Anda di halaman 1dari 25

FADILAH SANDY (08121006040)

RANDI NOPYASIN (08121006045) FERA PERMATASARI (08121006051 )

ANDREW (08121006075) NILUH KOMANG TRI.A(08121006078)

Entamoeba Histolytica

Kingdom Phylum Class Order Family Genus Species

Protista Amoebozoa Archaoebae Amoebida Endamoebidae

Entamoeba Entamoeba histolytica

Hospes
Manusia

Nama Penyakit
Amebasis (Disentri)

A. B. C. D. E. F.

Trofozoit Prekista Kista inti 1 Kista inti 2 Kista inti 4 Trofozoit metkista

Bentuk Trofozoit :

- Dapat bergerak aktif - Ukuran 15-30 m - Ektoplasma lebar, jernih, membias cahaya terpisah jelas dengan endoplasma - Pseudopodium tipis seperti jari - Kariosom kecil di tengah inti

Bentuk Prekista : - Bentuk bulat atau bujur, tidak berwarna - Lebih kecil dari Trofozoit dan lebih besar dari kista - Tidak mengndung makanan - Pseudopodium dikeluarkan perlahanlahan, tidak ada gerak yang progresif

Bentuk

Kista : - Bentuk oval atau bulat - Agak asimetris, dinding halus - Membias cahaya, tidak berwarna - Ukuran 10-20 m - Jumlah inti 1, 2 atau 4 buah

Trofozoit lebih mudah rusak daripada kista. Di dalam tinja, trofozoit bertahan 5 jam pada suhu 37, 16 jam pada 25, dan pada 96 jam pada suhu 5. Kista mati dalam 5 menit pada suhu 50, tidak tahan kering, dan pembusukan; dalam tinja tahan 2 hari pada suhu 37. Kista ini dapat bertahan lebih lama dalam suhu dingin, 40 hari pada 2-6. Di bawah titik beku daya tahan berkurang. Kematiannya mungkin karena molekul air dalam plasma menghablur. Jika makanan cair terkontaminasi, kista bertahan 15 hari pada 4 dan 24 jam pada (-10) (-15). Di dalam 4 ppm klor bebas, kista mati dalam 15-30 menit. Kista mati jika diberi klorida merkurik 0,04%; fenol 1% dan formalin 5%.

Kosmopolit

Beriklim sedang

Tropik

Inflamasi usus , khususnya kolon, disertai nyeri abdomen, tenesmus dan diare frekuen yang kerap kali mengandung darah dan lendir. Agens penyebab bisa berupa iritan kimia, bakteri, protozoa, virus atau cacing. Masa inkubasi bervariasi, ada beberapa hari sampai beberapa bulan atau tahun. Teteapi secara umum berkisar 1-4 minggu

Gejala Klinis

Amebiasis Intestinal

Amebiasis ekstraintestinal

Kolon Akut

Kolon Menahun

Abses Hati

Nyeri Perut Diare ( 10 per hari ) Demam ( 1/3 Penderita ) Tidak Nafsu Makan Berat Badan Menurun Darah pada tinja ( stadium akut )
Back

Rasa tidak enak di perut Diare diiringi sembelit Pemeriksaan tinja segar, stadium trofozoit E.histolytica sulit ditemukan uji serologi Pemeriksaan Biopsi Kolon penebalan mukosa , ulserasi fokal, ulkus klasik, nekrosis dan perforasi dinding usus Bila terjadi perforasi usus atau pemberian anti ameba tidak memperlihatkan hasil, dilakukan tindakan bedah

Back

Memperlihatkan gejala dalam waktu 2-4 minggu Demam, batuk dan nyeri perut kwadran kanan atas 10-35% penderita mengalami gangguan gastrointestinal Pemeriksaan fisik ditemukan hepatomegali Pemerikasaan tinja hanya ditemukan E.histolytica pada sebagian kecil penderita abses hati Pemeriksaan darah ditemukan leukositosis dan peningkatan serum alkali fosfatase
Back Next

Pemeriksaan Mikroskopik : dilakukan 3 kali dalam 1 minggu Adanya sel darah merah dalam sitoplasma E.histolytica stadium tropozoit

Pemeriksaan serologi untuk mendeteksi antibodi


Hasil positif pada uji serologi antibodi terhadap E.histolytica Antibodi yang terbentuk karena infeksi E.histolytica dapat bertahan sampai 6 bulan, bahkan pernah dilaporkan sampai 4 tahun

Deteksi Antigen Antigen ameba yaitu Gal/Gal-Nac lectin dapat dideteksi dalam tinja, serum, cairan abses dan air liur penderita

Polymerase chain reaction ( PCR ) Sensitivitas dan spesifikasi sebanding dengan deteksi antigen pada tinja penderita amebiasis intestinal . Kekurangannya waktu yang diperlukan lama, tekniknya sulit dan mahal.

Mencuci tangan dengan bersih sebelum makan Mencuci tangan setelah buang air besar Memasak air minum hingga mendidih Mencuci sayuran hingga bersih atau merebusnya Buang air besar pada tempatnya (jamban) Tidak menggunakan tinja manusia sebagai pupuk Hindarkan makanan dari lalat atau lipas Membuang sampah pada tempat sampah tertutup

Obat bekerja pada Lumen Usus

Obat bekerja pada jaringan

Paramomisin : 25-35 g/kg bb per hari selama 7 hari Diloksanid furoat ( furamid, entamizol ) : 3 kali 500 mg perhari selama 10 hari Iodoquinol ( iodoksin ) : 3 kali 650 mg per hari selama 20 hari

Back

Emetin hidroklorida : 4-6 hari = Orang dewasa : 65 mg sehari = anak < 8 tahun : 10 mg sehari Metronidazol : orang dewasa 3x750 mg/hari 7-10 hari Klorokuin : orang dewasa 1 gr / hari selama 2 hari, kemudian 500 mg/hari selama 2-3 minggu
Back Next

Person

Time

Place

11% usia 5-9 tahun 30 % usia 2-5 tahun Imigran penderita HIV Turis di daerah endemi

Back

kista bertahan 10-14 hari dalam lingkungan dingin dan lembab < 12 hari

Back

Tropik 50 % (20-23 C) Subtropik (15-21 C) Suhu 50 C (keadaan kering) kista mati Negaranya Indonesia 10-18% RRC, Mesir, India, Belanda 10,1-11,5% Eropa Utara 5-20% Eropa Selatan 20-51% Amerika Serikat 4-21%

Back

next