Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS KASUS Problem (anamnesis dan PF) Anamnesis 1.

Ekstremitas superior & inferior sinistra tidak dapat digerakkan 2. 3. 4. 5. Riwayat hipertensi Onset 4 jam yang lalu Suara pelo Muntah (-), Kejang (-), nyeri kepala (-), sadar (+). Pemeriksaan Fisik 6. 7. TD : 170/110 Pergerakan ekstremits sinistra (-) 8. Kekuatan Hypothesis (DD) Stoke Non Haemorragic Stroke Haemorragic TIA (Trancient Iskemik Attack) Mechanism (Patogenesis) Atherosklerosis, Thrombosis, dan Embolism. Plak atherosklerotik pada percabanagan arteri kehilangan kontinuitas intima (ulcer formation) agregasi platelet dan fibrin pada permukaan yang kasar, emboli platelet-fibrin mungkin terjadi pembentukan trombus semakin menumpuk embolisasi konten plak (cholesterol) dan/atau agregat platelet-fibrin. Penyumbatan pembuluh darah distal di cabang arteri trombus menyebabkan arteri tersunbat secara total. More Info Dont Know (px Penunjang ) CT Scan, Reflek EKG, fisuoDarah rutin, palpebra, Profil Lipid, Reflek Gula Darah, aurikuloAsam urat palpebra, Tanda Myerson, Tanda Chovstek, Reflek kremaster Learning Issues Problem solving

1. Reflek fisuopalpebra : pemeriksaan yang dilakukan dengan cara seolah-olah akan mencolokkan benda pada mata, reaksi normal yang akan timbul adalah pejaman mata 2. Reflek aurikulopalpebra : dilakukan dengan cara menepukkan tangan secara keras dan tibatiba didekat mata, reflek normal mata akan terpejam

Decision : diagnosis klinis : hemipharesis Sinistra diagnosis topis : capsula interna diagnosis etiologi : hipertensi Stroke Haemorragic Ass Etiologi Emboli (emboli kardiogenik, arcus aorta) Arterotrombotik (Penyakit IpDx Siriraj Stroke ekstra dan intra cranial) emboli paradoksal dan emboli Non

ekstremitas sinistra tidak bisa digerakkan, hanya bisa berkontraksi saja (Skor 1) 9. Tonus otot ekstremitas sinistra hipertoni 10. Refleks fisiologis kiri meningkat 11. Refleks patologis babinski sinistra (+) 12. Fungsi sensorik pada ekstremitas sinistra menurun N. V, N. VII, N. IX, N. XI dan N.XII terdapat penurunan fungsi pada sisi kiri tubuh

Patofisiologi Stroke non Hemoragik faktor risiko (frgmen/debris, ateriosklerosis, plak ateromatosa sinus karotis, arteri karotis interna) trombus emboli Oklusi Pembuluh Darah (A. vertebralis, A. Cerebri Posterior, A. Cerebri media, A. Cerebri Anterior) iskemia pasokan darah berkurang pembentukan anergi/ATP berkurang menyebabkan dua hal : (1) Na+ dan K+ gagal (edema interstitium otak, sel neuron membengkak perfusi serebral menurun infark kerusakan dan kematian neuron progresif), (2) Respon tubuh (Ca2+ intrasel di tingkatkan eksitoksisitas terjadi release

3. Tanda Myerson : mengetuk pada tulang hidung sekali saja, normalnya memejam. pada penderita Parkinson menyebabkan kedipan mata genjar 4. Tanda Chovstek : dilakukan secara tiba-tiba di daerah N.VII tepat didepan kelenjarv parotis dan disebelah anterior telinga, menyebabkan spasme atau gerakan kedutan di mulut, hidung dan mata 5. Reflek kremaster : pemeriksaan khusus untuk

Score use

(SSS) probability

-1

( uncertained diagnosis, curve and/or CT scan) Berdasarkan Algoritma Gadjah Mada didapatkan hasil yaitu stroke infark (penurunan kesadaran kepala CT menunjukkan iskemik di otak. IpTx Nonmedikamentosa Istirahat Rehabilitasi medik Medika mentosa memulihkan babinski (+)) Scan adanya (-), (-), nyeri refleks

neurotransmitter eksatatonik ex glutama dalam jumlah besar rangsang aktivitas kimiawi dan listrik sel otak lain dengan melekat ke reseptor molekul lain aktivitas enzim nitrix oxid sintese release nitrix oxide kerusakan dan kematian neuron progresif).

laki-laki degan cara menggores bagian medial dinding paha, reaksi yang akan didapatkan adalah skrotum berkontraksi. Reflek negatif didapatkan pada lesi traktus piramidalis (patologis), dan pada usia lajut (normal)

iskemia otak dengan rtPA (recombinant tissue plasminogen activator) digunakan untuk onset <3 jam dan hasil CT scan normal edema diberikan tidak efektif ekstensi untuk trombosis konversi hemoragis bila ada hipertensi obati dengan obat anti hipertensi cegah stroke berulang dini (30 hari sejak onset stroke) terapi teritoriti mencegah infark diberikan heparin progresif manitol. dan pembengkakan otak steroid pada kasus ini

dini heparin IpMx Monitoring keadaan umum dan tanda vital. Rehab medik : neuromuskuloskeletal, evaluasi penampilan fungsi, evaluasi psikososial-fokasional) IpEx Diet rendah garam. Batasi kegiatan berat.

Hipertensi Tidak Terkontrol

Ass Etiologi Primer : herediter, jenis kelamin Sekunder : life style, Ip Dx Riwayat Hipertensi tidak terkontrol Ip Tx Monitoring tekanan darah pasien apakah terjadi penurunan atau tidak, karena hipertensi pada kasus ini belum diketahui apakah mekanisme kompensasi atau memang pasien menderita

hipertensi. Ip Mx Monitoring tanda-tanda vital Ip Ex Rajin kontrol tekanan darah Penjelasan pada pasien mengenai hasil monitoring tekanan darah apakah memang tekanan darah tinggi atau tekanan darah kompensasi.