Anda di halaman 1dari 2

INSTRUMENTASI

Proses Kegiatan Dalam Laboratorium : Manusia Alat atau instrumen Metode Atau tehnik analisa

Jenis sampel IPTEK Sensitivitas Spesitivitas Ketepatan Ketelitian SDM Ketrampilan Pengalaman Tanggung jawab

Hasil pemeriksaan yang benar

Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil analisa bahan, yaitu : 1. Jenis sampel meliputi sifat fisika, kimia dari sampel 2. Metode / tehnik analisa meliputi tehnik sampel, pemisahan dan cara analisa 3. Alat atau instrumen meliputi sensitivitas, kelayakan dan mekanisme kerja 4. Manusia / SDM meliputi ketrampilan, pengetahuan dan lain lain.

II. Uraian Materi :


Tujuan : 1. Mempelajari jenis alat laboratorium dan prinsip kerja 2. Menggunakan, memelihara, mengkalibrasi, serta memperbaiki kerusakan ringan Fungsi Alat : Sebagai penunjang untuk melakukan analisa kualitatif & kuantitatif Keberhasilan suatu pemeriksaan laboratorium ditentukan 2 parameter : 1. Ketelitian / kecermatan Parameter yang menunjukkan keseragaman hasil pengukuran 2. Ketepatan Parameter yang menunjukkan kedekatan hasil pengukuran dengan hasil yang sebenarnya

Faktor-faktor kesalahan penyebab ketidaktelitian & ketidaktepatan : 1. Determinate error / kesalahan yang dapat diduga Contoh : Kesalahaan metode, peralatan, cara kerja 2. Indeterminate error / kesalahan tak terduga Contoh : Kesalahan getaran, tegangan listrik, suhu berubah-ubah Tiga syarat yang dibutuhkan suatu metode/tehnik instrumental : 1. Reliabilitas Metode atau tehnik harus tepat dan teliti 2. Sensitivity Kemampuan suatu metode untuk mengetahui atau mengukur jumlah/kadar yang sangat kecil pada suatu sampel. 3. Specificity / kekhasan Kemampuan suatu metode untuk mendeteksi suatu bahan, tanpa terganggu bahan lain atau terkontaminasi meskipun bahan tersebut daam campuran. Macam-macam Analisa Laboratorium : 1. Analisa kualitatif Untuk mengetahui jenis atau macam bahan / zat 2. Analisa kuantitatif Untuk menentukan kadar/jumlah zat Jenis analisa laboratorium ada 2, yaitu : 1. Pemeriksaan atau deteksi Bersifat untuk mengetahui saja dan melaporkan hasil yang sebenarnya dari suatu sampel 2. Pengujian Bersifat membandingkan hasil yang diperoleh dengan standart atau acuan yang ada dan menarik kesimpulan