Anda di halaman 1dari 95

PENGANTAR MANAJEMEN & BISNIS

PERUSAHAAN

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan


produksi yang mengolah sumber sumber ekonomi untuk menghasilkan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan agar dapat memuaskan kebutuhan masyarakat.

SUMBER-SUMBER EKONOMI (FAKTORFAKTOR PRODUKSI)

Men (manusia) Money (Uang) Materials (bahan) Methode (metode/cara) Market (pasar)

Pada tahap awal berdirinya perusahaan selain diperlukan faktor-faktor produksi juga diperlukan jiwa wirausaha

Wirausaha adalah seseorang yang

mempunyai kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses.

Fungsi yang dilakukan seorang wirausaha :

Mengidentifikasi peluang Mengumpulkan SDM dan Sumber daya lainnya Menarik investasi/ dana perorangan atau

lembaga keuangan lainnya Melaksanakan proses produksi atau perdagangan Menanggung resiko

Ciri kepribadian seorang wirausaha :


Mempunyai emosi
membayangkan keberhasilan tujuan usahanya. Berani menanggung resiko Gigih dan bekerja keras Bersemangat dan gesit dalam berusaha Percaya pada diri sendiri

Sanggup terjun pada hal

hal yg masih baru tidak pernah putus asa Berusaha meningkatkan pengetahuan Memiliki kecakapan untuk memimpin sebagai pembaharu (inovator)

Kewirausahaan bisa dimulai dari perusahaan kecil (Small business) kepemilikannya dengan 3 cara :

Meneruskan usaha orang tuannya membeli yang telah ada memulai usaha baru

Perbedaan perusahaan besar dan kecil


Perusahaan kecil :
Dikelola sendiri oleh
pemiliknya Struktur organisasi sederhana dan masih ada perangkapan jabatan Persentase kegagalan relatif cukup tinggi kesulitan memperoleh pinjaman dengan syarat lunak

Perusahaan besar :
Pada umumnya dipimpin
oleh manajer propesional (bukan pemiliknya) Struktur organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi jabatan Persentase kegagalan relatif rendah Modal jangka panjang relatif mudah di peroleh

Kegagalan usaha dari perusahaan kecil disebabkan kurangnya pengalaman yg ditandai oleh :

Pimpinan kurang mampu mengelola dan


mengarahkan SDM Sulit mengembangkan usaha karena sulit memperoleh modal jangka panjang Kurang tepat dalam memilih media promosi Ketidak mampuan untuk menagih piutang Banyakmemberikan kredit yang tidak bijaksana

Alasan perlunya pengembangan perusahaan kecil :

Menyerap sejumlah sumberdaya manusia


termasuk didalamnya calon-calon wirausaha Mengatasi pembagian pendapatan yang belum merata Mempertinggi produktifitas SDM Dalam jangka panjang akan terjadi perubahan struktur ekonomi

LANGKAHNYATA UNTUK PENGEMBANGAN PERUSAHAAN KECIL

Pengembangan minat berusaha (sense of


busines)

Pemberian bantuan kredit bank dengan syarat


lunak bagi para pengusaha kecil Peningkatan keterampilan tenaga kerja Mengaktifkan kembali sentral-sentral industri kecil Membentuk mitra usaha bapak angkat

FRANCHISING (WARALABA)
Pembelian hak lisensi (Franchising) merupakan suatu keuntungan
tersendiri karena adanya kerjasama antara si pembeli hak lisensi (franchisee) dengan pihak lisensinya dibeli (franchisor).

TIPE-TIPE FRANCHISING
a) Trade name franchising adalah memperoleh hak untuk memproduksi. Contoh : PT. Great river mempunyai hak untuk memproduksi pakaian dalam merek Triumph dengan lisensi dari

Jerman.

b) Product distribution franchising adalah mempunyai hak untuk distribusi di wilayah tertentu. Misalnya : soft drink, cosmetik dan lain-lain. c) Pure franchising adalah memperoleh hak seluruhnya mulai dari penjualan, peralatan, metode operasi,strategi pemasaran,bantuan manajemen dan teknik, pengendalian kualitas dll. Misalnya fast food, pendidikan, konsultan dll.

KEUNTUNGAN BISNIS FRANCHISING

Pengalaman dan faktor sukses

(pengalaman bisnis dengan franchising di amerika dapat memberikan tingkat keberhasilan 93% sedangkan bisnis biasa hanya memberikan tingkat keberhasilan sekitar 35%) Bantuan keuangan dari franchisor Brand name dan reputasi Bisnis sudah terbanggun

Standarisasi mutu Biaya produksi rendah Bantuan manajemen dan teknik Profit lebih tinggi Resiko gagal kecil memperoleh manfaat market

research dan product development

Franchisor memberikan bantuan


berupa
Pelatihan manajemen dan staf serta rekrutmen

karyawan Pemilihan dan pengkajian lokasi Rancangan fasilitas dan pengkajian lokasi Spesifikasi peralatan dan produk Dukungan promosi dan iklan Bantuan pada saat pembukaan franchise Bantuan dalam pendanaan Pengawasan yang berlanjut (pemeriksaan dan standar, konsultan, nasehat hukum, riset, dll)

KERUGIAN - KERUGIAN

FRANCHISING
dari harapan

Program latihan franchisor terkadang jauh Franchisor hanya sedikit memberikan


kebebasan

PERKEMBANGAN

FRANCHISING DI INDONESIA

FRANCHISE LOKAL Misalnya :

Fast food

Contohnya : ayam goreng Ny tanzil, California Fried Chicken, Beef Bowl, Isabento dll.
Contohnya : Ayam goreng Ny Suharti, Es teller 77, King Fried chicken & steak, dll Contohnya : Holland Bakery, Nila chandra cake dll

Restourant/ caf/ bar

Pizza / es krim/ donut/cakes

FRANCHISE ASING Misalnya :


Fast food
Contohnya : KFC, Texas Fried Chicken, MC Donald, Hoka hoka bento, O la la.
Contohnya : Red Lobster, Hong bin lo, Black angus, Fashion caf, Kenny Rongers Contohnya : Pizza hut, Round table pizza, Dunkin Donuts, yogen Fruzz Contohnya : Green spot, Coca cola, Pepsi cola, Gatorade dll.

Restourant / caf / bar

Pizza / es krim / yogurt / donut Soft Drink

PERUSAHAAN SEBAGAI SUATU SISTEM

SISTEM adalah suatu kesatuan atau unit


yang terdiri dari sub-sub sistem yang saling bekerjasama ataupun saling mempengaruhi secara langsung atau tidak untuk mencapai tujuan tertentu.

Sistem perusahaan mempunyai beberapa


sifat diantaranya adalah :

SIFAT KOMPLEKS
Dalam perusahaan terdiri dari beberapa bagian yang dapat diperinci menjadi sub-sub bagian yang saling bekerja sama dan saling mempengaruhi sehingga sifatnya kompleks misalnya bagian pengadaan bahan baku, tenaga kerja, modal, keahian (pendidikan). SEBAGAI SATU KESATUAN/ UNIT Dalam kegiatannya tidak dapat berdiri sendiri-sendiri menuju ke satu tujuan yaitu mencapai keuntungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan kata lain seluruh kegiatan perusahaan sebagai satu kesatuan unit. SIFATNYA BERJENIS - JENIS Tidak ada perusahaan yang sama persis, baik dalam ukuran, bentuk maupun jenis usahanya. Selain itu perusahaan selalu berusaha untuk selalu adanya diversifikasi hasil produksinya dengan tujuan jika terdapat kerugian dari produk yang satu dapat ditutup dengan keuntungan dari penjualan produk lain.

SIFATNYA SALING BERGANTUNG


Pada umunya perusahaan dalam menjalankan kegiatan oprasionalnya, dia akan bergantung pada perusahaan yang menjadi pemasok bahan bakunya. Begitu juga perusahaan yang hanya menjalankan satu atau beberapa kegiatan saja (Spesialisasi), maka dia sangat bergantung pada perusahaan lainnya. Misalnya : Perusahaan mebel akan bergantung pada pengrajin kayu SIFATNYA DINAMIS Perubahan selalu terjadi, baik perubahan interen maupun perubahan ekstern perusahaan. Misalnya : Interen : perubahan jumlah karyawan, jumlah bahan baku, jumlah produksi,dll. Ekstern : pendapatan konsumen, pendidikan, teknologi dll

LINGKUNGAN PERUSAHAAN

Secara garis besar lingkungan perusahaan


dibagi menjadi 2 bagian : Lingkungan Umum Perusahaan Lingkungan Khusus Perusahaan

LINGKUNGAN UMUM PERUSAHAAN


POLITIK
Kehidupan operasi perusahaan sangat terpengaruh oleh politik negara dimana perusahaan itu berada. HUKUM Sistem hukum yang berlaku khususnya yang berpengaruh pada perkembangan perusahaan, masalah peraturan perundangan. SOSIAL Struktur golongan yang ada dalam masyarakat yang dapat mempengaruhi perkembanagan perusahaan. PEREKONOMIAN Sistem perekonomian mempengaruhi perkembangan perusahaan dan unit - unit ekonomi dalam masyarakat meliputi sistem pemilikan perusahaan, tingkat investasi, pola konsumsi masyarakat dll.

KEBUDAYAAN
Menyangkut latar belakang sejarah dari suatu masyarakat dimana perusahaan berada yaitu berhubungan dengan hasil produksi perusahaan. Juga tercakup didalamnya norma-norma masyarakat, adat istiadat dan kebiasaan mereka. PENDIDIKAN Keseluruhan tingkat pendidikan paling rendah sampai pendidikan tertinggi secara formal serta tingkat pendidikan non formal yang akan mempengaruhi tingkat keahlian khusus dari masyarakat tersebut. TEKNOLOGI Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang industri dan fasilitas lain dalam pabrik yg perkembangan sangat pesat ikut terpengaruh dalam perkembangan perusahaan. DEMOGRAFI Sumber tenaga kerja yg tersedia dalam masyarakat, angkatan kerja, tingkat kelahiran, umur penduduk dll.

LINGKUNGAN KHUSUS PERUSAHAAN


PENYEDIA
Penyedia bahan baku, alat - alat produksi, pemasok faktor-faktor produksi yg dibutuhkan perusahaan. Perusahaan harus melakukan hubungan baik dengan penyedia ini jika tidak maka operasi perusahaan akan terganggu. Semakin luas perusahaan semakin besar kebutuhan akan faktor-faktor produksi tersebut. PELANGGAN Semua pembeli produk perusahaan, baik yg membeli untuk dijual lagi atau membeli untuk keperluan sendiri (konsumen akhir). PESAING Perusahaan yg membuat produk sejenis maupun yg membuat barang pengganti (subtitusi).

TEKNOLOGI
Di dalam proses produksi selalu diperlukan pengembangan teknik produksi secara kuantitatif dan kualitatif yang bisa memenuhi selera pelanggan dengan memuaskan. SOSIO POLITIK Meliputi aspek kehidupan masyarakat dan peraturan pemerintah yang dapat berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan. Misalnya sikap masyarakat terhadap adanya pencemaran akibat limbah industri.

PERTANGGUNG JAWABAN SOSIAL PERUSAHAAN

Kepada siapa saja Perusahaan harus


bertanggung jawab ??
PELANGGAN

TENAGA KERJA

AKTIVITAS PERUSAHAAN

LINGKUNGAN

INVESTOR

BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PELANGGAN Pelanggan adalah pembeli produk/ jasa yg diproduksi oleh perusahaan. Perusahaan harus berupaya untuk memuaskan para konsumennya agar pembelian itu dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, salah satunya melalui gerakan konsumerisme. Konsumerisme adalah gerakan pemberian informasi kepada para konsumen dan melindungi mereka dari tindakan - tindakan yang salah. Misalnya mencantumkan kandungan yg ada dalam produk makanan/ minuman, Kualitas layanan jasa, iklan yg menyesatkan dll. Berkaitan dengan konsumerisme tersebut, ada 4 hal hak - hak konsumen yang perlu dilindungi yaitu :

A) Hak untuk keselamatan Konsumen harus dilindungi keselamatannya dalam mengkonsumsi barang / jasa agar terhindar dari kerugian atau kecelakaan. Misalnya dalam pemakaian obat, kosmetik, makanan dan minuman, sebaiknya pakai label diberikan petunjuk pemakaian dan kandungan zat yang ada didalamnya. B) Hak untuk memperoleh Informasi sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian, konsumen berhak memperoleh informasi yang akurat tentang produk / jasa yang akan dibelinya. C) Hak untuk memilih Diberikan kebebasan untuk memilih produk / jasa yang akan dibelinya dengan menawarkan beberapa variasi.

C) Hak untuk di dengar Konsumen juga harus diperhatikan haknya untuk memberikan masukan, informasi, keluhan atau menanyakan segala sesuatu tentang produk / jasa pada produsen. BERTANGGUNG JAWAB PADA TENAGA KERJA Perusahaan harus bertanggung jawab terhadap keberadaan tenaga kerja dalam perusahaan. Misalnya : kenyamanan dalam bekerja, upah yg layak, Askes dll. BERTANGGUNG JAWAB PADA LINGKUNGAN Perusahaan harus memperhatikan keadaan lingkungan, lingkungan yang sehat, bebas polusi yg disebabkan oleh limbah.

BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP INVESTOR Para investor sangat berkepentingan terhadap kemajuan perusahaan, terutama terkait dengan pengelolaan dana, jual beli saham. Hal ini sangat menyangkut masalah laba yg dibagikan kepada para pemegang saham.

Kata Etika berasal dari bahasa yunani yaitu ethos yang


mempunyai arti : adat, akhlak, watak, perasaan, sikap atau adat istiadat. Etika Bisnis terkait dengan masalah penilaian terhadap kegiatan dan prilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran dalam berusaha.

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU


DALAM BISNIS

LINGKUNGAN BISNIS

ORGANISASI

LINGKUNGAN BISNIS
- MENGEJAR KUOTA PENJUALAN - MENEKAN BIAYA - DIHADAPKAN PADA DILEMA KUALITAS BARANG HARUS TERJAGA

PERILAKU BISNIS

ORGANISASI
- MASALAH PENGUPAHAN

- JAM KERJA MAKSIMUM

MORAL INDIVIDU MORAL INDIVIDU


- MEMILIKI FILOSOFI MORAL - TANGGUNG JAWAB MORAL

BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN
Ada beberapa pertimbangan dalam memilih bentuk - bentuk perusahaan diantaranya : a. jenis usaha yg akan dilaksanakan b. Rencana pembagian laba c. Penentuan tanggung jawab perusahaan d. Penanggungan resiko yang akan dihadapi e. Prinsip-prinsip pengawasan yang akan digunakan f. Jangka waktu berdirinya perusahaan

BEBERAPA BENTUK PERUSAHAAN

PERUSAHAAN PERSEORANGAN FIRMA (Fa) PERSEROAN KOMANDITER (CV) PERSEROAN TERBATAS (PT) PERSEROAN TERBATAS NEGARA (PERSERO) PERUSAHAAN DAERAH (PD) KOPERASI BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN LAIN JOIN VENTURE TRUST HOLDING COMPANY SINDIKAT KARTEL DLL

PERUSAHAAN PERSEORANGAN
Perusahaan perseorangan : Dikelola dan dipimpin oleh seseorang biasanya oleh pemiliknya sehingga tanggung jawabnya tidak terbatas, kekayaan pribadi dijadikan jaminan untuk membayar kewajiban perusahaan. KEBAIKANNYA Pemilik bebas mengambil keputusan Keuntungan perusahaan menjadi hak milik pemilik perusahaan Kerahasiahan perusahaan akan lebih terjamin Biasanya pemilik perusahaan lebih giat berusaha

KELEMAHAN PERUSAHAAN PERSEORANGAN

Tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas Sumber keuangan perusahaan terbatas Kelangsungan usaha perusahaan kurang terjamin manajemen lebih kompleks misalnya : Pencarian kredit, pembelanjaan, dll. Dilakukan oleh pemilik sendiri.

FIRMA Persekutuan dua orang atau lebih dengan nama

bersama untuk menjalankan usaha, dimana tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas, jika mendapatkan keuntungan di bagi bersama dan jika rugi dipikul bersama.

KETENTUAN MENGENAI FIRMA DIATUR DI DALAM PASAL 16 KUHD YG DIPERKUAT PASL 18 KUHP ISINYA SBB:

Setiap anggota berhak menjadi pemimpin Anggota tidak boleh memasukan orang lain tanpa

persetujuan anggota yg lain Keanggotaan tidak bisa dipindahkan pada orang lain selama anggota tersebut masih hidup Pemisahaan kekayaan pribadi dengan kekayaan perusahaan tidak ada artinya. KEBAIKAN FIRMA Kemampuan manajemen lebih besar Pendirian relatip lebih nudah kebutuhan modal relatif lebih mudah terpenuhi

KELEMAHAN FIRMA Tanggung jawab pemilik tidak terbatas Kerugian yg diakibatkan oleh salah seorang anggota
merupakan tanggung jawab bersama Kelangsungan perusahaan tidak menentu

Commaditaire Vennouthschaap
(CV)

Bentuk perjanjian kerjasama dua orang atau

lebih yg mana tanggung jawabnya ada yg terbatas (sebatas modal yg ditanamkan) ada yg tidak terbatas.

KEBAIKAN CV Pendirian relatif mudah Kemampuan manajemen lebih besar Mudah memperolehkredit Modal yg dikumpul lebih besar KELEMAHAN CV Kelangsungan hidupnya tidak menentu Sulit untuk menarik kembali modalnya Ada sekutu yg tanggung jawabnya tidak terbatas

PERSEROAN TERBATAS (PT)

Suatu persekutuan untuk menjalankan perusahaan

yang terbagi atas beberapa saham, dimana setiap sekututanggung jawabnya terbatas sebatas modal yg ditanamkan. Pendirian PT diperlukan Akta notaris yg memuat tentang nama PT,Modal PT dll. JENIS-JENIS SAHAM Saham biasa (Common Stock) Saham yg tidak mempunyai kelebihan hak dari jenis saham yg lain artinya para pemilik akan memperoleh deviden hanya apabila perusahaan memperoleh laba.

Saham Preferen (Prefered Stock) Saham yg memiliki hak istimewa, hak istimewa tersebut adalah : Pembagian deviden didahulukan Pembagian deviden bersifat kumulatif artinya mendapat hak memperoleh deviden setiap periode. Saham bonus Saham yg diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham karena keuntungan yg masalalu dalam bentuk cadangan terlalu banyak. SahamPendiri Saham yg diberikan pada parapendiri karena jasajasanya

KEBAIKAN PT Adanya tanggung jawab yang terbatas dari para pemegang saham Mudah mendapat tambahan dana Kelangsungan Hidup PT Lebih terjamin. KELEMAHAN PT Merupakan subjek pajak tersendiri dan deviden yg diterima pemegangsaham dikenakan pajak Mendirikan suatu PT Tidak mudah. Kurang terjamin rahasia perusahaan.

PENGGABUNGAN PERUSAHAAN

Penggabungan perusahaan merupakan kerjasama


antarperusahaan.

Penggabungan terjadi karena hal-hal berikut :


1. Perusahaan bersekala kecil umumnya mempunyai pasar terbatas dan tidak mempunyai kemampuan menguasai pasar yang luas. 2. Kuantitas bahan baku yang dibeli perusahaan kecil relatif sedikit sehingga harga belinya menjadi mahal. 3. Suplai bahan baku untuk perusahaan kecil tidak terus menerus sedangkan jumlah yang diinginkan pemasok tetap berkesinambungan.

4. Keinginan untuk bersaing dengan barang - banrang impor yang seringkali mempunyai harga jual relatif murah.
5. Untuk dapat menggunakan teknologi baru yang efisien, efektif, serta dapat menciptakan barang barang baru, sehingga biaya penelitian yang sangat mahal bisa ditanggung bersama.

6. Keinginan untuk menguasai mata rantai (mulai dari bahan baku, produksi, sampai pemasaran) dari satu atau beberapa jenis produk sehingga dapat menguasai pasar produk tersebut.

BENTUK - BENTUK PENGGABUNGAN PERUSAHAAN

1. Penggabungan Vertikal - Integral Penggabungan ini sering juga disebut Integrasi ke

hulu dan ke hilir adalah suatu bentuk penggabungan antara perusahaan yang dalam kegiatannya memiliki tahap produksi berbeda (biasanya menurut urut urutan produksi atau sebaliknya). Misalnya : Perusahaan penghasil bahan baku bergabung dengan produsen pengolah bahan baku, di sebut integritas kehulu/ penggabungan vertikal dan kebalikannya integritas ke hilir/ penggabungan Integral.

Integrasi ke Hilir

Integrasi ke Hulu
Produsen Bahan baku Pedagang besar (Pengumpul)

Perusahaan (Pabrik) Distributor Konsumen

Perusahaan (Pabrik)

Penggabungan vertikal - Integral

Adapun tujuan dari bentuk penggabungan ini adalah :


1. Untuk kesinambungan perolehan pasokan bahan baku dengan kuantitas dan kualitas serta harga yang terjamin.

2. Untuk mengendalikan pasar barang jadi dalam hal pasokan, kualitas dan harga.

2. PENGGABUNGAN HORIZONTAL PARALELISASI

Bentuk penggabungan antara dua atau lebih

perusahaan yang bekerja pada jalur/tingkat yang sama dan bahan yang sejenis. Misalnya dalam pengolahan bahan baku, dengan tujuan menekan persaingan.
Pabrik / Perusahan sepatu A Pabrik / Perusahan sepatu B

Tujuan penggabungan macam ini adalah : 1. Mengurangi kelebihan kapasitas 2. Menekan biaya distribusi 3. Memperluas pasar

Pengkonsentrasian Perusahaan

Trust Bentuk penggabungan kerjasama perusahaan secara


horizontal untuk membatasi persaingan, maupun rasionalisasi dalam bidang produk dan penjualan. Perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan trust menyerahkan saham-sahamnya kepada trustee (Orang kepercayaan)untuk menerbitkan sertifikat sahamnya.
Paket saham PT.A

Trustee
Paket saham PT.B

Sertifikat saham baru

Konsentrasi Perusahaan dalam bentuk Trust

Holding Company (Perusahaan Induk) Perusahaan berbentuk Corporation yang menguasai


sebagian besar saham dari beberapa perusahaan lain. Dalam hal ini status perusahaan lain akan menjadi perusahaan anak dan kebijakan perusahaan anak akan ditentukan oleh holding (Induk). Holding company bisa terbentuk karena terjadinya penggabungan secara vertikal atau horizontal.
PT.XYZ Sebagai Holding/Induk

PT.A Sebagai Anak Perusahaan

PT.B Sebagai Anak Perusahaan

PT.c Sebagai Anak Perusahaan

Konsentrasi Perusahaan Dalam Bentuk Holding

Kartel Bentuk kerjasama perusahaan-perusahaan dengan


produksi barang dan jasa sejenis yang didasarkan perjanjian bersama untuk mengurangi persaingan. Sindikat Bentuk perjanjian kerjasama antara beberapa orang untuk melaksanakan suatu proyek. Sindikat juga dapat melakukan perjanjian sindikat untuk memusatkan penjualan pada satu lokasi tertentu, disebut sindikat penjualan. Joint Venture Merupakan perusahaan baru yang didirikan atas dasar kerjasama antara beberapa perusahaan yg berdiri sendiri.

Ciri-ciri Joint Venture


a. Merupakan perusahaan baru yang didirikan bersama oleh beberapa perusahaan. b. Modal terdiri dari pengetahuan dan modal yang disediakkan para pendiri c. Joint venture antara perusahaan asing dengan modal nasional harus berbentuk Perseroan Terbatas.

CARA - CARA PENGGABUNGAN/ PENYATUAN


USAHA 1. Consolidasi Penggabungan beberapa perusahaan yang semula berdiri sendiri menjadi satu perusahaan baru dan perusahaan lama di tutup.

PT.A

PT.B

PT.C

PT.D

Penggabungan /penyatuan usaha dalam bentuk Konsolidasi

2. Merger Mengambil alih satu atau beberapa PT lainnya. PT. Yang diambil alih tersebut dibubarkan dan modalnya menjadi modal PT yang mengambil alih. Para pemegang saham PT yang dibubarkan menjadi pemegang saham PT yg mengambil alih. PT.A PT.B PT.C PT.A

Penggabungan/penyatuan usaha dalam bentuk Merger

3. Akuisisi Pengambil alihan sebagian saham perusahaan oleh perusahaan lain dan perusahaan yang mengambil alih menjadi holding sedangkan perusahaan yang diambil alih menjadi anak perusahaan dan tetap beroprasi secara sendiri-sendiri tanpa penggantian nama dan kegiatan. PT. A PT. B 4. Aliansi strategi Kerjasama antara dua atau lebih perusahaan dalam rangka menyatukan keunggulan yg mereka miliki untuk menghadapi tantangan pasar dengan catatan kedua perusahaan tetap berdiri sendiri. Misalnya : Bidang properti dengan Kontruksi bangunan.

LEMBAGA KEUANGAN

Semua badan yang melalui kegiatannya di bidang


keuangan, menarik dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat. Lembaga keuangan dibagi menjadi 2 bagian 1. Lembaga keuangan yang disebut bank dan, 2. Lembaga keuangan bukan bank.

Bank menurut UU no.7 tahun 1992, bank adalah

usaha yang kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit guna meningkatkan tarap hidup masyarakat.

Fungsi Perbankan Dalam arti Luas Fungsi perbankan adalah alat

pemerintah untuk menjaga kesetabilan ekonomi moneter dan keuangan. Dalam arti Sempit, Funsi pokok perbankan adalah alat penarik uang kartal dan uang giral dari masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat. Peranan Bank Peranan bank dalam hubungan luar negeri adalah jembatan dengan dunia internasional dalam lalu lintas devisa, moneter, dan perdagangan, serta membantu terjadinya perdagangan ekspor-Impor, pariwisata, dan transfer uang. Di dalam negeri Peranan bank berfungsi memenuhi kebutuhan ekonomi dalam bentuk penyediaan dan pengelolaan uang, yang antara lain meliputi administrasi,

Keuangan, penggunaan uang, perdagangan dan


pertukaran, perkreditan, kiriman uang dan pengawasannya.

Peranan bank dalam dunia Usaha


1. Perusahaan dagang melakukan pembelian dan penjualan, baik bahan baku, barang setengah jadi, maupun barang jadi. Untuk itu perusahaan membutuhkan uang bagi kelancaran usaha ini. Misalnya untuk sewa gedung kantor, membayar gaji pegawai, upah buruh, pemberian piutang dagang dll. 2. Perusahaan Industri adalah memproses bahan baku atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang siap dikonsumsi. Untuk itu diperlukan modal untuk kelancaran usahanya. Misalnya untuk sewa gedung, gaji pegawai, dll

JENIS - JENIS LEMBAGA PERBANKAN MENURUT FUNGSINYA


1.

Bank Sentral

yaitu bank Indonesia yang tugas pokoknya : Mengatur dan memelihara kestabilan nilai rupiah membimbing pelaksanaan kebijakan moneter serta

mengkoordinasikan, membina dan mengawasi semua masalah perbankan. Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan dan memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup masyarakat

2. Bank Umum
Yaitu bank yang kegiatannya mengumpulkan dana
dari masyarakat dalam bentuk giro dan deposito serta usaha utamanya memberikan kredit jangka pendek.

3. Bank tabungan
Bank yang hanya dapat menerima simpanan dalam
bentuk tabungan dan membungakan dananya dalam surat - surat berharga.

4. Bank Pembangunan
Kegiatannya menerima simpanan dalam bentuk
deposito dan atau menerbitkan surat berharga jangka menegah dan panjang, memberikan pinjaman jangka menegah dan panjang dalam bidang

pembangunan.

Jenis - Jenis lembaga Perbankan Berdasarkan

Kepemilikan 1. Bank umum milik Negara / pemerintah Contoh : BNI 46, Bank Mandiri dll. 2. Bank Umum Swasta didirikan dengan izin dari menkeu dan atas pertimbangan BI menurut UU no.7 th 1992. Syarat pendirian diatur dengan SK menkeu No. 1061/km00/1995. Contohnya : BII, BCA,LIPPO dll. 3. Bank Pembangunan daerah merupakan bank yg didirikan oleh pemerintah daerah tingkat I. Contoh : BPD jabar, BPD Jateng, BPD DKI dll. 4. Bank Asing merupakan bank yg dimiliki pihak asing Contoh : City Bank, Tokyo bank, dll

SUMBER DANA BANK Secara garis besar ada tiga macam sumber dana bank, yaitu : 1. Dana yang bersumber dari bank itu sendiri yaitu dana yang berasal dari para pemegang saham dan cadangan - cadangan serta keuntungan yg belum dibagikan kepada para pemegang saham. 2. Dana yang berasal dari lembaga keuangan bank atau non bank yaitu dana yg diperoleh dari pinjaman antar bank maupun pinjaman dari lembaga keuangan non bank. 3. Dana masyarakat luas yaitu dana yg berasal dari simpanan masyarakat dalam bentuk :

Giro, yaitu simpanan yg dapat dipakai sebagai alat

pembayaran yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan cek/ bilyet giro (pemindah bukuan) Deposito berjangka, yaitu simpanan yg penarikannya dilakukan pada waktu tertentu (saat jatuh tempo). Sertifikat deposito yaitu deposito berjangka yg bukti penyimpanannya dapat diperdagangkan. Tabungan yaitu bentuk simpanan pada bank yang penarikannya dilakukan dengan syarat tertentu.

Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)


Merupakan badan yg melakukan kegiatan dibidang
keuangan yg secara langsung atau tidak langsung menghimpun serta memberikan pinjaman jangka menegah dan jangka panjang.

PEMILIHAN LETAK PERUSAHAAN

Pentingnya letak / lokasi perusahaan Letak perusahaan sering pula disebut tempat

kediaman perusahaan yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan. Salah memilih suatu lokasi perusahaan, akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Misalnya : harus mengadakan penempatan kembali letak perusahaan (Re Location) dan kesulitan apabila akan mengadakan ekspansi (perluasan perusahaan).

Jenis Letak Perusahaan


1. 2. 3. 4. Letak perusahaan Letak perusahaan Letak perusahaan Letak perusahaan ekonomi.

Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :


yg terikat pada alam berdasarkan sejarah yang ditetapkan oleh pemerintah yangdipengaruhi oleh faktor-faktor

1. Letak perusahaan yang Terikat pada alam Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumbersumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia misalkan usaha pertanian, pertambangan.

2. Letak perusahaan berdasarkan sejarah Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalnya, kerajinan batik didaerah surakarta dan solo. Hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam kraton di kedua kota itu. 3. Letak perusahaan yang ditentukan oleh pemerintah. Dalam hal ini pemerintah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu adanya perusahaan. Misalnya pabrrik senjata/amunisi, pabri peternakan babi, obat-obatan dll.

4. Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktorfaktor ekonomi. Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan : a. Dekat dengan bahan baku. Contoh : pabrik gula, pabrik semen, batu - bata dll. b. Dekat dengan pasar. Perusahaan berusaha sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen. Contohnya : pabrik roti, rumah makan dan juga perusahaan jasa (bank, asuransi) c. dekat dengan pemasok tenaga kerja. Contohnya : pabrik rokok, pabrik konveksi dll

d.Dekat dengan penyedia sumber tenaga / enerji. Contoh : pabrik peleburan biji besi, almunium dan
baja. e. Iklim Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara tertentu. contoh : industri jamur, pabrik enteh dll.

Cara Penentuan Letak Perusahaan


Secara umum terdapat dua (2) macam cara untuk
menentukan lokasi perusahaan yaitu : 1. Cara kualitatif 2. Cara kuantitatif

1. Cara Kualitatif Dengan cara ini diadakan penelitian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pemilihan lokasi. Ukuran penilaian dinyatakan dalam : Baik sekali (bs) Baik (b) Sedang (s) Kurang (k) Kurang sekali (ks) Misalkan suatu industri batik akan memilih 4 (empat) kota sebagai lokasi perusahaan : 1. Solo 2. Yogyakarta 3. Semarang 4. Purwokerto

Faktor yang dinilai ialah : Bahan baku, tenaga kerja,


tenaga pembangkit listrik, transportasi, pasar.

FAKTOR-FAKTOR

LOKASI
SOLO YOGYA SEMARANG PURWOKERTO

- Bahan baku
- Tenaga kerja
- Listrik - transportasi - Pasar

bs

b s b b b

bs bs s k k

bs
b bs bs

b
b s k

TABEL 1 : KEADAAN MASING-MASING ALTERNATIF LOKASI

Dari hasil analisis pada masing-masing alternatif


tersebut dapat disimpulkan bahwa, lokasi yang paling ideal adalah SOLO

2. Cara kuantitatif (sederhana) dengan cara ini hasil analisis kualitatif di kuantitatifkan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing-masing kriteria. Dengan contoh tabel 1. Ditetapkan nilai untuk masing-masing kriteria sbb: Baik sekali (bs) = 5 Baik (b) = 4 Sedang (s) = 3 Kurang (k) = 2 Kurang sekali (ks) = 1

Dapat dilihat bahwa kota SOLO memang

mempunyai nilai yang paling tinggi dibandingkan dengan ke tiga kota lainnya.

FUNGSI - FUNGSI MANAJEMEN


1.PERENCANAAN Fungsi ini merupakan langkah awal dari pada fungsi manajemen yang lain. Dengan perencanaan semua kegiatan akan mempunyai suatu pedoman pelaksanaan kerja.

Manfaat perencanaan di antaranya : dapat memberikan arahan dari arti tujuan bagi

perusahaan. Dapat dijadikan sebagai pedoman untuk mengurangi ketidak pastian sertaperubahan di masa mendatang.

Dengan perencanaan dapat diukur berhasil tidaknya


suatu pekerjaan, sehingga akan mempermudah pengawasan. Dengan perencanaan dapat diminimumkan resikoresiko dan memperkirakan peluang yang dapat dijangkau. Dengan perencanaan akan timbul efisiensi sehingga pengeluaran biaya dapat ditekan.

HAMBATAN-HAMBATAN DALAM
PERENCANAAN
a. Hambatan dari pihak Manajer. Hal ini timbul karena manajer enggan untuk menetapkan sasaran. Ke engganan ini disebabkan : takut menghadapi resiko / gagal. Kurang pengetahuan mengenai organisasi

Kurang memahami tentang lingkungan kurang percaya bahwa organisasi mampu mencapai
sasaran. B. Hambatan dari pihak pelaksana/ pekerja. Pihak pelaksana /pekerja seringkali merasa enggan untuk menerima perubahan. Hal ini disebabkan karena :
perubahan dianggap mengurangi kebebasan untuk melakukan kegiatan yang disukai. Perubahan tidak memberikan keuntungan langsung.

PENGORGANISASIAN merupakan proses penciptaan hubungan antara

berbagai fungsi, personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada satu tujuan. Ada tiga (3) hubungan dasar dalam hubungan formal : - Tanggung jawab Merupakan kewajiban individu untuk melakukan tugas-tugasnya. - Wewenang untuk mengambil keputusan mengenai apa yang harus dijalankan oleh seseorang dan merupakan hak untuk meminta kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Sebaiknya wewenang harus seimbang dengan tanggung jawab yang dipikulnya.

- Pertanggung jawaban Apabila wewenang berasal dari pimpinan yaitu aliran


dari atas kebawah, maka pertanggung jawaban ini berasal dari bawah keatas. Di sini pertanggung jawaban merupakan laporan hasil kerja dari bawahan kepada yang berwenang (atasannya).

Organisasi dengan manajemen pada hakekatnya

tidak dapat dipisahkan, organisasi merupakan alat manajemen untuk mencapai tujuan. Sehingga dalam organisasi terdapat 3 (tiga) faktor : 1. Adanya sekelompok orang 2. Adanya hubungan dan pembagian kerja diantara orang-orang itu 3. Adanya tujuan yang ingin dicapai.

SIFAT INDIVIDU DALAM ORGANISASI dalam bekerja, individu mempunyai perbedaan fisik,
mental dan nilai-nilai individu serta problem pribadi mereka sesuai dengan keadaan sosial ekonomi mereka. Tugas manajer adalah bagaimana menyelaraskan antara tujuan perusahaan dengan tujuan individu agar tidak terjadi konflik dalam organisasi. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan agar dapat memenuhi kebutuhan para pekerja : Manusia mengiginkan pujian untuk pekerjaan yang dilaksanakan apabila mereka pantas memperolehnya. Para pekerja ingin mendapatkan pengawas yg terpercaya dan dapat menimbulkan rasa hormat mereka. Para pekerja ingin memanfaatkan kemampuan mereka yg maksimal dan menikmati kepuasan atas

Faktor-faktor penting yang mempengaruhi Motivasi


adalah: - Kebutuhan pribadi - Tujuan dan persepsi individu atau kelompok - Cara untuk mewujudkan kebutuhan, tujuan dan persepsi. Apabila mereka menyukai pekerjaan mereka, menganggap bahwa tugas mereka penuh tantangan dan mereka menyukai lingkungan kerja secara umum, maka biasanya mereka akan berusaha secara maksimal untuk melaksanakan pekerjaan mereka dengan bersemangat dan dedikasi. Dalam hal ini terdapat dua (2) jenis motivasi, yaitu : Motivasi positif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara memberikan penambahan tingkat kepuasan tertentu, misalnya di promosikan, tambahan pengahasilan, menciptakan kondisi kerja yang nyaman dan lain-lain.

Motivasi kerja Negatif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain

dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu secara terpaksa. Misalnya memberikan gambaran akan diturunkan pangkatnya, dipotong gajinya, ataupun dipecat dari jabatannya. Sebaiknya pimpinan menggunakan baik motivasi positif maupun motivasi negatif dalam memberikan dorongan kepada bawahan. Mengenai proporsi keduanya tidaklah menjadi persoalan atau terserah kebijakan manajer.

TEORI MOTIVASI 1.TEORI MOTIVASI KLASIK (F.W. Taylor) Seseorang akan bersedia bekerja dengan baik, apabila orang tersebut berkeyakinan akan memperoleh imbalan yang ada kaitannya langsung dengan kerjanya. 2. TEORI MOTIVASI KEBUTUHAN (Abraham H. Maslow) menurut maslow ada 5 jenjang kebutuhan Individu yaitu 1. Kebutuhan Fisik (Physiological Needs) kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

2. Kebutuhan akan keamanan/keselamatan (Safety / Security needs) adanya rasa aman dan selamat bagi individu. Seperti adanya perlindungan dan kepastian dari pihak organisasi yang menjamin kehidupan. 3. Kebutuhan untuk berkelompok (Affection needs/ social needs) sudah merupakan kodrat manusia harus bergaul, bersahabat, saling mencintai dll. 4. Kebutuhan akan harga diri/penghormatan (Esteem needs/Egoistic needs) bersifat individu, ingin dihargai, dihormati sesuai dengan kedudukkannya) 5. Kebutuhan akan pengakuan diri dan pengembangan diri (Self Actualization needs/ Self Expression needs)

Kebutuhan akan pengakuan diri dan pengembangan


diri adalah keinginan setiap individu untuk diakui bahwa dirinya mempunyai kemampuan (khususnya dalam bekerja) dan Ia merasa puas apabila keinginan untuk mengembangkan diri terpenuhi.

4. TEORI X DAN TEORI Y (Douglas Mc. Gregor) Teori X adalah sebagai berikut : - Manusia rata-rata tidak suka bekerja dan berusaha menghindari pekerjaan bila mungkin. - karena karakternya tidak menyyukai kerja maka harus diawasi, diarahkan,dimimbing, diancam, adanya hukuman/sangsi dan lain-lain. Apabila menghadapi manusia yang bertipe teori X maka harus bersikap keras atau otoriter kalau tidak akan seenaknya dalam bekerja.

Teori Y adalah asumsi yang didasari oleh sifat


manusia yang suka bekerja, bahwa dengan bekerja manusia akan mendapatkan kepuasan. Manusia rata-rata bersedia belajar dalam kondisi yang layak, tidak mau menerima tetapi juga mencari tanggung jawab. Dalam kondisi kehidupan yang mutahir, potensi intelektual karyawan jangan hanya dimanfaatkan sebagian.

Terdapat dua teknik pemberian motivasi yaitu


: - MOTIVASI TIDAK LANGSUNG Upaya manajemen untuk menciptakan suasana kerja secara umum yang dapat

1. Memberikan pengertian yang mendalam kepada karyawan tentang tujuan organisasi dan cara penyampaiannya. 2. Menyadari kenyataan adanya berbagaimacam kepentingan yang dimiliki oleh karyawan. 3. Memberikan kesempatan pada karyawan, sesuai tingkatannya dalam organisasi, untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan tujuan organisasi.

- MOTIVASI LANGSUNG Bonus profit sharing (berupa bagian dari pembagian laba
perusahaan) Jaminan sosial kesejahtraan.

HUBUNGAN ANTARA PEMBERI MOTIVASI DENGAN


PENINGKATAN PRODUKTIVITAS.
PENYESUAIAN ASPIRASI INDIVIDU DENGAN TUJUAN ORGANISASI
TIDAK LANGSUNG

KEBUTUHAN INDIVIDU
PENCIPTAAN SITUASI DALAM ORGANISASI YANG MENUNJANG UNTUK BERPRESTASI

MOTIVASI

LANGSUNG

MOTIVASI DIRI DALAM DIRI KARYAWAN

DORONGAN KERJA

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS

MATERIAL
KEPEMIMPINAN INDIVIDU

INSENTIF
NON MATERIAL

KEPEMIMPINAN Proses pengawasan yang dapat memotivasi orang

lain untuk bekerja kearah pencapaian tujuan tertentu. Sehingga melibatkan kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain. Terdapat tujuh (7) dasar kekuasaan (Power) 1. Kekuasaan legitimasi (Legitimate Power) kekuasaan ini bersumber pada jabatan yang dipegang oleh pemimpin. Secara formal, semakin tinggi posisi seorang pemimpin maka semakin besar kekuasaan legitimasinya. 2. Kekuasaan Keahlian (Expert Power) kekuasaan ini bersumber pada keahlian, kecakapan, pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang diwujudkan lewat rasa hormat dan pengaruhnya terhadap orang lain.

3. Kekuasaan referensi (Referent Power) kekuasaan ini bersumer pada sifat-sifat pribadi dari seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang tinggi kekuasaan referensinya ini pada umumnya disenangi dan dikagumi oleh orang lain karena kepribadiannya. 4. Kekuasaan penghargaan (Reward Power) kekuasaan ini bersumber atas kemampuan untuk menyediakan penghargaan atau hadiah untuk orang lain. Seperti gaji, promosi atau penghargaan jasa. 5. Kekuasaan Paksaan (Coercive Power) kekuasaan ini berdasarkan atas rasa takut dan ini menjadi sumber dari kekuasaan paksaan ini. Pemimpin yang memiliki kekuasaan jenis ini mempunyai kemampuan untuk mengenakan hukuman, pemecatan.

6. Kekuasaan Informasi (Information Power) Kekuasaan ini berdasarkan karena adanya ekses informasi yang dimiliki oleh pemimpin yang dinilai sangat berharga oleh pengikutnya. 7. Kekuasaan Hubungan (Connection Power) kekuasaan ini bersumber pada hubungan yang dijalin oleh pemimpin dengan orang-orang penting dan berpengaruh baik di luar atau didalam organisasi.

PENGENDALIAN
Merupakan aktivitas untuk menemukan, mengoreksi,
adanya penyimpangan-penyimpangan dari hasil yang telah dicapai dibandingkan dengan rencana kerja yang ditetapkan. Langkah-langkah pengendalian : 1. Menetapkan standar dan metode untuk mengukur prestasi 2. Mengukur prestasi kerja pelaksanaannya secara berulang-ulang yg frekwensinya tergantung pada jenis aktivitasnya. 3. Menentukan apakah prestasi kerja memenuhi standar. 4. Mengambil tindakan korektif apakah langkah kesatu, dua dan seterusnya telah sesuai standar.?

CARA-CARA PENGENDALIAN YANG BAIK :

Pengandalian harus mendukung sifat atau

kebutuhan dari kegiatan untuk masingmasing kegiatan, cara pengendaliannya berbeda-beda. Pengandalian harus segera melaporkan setiap kali ada penyimpangan, terlambat dalam mengatasinya maka kesalahan akan semakin parah sehingga semakin rumit.

Pengendalian harus berorientasi jauh

kedepan sehingga seorang manajemen perlu membuat perkiraan atau ramalan yang mungkin terjadi yang berkaitan dengan organisasi. Pengendalian harus akurat dan objektif, terkadang manusia sering bertindak subjektif atau keputusan yang diambil dipengaruhi oleh reaksi pribadi. Pengendalian harus fleksibel, dicari alternatif-alternatif rencana untuk situasi yang memungkinkan.

Pengendalian harus serasi dengan pola

organisasi, apabila suatu bagian membuat suatu kekeliruan maka hal itu harus diatasi bersamasama Pengendalian harus ekonomis, biaya-biaya pengendalian agar seminimal mungkin. Pengendalian harus mudah dimengerti, caracara pengendalian harus mudah dimengerti. Pengendalian harus diikuti tindakan koreksi menunjukan letak penyimpangan, siapa yg harus bertanggung jawab serta alternatif untuk tindakan.

Struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan


Bentuk-bentuk organisasi Pengertian dan azas-azas organisasi Deskripsi pekerjaan

BENTUK-BENTUK ORGANISASI
Organisasi Garis (line organization)
pada jenis organisasi ini, seseorang hanya bertanggung jawab kepada satu orang atasan saja. Oleh karena itu setiap atasan dituntut berpengetahuan yang serba guna sebab ia tidak memiliki pembantu ahli. Jenis organiasasi ini sesuai untuk perusahaan kecil.