Anda di halaman 1dari 8

NEURASTHENIA Istilah neurasthenia diperkenalkan pada 1860-an oleh neuropsychiatrist Amerika George Miller Beard, yang diterapkan ke sebuah

kondisi yang ditandai dengan kelelahan kronis dan kecacatan. Istilah ini tidak sering digunakan saat ini, tetapi tidak muncul dalam literatur psikiatri, dan itu tetap menjadi entitas diagnostik dalam ICD-10, di mana itu diklasifikasikan sebagai salah satu gangguan neurotik. Menurut nosology saat ini di Amerika Serikat, gangguan ini tidak dianggap sebagai diagnosis yang berbeda. Revisi teks edisi keempat Diagnostik dan Statistik Manual of Mental Disorders (DSM-IV-TR) mengkategorikan neurasthenia sebagai gangguan somatoform dibeda-bedakan. Gangguan ini merupakan contoh utama dari perbedaan budaya mempengaruhi klasifikasi dan manifestasi dari penyakit. Neurasthenia adalah kondisi yang diterima di Eropa dan Asia, di mana hal ini ditandai dengan kelelahan, insomnia sakit kepala, dan lainnya kabur keluhan somatik dan diperkirakan sebagai akibat dari stres kronis ketimbang dari konflik psikologis bawah sadar. Dalam banyak budaya (terutama Cina), di mana orang-orang menolak dikategorikan sebagai memiliki gangguan mental, neurasthenia adalah diagnosis yang lebih disukai. Dengan demikian, gangguan yang paling sering didiagnosis di Asia Timur.

GANGGUAN NEURASTHENIA A.Pengertian :

Neurashenia dikarakteristikkan dengan kelemahan menyeluruh, kurang konsentrasi, ketakutan, dan hipokondrik. Istilah tersebut mulai dikenalkan oleh G. M. Beard, seorang ahli syaraf dari Amerika. Neurasthenia mempunyai gejala yang luas termasuk sensasi nyeri yang hebat atau mati rasa di bagian tubuh, kelelahan kronik, ansietas dan pingsan. Beberapa pakar sejarah kedokteran percaya bahwa neurasthenia mungkin sesungguhnya sama dengan syndrom kelelahan kronik.

B.NamaLain

Juga dikenal sebagai Primary Neurasthenia, Cardiac Neurosis, Asthenia Kronik, Syndrome Da Costa's, Syndrome Effort, Functional Cardiovascular Disease, Soldier's Heart and Subacute Asthenia.

C.Epidemiologi Kesulitan menyelidiki epidemiologi neurasthenia batang dari yang terjadi sehubungan dengan kondisi lain, seperti kecemasan, depresi, dan gangguan somatoform, dan belum diteliti secara memadai sebagai gangguan independen. Beard beranggapan neurasthenia merupakan salah satu kondisi yang paling sering ditemukan pada abad ke-19 Amerika Serikat, meskipun tidak ada statistik yang tersedia untuk mendukung pengamatan. Sebuah studi tahun 1994 di Swiss (menggunakan ICD-10 kriteria) menemukan tingkat prevalensi 12 persen. Sebuah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) studi menemukan kejadian sekitar 2 persen, yang meningkat menjadi 6 persen ketika gejala depresi yang hadir.

D.Etiologi Penyakit ini disebabkan oleh karena terlalu lama menekan perasaan, pertentangan batin, kecemasan, terhalangnya keinginan-keinginan dan kebutuhan-kebutuhan. Selain itu terlalu banyak mengalami kegagalan hidup, semua itu menyebabkan kegelisahan dan tertekannya perasaan. Kepribadian premorbid seorang dengan nerosis neurasthenia ialah terus menerus merasa tidak puas dan merasa ditolak atau tidak diterima.

E.Deplesi Hipotesis Masa kini deplesi hipotesis, yang menyatakan bahwa stres berkepanjangan menurunkan kadar neurotransmitter di neuron, memiliki kemiripan yang mencolok dengan konsep Beard kelelahan saraf. Penipisan amine otak menyebabkan gejala kecemasan atau depresi. Aktivitas dopamin yang rendah neuronal terjadi dalam depresi, sistem noradrenergik dan adrenergik terpengaruh dalam gangguan kecemasan dan depresi, dan tingkat serotonin yang rendah gangguan depresi. Berbagai dysregulations neuroendokrin telah dilaporkan pada pasien dengan gangguan mood dan kecemasan, dengan orang-orang utama yang mempengaruhi tiroid, adrenal, dan sumbu hormon pertumbuhan. Kelainan neuroendokrin lainnya termasuk sekresi melatonin nokturnal penurunan, penurunan kadar basal follicle-stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH), dan

penurunan kadar testosteron. Hormon ini juga diubah di negara stres berkepanjangan dan, mungkin, di neurasthenia juga.

F.Penegakan Diagnosis Diagnosis pasti memerlukan hal-hal berikut:

(a) adanya keluhan-keluhan yang menetap dan menggangu berupa meningkatnya rasa lelah setelah suatu kegiatan mental, atau keluhan mengenai kelemahan badaniah dan kehabisan tenaga hanya setelah kegiatan ringan saja. (b) paling sedikit ada dua dari hal-hal tersebut dibawah ini: Perasaan sakit dan nyeri otot-otot Pusing kepala (dizziness) Sakit kepala (tension headache) Gangguan tidur Tidak dapat bersantai (inability to relax) Peka/ mudah tersinggung (irritability) Dispepsia

(c) Bila ditemukan gejala otonomik ataupun depresif, keadaan tersebut tidak cukup menetap dan berat untuk dapat memenuhi kriteria gangguan tersebut agar dapat didiagnosis secara tersendiri.

Harus diusahakan terlebih dahulu menyingkirkan kemungkinan gangguan depresif atau gangguan anxietas.

G.SubTipe: 1. Cerebrum- sakit kepala merupakan gejala yang prominent. Insomnia adalah karakteristik yang cukup dan pasien tampak tidak segar. Pasien tampak cemas, khawatir,dan sangat ketakuan, cemas pada beberapa bahaya yang akan dating. Kelelahan yang terus-menerus umumnya terjadi.

2. Spinal- nyeri punggung dengan tendensi pada medulla spinalis. Manifestasi lain mungkin termasuk sensasi terbakar, atau bagian tertentu akan merasakan dingin.

3. Gastrointestinal- gangguan lambung adalah karakteristik utama dari bentuk ini. Hiperasiditas, mual, muntah. Pasien mengalami gannguan tidur, dan mempunyai mimpi buruk dan berkembang menjadi watak yang lekas marah. Pasien sering kentut, perut yang berbunyi, konstipasi yang mungkin diselingi dengan diare, dan rasa sakit diseluruh abdomen. 4. Jantung- sementara tidak ada alasan organic, seseorang mungkin mengalami palpitasi dan kadang-kadang nyeri yang mirip dengan angina.

5. Urin- kuantitas urin biasanya menurun. Pasien menjadi mudah marah dan mengalami sakit kepala yang tumpul.

6. Seksual- rasa takut menjadi impotent kadang terlintas dalam pikiran, pasien menjadi depresi, mengalami gangguan tidur, rasa nyeri pada testis, mengalami hasrat yang salah, dan sering melakukan masturbasi.

H.Gangguan Subdivisi Angiopathic Neurasthenia Angioparalytic Neurasthenia Pulsating Neurasthenia Gastric Neurastenia Neurasthenia gravis Neurasthenia Precox Neurocirculatory Asthenia

I.Manifestasi Klinis Orang yang diserang akan merasakan diantaranya : Seluruh badan letih, tidak bersemangat, lekas merasa payah, walaupun sedikit tenaga yang dikeluarkan.

Perasaan tidak enak, sebentar-sebentar ingin marah, menggerutu dan sebagainya. Tidak sanggup berpikir tentang suatu masalah, sukar mengingat dan memusatkan perhatian. Apatis Sangat sensitif terhadap cahaya dan suara, sehingga detik jam saja menyebabkan tidak bisa tidur.

Selain gejala tersebut mungkin pula terdapat gejala-gejala tambahan seperti : Tidak dapat tidur, sehingga ia menjadi gelisah Kepala selalu pusing, kadang-kadang rasa menekan Sering merasa dihinggapi bermacam-macam penyakit, sehingga ia sering memeriksakan dirinya ke dokter Takut mati, pikirannya selalu diganggu oleh masalah mati dan penyakit. Penderita nerosis neurasthenia merasa lengan dan tungkainya berat, ia merasa tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya Sulit untuk memulai sesuatu pekerjaan dan tidak pernah tidur nyenyak

J.Differential Diagnosis Beberapa gangguan mempunyai gejala yang mirip. Para klinisi dalam menegakan diagnosis mempunyai beberapa perbedaan melawan gangguan diatas yang membutuhkan batasan untuk menegakkan diagnosis yang tepat. Banyak gangguan medis yang dapat menyebabkan kelelahan meskipun melalui pemeriksaan medis dan melihat riwayat medis diperlukan. Depresi

gejala hilangnya tenaga/energi, hilangnya rasa senang, tidak bisa tidur atau keluhan rasa sakit dan nyeri. Menurut Brodaty (1991) gejala yang sering tampil adalah anxietas atau kecemasan, preokupasi gejala fisik, perlambatan motorik, fatigue (kelelahan), mencela diri sendiri, pikiran bunuh diri, dan insomnia. Sedangkan gejala depersonalisasi, rasa bersalah, minat seksual menurun agak jarang.

Gangguan ansietas umum

Ansietas adalah suatu keadaan aprehensi atau khawatir yang mengeluhkan bahwa sesuatu yang buruk akan segera terjadi.Gangguan ansietas ditandai dengan gejala fisik seperti kecemasan (khawatir akan nasib buruk), sulit konsentrasi, ketegangan motorik, gelisah, gemetar, renjatan, rasa goyah, sakit perut, punggung dan kepala, ketegangan otot, mudah lelah, berkeringat, tangan terasa dingin, dan sebagainya. Keluhan somatik

Salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Ciri utama gangguan somatisasi adalah adanya gejala-gejala fisik yang bermacam-macam (multiple), berulang dan sering berubahubah, yang biasanya sudah berlangsung beberapa tahun sebelum pasien datang ke psikiater. Kebanyakan pasien mempunyai riwayat pengobatan yang panjang dan sangat kompleks, baik ke pelayanan kesehatan dasar, maupun spesialistik, dengan hasil pemeriksaan atau bahkan operasi yang negatif. Kondisi psikotik lain

Psikotik adalah gangguan jiwa yang ditandai dengan ketidak mampuan individu menilai kenyataan yang terjadi, misalnya terdapat halusinasi, waham atau perilaku

kacau/aneh. Perilaku yang diperlihatkan oleh pasien yaitu mendengar suara-suara yang tidak ada sumbernya, keyakinan atau ketakutan yang aneh/tidak masuk akal, kebingungan atau disorientasi, dan perubahan perilaku; menjadi aneh atau menakutkan seperti menyendiri, kecurigaan berlebihan, mengancam diri sendiri, orang lain atau lingkungan, bicara dan tertawa serta marah-marah atau memukul tanpa alasan.

K.Pengobatan

Tidak ada pengobatan fisik yang dapat dibuat. Jika gangguan mental atau fisik terjadi, mungkin baru memerlukan pengobatan. Beard, dengan temanya A.D.Rockwell memperkenalkan

elektroterapi dan kemudian pengobatan eksperimental yang terus meningkat pada seseorang dengan neurasthenia, sebuah pengobatan yang masih controversial. Pada tahun 1868 melihat dari fakta yang dipegang oleh Beards dan Rockwells dengan metode scientif orang mencurigai bahwa fakta tersebut tidak valid.

L.Konseling dan psikoterapi Selama obat untuk kelelahan yang persisten tersedia, dokter seharusnya mengambil langkah psikologi aktif untuk mendekatkan ke pengobatan.

M.Farmakologi Amitriptylin (untuk regulasi nyeri dan tidur) Celeksa Effexor Buspiron

N.Prognosis Neurasthenia paling sering terjadi selama masa remaja atau usia pertengahan. Tidak diobati, gangguan ini biasanya kronis, dan pasien dapat menjadi lumpuh oleh satu atau lebih gejala sehingga semua bidang fungsinya menjadi terganggu. Pada masa kanak-kanak, kesulitan dalam fungsi sekolah, termasuk nilai miskin dan pembolosan, kemungkinan. Pada usia dewasa, kinerja memburuk, atau pasien mungkin menjadi lumpuh sehingga pekerjaan tidak mungkin. Demikian pula, hubungan sosial, perkawinan, dan interpersonal menderita. Berbagai pilihan terapi sekarang tersedia adalah luas, dan dengan pengobatan, prognosis harus menguntungkan, tetapi prognosis jangka panjang tidak diketahui. Untuk pasien pertama memiliki diagnosis ini di masa kecil, prognosis tanpa pengobatan dijaga, dengan gejala kronis menjadi hasil yang paling mungkin. Kadang-kadang, sulit untuk membedakan tanda-tanda prodromal skizofrenia atau gangguan bipolar dari neurasthenia.

L.Prevalensi Data prevalesi neurasthenia ditampilkan pada tabel-2, dibagi menurut umur dan jenis kelamin, untuk orang dengan kriteria yang ditemui pada akhir bulan (1,2%) dan kadang-kadang pada akhir tahun (1,5%). Hanya 20% orang yag menemui kriteria selama tahun 2000 yang bukan kasus saat ii. Gangguan ini bersifat kronik. Laki-laki lebih sedikit daripada perempuan (1,2 % dibanding 1,4%) yang tampak pada perbedaan apa yang sering dipercayai dan perbedaan dari bentuk fasilitas pelayanan kesehatan. Pada pemeriksaan lebih lanjut, jumlah orang yang dilaporkan mengalami kelelahan (13,2%), lebih signfikan perempuan daripada laki-laki yang mengatakan ya (14.9% v. 11.3%; P50.05). Kemudian, meskipun lebih banyak perempuan daripada laki-laki pada populasi yang melaporkan kelelahan, namun prevalensi dari neurasthenia tidak lebih tinggi pada perempuan.

Anda mungkin juga menyukai