Anda di halaman 1dari 6

Tugas 1 Nisa Logana Miranti 1006760506 Teknik Lingkungan 2010 Rangkuman Bab 1 & 2 Facility Pollution Prevention Guide

CHAPTER 1 Deciding on Pollution Prevention (Keputusan dalam Pencegahan Pencemaran) Pencegahan polusi adalah mengurangi atau menghilangkan bekas penggunaan material, proses, atau praktik yang menghasilkan polutan atau limbah pada sumbernya. Hal ini termasuk ke dalam perlakuan yang mengurangi pemakaian dari limbah yang berbahaya dan material yang tidak berbahaya, energi, air, atau sumber lainnya. Program pencegahan pencemaran operasi yang memiliki tujuan untuk meminimalisir segala jenis hasil limbah. Program pencegahan pencemaran yang efektif yaitu : a. Mengurangi resiko dari kriminalitas dan permasalahan sehari-hari. b. Mengurangi biaya operasi c. Memperbaiki moral dan partisipasi dari pegawai d. Memperbaiki pencitraan perusahaan di dalam komunitas e. Melindungi kesehatan public dan lingkungan Keuntungan dari Program Pencegahan Pencemaran Perusahaan dengan perencanaan pencegahan pencemaran yang efektif dan berkelanjutan akan menghasilkan produksi dengan biaya terendah dan memiliki persaingan yang cukup kuat. Anda akan menurunkan resiko dari permasalahan sehari-sehari dan kriminalitas dengan mengurangi volume dan potensial toksisitas dari uap, cairan, dan padatan yang dibuang. Peraturan lingkungan di federal dan tingkat negara menyatakan bahwa dokumen fasilitas

pencegahan pencemaran dan pengukuran daur ulang yang mereka bangun untuk limbah didefiniskan sebagai limbah berbahaya. Permasalahan sehari-hari meningkat dikarenakan adanya produksi limbah berbahaya dan polutan yang berpotensial bahaya lainnya. Kompensasi pekerja untuk biaya dan resiko secara langsung berhubungan dengan volume dari material berbahaya yang dihasilkan. Program pencegahan pencemaran yang efektif dapat mengurangi pengeluaran dan menambah simpanan lebih besar dibanding dengan program pembangunan dan biaya implementasi. Biaya simpanan biasanya diketahui pada saat dilakukan treatment, penyimpanan, atau pembuangan limbah yang membutuhkan biaya di mana dialokasikan untuk unit produksi, produksi, atau pelayanan yang menghasilkan limbah. Biaya material dapat dikurangi dengan mengadopsi produksi dan pemaketan prosedur yang mengonsumsi sumber yang lebih sedikit, dan hal ini menghasilkan limbah yang lebih sedikit juga. Pengaturan limbah dan biaya pembuangan adalah sesuatu yang sangat jelas dan siap untuk diukur potensi penyimpanannya dari pencegahan pencemaran. Biaya pengaturan limbah akan berkurang seiringnya pengukuran pencegahan pencemaran diimplementasikan seperti : a. Mengurangi tenaga kerja dan alat yang dibutuhkan untuk pengendalian polusi pada daerah tinjauan dan treatment b. Sedikitnya lahan penyimpanan limbah akan menyediakan lahan yang lebih untuk produksi c. Sedikitnya pretreatment dan pegawai pemaketan untuk pembuangan d. Lebih sedikitnya kuantitas yang diolah dengan pembagian yang memungkinkan dari pengolahan, penyimpanan, dan fasilitas pembuangan (TSD) menjadi status non-TSD e. Tidak memerlukan banyak pengangkutan untuk pembuangan f. Lebih rendahnya pajak produksi g. Mengurangi kertas kerja dan menyimpan kebutuhan seperti sedikitnya laporan TRI (Toxic Release Inventory) di saat TRI kimiawi yang terdaftar sudah hilang atau berkurang

Biaya produksi dapat dikurangi dengan prediksi pencegahan pencemaran. Jadwal produksi, penanganan material, pengendalian investasi, dan peneliharaan peralatan adalah semua bagian yang dapat dikurangi produksi limbahnya dari setiap jenis dan juga dapat mengendalikan biaya produksi. Biaya energi dapat berkurang seiring berjalannya pencegahan pencemaran dilakukan dalam berbagai macam jalur produksi. Biaya fasilitas pembersihan dapat dihasilkan dari peraturan yang akan datang atau untuk mempersiapkan fasilitas produksi atau penyimpanan limbah di luar atau penjualan lahan pembuangan. Hal ini juga dapat memperbaiki pencitraan perusahaan. Hirarki Pengaturan Lingkungan Prioritas tertinggi diberikan untuk pencegahan pencemaran melalui smber reduksi dan pemakaian ulang atau daur ulang dalam siklus tertutup. Pencegahan pencemaran adalah reduksi maksimal yang memungkinkan dari limbah yang dihasilkan pada lahan produksi. Hal ini melibatkan penggunaan bijaksana dari sumber melalui pengurangan bahan awal dan mengurangi konsumsi air. Ada dua metode umum dari pengurangan bahan awal yang dapat digunakan dalam program pencegahan pencemaran yaitu penggantian produksi dan penggantian proses. Penggantian produksi dalam komposisi atau penggunaan dari proses menengah atau produksi akhir ditunjukkan dari manufaktur dengan tujuan untuk mengurangi limbah dari manufaktur, penggunaan, atau pembuangan terbanyak dari produksi. Penggantian proses lebih memperhatikan dengan bagaimana produksi itu dibuat. Hal ini menlibatkan pengubahan material yang dimasukkan, pengubahan teknologi, dan memperbaiki praktik pengoperasian. Daur ulang di luar lahan, pengolahan limbah, mengonsentrasi bahan berbahaya atau beracum untuk mengurangi volumenya, mencairkan bahan untuk mengurangi bahaya atau toksisitas, dan mengirimkan bahan berbahaya atau beracun dari satu media lingkungan ke media lingkungan lain bukanlah cara-cara dari pencegahan pencemaran.

CHAPTER 2 Developing A Pollution Prevention Program (Membangun Program Pencegahan Pencemaran) Perencanaan pencegahan pencemaran adalah evaluasi komprehensif dan berkelanjutan terhadap bagaiaman anda berbisnis, dan hasil dari program tersebut akan mengakibatkan banyak lahan fungsional termasuk peruahaan anda. Mendirikan Program Pencegahan Pencemaran Executive Level Decision Di beberapa perusahaan, insiatif untuk menginvestigasi membuat program pencegahan pencemaran akan ditempatkan ke dalam tingkat eksekutif. Di pihak lain, tingkat manager yang lebih rendah atau pegawai lainnya menjadi katalis. Dalam kasus yang sama, hal ini menjadi memungkinkan untuk mengumpulkan informasi untuk mendemosntrasikan bahwa kesempatan pencegahan pencemaran ada dan harus dieksplorasi lagi. Satu cara untuk mengumpulkan informasi ini adalah dengan menunjukkan prediksi awal. Pra prediksi adalah bagian dari usaha rancangan formal program ini. Pernyataan kebijakan adalah pondasi dari program pencegahan pencemaran. Dari pernyataan kebijakan yang telah dibuat oleh perusahaan anda, pernyataan kebijakan pencegahan pencemaran anda harus menyatakan mengapa program ini diadakan, apa yang dicapai dalam segi kualitatif, dan siapa yang akan melaksanakannya. Setelah membuat pernyataan kebijakan pencegahan pencemaran, pertimbangkan bagaimana hal tersebut dapat dipresentasikan kepada pegawai, untuk itu mereka melihat adanya komitmen dan keberlanjutan dari program ini. Pegawai-pegawai penting untuk mengerti dan mendukung program pencegahan pencemaran. Setelah itu Anda dapat mengerahkan partisipasi para pegawai dan atmosfer positif akan menghasilkan hasil yang terbaik. Pegawai merasa berkomitmen terharap pencegahan pencemaran pada saat mereka berusaha untuk : a. Membantu mendefinisikan tujuan dan pandangan dari perusahaan
4

b. Menyimak proses dan operasi untuk menentukan dimana dan bagaimana bahan beracun yang digunakan dan limbah berbahaya dihasilkan c. Merekomendasikan cara-cara untuk menghilangkan atau mengurangi produksi limbah pada sumber d. Merancang atau memodifikasi bentuk dan simpanan untuk mengamati material yang digunakan dan limbahnya e. Mencari cara untuk melibatkan penjual dan pembeli f. Memikirkan cara untuk menambah ilmu dan menghargai kontribusi pegawai dalam usaha pencegahan pencemaran. Menyusun Program Pencegahan Pencemaran Memberikan peran tugas dari pencegahan pencemaran Sama dengan sesuatu yang berhubungan dengan pengoperasian, program yang dapat dieksekusi dengan sukses akan membukuhkan integritas dan keberlanjutan terhadap perencanaan, implementasi, modifikasi, dan bagian pemeliharaan. Untuk itu semua individu yang diberikan peran untuk tugas-tugas tersebut harus memiliki substansi teknik, bisnis, dan keahlian komunikasi sebaik orang-orang mengetahui citra perusahaan tersebut. Program pemimpin harus diberikan dari praktikan yang memiliki tingkat tertinggi. Pemimpin harus memiliki wibawa dan pengaruhnya penting dalam menjaga program terus pada jalurnya dan untuk memastikan bahwa pencegahan pencemaran menjadi bagian penting dari keseluruhan perencanaan. Tugas-tugas yang harus dilakukan akan diserahkan ke pembangunan dan implementasi dari program pencegahan pencemaran dan menolong untuk mengintegrasi hukum dalam segala bentuk perencanaan. Program pemimpin akan butuh untuk mewujudkan tujuan yang dinyatakan dalam arah jangka panjang untuk program pencegahan pencemaran. Proses penetapan tujuan akan termasuk ke dalam program kelompok dan management perusahaan. Tujuannya harus mudah untuk didefinisikan, berarti untuk seluruh pegawai, menantang namun dapat dicapai, fleksibel, dan bagian dari dokumen program perencanaan.

Pembuatan Preliminary Assessment Mengumpulkan data. Luasnya dan kompleksitas dari sistem untuk mengumpulkan data pencegahan pencemaran harus konsisten sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Data-data yang harus dikumpulkan adalah laporan peraturan, data operasi dan keteknikan, dan data simpanan lahan bisnis. Mengunjungi tempatnya. Dengan maksud untuk menggunakan sumber terhadap waktu, staff dan uang secara bijak, tugas yang harus dilakukan harus memprioritaskan proses, operasi, dan limbah yang dialamatkan selama fase perincian bagian-bagian dari prediksi. Pengunjungan tempat ini memungkinkan untuk memprioritaskan lahan dan memilih secara rinci kelompok pembuatan assessment. Kemudian setelah itu melakukan prioritas tersebut. Pencapaian yang diprioritaskan pada bagian ini akan membimbing usaha per bagiannya. Persiapan perencanaan program. Yaitu dengan menghubungi kelompok eksternal, mendefinisikan objeknya, mengidentifikasi potensi masalah, dan jadwal pembangunannya.