Anda di halaman 1dari 11

ORGANISASI

Nama Kelas NPM

: Siti Cholisoh : 2KA39 : 17112047

Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2013

1. Pengertian Organisasi Organisasi adalah sekelompok individu yang terstruktur dan sistematis yang berada dalam sebuah system, yang didalamnya terdapat wadah untuk saling berinteraksi atau bekerja sama secara rasional, sistematis, terpimpin dalam memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan efesien untuk mencapai suatu tujuan bersama. Pengertiam organisasi menurut para ahli : a. Organisasi Menurut Stoner Suatu pola hubungan-hubungan orang-orang di bawah pengarahan manajer (pimpinan) untuk mengejar tujuan bersama. b. Organisasi Menurut James D. Mooney Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. c. Organisasi Menurut Chester I. Bernard Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. 2. Tipe atau Bentuk Organisasi Organisasi memiliki beberapa bentuk diantaranya : a. Organisasi Lini (Henry Fayol) Adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan sebagai pemberi wewenang atau instruksi dan bawahan sebagai pelaksana operasional. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga. Ciri-ciri organisasi lini: 1. Adanya hubungan antara atasan dan bawahan dengan satu garis wewenang. 2. Jumlah karyawan sedikit. 3. Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi. 4. Minimnya spesialisasi. 5. Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan. 6. Struktur organisasi sederhana dan stabil sehingga tepat untuk organisasi kecil seperti organisasi lini. 7. Disiplin mudah dipelihara (dipertahankan).

Organisasi

Page 2

Keuntungan-keuntungan penggunaan organisasi tipe garis adalah : 1. Garis kepemimpinan yang jelas dan terjamin dengan baik. 2. Tingkat disiplin serta solidaritas pegawai yang tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan) membuat koordinasi pada saat operasional dapat berjalan efektif. 3. Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat. 4. Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan. Kelemahan-kelemahan organisasi lini : 1. Kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel). 2. Sulitnya mengembangkan diri karena terbatasnya hak dalam melakukan pembaruan. 3. Minimnya staff ahli.

b. Organisasi Lini dan Staff Merupakan kombinasi dari organisasi lini. Dalam pelaksanaan operasional asaz komando dipertahankan dengan dibantu oleh para staff yang berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan: Ciri-ciri organisasi lini dan staff : 1. Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung. 2. Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff. 3. Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff.
Organisasi Page 3

4. Jumlah karyawan banyak. 5. Organisasi besar, bersifat komplek. 6. Adanya spesialisasi. Keuntungan penggunaan bentuk organisasi lini dan staff: 1. Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan. 2. Tugas yang jelas antara pimpian staff dan pelaksana sehingga koordinasi kerja tetep terjaga. 3. Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil. 4. Pengembalian keputusan relatif mudah, karena terdapat sumber pikiran yaitu staff. 5. Adanya spesialisasi pekerjaan sehingga member peluang bari para pegawai untuk mengembangkan bakat mereka. Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi garis dan staff: 1. Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat. 2. Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal. 3. Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena keegoisan masing masing individu 4. Pimpinan lini mengabaikan advice staff. 5. Kurangnya tanggung jawab antara pimpinan garis dan staff. 6. Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar. 7. Operasional tidak dapat berjalan lancer karena terdapat 2 kelompok (pimpinan dan staff).

Organisasi

Page 4

c. Organisasi Fungsional (Frederick W. Taylor) Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan. Selain itu dalam organisasi ini masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh. Ciri-ciri organisasi fungsional: 1. Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan. 2. Terdapat beberapa perintah dari atasan yang berbeda. 3. Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis. 4. Target-target jelas dan pasti. 5. Pengawasan ketat. 6. Terdapat spesialisasi pekerjaan. Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasi fungsional : 1. Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal 2. Produktivitas dan efisiensi pekerjaan dapat ditingkatkan 3. Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib 4. Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi. Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional: 1. Skill pegawai yang kurang dan tidak meluas.
Organisasi Page 5

2. Koordinasi yang kurang antar pegawai karena tingkat egoism yang tinggi dari masing masing individu dalam pekerjaan.

d. Organisasi Lini dan Fungsional Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi kembali melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan. Jadi dalm hal operasional organisasi ini berantai. Ciri ciri organisasi lini dan fungsional: 1. Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan. 2. Terdapat spesialisasi yang maksimal. Kebaikan organisasi lini dan fungsional : 1. Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimal. 2. Terjalinnya kerja sama yang baik satu sama lain. Keburukannya organisasi lini dan fungsional: 1. Kurang fleksibel dan tour of duty

Organisasi

Page 6

2. Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena tidak adanya pusat untuk kordinasi operasional. 3. Para pegawai hanya focus dengan spesialisasi pekerjaannya sehingga pekerjaan teknis diabaikan.

e. Organisasi Lini, Fungsional dan Staff Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional. Ciri ciri organisasi lini, fungsional dan staff: 1. Dilakukan pada organisasi besar dan kadang sangat ruwet. 2. Jumlah karyawan banyak. 3. Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:

Karyawan dengan tugas pokok (line personal). Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal). Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group).

f. Organisasi Komite Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif. Terdapat dua wewenang dalam organisasi ini diantaranya Executive

Organisasi

Page 7

Committee ( Pimpinan Komite), yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini dan Staff Committee, yaitu orang orang yang hanya mempunyai wewenang staff. Ciri ciri organisasi komite : 1. Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif. 2. Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan. 3. Asas musyawarah sangat diutamakan. 4. Organisasinya besar & struktur tidak sederhana. 5. Bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga. Kebaikan organisasi komite : 1. Pelaksanaan pembuat keputusan berlangsung baik karena dijalankan melalui musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan. 2. Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil. 3. Adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin. Keburukan organisasi komite : 1. Proses decision making sangat lambat. 2. Biaya operasional rutin sangat tinggi. 3. Tidak adanya spesialisasi tanggung jawab dalam penyelesaian masalah. 3. Struktur dan Skema Organisasi Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan, sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung, yang apabila setiap bagian dapat dikelola dengan baik maka organisasi tersebut pun akan ikut membaik. Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu bentuk vertical, bentuk mendatar / horizontal, bentuk lingkaran / circular, bentuk setengah lingkaran / semi sircular, bentuk elliptical dan bentuk piramida terbalik (invented piramid). Sedangkan bagan organisasi adalah suatu upaya dengan tulisan atau lisan untuk menunjukan tingkatan organisasi. Ada beberapa bagan organisasi diantaranya : 1. Bagan mendatar ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kearah kanan atau sebaliknya.
Organisasi Page 8

2. Bagan Lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke arah bidang lingkaran. 3. Bagan Setengah lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kearah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya. 4. Bagan Elips ialah bentuk bagan satuan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat Elips kearah bidang elips. Setiap bentuk bagan organisasi yang ada dapat dibalik, kecuali bagan lingkaran, bagan elips dan bagan sinar. Bagan pyramid dapat disusun dari bawah kearah atas, bagan mendatar dapat disusun dari kanan kearah kiri, bagan menegak (Vertikal) dapat disusun dari bawah ke atas, bagan setengah lingkaran dapat di susun dari pusat lingkaran ke arah bidang atas lingkaran, bagan setengah elips dapat disusun dari pusat elips kearah bidang atas elips. Dalam bagan lingkaran, bagan elips dapat pula digambar satuan organisasi atau pejabat yang lebih rendah kedudukannya terletak di atas, tetapi ini semua tidak mengubah jenjang ataupun kedudukan yang sesungguhnya. Seperti yang dikemukakan pula oleh Keith Davis sebagai berikut Perubahan-perubahan penggambaran bagan kadang-kadang diterima untuk menggalakan pertalian kedudukan atasan bawahan dari kebiasaan bagan-bagan organisasi, tetapi perubahan-perubahan ini tidak mengubah keadaan kedudukan yang sebenarnya. Termasuk di dalamnya perubahan-perubahan bagan mendatar, lingkaran, setengah lingkaran, elips dan piramida terbalik.

Organisasi

Page 9

Organisasi

Page 10

Refrensi :
http://rizkarba.blogspot.com/2012/10/macam-bentuk-dan-tipe-organisasi_29.html http://abdelhafizka09.blogspot.com/2012/11/organisasi-lini-dan-fungsional.html http://abdilahkhusu25.blogspot.com/2012/11/tipe-bentuk-dan-struktur-skema.html http://rilleagustian.blogspot.com/2013/04/tipe-dan-bentuk-organisasi_28.html http://dimasnopalio.blogspot.com/2012/11/tipe-atau-bentuk-organisasi.html

Organisasi

Page 11