Anda di halaman 1dari 2

PERDARAHAN UTERUS DISFUNGSI (PUD)

Anamnesis Pemeriksaan fisik Pemeriksaan Penunjang:pemeriksaan hematologi, hormon reproduksi,biopsi, dilatasi, kuret(bila tidak ada kontra indikasi, USG

PUD ovulasi (10%)

PUD anovulasi

Perdarahan pertengahan siklus Estrogen (E) 0,625-1,25 mg, hari ke 10-15 siklus Perdarahan bercak pra haid Progesteron (P) 5-10 mg, hari ke 17-26 siklus Perdarahan pasca haid Estrogen 0,625-1,25 mg, hari ke 2-7 siklus Polimenore Progesteron 10 mg, hari ke 18-25 siklus

- Menghentikan perdarahan segera: Kuret medisinalis: Estrogen selama 20 hari + Progesteron selama 5 hari Pil KB kombinasi Progesteron: 10-20 mg selama 7-10 hari Berhenti E+P selama 3 siklus Belum berhenti Estrogen konjugasi 25mg (iv) tiap 3-4 jam sampai maksimal 3 kali/Progesteron 100mg Berhenti Kombinasi estrogen (20 hari) diikuti progesteron (5 hari) untuk 3 siklus

Operatif (Histerektomi)

Definisi : Pendarahan yang terjadi dalam masa antara 2 haid. Pendarahan di luar sebab-sebab organik : Pendarahan dari uterus, tuba dan ovarium, disebabkan oleh kelainan pada : a. Serviks uteri : polipus servisis uteri, erosio porsionis uteri, ulkus pada porsio uteri b. Korpus uteri : polip endometrium, abortus imminens, abortus sedang berlangsung c. tuba falopii, kehamilan ektopik terganggu,radang tuba, tumor tuba d. Ovarium, seperti radang ovarium, tumor ovarium Anamnesis : - Awalnya pendarahan ? - Didahului oleh sikus pendek / oligomenore / amenore ? - Sifat pendarahan ? banyak-sedikit) - Lama pendarahan - Penyakit sistemik ?Diabetes? Pemeriksaan fisik : - Ada tidaknya kelainan organik?