Anda di halaman 1dari 4

Definisi Aljabar Boolean Aljabar Boolean hanya mengenal dua keadaan, yaitu keadaan True/benar dan keadaan False/Salah.

Dalam Aljabar Boolean keadaan ini ditunjukan dengan elemen dalam himpunan bilangan biner, yaitu 1 dan 0 ( B = {1,0} ), dan elemen tersebut dinyatakan dalam sebuah variabel. Aljabar Boolean memiliki operasi logika yang berfungsi memberi batasan dari suatu keadaan sehingga suatu keadaan tidak dapat berada dalam dua ketentuan sekaligus. Operasi logika tersebut adalah operasi AND, OR, dan NOT. Dapat disimpulkan, Aljabar Boolean adalah saljabar yang mencakup suatu himpunan dan operasi logika.
DASAR OPERASI LOGIKA LOGIKA : Memberikan batasan yang pasti dari suatu keadaan, sehingga suatu keadaan tidak dapat berada dalam dua ketentuan sekaligus. Dalam logika dikenal aturan sbb : Suatu keadaan tidak dapat dalam keduanya benar dan salah sekaligus Masing-masing adalah benar / salah. Suatu keadaan disebut benar bila tidak salah. Dalam ajabar boolean keadaan ini ditunjukkan dengan dua konstanta : LOGIKA 1 dan 0

Himpunan aljabar Boolean, yang elemen-elemennya memenuhi aksioma di atas adalah himpunan bilangan biner yaitu B = { 1 , 0 }

Operator Logika pada Aljabar Boolean Seperti pada logika Proposisi, Aljabar Boolean juga mengenal operator logika. Perbedaannya hanyalah pada notasi yang menyatakan operator logika tersebut. Operator Logika pada Aljabar Boolean dibedakan menjadi 2 yaitu: Operasi dasar dan Operasi turunan. Masing-masing operator logika, menggunakan notasinya masing-masing. 1. Operator Dasar Ada tiga operator dasar yang terdiri dari dua buah operator binary, yaitu operator AND dan operator OR, dan sebuah operator unary, yaitu operator NOT. 1) Operator AND Notasi Aljabar Booleannya adalah sebuah titik ( ) Tabel kebenarannya:

a 0 0 1 1

b 0 1 0 1

a.b 0 0 0 1

2) Operator OR Notasi Aljabar Booleannya adalah sebuah tanda tambah (+) Tabel kebenarannya: a b a+b 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1

3) Operator NOT Notasi Aljabar Booleannya adalah dengan memberikan tanda bar diatas variable (contoh: ) atau dengan tanda aksen setelah variable (contoh a) Tabel kebenarannya: a 0 1 1 0

2. Operator Turunan Operator turunan adalah operasi-operasi yang diturunkan dari operasi dasar. Operasi-operasi turunan aljabar Boolean adalah Exclusive-OR (XOR), Not-AND (NAND), dan operasi Not-OR (NOR). 1) Exclusive-OR / XOR () a XOR q, ditulis a b atau atau Tabel kebenaran XOR a b ab 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0

2) Not-AND (NAND) Operasi NAND dinotasikan sebagai (a.b) atau Tabel kebenaran NAND a b a.b 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0

3) Not-OR (NOR) Operasi NOR dinotasikan sebagai atau (a + b) Tabel kebenaran NOR a b a+b 0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0

Ekspresi Boolean -

Hukum-hukum Aljabar Boolean 1. Hukum identitas: (i) a + 0 = a (ii) a 1 = a 3. Hukum komplemen: (i) a + a = 1 (ii) aa = 0 5. Hukum involusi: (i) (a) = a 2. Hukum idempoten: (i) a + a = a (ii) a a = a 4. Hukum dominansi: (i) a 0 = 0 (ii) a + 1 = 1 6. Hukum penyerapan: (i) a + ab = a (ii) a(a + b) = a 8. Hukum asosiatif: (i) a + (b + c) = (a + b) + c (ii) a (b c) = (a b) c 10. Hukum De Morgan: (i) (a + b) = ab (ii) (ab) = a + b

7. Hukum komutatif: (i) a + b = b + a (ii) ab = ba 9. Hukum distributif: (i) a + (b c) = (a + b) (a + c) (ii) a (b + c) = a b + a c 11. Hukum 0/1 (i) 0 = 1 (ii) 1 = 0