Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Aktivitas dari industri pupuk urea berdampak pada pencemaran lingkungan dengan adanya pembuangan limbah cair ke badan air. Produk utama dari pupuk urea adalah ammonia dan urea yang juga terkandung di dalam limbah yang dihasilkan. Pengolahan limbah cair yang selama ini dilakukan di industri pupuk (PT.Pupuk Iskandar Muda) adalah dengan netralisasi dan aerasi limbah. Pengolahan limbah yang dilakukan sudah dapat mengurangi kandungan pencemar dalam limbah tetapi diperlukan metode lain yang dianggap mampu menghilangkan kandungan pencemar seperti urea hingga dalam batas yang cukup minimal. Untuk mengurangi kandungan urea dan ammonia dalam limbah salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan metode Advanced Oxidation Processes (AOP). Metode ini berdasarkan kemampuan oksidasi oleh radikal hidroksil dengan menggunakan salah satu atau kombinasi oksidator seperti H2O2, sinar UV, ozon dan lain-lain. Adapun oksidator yang akan digunakan untuk mengoksidasi urea adalah kombinasi H2O2 dan FeSO4.7H2O. Variasi yang akan dilakukan yaitu konsentrasi H2O2 (3000, 4000, 5000, 6000, 8000 ppm), pH larutan (3,4,5) untuk penentuan pH optimum, dan treatment limbah (H2O2 dan Fe2+/H2O2). Diharapkan setelah adanya treatment kandungan urea, ammonia, nitrat dan nitrit akan sesuai dengan baku mutu limbah industri pupuk urea. Kata Kunci: Limbah Cair Industri Pupuk, Advanced Oxidation Process (AOP),Hidrogen Peroksida, Fenton.

vii