Anda di halaman 1dari 13

Tugas Individu

MAKALAH

MORULA

DISUSUN OLEH :

HAYRUNNISA HASMA NIM : BT 13 02 KELAS I B

AKADEMI KEBIDANAN BATARI TOJA WATAMPONE 2013

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyusun dan makalah yang berjudul MORULA. Penulis menyadari dalam penulisan makalah ini tidak lepas dari bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelesaikan

membantu kelancaran dalam pembuatan makalah ini. Penulis menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan,. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan penyusunan makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya bagi pembaca.

Watampone,19 September 2013

Penulis

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR .........................................................................................i DAFTAR ISI......................................................................................................ii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ................................................................................ ..1 B. Rumusan Masalah .............................................................................2 C. Tujuan ................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian morula...............................................................................3 B. Bidang pembelahan ............................................................................4 C. Sifat Pembelahan ...............................................................................4 D. Macam- macam Pembelahan..............................................................4 E. Contoh Morula.....................................................................................5

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan .........................................................................................8 B. Saran...................................................................................................8

DAFTAR PUSTAKA

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Embriologi merupakan ilmu yang mempelajari proses terjadinya, tumbuh dan kembangya bayi sejak terjadinya pembuahan sampai kelahiran. Menurut Islam embrio berasal dari penyatuan antara sel kelamin laki-laki yang terdapat dalam cairan yang dikeluarkan dari alat kelamin laki-laki (semen/mani) dengan sel kelamin wanita (telur/ovum/

Nutfah/Sulalah min maa) yang terdapat cairan wanita (folikel /mani) yang dikeluarkan oleh alat kelamin wanita dan bukan dari darah menstruasi. Lalu embrio ini disimpan di dalam suatu tempat yang kokoh yaitu rahim. Embrio lalu mengalami proses perkembangan menjadi segumpal darah lalu segumpal daging dan kemudian mendapat tambahan tulang belulang yang disertai dengan perkembangan organ-organ tubuh lainnya dan kemudian menjadi bentuk manusia yang sempurna. Ilmu pertumbuhan embrio sejak pembuhan sampai kelahiran disebut juga ilmu mudigah. Cakupan ilmu ini meluas kepada masalah persiapan untuk terjadinya pembuahan serta masalah pembiakan pada umumnya. Bagi hewan yang memiliki tingkat berudu ilmu ini juga mencakup sampai saat berudu itu bermetamorphosis.

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

Sesungguhnya embriologi berlaku bagi segenap makhluk. Pada botani dikenal juga ilmu ini. Namun dalam bab besar kita ini hanya dipelajari embriologi hewan, dan ditekankan pada vertebrata.

B. Rumusan Masalah 1. Pengertian morula 2. Bidang pembelahan 3. Sifat Pembelahan 4. Macam- macam Pembelahan 5. Contoh Morula

C. Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui yang dimaksud morula. 2. Untuk mengetahui bidang pembelahan pada morula. 3. Untuk mengetahui sifat pembelahan pada morula. 4. Untuk mengetahui macam-macam pembelahan pada morula. 5. Untuk mengetahui contoh morula

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Morula

Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat, morulasi yaitu proses terbentuknya morula Pembelahan atau cleavage atau juga disebut segmentasi, terjadi setelah pembuahan. zigot membelah berulang kali sampai terdiri dari berpuluhsel kecil, yang disebut blastomere. Pembelahan bisa meliputi seluruh bagian, bisa pula pada bagian kecil zigot .pada umumnya pembelahan secara mitosis. Meski sewaktu-waktu dapat juga disertai oleh adanya pembelahan intin yang terus menerus tanpa diikuti sitoplasma.

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

B. Bidang Pembelahan Bidang yang ditempuh oleh arah pembelahan ketika zigot mengalami mitosis terus menerus menjadi banyak sel disebut bidang pembelahan. Ada 4 macam pembelahan: 1. Merdian 2. Vertical 3. Ekuator 4. Latitudinal

C. Sifat Pembelahan 1. Daerah deutoplasma yang padat (lapisan yolk) sukar dilewati pembelahan. Karena itu pembelahan hanya berlangsung didaerah germinal disc pada telur megalecithal. 2. Bidang ekuator serat gelendong tiap pembelahan selalu terletak dipertengahan dan tegak lurus pada poros (memanjang) sel induk. 3. Habis pembelahan kedua sel anak yang terjadi sama besar.

D. Macam- macam Pembelahan Ada tiga macam pembelahan yaitu: 1. Holoblastik yaitu pembelahan mengenai seluruh daerah zigot 2. Meroblastik yaitu pembelahan hanya pada sebagian zigot yakni di daerah germinal disc.

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

3. Perantara holo dan meroblastik yaitu pembelahan yang tak seluruhnya mencapai ujung daerah kutub vegetal.

E. Contoh Morula 1. Morula pada ayam Pembelahan pertama lewat meridian. Terjadi ketika telur mencapai bagian distal tuba 5 jam setelah pembelahan kedua lewat bidang meridian, tegak lurus pada bidang pembelahan pertama. Pembelahan ketiga lewat bidang-bidang vertical, melintang bidang meridian pertama. Pembelahan keempat lewat bidang-bidang vertical, melintang bidang pembelahan meridian pembelahan ke dua. Terbentuklah tumpukan sel didaerah germinal disc yang terdiri dari sekittar 8 sel di tengah dan 12 sel dipinggir, sel-sel tengah masih berhubungan dengan yolk di bawah, sedang sel-sel pinggir bagian besar sudah lepas dari yolk kecuali daerah tepi sekali. Pada saat ini telur mencapai uterus, dan sudah di lapis oleh albumen dan shell. Blastomero ayam disebut juga menempuh tingkat morula, yakni ketika daerah genial disc yang mengalami pembelahan itu membentuk celah dengan yolk dibawahnya Selanjutnya pembelahan tak teratur dan sukar diikuti. Ada yang lewat bidang meridian, adapula yang lewat bidang vertical.

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

2. Morula pada mamalia Pembelahan lewat bidang latitudinal atau horizontal bagi selsel tengah. Dapat dijejaki terbentuknya tingkat 16 sel. Disusul tingkat 32 sel, 60 sel dan 100 sel. Pada saat embryo mengandung bagianbagian Sel-sel tengah Celah horizontal Sel-sel pinggir Syncytium

a. Sel-sel tengah akan terus mengalami pembelahan secara mitosis, sampai berjumlah 64 sel terjadi dan terdiri dari 3 lapis. b. Celah horizontal disebut juga rongga pembelahan,. Memisahkan sel-sel tengah dari sel-sel germinal disc lain yang tak mengalami pembelahan. c. Sel-sel pinggir teletak di pinggir germinal disc. Sel-sel tak seluruhnya terpotong dari yolk di bawah. d. Syncyium, menghubungkan daerah sel-sel pinggir dengan yolk dibawah. Daerah yang mengandung banyak inti ini disebut jaringan periblast. Periblast terdiri dari dua daerah yaitu periblast tengah persi dibawah celah horizontal, dan periblast pinggir didaerah pinggir

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

germinal disc. Jaringan peri bllast berguna untuk menyalurkan bahan makanan dari yolk ke embyo.

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan 1. Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat. 2. Ada 4 macam bidang pembelahan:
-

Merdian Vertical Ekuator Latitudinal

3. Ada tiga macam pembelahan yaitu: - Holoblastik yaitu pembelahan mengenai seluruh daerah zigot - Meroblastik yaitu pembelahan hanya pada sebagian zigot yakni di daerah germinal disc. - Perantara holo dan meroblastik yaitu pembelahan yang tak seluruhnya mencapai ujung daerah kutub vegetal. B. Saran Demikianlah makalah yang dapat penulis susun. Penulis meyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Tak lupa saran serta kritik kontruktif yang sangat Penulis

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

harapkan demi kebaikan bersama. Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah dan kekurangan adalah milik hambanya.

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma

DAFTAR PUSTAKA

1. Campbell A. Niel dan Jane B. Reece. 2008. Biology. Eight edition. Jakarta: Erlangga 2. Yatim, Wildan.1994. Reproduksi dan Embyologi. Bandung : Tarsito 3. Muchtar,rustman.1998.Sinopsis Obstetri.Jakarta:EGC 4. Prawihardjo ,Sarwono(2010).Ilmu kebidanan.Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo. 5. Syaifuddin,. Anatomi Fisiologi Untuk siswa perawat edisi 2

i
Makalah MORULA Oleh : Hayrunnisma Hasma