Anda di halaman 1dari 1

Pemeriksaan Tes kehamilan biasanya telah dilakukan.

Pemeriksaan darah yang dilakukan untuk mengukur kadar hCG secara kuantitatif mungkin dilakukan dan diulang dalam beberapa hari untuk melihat adanya peningkatan atau penurunan kadar hCG dasar selain untuk konfirmasi kehamilan. Tes ini penting untuk membedakan apakah perdarahan berhubungan dengan kehamilan atau sebab lain. JIka jaringan telah pulih, pemeriksaan laboratorim (pemeriksaan histopatologi) dapat memastikan perdarahan bersal dari janin. Penghitungan darah total dapat mengevaluasi banyak nya darah yang hilang. Penghitungan sel darah putih dapat mennunjukkan potensi terjadinya infeksi. Tes koagulasi (trombosit,fibrinogen,PT,PTT) dapat dilakukan jika ada perdarahan yang berarti atau penghitungan darah total menunjukan kelainan hematologi atau DIC. Pemeriksaan kimia darah mungkin dilakukan untuk mengevaluasi ketidakseimbangan cairan selama perdarahan serta fungsi hati dan ginjal. Pemeriksaan golongan darah,skrining antibody dan uji silang dilakukan untuk kemungkinan transfusi. Jika dibutuhkan, ibu dengan Rh (-) harus mendapatkan Rho (D), RhoGAM untuk menghindari sensitivitas pada kehamilanselanjutnya. Urinalisis diperlukan untuk menyingkirkan infeksi saluran kemih.