Anda di halaman 1dari 2

Unsur-unsur etika 1.

Nilai-nilai Nilai merupakan keinginan yang relative permanen yang tampak memang baik, seperti damai atau kehendak. 2. Hak dan Kewajiban a. Hak Hak adalah tuntutan yang memberikan ruang kepada seseorang untuk melakukan tindakan. Ruang disini dapat diartikan sebagai kebebasan seseorang. Hak jarang bersifat absolut karena hak seseorang tak jarang berbenturan dengan orang lain. b. Kewajiban Kewajiba adalah kaharusan untuk mengambil langkah-langkah tertentu. Hubungan kewajiban dengan hak dapat dinyatakan sebagai berikut, bila seseorang mempunyai hak maka orang lain mempunyai kewajiban menghormati hak tersebut. 3. Peraturan Moral Peraturan moral merupakan pedoman yang dapat dijadikan alat untuk menyelesaikan benturanbenturan kepentingan yang bertentangan antara hak seseorang dengan hak orang lain. Peraturan moral , yang mengatur tingkah laku, sering kali dirserap menjadi nilai-nilai. 4. Hubungan Manusia Setiap manusia berhubungan dengan manusia lain dalam jaringan hubungan. Hubungan ini timbul karena adanya rasa saling membutuhkan untuk saling mendukung dan mencapai sasaran kita bersama. Hubungan dipandang sebagai subuah aspek kehidupan moral dan manusia harus berjuang untuk mempertahankannya dan memeliharanya. Keputusan ini mencerminkan nilainilai dan perhatian manusia pada etika. 5. Moralitas Umum Moralitas umum adalah peraturan moral utama yang mengatur masalah etika sehari-hari. Beberapa prinsip dasar moralitas umum sebagai berikut: a. Menepati janji Manusia mempunyai hak untuk janjinya ditepati dan kewajiban untuk menepati janji yang dibuatnya. b. Tidak suka dengki Tidak suka dengki disini berarti mempercayai orang lain dan menghargai kinerja orang lain dengan sebisa mungkin menghindari perselisihan dengan orang lain. c. Saling membantu Saling membantu berarti menyisihkan materi, tenaga ataupun pikiran, dengan sadar dan tanpa paksaan, untuk diberikan kepada orang lain. Menurut prinsip saling membantu, induvidu harus saling membantu jika melakukan itu tidak memerlukan biaya yang besar. d. Menghargai orang Moralitas umum juga mengharuskan kita menganggap orang lain sebagai pribadi dengan cita-cita sendiri, bukan sebagai cara untuk mencapai cita-cita kita. e. Menghargai milik Milik atau kepemilikan memainkan peran menonjol dalam kapitalisme. Ide yang mendasari milik adala prinsip bahwa kebanyakan orang harus mendapat persetujuan orang lain sebelum dapat menggunakan barang milik mereka. 6. Moralitas Kepedulian

Di dalam moralitas kepedualian terdapat dua konsep penting, yaitu perpektif keadilan dan perspektif kepedulian. a. Perpektif keadilan Konsep perspektif keadilan menekankan bahwa untuk menyelesaikan suatu perselisihan yang timbul akibat benturan-benturan antara hak-hak manusia harus menggunakan jalan tengan yang adil untuk semua pihak dengan tidak mengikutkan aspek perasaan didalamnya, yaitu dengan cara moral dan abstrak, caranya bisa dengan pemisahan dari orang lain (kehidupan otonomi). b. Perspektif kepedulian Konsep kepedulian mempunyai pandangan berkebalikan dengan konsep perspektif keadilan. Perspektif kepedulian mementingkan hubungan yang harmonis dalam penyelesaian perselisihan antar kepentingan manusia.