Anda di halaman 1dari 12

BIOREGULATOR MAKALAH FARMAKOLOGI

O L E H SYAHRUL RAMADHAN SY (AF110019)

PRODI FARMASI SMK KESEHATAN PLUS PRIMA MANDIRI SEJAHTERA MAKASSAR 2013

BIOREGULATOR
Bioregulator adalah katalisator yang bekerja terhadap proses proses dari suatusistem kehidupan, dapat juga disebut biokatalisator. Bioregulator yang terpenting adalah: Enzim Vitamin Mineral Hormon Obat Kontrasepsi

A. B. C. D. E.

A. Enzim
Enzim atau fermen adalah senyawa-senyawa organic, lazimnya protein yang dapat mengakibatkan atau mempercepat rekasi biokimia berdasarkan proses katalisa.Enzim ini hanya bekerja sebagai katalisator organic terhadap reaksi-reaksi dari substratspesifik. Kegiatan enzim tergantung kepada suhu, derajat keasaman (pH) dan konsentrasiion-ion. Nama dari enzim diebentuk dari nama substrat atau nama reaksi yang dipercepatnya, dengan menambahkan akhiraase. Urease : Enzim pengurai Ureum Protease : Enzim pengurai Protein Lipase : enzim pengurai lemak Lipida reduktase : Enzim yang mempercepat reduksi Hidrolase : Enzim yang mempercepat hidrolisa 1. Penghasil Enzim Mikroorganisme (bakteri atau jamur), misalnya lipase, amilase, streptokinase, penisilinase, dll. Tumbuh-tumbuhan, dimana zat-zat ini dipisahkan dan kadang-kadang dalam bentuk kristal, misalnya papase (dari Carica papaya) dan bromelin (dari Annanassativum). Berdasarkan senyawa atau gugusan yang terkandung dalam enzim, maka enzim dapatdibedakan atas : Gugus protein, disebut juga apo enzim. Gugus non protein, disebut juga gugusan prostetik atau koenzim. Kelompok ini berperan dalam metabolisme sel-sel tubuh. Contohnya vitmin B-1, nikotinamida, dll. 2. Fungsi Enzim Proses pencernaan dengan menguraikan lemak, protein dan karbohidrat Reaksi-reaksi yang bertalian dengan proses pernafasan Efek-efek dari vitamin berkenaan dengan kerja enzim-enzim, misalnya defiensi suatu vitamin, sebenarnya kekurangan enzim Keimbangan hormon-hormon supaya terpelihara dengan sintesa-sintesa hormon atau penguraian hormon yang berlebihan oleh antagonisnya, misalnya kelebihan hormon insulin diurai oleh

insulinase, kumulasi hormon-hormon noadrenalin atau asetilkolin pada organ-organ ujung diurai oleh MAO dan kolinesterase. Melindungi jaringan tubuh terhadap efek-efek enzim yang dihasilkan. Misalnya zat perintang tripsin yang dapat meniadakan kelebihan tripsin. 3. Kegunaan Enzim Sebagai penolong dalam pencernaan Membersihkan dan menyembuhkan luka-luka, dengan cara mencernakan secara selektif jaringanjaringan yang mati tanpa merusak jaringan sehat, termasuk juga melindungi saluran darah yang mengelilingi luka tersebut. Menghilangkan radang atau bengkak yang berguna pada pengobatan luka-luka berdasarkan khasiat anti radang (anti inflamatory enzim) misalnya papase, protase, amilase, seropeptidase, streptokinase, dll. Sebagai anti koagulansia, untuk menguraikan molekul-molekul fibrin yang menyebabakan pembekuan darah dan gumpalan-gupalan darah pada pengobatan trombosis, tromboflebitis. Misalnya streptokinase Sebagai pembantu dalam diagnosa (diasnotic enzym) : glukosa oksidase, untuk menentukan kadar glukosa dalam urine pada diabetes uricase, untuk menentukan kadar asam urat dalam darah, antara lain pada gangguan ginjal,encok,dll Analisa kadar enzim laktat dehidrogenase dalam serum darah, menunjukkan adanya jaringan yang mati disuatu tempat pada tubuh karena kekurangan darah, antara lain karena adanya penyakit kanker atau trombosis koroner 4. Efek Samping Efek sampingnya sedikit sekali, antara lain alergi terhadap streptokinase atasdasar enzim adalah protein yang merupakan antigen dan merangsang pembentukanantibodi. Tapi hal ini jarang sekali terjadi. 5. Obat tersendiri : a. Enzim enzim pankreas dan pepsin b. Bromelin atau AnanaseProtease dari Ananas sativum, yang berkhasiat juga sebagai anti radang c. Papase atau ProlaseEnzim proteolitik yang didapatkan dari Carica papaya, yang juga berkhasiatsebagai penghilang bengkak bengkak. d. Streptokinase dan Streptodornase diperoleh dari bakteri Streptococcus haemolyticus. Terutama streptokinase bersifatfibrinolitik yang menguraikan fibrin, mengencerkan serta melarutkan nanah yangkental dan darah yang beku. Penggunaan pada pengobatan trombosis koroner (infark jantung) dan menyembuhkan infeksi bernanah. Enzim ini mempertinggiefek penggunaan antibiotika. e. Fibrinolisin, diperoleh sebagai hasil penguraian enzim lain yaitu streptokinase terhadap profibrinolisis atau plasminogen yang inaktif. Diperoleh dari plasma manusia. Efek sampingnya berupa reaksi alergi.

B. Vitamin
asa kehamVitamin merupakan suatu senyawa organik yang dalam jumlah sangat kecildibutuhkan oleh tubuh untuk memelihara fungsi dan metabolime normal.Vitamindiperoleh tubuh dari makanan sehari hari. Tapi ada juga yang diperoleh dari hasil sintesaflora usus, misalnya vitamin K dan asam pantotenat (vitamin B-5). Bahkan vitamin A danD dapat dibentuk oleh tubuh sendiri. Umumnya vitamin merupakan co-enzym darisuatu yang berperan pada proses metabolisme dalam tubuh.Pada keadaan tertentu tubuh dapat mengalami defisiensi vitamin. Hal ini dapatterjadi karena beberapa hal antara lain : Makanan yang dikonsumsi sehari hari kurang kandungan vitaminnya Adanya gangguan pencernaaan, sehingga penyerapan vitamin terganggu Kebutuhan akan vitamin meningkat, misalnya pada minal, masa pertumbuhan dan masa penyembuhan dari sakit 1. Penggolongan Vitamin Berdasarkan sifat kelarutannya, vitamin dibagi atas 2 golongan yaitu a) Vitamin yang larut dalam air, meliputi : Vitamin B-kompleks Thiamin Riboflavin Biotin Rutin Asam Folat Asam Pantotenat Cyanocobalamin Asam para amino benzoat Asam Ascorbat Nikotinamida Piridoksin

a.

b.

c.

d.

e.

f.

g.

h.

i.

Semua vitamin tersebut mudah diserap di dinding usus dan mjudah puladikeluarkan bersama urine, kecuali vitamin B-12 yang penyerapannya membutuhkanadanya faktor intrinsik. Dengan sifat yang demikian, kemungkinan timbulnyatoksisitas akibat kumulasi vitamin dalam tubuh jarang terjadi. Vitamin kelompok ini sedikit sekali disimpan di dalam tubuh. Vitamin B Kompleks Kelompok vitamin ini bersumber sama, sehingga disebut B kompleks. Defisiensisalah satu anggota kelompok vitamin ini, biasanya juga disertai defisiensi seluruhkompleks vitamin ini. Thiamin ( Vitamin B-1 )Terdapat dalam kulit beras, hati, ginjal, ragi, sayuran dan kacangkacangan.Vitamin ini penting pada metabolisme karbohidrat. Defisiensinya menyebabkangejala anoreksia, obstipasi, kejang otot, kesemutan (paresthesia), beri beri dengan polineuritis dan gangguan jantung. Dalam dosis tinggi bersama dengan vitamin B-6dan B-12 digunakan sebagai vitamin neurotropik. Riboflavin ( Vitamin B-2 )Terdapat antara lain dalam usus, telur, hati, kulit beras, ragi dan sayuran.Defisiensinya menyebabkan sakit tenggorokan dan radang pada sudut mulut,radang lidah, kelainan mata (conjungtivitis dan fotophobia) dan gejala avitaminosisB lainnya. Piridoksin ( Vitamin B-6 )Banyak terkandung dalam daging, hati, ginjal, padi padian, kacang dan sayuran.Ada 3 bentuk vitamin ini, yaitu piridoksin, piridoksal dan piridoksamin.Defisiensi B-6 menyebabkan gangguan kulit (radang), gangguan alat pencernaan,radang selaput lendir mulut dan lidah, radang saraf dan gangguan pembentukan sel sel darah merah. Defisiensi ini dapat juga terjadi karena pemakaian INH untuk j a n g k a waktu yang lama. Vitamin B-6 juga digunakan untuk melawan mual,muntah dan depresi karena pil anti hamil. Demikian juga pada muntah kehamilan. Nikotinamida ( Niasinamida, PP Factor atau Vitamin B-3 )Terdapat dalam sayuran, ikan, daging, padi dan gandum. Vitamin ini terdapatsebagai asam nikotinat. Di dalam hati asam ini diubah menjadi nikotinamida, yangmerupakan co-enzym pada proses oksidasi reduksi. Defisiensi vitamin inimenimbulkan penyakit pellagra dengan gejala kulit menjadi hitam (dermatitis),gangguan lambung usus (diare) dan gangguan saraf (dementia). Asam Pantotenat ( Vitamin B-5 )Tedapat dalam semua jaringan tubuh dan semua macam makanan. Juga dapatdiproduksi oleh flora usus. Bentuk aktifnya adalah isomer dexter, yaitu dpantotenat. Merupakan co-enzym A yang penting dalam metabolisme.Defisiensinya pada manusia belum dikenal. Asam Folat ( Vitamin B-11 )Terdapat dalam sayuran, hati, ragi, daging, ikan dan kacang kacangan, hanyasedikit terdapat dalam buah buahan. Dalam hati diubah menjadi tetrahidrofolat,suatu co-enzym pada sintesa asam inti dan pembelahan sel. Penting pada pembentukan eritrosit. Defisiensinya menyebabkan anemia megaloblaster. Cyanocobalamin ( Vitamin B-12 )Terdapat dalam makanan yang berasal dari hewan, yaitu daging, hati, telur dansusu, dalam bentuk suatu kompleks protein. Dalam lambung, vitamin B-12 akanterlepas dari kompleks tersebut, lalu berikatan dengan faktor intrinsik y a n g dikeluarkan oleh mukosa lambung, sehingga dapat diserap oleh usus halus. Dalamtubuh, vitamin ini ditimbun dalam hati. Vitamin ini merupakan vaktor penting dapa pembentukan eritrosit, dan defisiensinya menyebabkan anemia megaloblaster. Asam Ascorbat Banyak terdapat dalam sayur dan buah. Berperan penting dalam pembentukan zat pengikat dalam tulang dan tulang rawan, sekitar kapiler dan antar sel (kolagen) yang penting bagi saling terikatnya jaringan. Bila sintesa kolagen terganggua, dinsing pembuluh darah mudah rusak, sehingga mudah terjadi pendarahan.Defisiensi vitamin C menyebabkan sariawan (skorbut), gigi mudah lepas, lukayang sukar sembuh dan mudah terjadinya pendarahan. Selain

itu penggunaannya jugauntuk mempertinggi daya tahan tubuh terhadap infeksi kuman, anti lipemika danmempercepat sembuhnya luka. b) Vitamin yang larut dalam lemak, yaitu : Vitamin A Vitamin D Vitamin E Vitamin K Vitamin ini diserap bersama sama lemak, sehingga adanya gangguan pencernaanlemak dapat mengurangi penyerapannya. Ekskresinya lambat, sehingga dapatmenimbulkan kumulasi dalam tubuh sehingga menyebabkan gejala keracunan. a. Vitamin A (Retinol, Axerophthol) Dalam sayuran terdapat sebagai provitamin A, yaitu karoten dan karotenoid; yangd a l a m usus diubah menjadi vitamin A. Vitamin A sendiri terdapat di dalam usus,kuning telur, hati dan minyak ikan. Vitamin A berfungsi untuk : Menjaga keutuhan jaringan epitel dan mukosa di seluruh tubuh, sehingga jaringan tersebut tidak mudah rusak dan tidak terjadi hiperkeratosis di kulit,conjungtiva kornea dan sebagainya. Merangsang sintesa RNA, glukoprotein dan kortikosteroida. Pembentukan rhodopsin, suatu pigmen fotosensitif yang dibutuhkan retina matauntuk dapat melihat pada keadaan gelap.Defisiensi vitamin A menimbulkan rabun senja (hemerolophia), xrerophthalmia(ko rnea mata mengering dan mengeras), atrifia mukosa dan menghambat pertumbuhananak. b. Vitamin D ( Ergokalsiferol, Kalsiferol)Terdapat sebagai provitamin D (ergosterol) di dalam sayuran dan ragi. Jugaterdapat didalam tubuh, yakni dibawah kulit, oleh pen garuh sinar UV matahari akandiubah menjadi kalsiferol atau vitamin D-2. Provitamin D juga terdapat di dalamtubuh sebagai 7-dehidrokolesterol, yang oleh pengaruh sinar UV diubah menjadikolekalsiferol (vitamin D-3).Fungsi vitamin D adalah mengatur metabolisme Ca dan F, bersam- samahormon tiroid dan hormon paratiroid. Defisiensinya menimbulkan penyakit rachitis(tulang mudah bengkok). c. Vitamin E (Alfa Tokoferol)Merupakan senyawa tokoferol. Dikenal 4 macam tokoferol, yaitu alfa, beta,gamma dan delta. Yang aktif adalah senyawa alfa tokoferol.Vitamin E banyak dijumpai dalam minyak nabati (minyak jagung, kedelai dan bunga matahari), padi padia, ragi, hati, kuning telur dan sayuran. Tidak dikenal gejala defisiensi yang khas pada orang dewasa.Dalam pengobatan digunakan pada gangguan jantung (angina dan lain lain),artrosis, neuralgia, hiperkoleterolemia dan penyakit kulit. Juga digunakan sebagai antikeguguran dan obat kemandulan. d. Vitamin K Vitamin K-1, disebut fitomenadion, terdapat dalam sayuran hijau dan minyak nabati Vitamin K-2, dihasilkan oleh flora usus. Untuk penyerapannya dari ususmemerlukan asam empedu. Vitamin K-3 (menadion) dan vitamin K-4 (menadiol), merupakan zat sintetik.Dalam hati, vitamin K merangsang pembentukan protrombin. Defisiensi vitamin inimenyebabkan hipoprotrombinemia, yang berakibat darah sukar membeku.

C. Mineral dan Elemen Spura


Mineral adalah zat anorganik yang dalam jumlah kecil bersifat e2112sial bagi banyak proses metabolisme dalam tubuh. Yang paling banyak dibtuhkan adalah kalium, natrium, kalsium, magnesium, fosfor dan klorida.Elemen spura adalah mineral yang dibutuhkan kurang dari 20 mg sehari, yakni besi, seng, tembaga, mangan, molibden, fluor, krom, iod, selen dan kobalt.Fungsinya masing masing sangat berbeda : Ca dan P untuk sebagian besar bertanggung jawab bagi kekuatan kerangka K, Mg dan P terutama untuk membentuk sistem pendapar intraselluler Na dan Cl berperan penting diruang ekstraselluler sebagai pengatur tekanan osmotik dan tekanan darah normal. Banyak elemen spura merupakan ko-faktor dari metallo-enzym, misalnya Fe,Zn, Mn, Mg dan Cu ; yang mengkalatisa banyak proses metabolisme. F dan Sr merupaka zat essensial bagi tulang gigi dan emailnya Iod merupakan bahan baku bagi sintesis hormon tiroidPenggunaan minerasl mineral, khususnya untuk prevensi dan pengobatankeadaan defisiensi, terutama garam K dan Ca; begitu pula Na, Cl dan Fospat yangdigunakan sebagai infus dalam keadaan darurat. Dari elemen elemen spura, hanya Fe,Zn, I, F dan Sr yang digunakan sebagai obat. Zat zat lainnya hanya digunakan sebagaitambahan pada preparat multivitamin atau sebagai food suplemen. Obat obat tersendiri ; 1. Kalium kloridaMerupakan kation yang terpenting dalam cairan intra sel dan merupakan zatessensial untuk mengatur keseimbangan asam asam serta isotoni dari sel. Selainitu juga mengaktivasi banyak reaksi enzim dan proses fisiologis, seperti penerusanimpuls di saraf dan otot, kontraksi otot dan metabolisme karbohidrat. 2. Natrium kloridaMerupakan kation terpenting bagi cairan ekstra sel dan berperan penting padaregulasi tekanan osmotok sel. Juga berperan pada pembentukan perbedaan perbedaan potensial listrik dalam kontraksi otot dan penerusan impluls saraf.Defisiensinya bisa terjadi akibat kerja fisik yang terlampau berat dan banyak berkeringat serta banyak minum air tanpa tambahan garam ekstra. 3. KalsiumFungsi utamanya adalah bahan pembangun tulang, berperan penting pada regulasidaya rangsang dan kontraksi otot otot serta penerusan impuls saraf. Selain itu Camengatur permeabilitas membran sel bagi K dan Na, aktivasi banyak reaksi enzimseperti pembekuan darah. Defisiensi Ca menimbulkan kelembekan tulang(osteomalacia) dan mudah terangsangnya otot dan saraf , dengan akibat serangan serangan tetania. Contoh garam kalsium : kalsium glukonat, kalsium laktat dankalsium sitrat. 4. Seng sulfatKadar seng dalam tubuh agak tinggi dibandingkan dengan elemen spura lainnya,yang sebagian besar terdapat dalam tulang dan prostat. Fungsinya ialah sebagaikofaktor dalam minimal 100 enzim yang terlibat dalam segala proses metabolisme,yaitu : karboanhidrase, berperan pada gejala buta malam (ko-faktor darialkoholdehidrogenase, yang merubah retinol menjadi retinal) memperbaiki fungsi sel sel otak bagi lemah ingatan (sering lupa) padaorang tua stimulasi penyembuhan borok bila terjadi kekurangan secara lokal berkhasiat sebagai adstringens (penciutan selaput lendir), anti keringat dan antiseptik lemah

Penggunaannya paling banyak alam dermatologi, khususnya ZnO dalam bedak tabur dan salep, sebagai adstringens dan antiseptik lemah. Selainitu juga pada preparat tetes mata. 5. FluoridaFluor terutama ditimbun sebagai apatit di dentin dan email, juga dalam tiroid danginjal. Ekskresinya melalui saluran kemih dan keringat pada transpirasi berlebihan.Penggunaannya paling banyak untuk prevensi gigi berlubang (carries), yang berdasarkan atas reaksinya dengan apatit. Fluoro-apatit yang terbentukbersifatlebih padat dan tahan asam, juga menutupi pori pori kecil hingga email lebihsukar larut dalam asam, yang terbentuk setiap kali makan gula dan karbohidrat.Fluor juga digunakan pada osteoporosis (kurangnya Ca dari tulang). 6. Stronsium kloridaElemen ini berguna melindungi gigi terhadap pengaruh thermis (panas dan dingin)dan kimiawi (asam dan gula) yang disertai nyeri. Selain itu juga mengurangisensitivitas gigi terhadap rangsangan tersebut dengan jalan membentuk lapisan pelindung keras di luar dentin yang sudah kehilangan emailnya karena erosi atau pengendapan kalsium. Dengan demikian rangsangan tersebut tidak bisa mencapaisum sum gigi lagi yang berisi saraf saraf dan dapat mengakibatkan nyeri. 7. MagnesiumTerdapat dalam tulang dan cairan intra sel, juga sebagai ko-faktor enzim-enzimyang menghasilkan energi. Berperan penting pada kontraksi otot. 8. Krom Digunakan untuk kerja insulin yang optimal dalam bentuk aktifnya sebagaisenyawa organik GTF (Glucose Tolerance Factor), yang 20 kali lebih aktif dari pada garam garam krom anorganik. 9. TembagaMerupakan kofaktor bagi cytochromoxidase dan beta hidroksilase yang mengubahdopamin menjadi noradrenalin, juga penting bagi sintesis hemoglobin kekurangannya dapat menyebabkan kelambanan psikomotor, serangan epilepsiserta kelainan pada rambut.

D.Hormon
Hormon adalah zat kimiawi yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin, langsungmasuk ke dalam aliran darah dan berpengaruh sangat spesifik terhadap organ tertentuuntuk dapat berfungsi secara normal. Kelenjar endokrin yang penting adalah kelenjar hipofisa dan hipotalamus, kelenjar kelamin (ovarium dan testes), kelenjar anak ginjal, pankreas, tiroid dan paratiroid. Dalam pengobatan, hormon digunakan untuk : a. Terapi substitusi pada defisiensi hormon, misalnya pemberian insulin pada penderita diabetes mellitus. b. Yang banyak digunakan adalah pada pengobatan berdasarkan efek farmakologinyayang tidak berhubungan dengan efek fisiologisnya. Misalnya kortikosteroida banyak digunakan karena efek anti radangnya. c. Secara khusus untuk mempengaruhi fungsi organ ke arah yang dikehendaki,misalnya estrogen dan progesteron digunakan untuk mencegah kehamilan. d. Diagnosa penyakit atau kelainan, misalnya tirotropin untuk test terhadap kelenjar tiroid. Untuk keperluan pengobatan, zat hormon dapat diperoleh dari : Sumber alam, berasal dari binatang ternak menyusui misalnya sapi. Persediaannyaamat terbatas. Senyawa sintetik, saat ini umumnya digunakan hormon sintetik atau semi sintetik.

1. Hormon Hipofisa adalah suatu umbai pada pangkal otak. Kelenjar ini dibedakan menjadidua bagian, yaitu : a. Adenohipofisa, adalah umbai depan, yang merupakan bagian terbesar. Hormon yang dihasilkannyaadalah : Somatotropin:Merangsang pertumbuhan tubuh pada umumnya Gonadotropin:Merangsang kelenjar kelamin mensekresikan hormonnya Kortikotropin:Merangsang kelenjar anak ginjal bagian korteks untuk mensekresikan kortikosteroida Tirotropin:Merangsang kelenjar tiroid untuk mensekresikan hormontiroide. Prolaktin:Menstimulir sekresi air susu b. Neurohipofisa adalah umbai belakang, terutama terdiri dari jaringan saraf. Hormon yangdihasilkannya adalah : Oksitosin:Menyebabkan kontraksi uterus dan menstimulir mulainyalaktasi Vasopresin:Mencegah ekskresi air terlalu banyak Zat zat tersendiri : a. Somatotropin Digunakan untuk terapi substitusi. Tetapi karena hormon ini tidak dapat diganti denganhormon binatang, maka sediaan farmasinya sangat jarang.

b. Gonadotropin Dalam pengobatan digunakan untuk mengatasi gangguan haid dan kemandulan baik pria maupun wanita. Sediaan gonadotropin diperoleh dari air kemih wanita hamil atauair kemih wanita setelah menopause, yaitu Human Chorionic Gonadotropin (HCG) danHuman Menopausal Gonadotropin (HMG). Diberikan per injeksi. c. Oksitosin Hormon ini telah dapat disintesa. Dalam kebidanan digunakan untuk merangsangkontraksi uterus (rahim) guna membantu persalinan. Setelah persalinan, dapat jugadigunakan untuk mencegah banyaknya perdarahan.(d)VasopresinDiperoleh dari sapi atau babi. Digunakan pada pengobatan diabetes inspidus dengangejala poliuria, akibat kekurangan hormon anti diuretik dan insufisiensi hipofisa 2. Hormon Kelamin Hormon kelamin dihasilkan oleh kelenjar kelamin (ovarium dan testes) dibawah pengaruh gonadotropin, berfungsi menentukan ciri ciri kelamin primer dan sekunder.Androgen adalah hormon pria, sedangkan estrogen dan progesteron adalah hormon wanita.Semua hormon kelamin memiliki sifat sifat yang sama, misalnya : Retensi air dan garam Berdaya anabolika, androgen lebih kuat dari pada estrogen Mengakibatkan penutupan epifisis (ujung tulang pipa) sesudah pertumbuhan di masa pubertas. a. Zat-zat androgen Yang terpenting adalah testoteron, selain bertanggung jawab terhadap ciri kelamin primer dan sekunder. Hormon ini berperan penting pada spermatogenesis dalam testes(efek virilisasi, virile = jantan). Digunakan dalam terapi substitusi, misalnya padakeadaan klimakterium virile sesudah usia 50 tahun. Juga untuk merangsang pertumbuhan anak laki-laki di atas usia 16 tahun yang terlambat pertumbuhannyaakibat hipofungsi hipofisanya. Zat-zat tersendiri

b. Testoteron Dibuat secara semisintetik. Karena absorpsinya dari usus dan bioavailabilitasnyakurang baik, maka diberikan dalam bentuk injeksi sebagai esternya dalam pelarutminyak. c. Metil-testoteron Dapat digunakan per-oral. Digunakan terutama pada gangguan potensi akibatdefisiensi androgen, pada hipogonadisme dan pada sterilitas karena oligospermia. d. Mesterolon Pada dosis terapi zat ini mempengaruhi hipofisa, sehingga sekresi testoteron danspermatogenesis tidak terhambat. 3. Anabolika Merupakan hormon sintetik yang terutama bekerja memacu sintesa protein tanpamemiliki sifat virilisasi. Anabolika yang banyak digunakan adalah turunan testoteron,yaitu Metenilon, Metandienon, Oksimetolon dan Stanozol. Juga turunan nadrolonyaitu Nandrolon dan Etilestrenol.Umumnya digunakan pada keadaan tubuh lemah, seperti pada keadaan sesudahoperasi, baru sembuh dari sakit dan lain lain. Juga selama terapi penyinaran danterapi dengan kortikosteroida untuk mencegah osteoporosis. Dalam bidang olahraga obat ini sering disalahgunakan untuk memperkembangkan dan memperkuar otrot paraatlit (doping).Karena anabolika ini zat zat androgen maka memiliki efek viirilisasi biladigunakan untuk waktu yang lama pada wanita, menekan spermatogenesis,m e n g h a m b a t p e r t u m b u h a n a n a k a n a k d i b a w a h u s i a 1 6 t a h u n k a r e n a s t i m u l a s i penutupan epifisis, dan menimbulkan gangguan haid pada wanita.Zat tersendiri : NandrolonIndikasi:Kehilangan protein akibat cedera parah, latihan berlebihan, penyakit ketuaan ; pada anak memacu pertumbuhan yanglambat.Kontra indikasi:Kehamilan, karsinoma prostatEfek samping:Jerawat, hirsutisme, peningkatan libido pada wanita, hipertropi klitoris, dan rambut pubis melebat. EtilestrenolIndikasi:Selama menderita penyakit kronik terutama pasien lanjut usiaKontra indikasi:Kehamilan, karsinoma prostat, gangguan fungsi hatiEfek samping:Mual, retensi cairan tubuh yang ringan, gangguan haid 4. Zat zat estrogen Estrogen bekerja terhadap mukosa uterus (endometrium) untuk mempersiapkan proses lebih lanjut dari sel telur yang telah dibuahi. Bersama-sama progesteron,estrogen berperan penting pada masaknya folikel, ovulasi, pembuahan, transpor seltelur yang telah dibuahi ke dinding uterus dan penyarangannya disitu.Zat- zat estrogen digunakan untuk terapi substitusi pada keluhan klimakterium,menekan laktasi, menekan ovulasi dan pengobatan osteoporosis sesudah menopause.Preparat kombinasi estrogen dan progesteron dugunakan untuk diagnosa kehamilandan pengobatan amenorea sekunder (haid terlambat).Zat zat tersendiri : Estradiol, merupakan estrogen alamiah terkuat, digunakan pada terapi substitusi padaklimakterium, menopause dan kanker prostat. Pemberian per-oral bioavailabilitasnya rendah, sehingga diberikan per injeksi sebagai esternya dalam pelarut lemak. Etinilestradiol, turunan semi sintetik yang berdaya larut amat kuat; dapat diberikan per oral.Merupakan komponen dari banyak pil anti hamil. Mestranol, Hormon ini baru aktif setelah di dalam hati diubah menjadi etinilestradiol. Jugadigunakan dalam pil anti hamil Dietilstilbestrol,Aktif per oral dengan kerja panjang, tetapi karena bersifat karsinogenik zat ini tidak lagi digunakan

Zat zat progestagen Progestagen adalah steroid sintetik yang berdaya progesteron. Progesteron adalahhormon yang dikeluarkan oleh badan kuning (corpus luteum) dibawah p e n g a r u h hormon gonadotropin . Hormon ini mempengaruhi endometrium dari fase proliferasikarena pengaruh estrogen, ke fase sekresi agar telur yang telah dibuahi dapat bersarang dan berkembang lebih lanjut. Kemudian hormon ini juga berfungsi menjagakehamilan dari keguguran.Dalam pengobatan, progestagen digunakan untuk ; Mencegah kehamilan pada pil KB Mencegah keguguran akibat kurang sekresi progesteron Terapi subtitusi pada keadaan klimakterium dan menopause Pada gangguan haid Pada endometriosis dan kemadulan yang diakibatkannya Zat-zat tersendiri : ProgesteronDiperoleh dari ovarium binatang ternak atau hasil sintesa. Absorpsinya di susucukup baik, tetapi karena bioavailabilitasnya tidak baik, maka diberikan secarainjeksi. HidroksiprogesteronDiperoleh secara sintetik, memiliki efek androgen tanpa efek estrogen. Banyak digunakan dalam pil suntik anti hamil. EtisteronTerutama digunakan pada gangguan hati. NoretisteronMemiliki efek androgen dan efek estrogen lemah. Banyak digunakan pada pil antihamil, juga untuk menunda haid. Levonorgestrel Efek progesteronnya kuat dan kerjanya panjang, berdaya nadrogen lemah, bersifatanti estrogen. Banyak digunakan dalam pil kombinasi anti hamil. Linesterol Tidak berdaya gestagen, tetapi bersifat anti gonadotropik yang baik, tidak berdayaandrogen. Banyak digunakan dalam pil anti hamil. Dilestrenol Daya gestagennya kuat, maka terutama digunakan untuk mencegah keguguran. 5.