Anda di halaman 1dari 2

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam menunjang kemajuan bangsa dan negara dimasa depan, sehingga kualitas pendidikan dapat menentukan kualitas Bangsa dan Negara. Tugas guru dalam dunia pendidikan ialah membantu siswa memahami konsep-konsep mata pelajaran yang diberikan dan mengaplikasikan konsep-konsep tersebut. Guru harus menggunakan berbagai model, metode, strategi, dan media pembelajaran agar tugas diatas dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Efektif artinya dapat mencapai tujuan pembelajaran, sedangkan efisien berarti hemat waktu, biaya, bahan, dan energi dalam upaya pencapaian tujuan pembelajaran, sehingga diperoleh hasil yang sesuai dengan harapan. Ilmu kimia adalah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan alam yang masuk dalam kurikulum pendidikan menengah di Indonesia. Mata pelajaran kimia merupakan mata pelajaran wajib yang harus diikuti oleh seluruh siswa SMA di Indonesia, khususnya untuk siswa kelas X, sedangkan untuk siswa kelas XI dan XII hanya yang memilih jurusan IPA saja yang mendapatkan mata pelajaran kimia. Meskipun ilmu kimia merupakan ilmu yang sangat penting, tapi mata pelajaran kimia masih dianggap sulit dan bahkan dianggap sebagai beban oleh sebagian besar siswa. Hal tersebut disebabkan karena konsep kimia dipenuhi dengan rumus-rumus yang harus dihapal dan teori-teori yang harus dipahami. Karena sebagian besar siswa menganggap kimia itu sulit maka minat mereka untuk mempelajari kimia pun menjadi kurang, dan hasil yang didapatkan menjadi kurang optimal. Untuk itu,perlu dicari alternatif strategi pembelajaran yang tepat dan dapat meningkatkan minat siswa terhadap kimia, sehingga siswa senang mempelajari kimia dan slalu diingat dalam memori jangka panjang mereka. Salah satu cara yang diharapkan dapat mengatasi masalah diatas adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square (TPSq). Dan untuk mengatasi kurangnya minat siswa, maka model TPSq ini akan disertai dengan lembar kerja bergambar.

Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk melakukan studi kepustakaan dengan judul : Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Square (TPSq) Disertai Dengan Lembar Kerja Kartun Dalam Memahami Konsep Kimia.

1.2

Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah pada makalah ini, antara lain : 1) Apa yang dimaksud dengan model pembelajaran TPSq? 2) Apa yang dimaksud dengan lembar kerja kartun? 3) Apakah penerapan model TPSq disertai dengan lembar kerja kartun dapat mempermudah siswa dalam memahami konsep-konsep kimia?

1.3

Tujuan penulisan Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penulisan makalah ini adalah : 1) Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan model pembelajaran TPSq. 2) Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan lembar kerja kartun. 3) Untuk mengetahui pengaruh penerapan model TPSq disertai dengan lembar kerja kartun terhadap kemampuan siswa untuk memahami konsep.

1.4

Manfaat Penulisan Adapun manfaat penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : 1) Memberikan informasi tentang model pembelajaran TPSq. 2) Memberikan informasi tentang lembar kerja kartun. 3) Memberikan informasi tentang pengaruh penerapan model TPSq disertai dengan lembar kerja kartun terhadap kemampuan siswa untuk memahami konsep.