Anda di halaman 1dari 2

JURUSAN FARMASI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP

TAHUN AJARAN 2009/2010


Mata Kuliah Dosen Waktu Sifat Ujian Petunjuk Umum : : KIMIA ANALISIS I : Hendri Wasito, S. Farm., Apt. : 100 menit : Close book

1. 2. 3. 4.

Bacalah doa terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal Kerjakan setiap soal dengan benar dan tepat sesuai dengan ketentuan masing-masing pertanyaan. Diperbolehkan menggunakan kalkulator, namun tidak diperkenankan menggunakan Hand Phone Dilarang melakukan kecurangan, jika terjadi kecurangan maka akan dikenakan pengurangan nilai.

Petunjuk : Jawablah pertanyaan berikut dengan disertai uraian / alasan / pembahasan yang jelas dan sistematis 1. Kimia analisis dalam kefarmasian merupakan bagian dari ilmu kimia yang mempelajari dan melibatkan penggunaan sejumlah teknik dan metode untuk memeperoleh aspek kualitatif, kuantitatif, dan informasi struktur dari suatu senyawa obat pada khususnya dan bahan kimia pada umumnya. a. Jelaskan perbedaan antara kimia analisis kualitatif dan kimia analisis kuantitatif, disertai dengan contoh penerapannya ? b. Jelaskan perbedaan antara teknik analisis konvensional dengan modern dalam kimia analisis disertai dengan contoh penerapannya dalam analisis sediaan farmasi ? c. Jelaskan perbedaan antara teknik penimbangan kurang lebih dengan teknik penimbangan seksama disertai contoh penerapannya dalam kimia analisis farmasi ? d. Jelaskan peran kimia analisis dalam pengembangan produk-produk kefarmasian mulai dari penemuan senyawa obat baru, pengembangan, produksi, hingga produk sediaan obat tersebut dipasarkan di masyarakat, penjelasan disertai dengan contoh penerapannya ? 2. Dalam pengembangan metode analisis beberapa sediaan farmasi perlu dilakukan proses validasi terlebih dahulu sehingga metode yang dikembangkan dapat memberikan hasil yang baik dalam aplikasi proses analisis selanjutnya. a. Jelaskan beberapa criteria metode analisis yang baik dalam melakukan validasi pengembangan metode analisis ? b. Jelaskan prosedur untuk mengukur criteria metode analisis tersebut disertai dengan contoh penerapannya ? c. Jelaskan evaluasi yang digunakan untuk masing-masing criteria metode analisis tersebut sehingga dapat dikatakan bahwa metode analisis tersebut cukup baik untuk diaplikasikan dalam menganalisis sediaan farmasi ? d. Jelaskan beberapa kesalahan yang mungkin dapat terjadi dalam proses pengembangan metode analisis tersebut beserta cara pencegahannya ? 3. Ekstraksi merupakan teknik untuk mendapatkan bahan kimia dari suatu pelarut, lingkungan atau sistem, dan dipindahkan ke sistem yang lain. Suatu sediaan tablet yang jumlahnya cukup besar disuatu gudang farmasi mengandung senyawa aktif Asam asetilsalisilat, L-Efedrin, dan Sulfaguanidin, serta sebagai bahan pengisi / eksipien digunakan bahan berupa senyawa golongan karbohidrat.

Page 1 of 2

C O COOH

CH3
H OH C C NHCH3 H CH3

NH

SO 2 NH2

N C

NH2

a. b. c.

d.

Asam Asetilsalisilat L-Efedrin Sulfaguanidin Golongan 1 A Golongan III Golongan V Jelaskan teknik pengambilan sampel (sampling) yang baik untuk tablet tersebut sehingga didapatkan sampel yang representative ? Jelaskan prosedur penyiapan sampel yang baik untuk tablet tersebut sehingga siap dianalisis dengan metode selanjutnya yang sesuai disertai dengan alasannya ? Jelaskan prosedur ekstraksi senyawa zat aktif dan eksipien dalam sediaan tablet tersebut sesuai dengan penggolongan senyawa dalam teknik ekstraksi stass-otto-gang sehingga masing-masing senyawa tersebut dapat dipisahkan berdasarkan golongannya ? Jika teknik ekstaksi yang akan digunakan adalah dengan SPE (Solid Phase Extraction), Jelaskan proses tahapannya secara garis besar sehingga didapatkan proses pemisahan yang baik ?

4. Dalam melakukan analisis kualitatif senyawa obat dapat dilakukan dengan melakukan uji pendahuluan, analisis gugus, dan analisis dengan pereaksi khusus untuk masing-masing senyawa tersebut sehingga didapatkan hasil analisis yang spesifik. Suatu sediaan obat mengandung senyawa Sulfanilamid, Paracetamol, dan L-Asam glutamat akan dilakukan analisis kualitatif di suatu laboratorium Kimia Farmasi Unsoed.
SO 2 NH2 NH2
COOH CH2 CH2 HOOC C H NH2

a. b. c. d.

Sulfanilamid Parasetamol L-Asam glutamat Jelaskan beberapa uji pendahuluan yang dapat dilakukan dalam mengidentifikasi masing-masing senyawa tersebut secara kualitatif ? Sebutkan beberapa gugus fungsi dalam masing-masing senyawa tersebut yang akan membantu dalam pemilihan prosedur analisis kualitatif yang akan dilakukan ? Jelaskan beberapa prosedur pengujian analisis kualitatif yang memberikan reaksi positif untuk mengidentifikasi masing-masing senyawa tersebut ? Jelaskan alasannya, mengapa prosedur analisis kualitatif yang anda tawarkan pada poin (c.) dapat memberikan reaksi positif untuk masing-masing senyawa tersebut ?

5. Untuk identifikasi senyawa anorganik dalam suatu sediaan obat atau pereaksi analisis kualitatif sediaan obat dapat digunakan pendekatan melalui pengamatan warna, bau, terbentuknya gelembung gas ataupun endapan, reaksi asam-basa, redoks, kompleks. Suatu larutan pereaksi mengandung senyawa ionic berupa Ag+, Pb2+, Ca2+, Cl-, CO32-. a. Jelaskan beberapa analisis cara kering yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi ion-ion tersebut beserta evaluasinya ? b. Dalam suatu larutan yang mengandung 0,1 M CuSO4 dan 0,1 M MnSO4, apa yang akan terjadi jika larutan pereaksi tersebut ditambah dengan larutan amonium sulfida dan pH dibuat 10 ? (Diketahui : Ksp CuS = 1.10-44; Ksp MnS = 1,4. 10-15 ) Jelaskan dengan perhitungannya ! c. Jelaskan prosedur pemisahan yang baik untuk masing-masing ion tersebut sehingga siap untuk dilakukan identifikasi senyawa ionik selanjutnya ? d. Jelaskan prosedur identifikasi yang dapat dilakukan untuk masing-masing senyawa ionic dalam larutan pereaksi tersebut ?
--ooOOOoo--

Page 2 of 2