa menyebabkan dehidrasi dan kelaparan d. Penyebab pastinya adalah masuknya vili khorialis dalam sirkulasi maternal, perubahan metabolik, resistensi yang menurun dari pihak ibu, alergi (respon jaringan ibu terhadap anak) dan faktor psikologik 97. Pernyataan di bawah ini sesuai untuk keadaan plasenta previa, kecuali a. Perdarahan yang terjadi, warna darah merah segar b. Penderita merasakan nyeri terus menerus c. Bila perdarahan sedikit berhenti, anak masih hidup, kehamilan diteruskan sampai aterm d. Pada plasenta previa totalis persalinan harus dilakukan dengan seksio sesaria

98. Pernyataan di bawah ini sesuai untuk keadaan partus lama / partus macet, kecuali a. Penggunaan partograf WHO berguna dalam pencegahannya b. Dapat terjadi pada persalinan fisiologis c. Dapat diakibatkan oleh feto-pelvic disproportion (FPD) d. Kondisi yang dapat meningkatkan morbiditas/mortalitas maternal 99. Pernyataan di bawah ini sesuai untuk keadaan retensio plasenta, kecuali a. Plasenta manual merupakan cara terbaik melahirkan plasenta b. Disebabkan plasenta melekat erat pada dinding uterus c. Keadaan dimana plasenta belum lahir setelah setengah jam bayi lahir d. Penyebabnya karena kontraksi uterus yang kurang kuat 100. Pernyataan di bawah ini sesuai untuk keadaan prolapsus tali pusat, kecuali a. Reposisi prolapsus sulit dan sering gagal b. Sering juga terjadi pada presentasi kepala tanpa cephalo-pelvic disproportion (CPD) c. Keadaan dimana tali pusat berada di samping atau melewati bagian terendah janin di dalam jalan lahir setelah ketuban pecah d. Komplikasi pada janin terjadi karena hipoksia akibat terjepitnya tali pusat 101. Pernyataan di bawah ini sesuai untuk keadaan sepsis puerpuralis, kecuali a. Biasanya sepsis puerpuralis diawali infeksi saat kehamilan b. Prinsip penanganan adalah dengan eradikasi kuman secepatnya c. Penyebab salah satu dari trias kematian maternal d. Terjadi leukositosis >20.000 /L 102. Salah satu sifat dari kanker adalah a. Kanker tidak dapat dicegah b. Kanker menyerang hampir semua bagian tubuh c. Deteksi awal tidak terlalu berperan dalam pencegahan kanker d. Banyak kanker membuat gejala pada stadium awal 103. Merokok bisa menimbulkan kanker lain setelah kanker paru a. Kanker lambung b. Kanker kandung empedu c. Kanker otak d. Kanker buli-buli 104. Kanker serviks adalah kanker yang mempunyai salah satu sifat dibawah ini a. Sering pada wanita yang tidak punyai anak b. Sering membersihkan alat vital dengan betadine c. Kawin pada usia muda d. Sering memakai pakaian celana ketat

105. Radiasi sering menimbulkan a. Kanker paru b. Kanker ovarium c. Kanker darah (leukimia) d. Kanker tulang 106. Kanker mulut memberi tanda awal berupa a. Sering batuk b. Kesulitan menelan c. Gusi sering berdarah d. Timbul plaque / benjolan berwarna putih / merah 107. Kanker serviks adalah kanker yang mempunyai salah satu sifat di bawah ini a. Sering pada wanita yang tidak punya anak b. Sering membersihkan alat vital dengan betadine c. Kawin pada usia muda d. Sering memakai pakaian celana ketat 108. Salah satu statement di bawah ini bukan pencegahan timbulnya kanker adalah a. Tidur yang cukup b. Makan makanan berserat c. Tidak mengkonsumsi makanan berlemak tinggi d. Melakukan vaksinasi 109. Menurut konvensi hak anak, yang dimaksud dengan anak adalah a. Semua yang berusia kurang dari 17 tahun b. Semua yang berusia kurang dari usia 18 tahun c. Semua yang belum menikah d. Semua yang masih bersekolah 110. Tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh a. Genetik b. Gizi c. Stimulasi d. Semua benar 111. Anak yang mengalami stunting tidak berhubungan dengan hal dibawah ini a. Asupan gizi b. Umur harapan hidup c. Genetik d. Penyakit yang diderita 112. Yang dimaksud dengan angka kematian bayi adalah a. Jumlah kematian anak dibawah 1 tahun dalam 100 kelahiran hidup

b. Jumlah kematian bayi baru lahir dalam 100 kelahiran hidup c. Jumlah kematian anak dibawah 1 tahun dalam 1000 kelahiran hidup d. Jumlah kematian bayi baru lahir dalam 1000 kelahiran hidup 113. Yang menjadi faktor penentu utama tumbuh kembang anak adalah a. Genetik b. Gizi c. Penyakit d. Sosio-ekonomi 114. Yang menjadi faktor resiko utama gangguan tumbuh kembang anak adalah a. Jumlah penduduk yang besar b. Pendidikan yang rendah c. Kemiskinan d. Paparan terhadap faktor penyebab 115. Standar profesi merupakan pedoman bagi para dokter untuk a. Melakukan tatalaksana kasus b. Melakukan pemeriksaan penunjang c. Melakukan tindakan operasi d. Melakukan konseling 116. Standar profesi dibuat bedasarkan a. Penyakit terberat b. Penyakit terbanyak c. Penyakit terkini d. Penyakit terjarang 117. Dalam pelayanan dengan MTBS anak mendapatkan pelayanan a. Kuratif b. Preventif c. Promotif d. Semua benar 118. Salah satu keuntungan melalui pendekatan MTBS adalah a. Diagnosis penyakit lebih tepat b. Diagnosis penyakit lebih cepat c. Pengobatan lebih cepat d. Rujukan kasus berat lebih cepat 119. Kegiatan di bawah ini tidak termasuk dalam MTBS a. Anamnesis b. Pemeriksaan fisik c. Diagnosis

d. Pengobatan 120. Yang termasuk tanda bahaya umum pada MTBS adalah a. Panas tinggi b. Nafas cepat c. Nadi cepat d. Memuntahkan apa yang dimakan/diminum 121. Anak tergolong kurus bila pada pengukuran didapatkan a. BB/U ada di bawah -2SD b. BB/U ada di bawah -3SD c. BB/TB ada di bawah -2SD d. BB/TB di bawah -3SD 122. It is not include in the motoric hyperactivity group a. Agitation b. Drug addiction c. Anxiety d. Attempted suicide 123. The most critical periode /high risk for suicide is a. During the acute phase b. During the worst phase of depression c. During the presence of suicidal ideation d. During the maintenance periode before six month after hospitalization 124. It is not so important in anticipation of the mild cases of attempted suicide a. Prevention b. Limited drug prescription c. Antidepressan d. Neuroleptic with antidepressive activity 125. In the parasuicide cases the most probable cause is a. Personality disorder especially antisocial personality b. Personality disorder with impulsive tendency c. Paranoid personality d. Malancholic personality 126. It is not reccomended for long time use for anxiety with panic a. Diazepam b. Alprazolam c. Lorazepam d. Aitrazepam

127. Anxiety with agitation and panic usually a. Probably, psychotic, prepsychotic, or neurotic b. Neurotic c. Prepsychotic or neurotic d. Prepsychosis 128. Kesurupan for the first time as an acute cases usually are not sent to emergenct facility, but if the attacks are frequent probably sent to mental hospital and the underlying cause is a. Schizophrenic disorder b. Paranoid disorder c. Affective disorder d. Personality disorder 129. Berikut merupakan keterbatasan dokter keluarga dalam kegawatdaruratan, kecuali a. Sarana dan prasarana terbatas b. Penderita sering datang dengan true emergensi c. Kasus trauma banyak berasal dari kecelakaan rumah tangga d. Kasus trauma banyak berasal dari kecelakaan olah raga e. Yang dihadapi sekelompok individu atau keluarga 130. Penatalaksanaan pada perdarahan hebat, kecuali a. Periksa airway, breathing, dan circulation penderita b. Inspeksi sumber perdarahan c. Lakukan bebat tekan d. Elevasi daerah perlukaan di atas level jantung e. Pasang torniket untuk menghentikan perdarahan 131. Berikut kasus trauma yang sering ditemukan dalam pelayanan dokter keluarga, kecuali a. Kidney stone b. Perdarahan c. Finger tip injury d. Sprain e. Strain 132. Penatalaksanaan appendisitis akut adalah a. Antibiotik dan appendectomy b. Antibiotik c. Appendectomy d. Antibiotik dan analgetik kuat e. Analgetik 133. Berikut merupakan penyebab penyakit back pain, kecuali menangani kasus

a. b. c. d. e.

Duduk dalam waktu lama Mengangkat beban berat Jatuh terduduk Anxietas Pemakaian obat anti inflamasi

134. Seorang pasien dengan riwayat asma, datang ke UGD dengan keadaan sesak hebat serta agitasi, pernafasan >30kali, nadi >120 kali, pada pemeriksaan fisik ditemukan wheezing sepanjang ekspirasi ada pemakaian otot bantu pernafasan. Kasus ini termasuk klasifikasi a. Asthma cardial b. Asthma bronchiale c. Asthma akut sedang d. Asthma akut berat 135. Dari kasus diatas, bila kita melakukan pengukuran airflow peak expiration (APE), maka akan didapatkan nilai a. < 50% b. 50-70% c. <70% d. >70% 136. Bila dilakukan penatalaksanaan di UGD, tetapi responnya buruk maka pasien harus dirwat di mana a. Tetap di observasi di UGD b. Ruang rawat biasa c. Ruang ICU dengan ventilator d. Boleh rawat jalan 137. Which of the following, according to WHO, would diagnose as acute myocardial infarction ? a. Symptoms consisted with acute MI (e.g chest discomfort) b. EKG changes consistent with acute MI (e.g ST elevation) c. Serum cardiac markers consistent with acute MI (e.g troponin I, T) d. Any two of the above. 138. What is the most common pathophysiologic mechanism responsible for acute a. In situ thrombosis b. Vasculitis or primary vasospasm c. Coronary emboli d. Atherosclerotic plaque rupture 139. A heart failure patient status, My goal for the entire day is to be able to get up and use the bathroom on my own. Which of the following New York Heart Association (NYHA) functional classes woul this patient be given

a. b. c. d.

NYHA class IV NYHA class III NYHA class II NYHA class I

140. A patient presents with retrosternal squeezing pain. His pain had been temporarily relieved by nitroglycerin in the ambulance. Physical exam reveals an S3 sound and a slight murmur. Which of the following characteristics would differentiate this as either stable or unstable angina a. Onset and duration b. Quality of pain c. Location of pain d. Aggravating and relieving factors 141. A patient presents with aching pain over the chest. The area is tender to pressure and painful with movement. History reveals the patient was helping a friend move when the episode began. Which of the following is most likely a. Gallbladder disease b. Musculoskeletal disorder c. Pulmonary embolism d. Myocardial infarction 142. Dasar hukum kewajiban dokter keluarga membantu penegakkan hukum a. KUHAP 134 b. KUHAP 133 c. KUHAP 125 d. KUHAP 180 143. Undang-undang kesehatan No 36 tahun 2009 mengatur bahwa dokter keluarga dapat melakukan bedah mayat forensik a. Bedah mayat forensik hanya dapat dilakukan oleh dokter forensik b. Didalam hubungan kerja dokter, tidak didapati adanya sistem rujukan c. Tidak ada dokter forensik diwilayah kerjanya d. Dokter keluarga sama sekali tidak boleh melakukan bedah mayat forensik 144. Pembuatan visum et repertum dengan memeriksa rekam medis dapat dibenarkan, karena a. Rekam medis merupakan alat bukti sah b. Rekam medis berisi catatan medis perawatan pasien c. Atas permintaan penyidik d. Tidak dapat dilakukan karena kejadiannya sudah lama 145. Dalam pembuatan visum et repertum oleh dokter keluarga tidak harus mendapat inform consent dari korban yang diperiksa karena

a. b. c. d.

Korban dapat menolak pemeriksaan Korban tidak dapat menolak pemeriksaan Proses pemeriksaan harus didampingi oleh perawat Korban dapat menolak sebagian dari pemeriksaan

146. Dokter keluarga dapat menolak bedah jenazah forensik yang diminta oleh penyidik, karena a. Dokter keluarga tidak berkompeten melakukan bedah jenazah forensik b. Bedah jenazah forensik harus dilakukan oleh dokter forensik c. Diwilayah kerjanya terdapat dokter forensik d. Dokter keluarga hanya melayani pasien yang sakit 147. Informed consent a. Tidak harus mendapat persetujuan b. Mendapat penjelasan lengkap c. Bagian rekam medis d. Dokumen kesehatan 148. Target dan tujuan usaha perbaikan gizi keluarga untuk mencapai a. Perbaikan makanan tambahan b. Pengadaan suplemen c. Keluarga kecil bahagia d. Keluarga sadar gizi 149. Sasaran langsung upaya perbaikan gizi keluarga adalah kelompok a. Pemuka agama b. Kepala adat c. Karang taruna d. Keluarga balita 150. Saat ini usaha perbaikan gizi keluarga di prioritaskan dan dinamakan untuk mencapai a. Defisiensi vitamin A b. Kurang energi protein c. Gejala akibat kurang yodium d. Anemia vitamin B12

Recreated by :Voo Special Thanks to : Benny, Fadeg, Lora, Momon, Madon