Anda di halaman 1dari 4

TAKTIK DAN STRATEGI DALAM BOLAVOLI

Taktik adalah suatu siasat atau akal yang dirancang dan akan dilaksanakan dalam permainan bolavoli oleh perorangan, kelompok maupun tim untuk memenangkan suatu pertandingan secara sportif. Strategi adalah suatu siasat atau akal yang dirancang sebelum pertandingan berlangsung dan dipergunakan oleh pemain maupun pelatih untuk memenangkan

pertandingan yang akan dilaksanakan secara sportif. Strategi - Siasat yang dilaksanakan sebelum pertandingan. - Pelatih lebih dominan menentukan siasat - Kegiatan berbentuk : Observasi kelemahan dan kelebihan lawan Latihan- latihan secara efektif dan efisien Aklimatisasi dan adaptasi terhadap tempat, alat, fasilitas, makanan dan lain-lain Pemecahan masalah yang dilakukan berdasarkan dugaaan-dugaan sebelum pertandingan - Siasat yang Taktik dilaksanakan pada saat

pertandingan - Pemain yang lebih dominan dalam

menentukan siasat - Kegiatan masalah berbentuk yang timbul memecahkan pada saat

bertanding untuk

melaksanakan siasat

secara efektif dan efisien berdasarkan situasi pertandingan yang dihadapi. - Melihat, memutuskan, bertindak, dan

menilai hasil dengan waktu yang relatif cepat. - Menjalankan taktik dapat sesuai dengan strategi tetapi dapat pula tidak sesuai

dengan strategi sebelum bertanding.

Pada

hakikatnya

penggunaan

taktik

dalam

permainan

bolavoli

adalah

mengembangkan kemampuan berfikir dan kreatifitas serta improvisasi untuk menentukan alternatif terbaik memecahkan masalah yang dihadapi secara efektif, efisien dan produktif dalam rangka mencari kemenangan dalam suatu pertandingan. Pengembangan taktik berarti menyempurnakan kualitas kemampuan berpikir dan sikap kreatif pemain dalam latihan maupun diluar latihan.

Kegunaan taktik dalam pertandingan ialah: 1) Memperkecil kesenjangan kemampuan antara tim sendiri dengan lawan. 2) Memperbesar kesenjangan kemampuan antara tim sendiri dengan lawan. 3) Untuk menentukan kemenangan dalam suatu pertandingan, apabila kualitas kemampuan diluar taktik (teknik, mental) dalam keadaan seimbang antara tim sendiri dengan tim lawan. 4) Dapat melakukan pertandingan secara efektif, efisien dan produktif. 5) Dapat memimpin, mengarahkan dan mengatur tim lawan agar mengikuti permainan yang dikehendaki timnya. 6) Untuk menghindari atau mengurangi terjadinya cedera pemain. 7) Memantapkan mental pemain dalam bertanding baik perorangan maupun beregu. 8) Untuk mengendalikan emosi yang mengarah ke negatif (emosi dapat dikontrol melalui kemampuan berpikir). Unsur-unsur yang perlu diperhitungkan untuk menjalankan taktik perorangan,

kelompok, maupun tim adalah sebagai berikut: 1) Kemampuan berpikir perorangan maupun tim sendiri perlu diperhitungkan secara teliti, termasuk sikap kreatif yang dimiliki. 2) Melihat kemampuan diri sendiri dalam hal kesehatan, kemampuan fisik, penguasaan keterampilan teknis, sikap mental, kematangan dan pengalaman bertanding yang telah dimiliki. 3) Melihat kelebihan dan kelemahan lawan dalam hal 1 dan 2 di depan. 4) Memperhatikan kondisi dan situasi lingkungan pertandingan yang meliputi: 5) = Wasit/petugas pertandingan, penonton dan lawan bertanding (sosial budaya). 6) = Tempat, alat-alat yang digunakan, fasilitas dan cuaca. 7) Melihat kembali pengalaman-pengalaman bertanding sebelumnya, baik yang bersifat lokal, regional, nasional dan internasional. 8) Perlu diperhatikan dengan teliti masalah-masalah seperti: Peraturan permainan, peraturan pertandingan, sistem, pola, tipe, dan tempo permainan sendiri dan regu lawan. 9) Perhatikan kondisi non teknis misalnya: teror-teror yang dilakukan oleh regu lawan atau penonton maupun kepada regu lawan sebelum dan saat bertanding, tipu muslihat untuk melemahkan mental lawan. Langkah-langkah melaksanakan taktik dalam suatu pertandingan dapat dilakukan sebagai berikut:

1) Penglihatan yang tajam melalui penca indera untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan lawan. 2) Proses pemecahan masalah dilakukan melalui berpikir kritis untuk suatu tugas taktik, dengan mencari suatu alternatif pilihan yang dapat digunakan sebagai senjata dalam memenangkan suatu pertandingan. 3) Tindakan atau pelaksanaan gerak secara otomatis dan benar setelah adanya rencana melalui kemampuan berpikir pada proses pemecahan masalah. 4) Evaluasi hasil taktik dari pelaksanaan, apabila berhasil dengan baik, maka taktik tersebut dapat terus dilanjutkan, tetapi apabila gagal, taktik tersebut harus diganti dengan taktik lain. Langkah-langkah 1-4 di depan dilakukan secepat mungkin agar tidak keduluan oleh lawan dalam menerapkan taktiknya dalam suatu pertandingan. Dalam praktiknya secara garis besar taktik dapat dikelompokkan menjadi: Taktik penyerangan dan pertahanan, keduanya mencakup individual taktik, group taktik, dan tim taktik. 1. Taktik Penyerangan. Taktik penyerangan diartikan sebagai suatu siasat yang dijalankan oleh perorangan, kelompok maupun tim terhadap lawan dengan tujuan memimpin pertandingan dan

mematahkan pertahanan lawan dalam rangkan memenangkan pertandingan secara sportif. Taktik menyerang diharapkan mampu membawa permainan lawan sesuai dengan yang diinginkan oleh regu tersebut. Menyerang bertujuan memimpin pertandingan secara aktif dan progresif untuk mematahkan pertahanan lawan. Prinsip taktik penyerangan dalam permainan bolavoli adalah untuk mematikan bola di lapangan lawan dengan jalan apapun yang diperkenankan peraturan permainan. 2. Taktik Pertahanan. Taktik pertahanan diartikan sebagai suatu siasat yang dijalankan oleh perorangan, kelompok maupun tim terhadap lawan dengan tujuan menahan serangan lawan agar tidak mengalami kekalahan dalam pertandingan. Pemain yang menerapkan taktik pertahanan, mengharapkan dengan pasif agar penyerang melakukan kesalahan sendiri pada saat melakukan sererangan. Taktik bertahan dalam bermain bolavoli berprinsip agar dengan pertahanan yang baik, rapi dan ulet diharapkan timnya akan dapat melakukan serangan kembali dan memenangkan permainan.

Suatu tim memiliki taktik penyerangan yang baik tetapi melupakan taktik pertahanan atau sebaliknya memiliki taktik pertahanan yang baik tetapi taktik penyerangan jelek, maka tim tersebut termasuk memiliki taktik yang belum sempurna. Tim yang baik harus mampu mengembangkan taktik penyerangan dan pertahanan secara harmonis, keduanya harus dikembangkan bersama-sama dengan porsi yang seimbang. 3. Taktik Individu Taktik individu adalah siasat yang dilakukan oleh seorang pemain dalam

menggunakan kemampuan fisik, teknik, dan mental yang dilakukan dengan proses yang cepat untuk menghadapi masalah yang terjadi dalam suatu pertandingan. Meskipun cabang olahraga permainan bolavoli merupakan cabang olahraga beregu, namun taktik individu memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan tim tersebut untuk memenangkan pertandingan. Secara garis besar taktik individu dapat dikelompokkan menjadi dua; taktik individu pertahanan yang meliputi: menerima service, block , pertahanan lapangan belakang, dan penyelamat block dan smash. Taktik individu penyerangan meliputi: service, umpan, smash dan bentuk-bentuk serangan yang lain.