Anda di halaman 1dari 32

Pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana

Kompetensi Dasar
Memahami konsep bencana, karakteristik bencana, siklus penanggulangan bencana dan sistem nasional penanggulangan bencana di indonesia Memahami prespektif, karakter relawan serta melaksanakan peran, tugas pokok dan fungsi relawan penanggulangan bencana Mempraktekkan penyelenggaraan dapur umum, hunian darurat, pertalangan pertama, logistik dan peralatan, pendampingan psikososial, dan komunikasi radio Memiliki sikap kepekaan, komitmen dan tanggung jawab dalam penanggulangan bencana.

Pengertian bencana alam :


Kejadian yang tidak diinginkan Disebabkan karena faktor-faktor alami Menimbulkan kerugian harta dan atau jiwa Aktivitas manusia dapat meningkatkan magnitude bencana

Konsep Bencana
Bumi tempat kita tinggal secara alami mengalami perubahan secara dinamis untuk mencapai suatu keseimbangan. Proses : Pergerakan kulit bumi Pembentukan gunung api Pengangkatan Hujan Angin, dan fenomena iklim lainnya

Peta sebaran lempeng tektonik di dunia

Karakteristik Bencana Alam


BANJIR Aliran air sungai yang tingginya melebihi muka air normal sehingga melimpas dari palung sungai menyebabkan adanya genangan pada lahan rendah disisi sungai Penyebab Kerusakan lingkungan Curah hujan Tinggi Penurunan daya tampung sungai (Sedimentasi, Penyempitan) Pasang surut Topografi rendah Pengelolaan DAS Perubahan lahan

penampang melintang daerah penguasaan sungai

Parameter Ancaman : Luas genangan (km2,,hektar). Kedalaman atau ketinggian air banjir (meter). Lamanya waktu genangan (jam, hari, bulan). Bentuk kerusakan : Korban Jiwa Kehilangan harta benda dan hewan peliharaan Kerusakan bangunan dan lingkungan Kerusakan trasnportasi Kebutuhan pokok menjadi langka

TANAH LONGSOR Longsoran merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan,ataupun percampuran keduanya, bergerak menuruni atau keluar lereng akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng tersebut Penyebab: Faktor pengontrol: Penggundulan lahan (tutupan lahan) Struktur batuan (geodesi) Kemiringan lereng Jenis tanah dan batuan induk (geologi) Proses pemicu: Curah hujan Getaran Penambahan beban lereng Peotongan kaki lereng Penyusutan muka air

Jenis-jenis tanah longsor

Longsoran Translasi

Longsoran Rotasi

Pergerakan Blok

Rayapan Tanah

Runtuhan Batu

Aliran Bahan Rombakan

Parameter : Volume material yang bergerak Kecepatan gerakan Ukuran material Jenis dan intensitas gerakan Dampak yang ditimbulkan : Kehilangan nyawa Kerusakan lingkungan permukiman dan lahan Kelangkaan kebutuhan pokok Melonjaknya harga kebutuhan pokok

Kebakaran Hutan dan Lahan Penyebab Aktivitas Faktor alam Jenis tanaman (mudah terbakar) Degradasi hutan Angin yang cukup besar Topografi yang terjal Dampak Kabut asap yang menganggu jarak pandang Infeksi saluran pernapasan Gangguan transportasi udara Korban jiwa

Kekeringan Penurunan ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air baik untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Penyebab: kekeringan di Indonesia sangat berkaitan erat dengan fenomena ENSO (ElNino Southern Oscillation). Pengaruh el-nino akhir musim kemarau mundur dari normal, Awal masuk musim hujan mundur dari normal, Curah hujan musim kemarau turun tajam Deret hari kering semakin panjang,

Angin kencang/Badai Pusaran angin kencang dengan kecepatan angin 120 km/jam atau lebih yang sering terjadi di wilayah tropis di antara garis balik utara dan selatan Penyebab: Perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuaca. bergerak dengan kecepatan sekitar 20 120 km/jam. Dampak: Struktur bangunan yang ringan Perumahan yang terbuat dari kayu Bangunan sementara atau semi permanen Pohon, pagar serta tanda tanda lalulintas Tiang tiang kabel listrik yang tinggi