Anda di halaman 1dari 4

TUGAS INDIVIDU ILMU LINGKUNGAN TERNAK

METABOLISME GARAM

TUGAS INDIVIDU ILMU LINGKUNGAN TERNAK METABOLISME GARAM Dimas Panji Pangestu I 111 07 003 FAKULTAS PETERNAKAN

Dimas Panji Pangestu I 111 07 003

FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

2011

1.

Sebutkan kelenjar yang memproduksi hormon:

a.

b.

c.

d.

e.

f.

ADH

Aldosterone

ACTH

Renin

Angiotensin

Atrial Natriuretic Peptide

  • 2. Apa fungsi dan pengaruhnya dalam metabolisme garam?

  • 3. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi sintesa sekresinya meningkat! Jawab:

  • 1. ADH atau Antidiuretic Hormone diproduksi oleh kelenjar hipofisa posterior

a.

b.

Aldosterone diproduksi oleh Korteks Adrenal zona Glomerulosa.

c.

ACTH atau Adrenocorticotropic Hormone diproduksi oleh kelenjar hipfisa anterior.

d.

Renin diproduksi oleh ginjal.

e.

f.

Angiotensin diproduksi oleh ginjal.

Atrial Natriuretic Peptide atau ANP diproduksi oleh jantung.

  • 2. ADH atau Antidiuretic Hormone berfungsi merangsang penyerapan kembali air pada tubulus ginjal dengan meningkatkan permeabilitas tubulus ginjal terhadap air. Pengaruhnya dalam metabolisme garam yakni ADH memicu peyerapan tambahan air oleh ginjal sehingga mampu mengurangi kadar garam dalam cairan tubuh yang awalnya rendah yang pada akhirnya akan menormalkan tekanan osmosis dalam darah yang terlalu tinggi

a.

b.

Aldosterone berfungsi meningkatkan reabsorsi Natrium dan sekresi kalsium, dalam darah dengan memicu penyerapan ion kalsium dan ion natrium pada tubulus ginjal. Perngaruhnya dalam metabolism garam yakni aldosterone memicu peyerapan tambahan natrium dan kalsium oleh ginjal sehingga mampu menambah kadar garam dalam cairan tubuh yang awalnya rendah yang pada akhirnya akan menormalkan tekanan osmosis dalam darah yang terlalu rendah.

c.

d.

e.

ACTH atau Adrenocorticotropic Hormone berfungsi merangsang sekresi aldosteron. Sekresi aldosterone selain dibawah kendali ACTH juga dikendalikan oleh sistem renin-angiotensi. Perngaruhnya dalam metabolism garam yakni ACTH melalui sekresi aldosterone, aldosterone memicu peyerapan tambahan natrium dan kalsium oleh ginjal sehingga mampu menambah kadar garam dalam cairan tubuh.

Renin berfungsi untuk mengaktifkan angiotensin. Pengaruhnya dalam metabolisme garam yakni renin melalui sistem renin-angiotensin-aldosterone mampu mempertahankan volume ECF (Efektif Circulation Volume) dan tekanan perfusi jaringan dengan mengubah resistensi pembuluh darah dan ekskresi Na + dan air di ginjal.

Angiotensin berfungsi untuk merangsang sekresi aldosteron. Pengaruhnya dalam metabolisme garam yakni angiotensin melalui ransangan sekresi aldosterone-nya mampu memicu peyerapan tambahan natrium dan kalsium oleh ginjal sehingga mampu menambah kadar garam dalam cairan tubuh yang awalnya rendah yang pada akhirnya akan menormalkan tekanan osmosis dalam darah yang terlalu rendah.

f.

Atrial Natriuretic Peptide atau ANP berfungsi untuk meningkatkan natriuresis dan diuresis. Pengaruhnya dalam metabolisme garam yakni natriuresis akibat sekresi ANP akan menurunkan volume sirkulasi efektif sehingga akan menurunkan tekanan darah melalui hambatan absorpsi natrium di tubulus proksimalis dan di duktus pengumpul ginjal.

3.

a.

Sekresi ADH meningkat disebabkan oleh:

  • - Kadar garam dalam cairan tubuh di atas rata-rata

  • - Tubuh kekurangan air

  • - Tekanan osmosis darah tinggi

  • b. Sekresi Aldosterone meningkat disebabkan oleh:

    • - Peningkatan sekresi angiotensin

    • - Peningkatan sekresi ACTH

    • - Penurunan volume darah

    • - Penurunan perfusi renal

    • - Kadar garam dalam cairan tubuh di bawah rata-rata

    • - Tubuh kelebihan air

    • - Tekanan osmosis darah rendah

  • c. Sekresi ACTH meningkat disebabkan oleh:

    • - Kadar garam dalam cairan tubuh di bawah rata-rata

    • - Tubuh kelebihan air

    • - Tekanan osmosis darah rendah

    • - Penurunan volume darah

    • - Penurunan perfusi renal

  • d. Sekresi Renin meningkat disebabkan oleh:

    • - Penurunan volume darah

    • - Penurunan perfusi renal

    • - Kadar garam dalam cairan tubuh di bawah rata-rata

    • - Tubuh kelebihan air

    • - Tekanan osmosis darah rendah

  • e. Sekresi Angiotensin meningkat disebabkan oleh:

    • - Peningkatan sekresi renin

    • - Penurunan volume darah

    • - Penurunan perfusi renal

    • - Kadar garam dalam cairan tubuh di bawah rata-rata

    • - Tubuh kelebihan air

    • - Tekanan osmosis darah rendah

  • f. Sekresi ANP meningkat disebabkan oleh:

    • - Kadar garam dalam cairan tubuh di atas rata-rata

    • - Tubuh kekurangan air

    • - Tekanan osmosis darah tinggi

  • DAFTAR PUSTAKA

    Anonim, 2010. Homeostasis. http://id.wikipedia.org/wiki/Homeostasis. Diakses pada tanggal 2 November 2011. Guyton, C. Arthur. 2008. Fisiologi Kedokteran Ed. 11. Jakarta: EGC. Murray, Robert K. 2003. Biokimia Harper Ed. 25. Jakarta: EGC.