Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

5

A. Potensi Pengembangan 1. Pertanian Usaha pertanian masih merupakan salah satu usaha terpenting dalam perekonomian masyarakat Kabupaten Bombana; seperti halnya dengan usaha pertanian di sebagian besar wilayah Indonesia karakteristik Usaha Pertanian Kabupaten Bombana adalah multikultur. Usaha pertanian dilaksanakan petani dengan mengusahakan tanah yang dimilikinya untuk berbagai jenis usaha pertanian yang meliputi Pertanian Tanaman Pangan, Tanaman Perkebunan, Perikanan, Peternakan, dan Kehutanan. Usaha pertanian tersebut hanya dalam skala kecil atau berskala rumah tangga. a. Pertanian Tanaman Pangan Pada dasarnya pertanian tanaman pangan dapat dikelompokkan ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok jenis tanaman padi dan palawija dan kelompok holtikultura (sayur-sayuran dan buah-buahan). (1) Tanaman Padi dan Palawija Jenis tanaman bahan makanan yang diusahakan di Bombana sebanyak 8 jenis tanaman utama yaitu tanaman padi sawah, padi ladang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang hijau. Luas panen tanaman bahan makanan Tahun 2010 seluas 4.704 ha atau 72,32% dari total luas lahan tanaman bahan makanan. Persentase luas panen tanaman bahan makanan dibandingkan dengan luas menurut jenis komoditi, keadaan tahun 2010 disajikan pada Tabel : 3.22 Tabel: 3.22 Luas Tanam, Panen, Produktivitas serta Produksi Tanaman Padi dan Palawija Menurut Jenis Komoditi di Kabupaten Bombana Tahun 2010 Jenis Tanaman Padi - Padi Sawah - Padi Ladang Palawija - Jagung - Ubi kayu - Ubi jalar - Kacang tanah - Kacang kedelai - Kacang hijau Jumlah Luas Tanam (ha) 5.746 127 296 118 21 73 78 45 6.504 Luas Panen Ha 4.172 124 162 80 19 52 62 33 4.704 % 72,61 97,64 54,73 67,80 90,48 79,49 73,33 72,32

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

6

Persentase perkembangan luas tanaman bahan makanan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) menurun rata-rata 22,02%. Sedangkan persentase perkembangan luas tahun 2010 dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2009) menurun 52,17% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) menurun 22,34% per tahun. Perkembangan luas lahan dan luas panen menurut jenis komoditi tahun 2009 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel : 3.23

Tabel: 3.23 Perkembangan Luas Panen Tanaman Bahan Makanan Menurut Jenis Komoditi Kabupaten Bombana 2005 - 2010 Jenis Komoditi 2005 I. Luas Tanam a. Padi - Padi Sawah - Padi Ladang b. Palawija - Jagung - Ubi kayu - Ubi jalar - Kacang tanah - Kacang kedelai - Kacang hijau Jumlah I II. Luas Penen a. Padi - Padi Sawah - Padi Ladang b. Palawija - Jagung - Ubi kayu - Ubi jalar - Kacang tanah - Kacang kedelai - Kacang hijau Jumlah II Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 13.650 13.635 15 3.683 2.725 614 28 225 50 41 17.333 13.600 13.585 15 3.667 2.715 614 28 219 50 41 17.267 Luas (Ha) 2010 5.873 5.746 127 631 296 118 21 73 78 45 6.504 58.73 4.172 124 408 162 80 19 52 62 33 6.281 Perkembangan (%) 05 - 10 19,01 -19,43 70,58 -35,66 -42,59 -33,79 -6,94 -24,51 11,76 2,35 -22,02 -18,94 -25,76 69,56 -42,25 -50,58 -39,92 -30,19 5,53 -5,28 -22,34

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

7

Produksi tanaman padi yang terdiri dari padi sawah dan padi ladang tahun 2009 masing-masing sebanyak 17.252,30 ton dan 273,90 ton. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2009) masing-masing mengalami pertumbuhan minus 67,85% dan 77,28% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) masing-masing mengalami penurunan rata-rata 27,11% per tahun dan 51,13% per tahun. Sementara produksi palawija tahun 2010 sebanyak 825,45 ton, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2009) menurun 65,67% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) menurun rata-rata 73,37% per tahun. Untuk jelasnya perkembangan produksi padi dan palawija menurut jenis komoditi tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir dapat dilihat pada Tabel : 3.24

Tabel: 3.24 Perkembangan Produksi Tanaman Padi dan Palawija Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005 – 2010) Produksi (Ton) Jenis Komoditi 1. Tanaman Padi a. Padi Sawah b. Padi Ladang 2. Tanaman Palawija a. Jagung b. Ubi kayu c. Ubi jalar d. Kacang tanah e. Kacang kedelai f. Kacang hijau Jumlah Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 2005 61.184,5 61.132 52,50 164.253 67.875 92.100 1.260 2.190 500 328 225.437,5 2010 17.526,2 17.252,30 273,90 825,45 206,60 393,10 76,00 54,25 73,90 21,60 18.352,10 Perkembangan (%) 05-10 -26,84 -27,11 51,13 -73,37 -76,51 -74,44 Minus Minus -40,65 Minus Minus

Kabupaten Bombana Tahun 2011

20. cabe. 4. 9. petsai/sawi. 13. kacang panjang.65 49. 8. tomat. 14.09 39. 6. labu. kacang merah. 3. dan semangka. 12. 11.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 8 2. 7. terung. 17.25 Meningkat Meningkat Meningkat - Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 19. Hortikultura (Sayur-sayuran dan Buah-buahan) 1. 2.44%. jika dibandingkan dengan luas panen tahun sebelumnya (2009) menurun sebesar 21. Luas panen jenis tanaman sayur-sayuran seluruhnya berjumlah 689 ha.34% per tahun. 18. 16. Untuk jelasnya lihat perkembangan luas panen tanaman sayursayuran menurut jenis komoditi keadaan tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) sebagaimana disajikan pada Tabel 3. 10. kangkung. Bawang Merah Bawang Putih Bawang Daun Kentang Kubis Petsai/Sawi Wortel Lobak Kacang Merah Kacang Panjang Cabe Tomat Terung Buncis Ketimun Labu Kangkung Bayam Melon Semangka 2005 14 13 20 26 1 2 5 5 4 2010 15 16 7 31 144 49 147 129 34 4 64 49 Perkembangan (%) 05 – 10 79. buncis. Bombana sampai dengan tahun 2010 sebanyak 15 jenis yaitu : bawang daun. kubis. lobak. dan Produksi Sayur-sayuran dan Buah-buahan Semusin Per Jenis Tanaman Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005 – 2010) Produksi (Kwintal) Jenis Komoditi 1. bayam. Hasil Per Hektar.34 64.25 Luas Panen. dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 66. 5. Sayur-Sayuran Jenis tanaman sayur-sayuran yang diusahakan di Kab. ketimun. 15.25 Tabel: 3.

Untuk jelasnya lihat keadaan dan perkembangan produksi sayursayuran menurut jenisnya selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) sebagaimana disajikan pada Tabel 3. 9. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2009) meningkat 22. 4. 6.845 Perkembangan (%) 05 – 09 Plus Plus Plus Plus Plus Plus Kabupaten Bombana Tahun 2011 .187 1.845 ton (2010). 8. 19. Tabel : 3.417 5009 7 3. 17. 14. 13.26. 3.34 Jenis Komoditi Jumlah Produksi (Kwintal) 2005 90 2010 689 Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 Produksi sayur-sayuran untuk seluruh jenis komoditi tahun 2009 sebanyak 27. 15.26 Perkembangan Produksi Sayur-sayuran Kondisi Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005 – 2010) Jenis Komoditi 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 9 Perkembangan (%) 05 – 10 66.51% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010 yaitu meningkat dari 9 ton (2005) menjadi 27. 5. 10. 7.223 865 27. 2. 11. 12. 18.858 6.845 kwintal.026 5. Bawang Merah Bawang Putih Bawang Daun Kentang Kubis Petsai/Sawi Wortel Lobak Kacang Merah Kacang Panjang Cabe Tomat Terung Buncis Ketimun Labu Kangkung Bayam Melon Semangka Jumlah 2005 8 2 5 24 3 48 90 Produksi (Kwintal) 2009 99 13 141 5. 20. 16.

31 36 7.26 1.08 14 6. jambu biji.93 50. 5. jambu air. salak.068 Jumlah Pohon Persentase jumlah Yang Pohon yang Menghasilkan Menghasilkan 107 23.641 129. sukun.51 714 39. Banyaknya jumlah pohon jenis buah-buahan yang menghasilkan menurut jenis komoditi tahun 2010 disajikan pada Tabel : 3.27 Tabel: 3.24 5.93 406 5. 4. Kondisi Tahun 2010 Jenis Komoditi 1.581 10. 3. durian. 7. mangga. pepaya.00 10 12.420 23. 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Alpukat Belimbing Duku/Langsat Durian Jambu Biji Jambu Air Jeruk Mangga Manggis Nangka/Cempedak Nenas Papaya Pisang Rambutan Salak Sawo Sirsak Sukun Melinjo Petai Jumlah Banyaknya Pohon 462 454 454 7.754 39.249 39. manggis.357 1. pisang.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 10 Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 1) Buah-buahan Komoditas buah-buahan merupakan salah satu komoditi andalan memiliki kapasitas produksi yang cukup besar di daerah ini.539 227 6. duku/langsat.65 4.11 325 7.821 3.221 26. 8.58 0.275 16. nangka.31 1. Jenis tanaman buahbuahan yang diusahakan di Bombana meliputi 19 jenis.227 pohon atau 31. yaitu : Alpukat.17 1.129 4.227 31. jeruk.05 11.630 10.16 124 27.33 116 32. Banyaknya jumlah pohon yang menghasilkan dari berbagai komoditi tanaman buah-buahan tahun 2010 sebanyak 79.31 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . belimbing.751 26. rambutan.899 39. sirsak. nanas.31% dari total jumlah pohon yang ditanam.27 Banyaknya Pohon dan Jumlah Pohon yang Menghasilkan Buah-buahan Per Jenis Tanaman. 9. 2.091 4.393 20.892 30.430 489 356 33 79 253.66 79. melinjo dan petai.34 207 43.21 609 16. 6.

641 4.90 2005 2010 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .81 1. Mangga 1.474 614 7.017 10.28 Banyaknya Pohon Yang Ditanam dan Yang Menghasilkan Menurut Jenis Komoditi Buah-Buahan Tahun 2005 .25 6.355 129.60 12 Pepaya 940 12.235 26.204 4.77 10 Nangka/ 539.249 Plus -64.558 959 462 107 Minus -88.137 31.068 2. Duku Langsat 12.393 Plus -82.64 13 Pisang 25. Untuk jelasnya perkembangan banyaknya pohon yang ditanam dan yang menghasilkan jenis tanaman buah-buahan tahun 2010 disajikan pada Tabel : 3. Jambu Biji 10.751 609 Minus Minus 7.yang Mengha.315 3.2010 Perkembangan (%) Jenis Jml Jml Jml Jml Jml Jml Komoditi Pohon Pohon Pohon Pohon Pohon Pohon yang Mengha.899 5.569 1. Manggis 1.19 9.754 Plus -77.221 Minus -74.682 1.129 1.835 221.88 5.53 4.28 Tabel: 3.630 Plus 2.yang Menghasi ditanam silkan ditanam silkan ditanam l-kan 1.685 14.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 11 Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 Perkembangan banyaknya pohon buah-buahan yang menghasilkan tahun 2010 dibanding tahun 2005 menurun 73.420 Minus -75.070 5.631 24 227 14 Minus -41.892 Pluls -17. Jeruk 7. Jambu Air 92.808 45.584 16.821 714 Minus -72.361 39.539 11.78 Cempedak 11 Nenas 19.07 14 Rambutan 1. Belimbing 45 537 454 124 Plus -76.91%.91 3.275 50.73 8.357 406 Minus -33.84 2.526 3. Durian 71. Alpukat 1.735 49 454 36 Minus -26.091 1.863 6.

430 325 Minus -86. Untuk jelasnya lihat keadaan dan perkembangan produksi buah-buahan menurut jenis komoditi keadaan tahun 2009 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) sebagaimana disajikan pada Tabel : 3.yang Mengha.30 19 Melinjo 75 9 20 Petai 305 37 79 10 Minus -72.48 -73.656 253.035 79.64 16 Sawo 17 Sirsak 2.433 4.782 847 356 116 Minus -86.97 Jumlah 857.227 -70.yang Menghasi ditanam silkan ditanam silkan ditanam l-kan 15 Salak 33.29 Perkembangan Produksi Buah-Buahan Menurut Jenis Komoditi Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005-2010) Produksi (Kwintal) 2005 2009 Perkembangan (%) 05-09 Jenis Komoditi Kabupaten Bombana Tahun 2011 .286 kwintal (2010).Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 12 2010 Perkembangan (%) Jenis Jml Jml Jml Jml Jml Jml Komoditi Pohon Pohon Pohon Pohon Pohon Pohon yang Mengha.427 829 489 207 Minus -75.188 303.672 2.668 kwintal (2005) menjadi 397.03 18 Sukun 8.29 Tabel: 3.91 Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 2005 Produksi buah-buahan dari berbagai jenis komoditi selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat dari 1.

jambu mente.48% per tahun. Bombana terdiri dari 12 jenis. cengkeh. kopi.465 ha (76. kemiri. 2. kakao.05 Plus 161. 8.011 Rambutan Salak Sawo Sirsak Sukun 6 Melinjo Petai Jumlah 1. Luas areal tanaman perkebunan dari berbagai jenis komoditi tahun 2010 seluas 46.14% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 0.677 1. 6.588 464 136 71 163 15 397.05%). 5. jika luas areal tanaman perkebunan tahun 2009 tersebut dibandingkan dengan tahun 2005 menurun sebesar 32. yaitu : aren/enau.636 ha. kelapa dalam.91%) dan areal tanaman yang belum menghasilkan seluas 8.04%). areal tanaman tua renta seluas 2756 ha (5. 3. Untuk jelasnya lihat keadaan dan perkembangan luas areal tanaman perkebunan rakyat menurut jenis komoditi keadaan tahun 2009 dan selama Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 7. 4. kapuk. asam jawa. 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Alpukat 0 Belimbing 0 Duku Langsat 0 Durian 21 Jambu Biji 121 Jambu Air 7 Jeruk 284 Mangga 122 Manggis Nangka/Cempedak 17 Nenas 13 Pepaya 63 Pisang 1.064 307 772 384.415 ha (18.668 Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 B.286 Perkembangan (%) 05-09 11.59 Plus Plus Plus Plus Plus Plus Plus Jenis Komoditi 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 13 Produksi (Kwintal) 2005 2009 21 90 5 10 184 390 1. lada dan pala.329 7. Tanaman Perkebunan Tanaman perkebunan rakyat yang telah dikembangkan di Kab. terdiri dari areal tanaman yang menghasilkan seluas 35. 9. kelapa hibrida.

687 225 11.636 Tabel: 3.70 dan Tabel : 3.790 487 8 Kelapa Hibrida 92 183 13 9 Kemiri 47 130 9 10 Kopi 509 1.16 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .705 98 2 Asam Jawa 5 9 3 Cengkeh 28 129 15 4 Jambu Mete 3.380 14.986 304 7 46.493 3.668 486 5 Kakao 2.534 9.484 14 172 18.015 6.30 Tabel: 3.472 9.520 6 Kapuk 46 155 24 7 Kelapa Dalam 1.415 35.484 Perkembangan (%) 05-10 -6.465 2. Keadaan Tahun 2009 dan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005-2009) Jenis Tanaman 1 Aren / Enau Luas (Ha) 2005 2010 4.749 288 186 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 14 kurun waktu 5 tahun (2005-2010) sebagaimana disajikan pada Tabel : 3.384 93 11 Lada 135 154 11 12 Pala 1 6 Jumlah 8.756 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Jumlah 3.71 Perkembangan Luas Areal Tanaman Perkebunan Rakyat menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Bombana.30 Luas Areal Tanamn Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman Tahun 2010 ( Ha ) Tanaman Tanaman Tanaman Belum Jenis Tanaman Menghasilkan Tua Renta Menghasilkan (Pohon) (Pohon) (Pohon) 1 Aren / Enau 681 2.152 1.

641.98 14.950 % Perkembangan 05-10 9.395 11.494.07 -31.986 7.95 -6.61% per tahun.35 11.72 Tabel: 3.5 225 0.201.9 41 5.02 Jumlah 45.72 Perkembangan Produksi Perkebunan Menurut Jenis Komoditi Tahun 2010 dan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005 .136.09 10 Kopi 1.734 10.25 9.687 2.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 15 Luas (Ha) Perkembangan (%) 05-10 2010 2 Asam Jawa 8 14 15.152 221.5 1 10.37 11 Lada 84.54 6.63 458 20 15 549.03 0.00 36. Bombana Jenis Tanaman 2005 Produksi tanaman perkebunan dari berbagai jenis komoditi Tahun 2010 sebanyak 36.48 -11.07 4 Jambu Mete 16.08 5 Kakao 8.95 304 37.92 1.54 Meningkat 18.749 -3.02 3 Cengkeh 113 172 11.88 -30.89 39.636 0.7 1.61 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .669.22 8 Kelapa Hibrida 355.4 231 1 2 34.4 1.685 2.2010 Jenis Komoditi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Aren / Enau Asam Jawa Cengkeh Jambu Mete Kakao Kapuk Kelapa Dalam Kelapa Hibrida Kemiri Kopi Lada Pala Jumlah Produksi (Ton) 2005 2010 1.38 1.54 12 Pala 4 7 15.98 -15.15 9 Kemiri 106 186 15.791.64 18.26 20.480.57 46.214.413.1 53 14.534 3.48 Sumber: Dinas Perkebunan dan Hortikultura Kab. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2009) menurun 32.801 9. Untuk lebih jelasnya lihat perkembangan produksi perkebunan menurut jenis komoditi tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun (2005-2010) sebagaimana disajikan pada Tabel : 3.39 7 Kelapa Dalam 13.569.777 3.94 34.46 6 Kapuk 221.29% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 1.950 ton.85 288 -5.

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 16 Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 C. domba dan babi dan unggas meliputi ayam buras.97% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 15.480 14.482 177 1. Populasi ternak kecil tahun 2010 sebanyak 14.77 3.84 15.241.84 2.591 207 704.155 Perkembangan (%) 05-10 3. Ternak Kecil dan Ternak Unggas menurut Jenis Ternak.683 1.58 -1. ternak kecil dan ternak unggas menurut jenis ternak keadaan tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) dapat dilihat pada Tabel : 3.55% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat 3. dan itik/manila.377 ekor dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) meningkat 6. jika dibandingkan dengan tahun 2005 meningkat 4.891 ekor.05 - II III Kabupaten Bombana Tahun 2011 .111 1.545 13.07 1. Kambing 2.259. Keadaan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005 – 2010) Uraian I.241 1. jika dibandingkan dengan tahun 2050 meningkat 9.845 12.84% per tahun.61% per tahun.047 1. Untuk jelasnya lihat perkembangan Populasi ternak besar.76 -3. ternak kecil.050 2010 27.259. Kerbau 3.910 21. Populasi ternak unggas tahun 2010 sebanyak 1. Ternak Besar 1.73 Perkembangan Populasi Ternak Besar. Babi 3.880 678. Ayam ras Produksi (Ekor) 2005 23.078 1. Jenis ternak besar yaitu sapi. Domba Ternak Unggas 1.61 21. kerbau dan kuda sedangkan jenis ternak kecil yaitu kambing. Peternakan Usaha peternakan yang diusahakan di daerah ini merupakan usaha peternakan yang berskala kecil.377 24. Sapi 2. Perkembangan populasi ternak besar di Kabupaten Bombana tahun 2010 sebanyak 27. ayam ras.73 Tabel: 3.37 -1.287 1. maupun unggas.891 13. Ayam kampung 2.232 1.37% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 1. Kuda Ternak Kecil 1.111 ekor.44 3.44% per tahun. Jenis ternak yang diusahakan peternak meliputi : jenis ternak besar.

Kerbau 3.725 2010 104.800 58.66 23.31 km atau 78.635 2010 17.795 Jumlah 1.200 1. Kuda Ternak Kecil 1.74 Perkembangan Produksi Hasil Ternak Tahun 2010 Produksi (Kg.887.406 1.35 20.93 1.923 96.819 Perkembangan Rata-Rata (%) 5.956 1.459 2.123 12. agar-agar/rumput laut dan lain-lain.418 56. Kambing 2.624 Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 D. ternak kecil dan ternak unggas tahun 2010 sebanyak 1.324 3. Babi 3. Ternak Besar 1.806 101. Itik/manila Jumlah 2005 26.405 1.05 5.379 Sumber: Bombana Dalam Angka 2010 Produksi hasil ternak yang meliputi daging ternak besar. jika dibandingkan tahun 2005 meningkat rata-rata 15.301.121.578 1.769 16.375 313 46.94 4.070 10. Ayam kampung 942. dapat merupakan lapangan kerja serta sumber pendapatan bagi para nelayan yang berarti di masa mendatang.354.51 102.95 5. Wilayah perairan laut Kabupaten Bombana mengandung berbagai jenis kekayaan laut berupa ikan dan hasil laut lainnya seperti cumi-cumi.) Uraian I. Itik/manila 18.06 Uraian 3.819 kg. Perikanan III Kabupaten Bombana memiliki perairan laut sekitar 11. Sapi 2.164. mabe. Produksi daging menurut jenis ternak keadaan tahun 2010 dibandingkan dengan keadaan tahun 2005 disajikan pada Tabel : 3.06%.53 49.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 17 Produksi (Ekor) Perkembangan (%) 05-10 -9. Domba 2005 98.191. Kabupaten Bombana Tahun 2011 .888 12.64 26.55 15.79 II Ternak Unggas 966.100 1.600 1.12% dari total luas wilayah (daratan + kepulauan).27 -13. Ayam ras 5.830 742.180 210 43.19 63.74 Tabel: 3.125 1.286 1.354.23 23.

81% per tahun. 11.335 unit (motor tempel sebanyak 3. 4.176 335 41 826 563 61 17 13 717 198 672 452 17 6. 2. 19.335 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 13.28% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (20052010) mengalami kenaikan rata-rata 23. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah 2010 Motor Tempel 84 46 1.068 unit. 20.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 18 Selain perairan laut daerah ini memiliki potensi perairan darat yaitu areal tambak seluas 3. keadaan tahun 2010 dan perkembangan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 3. 12.962 ha dan Rawa 285 ha dan kolam /empang / tebat seluas 6.187 ha. 16. 3. 17. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep. perahu tanpa motor sebanyak 2768 unit dan kapal motor sebanyak 449 unit.75 Jumlah Sarana Penangkapan Ikan Menurut Kecamatan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (2005 . 22. 21. 8. 7. Jika jumlah sarana penangkapan ikan tersebut dibandingkan dengan tahun 2005 menurun sebesar 1. Jumlah sarana penangkapan ikan di Kabupaten Bombana Tahun 2010 sebanyak 6. 10. 5.768 Kapal Motor 4 2 9 323 39 67 34 19 2 499 Jumlah 176 71 2. 9.2010) Kecamatan 1. 14. Jumlah sarana penangkapan ikan menurut kecamatan.068 Perahu Tanpa Motor 88 23 191 218 19 356 408 61 11 8 405 70 538 364 8 2. 18. 6.976 117 22 147 155 6 5 273 61 100 69 7 3. 15.75 Tabel: 3.

Jumlah alat tangkap ikan menurut kecamatan.73%.48 61.77 tercatat sebanyak 18.08 ton dan perikanan darat 5.48 15.010.043 -27.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 19 Kapal Motor 749 -9.81 Jenis alat tangkap ikan di Kabupaten Bombana sampai dengan tahun 2010 sebanyak 9043 unit.76 Tabel: 3.696 23.77 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .78 -5.498 32.130 1.480 ton).16 -35.76 Jumlah Alat Tangkap Ikan Menurut Kecamatan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005-2010 Jenis Alat Tangkap Pukat Kantong Pukat cincin Jaring insang Jaring angkat Pancing Perangkap Lain-lain Jumlah Jumlah (Unit) 2005 596 5 553 76 28. 05-10 52. jika dibandingkan dengan tahun 2005 meningkat 10.742 1.65 Perahu Tanpa Motor 2005 565 1.196 9.382 % Perkemb. keadaan tahun 2010 dan perkembangan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel : 2.96 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Kecamatan Motor Tempel Jumlah 2.47 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Produksi ikan di Kab.600 2010 290 34 983 169 4. Bombana tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel : 3. dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) mengalami penurunan rata-rata 27.43 % Perkembangan 05-10 -16.493 1. Produksi ikan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) menurun rata-rata 3.64% per tahun.490.08 ton (perikanan laut sebanyak 13.43% per tahun.65 18.47 -3.878 1. Tabel: 3.47 22.

Kabaena Timur 2.662. Kabaena Barat 1.645. Lantari Jaya 1.397.38 8. Kabaena Tengah 7.505.2 67.41 20.2.010.8 5.701.456. Untuk jelasnya lihat Produksi Udang dan Bandeng menurut kecamatan di Kabupaten Bombana.18 11.84 -3.3 14.78 Tabel: 3.397.07 13. Rarowatu 12.33 94.84 3.17 9. Rumbia Tengah 1. Poleang Selatan 144 144 18. Kabaena 2. Kep.07 1.30 166. Poleang Tenggara 67. Mata Usu 15.5 % Perkembangan 05-10 -11.350.000 kg dan 3.957.607.577.17 6. Kabaena Utara 3. Poleang Timur 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 20 Produksi Perikanan Laut dan Perikanan Darat (Ton) Menurut Kecamatan Keadaan Tahun 2010 dan Perkembangan Selama Kurun Waktu 2005-2010 Perikanan Darat Perikanan Kecamatan Jumlah Perairan Laut Budi Daya Umum 1. Poleang Tengah 240 240 Jumlah 2010 13.666. jika dibandingkan dengan keadaan tahun 2005 udang mengalami penurunan produksi sedangkan bandeng menunjukkan kenaikan produksi.701.577.17 2.422. Masaloka Raya 1.701.46 .06 10. Poleang Barat 182.4 1.78 Produksi Udang dan Bandeng (Kg) Menurut Kecamatan Keadaan Tahun 2010 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .479.08 5.78 22. Rumbia 1.004 20. Poleang Utara 17.104 1.2 19.4 182. Kabaena Selatan 4.104 16. Rarowatu Utara 1. Tontonunu 22.451.80 1.64 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Produksi Bandeng dan Udang tahun 2010 masing-masing sebanyak 51. keadaan tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel : 3.5 2.4 21.08 2005 18.08 1.480 18.17 1.399. Poleang 1.008 2.471. Mata Oleo 1.08 1.33 39.490.400 kg.516.

500 22.700 2. 18. 8.80 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 20. Luas hutan tetap di Kabupaten Bombana sekitar 216.79 dan Tabel : 3.000 51.645. hutan produksi terbatas. 3.100 6.200 120. Kehutanan Dalam pelaksanaan pembangunan potensi hutan merupakan salah satu sumber pendapatan daerah dan peningkatan devisa.000 332.400 840. 16. Luas kawasan hutan yang ditetapkan menurut fungsinya dan menurut Kecamatan tahun 2010 masing-masing disajikan pada Tabel : 3.759 ha. 19. 6. 21. 12.400 152.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 21 Produksi Udang Bandeng 900 41.043. 2.139 Kecamatan 1.000 200. 10.000 2. Menurut fungsinya hutan di Kabupaten Bombana terdiri dari hutan produksi biasa. 15. 17.000 78. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah 2010 2005 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka E. 7. 14. 11. 9. hutan wisata / PPA dan hutan produksi yang dapat dikonversi. 4. 5. 22. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep.000 3.400 153. hutan lindung. 13.

221 35.78 100.278 21.674 686 11.36 20. Jenis HPB HPT HL Hutan Wisata / PPA HPK Bombana Sumber: Hektar (Ha.970 3. Rumbia 8.003 726 7.518 42. Perkebunan dan Peternakan Kab.801 816 5.059 HL 3.190 216.083 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .00 Dinas Pertanian.160 1. Kabaena Barat 5.043 2.80 Luas Kawasan Hutan Yang Telah Ditetapkan Menurut Kecamatan (Ha) Tahun 2010 Hutan Wisata / PPA 23.707 HPT 157 926 472 739 7. Mata Usu HPB 78 1.269 9. Kabaena Utara 3.317 Kecamatan 1.111 437 83 10.927 5.879 1.801 45. Kabaena Selatan 4. Kehutanan.643 12. Masaloka Raya 10.709 4. 3. Kep. Bombana Tabel: 3. Kabaena Timur 6. Kabaena 2.911 8.287 8. Rarowatu Utara 13.693 1.90 3.064 686 4.160 19.673 7.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 22 Tabel: 3.) 91. Rarowatu 12. 5.182 19.403 855 1.285 52.970 21. Kabaena Tengah 7.90 24. Rumbia Tengah 11. 4.79 Luas Kawasan Hutan Yang Telah Ditetapkan menurut Fungsinya (Ha) Tahun 2010 No 1. 2.759 % 42.163 8.06 8.610 - Jumlah 3.660 1. Mata Oleo 9. Lantari Jaya 14.366 - HPK 1.240 2.

285 HL 2.52 *) *) *) *) Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 23 Hutan Wisata / PPA 45. Poleang Timur 16.759 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Komoditas kehutanan di Kabupaten Bombana antara lain produksi kayu jati logs sebanyak 101. Produksi Kayu Jati Logs (m3) Kayu Jati Gergajian (m3) Kayu Rimba Logs (m3) Kayu Rimba Gergajian (m3) Rotan (ton) Jumlah I (m3/ton) II.156.459 12.77 -29. 5. Poleang Utara 6.16 -32. 3. Kayu Jati Logs (m3) Jumlah 2005 2010 Perkembangan (%) 05-10 136.901 22.007 230 15. Poleang Tenggara 19.095 2. Produksi 2.81 Perkembangan Produksi dan Nilai Hasil Hutan menurut Jenisnya.225 1.106 52. Nilai Produksi (Rp. Poleang 230 Tengah 91. 1.032 3.973 14. 36.719 590. Poleang 3.328.885.190 216.215. 4.4 120.838 183 19.761 10.142 20.801 HPK 456 6.80 - 3.250 101.367 22.400 416.800 17.671 1. 2.500 dan Rp.52 m3 dengan nilai produksinya masing-masing Rp.978 4.000. Poleang Barat 21.000) 1. 30.941 21. Poleang Selatan 18.52 926 409.123 4.025 1.095 m3 dan kayu rimba campuran logs sebesar 120.160 Jumlah 8. Tontonunu 10.4 101. Keadaan Tahun 2010 dan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005-2010) Uraian I.287 Kecamatan HPB HPT 978 4. perkembangan dan nilai produksi hasil hutan menurut jenisnya selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 3.124 - Jumlah 3.81 Tabel: 3.

jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2005) masing-masing meningkat 33. menunjang pembangunan daerah. Untuk jelasnya keadaan dan perkembangan perusahaan industri menurut Kecamatan Keadaan Tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel 3. memeratakan kesempatan berusaha.77%. Kayu Rimba Logs (m3) *) 3 5.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 24 Jumlah 2010 *) *) *) *) Perkembangan (%) 05-10 - 2005 3. Sejalan dengan hal tersebut.82 Tabel: 3.01% dan 11. memanfaatkan sumber daya alam dan energi serta sumber daya manusia. Kayu Rimba Gergajian (m ) *) Rotan (ton) *) 3 Jumlah II (m /ton) Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka *) Data tidak tersedia F.82 Keadaan dan Perkembangan Perusahaan Industri Menurut Kecamatan di Kabupaten Bombana Tahun 2010 Kecamatan Kecil (TK 5-19) Rumah Tangga Jumlah Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Uraian Perindustrian Pembangunan bidang industri ditujukan untuk memperluas kesempatan kerja. sedangkan industriindustri yang dapat dikategorikan industri besar dan industri sedang belum ada.225 orang. jika dibandingkan dengan tahun 2005 masing-masing menurun 18. Sebagaimana disajikan pada tabel 3. meningkatkan ekspor.81 jumlah industri kecil di Kabupaten Bombana tahun 2010 sebanyak 5 unit dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 205 orang. Industri yang ada di Kabupaten Bombana hingga Tahun 2010 masih berskala industri kecil dan industri rumah tangga. maka sampai saat ini pemerintah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dan dunia usaha untuk membuka berbagai kegiatan investasi di bidang industri.93% dan 133. jumlah industri kerajinan rumah tangga (home industry) sebanyak 393 unit dengan tenaga kerja 1. Kayu Jati Gergajian (m3) *) 4.39%.

21.17 -14. 2. 22. 7. 8. 5. 9.093 Unit 119 22 16 87 1 50 2 4 10 1 21 80 1 32 1 1 1 449 533 Naker 412 66 70 259 4 154 6 13 42 3 32 186 3 172 3 3 3 1. 12. Keadaan dan perkembangan banyaknya perusahaan dan tenaga kerja menurut jenis industri tahun 2010 disajikan pada Tabel : 3.83 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .19 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka 12. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep. 16. 3.93 133. 18.571 Unit 1. 15.225 1.39 Ditinjau dari jenis industri di Kabupaten Bombana terdiri dari 5 jenis industri yaitu industri pangan. 19. 6. 17.431 1. 4. industri sedang. 11.01 -11. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah Tahun 2010 Tahun 2005 1 15 2 4 1 2 11 1 16 1 1 1 56 75 Naker 4 42 6 13 3 6 33 3 86 3 3 3 205 478 % Perkembangan 05-10 33.08 -18. industri kimia dan bahan bangunan.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 25 Unit 119 22 16 87 35 10 19 69 16 393 458 Naker 412 66 70 259 112 42 26 152 86 1. 10. industri logam dan elektronik dan industri kerajinan. 14. 20. 13.

Marmer. Kromit.2010 2005 Unit 1.00 0. Potensi tambang yang dapat diberdayakan dan dikembangkan di Kabupaten Bombana antara lain meliputi : Emas.00 14.00 Industri 1. Industri Kerajinan 1 Jumlah 450 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka G. Rarowatu Utara. Industri Pangan 207 2. Sektor Pertambangan Dalam usaha meningkatkan kontribusi Sektor Pertambangan untuk meningkatkan pendapatan daerah.433 2010 Unit 197 15 168 56 1 437 TK 527 32 713 118 2 Perkembanga n (%) Unit TK -4.392 -2. Mata Usu.2 -1.  Nikel (Laterit Nikel) Tersebar di beberapa tempat di Pulau Kabaena dengan luasan yang cukup besar. Industri Kimia dan Bahan 171 Bangunan 4. Secara umum jenis endapan mineral emas di daerah ini adalah placer dengan kadar yang sangat bervariasi dan di beberapa tempat juga menunjukan indikasi primer dengan kandungan yang belum diketahui. Krisopras.83 -0.00 0. Industri Logam dan Elektronik 56 5.000 Ha yang meliputi Kecamatan-kecamatan Rarowatu.00 0. Tanah Liat. dan Lantari Jaya.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 26 Tabel: 3.89 -2.75 6 0. Pasir Kuarsa. Poleang Utara. hal ini dapat dilihat dari penyebaran batuan ultrabasa yang ada yaitu lebih dari 65% luas wilayah Pulau Kabaena.  Emas Tersebar pada wilayah daratan diperkirakan mencapai luas areal ± 100. Nikel.83 Banyaknya Perusahaan dan Tenaga Kerja Menurut Jenis Industri di Kabupaten Bombana Tahun 2005 . Industri Sandang 15 3. maka pembangunan Sektor Pertambangan dan Energi diarahkan pada peningkatan produksi yang efektif. Meskipun tidak secara keseluruhan tetapi beberapa indikasi memperlihatkan di TK 530 32 624 118 2 1.57 0.86 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .00 0. Batugamping / Batukapur.

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 27     beberapa lokasi yang memiliki kadar Ni (nikel) lebih dari 1% dengan ketebalan laterit secara umum lebih dari 2 meter. Bersasarkan hasil analisa laboratorium yang telah dilakukan. secara umuk Kadar Cr2O3 di ketiga lokasi tersebut berada pada kisaran 52-67%.SiO2 = 89. putih. kelabu cerah. Krisopras yang ada umumnya berwarna hijau muda hingga hijau gelap.267 % Kabupaten Bombana Tahun 2011 . diperkirakan luas areal tanah liat yang dapat dikembangkan dapat mencapai 10. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan. Pongkalaero dan Purano.000 Hektar.98%.MgO = 2. sekitar daerah Toli-Toli. dengan penyebaran hingga puluhan ribu hektar dan ketebalan hingga puluhan meter. maka dengan luas penyebaran yang ada diperkirakan jumlah cadangan kromit di lokasi tersebut berkisar 2 juta ton. dan menyebar hingga wilayah sebelah selatan Dongkala. Krisopras (Batu Setengah Permata) Dijumpai di Desa Batuawu. Pasir – Kerikil Kuarsa Dijumpai di daerah Waemputtang – Padang Pa’jongang’e Kecamatan Poleang Timur dan daerah Rakadua Kecamatan Poleang Barat. Berdasarkan hasil eksplorasi semi detail yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa potensi batu setengah permata ini sangat besar. antara lain putih. kehijauan dan coklat. sebelah timur daerah Rahantari. akan tetapi hingga saat ini berdasarkan hasil suvery yang telah dilakukan wilayah yang cukup memiliki potensi untuk dikembangkan adalah di daerah BatuawuPongkalaero-Purano.60 % Fe2O3 = 0. Lokasi-lokasi yang mengindikasikan keberadaan laterit nikel yang memiliki potensi cukup baik antara lain adalah wilayah sebelah selatan Pongkalaero. Kromit (Cr) Tersebar dibeberapa tempat di Pulau Kabaena. orange. dengan luasan tidak kurang dari 3. bahkan untuk wilayah sekitar Purano dengan kawasan seluas 1.41 % Al2O2 = 0. Sangat disayangkan potensi yang ada.500 Ha memiliki cadangan tidak kurang dari 12.500 Ha. selain itu di daerah ini juga dijumpai adanya jenis silica yang lain dengan variasi warna yang cukup menarik. akan tetapi dikelola secara individu tanpa arah pengembangan yang jelas.000 ton. kadar tanah liat yang ada memiliki komposisi : .000. sehingga sangat layak untuk diberdayakan dan dikembangkan. secara umum penyebaran mineral krisopras ini cenderung berasosiasi dengan keberadaan kromit yang ada di daerah ini. hingga saat-saat ini belum diberdayakan secara massal. Tanah Liat (Lempung) Dijumpai di daerah Mulaeno dan sekitarnya dengan penyebaran cukup luas.94 % . kerikil dan pasir kuarsa yang ada di daerah ini memiliki kadar SiO2 78% . Berdasarkan hasil analisa laboratorium. dan ketebalan belasan meter.

 Batu Gamping (Batu Kapur) Dijumpai terutama di daerah Boera Kecamatan Poleang.000 hektar. yaitu di daerah sekitar Poleang dan Poleang Timur. yaitu berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan memiliki luas hingga 14. kecuali baru sebatas pemanfaatannya sebagai bahan bangunan (pondasi. Berdasarkan hasil inventarisasi yang telah dilakukan. serta ketersediaan lahan dan air. kecuali oleh beberapa masyarakat yang memanfaatkannya menjadi batu belah untuk kebutuhan sendiri.118. terdapat satu kawasan yang dapat dikembangkan menjadi wilayah industri semen. Hingga saat ini bahan galian ini juga belum diberdayakan secara optimal.311 m3. kelabu dan coklat.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 28 .650 ribu meter kubik. dengan cadangan terkira hingga 5. Bahan galian yang dapat dijadikan sebagai bahan baku industri semen ini memiliki penyebaran yang cukup luas. dan tanah liat. perumahan dan jalan) Dengan melihat potensi yang ada ini.K2 O = 0. dan kadar CaO lebih dari 45%. Pengembangan pariwisata dalam konteks pembangunan daerah saat ini. 1. terdiri dari : Pasir sebanyak 4.64 %  Marmer / Batugamping Kristalin Dijumpai di daerah Lengora Kecamatan Kabaena Timur (Pulau Kabaena).845 m3 Batu kali / kerikil sebanyak 919.931.962 m3 - Pariwisata Pengembangan pariwisata di Kabupaten Bombana memiliki kaitan yang luas dengan ekonomi kerakyatan. Obyek Wisata Obyek wisata di Kabupaten Bombana sebanyak 22 unit.290 m3 Tanah urug sebanyak 15.550. Produksi tambang galian C di Kabupaten Bombana tahun 2009 sebanyak 27. Adapun ke 22 obyek wisata dimaksud dan daya tarik dari masing-masing obyek wisata dapat di lihat pada Tabel : 3. yaitu tidak kurang dari 8.214 m3 Batu gunung sebanyak 5. dengan luas penyebaran yang cukup besar. tidak semata-mata dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi lebih memberikan efek ganda ekonomi yang dihasilkan oleh pergerakan wisatawan dan juga telah mampu untuk dapat membangun semangat kebangsaan dan apresiasi terhadap budaya.675 hektar. dari sejumlah obyek wisata tersebut belum ada satu pun yang dikelola secara komersial. pasir kuarsa. Sampai sejauh ini potensi marmer yang ada sama sekali belum dapat diberdayakan dan dikembangkan. hal ini didasari atas keterdapatan bahan baku semen di daerah tersebut yaitu batu gamping. marmer di lokasi ini memiliki variasi warna hitam.84 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .80 % H2O = 1.716.

84 Data Obyek Wisata dan Daya Tarik Pariwisata Kabupaten Bombana Tahun 2010 Kecamatan 1. Pantai Lanere 10.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 29 Tabel: 3. Benteng Wasauri Kabaena Tengah 13. Gunung Kabaena Sampapolulu Tengah 16. Air Terjun Rumbia Sangkona 18. Pulau Sagori Pulau Bakau Pulau Motaha Watu Bangka Lokasi Kabaena Kabaena Kabaena Kabaena Kabaena Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Selatan Kabaena Tengah Jarak (Km) 80 70 70 70 70 70 60 80 65 60 55 55 55 55 65 65 6 4 30 Daya Tarik Wisata Bahari Bahari Bahari Tirta Akses Transportasi 5. 4. Tahi Ite Rarowatu Sepeda Motor & Mobil Alam Sejarah Sepeda Motor & Mobil Alam Tirta Sepeda Motor & Mobil Alam Tirta Sepeda Motor & Mobil Alam Tracking Sepeda Motor Alam Tirta Alam Tirta Bahari Alam Tirta Sepeda Motor & Mobil Sepeda Motor Sepeda Motor & Mobil Sepeda Motor & Mobil Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Gunung Watu Sangia 6. Goa Watu Buri Speed Boat Speed Boat Speed Boat Sepeda Motor & Mobil Alam Tracking Sepeda Motor & Mobil Sejarah Sepeda Motor & Mobil Bahari Speed Boat Bahari Bahari Alam Alam Sejarah Speed Boat Speed Boat Sepeda Motor & Mobil 11. Air Terjun Kabaena Ulungkara Tengah 17. 3. Pantai Landuli 8. Benteng Tirongkotua 7. Tapuahi Rumbia Tengah 19. Puurano 9. Air Terjun Ee Kabaena Meloro Tengah 14. 2. Benteng Tangkeno Kabaena Tengah 12. Air Panas Lareete Kabaena Tengah 15.

85 Jumlah Kamar. Kabaena Timur. Rumbia. 9. 7. sedangkan Kecamatan lainnya belum memiliki sarana perhotelan.265 750 150 1. 11. Poleang Selatan dan Poleang. tentunya fasilitas-fasilitas yang ada di daerah tersebut masih sangat terbatas. 8. Sebagaimana disajikan pada tabel 3. Pantai Timbala Poleang 70 Bahari Barat Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka 1. namun memasuki tahun 2010 mulai terlihat kemajuan di dalam fasilitas yang mendukung pembangunan kepariwisataan seperti hotel. 12.815 1. 5.082 1. Tempat Tidur dan Tamu yang Menginap di Hotel/Akomodasi Kabupaten Bombana Tahun 2010 Hotel / Akomodasi 1.440 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 30 Daya Tarik Wisata Akses Transportasi Sepeda Motor Sepeda Motor & Mobil Sepeda Motor & Mobil Kecamatan Lokasi Jarak (Km) 20. 4. Hotel-hotel/ penginapan-penginapan tersebut tersebar di enam kecamatan yaitu Kecamatan Kabaena Barat. Pulau Basa Poleang 65 Bahari 21. Prasarana/Sarana Kepariwisataan Sebagaimana diketahui bahwa daerah Kabupaten Bombana merupakan daerah yang baru terbentuk. Rumbia Tengah. Tabel : 3.049 720 901 1. Alam Panorama Kawanua Yayad Pantai Bahagia Wonua Bombana Iqrah Rahmat Mustafa Nirwana Mujur Citra Zam-zam Jumlah Kamar 9 12 6 10 6 7 7 4 11 9 4 8 Jumlah Jumlah Tamu Tempat Tidur 15 12 8 12 6 9 9 4 22 18 5 10 69 60 278 2. 3. 6. 2. Danau Ponu-ponu Poleang 70 Alam Barat 22. 10. penginapan atau akomodasi lainnya dan tentunya ke depan akan berkembang sesuai dengan tuntutan kebutuhan pembangunan kepariwisataan itu sendiri.85 di Kabupaten Bombana tahun 2009 terdapat 16 penginapan dengan 110 kamar serta 149 tempat tidur.

Banyaknya rumah makan yang dalam hal ini mencakup tempat makan secara umum tanpa melihat klasifikasinya tersebut di 16 Kecamatan dari 22 Kecamatan yang ada. Kamar 52 110 3. Kabaena Rumah Makan 3 Meja 6 Kursi 24 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . meja dan kursi menurut kecamatan sebagaimana disajikan pada Tabel : Tabel: 3. Untuk jelasnya lihat banyaknya rumah makan / warung makan.514 Hotel / Akomodasi 13. Hotel / Akomodasi 8 16 2. 16.60 29. Bombana selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005 . Peningkatan ini masih dipengaruhi oleh pertambangan emas di Kabupaten Bombana. Meja dan Kursi Menurut Kecamatan Tahun 2010 Kecamatan 1. Tempat Tidur 53 149 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Banyaknya tamu yang menginap di hotel/penginapan selama tahun 2010 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya hingga mencapai 11.86 Tabel: 3. di Kabupaten Bombana telah memiliki 65 Rumah makan/warung makan dengan jumlah meja 208 buah dan kursi 783 buah. Kamar dan Tempat Tidur Kab.92 20.86 Banyaknya Jumlah Hotel / Akomodasi. Banyak penambang dan pengusaha yang memanfaatkan hotel dan penginapan untuk menginap.514 orang (mengalami peningkatan 1.87 Banyaknya Rumah Makan/Warung Makan. Penginapan Rosalina Fasilah Maros Indah Penginapan Kenangan Jumlah Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Perkembangan jumlah hotel / akomodasi.2010 Jumlah Perkembangan (%) 05-09 18. Selama tahun 2010. 14.79%).Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 31 Jumlah Kamar 3 7 4 3 110 Jumlah Jumlah Tamu Tempat Tidur 3 9 4 3 149 12 923 11. 15. dan jumlah kamar keadaan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2009) dapat dilihat pada Tabel : 3.49 Uraian 2005 2010 1.

12. dan hasil hutan. Volume dan nilai masing-masing komoditi perdagangan antar pulau hasil bumi dan hasil laut keadaan tahun 2010 disajikan pada Tabel 3. Volume keseluruhan komoditi perdagangan antar pulau hasil bumi dan hasil laut tahun 2010 berjumlah 90. 22.80 -97.05 ton dengan nilai sebesar Rp. 14. 58. 7. 17.311.88 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 16.000. 9. Sedangkan kelompok kedua adalah komoditas hasil laut yang meliputi ikan dan hasil-hasil laut lainnya. Rumah Makan Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat 3 10 40 Kabaena Timur 1 3 16 Kabaena Tengah 1 2 7 Rumbia 11 60 280 Mata Oleo 1 2 6 Kep. 21. Komoditi potensial yang diperdagangkan di Kabupaten Bombana merupakan komoditi perdagangan antar pulau hasil bumi dan hasil laut yang terdiri dari dua kelompok.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 32 Meja Kursi Kecamatan 2. 5. 6. 15. perkebunan.-. 19. 18. 11. 4. 3.88 Tabel: 3. 13. kelompok pertama adalah komoditas hasil bumi yang meliputi hasil pertanian.13 4. 8.625. Masaloka Raya 1 1 4 Rumbia Tengah 5 20 61 Rarowatu 5 18 68 Rarowatu Utara 4 4 16 Lantari Jaya 10 24 96 Mata Usu Poleang Timur 7 24 69 Poleang Utara 4 8 32 Poleang Selatan 1 2 6 Poleang Tenggara Poleang 6 20 50 Poleang Barat 2 4 8 Tontonunu 1 1 Poleang Tengah 1 1 Jumlah 2010 65 208 783 Jumlah 2005 69 724 751 % Perkembangan 05-10 -5. Perdagangan Pembangunan perdagangan sangat penting dalam upaya mempercepat usaha pertumbuhan ekonomi dan pemerataan serta memberikan sumbangan yang cukup berarti dalam penciptaan lapangan usaha serta perluasan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan.904. 20. 10.26 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka a). peternakan.

Perdagangan Antar Pulau Hasil Perikanan 1.000 172. Kerbau 2.525 2. Kacang Tanah 4.680 30 Nilai (Rp. Lainnya Jumlah I II.000 23.400 75. Perdagangan Antar Pulau Hasil Peternakan 1. Merica 9. Cengkeh 8. Mete Gelondongan 3. Pinang 14. Jagung 5. Biji Jumlah II III.920.000 390. Kacang Kedele 2. Kopra 2.25 273.60 54. Agar-agar Volume (Ton) 73.600 80 3. Kacang Mete 4. Kulit Ternak Besar 4.000 25. Biji Kapuk 7. Asam 13.000 1. Sapi 3.097. Tepung Kelapa 12. Beras Ketan 8.000.000 20.120. Lada 9.800.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 33 Volume dan Nilai Komoditi Perdagangan Antar Pulau Hasil Bumi dan Hasil Laut Tahun 2010 Jenis Komoditi I. Jeruk 7. Bawang Merah 6. Telur Jumlah III IV. Kapas Rakyat 6. Perdagangan Antar Pulau Hasil Pertanian Tanaman Pangan 1.125 410.000 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .60 5 6 434. Unggas 6.800 678. Perdagangan Antar Pulau Hasil Perkebunan 1.000 2.05 1.000) 736.60 21.200 2. Kakao 5. Kemiri Kupas 10. Ternak Kecil 5. Kacang Hijau 3. Kopi 11.

27.000 150.000 40 60*) - 1. Rotan 8. 19.000 10. 5. 17. 23. 13.000 300. Perdagangan Antar Pulau Hasil Kehutanan 1.000 15. 28.000 300. Lain-lain 700 1. 15.000 10. Cumi-cumi kering Ikan kering Mete Lele putih Ikan kayu Japing-japing Ekor ikan hiu Daging ikan hiu Kulit ikan hiu Biji mutiara Kulit mutiara Ikan kering belahan Ikan teri Teripang campuran Siput Ikan layang Daging kepiting Daging moci Sirip ikan hiu Kepala ikan hiu Tulang ikan hiu Rajang beku / udang Ikan cakalang segar Ikan tongkol / tuna Ikan segar Campuran Ikan sunu hidup Boli-boli Ikan kerapu hidup gurita Jumlah IV V.000 225. Rotan polis 9.000 200.000 10.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 34 Volume (Ton) 10 25 1 1 1 10 15 2 11 1 1 1 15 20 10 15 20 8 4 2 203 Nilai (Rp.000 100.000) 250.000 10. 26.890. 18. 9. 20.000 - Kabupaten Bombana Tahun 2011 .500. 4.000 10. 25. 10.000 400.000 35.000 1. 12.000 40.000 3.000 Jenis Komoditi 2. Jati olahan 2. 14. 6.000 200. 8. Kulit kayu galapari 5. 24. Madu alam 10. 21. Jati gelondongan 3.000 400. 7. 31. 29 30. Gembol 4. Kayu rimba gergajian 7.000 10. 22. Kayu rimba log 6.000 385. 16.035. 11. 3.

100 190.182 3.000 Jenis Komoditi Jumlah V Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 *) Dalam Liter Jika volume dan nilai perdagangan antar pulau hasil bumi dan hasil laut keadaan tahun 2010 sebagaimana tersebut di atas dibandingkan dengan keadaan tahun 2005 masing-masing untuk volume perdagangan meningkat 494.000 60.625 Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 Sarana perdagangan di Kabupaten Bombana meliputi : Kabupaten Bombana Tahun 2011 .311.847**) 90.05 Perkembangan (%) 05-10 Plus Minus Minus Minus -24.3 14.751 276.880.582 3.89 Volume dan Nilai Perdagangan Menurut Jenis Perdagangan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005-2010 Jenis Komoditi 2005 Volume (ton) Hasil Pertanian Tanaman Pangan Hasil Perkebunan Hasil Peternakan Hasil Perikanan Hasil Kehutanan Hasil Tambang Jumlah Nilai (Rp.25.035.680 203 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 35 Volume (Ton) 1.248 2.904.700 2.454. Untuk jelasnya lihat volume dan nilai perdagangan menurut jenis perdagangan keadaan tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) sebagaimana disajikan pada Tabel : 3.03% sedangkan nilai perdagangan menurun 12. 000) Hasil Pertanian Tanaman Pangan Hasil Perkebunan Hasil Peternakan Hasil Perikanan Hasil Kehutanan Hasil Tambang Jumlah 7.805.867.047.805.000 .89 Tabel: 3.200 15.453.000) 3.831.525 123.27% per tahun dan 22.564 58.071.844.413.27 Plus Minus Minus -47.96 -25.097.65 24.740 Nilai (Rp.000 51.051 259.900 23.05 3.6 Jumlah 2010 434.920.18% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) masing-masing menurun 24.200 14.65% per tahun.740*) 84.

Kabaena Utara 2 1 3. Kabaena Selatan 1 1 4. Poleang Utara 1 1 3 5 17. Rarowatu Utara 1 3 13. Kabaena Tengah 2 1 7.90 Jumlah Sarana Perdagangan menurut Kecamatan Tahun 2010 Klp Koperasi Kios/ Jumlah PertoWarung Bank Non Umum Ikan koan KUD KUD 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 36 Pasar umum sebanyak 18 unit Pasar Ikan sebanyak 12 unit Kelompok pertokoan sebanyak 4 unit Kios/warung sebanyak 572 unit Bank sebanyak 5 unit Koperasi Unit Desa sebanyak 26 unit Koperasi Non KUD sebanyak 116 unit. Poleang Timur 1 1 1 72 6 14 16. Kabaena Barat 1 1 1 7 5. Mata Usu 1 15. Untuk jelasnya lihat sarana perdagangan menurut Kecamatan di Kabupaten Bombana keadaan Tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel : 3. Kep. Kabaena Timur 2 2 12 3 9 6. Kabaena 1 1 98 1 8 2. Masaloka Raya 1 10.90 - Tabel: 3. Lantari Jaya 1 1 1 40 5 14. Rumbia 1 3 1 22 8. Poleang Selatan 1 4 Kecamatan Pasar Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Rarowatu 1 1 22 1 4 12. Rumbia Tengah 2 1 17 8 11. Mata Oleo 2 1 12 1 4 9.

Ekonomi Kabupaten Bombana telah berhasil meletakkan dasar-dasar pembangunan ekonomi yang bertumpu pada keunggulan daerah yang Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 20. 19. Aspek Ekonomi dan Keuangan 1. 21. 22. Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah Klp Koperasi Kios/ Jumlah PertoWarung Bank Non Umum Ikan koan KUD KUD 1 1 1 1 1 269 1 2 10 1 1 30 1 6 1 1 2 Pasar 18 22 4 574 5 26 116 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka BAB IV PEMBANGUNAN DAERAH A.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 37 Kecamatan 18.

Untuk jelasnya lihat Tabel 4.946.42 5.799.83 9.712.024.988.149.74 6.80 12.89 40. Pertumbuhan Ekonomi Laju Pertumbuhan Ekonomi Riil Kabupaten Bombana tahun 2010.87 7. Listrik.653. Pengangkutan dan 4.33%/tahun.05 5.28 Restoran 7.74%per tahun .05 197. Perdagangan.11 7. Pertumbuhan ini dicapai melalui dukungan masingmasing sektornya.489.78 Produk Domestik 290.29 Regional Bruto Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 Laju pertumbuhan ekonomi Bombana jika dilihat dari dasar harga berlaku selama 5 tahun terakhir (2005-2010) yang mencapai sebesar ratarata 18.05 388.52 1.1 Tabel: 4.543.55 7. Gas dan Air Bersih 785.887.79 55. Indikator makro sebagai berikut : b).834.065.681. Persewaan & 13.623.2010) sebesar 7. Industri Pengolahan 5.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 38 mampu menciptakan percepatan pembangunan untuk mengejar ketertinggalan yang ditandai dengan semakin mantapnya stabilitas makro ekonomi daerah yang ditunjukkan oleh berbagai indikator.07 19.68 4.64 947. dihitung berdasarkan angka PDRB atas dasar Harga Konstan periode lima tahun terakhir (2005 . Untuk jelasnya lihat Tabel: 4.36 8. Keuangan. Pertambangan dan Penggalian 3.00 Jasa Perusahaan 9.2 sebagai berikut : Kabupaten Bombana Tahun 2011 .105.637. Hotel dan 30.49 17. Pertumbuhan ini dicapai melalui dukungan sektornya masingmasing.1 Perkembangan PDRB Bombana menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005 – 2010) Lapangan Usaha Nilai PDRB Perkembangan (%) (Jutaan Rupiah) 05-10 2005 2010 157.19 42.76 15.847.80 9.228.25 8.22 Komunikasi 8. Konstruksi 28.96 4.64 8.17 8. Jasa-Jasa 40. Pertanian 2.

62 17.16 13.997.631.612.357.03% bergeser menurun tinggal menjadi 50. 2.879.758. Gas dan Air Bersih Konstruksi Perdagangan.337. 5.94 42.79% (2010). Pertanian Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listrik.03 516.48% (2005) menjadi 46.705.49 20.01 22.06 132. Bombana Tahun 2005 sebesar 54.012.93 42.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 39 Tabel: 4. 7. 6.67% Tahun 2010.52% (2005) menjadi 53.21% (2001).903.54 544.33% (2001).31 15.49 10.01 130. Bombana dilihat dari dasar Harga Berlaku menunjukkan sektor pertanian bergeser turun dari sebesar 59.2 Perkembangan PDRB Bombana menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku (Jutaan Rupiah) Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005 – 2010) Lapangan Usaha 1.118.624.66 21. 8.94 1.054.70 32.528.307.57 15. Sedangkan kedelapan sektor lainnya di luar sektor pertanian bergeser naik dari 40.970.99 6.98 6.484.166.804.50 21. 4.33 b) Struktur Perekonomian/Komposisi dan Peran Sektor Lapangan Usaha Untuk memperoleh gambaran tentang struktur perekonomian di Kabupaten Bombana dapat dilihat dari peran setiap sektor di dalam sumbangannya terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Bombana.401. Bombana berdasarkan Harga Konstan menunjukkan bahwa Sektor Pertanian yang demikian besarnya dalam pembentukan PDRB Kab.88 1.60 18.38 13.48 56. Struktur perekonomian Kab. Sedangkan kedelapan sektor lainnya bergeser naik dari 45. Struktur perekonomian Kab.00 2. Hotel dan Restoran Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan. 3. Jasa-Jasa Produk Domestik Regional Bruto Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 Nilai PDRB Perkem(Jutaan Rupiah) bangan (%) 05-10 2005 2010 307.3 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Untuk jelasnya lihat pergeseran peranan sektor selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) baik berdasarkan harga konstan maupun harga berlaku sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.35 40. Persewaan & Jasa Perusahaan 9.35 20.73 87.32 23.17 6.891.97% (2005) menjadi 49.

Konstruksi 6. Pertambangan dan Penggalian 3. Pertambangan dan Penggalian 3. . Perdagangan. Pertanian 2.27 9. Perdagangan. Hotel dan Restoran 7. Industri Pengolahan 4.01 1.49 1.99 100.24 10. Industri Pengolahan 4.79 4. berarti pertumbuhan sektor tersebut terhadap perekonomian daerah sangat tinggi.77 13.30 100.21 1. Listrik. Persewaan & Jasa Perusahaan 9.64 13. Hotel dan Restoran 7.85 0. Keuangan.97 4.00 54. Keuangan.67 4. Analisis shift share dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan murni suatu sektor tertentu tanpa dipengaruhi sektor-sektor lain atau karena perubahan perekonomian secara keseluruhan.26 1.15 12. Jasa-Jasa Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku 1. Listrik.Persewaan & Jasa Perusahaan 9.00 2010 53.Nilai shift share = 0.20 11. Gas dan Air Bersih 5.28 8.00 C) Pengaruh / Posisi Sektor terhadap Perekonomian Daerah Untuk mengetahui pengeruh/posisi sektor-sektor perekonomian terhadap perekonomian daerah dapat diketahui dari hasil analisis shift share. Pertanian 2.36 7. Kabupaten Bombana Tahun 2011 .93 100. Pengangkutan dan Komunikasi 8. berarti pertumbuhan sektor tersebut terhadap perekonomian daerah relatif sama.78 10.34 0. Pengangkutan dan Komunikasi 8.67 10.10 1.3 Distribusi Persentase PDRB Bombana Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dan Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2005 – 2010 Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2000 1.52 2. Di dalam perhitungan shift share dapat dibedakan ke dalam tiga klasifikasi apabila : .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 40 Tabel: 4.03 3.Nilai shift share > 0.35 4.40 2.98 100.67 4.00 50. Jasa-Jasa Produk Domestik Regional Bruto Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 2005 59. Gas dan Air Bersih 5.87 1.23 0. Konstruksi 6.56 4.71 1.04 0.90 14.46 11.

4 Tabel: 4.04 2.39 2. Sedangkan Kedua sektor lainnya mencapai Nilai shift share < 0 atau pengaruhnya terhadap perekonomian rendah. 5. 3.32 2. Gas dan Air Bersih Konstruksi Perdagangan.77 1.2 60.130.60 1.267.740.09 2.58 3. Sektor Pertambangan dan Penggalian. Untuk lebih jelasnya lihat capaian nilai shift share masingmasing sektor sebagaimana disajikan pada Tabel 4.13 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Kabupaten Bombana Tahun 2011 .55 670.30 536.342.33 323. Jasa-Jasa 4.96 1.Nilai shift share <0.852. berarti pertumbuhan sektor tersebut terhadap perekonomian daerah sangat rendah.001.24 11.47 1. Persewaan dan Jasa Perusahaan dan Sektor Jasa-jasa.02 4.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 41 .N . 8.15 861.10 2.39 1.64 -13. Hasil Perhitungan Shift Share N R M S 8.00 451.41 -13.35 1. Hotel dan Restoran Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan. Sektor Perdagangan.143.03 12. Ketujuh sektor dimaksud yaitu Sektor Pertanian. 6. 2. maka dari 9 sektor perekonomian daerah.20 -6038.66 67. Berdasarkan teknik perhitungan di atas.715.057.4 Pengaruh/Posisi Sektor Terhadap Perekonomian Daerah ( Hasil Perhitungan Shift Share ) Tahun 2010 Lapangan Usaha 1. Sektor Industri.874. Sektor Konstruksi / Bangunan.89 14. terdapat 7 sektor di antaranya mencapai nilai shift share > 0 atau pengaruhnya terhadap perekonomian daerah sangat tinggi.M Nilai murni sektor Perubahan absolut suatu sektor (waktu tertentu) Perubahan sektor tertentu terhadap perekonomian daerah Pengaruh pertumbuhan yang ditimbulkan oleh sektorsektor tertentu.64 11. Hotel dan Rumah Makan.45 S R N M = = = = Pertanian Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listrik. 7.24 8.192.339.215. Di dalam menghitung shift share menggunakan rumus: S = R .88 12. kedua sektor dimaksud yaitu Sektor Konstruksi dan Sektor Pengangkutan dan Komunikasi. Sektor Keuangan.47 5.93 -5. 4.04 6.93 1.37 490.162.336. Persewaan & Jasa Perusahaan 9.012.

3 (tiga) sektor di antaranya mencapai nilai LQ > 1 atau pengaruhnya terhadap perekonomian provinsi sangat tinggi. sektor konstruksi/bangunan.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 42 c). pertumbuhannya relatif lebih besar.5 Tabel: 4. Untuk jelasnya lihat hasil perhitungan LQ sebagaimana disajikan pada Tabel: 4. yaitu sektor pertambangan dan penggalian. dan sektor jasa-jasa. maka dari 9 sektor lapangan usaha di Kabupaten Bombana menunjukkan bahwa : . gas dan air minum. Bombana terhadap Perekonomian Provinsi Sultra (Hasil Perhitungan LQ) Tahun 2010 Lapangan Usaha PDRB Jutaan Rupiah LQ Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Nilai LQ diperoleh dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Nilai LQ dapat dibedakan dalam 3 klasifikasi.6 (enam) sektor lainnya nilai LQ < 1 atau pengaruhnya terhadap perekonomian Sultra relatif rendah. hotel dan rumah makan.Apabila Nilai LQ = 1 berarti nilai sektor tersebut dilihat peranannya di tingkat provinsi sama pertumbuhannya. . sektor pengangkutan dan komunikasi. Berdasarkan teknik perhitungan di atas. persewaan dan jasa perusahaan. sektor perdagangan. . pertumbuhannya relatif sangat kecil. . Pengaruh / Posisi Sektor Perekonomian Kabupaten Bombana terhadap Perekonomian Provinsi Sulawesi Tenggara Gambaran tentang pengaruh/posisi sektor perekonomian Kabupaten Bombana terhadap perekonomian Provinsi Sulawesi Tenggara dapat dilihat dari hasil analisis Location Question (LQ). sektor listrik.Apabila Nilai LQ > 1 berarti nilai sektor tersebut dilihat peranannya di tingkat provinsi. Keenam sektor di maksud.5 Posisi Sektor Perekonomian Kab. sektor industri pengolahan. ketiga sektor dimaksud yaitu sektor pertanian. LQ adalah angka yang menunjukkan perbandingan nilai relatif suatu sektor di tingkat kabupaten dengan nilai relatif sektor tersebut di tingkat provinsi.Apabila Nilai LQ < 1 berarti nilai sektor tersebut dilihat peranannya di tingkat provinsi. dan sektor keuangan. yaitu: .

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

43

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Kab. Bombana Prov. Sultra 2010 2010 Pertanian 197.024,42 3.731.856,51 Pertambangan dan Penggalian 17.105,76 558.809,44 Industri Pengolahan 7.964,64 953.959,86 Listrik, Gas dan Air Bersih 947,89 74.292,58 Konstruksi 40.681,19 877.513,86 Perdagangan, Hotel dan Restoran 42.799,55 1.695.809,00 Pengangkutan dan Komunikasi 7.653,07 849.519,56 Keuangan, Persewaan & Jasa 19.065,79 620.181,58 Perusahaan Jasa-Jasa 55.623,05 1.405.098,89 Jumlah 388.847,36 10.767.041,28

1,46 0,85 0,23 0,35 1,28 0,70 0,02 0,85 1,10 xx

Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka c). Pendapatan Per kapita Nilai Pendapatan Per kapita Kabupaten Bombana berdasarkan Harga Konstan 2000 keadaan Tahun 2010 sebesar Rp. 3..689.653,68,- jika dibandingkan dengan Tahun 2005 selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 6,14%/Tahun. Pendapatan per kapita Kabupaten Bombana, jika dilihat dari harga berlaku keadaan tahun 2010 sebesar Rp. 10.720.138,35,jika dibanding tahun 2005, selama kurun waktu 5 Tahun (20052010) meningkat rata-rata 17,14%/Tahun. Untuk jelasnya lihat keadaan dan perkembangan pendapatan per kapita baik berdasarkan harga konstan maupun berdasarkan harga berlaku selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) sebagaimana disajikan pada Tabel 4.6 sebagai berikut : Tabel: 4.6 Perkembangan Pendapatan Per Kapita Atas Dasar Konstan dan Harga Berlaku Tahun 2005 - 2010 Perkembangan (%) Atas Dasar Atas Dasar Harga Harga Konstan Berlaku 4,01 22,68 5,90 18,05 6,21 11,19 6,62 25,29 6,19 13,61

Tahun 2005 2006 2007 2008 2009

Atas Dasar Harga Konstan 2.739.203,15 2.900.755,91 3.080.837,84 3.284.646,06 3.488.014,64

Atas Dasar Harga Berlaku 4.860.670,99 5.737.790.62 6.380.004,03 7.993.784,11 9.081.381,48

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

44 10.720.138,35 xx 5,78 6,14 18,05 17,14

2010 Jumlah

3.689.653,68 xx

Sumber : Bombana Dalam Angka 2010

d). Tingkat Inflasi Inflasi adalah kenaikan harga dari seluruh barang dan jasa pada umumnya di suatu daerah. Manfaat diketahuinya data inflasi adalah sebagai berikut: a. Memperkirakan harga barang dalam rangka menetapkan biaya proyek b. Berhubungan dengan tarif pajak/retribusi yaitu untuk perubahan tarif Langkah-langkah menghitung Inflasi adalah sebagai berikut:  Menghitung tingkat perbandingan antara PDRB harga konstan dengan PDRB harga berlaku (indeks harga)

 Menghitung rata-rata tingkat inflasi dengan cara:

Berdasarkan tehnik perhitungan diatas maka laju Inflasi di Kabupaten Bombana dihitung berdasarkan indikator PDRB Tahun 2005-2010 sebesar 9,06%/Tahun. Untuk jelasnya lihat perkembangan inflasi setiap tahun selama kurun waktu 20062009 sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.7 Tabel: 4.7 Perkembangan Inflasi di Kabupaten Bombana Tahun 2005-2010 No. 1. 2. 2 3. 4. Tahun 2005 2006 2007 2008 2009 PDRB (Jutaan Rp.) Harga Konstan 290.988,29 311.233,70 333.442,16 360.926,76 388.874,36 Harga Berlaku 516.357,94 605.277,49 690.514,22 878.380,98 1.012.401,49 Indeks Harga 1,774 1,945 2,071 2,434 2,603 Inflasi (%) 8,79 6,04 14,91 6,49

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

45 Indeks Harga xx Inflasi (%) 9,06

No.

Tahun Rata-Rata

PDRB (Jutaan Rp.) Harga Konstan xx Harga Berlaku xx

Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 e). Tingkat Kemiskinan Prof. Dr. Sayogyo memberikan ukuran Tingkat Kemiskinan dilihat dari besarnya pendapatan per kapita per tahun, apabila: - Pendapatan Per kapita setelah dikonversi ke beras mencapai > 360 kg/kapita/tahun maka tingkat kemiskinan Kabupaten tergolong dalam klasifikasi tidak miskin/berada di bawah garis kemiskinan - Hasil Konversi < 360 Kg/Kapita/Tahun maka tingkat kemiskinan kabupaten tergolong dalam klasifikasi miskin/di bawah garis kemiskinan - Sementara itu Kepmendagri No. 414.3/316/PMD Tanggal 17 Februari 2003 memberikan ukuran tingkat kemiskinan dilihat dari besarnya jumlah penduduk miskin, apabila:  Jumlah penduduk miskin < 20% dari total penduduk Kabupaten tergolong miskin  Jumlah penduduk miskin > 20% dari total penduduk Kabupaten dikategorikan tidak miskin Adapun nilai pendapatan per kapita Kabupaten Bombana berdasarkan harga konstan, keadaan tahun 2009 setelah di konversi ke Beras mencapai 698 kg/kapita/tahun, sedangkan jumlah penduduk miskin Kabupaten Bombana tahun 2009 sebagaimana disajikan pada tabel 3.51 adalah sebanyak 30.286 KK atau 27,17% dari total penduduk miskin Kabupaten Bombana pada tahun yang sama (2009) sebanyak 111.481 jiwa dan merupakan urutan terbanyak ke empat bila dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Keadaan ini menggambarkan bahwa Kabupaten Bombana ditinjau dari Indikator Pendapatan sesuai (kriteria Prof. Sayogyo) tergolong Tidak Miskin dan dilihat dari besarnya jumlah penduduk Miskin sesuai surat Mendagri Nomor 412.4/316/PMD tanggal 17 Februari 2003, tergolong dalam kategori Miskin. Tabel 4.8 Banyaknya KK Miskin pada 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2009 No. Kabupaten / Kota Jumlah KK Jumlah Jiwa

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Secara makro rencana dan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tampak meningkat setiap Tahunnya.212 1.772.908 54.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 46 52.960 67. a) Pendapatan Daerah Sebagaimana disajikan pada Tabel: 3.232 1.369 30.286 39. pendapatan dari pemberian pemerintah dan atau instansi yang lebih tinggi.850 19.52.840 82.136 12.144 159.977 13.Keuangan Daerah 1.476 121.272 27. bagian Pendapatan Asli Daerah sendiri. pinjaman pemerintah daerah dan yang bersumber dari urusan kas dan perhitungan. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Buton Kolaka Utara Konawe Kolaka Bombana Muna Buton Utara Wakatobi Kota Bau-Bau Kota Kendari Konawe Utara Konawe Selatan Jumlah Sumber : Diolah dari Data BPMD Provinsi Sulawesi Tenggara B. realisasi pendapatan daerah Kabupaten Bombana tahun 2009 mencapai angka sebesar Rp.400 77. baik berasal dari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun sumber dana yang berasal dari bantuan pemerintah pusat dan atau setingkat di atasnya bagi pemerintah tingkat Provinsi.659 15.818 6.740 16.803 283.215.9 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Realisasi pendapatan daerah menurut jenis anggaran keadaan tahun 2009 disajikan pada Tabel: 4.544 50.836 167.636 61.709 41.54% dari target pendapatan daerah pada tahun yang sama. Keuangan Pemerintah Daerah Kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah sangat bergantung dari tersedianya sumber-sumber pendapatan daerah.960 20.134.004 55.251 13. 342.558 208.820 atau mengalami penurunan 89. Sumber-sumber pembiayaan pembangunan dan rutin dalam penyelenggaraan Pemerintahan daerah Kabupaten Bombana terdiri dari bagian sisa lebih perhitungan anggaran Tahun yang lalu.

000.Pajak Kekayaan daerah .560.000.000 .Pajak Lingkungan .72 kesehatan .250.200.Retribusi pelayanan 121.Pajak Reklame 3.Retribusi pengujian kendaraan .000 133.000 90.000.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 47 Tabel: 4.000.000.000 46.000.820 93.000 28.Retribusi terminal 30.000.Pajak Pengambilan dan 184.000 113.33 3.000 75.000 .Pajak Penerangan Jalan 177.Pajak Hotel dan Restoran 9.000 94.000 199.Pajak Hiburan 3.181.Retribusi penjualan produksi usaha daerah .000 100.200.000 99.000 .00 4.Retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan .000 Pengolahan Galian Gol.000.000.Retribusi pemakaian kekayaan daerah .000 85.400.Retribusi parkir di tepi jalan umum .000.000.33 200. Pendapatan 64.73 10.Retribusi kapal pengujian perikanan Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Retribusi Daerah 28.92 Retribusi Jasa Umum .000.000.000. Pajak Daerah 405.000 105.000 112.200.500.481.000 a.320 47.000 .23 Retribusi Jasa Usaha .000 90.44 428.000.Lainnya 28.Retribusi pelayanan kepelabuhan .780 14.Retribusi penggunaan biaya 117.000.000 .000.Lainnya 265.578.000 100. C .24 A.00 b.600.39 .74 .9 Terget dan Realisasi Pendapatan menurut Jenisnya di Kabupaten Bombana Keadaan Tahun 2010 Uraian Target Realisasi Nilai Persentase 30.000.61 183.000 26.751.280.000 100.718.Pajak Pemanfaatan Hasil-hasil Perkebunan dan Hasil Ikutannya .Retribusi pasar 95.000 110.47 cetak KTP dan Akta Catatan Sipil .

Retribusi perizinan dan pengaturan PHH .122.820 95.Retribusi Surat Izin Tempat Usaha (SITU) Retribusi Perizinan Tertentu .066.11 Bagi Hasil Pajak dan Bukan 21.194.Retribusi surat izin usaha industri .751.Retribusi wajip daftar perusahaan .000.000 3.Retribusi izin trayek 33.000 21.686.000 80.215.50 perikanan .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 48 Realisasi c.000 70.156.820 25.000.000 11.31 .896. d.681.370.000.500 96.00 . b.Retribusi izin usaha bidang infokom .Retribusi Tanda Daftar Perusahaan (TDP) .500 52.Retribusi izin usaha konstruksi . B.Retribusi IMB 1.250. a.00 Dana Perimbangan 303.41 Uraian Target Kabupaten Bombana Tahun 2011 .030.513. Hasil hutan/ ikutannya .Retribusi sewa alat-alat berat .500 Daerah yang Dipisahkan Lain-lain PAD 30.40 .000 20.Retribusi Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) .322.Retribusi lainnya 26.000.000 903.582.000 11.681.Retribusi provisi SD hutan dan dana reboisasi peng.Retribusi izin usaha industri dan perdagangan .826.000 65.947.000 291.400 22.000 2.Retribusi izin gangguan tempat usaha .Retribusi izin pendirian pelayanan koperasi .Retribusi izin usaha bidang 20.040.13 Pajak Dana Alokasi Umum 229. Nilai Persentase .410.000.000.000 880.Retribusi surat izin usaha koperasi .000.Retribusi izin penjualan minuman beralkohol .Retribusi tempat penginapan 25.000 49.000.44 Hasil Pengelolaan Kekayaan 0 2.300.000.

550. DBH Pajak dari Provinsi 2.550.156.000 342.550.000.000 2.212. 7.000 694.030. c. b.500 49.000 Perkembangan (%) 924.000 291.10 Perkembangan Realisasi Pendapatan Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2010 Uraian A. Bantuan Keuangan dari Provinsi 3.000.000. a.82 d.500 594.000.000 0 e.472.898.000.668. Dana Darurat c.000.578.513.560.00 atau Pemda Lainnya Jumlah Pendapatan 382.100. a.194. b.215.16%.156.000 100.000 1. Lain-lain Pendapatan yang 13.215.237. C.000.000.18 325.320 399. Dana Alokasi Khusus 49..240.14 Gaji) C. Dana AD HOC (Penyesuaian 3. Dana Penyesuaian Infrastruktur 4.000 57.000 19.761. Perkembangan realisasi pendapatan menurut jenis anggaran tahun 2009 dibandingkan dengan sebelumnya disajikan pada Tabel: 4.10 Tabel: 4.718.156.000 25.157 26.000.mengalami kenaikan sangat tinggi sekitar 4630.481. Departemen Keuangan Uraian Target Jika realisasi pendapatan daerah tahun 2010 tersebut dibandingkan dengan realisasi pendapatan daerah tahun sebelumnya (2008) sebesar Rp.000.000 49.60 Sah a.200.000 2.000.60 - Kabupaten Bombana Tahun 2011 .00 b.000.00 d.820 2.980. B.000.000 6.000 19. d.772.896.898 30.826.234.500 11.000.490.201 428. Pendapatan Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain PAD Dana Perimbangan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus Dana AD HOC (Penyesuaian Gaji) Lain-lain Pendapatan yang Sah Realisasi 2009 2010 7.680.500.000.54 Sumber : Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.000 15.761.60 7.000 142.000 49.234.000. c.080.000.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 49 Realisasi Nilai Persentase c. Pendapatan Hibah 4.000.000.000.000 3.000 100.947.156.000.540 903.820 89. d.710.

Jika dibandingkan dengan realisasi belanja daerah tahun sebelumnya (2008) menurun dari Rp. Rp.11 Rencana dan Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Bombana menurut Jenis Pengeluaran Tahun 2010 Uraian 1.000.783 juta (2005) menjadi Rp.574 juta (2009).000 3.16 Perimbangan Keuangan. Pendapatan Hibah Dana Darurat DBH Pajak dari Provinsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemda Lainnya Jumlah Pendapatan Jenderal 7.000.842.124 104.574 juta atau 105.234.000. 397.000.000.23 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 50 1.722.50 95.201.550.) % 123. c.278.11 Tabel : 4. b.55.820 4.085.120 128. d.698. realisasi belanja daerah Kabupaten Bombana tahun 2009 mencapai angka sebesar.215.761.80% dari target belanja daerah pada tahun yang sama.532.) Realsiasi (Rp.630.064. Departemen Sumber : Direktorat Keuangan b) Realisasi Belanja Daerah Sebagaimana disajikan pada Tabel: 3.000 - a.120 99. Untuk jelasnya realisasi belanja daerah tahun 2009 menurut jenis pengeluaran disajikan pada Tabel: 4.898 342.Belanja Pegawai / Personalia Target (Rp. 4.698.865. 397.722. e.000 15. BELANJA a.124 103. Belanja Langsung .772.

883 36.905.000 102.620.027.000.179 111.954 38.232.581.252 122.000 252.801. 55.75 - .250 375.500.000.933.000.Belanja Modal Jumlah Belanja 2009 Jumlah Belanja 2008 c) 22.574. 59.26 1.-.80 95.623..) Uraian Belanja Bunga Belanja Subsidi Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial Belanja Bagi Hasil Kepada Provinsi/Kabupaten dan Pemerintah Desa % 5.Belanja Barang dan Jasa .000.313.072.783.08 Pembiayaan Pembangunan Realisasi penerimaan daerah Kabupaten Bombana tahun 2009 sebesar Rp.731. Untuk lebih jelasnya realisasi pembiayaan daerah Kabupaten Bombana menurut jenisnya keadaan tahun 2009 sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.187.876 126.100.) 5.Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi / Kabupaten dan Pemerintah Desa .929.000 873.294.801.187.187.722.828 86.520.808. Belanja Langsung .76 96.823.452 397.92 94.Belanja Pegawai .068.306.000 100.000.506.000.506.26 105.12 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .000 Realsiasi (Rp.771.000 269.074 4.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 51 Target (Rp.000 22.124.jika dibandingkan dengan realisasi pengeluaran daerah Kabupaten Bombana pada tahun yang sama terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) sebesar Rp.96 127.120.278.007 4.081 79.310.39 106.440.Belanja Tidak Terduga b.

682.) Realsiasi (Rp.264.278.278.477.000 100. Penerimaan Daerah 59.000.020. hal ini berarti bahwa terjadi penurunan realisasi nilai pajak dari sebesar Rp.000.000.926 2. Pada Tahun 2011.Penerimaan pinjaman daerah .Pencairan dana cadangan .74 .187 . 1.801.000. Pengeluaran Daerah 6.12 Tabel: 4.034.atau 46.(2009). Perpajakan Salah satu sumber keuangan daerah adalah pajak dari masyarakat maupun pelaku usaha.506..264.684.433 dengan Poleang sebagai Kecamatan dengan obyek pajak terbanyak hingga mencapai 6.Pemberian pinjaman daerah 2. PEMBIAYAAN a.801.482. hingga akhir tahun 2009 realisasi pajak PBB sebesar Rp. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan pajak yang dikenakan atas kepemilikan tanah dan bangunan yang diberikan kepada pemerintah. Untuk jelasnya lihat realisasi penerimaan PBB atas dasar harga pokok tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.000 46.948.Penerimaan piutang daerah b.Penerimaan kembali pemberian pinjaman ..330.926 4.Sisa lebih perhitungan / silfa 59. perkiraan obyek pajak sebanyak 51. 682.000.12 Realisasi Pembiayaan Daerah Kabupaten Bombana Menurut Jenisnya Keadaan Tahun 2010 Uraian Target (Rp..00 .-.) Persentase (%) 1.Pembayaran utang pokok .034.718.956.Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan .Pembentukan dana cadangan 4.000.000 63.718. 1.187 .000 2.000.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 52 Tabel : 4. Perkembangan jumlah obyek pajak tahun 2009 dibanding dengan tahun sebelumnya (2008) tidak ada kenaikan (0.71 . Perkiraan nilai pajak tahun 2009 sebanyak Rp. hingga akhir tahun 2009 realisasi obyek pajak yang melunasi pajak 100%.(2008) menjadi Rp.000.Penyertaan modal 2.12 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .00%).506.19%.

015.034 46.553 67.402.482.658. 16.00 72.482 144.792 2.596 2.881.080.412 488 1.848. 9.264.000 197.78 57.603. Untuk jelasnya lihat perkembangan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menurut Kecamatan tahun 2009 sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.513.13 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 12.984.339.51 46.704 11.425 2.45 46.482.929. 22.433 1.149 635 1.470 1.596 2.138 3. 1.18 35.470 1.407 1. 19.547 44. 3.771.532. 15.927 98.341 1.116 101.407 1.249 90.67 14.974 1.tahun 2010 menjadi Rp.341 1.116 100.210 29.433 1.392 86.000 33.120 19.956 51.034.466.177 1.283 4.47 24.461 Op.99% (Rp.740.645 29.18 59.048.462 60.037.887 21.00 Sumber: Dinas Pendapatan.260 80.726.482.456 47.37 8.151.486 94. 682.34 100.398 40.138 3.433 1.795 1.354.795 1. 17..487.039.000 70.680.830.433 682.847 15.945 6.338 17.108 24. 5.62 16. 1. Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bombana Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2009 dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami penurunan sebesar 53.55 64.422 22.839 66.356. 13.153 25.399 118.151.599.362.974 1. 8. 4.846 6. 20.704 31.948 100. 14. 6.50 40.792 2.560 Realisasi Rp.00 4. % 21.013.57 45.945 6. 10.412 488 1.77 1.75 38.149 635 1.029.846 6.296 12.558.896 213 3.048.477.568 188.948 51.58 8. 26.875.746.61 29.530 960 2.40 12.896 213 3.296 15. 2.633.684 4.560 Rp.035.362.425 2.672 71. 7.850.71 34.354.684 36.578 125.236.20 Jumlah 2010 51.694.507 49.330.590. 11.-.501 54.919 12.248 56.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 53 Realisasi Penerimaan Pajak PBB Menurut Kecamatan di Kabupaten Bombana Tahun 2010 Kecamatan 1.994 9.264.234.684 4.020. 21. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Ketetapan Op.669.225 59. 18.000.19 2009 51. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep.530 960 2. 1.938 65.060.851.43 15.

645 29.249 15.606.565 15.66 -2.600 24.456 12.746.151.887.248 56.2010 Kecamatan 1.694.704 11.66 -52.116 72. 4.080.354.740.704 36.927 98.33 -9. 9.000 Perkembangan (%) -19.850.53 -75. 11.733 40.000.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 54 Tabel: 4.50 -59.580. 14.30 -34.37 -28.120 19.501 14.41 -45. 10.151.354.013. 2. 3.22 -42.765 118. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep.513. 13. 12.590.000 2010 21.13 Perkembangan Realisasi Penerimaan Pajak PBB Menurut Kecamatan Tahun 2009 .61 7.283 4.225 8.234.035.659 12.57 -40.782 17. 8.362.417.244.025 101.137 44.672 29.296 15.35 -68.669.487.558.153 25.40 -53.994 9.059.82 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .466.236. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Realisasi PBB 2009 26.938 4. 7.260 8.050. 5. 6.

Untuk itu. 21.985.85 -53.108 33.776. 18. dan Bank Muamalat 1 unit. Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bombana Perbankan Bank merupakan sarana pelayanan masyarakat dalam rangka mengatur sirkulasi uang dalam suatu daerah.486 94.43 -54.296 12.984 2010 70.507 49.462 60.576 125.356.210 29. perkreditan dan sekaligus juga menjadi tempat pengamanan modal.25 -61.830.99 Kecamatan 15.726.680.14 Tabel: 4. 2009 197.360 66.604.851.633.684 682.048.887 21. 16.392 86.461 1.848.422 22. perbankan juga sangat dibutuhkan dalam menunjang kegiatan perekonomian masyarakat sebagai sarana investasi.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 55 Realisasi PBB Perkembangan (%) -64.82 -40.029. 4.264. 20. Koperasi Koperasi merupakan sarana perekonomian yang menganut asas demokrasi dan kekeluargaan. Kebijakan pemerintah dalam pembinaan koperasi ditujukan agar koperasi menjadi lembaga yang kuat dan menjadi wadah utama untuk membina kemampuan usaha golongan ekonomi lemah. Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah Sumber: 3.039. Selain itu. 17.553 67.015.893.33 -35.034 Dinas Pendapatan. Koperasi yang ada di Kabupaten Bombana terdiri dari Koperasi Unit Desa (KUD) dan Non KUD. 22.037. ketersediaan sarana perbankan dalam suatu daerah menjadi indikator kemajuan daerah dalam mengatur pendanaannya.929. yaitu Bank PBD 1 unit. Perkembangan jumlah Koperasi Unit Desa dan Non KUD di Kabupaten selama 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4. 19. Jumlah Bank di Kabupaten Bombana Tahun 2009 berjumlah 5 unit.80 -53.482.337 144.29 -65.38 -83.518 188. BRI sebanyak 3 unit.14 Jumlah Koperasi dan Anggotanya di Kabupaten Bombana Kabupaten Bombana Tahun 2011 .

000 204.51 2005 21 2006 35 2007 15 2008 23 2009 68 Rata-rata xx Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 Banyaknya simpanan dan volume usaha Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Bombana tahun 2010. 1.400.970.000 146. Tabel: 4.964. jumlah simpanan dan volume usaha Koperasi (KUD + Non KUD) di Kab.-.200.000 321.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 56 Tahun 2005 – 2010 Tahun Jumlah Koperasi Anggota 535 976 326 380 1. 3.700 xx Perkembangan (%) Jumlah Anggota Koperasi 66. 9. 12.000. 10.000 58.33 16.840.850.dan Rp.000 Volume Usaha 292. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep.072. Banyaknya unit.000.600.000 585.000 1.000 423. 13.656.000.dan Rp.432.60 dan tabel 4.344.43 -57. 4..14 -66. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Jumlah Anggota KUD 2 1 1 3 2 1 1 1 1 6 120 77 110 189 221 280 24 145 80 454 Simpanan 73.820..000 17.600.000 129. 5.300.000 518. 15.450.000 80.000 56.400.15 Banyaknya Anggota.000 4. 8.67 82.400.040. 5.000 105.000 233.000 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .15. masingmasing disajikan pada tabel 3. sedangkan banyaknya simpanan dan volume usaha Koperasi Non KUD masing-masing sebanyak Rp.56 195.210.164. 14.000 817.446..000 224. 11.800. 6.480.000.14 33. 7.65 347.800.510. Simpanan dan Volume Usaha Koperasi Unit Desa (KUD) Menurut Kecamatan Tahun 2010 Kecamatan 1. 2.200.60 53.376. 4. Bombana keadaan tahun 2009. 14.000 268.120. masing-masing sebanyak Rp.784.37 34.

164. 19.784.800.000 231.000 Volume Usaha 523. 17.320.000 5.000 52.000 211.830.000 311. Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah Jumlah Anggota KUD 3 1 2 1 26 207 96 110 181 2.000 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .656. 21. 18.950. 20.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 57 Kecamatan 16. 22.200.294 Simpanan 130.000 57.000 1.000 77.446.800.200.800.

439.000 232.000 245.000 36.000 14.000 1.840.000 94.820.000 247.970.890.000 185. Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk diharapkan semakin baik kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. 21. 12. 1. Simpanan dan Volume Usaha Non KUD Menurut Kecamatan Tahun 2010 Kecamatan 1.000 2. 16.020.000 255.240.000 69. 17.240.765.200.000 2.400.000 521.060.000 4. Kabupaten Bombana Tahun 2011 .16 Banyaknya Anggota.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 58 Tabel: 4.065.260.000 379.558 Simpanan 359.830.980.280.440. 18.850.080.520.760.960. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep.964. 7.320.000 Volume Usaha 1. 10. Aspek Sosial a) Pendidikan Dalam rangka pelaksanaan pembangunan di segala bidang khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia tidak akan terlepas dari pembangunan bidang pendidikan. 19.000 694.432.000 H.620.000 61.560.000 407.000 47.000 173.000 521. 3.405.000 11. 20.000 3.000 61.570.000 982. 11.000 245.800.000.035.000 16. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah Jumlah Anggota KUD 8 1 1 7 9 1 22 4 1 8 4 3 5 14 5 4 10 6 1 2 116 768 21 29 398 316 20 1.000 1. 8.201.000 11.000 279.000 557.000 31.760.340. 15.628.190. 13. 2.023. 6.228.000 800.340.000 126. 22. 14.835.335. Aspek Sosial Budaya Kondisi sosial budaya masyarakat suatu daerah ikut mempengaruhi atau memberi corak terhadap perwujudan daerah.416.362 123 75 284 156 74 139 590 139 95 617 244 41 72 5. 4.000 1.560.000 240.750.920.000 4. 9.000.630.000 130. 5.000 58.000 147.760.

RA (Depag.36 30. 3.174 51 51 123 123 13. 2. Jumlah Unit: .949 13.) II 1.17 Perkembangan Jumlah Sekolah.TK (Diknas) . dapat dilihat pada Tabel 4.076 20.17 Tabel: 4.) Murid Jumlah 2005 37 37 1.36 65. guru dan murid) keadaan tahun 2010 dan keadaan selama kurun waktu 5 Tahun (2005-2010).174 1.) 3.541 124 54 40 14 7. Guru dan Murid Menurut Tingkat Sekolah Keadaan Tahun 2009 dan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (2005-2010) Tingkat Pendidikan I TK/RA 1.390 380 380 158 144 14 21.TK (Diknas) .44 33. Keadaan dan perkembangan fasilitas pendidikan (jumlah unit.RA (Depag. SD / MI Jumlah Unit: SD (Diknas) MI (Depag.RA (Depag.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 59  Fasilitas Pendidikan Tersedianya fasilitas pendidikan dengan kualitas cukup serta keberadaannya menyebar secara merata di setiap wilayah diharapkan pula dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berpartisipasi di bidang pendidikan sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. III 1.61 30.) Murid SD (Diknas) MI (Depag.665 1.055 1. Jumlah Guru: .11 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .) SLTP / MTs.TK (Diknas) .74 17.85 21.45 19.22 6.) 2.949 810 810 17 17 3.264 Perkembangan (%) 05-10 31.376 2010 111 111 3.390 3.87 9. Jumlah murid: .61 31.50 23. 2.22 65.46 4.021 1.) Jumlah Guru: SD (Diknas) MI (Depag. Jumlah Unit: SLTP (Diknas) MTs (Depag.02 10.

3.14%.634 1.68% tidak memiliki ijazah dengan kata lain penduduk tersebut tidak berhasil menamatkan pelajaran pada suatu jenjang pendidikan formal.878 68 68 2010 5. Demikian juga penduduk yang sempat menyelesaikan pendidikan sampai pada jenjang menengah atas sekitar 17.376 158 158 8 8 1. baik dari sekolah swasta maupun sekolah negeri. Persentase penduduk Kabupaten Bombana dengan ijazah tertinggi setingkat SD sekitar 23.630 852 630 222 24 14 4 4.61 15.60 16. 2.82%.99 69. jumlah penduduk Kabupaten Bombana usia 15 tahun ke atas adalah 57.418 jiwa. V SLTP (Diknas) MTs (Depag. Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya tingkat pendidikan dapat tercermin dari masih rendahnya persentase Kabupaten Bombana Tahun 2011 .39 41. Dari empat jenjang pendidikan formal yang dibahas di sini.30 31.) SMTK Jumlah unit Jumlah murid Jumlah guru Sumber : Bombana Dalam Angka 2010  Tingkat Pendidikan Komposisi penduduk menurut tingkat pendidikan dapat memberikan gambaran mengenai kualitas sumber daya manusia.63 48.82%.878 1. Dari jumlah terebut ada 38.98 - Tingkat Pendidikan 3.674 3.66 52.518 296 563 335 79 6 860 149 Perkembangan (%) 05-10 13.) Jumlah Guru: SLTP (Diknas) MITs(Depag. IV 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 60 Jumlah 2005 3. sedangkan yang setingkat SLTP sekitar 14. terlihat bahwa persentase kepemilikan ijazah terbesar pada tingkat pendidikan SD/MI/Sederajat.02 25.) Jumlah Guru: SLTA (Diknas) MA (Depag.) SLTA / MA Jumlah Unit: SLTA (Diknas) MA (Depag.) Jumlah murid: SLTA (Diknas) MA (Depag. Berdasarkan hasil Sakernas tahun 2010.

Demikian juga dengan APS kelompok usia SD (7 – 12) tahun yang masih sekolah dengan jumlah penduduk sekolah bersangkutan SLTP. bahwa dari data yang ada sekitar 76. Selanjutnya APS kelompok usia 16-18 tahun adalah sekitar 75. Sebagai satu hal yang perlu dicermati. APS kelompok usia TK (4 – 6) tahun yang masih bersekolah dengan jumlah penduduk sekolah yang bersangkutan.64% penduduk Kabupaten Bombana hanya berpendidikan SLTP ke bawah.36% penduduk usia ini tidak bersekolah lagi. Angka Partisipasi Sekolah (APS) merupakan salah satu cermin pemerataan akses pendidikan. dapat diartikan sebagian besar anak usia 4 – 6 tahun telah menikmati pendidikan TK. Berdasarkah hasil analisis data / diolah dari data Kabupaten Bombana dalam angka tahun 2010.  Angka Partisipasi Sekolah (APS) Untuk mengetahui seberapa jauh partisipasi penduduk dalam bidang pendidikan antara lain dapat dilihat dari Angka Partisipasi Sekolah (APS).33%. SMU dan seterusnya. APS kelompok usia TK Kabupaten Bombana (4 – 6) tahun sekitar 87.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 61 penduduk yang telah mendapatkan ijazah pada jenjang pendidikan di atas SLTA. Persentase penduduk yang mendapatkan ijazah Diploma I/Universitas adalah sekitar 5.91%. Tabel: 4.54%. atau sekitar 8.64%. Sementara itu APS usia 13-15 tahun adalah sekitar 91.18 Angka Partisipasi Sekolah (APS) Menurut kelompok umur. APS kelompok umur 7-12 tahun Kabupaten Bombana adalah sekitar 99. Kabupaten Bombana Tahun 2010 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .64%. atau dapat diartikan bahwa hampir seluruh anak usia 7-12 tahun telah menikmati pendidikan dasar. Untuk jelasnya lihat angka partisipasi sekolah (APS) menurut kelompok umur Kabupaten Bombana tahun 2010. dapat diperoleh dengan membagi jumlah penduduk yang sekolah pada kelompok tersebut dengan total penduduk kelompoknya. Tinggi rendahnya angka ini sangat dipengaruhi oleh dua faktor yang mendasar yaitu wajib belajar 9 tahun serta ketersediaan sarana sekolah.

Puskesmas Plus 7 unit. tenaga kesehatan yang cukup dan profesional serta kemudahan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. pemerintah telah menyediakan berbagai sarana dan prasarana kesehatan. Hasil Susenas 2010 menunjukkan bahwa angka melek huruf pada penduduk dewasa yaitu 88.076 7. sementara angka buta huruf sekitar 11.882 21.64 91.246 4. Angka ini memberikan gambaran bahwa pencapaian pendidikan di Kabupaten Bombana masih perlu terus ditingkatkan dengan meningkatkan angka melek huruf penduduk dewasa hingga melebihi angka 95%.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 62 Penduduk Usia Sekolah 3. Polindes 22 unit.91 *) Kelompok Umur Usia TK (4-6 Thn) Usia SD (7-12 Thn) Usia SLTP (13-15 Thn) Usia SLTA (16-18 Thn) Usia Perguruan Tinggi (19 – 25 Thn) Sumber : Diolah dari data Kabupaten Bombana dalam Angka Tahun 2010 *) Data tidak tersedia  Melek Huruf dan Buta Huruf Melek huruf adalah kemampuan seseorang dapat membaca dan menulis huruf latin atau huruf lainnya dan merupakan indikator yang dapat menggambarkan mutu sumber daya manusia. Puskesmas Keliling (roda 4 sebanyak 9 unit dan Boad 1 unit).157 10. Apotik 2 unit dan Toko obat 6 unit.674 *) APS 87.907 6. Fasilitas Kesehatan Efektivitas pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh tersedianya fasilitas yang memadai.343 Penduduk Bersekolah 3. Untuk meningkatkan pelayanan tersebut.390 21.80%. mudah dan terjangkau adalah dambaan seluruh masyarakat.64 75. Kabupaten Bombana Tahun 2011 . (a).33 99.152 7.20%. b) Kesehatan dan Keluarga Berencana 1) Kesehatan Pelayanan kesehatan secara merata. Pemerintah juga terus meningkatkan jumlah dan mutu tenaga kesehatan. Posyandu 212 unit. Fasilitas kesehatan di Bombana Tahun 2010 meliputi Rumah Sakit 1 unit. Pustu 32 unit. Puskesmas Perawatan 8 unit.

bidan 33 orang. Rumah Sakit Puskesmas Perawatan Pustu Posyandu Puskesmas Keliling .00 10.00 -1.20. 2. Pedagang Farmasi Jumlah Sumber: BPS Kabupaten Bombana Tenaga kesehatan (tenaga medis dan para medis) di Kabupaten Bombana tahun 2010 terdiri dari Dokter umum 3 orang.20 2005 1 5 34 180 9 7 1 3 231 Jumlah 2010 1 8 32 212 19 9 3 7 22 2 6 302 Perkembangan (%) 05-10 0. Polindes 8. Puskesdes 9. SPK 19 orang. 4. SPPH 5 orang. 5. Perkembangan jumlah tenaga kesehatan Tahun 2009 dan selama kurun waktu 5 Tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4.50 4.Boat 6. Apotik 10.93 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Roda empat . Puskesmas Plus 7.48 31.18 20. SPGR 3 orang. Tabel: 4.61 6.19 Tabel: 4. Toko Obat 11. SKM 11 orang. dan tenaga kesehatan lainnya sebanyak 164 orang.19 Perkembangan Sarana dan Prasarana Kesehatan menurut Jenisnya di Kabupaten Bombana dan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (Tahun 2005 – 2010) Jenis 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 63 Perkembangan jumlah fasilitas kesehatan tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada pada Tabel: 4. 3.54 6.

4. 7. Dokter Umum Dokter Gigi Bidan SKM SPRG SPPH AKL SPK Tenaga Kesehatan Lainnya Jumlah Sumber : BPS Kabupaten Bombana Banyaknya 2005 4 115 2 121 2010 3 33 11 3 5 19 164 238 Perkembangan (%) 05-10 -6. 8.94 -26.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 64 Perkembangan Jumlah Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bombana Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (2005 – 2010) Jenis 1.14 18.43 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 9. 3. 2. 6. 5.81 53.

Polio-3.21 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . DPT-1. Kesehatan Lingkungan Kesehatan lingkungan antara lain tercermin dari kepemilikan rumah yang memenuhi syarat kesehatan/layak huni yang memberikan suasana nyaman bagi penghuninya.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 65 (b). KL1/DT. Pelayanan Kesehatan Imunisasi Selain pemberian air susu ibu (ASI) upaya membangun kekebalan tubuh dilakukan melakui imunisasi. jenis imunisasi bagi ibu hamil dan calon pengantin yaitu TT-1 dan TT-2 sedangkan jenis imunisasi bagi murid sekolah yaitu Campak/KL1. yaitu BCG. Polio-1. DPT-3. Keadaan dan perkembangan jumlah bayi yang di imunisasi. Dinding dan Atap Rumah. TT1 KL2 dan TT2 KL3. calon pengantin yang diimunisasi dan murid sekolah yang diimunisasi selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4. Polio-2. Rumah yang memenuhi syarat kesehatan tercermin pula dari kondisi rumah itu sendiri (Luas dan Jenis Lantai. Sebagian masyarakat lainnya menggunakan air minum yang berasal dari sumur tak terlindung dan mata air (c). Jenis imunisasi yang dilakukan bagi bayi. Kepemilikan WC serta Pemakaian Listrik sebagai sumber penerangan utama dan ledeng sebagai air minum utama Dari sejumlah 2. Polio-4 dan campak.781 Rumah Tangga yang ada di Kabupaten Bombana menunjukkan :  Terdapat sejumlah RT masih menempati rumah yang luas lantainya < 20 M2  Terdapat sejumlah RT masih mendiami rumah berlantai tanah  Terdapat sejumlah RT yang dinding rumahnya terbuat dari pepohonan  Terdapat sejumlah RT yang atap rumanya terbuat dari dedaunan  Terdapat sejumlah rumah tangga tidak menggunakan Listrik sebagai sumber penerangan  Tedapat sejumlah RT tidak memiliki WC sendiri atau menggunakan WC bersama/WC umum dan lainnya sebagai tempat buang air  Hanya sebagian kecil masyarakat yang terlayani oleh Perusahaan Air Minum PDAM. DPT-2.

200 3. Polio-2 7. Campak II.912 1.05 9.43 10.60 8.229 1. DT 2.598 1.18 - Keluarga Berencana (KB) Pengetahuan tentang pengendalian kelahiran dan keluarga berencana merupakan salah satu aspek penting ke arah pemahaman tentang berbagai alat/cara kontrasepsi dan Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Ibu Hamil dan calon pengantin / TT/ WUS yang diimunisasi 1.643 2.35 10.24 11.567 2.007 1. BCG 2.638 2.632 3. Campak Sumber: BPS Kabupaten Bombana 2) Jumlah (Orang) 2005 2. Polio-4 9.80 11.194 2.496 1. TT-1 2.177 2. DPT-3 5.459 2010 2.535 1.167 2.21 Perkembangan Cakupan Imunisasi di Kabupaten Bombana Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005 – 2010 Uraian I.27 10. Polio-3 8.786 1.345 2.275 1.632 Perkembangan (%) 05-10 6. Polio-1 6. DPT-1 3. Banyak Murid yang diimunisasi 1. TT-2 III.083 3.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 66 Tabel: 4. TT 3.363 2. Bayi yang diimunisasi 1. DPT-2 4.18 10.498 1.448 1.

6.10 60. Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) Kabupaten Bombana tahun 2010 sebanyak 24.74 93.140 171 1.28 48.21% dari jumlah PUS. 8.694 1. Jumlah peserta KB (KB aktif + KB baru) tahun 2010 sebanyak 15. 20.04 69.721 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Kabupaten Bombana Tahun 2011 .92 66. 1. 19. 16.14 61.60 73.426 1.886 1. 5.10 No.78 56.70 62.380 62.22 Banyaknya PUS dan Peserta KB (KB Aktif + KB Baru) Menurut Kecamatan Tahun 2010 Peserta KB (KB Aktif + KB Baru) 317 437 292 660 511 339 1. 15.71 64. 9. 18.084 779 474 1.291 1. 22.064 491 1. 13. 21.380 pasang atau 62.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 67 selanjutnya berpengaruh terhadap pemakaian alat/cara KB yang tepat dan efektif.609 1.92 63.58 66.20 54.446 788 2. Tingginya angka pemakaian alat kontrasepsi oleh Pasangan Usia Subur (PUS) dapat menggambarkan tingginya angka kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pelaksanaan program pemerintah dalam rangka mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.37 73.42 57.21 Persentase Peserta KB (KB Aktif + KB Baru) 59. 4.417 453 300 15.15 69.539 307 1.51 59.48 46.85 468 24. 7. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah PUS 529 653 469 1. 12.327 2. 11.02 69.059 1. Kecamatan Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep. 17. Tinjauan peserta KB (KB aktif + KB baru) menurut kecamatan tahun 2010 disajikan pada Tabel: 4.831 1. 3. 2.316 676 247 517 633 952 1. 10.187 594 779 860 1.95 41.57 55. 14.22 Tabel: 4.307 7.721 pasang.

24 Perkembangan Banyaknya Peserta KB Aktif dan Baru Menurut Alat Kontrasepsi yang Digunakan Alat Kontrasepsi 1. kondom 315 pasang.308 Perkembangan (%) -21. Tabel: 4.116 1.97 menunjukan jumlah PUS yang menggunakan Alat Kontrasepsi jenis IUD sebanyak 67 pasang.24 Tabel: 4. MOP/MOW 7.511 76 - 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 68 Peserta KB (KB Akfit + KB Baru) menurut jenis kontrasepsi sebagaimana disajikan pada Tabel: 3.768 1.23 Banyaknya Peserta KB Aktif dan Baru Menurut Alat Kontrasepsi yang Digunakan Tahun 2005 – 2010 Alat Kontrasepsi Akseptor Aktif 67 6.558 315 8. implant 1.574 128 1.95 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . IUD Pil Kondom Suntikan Implant 2005 85 7.37 196.984 187 6. Kondom 4. Obat Vaginal Sumber: BPS Kabupaten Bombana Perkembangan banyaknya peserta KB aktif tahun 2010 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2005 menurun 5.303 63 7.67%. 5. suntikan 8. Suntikan 5.768 1.626 pasang.18 -4. IUD 2.89 -31.511 pasang.922 2010 67 6. Implant 6. dan MOP/MOW 76 pasang. Pil 3.308 66 Akseptor Baru 1. 2. 4. Pil 8.984 187 6.83 -4. 3.626 1.858 203 10 Jumlah 67 8.558 pasang . persentase perkembangan banyaknya peserta KB aktif menurut alat kontrasepsi yang digunakan tahun 2010 yang dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2005 disajikan pada Tabel: 4.

659 Sumber: BPS Kabupaten Bombana Hingga tahun 2005 – 2001 jenis sarana pelayanan Keluarga Berencana meliputi klinik KB.574 128 1.12% dari target akseptor baru yang ditetapkan.35 -5.380 Perkembangan (%) -4. Obat Vaginal Jumlah Sumber: BPS Kabupaten Bombana 2005 69 16. 2.12 IUD 37 Pil 1.87 17. 4.12 22.21 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 3.26 Tabel: 4. Realisasi akseptor baru menurut alat kontrasepsi yang digunakan pada tahun 2010 disajikan pada Tabel: 4. KKB.858 203 10 3. Target Realisasi 1.87 Plus 32.25 Banyaknya Akseptor Baru menurut Alat Kontrasepsi yang Digunakan Tahun 2005 Alat Kontrasepsi 1. Klinik KB KKB PPKBD Sub PPKB Jumlah 2005 9 9 185 311 2010 17 14 139 434 587 Perkembangan Rata-Rata 15.73 103. MOP/MOW 7. 2.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 69 2010 66 15. 3.563 Kondom 134 Suntikan 1. 7. 4. PPKBD dan Sub PPKBD. PPKBD dan Sub PPKBD selama kurun waktu 2005-2008 disajikan pada Tabel: 4.70 95.305 Realisasi akseptor baru tahun 2010 sebanyak 3773 pasang atau 103.319 Implant 562 MOP/MOW 44 Obat Vaginal Jumlah 3.26 Perkembangan Jumlah Sarana Pelayanan KB menurut Jenisnya Tahun 2005-2010 Jenis 1.773 Persentase 100. KKB.86 36. 6. 5.52 140.25 Tabel: 4.67 Alat Kontrasepsi 6. Perkembangan jumlah sarana pelayanan KB (Klinik KB.

27 Perkembangan Tenaga Medis Pengelola Program KB Kabupaten Bombana Tahun 2005-2010 Jenis 1. Perkembangan jumlah tenaga medis pengelola program KB Kabupaten Bombana selama kurun waktu 20052010 disajikan pada Tabel: 4. keterlantaran. SMP 13 orang. 5.Kesejahteraan Sosial Usaha mewujudkan kesejahteraan sosial yang dilaksanakan oleh pemerintah bersama dengan masyarakat yaitu dengan mengatasi masalah-masalah pokok kesejahteraan sosial yang berupa kemiskinan.27 Tabel: 4. . penyandang penyakit Ex-Kronis 380 orang Kabupaten Bombana Tahun 2011 .791 jiwa atau 18.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 70 Sumber: BPS Kabupaten Bombana Tenaga medis pengelola program KB di Kabupaten Bombana hingga tahun 2010 sebanyak 9 orang terdiri dari PPLKB sebanyak 6 orang dan penyuluh KB 3 orang. tuna wicara. ketunasusilaan dan korban bencana alam. Anak panti asuhan yang mengikuti pendidikan tahun 2008 sebanyak 30 orang terdiri dari SD sebanyak 12 orang. cacat mental 170 orang.00 Minus -26.Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bombana tahun 2010 sebanyak 21. tuna netra 275 orang. 3. 2005 2010 6 3 9 Perkembangan Rata-Rata 0. Jumlah anak asuh tahun 2010 sebanyak 38 orang dengan jumlah pengasuh sebanyak 4 orang. 4. . keterbelakangan.Penyandang masalah kesejahteraan sosial yang tercatat di Kabupaten Bombana tahun 2010 sebanyak 2. bisu/tuli 120 orang. . dan SMA 5 orang.Panti asuhan yang ada di Kabupaten Bombana hingga tahun 2010 hanya sebanyak 1 unit dengan kapasitas tampung sebanyak 50.86 Dokter 2 Bidan 2 PPLKB 6 Penyuluh KB 13 Penyuluh Paramedis Jumlah 23 Sumber: BPS Kabupaten Bombana C).373 orang yang terdiri dari cacat ganda 28 orang.25% dari total penduduk Kabupaten Bombana pada tahun yang sama. 2.200 orang. cacat anggota badan 1. rungu.

556 . dan Budha.742 6. Khasanah Kehidupan masyarakat di Kabupaten Bombana bukan hanya dipengaruhi oleh nilai-nilai luhur suku bangsa Bombana tetapi juga oleh masyarakat suku lainnya yang kesemuanya menjadi daya perekat dalam kehidupan bermasyarakat di daerah ini. Katolik/Protestan. 4. 3.2.765 3. Politik dan Hankam 1.845 ProLainHindu Budha Jumlah testan nya .521 orang (2. 5. Agama/Religius.451 6.76% dari total penduduk Kabupaten Bombana pada tahun yang sama (2010) sedang sisanya sebanyak 2.2. Untuk jelasnya lihat jumlah penduduk menurut agama dan Kecamatan tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.3. Aspek Budaya Penduduk Kabupaten Bombana terdiri dari beberapa macam etnis atau suku.6. Aspek Agama Agama yang dianut oleh masyarakat Kabupaten Bombana umumnya beragama Islam. Dalam hubungan antar suku/integrasi secara umum sangat baik dan dapat dibuktikan dengan pernikahan campuran yang sudah biasa dan tidak menimbulkan masalah.28 Banyaknya Penduduk menurut Kecamatan dan Agama yang Dianut Tahun 2010 Kecamatan 1.6.490 2. Dalam hubungannya dengan ikatan adat dan tradisional di kalangan anggota masyarakat sudah longgar dan pada umumnya sekedar menghormati tradisi.191 2.191 . Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Islam Katolik 2.845 I. 2.Peristiwa bencana alam yang terjadi sepanjang tahun 2010 adalah bencana banjir sebanyak 1 kejadian 2.2.451 . Hindu. Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 6.981 orang atau 97.742 . Mengenai stratifikasi masyarakat secara adat dalam kehidupan masyarakat masih ada tetapi sudah agak longgar begitu pula kebanggaan terhadap daerah masih tinggi namun tidak fanatik.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 71 .28 Tabel: 4.765 66 .24%) menganut Agama Kristen. hingga tahun 2010 jumlah penduduk Kabupaten Bombana yang menganut agama Islam sebanyak 108.

062 Poleang Tengah 3.289 Tontonunu 3. 6. 20. 2.381 3 .931 Rumbia Tengah 3.416 Poleang Barat 9.3. 15. 22. Islam Katolik Rumbia 5. 13.412 995 311 1. 4.5.444 Kep.452 Rarowatu 2.2.2.147 .289 .613 73 893 . 21.959 139 188 .30 Tabel: 4.111.931 4 .953 .313 43 . 17.4.227 Mata Oleo 6. mushallah 33 unit.022 Poleang Timur 8.13. Masaloka Raya Rumbia Tengah Mesjid 5 10 5 6 9 5 7 10 4 7 Mushalla/ Gereja Langgar 1 2 2 2 Pura Vihara - Kabupaten Bombana Tahun 2011 .29 Banyaknya Tempat Ibadah Menurut Agama dan Kecamatan Kecamatan 1.3.259 27 Lantari Jaya 4.022 .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 72 ProLainHindu Budha Jumlah testan nya 309 .481 Kecamatan 7. 10.444 .716 97 257 . 16.8. 8.385 8 .011 20 Poleang Selatan 4.8.310 Poleang 13.456 373 . 9.716 Poleang Utara 8.981 47 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Sejalan dengan perkembangan jumlah pemeluk agama tersebut telah dibangun mesjid sebanyak 221 unit. gereja 14 unit dan pura 5 unit.536 . 12.1.4.29 dan Tabel: 4.373 Poleang Tenggara 3. 8.9.5. 10.459 . Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep. Masaloka Raya 2.412 Jumlah 108.586 Rarowatu Utara 4.6. 14. 11. 3.3. 5. 18.062 . Keadaan Perkembangan jumlah tempat peribadatan tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) masing-masing disajikan pada Tabel: 4.3. 9. 7. 19.987 Mata Usu 1.

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 73 Pura 1 2 1 1 5 Vihara - Mushalla/ Gereja Langgar 11. Tontonunu 13 22. Poleang Utara 21 6 2 17.30 Perkembangan Tempat Peribadatan di Kabupaten Bombana keadaan Tahun 2010 dan selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005 – 2010 Uraian 1. 4. Banyaknya jumlah jamaah haji tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel 3. Rarowatu 8 1 1 12. 2.08%. selama kurun waktu 5 tahun terakhir (20052010) meningkat rata-rata 2. Poleang Tengah 7 14 Jumlah 221 33 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Kecamatan Mesjid Tabel: 4. Kabupaten Bombana Tahun 2011 .67 - Mesjid 172 Mushallah 28 Gereja 9 Pura 6 Vihara Jumlah 215 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Banyaknya Nikah yang dilaporkan/didaftar ke KUA tahun 2010 sebanyak 992 pasangan. Poleang 18 3 20.46 4. Mata Usu 5 15. Poleang Selatan 13 1 18. Poleang Timur 15 2 16. 3. Jika dibandingkan dengan tahun (2005) meningkat 39.35% per tahun. 5. Lantari Jaya 10 9 1 14.68 -13. Poleang Tenggara 8 1 19.105 sebanyak 147 orang terdiri dari laki-laki 62 orang dan perempuan 85 orang. Poleang Barat 22 1 21.19 11. Rarowatu Utara 13 9 3 13. Jumlah 2005 2010 221 33 14 5 273 Perkembangan (%) 05-10 6.

2010 Kelompok Umur 1. tetap dan mandiri.81 Jumlah 9 25 63 43 7 147 89 39. Laki-laki Perempuan 6 15 34 26 4 85 64 32. Dari aspek kehidupan politik daerah ini dapat dikatakan mantap dimana dalam 5 Tahun terakhir tidak ada konflik politik Jumlah Partai Politik yang terdaftar di Kabupaten Bombana sampai dengan Tahun 2009 sebanyak 38 Parpol. yaitu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) yang keanggotaannya juga dipilih langsung oleh rakyat.  Perbedaan yang paling menonjol. 5. yaitu Pemilihan Umum yang merupakan amanah konstitusi serta hajat besar negara.59 17 60 Tahun Ke Atas 3 Jumlah 2010 62 2005 25 % Perkembangan 05-10 148. seluruh anggota Legislatif dipilih secara langsung.  Pada Pemilu 2004 dan Pemilu 2008 ada lembaga baru yang dibentuk untuk mewakili daerah provinsi. Beberapa perbedaan di antaranya adalah:  Pemilu 2004 dan 2008 diselenggarakan oleh lembaga yang bersifat nasional.31 Perkembangan Banyaknya Jamaah Haji Menurut Umur dan Jenis Kelamin Tahun 2009 . 3. pada Pemilu sebelumnya ada sebagian anggota DPR dan DPRD yang diangkat oleh pemerintah. masing-masing merupakan Pemilu yang kesembilan dan kesepuluh sejak Indonesia merdeka. Proses penyelenggaraan Pemilu Tahun 2004 dan Pemilu Tahun 2008 berbeda dengan Pemilu sebelumnya. dan seluruh rakyat Indonesia. 2.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 74 Tabel: 4. Banyaknya perolehan suara Kabupaten Bombana Tahun 2011 . yaitu pada Pemilu 2004 dan 2008 Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. sedang pada Pemilu sebelumnya bersifat sementara (ad hoc) sehingga setelah Pemilu selesai lembaga penyelenggaranya langsung dibubarkan. yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU).00 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka 2. Pemilu Tahun 2004 dan Pemilu Tahun 2008.  Pada Pemilu 2004 dan Pemilu 2008. Aspek Politik Setiap lima Tahun sekali masyarakat Indonesia menggelar pesta demokrasi. bangsa.06 29 Tahun Ke Bawah 3 30 – 39 10 40 – 49 29 50 . 4.

265 100 0 102 1.044 1. 15. 23.373 1.063 275 4. 30. 13.273 1.110 163 570 3.821 2.333 745 6.873 1.697 1. HANURA PKPB PPPI PPRN GERINDRA PBN PKPI PKS PAN PIB Partai Kedaulatan PPD PKB PPI PNIM PDP PKR PNB PPDI PDK REPUBLIKAN Partai Pelopor Golkar PPP PDS PNBK PBB PDIP PBR Partai Patriot Partai Demokrat PKDI PIS PKNU Partai Merdeka PPNUI PSI Dapil I 714 31 21 16 97 189 407 220 826 489 11 17 54 3 3 1. 6.32 Tabel: 4.488 6.96 658 432 1. 22.814 393 3.969 615 9 186 2. 14.533 5 32 485 5 2 864 Dapil III 1.167 215 98 1. 20. 29. 11.924 466 3. 31. 36.015 1.033 841 337 421 1.424 2.056 213 218 169 209 93 11 528 110 419 170 1. 34. 2.129 2. 9.147 1. 32.510 1.115 266 160 66 1.130 744 3 402 1. 37.027 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . DPR Provinsi. dapat dilihat pada Tabel 4.275 705 3 153 1.111 872 1.508 249 859 3.116 669 457 704 1.230 6. 10. 17.543 111 394 423 1.048 6 2 73 Jumlah 3.32 Banyaknya Perolehan Suara di Kabupaten Bombana menurut Partai dan Daerah Pemilihan Nama Partai 1. 8. 26.698 5. 12.006 130 207 2. 19. DRRD Kabupaten Bombana.700 816 2. dan Pilpres. 5. 3.010 11 4 1.143 2.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 75 dalam Pemilu DPR Pusat.151 139 108 235 743 34 192 418 16 236 45 222 558 1. 35. 21. 28. 33. 4. 24. 18.173 281 926 875 2.625 1 1 477 0 0 90 Dapil II 1. 27.183 170 3 117 158 215 217 1. 7. 16. 25. DPD Provinsi.025 352 1.

Partai Buruh Jumlah Dapil I 259 12. baik dalam kehidupan beragama maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Gangguan Kamtibmas yang ada di Kabupaten Bombana tahun 2005 sebanyak 144 kasus. Untuk itu pemerintah dan masyarakat selalu mengupayakan terciptanya kehidupan yang aman dan tertib. lebih banyak dibandingkan dengan keadaan tahun 2010 sebanyak 113 kasus.205 Nama Partai 38. Aspek Hankam Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan dambaan seluruh masyarakat.977 Dapil III 133 19.33 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .434 Sumber: BPS Kabupaten Bombana 3. Untuk jelasnya lihat Perkembangan jumlah kejahatan yang dilaporkan oleh pihak kepolisian keadaan tahun 2005 dan tahun 2010 sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 76 Dapil II 214 32.794 Jumlah 606 65. Kondisi Kamtibmas di Kabupaten Bombana secara umum dapat dikatakan cukup aman dan terkendali.

9. 28.238 kasus dengan jumlah kecelakaan sebanyak 15 orang sedangkan korban lalu lintas sebanyak 79 orang terdiri dari mati 22 orang. 11. 10. 6. 23. lukaluka berat 22 orang dan luka-luka ringan 35 orang. 21. 19. 7. 20. 13. 12.34 Tabel: 4. Perkembangan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan tahun 2010 disajikan pada Tabel 4. 3. 25. 16.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 77 Tabel: 4. 8.33 Perkembangan Jumlah Kejahatan Yang Dilaporkan Oleh Pihak Kepolisian Tahun 2005 dan Tahun 2010 Uraian 1. 22. 15. 27. Pembunuhan Penganiayaan Curas Curat Curanmor Perkosaan Perjudian Perzinahan Pengrusakan Penipuan Penggelapan Curi Biasa Kejahatan Kesopanan Aniaya Ringan Aniaya Biasa Palsu Surat Serobot Tanah Penghinaan Pengeroyokan Lahgun Sajan Pengancaman PLBT Tidak Senang Migas Kawin Tidak Izin Aniaya dalam Keluarga Kehutanan Pembakaran Kejahatan Lainnya Jumlah 2005 3 2 1 7 1 4 7 6 16 1 49 2 8 1 4 5 3 1 1 16 6 144 2010 1 10 3 2 2 1 1 26 2 2 1 11 3 2 46 113 Sumber: BPS Kabupaten Bombana Jumlah pelanggaran lalu lintas yang dilaporkan pihak kepolisian tahun 2010 sebanyak 1.34 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 24. 4. 2. 18. 14. 26. 17. 5.

Adapun prasarana wilayah yang ada di Kabupaten Bombana sampai dengan Tahun 2009 adalah sebagai berikut : 1. Pelanggaran 2.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 78 Perkembangan Jumlah Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas yang Dilaporkan Banyaknya 2005 936 41 62 15 10 37 2010 1. Prasarana Wilayah Kelengkapan sarana dan prasarana disuatu wilayah merupakan hal penting dalam mendorong wilayah yang bersangkutan untuk tumbuh dan berkembang serta berinteraksi dengan daerah lain baik dalam skala sosial.238 15 79 22 22 35 Perkembangan (%) 32. Kecelakaan Lalu Lintas 3.08 km. Adapun keadaan dan perkembangan panjang jalan menurut jenis permukaan.62% per tahun (441.26 -63. Jika panjang jalan sebagaimana tersebut di atas dibandingkan dengan panjang jalan tahun 2005 sepanjang 569. Sampai dengan Tahun 2009 panjang jalan di Kabupaten Bombana + 592.35 Tabel: 4.35 Panjang Jalan Menurut Jenis Permukaan dan Kondisi Jalan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Kabupaten Bombana Tahun 2011 . budaya.15 km keseluruhannya merupakan jalan Kabupaten tidak ada jalan Negara dan jalan Provinsi. dan untuk maksud tersebut maka pembangunan jalan di daerah Bombana dilaksanakan baik dalam bentuk rehabilitasi jalan yang sudah ada. Prasarana Perhubungan Darat (a) Kepemilikan Jalan Jalan memegang peranan yang sangat penting untuk memperlancar jalannya roda pembangunan dan pemerintahan. pemeliharaan.4 km tahun 2005 menjadi 592. Korban : a.42 46.41 Jenis 1. Mati b.41 27. politik dan ekonomi.67 120.00 -5. mengalami kenaikan 4. Luka ringan Sumber: BPS Provinsi Sultra J. Luka berat c.05% dan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2005-2010) mengalami kenaikan rata-rata 7. kondisi jalan dan panjang jalan tahun 2010 dan selama kurun waktu lima tahun terakhir 2005-2010 disajikan pada Tabel: 4.15 km tahun 2010). maupun pembangunan baru.

56 89. Pertambangan dan Energi Kab.30 U r a i a n I Jenis Permukaan 1 Diaspal 2 3 4 II 1 2 3 Kerikil Tanah Tidak Terinci Kondisi Jalan Baik Sedang Rusak 4 Rusak Berat 5 Tidak Terinci Sumber: Dinas Pekerjaan Umum.45 25.45 20. Bombana.85 11.62 403.65 % Perkembangan 05-10 11.92 -30.78 40.20 77.84 221.10 214.15 9.30 11.93 49.04 35.90 99.15 31.40 304.09 40.80 20.2 692.20 35.47 3.50 102.90 5.65 692. 2010.63 7.35 9.15 331.2 441.81 185. Kabupaten Bombana Tahun 2011 .31 21.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 79 (2005 – 2010) Panjang Jalan (Kilo Meter) 2005 2010 441.

76%).54 74. jika dibandingkan dengan tahun 2005 mengalami kenaikan 0. Keadaan dan perkembangan jumlah kendaraan bermotor roda empat keadaan tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4. kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat.66 % dan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2005-2010 meningkat rata-rata 30.21 18. Berkaitan dengan potensi tersebut maka hal yang menjadi Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 80 (b) Angkutan Darat Kendaraan bermotor roda empat di Kabupaten Bombana tahun 2010 meliputi Bus. Desa-desa tersebut dengan latar belakang daratan dan lautan memiliki potensi pengembangan yang dapat mendukung peningkatan taraf hidup. Jumlah Kendaraan bermotor roda empat hingga tahun 2010 sebanyak 307 unit.36 Tabel: 4.12% dari luas wilayah Bombana (daratan + perairan) begitu pula dengan letak pemukiman penduduk umumnya Desa/Kelurahan berlokasi di wilayah pantai. Prasarana Perhubungan Laut Perhubungan laut memegang peranan penting di daerah ini karena bagian terbesar wilayah Bombana merupakan wilayah perairan yaitu sekitar 78.22 30. Mikrolet. Pick Up/Mobil Barang dan Mobil Penumpang. 2.49 -7. Truk.36 Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenisnya Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (2005-2010) Perkembangan (%) 05-10 1 2 3 4 5 Bus Mikrolet Truk Pick Up (mobil barang) Mobil Penumpang Jumlah 17 26 19 43 105 13 19 175 84 46 307 -6.76 No Uraian 2005 2010 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka (c) Kepemilikan Terminal Angkutan Umum Terminal angkutan umum (kendaraan roda 4 sampai dengan Tahun 2010 sebanyak 2 buah yaitu di Kecamatan Rumbia dan Poleang.

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 81 penting adalah adanya prasarana dermaga besar – kecil sebagai pintu gerbang keluar masuk dan bongkar muat barang dan jasa. GRT 3. Keadaan dan perkembangan kunjungan kapal dan GRT. arus penumpang dan arus barang menurut jenisnya keadaan tahun 2010 dan selama kurun waktu lima tahun terakhir 20052010 dapat disajikan pada Tabel 4.438 dan 32. dan perahu tidak bermotor 1.14% per tahun dan 51.37 Tebel: 4.255 per tahun.023 ton dan 749 ton.35% dan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2005-2010) penumpang datang dan berangkat masing-masing mengalami kenaikan rata-rata 30.699 4. Muat 4.37 Perkembangan Kunjungan Kapal.26% per tahun .26 30.563 * * 9.14 51. msing-masing mengalami kenaikan 32.72%.951 Perkembangan (%) 05-10 6. Arus penumpang yang datang dan berangkat tahun 2009 masingmasing sebanyak 27. Arus Penumpang a. jika dibandingkan dengan keadaan tahun sebelumnya arus penumpang yang datang dan berangkat.67% dan 34.438 32. yaitu kapal motor sebanyak 749 unit.64% dan selama kurun waktu 5 Tahun (2005-2010) jumlah kunjungan kapal meningkat rata-rata 6.951.382 unit. Arus barang (ton) a.50% per tahun sedangkan GRT menurun rata 31.567 6.699 jika dibandingkan dengan keadaan tahun sebelumnya (2008) jumlah kunjungan kapal meningkat 11. motor tempel 565 unit. b. Rumbia 2 unit Rarowatu 1 unit dan Poleang 2 unit. Bongkar b.50 -31. Kabaena Timur 1 unit.2010 No Jenis Pelayaran 2005 593 16. Sarana angkutan laut / sungai Sampai dengan tahun 2010 sarana angkutan laut/sungai di Kabupaten Bombana meliputi 3 unit.302 749 27. Pulang Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Kunjungan kapal 2.296 2010 763 3. Datang b. Arus Bongkar Barang dan Penumpang Tahun 2005 . Arus bongkar barang dan muat tahun 2010 masing-masing sebanyak 43. Sampai dengan Tahun 2010 prasarana perbubungan laut/dermaga laut di Kabupaten Bombana sebanyak 8 unit yaitu : a.56% sedangkan GRT mengalami penurunan 82. jika dibandingkan dengan keadaan tahun 2005 arus bongkar barang dan muat masing-masing mengalami kenaikan 143. Jumlah kunjungan kapal dan GT Kabupaten Bombana Tahun 2009 masing-masing sebanyak 763 dan 3. Kabaena 2 unit.18% dan 55.25 1.

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 82 Sumber : Kabupaten Bombana dalam Angka 3. Banyaknya benda-benda pos yang dikirim dan diterima menurut jenis pengiriman keadaan tahun 2009 disajikan pada Tabel 4.Kantor Pos Cabang sebanyak 3 unit. terdapat di Kecamatan Rarowatu.38 dan Tabel 4. Adapun jenis dan perangkat komunikasi yang berkembang di Kabupaten Bombana terdiri dari: . Rumbia dan Poleang. surat pos tercatat biasa. . pos kilat / khusus. 2. Prasarana Komunikasi/Informasi: Dalam era teknologi yang semakin canggih maka kebutuhan akan telekomunikasi sangat penting bagi kelancaran informasi pembangunan.906 15 119 5 4 Diterima Dalam Luar Negeri Negeri 4. Jenis Pengiriman Surat Biasa Pos Kilat / Kilat Khusus Surat Pos Tercatat Kilat Surat Pos Tercatat Biasa Kabupaten Bombana Tahun 2011 . ) Dikirim Dalam Luar Negeri Negeri 480 16 1. 1. 3.38 Banyaknya Benda-benda Pos yang Dikirim dan diterima dari Dalam dan Luar Negeri Menurut Jenis Pengiriman Tahun 2010 ( Kg. 4. Prasarana Perhubungan Udara Di Kabupaten Bombana Dewasa ini belum tersedia angkutan udara / belum memiliki bandar udara.Pos Desa sebanyak 1 unit terdapat di Kecamatan Kabaena Timur Jenis pengiriman benda-benda pos (dikirim / diterima) di Kabupaten Bombana tahun 2009 meliputi 7 jenis yaitu surat biasa. Guna mendukung pelaksanaan pembangunan daerah Bombana yang semakin meningkat pemerintah daerah sejak tahun 2010 telah mulai melakukan langkah-langkah dan perencanaan pembangunan bandara di wilayah Pajongae Kecamatan Poleang Timur.39. 4. surat dinas terdaftar pos kilat dan pos wesel. surat pos tercatat kilat.836 48 245 3 - No. Tabel: 4. Rarowatu Utara dan Lantari Jaya . terdapat di Kecamatan Kabaena.734 27 3.Kantor Pos Desa sebanyak 3 unit.

7.160. Untuk jelasnya lihat Tabel: 4.000 1.369 171 No. Materai 2. stasiun relay dan lain-lain.000 Wilayah Kec. Kabaena Barat sebanyak 3 unit. Prasarana wartel tahun 2009 sebanyak 12 unit tersebar pada 6 Kecamatan yaitu Kabaena Timur sebanyak 4 unit. 5. Jenis Pengiriman Surat Dinas Terdaftar Pos Paket Pos Wesel Jumlah Dikirim Dalam Luar Negeri Negeri 97 72 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 83 Diterima Dalam Luar Negeri Negeri 191 485 3 875 93 10. Rumbia 242.000 24. telepon rumah. Prasarana Telepon/Komunikasi Prasarana telepon/komunikasi timbal balik sampai dengan tahun 2009 meliputi wartel. Perkembangan jumlah wartel tahun 2009 dibanding tahun sebelumnya (2008) menurun dari 13 unit tahun 2008 menjadi 12 unit tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 tahun 2005-2010 berkurang dari 26 unit tahun 2005 menjadi 12 unit menjadi tahun 2009.339 86 Sumber : Kabupaten Bombana Dalam Angka Tabel:4.100.000 No Jenis Total 295.39 Banyaknya Benda-Benda Pos yang Terjual menurut Jenisnya (Rupiah) Tahun 2010 Wilayah Kec.000 295.40 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .060. 6.000 29. Akta Agraria Jumlah Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka 5.000 Wilayah Kec. Mata Oleo dan Poleang masing-masing 1 unit. Poleang 29.660 51 4.160.000 242.000. Kabaena 24.000.060.100. Kabaena Utara. Kabaena sebanyak 2 unit.

perekonomian. Di Kabupaten Bombana kebutuhan masyarakat akan tenaga listrik dan penerangan listrik sebagian besar diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) sisanya diperoleh dari penerangan listrik Non PLN atau penerangan lainnya. 16. 7. Sub Ranting Boepinang. 22. Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep. 18. baik pemerintahan.40 Banyaknya Wartel menurut Kecamatan di Kabupaten Bombana Tahun 2005-2010 Kecamatan 1. Lisdes Bombaya dan Lisdes Larete. Cabang/ ranting perusahaan di Kabupaten Bombana sampai dengan tahun 2009 sebanyak 8 unit yaitu ranting Kabipute. 13. 20.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 84 Tabel: 4. 6. 3. 15. 2. pendidikan. 10. Sub Ranting Kabaena. 9. keberadaan listrik mutlak diperlukan untuk kemajuan suatu daerah. Oleh karena itu. 11. 17. 14. 21. Prasarana Kelistrikan Hampir semua nafas kehidupan dewasa ini digerakkan oleh listrik. kesehatan. Lisdes Donggala. 12. Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Jumlah Banyaknya Wartel 2006 2007 2008 16 8 6 1 8 7 2 45 5 2 5 5 7 4 3 1 3 2 3 4 1 48 2 1 4 1 2 2 1 13 2005 15 6 6 1 8 7 2 26 2009 2 1 3 4 1 1 12 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka 6. 4. 5. 19. keamanan dan berbagai aktivitas kehidupan lainnya. 8.

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 85 Daya tampung tenaga listrik pada semua unit pelayanan tahun 2009 sebanyak 3.614 VA.41 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Keadaan dan perkembangan daya terpasang tenaga listrik menurut unit pelayanan tahun 2009 dan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) mengalami penurunan 34.40% per tahun.690.57% dan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 32.

40 1 2 3 4 5 6 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Jumlah Pelanggan Listrik PLN di Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak 8.43 10.800 93.185 6.24 9.28 3.671.77 Lisdes Larete 86.000 1.656 Perkembangan (%) 05-10 2. Keadaan dan perkembangan jumlah pelanggan menurut jenis pelanggan keadaan tahun 2010 dan selama kurun waktu 5 Tahun (2005-2010).247 95 8.60 Jumlah (KVA) Jumlah 1.681 2.000 0.712 2.171.42% dan selama kurun waktu lima tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 10.171. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) meningkat 136.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 86 Tabel: 4.086. Lisdes Donggala 5.400 7.559.850 7.650 1.42 Perkembangan Jumlah Pelanggan menurut Unit Pelayanan Keadaan Tahun 2010 dan selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005 – 2010 Unit Pelayanan Jumlah Pelanggan 2010 1.914 Plus Lisdes Bombaea 970.000 800.57 32.48% dan selama Kabupaten Bombana Tahun 2011 .614 -34.94 2005 1.840 940 1. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) meningkat 1.00 Sub Ranting Boepinang 2.935.00 0.42 Tabel: 4. Lisdes Bombaea 1.715 Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 Produksi listrik pada semua unit pelayanan di Kabupaten Bombana tahun 2009 sebanyak 7.795 4.450 987. Sub Ranting Kabaena 3. Lisdes Larete 83 Jumlah 5.750 800 Minus Lisdes Donggala 280 46.41 Daya Terpasang Tenaga Listrik di Kabupaten Bombana Tahun 2005 – 2010 Perkembangan (%) Unit Pelayanan 08-09 05-10 2005 2009 2010 Ranting Kasipute 1.442 KWH.800 1. Sub Ranting Boepinang 2.600.280 3. Ranting Kasipute 1.800 5.503.29 Sub Ranting Kabaena 800.853 1. disajikan pada Tabel 4.94% per tahun.40 1.656 unit.

44.608.302.302.727 23.035.53% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat dari 133.54 1.810 Meningkat tinggi 455. Keadaan dan perkembangan produksi listrik menurut jenisnya keadaan tahun 2009 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (20052010) disajikan pada Tabel 4.734 912.228 44.590 Perkembangan (%) 2010 09-10 05-10 4.05 - Jenis Pelayanan 1 Ranting Kasipute 2 Sub Ranting Kabaena 3 Sub Ranting Boepinang 4 Lisdes Donggala 5 Lisdes Bombaea 6 Lisdes Larete Total 1.43.852 171.355.377 -7.889 KWH (2009). Tabel: 4. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) menurun 95.484 562.300 Meningkat Meningkat tinggi tinggi 100.935.980 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 87 kurun waktu 5 tahun (2005-2010) meningkat dari 153.000 -89.852 3.785 KWH (2005) menjadi 6.442 Meningkat 136. Tabel: 4.48 tinggi Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 Tenaga listrik yang terjual pada semua unit pelayanan di Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak 6.889 KWH.43 Keadaan dan Perkembangan Produksi Listrik Menurut Jenisnya Keadaan Tahun 2010 dan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005-2010 Jumlah (Kwh) 2005 2009 153.442 KWH (2009).495.44 Keadaan dan Perkembangan Tenaga Listrik Terjual menurut Unit Pelayanan Keadaan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir (2005-2010) Kabupaten Bombana Tahun 2011 .06 45.852 KWH (2005) menjadi 7.31 153.915 160. Keadaan dan perkembangan tenaga listrik terjual menurut unit pelayanan Keadaan Tahun 2005 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4.935.675.893 66.596 7.

150.785 6.464.464.809.848 100.785 2.675. Untuk lebih jelasnya lihat keadaan dan perkembangan nilai penjualan listrik menurut unit pelayanan Keadaan Tahun 2005 dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4.567 jt.70% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat ratarata 136.059 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 88 Unit Pelayanan 1 2 3 4 5 6 Ranting Kasipute Sub Ranting Kabaena Sub Ranting Boepinang Lisdes Donggala Lisdes Bombaea Lisdes Larete Total Jumlah (Kwh) 2005 2010 133.775 133.775 501. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) meningkat 147.002 65. 2.430 1.01% per tahun.45 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .889 Perkembangan (%) 05-10 Meningkat tinggi Meningkat tinggi Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Nilai penjualan tenaga listrik pada semua unit pelayanan di Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak Rp.602.

000) 2005 2010 Ranting Kasipute 79.700 177.12% per tahun.140 Boepinang Lisdes Donggala 309.141.525 Lisdes Larete 38.702 Sub Ranting Kabaena 48.53% per tahun.30% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 22.77% per tahun.464.495 Sub Ranting 1.45 Perkembangan Nilai Penjualan Listrik Menurut Unit Pelayanan Keadaan Tahun 2005 dan Selama Kurun Waktu 5 Tahun Terakhir Tahun 2005-2010 Jumlah (Rp.25 136.620 Unit Pelayanan Total 79.437. Volume air bersih yang diproduksi PDAM di Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak 311.90% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 35.01 1 2 3 4 5 6 Sumber : Bombana Dalam Angka 2010 7. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) meningkat 268.085 Lisdes Bombaea 745. Kabupaten Bombana Tahun 2011 . sedangkan masyarakat yang berdomisili di pedesaan masih menggunakan air sumur.040 m3.145. Air Bersih Kebutuhan air bersih sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan masyarakat pembangunan secara umum.151 m3.689.700 2. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) meningkat 227. Pemenuhan kebutuhan air bersih di Kabupaten Bombana dilayani oleh PDAM dan sampai dengan saat ini hanya dapat dinikmati oleh sebagian masyarakat yang berdomisili di ibu kota kabupaten (Kasipute).567 Perkembangan (%) 05-10 22.414.750 unit.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 89 Tabel: 4.437. Jumlah pelanggan air minum di Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak 11.464.90% dan selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) meningkat rata-rata 45.302. jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) meningkat 126. Volume air bersih yang disalurkan PDAM di Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak 261.868.048.

57% per tahun (Rp. Administrasi (Rp.170 22.654.46 Tabel: 4.151 45. 111.145 6. 89.145 jt m3.000 Sumber : Bombana Dalam Angka & PDAM Bombana 2010 K.040 35. Wilayah Administrasi Pemerintahan Kabupaten Bombana sebelumnya menjadi bagian dari Wilayah Pemerintahan Kabupaten Buton.12 261.013.951.51 Uraian Jumlah Pelanggan 512 Air minum yang diproduksi (M3) 93. Secara administratif Kabupaten Bombana saat ini terdiri dari 22 Wilayah Kecamatan (6 Kecamatan terdapat di pulau Sulawesi dan 16 Kabupaten Bombana Tahun 2011 .731.951.158 89.77 311.067. 3. 000) 769 9. air minum yang diproduksi dan disalurkan serta nilai penjualan air minum tahun selama 5 tahun (2005-2010) disajikan pada Tabel: 4. selama kurun waktu 5 tahun terakhir (2005-2010) menurun 5.53 562. Jumlah tagihan (Rp.003.57 958.000 51.) 5.158 jt tahun 2005 menjadi Rp.145 jt tahun 2009). Produksi serta Nilai Air Minum yang disalurkan / didistribusikan oleh PDAM Kab.46 Banyaknya Pelanggan. 2.06 -5.223 Nilai air minum yang 108. 000) 111. Perkembangan (%) 2010 08-09 1.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 90 Nilai air minum yang disalurkan PDAM di Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak Rp.312 Air minum yang disalurkan (M3) 58.003. Pemerintahan/Kelembagaan 1. 4. Untuk lebih jelasnya keadaan dan perkembangan jumlah pelanggan. 89. Bombana Tahun 2005 – 2010 Banyak (Unit) 2005 1. Bombana berdiri sebagai daerah otonom baru malalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Bombana. namun seiring dengan perubahan politik nasional yang menekankan otonomi dan desentralisasi kewenangan.715 didistribusikan (Rp. Kolaka Utara dan Wakatobi di Provinsi Sultra.

47 Pembagian Daerah Administrasi Kabupaten Bombana Tahun 2010 Banyaknya Kecamatan Kabaena Kabaena Utara Kabaena Selatan Kabaena Barat Kabaena Timur Kabaena Tengah Rumbia Mata Oleo Kep.47 sebagai berikut : Tabel: 4.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 91 Kecamatan terdapat di pulau Sulawesi) Jumlah Desa/Kelurahan 139 Desa / Kelurahan dan Dusun / Lingkungan sebanyak 494 Dusun / Lingkungan. 2 7 4 4 5 7 1 10 5 2 7 7 9 5 3 8 5 4 4 9 5 4 117 2 1 2 4 3 1 1 2 6 22 Jml 4 7 4 5 7 7 5 10 5 5 8 8 9 5 5 8 5 4 10 9 5 4 139 DuLingk Jml sun 6 6 12 23 23 12 12 14 4 18 17 9 26 19 19 3 13 16 33 33 15 15 6 10 16 21 6 27 21 3 24 26 26 16 13 38 23 17 12 39 22 15 411 8 24 83 16 21 38 23 17 36 39 22 15 494 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka 2. Kelembagaan a) Kelembagaan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Adapun kedua puluh dua wilayah kecamatan tersebut sekaligus jumlah Desa/Kelurahan dan jumlah Lingkungan/ Dusun pada masing-masing Kecamatan disajikan pada Tabel 4. Masaloka Raya Rumbia Tengah Rarowatu Rarowatu Utara Lantari Jaya Mata Usu Poleang Timur Poleang Utara Poleang Selatan Poleang Tenggara Poleang Poleang Barat Tontonunu Poleang Tengah Kab. Bombana Ibu Kota Tomokole Tedubara Batuawu Baliara Dongkala Lengora Kasipute Lora Masaloka Lauru Taubontu Aneka Marga Lantari Kolombi Mata Usu Bambaea Toburi Waemputang Larete Boepinang Rakadua Tongkoseng Mulaeno Kasipute Desa Kel.

Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol  Asisten Asisten Perekonomian dan Pembangunan. keuangan.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 92 Pembentukan kelembagaan pemerintah daerah Kabupaten Bombana berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bombana dan ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bombana.  Staf Ahli Staf ahli diangkat dari Pegawai Negeri Sipil oleh Bupati. Susunan organisasi sekretariat daerah terdiri dari 3 (tiga) asisten yaitu :  Asisten Pemerintahan. Pembentukan organisasi dan tata kerja perangkat daerah Kabupaten Bombana terdiri atas : b). membawahi 3 bagian yaitu: . . membawahi 3 bagian yaitu: . dan  Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.  Pengelolaan sumber daya aparatur.  Menyelenggarakan administrasi pemerintahan. dimaksudkan untuk membantu Bupati dalam melaksanakan tugasnya. Tugas dan fungsi staf ahli ditetapkan oleh Bupati di luar tugas dan fungsi perangkat Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Bagian Perekonomian dan Perizinan. membawahi 3 bagian yaitu: . . mempunyai tugas dan kewajiban membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengoordinasikan dinas daerah dan lembaga teknis daerah.Bagian Pembangunan.  Asisten Administrasi Umum. .Bagian Pemerintahan.Bagian Kesejahteraan Rakyat. . Sekretaris daerah dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud menyelenggarakan fungsi :  Mengkoordinasikan perumusan kebijakan pemerintah daerah.Bagian Hukum. . .Bagian Organisasi dan Kepegawaian. Sekretariat Daerah Sekretariat daerah merupakan unsur staf dipimpin oleh Sekretaris Daerah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati.Bagian Umum dan Perlengkapan. sarana dan prasarana pemerintah daerah.Bagian Keuangan.

Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Bagian Persidangan d). Dinas Daerah dalam melaksanakan tugas dimaksud menyelenggarakan fungsi : .Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan fungsinya. Staf Ahli bidang Pemerintahan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia mempunyai tugas memberikan telaahan mengenai pemerintahan dan pengembangan sumber daya manusia c.Mengordinasikan kebijakan pemerintah daerah .Menyelenggarakan administrasi pemerintahan . Staf Ahli Hukum dan Politik. pembangunan dan keuangan c). Dinas Daerah Kabupaten Bombana Dinas daerah merupakan unsur pelaksana otonomi daerah di pimpin oleh Kepala Dinas berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Staf ahli sebagaimana dimaksud terdiri dari : a. mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan. memberikan telaahan mengenai perekonomian. Staf Ahli bidang Ekonomi. Sekretariat DPRD mempunyai tugas dan kewajiban membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengoordinasikan dinas daerah dan lembaga teknis daerah.Bagian Keuangan . Susunan organisasi Sekretariat DPRD Kabupaten Bombana terdiri dari 3 bagian yaitu : .Pengelolaan sumber daya aparatur.Bagian Umum . Sekretariat DPRD Sekretariat DPRD merupakan unsur pelayanan terhadap DPRD. mempunyai tugas memberikan telaahan mengenai hukum dan politik b. .Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 93 daerah. sarana dan prasarana pemerintahan daerah. dipimpin oleh Sekretaris Dewan yang secara teknis operasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.Penyelenggaran urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai lingkup tugasnya. Sekretariat daerah dalam melaksanakan tugas dan kewajiban dimaksud menyelenggarakan fungsi : . Pembangunan dan Keuangan.Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya. dalam melaksanakan tugasnya secara administratif dikoordinasikan oleh sekretaris daerah. dan . keuangan.

(ix) Dinas Perhubungan. Koperasi dan Penanaman Modal. (xii) Dinas Pendapatan Daerah. Transmigrasi dan Kesejahteraan Sosial. Kepala Badan.Sekretariat .Sub bagian/seksi .Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2011 .Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya. (x) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (xi) Dinas Kelautan dan Perikanan. Dinas Daerah Kabupaten Bombana terdiri dari 12 Dinas yaitu : (i) Dinas PU. Lembaga teknis daerah yang berbentuk Badan dipimpin oleh Kepala Badan.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 94 . dan . Perdagangan.Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya Lembata teknis daerah terdiri dari : a).UPTD.Pemberian dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya . Susunan organisasi dinas daerah terdiri atas: . Perkebunan dan Hortikultura.Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya. Lembaga Teknis Daerah (LTD) Lembaga teknis daerah merupakan unsur pendukung tugas Bupati yang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah yang bersifat spesifik. Badan-badan yang terdiri dari : .Kelompok Jabatan Fungsional e). dan . menyelenggarakan fungsi : . Peternakan. Kebudayaan dan Pariwisata (iv) Dinas Pertanian. (v) Dinas Kehutanan. Kantor. Inspektorat b). yang berbentuk inspektorat dipimpin Inspektur. (vii) Dinas Petambangan dan Energi (viii) Dinas Tenaga Kerja.Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan lingkup tugasnya .Bidang . . Lembaga teknis daerah dalam melaksanakan tugas dimaksud. Inspektur dan Direktur sebagaimana tersebut di atas berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati Kepala Daerah melaui Sekretaris Daerah Kabupaten.Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan fungsinya. (ii) Dinas Kesehatan (iii) Dinas Pendidikan. yang berbentuk kantor dipimpin oleh Kepala Kantor serta yang berbentuk Rumah Sakit dipimpin oleh Direktur. (vi) Dinas Perindustrian.Kepala dinas .

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 95 Badan Pemberdayaan Masyarakat. Mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Badan Kepegawaian Daerah. Susunan organisasi pemerintahan kecamatan terdiri dari : a) Camat. Pemerintahan Kelurahan Kelurahan merupakan perangkat kecamatan yang dipimpin oleh seorang kepala kelurahan yang selanjutnya disebut Lurah. Mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum c. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan. dan g. b. . Mengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum.seksi g). e. Politik dan Perlindungan Masyarakat. b) Sekretaris kecamatan c) Seksi . Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan / atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan. . Badan Kesatuan Bangsa. - f). Membina penyelenggaraan pemerintahan desa/ kelurahan. Tugas Camat selain tugas tersebut di atas adalah menyelenggarakan tugas pemerintahan umum yang meliputi : a. Perikanan dan Kehutanan Kantor terdiri dari : . . d.Rumah Sakit Umum Daerah. Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Kebersihan. f. Mengoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan. Pemerintah Kecamatan Kecamatan merupakan wilayah kerja camat sebagai perangkat daerah kabupaten mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani urusan otonomi daerah. yang diangkat oleh Bupati atas usul Camat dari Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat. bertanggung jawab kepada Bupati melalui Camat.Kantor Lingkungan Hidup. Perempuan dan KB.Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian.Kantor Satuan Polisi Pamong Praja. Pertamanan dan Pemakaman.

3130 orang yang terdiri dari 452 Golongan IV. 1. Unit Pelaksana Teknis Unit Pelaksan Teknis (UPT) dibentuk dengan Peraturan Bupati.49 Tabel: 4. Banyaknya Pegawai Negeri Sipil di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Bombana tahun 2009 mencapai .48 Banyaknya Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemda Kabupaten Bombana Menurut Organisasi / Nama Dinas / Nama Badan Tahun 2010 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . Selain Lembaga Pemerintah Daerah Otonom sebagaimana tersebut di atas terdapat Lembaga Vertikal yaitu:  Kantor Departemen Agama  Badan Pertanahan Nasional  Kantor Statistik Sebagai konsekuensi dari pemekaran wilayah administrasi dan pembentukan kelembagaan pemerintah daerah otonom maka dibutuhkan penambahan aparat pemerintahan yang mendukung terlaksananya dan suksesnya programprogram serta kebijakan pemerintahan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. UPT pada Dinas dan Badan terdiri dari :  Kepala UPT  Subag Tata Usaha  Kelompok Jabatan Fungsional I).Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 96 Dalam menjalankan tugas dan fungsi lurah menerima pelimpahan sebagian kewenangan pemerintahan dari camat.285 orang Golongan II dan 43 orang Golongan I. Keadaan jumlah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Bombana menurut unit organisasi dan pangkat / golongan disajikan pada Tabel: 4. 1. Susunan organisasi Kelurahan terdiri dari :  Lurah  Sekretaris  Seksi h). sedangkan jumlah Pemerintahan desa sebanyak 75 Desa.48 dan tabel 4. Jumlah pemerintahan kelurahan di Kabupaten Bombana sampai tahun 2009 sebanyak 25 Kelurahan.350 orang Golongan III. Kelompok Jabatan Fungsional Kelompok jabatan fungsional yaitu kelompok jabatan yang terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang dibentuk sesuai kebutuhan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6. 16. 15. 14. 11.130 Tabel: 4. 21. 23. 22. 19. 2. 20.283 Jumlah 156 23 187 27 34 59 1.745 42 54 33 21 22 327 76 15 18 7 40 72 28 33 32 15 57 7 3. 9. 5. 3. 4. 18. 10. 7. 25. 13.Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 97 Unit Organisasi / Nama Dinas / Nama Badan / Kantor 1.49 Banyaknya Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemda Kabupaten Bombana Menurut Golongan Kepangkatan dan Jenis Kelamin Tahun 2001 Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 8. Sekretariat Daerah Bappeda BKD BPMP & KB Dinas Pendapatan Daerah Dinas Kehutanan Dinas Dikbudpar Dinas Perindagkop Dinas Pertanian Dinas Nakertrans & Kesos Dinas Pertambangan & Energi Dinas Kelautan & Perikanan Dinas Kesehatan & KB Dinas Pekerjaan Umum Badan Kesbang & Politik Dinas Catatan Sipil Kantor Lingkungan Hidup Kantor Polisi Pamong Praja Rumah Sakit Umum Daerah Dinas Perhubungan Inspektorat Sekretariat DPRD Sekretariat KPU BP4K Kantor SKB Jumlah Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Laki-laki 100 15 133 22 20 37 956 30 41 23 16 15 130 59 12 11 7 35 55 27 23 20 15 39 6 1.847 Perempuan 56 8 54 5 14 22 789 12 13 10 5 7 197 17 3 7 0 5 17 1 10 12 0 18 1 1. 12. 17. 24.

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

98

Golongan Kepangkatan 1. 2. 3. 4.

Lakilaki

Perempuan

Jumlah

Golongan IV 276 176 452 Golongan III 798 552 1.350 Golongan II 748 537 1.285 Golongan I 25 18 43 Jumlah 1.847 1.283 3.130 Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka Banyaknya jumlah Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Vertikal Kabupaten Bombana Tahun 2009 sebanyak 118 orang yang terdiri dari Golongan IV sebanyak 3, Golongan III sebanyak 68 orang, Golongan II sebanyak 45 orang dan Golongan I sebanyak 2 orang. Keadaan jumlah Pegawai Negeri Sipil menurut unit organisasi dan pangkat / golongan di lingkungan instansi vertikal tahun 2009 masing-masing disajikan pada Tabel: 4.50 dan Tabel: 4.51 Tabel: 4.50 Banyaknya Pegawai Negeri Sipil di Instansi Vertikal Menurut Organisasi / Nama Dinas / Nama Badan dan Jenis Kelamin Tahun 2010 Unit Organisasi / Nama Dinas / Nama Badan / Kantor Badan Pusat Statistik Badan Pertanahan Nasional Kantor Departemen Agama Jumlah Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka 1. 2. 3.

Laki-laki 16 26 38 80

Perempuan 13 3 22 38

Jumlah 29 29 60 118

Tabel: 4.51 Banyaknya Pegawai Negeri Sipil di Instansi Vertikal Menurut Golongan Kepangkatan dan Jenis Kelamin Tahun 2010

Golongan Kepangkatan 1. 2. 3. Golongan IV Golongan III Golongan II

Laki-laki 2 46 30

Perempuan 1 22 15

Jumlah 3 68 45

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

99

Golongan Kepangkatan 4. Golongan I Jumlah

Laki-laki 2 80

Perempuan 38

Jumlah 2 118

Sumber: Kabupaten Bombana Dalam Angka

b) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Keanggotaan DPRD Banyaknya Anggota DPRD Kabupaten Bombana tahun 2009 sebanyak 25 orang terdiri dari laki-laki 22 orang dan perempuan 3 orang. Jumlah Anggota Dewan menurut Fraksi menunjukkan Fraksi Partai Golkar sebanyak 8 orang, Fraksi Amanah Demokrasi 4 orang, Fraksi Bulan Bintang 3 orang, Fraksi Bintang Reformasi 4 orang dan Fraksi Wonua Bombana sebanyak 6 orang. Untuk jelasnya lihat jumlah anggota DPRD Kab. Bombana menurut Partai Politik dan Fraksi sebagaimana disajikan pada Tabel: 4.52 dan Tabel: 4.53 Tabel: 4.52 Jumlah Anggota DPRD Kabupaten Bombana Menurut Partai Politik Fraksi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 GOKAR PAN PBB PBR PKS PPP PDIP PKB PPIB PSI Total Sumber : Sekretariat DPRD Kab. Bombana Tabel: 4.53 Laki-Laki 7 3 3 2 2 2 1 1 1 22 Perempuan 1 1 1 3 Jumlah 8 3 3 3 2 2 1 1 1 1 25

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum

100

Jumlah Anggota DPRD Kabupaten Bombana Menurut Fraksi Tahun 2010 Fraksi 1 2 3 4 5 Partai Golkar Amanah Demokrasi Bulan Bintang Bintang Reformasi Wonua Bombana Total Sumber : Sekretariat DPRD Kab. Bombana Banyaknya produk DPRD Kabupaten Bombana tahun 2009 sebanyak 27 menurun bila dibandingkan tahun sebelumnya (2008) sebanyak 42 buah. Sedangkan kegiatan DPRD Kab. Bombana tahun 2010 sebanyak 13 kegiatan. Untuk jelasnya banyaknya produk DPRD Kab. Bombana menurut jenisnya dan banyaknya kegiatan menurut jenis kegiatan dan masa sidang DPRD Kab. Bombana masing-masing disajikan pada Tabel: 4.54 dan Tabel: 4.55 Tabel: 4.54 Banyaknya Produk DPRD Kabupaten Bombana menurut Jenisnya Tahun 2008 – 2010 Uraian 1 2 3 4 5 Peraturan Daerah Keputusan DPRD Memorandum Keputusan Pimpinan Lain-lain Total Sumber : Sekretariat DPRD Kab. Bombana Tabel: 4.55 Banyaknya Kegiatan DPRD Kabupaten Bombana Menurut Kegiatan dan Masa Sidang Tahun 2009 - 2010 Uraian Tahun 2009 Tahun 2010 Banyaknya Produk 2008 19 22 1 42 2009 12 12 3 27 Laki-Laki 7 3 3 3 6 22 Perempuan 1 1 1 3 Jumlah 8 4 3 4 6 25

Kabupaten Bombana Tahun 2011

Deskripsi Rangkuman Data Potensi Umum 101 Masa Sidang I Masa Sidang II Masa Sidang III Masa Sidang I Masa Sidang II Masa Sidang III 1. 15. 8. 16. 13. 6. Bombana Kabupaten Bombana Tahun 2011 . 5. 2. 9. 10. 7. 11. 14. Rapat Paripurna Rapat Fraksi-fraksi Rapat Komisi-komisi Rapat Pimpinan DPRD Rapat Pimpinan DPRD dengan Pimpinan Fraksi dan Pimpinan Komisi Rapat Panitia Musyawarah Rapat Panitia Anggaran Rapat Panitia Khusus Rapat Gabungan Komisi Raker dengan Eksekutif Rapat Dengar Pendapat dengan Eksekutif Peninjauan ke Daerah Job Training Konsultasi / Koordinasi Kajian Antar Daerah Penyampaian Aspirasi Masyarakat Jumlah 8 10 7 3 1 1 2 1 29 8 15 1 3 87 10 20 15 2 6 2 1 2 3 21 5 5 1 0 88 26 15 9 3 1 4 1 2 1 10 9 15 1 0 97 3 10 3 2 1 1 2 2 3 20 17 6 2 72 6 5 3 1 1 3 1 2 7 2 5 1 37 - Sumber : Sekretariat DPRD Kab. 3. 12. 4.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.