Anda di halaman 1dari 17

Pengertian Mikronutrien

Mikronutrien adalah vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil (mikro=kecil, nutrien=zat gizi). Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil mikronutrien harus selalu tersedia dalam tubuh. Mikronutrien berupa vitamin dan mineral tersebut diperoleh tubuh dari bahan makanan yang dikonsumsi. Sumber utama vitamin dan mineral adalah sayuran dan buah-buahan. Mikronutrien sangat penting untuk melaksanakan berbagai fungsi tubuh termasuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Kekurangan salah satu mikronutrien dapat menyebabkan berbagai kelemahan dan gangguan fungsi tubuh. Sebagian besar vitamin secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh (imunitas). Kekurangan vitamin A pada anak-anak misalnya, dapat mengganggu pertumbuhan, mengurangi kecerdasan, mengganggu kesehatan mata, dsb. Kekurangan mineral kalsium misalnya mempengaruhi kesehatan tulang dan gigi. Kekurangan vitamin (defisiensi vitamin) dan kekurangan mineral (defisiensi mineral) sangat dipengaruhi menu makanan yang dikonsumsi setiap hari. Makanan yang sehat seimbang harus menyertakan sayuran dan buah-buahan untuk menjamin tersedianya mikronutrien bagi tubuh.
Posted 27th January 2012 by Roy Labels: Nutrisi http://kesehatanpedia.blogspot.com/2012/01/pengertian-mikronutrien.html

1. Vitamin dan Mineral Tika Dhefiana vitamin Vitamin dan mineral mempunyai fungsi utama yang sangat penting dalam reaksi metabolisme Kofaktor Kofaktor adalah substansi non protein yang berperan dalam reaksi ensimatis metalIon-ion metal Koensim(mineral) Senyawa organik 2. jumlah tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Sehingga diperoleh dari makanan / diet micronutrient Biasanya tidak disintesis di dalam tubuh. Jika dapat disintesis 3. molekul organik yang di dalam tubuh mempunyai fungsi yang sangat bervariasi Fungsi dalam metabolisme yang paling utama adalah sebagai kofaktor Di dalam tubuh diperlukan dalam jumlah sedikit Vitamin yang larut dalam air : B kompleks, C Vitamin yang larut dalam lemak : A, D, E, K Berdasarkan hidrofobisitasnya, vitamin dibagi menjadi 2 : glikolisis, siklus kreb, transport elektron, dan oksidasi Jalur metabolisme yang menghasilkan energi untuk mendukung kerja sel Beberapa vitamin berfungsi langsung dalam metabolisme penghasilan energi4.

5. Thiamin (Vitamin B1)Struktur thiamin merupakan gabungan antara pirimidin dan thiazole yang dihubungkan dengan jembatan metilene Beberapa enzim yang menggunakan TPP sbg koensim: pyruvate decarboxylase, pyruvate dehydrogenase, transketolase.dekarboksilasi senyawa asam-keto Berperan penting sebagai koensim segera diubah menjadi TPP = thiamin pyrohosphat oleh enzim thiamin difosfotransferase, reaksi membutuhkan ATP Di dalam otak dan hati 6. sehingga jika defisiensi : kapasitas sel dlm menghasilkan energi mjd sangat berkurang Juga diperlukan untuk reaksi fermentasi glukosa menjadi etanol, di dlm yeast7. Penting sebagai koensim pyruvate and a- ketoglutarate dehydrogenase 8. Pyruvate - -> Sumber : pada biji-bijian Beras = sedikit mengandung thiamin penting untuk pencernaan Berperan dalam produksi HCL dalam perut Berperan dalam biosintesis neurotransmiter Memelihara sistem saraf Meningkatkan sirkulasi dan pembentukan darahAcetyl CoA + CO2 Penyakit karena defisiensi tiamin : Beri-Beri akibat makanan yang kaya akan karbohidrat tetapi rendah thiamin Defisiensi kronis = gejala kelainan neurologis spt kebingungan (mental), kehilangan koordinasi mata Lemah Peripheral neurophaty Depresi mental Menurunnya nafsu makan Tanda-tanda defisiensi : dibutuhkan lebih banyak thiamin Jika makanan kita banyak mengandung karbohidrat Normal asupan 1,0 1,5 mg/hari = orang dewasa9. Memiliki fungsi sentral dlm produksi energi dan pernapasan seluler. Ensim yang bekerja pada reaksi reduksi oksidasi (redoks) FMN dan FAD Komponen dr koensim flavin 10. Riboflavin (vitamin B2) FMN + ATP = FAD Riboflavin + ATP = FMN flavoprotein Ensim yang memerlukan kofaktor tersebut flavin adenine dinukleotida (FAD) flavin mononukleotida (FMN) Merupakan prekursor kofaktor : 11. Riboflavin terdapat di berbagai sumber makanan = susu, keju, daging, telur dan sereal shg kembali pada bentuk yang teroksidasi penuh Elektron yang diterima langsung disumbangkan Perubahan riboflavin ke FMN = dihambat oleh hipothyroidsm FMNH2 Penambahan 2 elektron pada FMN FADH2 dan Penambahan 2 elektron pd FAD FAD dan FMN berfungsi sebagai akseptor elektron.12. 13. Niasin (vitamin B3) Niasin dapat merupakan nikotinamid atau asam nikotinat Nikotinamid dan asam nikotinat = sebagai sumber vitamin B3 Contoh laktat atau malat dehidrogenase sintesa asam lemak dan PPP NADP Cenderung berperan sbg akseptor elektron pd reaksi katabolisme byk digunakan pd glycolisis, oksidasi asam lemak, metabolisme badan keton NAD donor dan akseptor elektron NAD dan NADP = kofaktor pada enzim dehidrogenase, yang berfungsi dalam reaksi redoks Niasin dibutuhkan untuk sintesis vitamin B3, NAD (nicotinamida adenin dinucleotida), dan NADP+ (nicotinamide adenine dinucleotide phosphate)14.

Kebutuhan niasin 19 mg /day Dan juga memerlukan vitamin B1, B2 dan B6 tidak efisien. Karena membutuhkan 60 mg triptofan untuk menghasilkan 1 mg triptofan Niasin juga dapat disintesis dari triptofan. Akan tetapi 15. terjadi peningkatan glukosa dan asam urat. Sehingga ? Akan tetapi asam nikotimida = juga menurunkan simpanan glikogen dan lemak yang ada di jaringan otot di tulang dan jantung. Fungsi ini karena asam lemak yang diambil dari jaringan lemak direduksi oleh asam nicotinamida. Asam nicotinamida = diberikan pada dosis 2 - 4 g/hari = mampu menurunkan kadar kolesterol serum darah Defisiensi niasin = pellagra ditandai dengan gejala depressi, dermatitis dan diarrhea16. 17. FAD NADFAD & 1 atau 2 hidrogen juga akanpindah. electron carriers. Ktk suatu pasangan e-dipindahkan ke molekul ini NAD sintesis kofaktor ensim fatty acid synthasepd sintesis asam lemak 18. Asam pantotenat (vitamin B5) berasal dari -alanin dan asam pantoat Diperlukan untuk sintesis coenzim A, komponen asil carier protein (ACP) Co A diperlukan pada siklus kreb, sintesis dan oksidasi asam lemak, metabolisme asam amino, sintesis kolesterol Banyak ditemukan di kacang-kacangan, daging dan biji- bijian Sekitar 70 ensim = membutuhkan Co A atau derivat ACP untuk melakukan fungsinya19. 20. Vitamin B6 Di dalam tubuh diubah menjadi bentuk aktif vitamin B6 = PLP = piridoksal fosfat dengan ensim piridoksalkinasePLP = koensim pada reaksi transaminasi, sintesisdan katabolisme asam amino, glikogenolisis(gikogen fosforilase) Piridoksal fosfat inimembutuhkan ATP 21. Pengubahan dari vit B6 karier Co222. BiotinKofaktor yang dibutuhkan dlm reaksi karboksilasi(ex piruvat karboksilase) 23. Acetyl CoA + CO2 ---- > Malonyl CoA ---- -> Acetyl-CoA carboxylase ensim regulator utama pada biosintesis asam lemak. Enzymes yg mengandung biotin a.l. acetyl CoA carboxylase, pyruvate carboxylase, and carbamoyl phosphate synthetase IIFatty Acids 24. Pyruvate + HCO3- + ATP <=>Oxaloacetate + ADP + Ensim yg mengkatalisis pembentukan gugus karboksil pada piruvat menggunakan CO2 menjadi OAA Pyruvate carboxylase adalah ensim pada reaksi glukoneogenesis.Pi + H+ mencegah absorbsi biotin oleh usus halus di dlm putih telur : avidin protein putih telur karena konsumsi telur mentah dalam jumlah banyak karena mengurangi bakteri usus halus Defisiensi ditemukan pada treatmen antibiotik dalam waktu yang lama Defisiensi jarang terjadi Terdapat diberbagai makanan, dan disintesis oleh bakteri usus halus kita25. Terdapat pada daging, susu, dan ikan, tidak pada produk tumbuhan atau yeast transcobalamin II Setelah diserap = dibawa ke hati diserap dibawa ke usus halus diikat oleh intrinsik faktor harus dihidrolisis terlebih dahulu di dalam perut oleh asam lambung

atau oleh trypsin setelah konsumsi daging hewan. Untuk menjadi aktif methycobalamin or 5- deoxyadenosylcobalamin. Disintesis secara eksklusif oleh mikroorganisme dan ditemukan dalam hati hewan dalam bentuk : terikat protein Struktur terdiri dari cincin tetrapirol membentuk komplek dan ditengahnya terdapat Cobalt Lebih sering dikenal sebagai vitamin B1226. Kobalamin

Co bentuk kofaktor :metil kobalamin tdk mempy fungsivital dlm metabolismeBerperan dlmmetabolisme leusine27. vitamin dg strukturplg besar dan palingkompleksMengandung ionmetal penghambatan pada sintesis purin dan pirimidin Menyebabkan kelainan DNA sintesis penyerapan vitamin terganggukarena kekurangan intrinsik faktor Pernicious anemia Liver mampu menyimpan vitamin B12 = 6 thn28. asam pteroat29. Asam folat Molekul gabungan td struktur cincin pteridin dihubungkan dengan PABA (para amino benzoic acid) pada tri semester pertama peningkatan proliferasi sel di dlm darah Dibutuhkan pada ibu hamil Penting dalam sintesis serin, metionin, glisin, purin. THF penting dalam reaksi transfer / membawa 1 atom C baik dalam bentuk metil, methilene, formimino, formil , methenil kofaktor THF tetrahidrofolate Asam folat harus diperoleh dari makanan Hewan tidak dapat mensintesis PABA dan glutamat Banyak terdapat di khamir, daun sayur2an dan hati hewan, kuning telur dan jus jeruk asam folat Asam pteroat berkonjugasi dengan glutamat 30. 31. Asam ascorbat Lebih dikenal sbg = vitamin C Berasal dari glukosa dr siklus asam uronat scurvy hidroksilasi proline dalam kolagen Sebagai kofaktor reaksi katabolisme tirosine dan sintesis epinefrin dari tirosin, sintesis asam empedu. Defisiensi Vitamin C dikeluarkan dr tubuh mll urine dlm bentuk dydroaskorbat, ketogulonate, askorbat 2 sulfate, asam oksalat Reaksi utama yg sgt membutuhkan vit c Berfungsi sbg = agen pereduksi berbagai reaksi vitamin C diperoleh dari makanan Ensim ini tdk ada pada primata asam askorbat : dikatalis oleh ensim L gulonolakton oksidase Glukosa 32. 33. -proline- -HO-proline- proline monooksingenase Ensim aktif Fe2+ Fe3+ Ensim inaktif semidehidroaskorbat askorbat retinoic acid. retinal (retinaldehyde) retinol, Vitamin A terdiri dari 3 biomolekul aktif : 34. Vitamin A Berbagai macam sel mempunyai reseptor RBP yang terikat pada membran. RBP hanya akan dilepas ke dlm darah apabila mengandung retinol. diubah mjd retinol dan dilepas ke peredaran darah dgn berikatan dg protein RBP. Pada saat dimobilisasi dlm tubuh Vit A di simpan dalam sel stealate pada hati dalam bentuk retinyl ester (retinol diesterifikasi dengan suatu molekul asam lemak) Defisiensi = rabun senja Transport di dalam tubuh = chylomikron Terdapat pd tanaman berwarna hijau tua, oranye dan merah provitamin A Ketiga biomolekul tersebut berasal dari carotene 35.

36. Vitamin D ergocalciferol colecalciferol 1,25dihidroksivit D3 dg 2 step hidroksilasi Vit D3 vit D2 mempunyai iktn ganda pd rantai sampingnya (?) Perbedaan vit D2 dan D3 Pengubahan dari provit D mjd vit D melibatkan sinar uv yang berguna membuka cincin steroid strukturnya. mjd kolekalsiferol (vit D3) 7 dehidrokolesterol (pro vit D), disinari mthr mengubah kolesterol Hewan mjd ergokalsiferol (vit D2) steroid ergosterol (provit D), disinari uv Tumbuhan 37. keseimbangan Ca Bentuk aktifnya calcitriol Vitamin D is a steroid hormone that functions to regulate specific gene expression following interaction with its intracellular receptor38. &P 39. Vitamin E Penting sebagai antioksidan = menangkap radikal bebas Polyunsaturated fatty acids tend to form free radicals upon exposure to oxygen and this may lead to an increased risk of certain cancers. persons consuming a diet high in polyunsaturated fatty acids. The vitamins E and C are interrelated in their antioxidant capabilities.40. menakuinonPenting utk sintesis protein yang terlibat dlmpembekuan darah filokuinonVit K2 = bakteri usus halus 41. Vitamin KVit K1 = sayur2 an hijau Mikro : besi, tembaga, zinc, yod, dan fluoride Makro : sodium, potasium, klorida, magnesium, fosfor dan kalsium Berdasar jumlah yang dibutuhkan tubuh: dibagi 2 mikroelemen dan makro elemen Diperoleh dari makanan (tubuh tidak dpt memproduksi Pandangan Nutrisi : bahan inorganik yang dibutuhkan untuk proses kehidupan baik dalam bentuk ion atau elemen bebas.42. Mineral dll Bagian dari organ vital spt tulang, darah, gigi Pencernaan dan penggunaan makanan Produksi hormon Transmisi sinyal / pesan pd sel saraf Sebagai katalist berbagai reaksi biokimawi dlm tubuh43. Fungsi Kadang utk Co meningkatkan efisiensi Ni enzim = ATP-Mg Mo V Se Bisa sebagai katalis : Zn Mn Fungsi dari metal Fe tersebut dalam enzim Cu sangat bervariasi Zn Ion tersebut berfungsi mirip dengan coenzim Banyak enzim yang mengandung ion metal = Metaloenzim44. Mineral sbg kofaktor 45. Zn2+ Karbonik anhidrase, karboksipeptidaseMg2+ EcoRV, heksokinaseNi2+ UreaseMo Nitrat reduktaseSe Glutation peroksidaseMn2+ Superoksid dismutaseK+ Propionil KoA karboksilase sering ditemukan berikatan dengan ATP = berperan sebagai kofaktor ATP yang berikatan dengan Mg = merupakan substrat yang lebih efektif bagi ensim ensim yang membutuhkan ATP.46. Magnesium (Mg) merupakan kation bivalent = cenderung berfungsi sebagai chelator lebih banyak ditemukan di intraseluler sel daripada di serum darah. Mineral penting, selain Ca dan fosfor Di intraseluler sel

keseimbangan elektrolit di dalam sel tergantung pada Mg Food processing =47. Mg penting bagi manusia krn berperan dlm reaksi penghasilan energi Pompa Na/K yg mengatur konsentrasi elektrolit dlm sel = dikontrol oleh ATP menghilangkan Mg dalam makanan Berfungsi pula menghambat kalsium di sinapsis sel saraf = mencegah ekskresi neurotransmitter terutama adrenalin , nor adrenalin48. Tapi yang menstimulasi terjadinya kontraksi = Ca otot membutuhkan ATP (dlm myofibril) Untuk melakukan kontraksi Pemecahan glikogen dan aktivator siklus kreb Koagulasi darah Pembentukan tulang dan otot Secondary messenger Kontraksi otot Berfungsi : Merupakan mineral yang sulit diperoleh dari makanan kita sehari-hari49. Kalsium (Ca) Kofaktor ensim Menjaga potensial membran sel Berfungsi sebagai normal = tergantung konsentrasi K di dlm dan luar sel Fungsi tubuh Merupakan mineral esensial dan byk dikenal sbg elektrolit50. Potasium (K) Sbg kofaktor : contoh : pyruvat kinase (metabolisme karbohidrat) penyampaian sinyal untuk komunikasi antar sel : sel saraf Potensial membran penting dalam potensial membran Perbedaan konsentrasi = gradien elektrokimiawi membran Na di luar sel : 10 X lbh tinggi dibanding dlm sel K di dlm sel : 30 x lbh tinggi dibanding luar sel K kation utama di dalam sel, N kation utama di luar sel Menjaga potensial membran 51. Keseimbangan antara Fe, Zn Penting untuk penderita thyroidism Penting pula untuk pembentukan myoglobulin (pengangkut O2 di dlm otot) Fungsi utama : bergabung dgn protein dan tembaga = membentuk hemoglobin (transport O2 dr paru2 ke jaringan yg membutuhkan)52. Besi (Fe) & penting untuk menjaga dan mencegah thyroidismCu dgn askorbat (vit C) atau dgn suksinat Reduksi Fe (III) menjadi Fe (II) tapi untuk mudah diserap harus dlm bentuk Fe (II) Makanan biasa mengandung Fe (III) radikal hidroksil . Fe2+ Fe3+ HOOH HO- + HO dpt berakasi dg hidrogen peroksida Mungkin ion ferro toksik bagi sel Ion Ferri tidak larut dalam air Dlm btuk bebas di dalam tubuh : konsentrasi sgt rendah. Karena ferritin di dlm tubuh ditemukan berasosiasi dgn proteinDi dalam tubuh tersimpan dlm jumlah besar dalam protein Terdapat dlm bentuk Fe (II) atau (Fe(III) 53. 54. Non heme iron enzyme functionAconitase Siklus krebSuksinat DH Siklus krebNADH DH, CoQ reduktase Rantai respirasiAdrenodoksin Sintesis hormon steroid dlm kolesterolDesaturase Sintesis asam lemak tak jenuhXathine DH Katabolisme purine ringRibonukleotida reduktase DNA sintesis Kekurangan Zn : tidak spesifik krn banyaknya ensim yg membutuhkan Zn Merupakan bagian dari 200 metaloensim Diperlukan dlm sintesis DNA dan RNA Dibutuhkan untuk pembentukan substansi genetik dlm sel dan untuk reproduksi biologis Element essensial dalam makanan baik (tumbuhan, hewan dan manusia)55. Zinc (Zn) delayed sexual maturation dll stunted growth increased numbers of infections Serious immunodeficiency Defisiensi Zn : 56.

http://www.slideshare.net/suska_ingusan/tika-dhefiana-vitamin-dan-mineral

1.

Pengertian Seng

Zinc atau Seng (Zn) adalah zat gizi tipe II, zat gizi ini mempunyai sifat ketergantungan antara yang satu dengan yang lain. Dimana zat gizi yang paling rendah kandungannya adalah yang akan menentukan peranannya. Tubuh mengandung 2 - 2,5 gram seng yang tersebar di hampir semua sel. Sebagian besar seng berada di dalam hati, pankreas, ginjal, otot, dan tulang.Jaringan yang banyak mengandung seng adalah bagian-bagian mata, kelenjar prostat, spermatozoa, kulit, rambut, dan kuku. Kekurangan (defisiensi) zat gizi mikro, baik vitamin maupun mineral, masih menjadi persoalan kesehatan anak-anak Indonesia. Salah satu zat mikro yang masih perlu mendapat perhatian adalah zinc atau seng. Mineral ini memiliki peran yang sangat penting bagi metabolisme dan tumbuh kembang anak. Didalam cairan tubuh,seng berbentuk ion intraselular.

2.

Berikut adalah model struktur molekul Zinc atau Seng (Zn)

Ir. Titin Hartini, MsC dari Ditjen Bina Gizi dan KIA Kemenkes menyatakan zat gizi mikro zinc pertama kali ditemukan pada tahun 1934 dan esensi pentingnya zinc bagi kesehatan manusia baru diketahui pada tahun 1958. Kekurangan zinc pada manusia pertama kali dilaporkan pada tahun 1960an yang ditengarai bisa menghambat pertumbuhan pada anak dan remaja.

Zinc memiliki fungsi katalitik, terdiri dari hampir 300 macam enzim yang berperan dalam sintesis dan degradasi karbohidrat, lemak dan protein serta metabolism zat gizi mikro lainnya. Zinc juga memiliki fungsi struktural, berperan penting dalam kestabilan protein enzim dan membran sel. Selain itu, zinc juga memiliki fungsi regulasi, dimana zinc finger protein meregulasi ekspresi gen dengan bertindak sebagai faktor transkripsi (berikatan dengan DNA dan mempengaruhi transkripsi gen spesifik. Sumber zinc bisa berasal dari bahan makanan seperti daging merah, gandum utuh, biji-bijian dan kacang-kacangan. Dalam jumlah yang lebih sedikit, zinc bisa didapat dari konsumsi sereal yang telah diolah, beras, ayam, daging berlemak serta ikan, tiram, umbi-umbian dan beberapa sayuran hijau. Selain terdapat dalam bahan pangan alami, asupan mineral zinc juga dapat diperoleh melalui konsumsi pangan tambahan yang telah difortifikasi dengan tambahan zat gizi mikro serta beberapa produk makanan pelengkap untuk anak seperti susu pertumbuhan. Akibat dari defisiensi tidak ada gejala yang spesifik, karena merupakan struktur dari enzim. Fenomena yang menonjol akibat defisiensinya adalah anoreksia (tidak nafsu makan) dan terhambatnya pertumbuhan.

4. Kelompok Yang Rentan Defisiensi Seng: O. Anak anak yang dalam masa pertumbuhan. O. Ibu hamil dan menyusui. O. Orang yang telah lanjut usia. O. Individu atau populasi yang sedikit mengkonsumsi bahan makanan sumber seng yang mudah diserap. 5. Kebutuhan Seng per Orang per Hari: O. Bayi (3-5mg). O. Anak usia 1-9thn (8-10mg).

O. 10thn->60thn (15mg). O. Ibu hamil (+5mg). O. Ibu menyusui (+10mg). 6. Fungsi Zinc

Sebagai bagian dari enzim atau sebagai kofaktor pada kegiatan lebih dari 200 enzim. Seng berperan dalam berbagai aspek metabolisme, seperti reaksi-reaksi yang berkaitan dengan sistesis dan degradasi KH, protein, lipida, dan asam nukleat. Seng berperan dalam pemeliharaan keseimbangan asam basa dengan cara membantu mengeluarkan CO2 dari jaringan serta mengangkut dan mengeluarkan CO2 dari paru-paru pada pernapasan. Seng berperan dalam pencernaan protein karena seng merupakan bagian dari enzim peptidase kerboksil yang terdpaat di dalalm cairan pankreas. Sebagai bagian integral enzim DNA polimerase dan RNA Polimerase yang dan diperlukan dan sintesis DNA dan RNA. Seng berperan pula dalam sintesis dan degradasi kolagen. Dengan demikian, seng berperan dalam pembentukan kulit, metabolisme jaringan ikat, dan penyembuhan luka. Seng juga berperan dalam pengembangan fungsi reproduksi laki-laki dan pembentukan sperma. Seng berperan dalam detoksifikasi alkohol dan metabolisme vit A. Berperan dalam fungsi kekebalan, yaitu dalam fungsi sel T dan dalam pembentukan antibodi oleh sel B. Berperan dalam metabolisme tulang, transport oksigen, dan pemunahan radikal bebas, pembentukan struktur dan fungsi membran, serta proses penggumpalan darah. 7. Akibat Defisiensi Seng: O. Terhambatnya pertumbuhan. O. Gangguan kontrol selera,penurunan ketajaman rasa. O. Penurunan daya kekebalan tubuh. O. Penurunan efisiensi penggunaan makanan. O. Lambatnya proses penyembuhan luka, Impotensia. O. Kelainan pada kulit. O. Kekurangan zat Seng kronis akan mengganggu pusat sistem saraf dan fungsi otak. Perlu diketahui sejumlah besar seng biasanya didapat karena mengkonsumsi makanan atau minuman asam yang disimpan dalam sebuah tempat yang dilapis oleh seng. Seng dalam jumlah besar bisa menimbulkan rasa logam di lidah, muntah dan gangguan lambung. Seng sebanyak 1 gram atau lebih bisa berakibat fatal. 8. Dampak kelebihan zink antara lain:

Kelebihan sampai 10 kali mempengaruhi metabolism kolesterol, dapat mempercepat timbulnya aterosklerosis (penebalan dinding pembuluh darah). Kelebihan sampai sebanyak 2 gram atau lebih dapat menyebabkan muntah, diare, demam, kelelahan, anemia, dan gangguan reproduksi.

1. Pengertian Vitamin A Vitamin A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukkan indra penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. Selain itu, vitamin ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh. Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh paparan panas, cahaya matahari, dan udara. Retinol adalah bahan pewarna pigmen penglihatan, yaitu redopsin. Redopsin terdapat dalam sel batang retina yang bertanggung jawab atas penglihatan pada saat cahaya kurang terang. Senyawa 11-cis-retinal, yaitu isomer all-trans-retinal, terikat secara spesifik pada protein visual opsin sehingga terbentuk redopsin. Ketika terkena cahaya, redopsin akan terurai serta membentuk all-trans-retinal dan opsin. Reaksi ini disertai dengan perubahan bentuk yang menimbulkan saluran ion kalsium dalam membran sel batang. Aliran masuk ion kalsium yang cepat akan cepat akan memicu impuls saraf sehingga memungkinkan cahaya diterima oleh otak.
2. MANFAAT VITAMIN A Vitamin A memegang peranan penting untuk pemeliharaan sel kornea dan epitel dari penglihatan, metabolisme umum dan proses reproduksi, membantu melindungi tubuh terhadap kanker. Untuk kesehatan jaringan tubuh, vitamin A mempercepat proses penyembuhan luka. Dalam kegiatan pertumbuhan dan perkembangan jaringan epitelial, vitamin A mempertahankan kesehatan dan struktur kulit, rambut dan gigi. Beberapa penyakit kulit seperti jerawat dan psoriasis adalah sebagai akibat kekurangan vitamin A. Selanjutnya juga diketahui peranan vitamin A sebagai antioxidant, yang membantu merangsang dan memperkuat daya tahan tubuh dalam meningkatkan aktivitas sel pembunuh kuman (natural killer cell), memproduksi limfosit, fagositis dan antibody. Bahkan kegunaan vitamin A termasuk memperkuat kekebalan selular (sistem sel) yang menghancurkan sel kanker. Selain itu vitamin A mencegah dan memperbaiki penciutan kelenjar timus (kelenjar utama yang berperan dalam sistem imun) yang terjadi sebagai akibat stress kronis. Fungsi tubuh lain yang dibantu oleh vitamin A antara lain adalah reproduksi, pembuatan dan aktivitas hormon adrenalin, pembuatan dan aktivitas hormon tyroid, mempertahankan struktur dan fungsi sel-sel saraf, menjaga kekebalan tubuh pada umumnya, serta memperbarui sel jaringan tubuh. Manfaat vitamin A dalam tubuh mencakup 3 golongan besar yaitu : a. Fungsi yang berkaitan dengan penglihatan Vitamin A berperan sebagai retina (Retinene) yang merupakan komponen dari zat penglihatan Rhodopsin (zat yang dapat menerima rangsangan cahaya dan merubah energi cahaya menjadi energi biolistrik yang merangsang penglihatan). b. Fungsi dalam metabolisme umum berkaitan dengan metabolisme protein 1. Integritas epitel Pada defisisensi vitamin A terjadi gangguan struktur maupun fungsi epithelium, terutama yang berasal dari ektoderm. Epitel kulit menebal dan terjadi hyperkeratosis. 2. Pertumbuhan dan perkembangan Pada defisiensi vitamin A terjadi hambatan pertumbuhan. Ini terjadi karena masalah dalam sintesa

protein yaitu adanya hambatan absorbsi vitamin A dan karotin dikarenakan makanan yang rendah dalam kandungan lemak dan protein yang diperlukannya untuk metabolisme protein. Balita yang kekurangan vitamin A pertumbuhannya akan terganggu, balita terlihat kerdil dan kurus, juga mudah terserang penyakit seperti diare, campak, dan lain-lain. 3. Permeabilitas membrane Vitamin A berperan dalam mengatur permeabilitas membran maupun membran dari sub organik selular. Melalui pengaturan permeabilitas membrane sel vitamin A konsentrasi zat-zat gizi dalam sel yang dipergunakan untuk metabolisme sel. 4. Pertumbuhan gigi Amenoblas yang membentuk email gigi sangat dipengaruhi oleh vitamin A. Produksi hormone steroid Pada defisiensi vitamin A terjadi hambatan pada sintesa hormon-hormon steroid. c. Fungsi dalam proses reproduksi Pada percobaan, defisiensi vitamin A dapat mengakibatkan kemandulan, pada percobaan in vitro dengan pemeliharaan jaringan ovaria dan testis terjadi hambatan perkembangan sel reproduksi. Sel ootid tidak padat berkembang menjadi sel ovum dan sel spermatid juga berkembang lebih jauh menjadi spermatozoa, sel tersebut berhenti berkembang dan menunjukkan degenerasi, kemudian diresorpsi. Wanita yang kekurangan vitamin A mampu hamil, tetapi dengan resiko mudah terjadi keguguran dan kesulitan dalam melahirkan.

5.

3. AKIBAT KEKURANGAN VITAMIN A Apabila terjadi defisiensi vitamin A, penderita akan mengalami rabun senja dankatarak. Selain itu, penderita defisiensi vitamin A ini juga dapat mengalami infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, dan kondisi kulit yang kurang sehat. Kelebihan asupan vitamin A dapat menyebabkan keracunan pada tubuh.[1] Penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain pusing-pusing, kerontokan rambut, kulit kering bersisik, dan pingsan.Selain itu, bila sudah dalam kondisi akut, kelebihan vitamin A di dalam tubuh juga dapat menyebabkan kerabunan, terhambatnya pertumbuhan tubuh, pembengkakan hati, daniritasi kulit.
4. Faktor Penyebab Kekurangan Vitamin A Terjadinya kekurangan vitamin A berkaitan dengan berbagai faktor dalam hubungan yang kompleks seperti halnya dengan masalah kekurangan kalori protein (KKP). Makanan yang rendah dalam vitamin A biasanya juga rendah dalam protein, lemak dan hubungannya antara hal-hal ini merupakan faktor penting dalam terjadinya kekurangan vitamin A. Kekurangan vitamin A bisa disebabkan seorang anak kesulitan mengonsumsi vitamin A dalam jumlah yang banyak, kurangnya pengetahuan orangtua tentang peran vitamin A dan kemiskinan. Sedangkan untuk mendapatkan pangan yang difortifikasi bukan hal yang mudah bagi penduduk yang miskin. Karena, harga pangan yang difortifikasi lebih mahal daripada pangan yang tidak difortifikasi. Beberapa penyakit yang mempengaruhi kemampuan usus dalam menyerap lemak dan vitamin yang larut dalam lemak, meningkatkan resiko terjadinya kekurangan vitamin A. Penyakit tersebut adalah: Penyumbatan saluran empedu. Penyakit Fibrosa seliak, kistik,

Pembedahan pada usus atau pankreas juga akan memberikan efek kekurangan vitamin A. Bayi-bayi yang tidak mendapat ASI mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kekurangan vitamin A , karena ASI merupakan sumber vitamin A yang baik.

5. Gejala-gejala kekurangan vitamin A Kekurangan vitamin A sering terjadi pada anak balita. Gejala yang sering mendapat perhatian adalah gangguan pada penglihatan anak, selanjutnya gangguan kesehatan lainnya dapat juga diidentifikasi sebagai akibat kekurangan Vitamin A. Berikut adalah gejala dan tanda kekurangan vitamin A: a) Gejala pertama dari kekurangan vitamin A biasanya adalah rabun senja. Kemudian akan timbul pengendapan berbusa (bintik Bitot) dalam bagian putih mata (sklera) dan kornea bisa mengeras dan membentuk jaringan parut (xeroftalmia), yang bisa menyebabkan kebutaan yang permanen. b) Malnutrisi pada masa anak-anak (marasmus dan kwashiorkor), sering disertai dengan xeroftalmia; bukan karena kurangnya vitamin A dalam makanan, tetapi juga karena kekurangan kalori dan protein menghambat pengangkutan vitamin A. c) Kulit dan lapisan paru-paru, usus dan saluran kemih bisa mengeras. d) Kekurangan vitamin A juga menyebabkan peradangan kulit (dermatitis) dan meningkatkan kemungkinan terkena infeksi. e) Beberapa penderita mengalami anemia. f) Kulit menjadi kering, gatal dan kasar. g) Rambut dapat terjadi kekeringan dan gangguan pertumbuhan rambut dan kuku. h) Gangguan pertumbuhan pada anak-anak. Tanda-tanda jika kekurangan vitamin A terus berlanjut: Sakit kepala hebat, peningkatan tekanan dalam otak dan kelemahan umum terjadi kemudian. Pertumbuhan tulang dan nyeri sendi sering terjadi, terutama pada anak-anak. Hati dan limfa dapat membesar. Bayi yang lahir dari ibu yang mengkonsumsi isotretinoin (vitamin A buatan yang digunakan untuk mengobati kelainan kulit) selama kehamilan bisa memiliki cacat lahir.
6. Pencegahan dan Pengobatan Kekurangan Vitamin A Fortifikasi (penambahan zat gizi) vitamin A pada pangan merupakan solusi untuk mengatasi kekurangan vitamin A. Dengan fortifikasi, kandungan vitamin A suatu makanan bisa lebih tinggi sehingga mampu memenuhi kebutuhan seseorang. Dalam makanan sumber hewani biasanya terdapat dalam bentuk retinol, yaitu bentuk aktif vitamin A hanya terdapat dalam pangan hewani. Pangan nabati mengandung karotenoid yang merupakan prekursor (provitamin) vitamin A. Beta karoten adalah bentuk provitamin A paling aktif. Vitamin A banyak terdapat pada pepaya, labu, wortel, daun singkong, ubi jalar merah, daging ayam, hati, telur, minyak hati ikan, kuning telur, mentega, krim dan margarin yang telah diperkaya dengan vitamin A. Provitamin A dapat diperoleh dari sayur-sayuran berdaun hijau gelap dan buahbuahan berwarna kuning atau merah serta minyak kelapa. Sedangkan pangan yang rendah vitamin A antara lain ikan, susu, jagung, terung, buncis, pisang, semangka, apel, alpukat, belimbing. Pemberian minyak kelapa sawit +/- 4 cc sehari pada anak-anak balita; terlihat bahwa frequensi deficiency vitamin A menurun dan serum vitamin A meningkat dengan nyata. Vitamin A tahan terhadap panas cahaya dan alkali tetapi tidak tahan terhadap asam dan oksidasi. Pada cara memasak biasa tidak banyak vitamin A yang hilang. Suhu tinggi untuk menggoreng dapat merusak vitamin A, begitu juga oksidasi yang terjadi pada minyak yang tengik. Ketersediaan biologik vitamin A meningkat dengan kehadiran vitamin E dan antioksidan lain

7. Akibat Kelebihan Vitamin A Kelebihan vitamin A dapat menyebabkan keracunan, baik itu terjadi pada satu kali pemberian (keracunan akut) ataupun dalam jangka waktu lama (keracunan kronis). Keracunan akut terjadi jika kita mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A (misalnya hati beruang kutub atau hati anjing laut) secara berlebihan atau mengkonsumsi suplemen vitamin A secara berlebihan, gejalanya antara lain mudah ngantuk, mudah tersinggung, sakit kepala dan muntah dalam beberapa jam setelah memakannya. Keracunan kronis pada anak-anak yang lebih besar dan dewasa biasanya merupakan akibat mengkonsumsi vitamin A dosis besar (10 kali dosis harian yang dianjurkan) selama berbulanbulan. Keracunan vitamin A dapat terjadi pada bayi dalam beberapa minggu. Gejala awal dari keracunan kronis adalah: rambut yang jarang dan kasar, kerontokan pada sebagian bulu mata, bibir yang pecah-pecah, kulit yang kering dan kasar. 8. Penganggulangan kelebihan vitamin A Hentikan konsumsi berlebihan vitamin A atau makanan sangat tinggi vitamin A (seperti hati anjing laut)
3.1 Kesimpulan Mineral mikro esensial mempunyai peran sangat penting dalam kelangsungan hidup Kekurangan atau kelebihan mineral mikro esensial dapat menyebabkan penyakit. Unsur mineral merupakan salah satu komponen yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup di samping karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin, juga dikenal sebagai zat anorganik atau kadar abu.

Mineral merupakan unsur esensial bagi fungsi normal sebagian pengendalian komposisi cairan tubuh 65%.Untuk pemeliharaan fungsi tubuh, manusia memerlukan mineral dalam jumlah tertentu. Mineral yang dibutuhkan tubuh hingga saat ini dikenal dengan nama mineral makro dan mineral mikro.Intake (asupan) makanan sehari-hari, membantu manusia mendapatkan zat yang diperlukan tubuh. Dinamakan mineral mikro, karena tubuh hanya memerlukan dalam jumlah kurang dari 100 mg saja. Jumlah yang memang sangat kecil, tapi sudah mencukupi bagi tubuh.

Mineral esensial yaitu mineral yang sangat diperlukan dalam proses fisiologis makhluk hidup untuk membantu kerja enzim atau pembentukan organ 3.2 Saran 1. Mineral Mikro walaupun sedikit asupannya bagi tubuh,tetapi perlu terus di jaga agar tubuh tidak mengalami defisiensi mineral. 2. Semoga dengan adanya Makalah ini baik penyusun maupun pembaca dapat memahami akan pentingnya mineral miro dalam kehiduan sehari-hari.

DAFTAR PUSTAKA http://anekatipsmenarik.blogspot.com, http://indonesiaindonesia.com http://fkmusm.wordpress.com/2011/10/14/fungsi-zat-besi-bagi-manusia/ http://landasanteori.blogspot.com/2010/11/makalah-tentang-vitamin-atau-retinol.html http://majalahkesehatan.com/penyebab-dan-penanganan-anemia/ http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/2200000-pengertian-vitamin/#ixzz28Ey666Ok http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/2200000-pengertian-vitamin/#ixzz28EvRakjp http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin#Vitamin_Ahttp://www.squidoo.com,http://id.wikipedia.org, http://www.nutrisibali.com, http://www.auroraherbal.com/2012/07/23/kekurangan-vitamin-a http://ciputcipiu.blogspot.com/2013/03/mineral-mikro.html
Demam bukan penyakit, melainkan tanda sistem pertahanan tubuhnya sedang aktif bekerja. Tak jarang tubuh bayi terasa hangat dan jika diukur hanya naik 0,5 derajat dibandingkan suhu tubuh normal, 36 derajat Celsius. Jika bayi panas lebih dari 37 derajat Celcius, maka bayi dikatakan demam. Penyebab umunya adalah infeksi, terutama infeksi virus. Bila tubuhnya mampu mengatasi infeksi tersebut, suhu tubuhnya akan kembali normal dengan sendirinya. Ibu tetap bisa tenang, apalagi jika saat demam mereda, anak relatif masih aktif atau maum main, dan tampak riang. Bila temperatur tubuh bayi semakin tinggi, lakukan ini:

Ukur suhu tubuhnya. Lakukan melalui ketiak, telinga atau anus. Jangan mengukur suhu tubuh bayi sehabis mandi, karena suhu yang terukur lebih rendah dari sushu sebenarnya. Bila demam tidak terlalu tinggi (kurang dari 37,5 derajat celcius), tak perlu dikompres. Susui saja sesering mungkin untuk mencegah terjadinya dehidarasi atau kekurangan cairan. Bila demamnya tinggi (lebih dari 38 derajat Celsius) atau ia gelisah, hindari memberinya obat penurun demam sebelum Anda mengonsultasikannya dengan dokter. Buat ia nyaman dengan mengompresnya dengan air hangat di bagian ketiak dan lipatan pahanya. Pakaikan baju yang tipis, hindari membedong atau membungkusnya dengan selimut. Usahakan agar bayi berada di ruangan yang nyaman, sirkulasi udaranya baik dan suhunya tidak pengap atau suhu ruang panas. Segera ke dokter jika:

Suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius, untuk bayi di bawah 1 bulan suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat celcius. Tidak mau menyusu atau sudah mengalami dehidrasi dengan gejala frekuensi buang air kecilnya berkurang dan berwarna pekat. Rewel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan. Lemas, tidur terus menerus dan sulit dibangunkan. Sesak napas. Muntah atau diare terus menerus. (me)

RABUN SENJA

Definisi Rabun senja (xerophthalmia) adalah gangguan penglihatan kala senja atau malam hari, atau pada keadaan cahaya remang-remang. Banyak juga menyebutnya sebagai rabun ayam.

Etiologi o Defisiensi (kekurangan) vitamin A --> Tersering o Rabun dekat (hipermetropia) yang tidak dikoreksi o Penyakit mata (retinitis pigmentosa, glaukoma, katarak) o Kongenital (bawaan) Faktor resiko o Bayi yang tidak mendapatkan ASI ekslusif / tidak mendapatkan pengganti ASI yang baik o Anak-anak yang menderita infeksi (TBC, campak, diare, pneumonia), o Anak-anak yang kurang / jarang makan makanan yang mengandung vitamin A. Tanda dan Gejala o Daya pandang menurun, terutama pada senja hari atau saat ruangan keadaan ringan, o Terjadi kekeringan mata o Bagian putih menjadi suram o Sering pusing. Patofisiologi Vitamin A atau retinol adalah senyawa yang larut lemak yang ditemukan di dalam hati. Retinol penting untuk elaborasi rodopsin (penglihatan remang-remang) oleh batang, yaitu reseptor sensori retina yang bertanggung jawab untuk penglihatan dalam cahaya tingkat rendah. Vitamin A terdiri dari kelompok retinoids & karotenoids. Sekitar 50-90% retinol diabsorbsi di usus halus dan ditransport lalu bergabung dengan kilomikron menuju hati lalu disimpan sebagai retinol palmitat. Ketika dibutuhkan, retinol akan dilepaskan ke pembuluh darah dan berkombinasi dengan retinol binding protein (RBP). Defisiensi vitamin A dapat mengganggu produksi rodopsin, mengganggu fungsi batang sehingga menimbulkan rabun senja. Ketika asupan vitamin A terus menerus berkurang untuk jangka waktu yang lama, cadangan dalam hati akan

menipis, tingkat serum retinol akan turun, fungsi epitel terganggu, dan tanda-tanda xerophthalmia terlihat.

Pengobatan Pengobatan rabun senja tergantung pada penyebabnya. o Jika karena katarak ---> maka katarak sebaiknya dioperasi. o Jika karena kekurangan vitamin A ---> maka harus diberikan vitamin A dalam jumlah yang cukup, baik berupa suplemen maupun dari makanan sehari-hari. Menginjeksikan vitamin A secara intramuscular sebanyak 55 mg retinol palmitat (100.000 IU). Jika secara parenteral tidak tersedia, dapat diberikan sebanyak 110 mg retinol palmitat (200.000 IU) dalam air atau minyak, melalui mulut. Dosis sebaiknya berkurang setengah dari jumlah yang seharusnya pada anak berusia kurang dari satu tahun. Sebaiknya pengobatan dilakukan selama 2-6 bulan. Anjuran Gizi Tujuan pada diet untuk penderita rabun senja adalah memberikan makanan yang cukup sesuai kebutuhan untuk mencapai status gizi normal dan memberikan makanan sumber vitamin A untuk mengoreksi kurang vitamin A. Menurut hasil temuan para ahli di bawah koordinasi WHO (tahun 2000) dan pertemuan-pertemuan yang dikoorinasi oleh IVACG (International Vitamin A Consultative Group), anjuran pemberian vitamin A adalah sebagai berikut : 1. Bayi 0 hingga 6 bulan adalah sebanyak 3 x 50.000 IU. 2. Bayi 6 hingga 11 bulan adalah sebanyak 100.000 IU (kapsul biru). 3. Bayi 12 hingga 59 bulan adalah sebanyak 200.000 IU (kapsul merah) 4. Ibu masa nifas adalah sebesar 400.000 IU (2X 200.000 IU pada hari yang berbeda). 5. Ibu setelah masa nifas (ada juga kemungkinan sebagian hamil) adalah sebesar 10.000 IU/ hari atau 25.000 IU/ minggu (Hutahuruk 2009). Kompetensi Dokter Umum Tingkat Kemampuan 3

3a. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan-pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (misalnya : pemeriksaan laboratorium sederhana atau X-ray). Dokter dapat memutuskan dan

memberi terapi pendahuluan, serta merujuk ke spesialis yang relevan (bukan kasus gawat darurat)
http://asromedika.blogspot.com/2012/04/rabun-senja.html