Anda di halaman 1dari 12

Kelompok 3 :

Dedi wijaya David Mayang meilien.B M.Syarifudin Winarno

Dokumentasi Keperawatan Pediatrik ..


Peran perawat pediatrik adalah berfokus dalam membantu anak-anak memperoleh tingkat kesehatan yang optimal.

Faktor-faktor dalam merawat Klien Pediatrik


Pasien pediatrik merupakan tantangan khusus bagi perawat. Banyak klien pediatrik yang tidak dapat mengomunikasikan kebutuhannya atau dapat mengungkapkan rasa nyeri. Perawat harus sangat sensitif terhadap bentuk-bentuk komunikasi nonverbal.

Berkomunikasi dengan anak dan keluarga ...


Sebelum interaksi, tentukan siapa yang akan di wawancarai. Pilih tempat yang tenang dan pribadi untuk melakukan wawancara. Mulai wawancara dengan memperkenalkan diri perawat pada anak dan keluarga. Jelaskan alasan dan lamanya wawancara, serta dapatkan ijin verbal untuk melanjutkan.

Gunakan teknik pertanyaan terbuka untuk mengarahkan fokus dair sesi tersebut. Libatkan anak dengan pertanyaan yang sesuai usia untuk menunjukan ketertarikan pada anak. Gunakan teknik komunikasi terapeutik (misal teknik diam) dan mendengarkan aktif. Tunjukan empati, ketulusan, dan perhatian untuk membentuk rasa percaya. Observasi

Resiko Hukum perawatan pediatrik ...


Perawat yang merawat pasien pediatrik diharuskan memilki standar perawatan dan keterampilan yang lebih tinggi karena pasien mudah memerlukan lebih banyak perhatian ( Calloway, 1986).

Kasus anak

Nama

Tanggal Lahir :20-feb-2001 Jenis Kelamin :Pr Anak Ke :2 An. A Keluhan Utama ibu mengatakan badan anak panas Riwayat Penyakit Saat Ini

ibu mengatakan anak mulai sakit panas pada hari senin tgl 31 januari 2011, dan di bawah ke tempat praktek dr T, dan mendapatkan terapi obat anti piretik dan anti biotik, anjuran dr T, kalau panas anak dalam tiga hari tidak turun segera anak di bawah ke rumah sakit, dan diperiksakan darahnya, tetapi pada hari kamis tanggal 03 feb 2011 anak masih panas dan tidak di bawah ke rumah sakit baru hari senin tanggal 07 feb 2011 anak di bawa ke praktek Dr T dan di periksakan darah nya dengan hasil Lekosit: 5,42 Eritrosit:4,36 Hb:11,8 PCV/HCT: 34,8 dan Trombo: 268 dan hasil pemeriksaan urine Lekosit:75 Eritrosit:32 dan epitel: 6 kemudian anak disarankan masuk rumah sakit dan KU waktu masuk dari poli ku akral hangat, nadi jelas, batuk tidak ada, pilek tidak ada, keluhan tidak ada. Nadi 100x/mnt suhu 38C dan anak panas mendapatkan

Analisa data
DS & DO Ds : -ibu mengatakan badan anak panas -ibu mengatakan anak mulai sakit panas pada hari senin tgl 31 januari 2011, Do : Nadi 100x/mnt suhu 38C ETIOLOGI Proses infeksius MASALAH Hipertermia

Diagnosa
Hipertermia b.d proses infeksius.

PENATALAKSANAAN
DX Tujuan/ Kriteria Intervensi Hasil Suhu tubuh normal 36,5C37,5 C 2x24 jam KH: Mendemonstras ikan suhu dalam batas normal,bebas dari kedinginan. -Pantau suhu tubuh px -jelaskan penyebab suhu tubuh meningkat. -Beri kompres hangat. -kaloborasi dengan petugas lain dalam memberi obat antibiotik. Rasional Hipertermi b.d peningkatan tingkat metabolisme di tandai dengan peningkatan suhu tubuh 38C -Untuk mengetahui perubahan suhu px -px mengetahui penyebab peningkatan suhu tubuh. -kompres hangat bertujuan untuk membuka pori-pori sbagai tmpt keluarnya panas. -Untuk mencegah peningkatan proses infeksius.

Implementasi & Evaluasi keperawatan.


Hari/ Tanggal Jam 7 feb 2011 Implementasi -Observasi peningkatan suhu tubuh px -menjelaskan penyebab mengapa suhu tubuh meningkat. -memberik kompres hangat(k/p). -memberikan obat Aspirin,asetamin ofen(tylenol) Evaluasi (SOAP) 9 feb 2011 S:Suhu tubuh Px normal O: T : 37 C A : Masalah teratasi P:PARAF KEL 3 TTD

Terima kasih...