Anda di halaman 1dari 18

PII MEMBANGUN KAMPUS

DEPT. KADER STRATEGIS PENGURUS BESAR PELAJAR ISLAM INDONESIA

Latar Belakang
Sebagai upaya meningkatkan peran PII bagi ummat

Islam, khususnya dalam bidang dakwah PII yakni pendidikan dan kebudayaan. Merupakan upaya strategis untuk membina generasi Islam secara lebih baik dan lebih luas. Sesuai Darma Bakti dan Tafsir Asasi PII dan dikuatkan oleh pernyataan Amin Syahri (salah satu pendiri) dalam majalah tunas PII Saat itulah Pelajar Islam Indonesia berdiri sebagai organisasi untuk mengatur perjuangan ummat pada masa yang akan datang,

Program
Program PMK ini terbagi dalam dua. Yakni program Satu

Tahap dan program Tahap Dua. Perbedaan keduanya terletak dari tujuan dan target yang dicapainya. Keduanya bisa dilakukan secara bersamaan dalam satu kampus, ataupun dipilih salah satu terlebih dahulu. Hal itu menyesuaiakan dengan kebutuhan dan kondisi. Tapi akhirnya, kedua harus dicapai.

SATU TAHAP
Program Satu Tahap ialah program yang melakukan

proses kaderisasi sejak awal di kampus dari mulai perekrutan hingga pengembangan. Dalam Menej Indonesia, Satu Tahap diarahkan untuk langsung bersinggungan dengan ILMU TCD. Ini dipilih terutama untuk menguatkan internal dan struktur di tingkat PD dan PW.

TAHAP DUA
Disebut tahap dua, karena pelaksana program ini

adalah kader PII yang sudah siap. Minimalnya adalah kader LAT. Program ini secara langsung diarahkan untuk mengembangankan ke arah IUS Indonesia. Kader PII ini diharapkan memainkan peranan dalam pembentukan kepemimpinan dan tim kecil Lebih jauh untuk memahami ini, harus memahami rumusan IUS Indonesia. (lihat dokumen Penjelasan singkat IUS Indonesia)

Penjelasan
Berikut akan menjelaskan program Satu Tahap. Penjelasan tentang program Tahap Dua dilakukan dalam

dokumen lainnya yang tersendiri. Program Tahap Dua lebih bersifat eksternal. Tujuannya adalah untuk mengkondisikan sumber daya insani di luar PII agar sesuai dengan rumusan Menej Indonesia , meskipun tidak mengikuti proses kaderisasi di PII. Pengkondisian tersebut sangat penting karena kaderisasi di PII salah satunya ditopang oleh jejaring yang kuat dengan organisasi Islam yang lainnya.

Tujuan
Melahirkan komunitas PII di kampus. Selanjutnya akan

menopang pula struktur PII di tingkat daerah dan memperkuat organisasi PII pada umumnya. Merekrut dan membina mahasiswa Islam untuk berdakwah dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Menumbuhkan kelas menengah Islam yang muslim cendikiawan pemimpin, sesuai cita-cita awal PII yaitu melahirkan ulama yang intelek dan intelek yang ulama.

Kerangka Kerja
Tahap perekrutan Tahap pembinaan Tahap aktualisasi Tahap pengembangan

Tahap Perekrutan
Perekrutan dilakukan secara baik, dengan pilihan dan

tawaran aktifitas yang jelas. Perekrutan salah satunya dengan cara penawaran ide dan visi yang jelas tentang pembinaan dan pergerakan PII selaku kader ummat. Perekrutan dilakukan dengan berbagai cara yang sesuai dengan kewajaran. Perekrutan dihitung lamanya sekitar 3 bulan. Indikator sukses perekrutan adalah siap untuk diseleksi untuk ikut Batra.

Tahap Perekrutan
Beberapa contoh tahap perekrutan :

Melalui acara open house PII, diskusi, bedah buku, kursus atau yang sejenis lainnya. 2. Melalui rekomendasi atau petunjuk dari tokoh atau keluarga besar PII. 3. Perekrutan terbuka melalui media cetak seperti pamflet atau buletin.
1.

Tahap Pembinaan
Tahap Pembinaan Khusus untuk perguruan tinggi

terhitung dari sejak seleksi untuk ikut Batra hingga pasca Intra. Hitungan waktu pembinaan adalah sebagai berikut : 1. Batra = 5-7 hari 2. LMD = 30 jam 3. Talim = 20 24 materi (4 5 bulan)

Tahap Pembinaan
4. Intra 5. LMS 6. Talim 7. KP3 8. KPM 9. PKP Total = 5 7 hari = 36 Jam = 18 30 pertemuan (6 8 bulan) = 20 jam + micro teaching = 15 jam = 10 hari = sekitar 12 16 bulan

Tahap Pembinaan
Batra akan dilakukan khusus untuk perguruan tinggi

dengan utusan dari beberapa perguruan tinggi. Selepas Training, talim dilakukan sebagaimana mestinya. Dengan basis interaksi komunitas dan bukan organisasi. Selepas Batra, kader mengadakan kegiatan di kampus sebagai upaya tak terpisah dari proses pembelajaran.

Tahap Aktualisasi
Tahap Aktualisasi dilakukan sesuai kursus pasca Intra

yang telah diikuti. Tahap aktualisasi dilakukan dengan cara sbb: 1. Pelaksanaan kursus di tingkat SMA dan pengelolaan talim untuk SMA. 2. Pengelolaan Masjid di kampung. 3. Pengelolaan kader dan calon kader kampus/fakultas.
Dalam tahap ini, kader menuntaskan kaderisasi sampai

pasca LAT.

Tahap Aktualisasi
Contoh kegiatan aktualisasi adalah pengelolaan

masa orientasi siswa, latihan dasar kepemimpinan siswa, atau acara mandiri lainnya. Dalam tahap aktualisasi ini sudah memahami perencanaan strategis dan mempergunakannya dalam bergerak. Tahap aktualisasi melakukan pergerakan dalam kerangka rumusan Menej Indonesia (berhubungan dengan program IT).

Tahap Pengembangan
Terjadi setelah tahap aktualisasi dilakukan sekitar

1 2 tahun dengan ciri adanya sekolah atau masjid yang sudah terakses dan berjalannya proses pembinaan di fakultas/kampus. Dalam tahap pengembangan ini, program PII Membangun Kampus sudah berpadu secara sistem dalam rumusan Menej Indonesia. Sudah terjadi siklus dalam kaderisasi dan pergerakan komunitas PII di kampus

Ringkasan Kerangka Kerja

Pererkrutan
1-3 bulan Komunikasi yang mengena tentang visi misi pergerakan PII.

Pembinaan
12-16 bulan Proses yang matang hingga pasca Intra

Aktualisasi
12-24 bulan Pergerakan secara sadar sudah berjalan dalam kerangka rumusan strategis Menej Indonesia

Pengembangan
Sudah terdapat siklus atau sistem di kampus Program PII memabangun kampus sudah berpadu secara mendalam dengan Menej Indonesia

Contoh Rencana Kerja


September

Persiapan untuk pelaksanaan program di beberapa kampus oleh PB PII. Kader Pelopor di tiap PT yang terpilih menjadi prototipe sudah bekerja. Oktober Desember Pelaksanaan tahap rekruitment di kampus seluruh yang disebut di atas. Januari Februari Waktu yang memungkinkan dilaksanakan Batra Februari Juni Pelaksanaan pasca Batra, pembangunan komunitas dan usroh Juli -Agustus Pelaksanaan Intra dan memungkinkan beberapa kursus pasca Intra. Kegiatan ini, pada waktunya kemudian diampu oleh PW dan kemudian oleh PD.