Anda di halaman 1dari 11

REFERAT DISTOSIA BAHU

Nelly Astika 09700260

Distosia bahu
Distosia bahu adalah suatu keadaan diperlukannya
tambahan maneuver obstetric oleh karena dengan adanya tarikan biasa kearah belakang pada kepala bayi tidak berhasil untuk melahirkan bayi

Peristiwa dimana tersangkutnya bahu janin dan tidak


dapat dilahirkan setelah kepala janin dilahirkan

Faktor Resiko
Makrosomia

Etnisitas
Presentasi janin Kelainan persalinan Riwayat distosia bahu Diabetes Kehamilan post term Maternal obesitas

Diagnosis
Distosia bahu juga dapat dikenali bila didapatkan keadaan:

Kepala bayi telah lahir, tetapi bahu tertahan dan tidak


dapat dilahirkan

Kepala bayi telah lahir, tetapi tetap menekan vulva


dengan kencang

Dagu tertarik dan menekan perineum Traksi pada kepala bayi tidak berhasil melahirkan bahu
yang tetap berada di cranial simfisis pubis

Penanganan distosia bahu adalah menghindari 3P:

Panic
Pulling Pushing

ALARMER
Panduan yang dapat membantu melakukan penanganan yang tepat, yaitu:

Ask for help Legs hyperflexed (McRoberts manoeuvre) Anterior shoulder disimpaction (suprapubic pressure) Rotation of the posterior shoulder (Woods screw manpeuvre) Manual delivery of the posterior arm

Episiotomy
Roll over onto all fours

Bila distosia bahu telah berhasil ditangani, maka dilakukan:

Penilaian bayi untuk mengetahui adanya trauma Manajemen aktif kala III untuk mencegah perdarahan
postpartum

Mencatat maneuver yang telah dilakukan Menjelaskan semua langkah yang telah dilakukan
kepada ibu dan keluarga yang mungkin ada pada saat dilakukan penanganan

Komplikasi
Fraktur klavikula Lesi pleksus brachialis Kematian janin Hypoxia

Komplikasi ibu:

Perdarahan postpartum Laserasi serviks dan vagina Dilakukannya seksio sesaria akibat gagalnya prosedur obstetrik

TERIMAKASIH