WJry

ll?.aL

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN

PERATURANMENTERI KEUANGANREPUBLIK INDONESIA NOMOR 1Z/PvtR.O2/2073 TENTANG STANDARBIAYA MASUKANTAHUN ANGGARAN 2014 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 9O Tahun 2O1O tentang Pen5rusunan Negara/Lembaga, Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian tentang perlu Keuangan menetapkan Menteri Peraturan Standar Biaya Masukan Tahuri Anggaran 2014; 1. 2OLO tentang Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun Kementerian Pen5rusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Negara/Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2OLO Nomor I52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71, |PMK.O2|2O13 tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, Dan Indeksasi Dalam Penlrusunan Rencana Kerja Dan Anggarar' Kementerian Negara/ Lembaga; MEMUTUSKAN: MenetAPKan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014. Pasal 1 Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OL4 adalah satuan biaya berupa harga satuan, tarif, dan indeks yang ditetapkdn dalam keluaran komponen untuk menghasilkan biaya Kementerian penJrusunan Anggaran dan Rencana Kerja Negara/ Lembaga Tahun Anggaran 2OI4. Pasal 2 Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 berfungsi sebagai: a. batas tertinggi; atau b. estimasi. STANDAR BIAYA

Mengingat

2.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

- 2 - t'.,. :

Pasal 3 ( 1 ) Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 yang berfungsi sebagai batas tertinggi sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(21Standar

Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 yang berfungsi sebagai estimasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Pasal 4

Penerapan Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OL4 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan mengenai pedoman standar biaya, standar stuktur biaya, dan indeksasi dalam pen5rusunan rencana kerja dan anggaran kementerian negaral lembaga. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 3 April 2OI3 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. ttd. AGUS D.W. MARTOWARDOJO angkan di Jakarta tanggal3 April 2OL3 NTEzu HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. ttd. AMIR SYAMSUDIN A NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2013 NOMOR 538

LAMPIRAN I MENTERIKEUANGAN REPUBLIKINDONESIA PERATURAN NOMOR TENTANG BIAYAMASUKAN STANDAR TAHUNANGGARAN 2014

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA STANDARBIAYA MASUKANTAHUNANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSISEBAGAIBATASTERTINGGI

NO

URAIAN

SATUAN (3)

BIAYA TA 2014

I
I PENANG<}UNG JAWAB PPNGELOLA

(21
KDUANGAN

(41

PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN a. Nillpagudana s.d. Rp.loojuta b. Nilai pa8u dana diatas Rpl00jutas.d- Rp250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d. RPSO0 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. RpI miliar e. Nilai pagu dana di atas Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp2,S miliar s.d. Rp5 miliar c. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s:d. Rp10 miliar Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d. Rp25 miliar i. Nilai pagu daha di atas Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar J . Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. RpZS miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. Rpl00 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar's.d. Rp250 miliar 'm. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar o . Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rp1 triliun p. Nilai pagu dania di atas Rpl trilitrn PEJABAT'PEMBUATKOMiTMEN a. Nilaipagudana s.d, Rp.100juta b. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s.d. Rp250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp25Ojuta s.d, Rp500juta d. Nilai pagu dana di atas RpsOO.juta s.d. Rpl miliar e. Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rpz,S miliar s.d. RpS miliar g. Nilai pagu dana di atas RpS miliar s.d. Rp10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d..Rp25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar j. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. RpZS miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. RpI00 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun p. Nilai pagu dana di atas Rpl triliun PEJABAT PENGUJITAGIHAN &PENANDATANGAN SPM a. Nilai pagu dana s.d. Rp.l0Ojuta b. Nilai pagu dana di atas Rp100juta s.d. Rp250juta c. Nilai pagu dana di atas Rp2S0juta s.d. Rpsoojuta d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar e. Nilai pagu dana di atas Rpl miiiar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu alana di atas Rp2,5 miliar s.d. RpS miliar g. Nilai pagu dana di atas RpS miliar s.d. Rp10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d. Rp25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d. RpSOmiliar j. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar k, Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. Rp100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miiiar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 millar s.d. Rp750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun p. Niiai pagu dana di atas Rpl triliun BENDAHARA PENGELUARAN a. Nilaipagudana s.d. Rp100juta b. Nilai pagu dana di atas Rpl00juta s.d. Rp250juta c. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d. Rp500 juta. d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar e. Nilai pagu dana di atas Ro1 miliar s.d. Ro2.5 miliar

OB na OB OB np OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp500.000 Rp6r0.000 Rp720.000 Rp830.000 Rp970.000 Rp1.1lo.00g Rp1.250.000 Rp1.580.000 Rp1.910.000 Rp2.250.000 Rp2.580.000 Rp3.080.000 Rp3.580.000 Rp4.080.000 Rp4.580.0O0 RpS.580.000

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp420.0O0 Rps10.000 Rp610.000 . Rp700.000 Rp820.000 Rp930.000 Rp1.050.000 Rp1.330.000 Rp1.610.000 Rp1.890.000 Rp2.170.000 Rpz.590.000 Rp3.010.000 Rp3.430.000 Rp3.850.000 Rp4.690.000

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp400.000 Rp480.000 Rp570.000 Rp660.000 Rp770. Rp88O. Rp990. Rp1.250. Rp1.520 Rp1.780 Rp2.040 Rp2. Rp2.830 Rp3.230. Rp3.620.
Rp4.42O

OB OB OB OB OB

Rp340.000 Rp500. Rps70. 670.000

(/

d.d.47O OB OB UE OB PENGELOLA/BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU/PETUGAS I BELANJA PEGAWAI (PPABP] pagu dana s.d.230.d. Rp500 juta i pagu pengadaan di aths Rp500 juta s.d. Rp2.s50.d. Rp750 miliar pagu dana di atas Rp750 miliar s. Rp25 miliar pagu dana di aths Rp25 miliar s.d.520.O00 Rp2.000 (/ .OO0 Rp4.0OO OB OB OB OB oB OB OB OB OB Rp1.d.d. Rp25o miliar pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s.d. Rp250 miliar pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s. Rp1 miliar pagu dana di atas Rpl miliar s.5 miliar pagu pengadaan di atas Rp2. Rp100 miliar pagu pengadaandi atas Rpl0O miliar s.d.d. Rp50 miliar pagu dana di atas Rp50 miliar s.d.OO0 Rp2. Rp50O miliar pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s.00o OB .5 miliar s.1s0. Rpl miliar pagu pengadaan di atas Rpl miliar s.d.TA 2014 pagu dana di pagu dana di pagu dana di ipagu dana di pagu dana di pagu dana di i pagu dana di dana di pagu dana di pagu dana di pagu dana di atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas Rp2.040.d.d.5 miliar pagu dana di atas Rp2. RpS miliar pagu pengadaan di atas RpS miliar s.910. Rp250 miliar pagu dana di atas Rpi50 miliar s. Rplo.860. Rp75 miliar pagq pengadaan di atas Rp75 miliar s. Rp500 juta ilai pagu pengadaan di atas Rp500 juta s. Rp250juta pagu dana di atas Rp25Ojuta s.d. Rp50 miliar pagu pengadaan di atas Rp50 miliar s..d.5 miliar s. RpZ50 miliar Rp75O miliar s.0Oo Rpl-780 Per Paket OP OP 'oP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP Rp1. Rpl.OOO Rp570.d.d.090. Rp2.d.pengadaan di atas Rp500 miliar s.d." Rpl triliun Per ' o Paket P OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP Rp680. Rp750 miliar pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s.d.58O.5 miliar pagu pengadaan di atas Rp2.d. Rp50 miliar i pagu pengadaan di.d.210.d. Rp25 miliar i pagu pengadaan di atas Rp25 miliar s. Rp25 miliar pagu pengadaan di atas Rp2S.5 miliar s.d. Rp2S miliar Rp25 mitar s.OB Rp1.d. Rpl triliun pagu pengadaan di ata.820.640.d.d.840.d.d. RpS miliar i pagu dana di atas RpS miliar s.320. Rpl.000 Rp1.000 Rp640. r2o Rp2.d.000 Rp2. Rp100 miliar pagu dana di atas Rp100 miliar s.780 Rb2. Rp75 miliar pagu pengadaan di atas Rp75 miliar s. RpS00 miliar i pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp2.d.miliar RplO miliar s. RpS miliar RpS miliar s.00O Rp1.O00 Rp3.000 Rp2. RpTS miliar i pagu dana di atds Rp75 miliar s.350. Rp500 miliar ilai pagu.d' Rpl triliun pagu pengadaan di atas Rpl triliun PENGADAAN BARANG (NON KONSTRUKSI} DAN KELOMPOK KERJA UNIT'LAYANAN (ULPI pagu pengadaan sampaidengan Rp200juta ilai pagu pengadaan di atas Rp250 jutei s. Rp100juta pagu danadi atas Rp100juta s. Rp50 miliar Rp50 miliar s. Rp10 miliar pagu pengadaan di atas Rplo miliar s.d.d.d. Rp10 miliar pagu dana di atas Rp10 miliar s. RpTS miliar Rp75 miliar s.atas Rp50 miliar s.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BIAYA. Rp250 miliar Rp250 miliar s. Rp100 miliar pagu pengadaan di atas Rp100 miliar s. Rpl triliun pagu dana di atas Rpl triliun PENGADAAN BARA]f G/ JASA PENGADAAN II IT PI OB OB OB OB OB OB Ub Rp430.d.d.pengadaan di atas Rp759 miliar s.d.000 Rp2.000 Rp2.miliar s. RpSO0juta i pagu dana di atas Rp500 juta s.000 Rp1. Rplo0 miliar Rp100 miliar s. RpS miliar pagu pengadaan di atas RpS miliar s.Rill triliun Rpl triliun '.090. Rp500 miliar Rp500 miliat s.000 BARANG/JASA OB PENGADAAN BARANG/JASA {KONSTRUKSI)DAN KELOMPOK KERJA UNIT LAY I ilaipagu pengadaan sampai dengan Rp200 juta pagu pengadaan di atas Rp200 juta s.d. Rpl0 miliar pagu pengadaan di atas Rp10 miliar s.OO0 Rp1. OB OB oB OB UD Rp1.d. Rpl miliar pagu pengadaan di atas Rpl miliar s.d.d. Rp750 miliar pagu.000 Rp3.d.d.370.330.5 miliar s.d.d.d.

Rp3. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RP2SO juta s.230. OP OP OP OP OP 12 . Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s.o00 Rp5. Nilai pagu pengadaanjasa Rp50 miliar c.490. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp2.0o0l Rps.000] Rp4. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi s.520. Rpl triliun Rp3.d.KONSTRUKSI) a. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RpS miliar s. RplOO juta c. s. Rp100 juta d.d.750.s.d. Rp2. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas PENGOUNAANGGARAN 2. Rp1 triliun .1 PENGADAAN BARANG DANJASA (KONSTRUKSI) a.d. Rp7S0 miliar d.d. Rp250 rrriliar b. Rp1 triliun ' 2. RpS miliar i. Rpi.000 Rp4.d.000 Rp450.960.000 2. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s.000 Rp4. Nilaipagu peng4daan jasa lainnya s.d. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lajnnya di atas ' Rp500 miliar p.520. e. Rpsb-o.50 miliar o.Nilaipagupengadaanjasakonsultansi/jasalainnya ' Rp25O miliar f. Rp450. j. Rp250 iuta e.000 R p1 . Nilaipagupengadaanjasakonsuitansi/jasalainnya diatas Rp750 miliar q.d.d.000i I Rp75 miliar d. m.d. Rp10 miliar . Nilai pagu pengadaan di atas di atas di atas di atas Rp250 miliar Rp500 miliar s.0O0 Rp9 i0.d.880. Nilai pagu pengadaan c.!40.s6o. Nilai pagu pengadaan d. Rpl00 miliar s. KDJU MIIIAT t. di atas Rp750 miliar s.880.200.iuta f.560. ' Rp250 miliar s.7s0.d. Rp250 miliar s.A/LEJf.d. Nilai pagu pengadaan jasa'konsultansi.0O0 Rp720. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp 100 juta s.560.5 . di atas Rp75 miliar. RD25 miliar k. Nilai pagu pengadamjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp25 miliar s.oo0l I Rp1.3 PENGADAAN JASA (NON KONSTRUKST) a.09O.d.000 Rp450. 9 9 0 . Nilai pagu pengadaan di atas Rpl00 miliar b.990.Rp1.d. OP OP OP OP OP. KONSTRUKSO DAN KELOMPOK KERJA UNIT LAYANAN PENGADAANruLP} a. OP OP OP OP OP OP OP OP OP lainnya di atas Rp10 miliat lainnya di atas Rp25 miliar s. RpZ50 miliar s. Nilai pagupengadaanjasa konsultansi/jasa Rp25 miliar b.00O Rp2. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rpl triliun r. .0o0 Rp1. di atas Rpl trilidn ' (/ .960. Rp750 miliar Rp750 miliar s. Niiai pagu pengadaan jasa konsultansi di atas Rp50 juta s. s.000 Rp3. lainnya di atas Rp50 miliar s.010.5 miiiar s.0001 2.230.6a0.5.. diatas Rp100miliars.d./jasa la.d. Rp500 mili4r e. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa Rpl triliun i.d.200. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya lainnya lainnya lainnya Rn2.4 . OP OP oP.daan jasa konsultmsi/jasa lainnya di atas Rpl00 miliar n.. Nilai pagu pengadaan .s.0001 I I di atas Rp250 miliar di atas Rp500 miliar Rp3.040.d.d.5 miliar h. g./jasa lainnya Rp100 miliar e.580.030.d RpSojuta b. Rp500miliars.d.0o0 . RpI miliar . Rp3.d.d. Nilai pagu penge{daan di atas Rpl00 miliar s.0001 I Rn2.oO0 Rp3.270. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa konsultansi/jasa I I s. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rpl miliar s.d.000 Rp480.oool I Rpz. PANITIA PENGADAAN JASA (NON.s.230. OP OP OP AD OP Rp3.d. 0 o 0 Rp2. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp75 riiliar .innya di atas Rp2. Nilai pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi.2 PENGADAAN BARANG (NON.d.d.000 Rp3.slo.0O0 Rp4. Rp75 miliar s.d.d.d.ffIKEUANGAN NO URAIAN (2) SATUAI| BIAYA TA 2014 (4) t1l t3) Per Paket OP Per Paket OP oP.0001 Rt1. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RpS00juta s.000 Rp1. Nilai pagu penga. Nilaipagupengadaanjasakonsultansi/jasalainnyi diata! Rpiomiliars.000 Rp3.000] Rpa. Rpl triliun e.000 Rp2. Nilai pagu pengadaan di atas Rp l triliun RpS0 miliar s.510.000 . Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa Rp750 miliar h.d.000 Rp1.d.000 Rp600. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa KDJUU MIIIAT g. Rp500 miliar OP OP OP OP OP s.4so.

000 Rp1.d.0OO Rp1.d.d. Rp50Omitiar Rp50Omiliar s. Rpl00 juta s. Rp2.0o0 Rp2.250.d.000 'Rp62o.d.d.000 Rp890.d.d.000 Rp1.d.d.d.d.d.000 Rp1. Rp2.d.d. Rp250 miliar Rp2S0 miliar s. Rp1 triliun pagu dana diatas Rpl triliun A pagu dana s. Rpl triliun OB OB OB OB oB' OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 'Rp430.d. Rp2.d. RPS0O miliar di atas RpS00 miliar s. Rp7S0miliar Rp750 miliar s.0oo Rp1.d.26o.iar s.560.000 Rp660. Rpl miliar pagu dana di atas Rpl miliar s.000 .170.000 RpS10. Rpl miliar pagu pagu pagu i pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pekerjmn/pengadaan. Rpl0ojuta.d.790.d.72o.d.000 Rp880. Rp500juta pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp200 juta pagu pekerjaan/pengadaan di atas Rp200juta s.620. Rp500 juta pagu pekerjaan/pengadam di atas RPSOO juta s.d. Rp750 miliar di atas Rp750 miliar s.d.260.000 Rp940.5 milia s.d.5 milir RpZ.ilid pigu dam di atas Rp25 milia s.o00 RFs.d.380.870. pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaafl pekerjam/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/fengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadadtt peke{aan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/p'engadaan PDIYERIMAAN di atas di atas di atas di atas di atas di di di di atas atie at6 atas Rpl mitar s. RplO miliar s. Rp25 miliar Rp25 miliar s.910.d.000 Rp340.d.d.000 Rp50 miliar s.0Oo Rp3.260.d. 0 o 0 Rp1.d.. Rp25 miliar iiagu dma di atas RplO . Rp750 miliar s.000 R p i .d. Rp250 mitiai Rp250 miliar s. Rp2S miliar Rp25 miliar s.S miliar s. RpS milir RpS miliar s.000 Rp770. Rpl0 miliar Rp10 miliar s.d.d.d.d. Rpl0Ojuta pagu dana di atas Rpl0o juta s.000 Rp2. Rp?S miliar Rp75 miliar s. Rp250 miliar s.000 Rp2..MENTERIKEUANGAN REPUBLII( INDONESIA -4- PEI{TRIMA piNpntua ITASIL PEKER'AAN HAsrL PEKERJAAN/ IENGADAAN BARANG/JAsA PENERIMAHASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANO/JASA pagu pekerjaan/pengadaans.070.000 Rp3.060.450.000 Rp1.5 miliar ilai pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu'dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas ilai pagu dana di atas ilai pagu dana di atas Rp2. Rp2.030.d.d.820.O00 Rp2. pagu dana di atas.5 miliar s.d. Rp10O miliar OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB .0o0 Rp1.00o Rp2.0o0 Rp1.760. RpSo miliar Rp50 miliar s.d. RplO0 miliar RpJOomiliar s. Rp l0 miliar RplO miliar s. 11 0 . RpSOO Rp5O0juta s. RpZS0miliar Rp250 miliar s.5 milia pagu dana di atas Rp2.000 Rpl.000 Rp2.d.d. Rp500 miliai s. Rpl0 miliil Rpl0 mil.00o Rpl.d.d. Rp42O. Rploojuta pagu dana di atas Rp100 juta s.d.d.000 Rp?30.pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas paBu dana di atas pagu dana di atas juta Rp250 jirta s.0o0 Rp1.840. Rp100 miliar Rpl00 miliar s. Rpl triliun di atas Rp 1 triliun I{EGARA BUKAN PAJAK IPNBPI Rp2.260.d. Rp50 miliar ilai paeu dana di atas RPSO miliar s. Rpl milia Rpl milia s. RpS millar RpS miliar s. Rp7o0.5 miliar Rp2.d.pagu dana di pagu dana di pagu dana di i pagu dana di di atas at* atas atas Rp100 miliar Rp250 miliu Rp50O miliar Rp750 miliar s.o00 Rp1. Rpl00 miliar RpIOO miliar s.000 pagu dana s.d.88O. Rp2S0 juta i pagu daha di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas .140.Rp2SO juta pagu dana di atas Rp250 juta s. Rp50 miliar Rp50 miliar s.ANGSUNG BENDAHARA ' pagu dana s.d. RpS miliar RpS mfliar s. RpL triliun Rpl triliun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB Ub Rp420.000 RpS7o.680. Rp500 juta ilai pagu dand di atas Rp500 juta s.950.0o0 Rp2. RpS milia pagu dana di atas RpS miliar s.000 Rp910..oo0 Rp3. Rpl miliar pagu dana di atas Rpl rniliar s.000 Rp1.r00.5 miliar s.d.d. Rp75Omiliar pagu dana di atas Rp75O miliar s. Rp75 miliar Rp75 miliar s. RpSO miliar Rps20. Rp75 miliar Rp75 milidr s.iso.d.000 .d.000 PENGELOLA L. Rp2S miliar Rp2S milia s. Rp250 juta pagu dana di atas Rp25Ojuta s.OOO Rp4.000 Rpl. Rp75 miliar iLai pagu dana di atas Rp75 miliar s.540.d.0o0 Rp1.490.450.000 .000 Rp3.280.000 Rp2.000 Rp1.O0O Rps0o.d.a. Rp50Omiliar Rp50Omiliar s.890.d.lO0.000 Rp610.d.

000 Rns. Pejabat Eselon ll/yang disetarakan I I a.40o. M a s t e r( 5 2 ) OB OB OB OB OK Rp1.oo0 Rp3OO. Koordinator c.2 OJ OJ OJ OJ GROUPI OK OK UA I npr. PenanggungJawab b. Eselon I (UAPPA/Barang-EI) PenanggungJawab Koordinator Ketua/Wakil Ketua Anggota/Petugas .2 10.000 Rp350. Pengarah b.0O0 5.000 RP2.000 Rp1.2 .0o0 Rp2.0O0 Rp250.000 *ouo.ooo RDI50.2.000 Rp400. Koordinator Ketua/Wakil Ketua AngAota/Petugas Tingkat Negara/Lembaga OB OB OB OB OB yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon Rp700.000 Rp300.000 Rp350.000 Rp300. Koordinator c.SEMIXAR/RAKOR/SOSIAUSASI/DISEMINASI/FOCUS PANITIA DISCUSSIOIV/KEGIATAN SFJENIS Penanggung Jawab Ketua/lvakilketua Sekretaris Anggota Rp4 Rp30O. Penanggung Jawab c' d.100.o00 Rp420.000 Rp200.0001 9 lnoxonanruu KEcTATAN sEMINAR/RAKoR/sosrALtsAsI/DIsEMIT{AsrlFocus IDISCUSSIOIV/ KEGIATAN SEJENIS I Honorarium Narasumber/Pembahas : 19.i le. b. Anggota/Petugas M PEITGURUS/PENYIMPANBARANG MILIK 6. e. I l o HONOITARIUM 10. Unit Akuntansi a.500.000 Rn2s0.Oo0l Rp1.000 I'ONORARIUM KELEBIHAN JAM PERETAYASAAN 7.ooo Rps0.4 1l .2014 t2\ HOIVORARIUM 5.000] Rp80.I 6.2 .zoo.000 Rp900.l a. Rp2.0O0 Unit Akuntansi Tingkat Wilayah (UAPPA/Barang-W)yangditetapkan atas Dasar SK Eselon I a.4 SekretariatPeneliti/Perekayasa Pengolah Data l6.1 PEITGELOLA SISTIM AKUIYTAICSI UTSTAIVSI ISAII (UAPA/Barang) yang ditetapkan atas el 'c Unit Akuntansi Tingkat Kementerian Dasar l(eputusan Menteri a. ..00O OB nn+oo.o I retugas uurvey Pembantu Lapangah GROUP OJ OB oB Penelitian/ Perekavasaan Orang/Responden 'oH Rp2s.4 Uiit Akuntansi Tingkat Satuan Kerja (UAKPA/Barang) yang diteiapkan alas Dasar SK Eselon II atau Unit Akuntansi Pem'bantu Pengguna Anggaran/Bsang Wilayah atau Koordinator Unit u{kuntdnsi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah a.000.2 NEGARA OB OB OB OB Rp300.ooo Rp300. Anggota/Petugas 5.000 Rp150. Ketua/Wakil Ketua d.000 Rp2oo.ooo Rp35. Ketua/Wakil Ketua d.540.o00 Rpao. d.000 Rp400. 4 .000 OB OB OB OB I I I I 6 Tingkat Pengguna Barang Tingkat Kuasa Pengguna Barang I I I | I I Rn300.3 10. Peiabat Eselon III ke bawah/yang disetarakan HonorariumModerator 9.900.2 Sarjana Muda I 1.000 Rps00.1 SLTA i l. OB OB OB OB Rp450.l Perekayasa Utama PerekayasaMadya 7.3 .4 Perekayasa Muda Perekayasa Pertama PENUT{JANG PE'NELITIAN/PEREKAYASAAN PembantuPeneliti/Perekayasa Koordinator Peneliti/Perekayasa OJ OJ OJ OJ a TIONORARIIIM . Peranggung Jawab b.0o0 HONORARIUM PENYULUH NON PEGAWAI IVEGERI ' 11. Pejabat Eselon I/yang disetarakm I c.3 . c.000 Rp600.3 Sarjana 1 1 .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -5- NO I URAIAN SATUAN (3) BIAYA TA. Rp400. Menteri/Pejabat SetingkatMenteri/Pejabat Negara Lainnya/yangdisetarakan b. L 2 HONORARIUM ROHANIWAN .ooQl Rp1.l .1 10. Rp700.

000 Rpl00.000 WAJ .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -o- 13. Wakil Ketua e.000 Rp180. Pengarah b.o00 Rp350.0o0 Rp450. Penanggung Jawab c. Anggota 2 Yang Ditetapkan a. Pengarah b. Wakil Ketua e. Rp10O miliar pagu dana di atas Rpl00 miliar s. Pengarah c.4 14. Sekretaris f.000 Rp690.2 um Sekretariat Tim Pelaksana Kesiatan a/Wakil ketua 1 4 .d. Sekretaris f. Ketua d. Anggota Oleh KPA Oleh Pejabat Eselon I Oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri Rp750.000 13.3 15.6 Jawab nting/Editor Grafis & Fotografer Rp250.OOO Rp100.pagg 9ani di atas RpSO miliar s. Ro 200 miliar (/ . Penanggung Jawab c. Sekretarib f.s ls.5 14.1 TIM PELAKSAI{A KEGIATAil DAN SEKRETARIAT TTM PELAKSANA KECIATAN arium Tim Pelaksana Kegiatan 1 Yang Ditetapkan a. Penanggung Jawab 6i i(oordinator/Keiua d. Ketua d.000 tariat artikel TIMPENGELOiA Jawdb Admin Developet Artikel L7 PENANG4}IING JAWAB PPIIGELOLA KEUA]TGAN PADA SATKER YAII'G Rps00. Anggota 4 Yang Ditetapkan a.Rp200 miliar OB OB OB OB Rp35o.000 dana di atas.O0O Rp300. Pengarah Oleh Presidin b.o00 Rp450.3 TIM PbNYSSUNAIY Jawab WRNAL r+. Rp50 miliar . Anggota 3 Yang Ditetapkan a.000 Rp580.000 b.d.nsTTB 'oB OB OB OB OB Halaman 1500 karakter 15. Sekretaris f.n Langsung PemegangKas/KPA dana s.000 Rp400.d Rp25 miliar ai pag-!r.6 Grafis & Fotografer artikel TIM PENYT'SIJNAN BVLETIN/MAJALAI| Oter Oter Oter Oter Oter Halaman Oter Oter Oter Oter Oter Halaman Ui5.d. Wakil Ketua e. iri'pagu'dana di atas Rp25 r4iliar s.1 15.4 15. Ketua d. Wakil Ketua e.2 15.2 14.I L4. PenanggungJawab Rp3O0.

4 19.12 Staf Pendukung Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari QranglHari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari KEGIhTA.IY DI LUAR NEGPRI Rp550:000 Rp500.1 20.5. Rp2O0 miliar e. Ketua Bidang Sekretaris Offcer (LOl 18.2 Pemegang Kas/Bendahda a.000 Rp3O0.6 19.^.OOO Rp250.000 (/ .000 19.000 Rp350. l0 Angtota Panitia 19. I 1 liasion 18.d.000 | I I I I I | I I I I I OB OB l a lnouonenru*r sIDANc/KoNFERENSI TNTERNAsIoNAL.000 Rp300. Rpl00 miliar d.3 Juru Bayar/Staf a. Nilai pagu dana s.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -t- NO I URAIAI{ (21 17.ETIne (BILATERAL/REGIoNAL/MULTILATERAIT) I t. Pendidikan hasil Ujian hasil Ujian Tinggi I (S l) Mahasiswa/ Mata Ujian Orang/Mahdsiswa Mahasiswa..d. Pendidikan Menengah 1) Diploma Illll/fi/lv dan Strata a) Pemeriksaan hasil Ujian b) Fenguji Tugas Akhir/Skdpsi .3 Ketua/WakilKetua 118.2 19..000 Rp25O. Pendidikan Dasar.8 18.0o0 Rp600. Nilai pagu dana di atas Rpl00 miliar s. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s. Nilaipagu dana s.000 Rp550.000 Rps00.000 Rp350. Rp200 miliar e.000 Rp490.000 Rp7.d.d . 2l Strata 2 {S2) a) Pemeriksaan b) Penguji Tesis s) Strata 3 (S3) ./ Mata Ujian Orang/ Mahasiswa Mahasiswa/ Mata Ujian Orane/Mahasiswa . Siswa/Mata Ujian Siswa/Mata Ujian Rps.11 liasion Officer (LOl 19.0O0 b) PenPuii Disertasi Rp20.3 Narasumber Kelas A Narasumber Kelas B Narasumber Kelas C DAN HO$ORARIUM Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari PENYELENGGARA UJIAN $330 827s $220 2t VAKASI z1.2 118.0oo Rp!50. Nilai pagu dana di atas Rp 200 miliar TTNcKAT MEI{TERI.000 Rp410.000 Rp200. KoNFEREIvsI sE-NroR oFFICIAL tWE.7 19.000 Rp350.000 Rp1.1 19.0O0 Rp470.l vaxasl a. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s. Pemeriksaan Pemeriksaan c.5 18. Rp450.000 Rpz00.d.etaris 19.000 Rp270.9 Tim Asistensi Anggota Delegasi Rl Koordinator.000 Rp450.000 Rp330.000 Rp340.000 Rp300.000 Rp450.3 19. I0 Anggota Panitia 18.000 Rp4OO.00O RpS50.miliar b.000 . I Hensaran tPenanggungJawab 1I8.500 b.6 18. SATUAN BIAYA TA 2OI4 (3| OB OB OB OB OB OB UD (41 Rp250.d.0OO RpS70.000 RpSq0.2 20.8 Pengarah PenanggungJawab KetualWakil Ketua Ketua Delegasi Anggota Delegasi Rl Koordinator Ketua Bidang ITIORKS}IOPISPMI$AR/SOSIALISASI/SARASEIIAN BERSKALA INTERNASIONAL Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Qrang/Hari Orang/Hari urmg/ -Frarr Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Rp6s0.9 Sel(i.d. a) Pemeriksaan hasil Ujian hasil Ujian Rpi0. RpS0 miliar c. I | 16. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.000 Rp550.ooo Rp400. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s. 12 Staf Pendukung 19 HONORARIUM 19.000 Rpa00.7 18.0o0 Rp400.Rp25miliar b.5' Tim Asistensi 19. Rp50 miliar c.O0O Rp250. Nilai pagu dana di atas Rp200 miliar 17.d Rp25.000 Rp410. Rp100 miliar d.4 Ketua Delegasi 18. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.000 ' 2 0 SATUA-![ BIAYA ITARASUMBER 20.

000 Rp290.000 Rp27.000 Naskah/Mata OH Naskah/Mata OH Kuliah Rpz50.000 Rp260.bo0 Rp27.000 Rp270. Rp400 ' Rp60.0O0 Rp29. ) Penyusunan/pembuatan bahan Ujian .2 |nI Makan Lembur olongan I dan II olongan III olongan lV 24 SATI'T 25 SATU' NEqEI 25. .O0O Sesuai tarif berlaku Rp60. .000 Rp400 .OO0 Rpl7.000 Rp30O.r.0O0 Kuliah Naskah/Mata Kuliah OH OH OH OH Rp25.O00 Rp280.AM rel api :ngepakan dan Penggudangan l ngkutan m" km/m3 m' km/m3 m" km/m3 m" Rp75. 3 | rlo:.000 c Pe rdidikan Mdnengah U Penyusunan/ pgmbuatan bahan Ujian 2l ?eniawas Ujian Fe rdlilikan Tinggi l ) l tiploma I/IIlIIIIIV dan Strata I (St) ).) PerigawasUjiair 2 2 SATUJ B] AYA UANG MANAIT PEGAWAI I{EGDRI SIPIL (PNSI 2 2 .3 ( / .O0O.O00 UANG MAKAIY LEMBUR Rp10. Sesuai tarif berlaku 25.gan IV 2 3 SATUJ B] AYAUANGLEMBUR 2 3 . 1 1 m€ I€mbur olongan olongan olongan olongan I II III IV DAI{ Naskah/Pelajaran OH Rp190.OoO Rp29. Penyuiunan/pembuatan bahan Ujian ') PenghwasUjian tt trata 2 (s2) ) Penyusunan/pembuatan bahan Ujian ') Pengawas Ujian 1l trata 3 (S3) .000 Rp250.000 Rp240. sr AYA UANG SAKU RAPAT DI DALAM KANTOR Orang/Kali B] YA PENGSPAI(AIV DAN AIVGKUTAN BARAIVG PERJALANAN DII{AS PII{DAH.DAI.O00 Rp2s.000 Rps00.o00 Rp20. 2 | rlo:Lgan III 2 2 .2 uk ?ngepakandan Penggudangan ngkutan tcli rtan Laut/Sungai :ngepakan dan Penggudangan ngkutan ngkutan.000 Rp13.000 OJ OJ OJ OH OH UN 23.tN Eit Ztlftl /)h NdffiiZ gELg €ni$aEN= -alll|/x MENTEFIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK W -8Ito tlt 2L. L I rlo LganI dan II 2 2 .tr\\\\ 4 t\\\L\w/z//.2 )fi URAIAN SATUAI{ t3) BIAYA TA 2014 (41 el rarium PenlielenggaraUjian Pe rdidikan Dasar ?enyusrrnan/pembuatan bahan Ujian 2l ?engawas'Ujian u Naskah/ Pelajaran OH Rp150.Laut/ Sungai 25.

000 2. KALIMANTAN TIMUR 2 4 .000 1. KALIMANTAN BARAT 2I KALIMANTAN TENGAH .140. DAN PRAMUBAKTI dalam ru NO PROVINSI SATUAN SATPAM DAN PENGEMUDI PETUGAS KEBERSIHANDAN PRAMUBAKTI (1) I ACEH (2) (3) OB OB OB (41 1.000 1. 3 4 .730.800.800. OB OB OB SUMATERA SELATAN 8.000 1. 6.00c 1.000 1.700.000 1.700. JAWA BARAT 1 3 D.00c 1.940. SULAWESI TENGAH 3 0 SULAWESI TENGGARA ?1 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 1.700. JAKARTA OB OB OB OB OB 1+.00c I.580.qoc 1.000 1.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA _o_ 26 HONORARIUM SATPAM.000 1.OO0 SUMATERA UTARA RIAU 4. SULAWESI BARAT 2 8 .700.000 1.700.OOO 1. 9.O00 2.800.700.000 1. JAWA U TENGAH 1.800.00c 1. SULAWESI SELATAN 2 9 .000 1.000 1.700.920.800.700.800.000 1.00c i.700.960.700.000 1.ooc 2.00c MALUKU 3 2 MALUKU UTARA 33 P A P U A .000 1.00c 1.800. KALIMANTAN UTARA OB OB OB 2. LAMPUNG BENGKULU 1 0 .000 1.700.K.800.000 1.000 1.000 2.930.8O0.000 1.000 1.740.700.700.910.000 1.800.800.000 (s) 1.oB OB 2 2 . YOGYAKARTA 16 JAWA.ooc // .800.000 1.700.000 1.700.000 1. BANGKA^BELITUNG 11 BANTEN OB OB 1 2 .800. PAPUA.800. oB. GORONTALO 2 7 .000 1.r10.700. PENGEMUDI.1s0.000 1.00c 1.000 1.000 1.700. KALIMANTAN SELATAN 2 3 .000 1.910.740.000 2 5 SULAWESI UTARA 2 6 .150.000 t.800.r20.000 1.000 2.000 1.800.00c 1.800.000 1..000 1.000 1.I.800.000 1.800.800.800.000 1.700.000 2.800. KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT OB OB 5.700.TIMUR 17 BALI 1 8 .000 1:800. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .460. NUSA TENGGARA TIMUR OB OB OB 2 0 .340.o00 1.900.700.7LA.BARAT 2.700.700.000 1.000 1. PETUGAS KEBERSIHAN.000 1.00c 2.000 1.700.000 1.00c 1.00c 1.700.000 1.960.800.

O00 170.000 110.000 150. P A P 34. ]ELITUNC l1 BAN N OH OH 410.000 28.000 150.o 190.000 370.000 110. 370. PAPU U UTARA A E \RAT 580.000 J-50.000 110.000 150.000 A BARAT A SELATAN OH OH OH OH 150.000 160. BAL 1 8 .000 170. SULA 370.000 1.000 150.O00 150.KARTA JR 420. JAW.000 380. RIA 4.000 150.000 380. JAWA 1 5 .O00 150.000 5s0.RTA .10. {AT oH OH OH OH 430.000 150.000 430.000 190.000 370.000 110.000 110.000 (s) 140.000 140.000 120.AN SELATAN AN TIMUR AN UTARA UTARA OH OH OH 440.000 160.O00 170. KALII 24. SUMI 3. LAMF NI BEN( U 10.000 170. KALII llt OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 2 2 . 9.000 430.000 KEPL JAM SUMl SUMI 9) \N RIAU OH OH 5.000 1 6 . I .000 150.OOO 2 9 .OO0 D. MALI 33.000 380. SULA 21 SELATAN TENGAH 430.000 L 2 .000 180.000 110. KALII il\ 'oH NIJ IGGARA BARAT .Y q. SULA E] 2 7 . GOR( T LO BARAT b 120.000 230.OOA 170.000 110.r -z///11 /I^ WW \UfftrF KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK wk .000 170.000 380.OOO 130.O00 210.000 120.000 110.000 370.000 150. JAWI lJ.000 110.000 170.000 410. 7 370.000 140.000 MALT U 3 2 .000 2 6 .000 150.000 370.000 370.000 410.000 t 10. SULA Ei TENGGARA 380.O00 8.N\\\ il\ .000 430.000 130.000 480.000 430.000 150.Ev q.000 110. D .000 160.000 110.000 130.000 130.10- 27 SA YA UANG HARIAN PEzuALANAN DINAS DALAM NEGERI dalam rupiah NO PROVINSI SATUAN LUAR KOTA DALAM KOTA LEBIH DARI 8 (DELAPAN) JAM DIKLAT (1) I NUDT (21 A UTARA (3) OH OH OH (4) 360. KALII 2 3 .000 I 10.000 (6) I10.O00 130.O00 150.00.OOO 130.000 380. 6. BANC A.000 130.000 /t .000 140.IGGARA TIMUR AN BARAT AN TENGAH .000 360.000 1r0.000 2t.000 2 . KALII 380. NUSA 20.000 25.000 110.000 380.000 370. SULA 3 0 .000 170. NUSA 1 9 .K.l s.000 110.000 110.000 150.000 480.000 160.000 150.008 130.IGAH J 14.P II 17.

000 115.000 100.OO0 95.000 10.ooo 30.ooo oo.oo0 10.ooo 100.I.00o 130.000 130.000 85.oo0 00.OOO R]AU (EPULAUAN 6.ooo 140.OOO L 4 .000 130. MALUKU UTARA 33 P A P U A 34.000 8.000 l35.ooo 125. (ALIMANTAN BARAT a1 OH OH OH 22. 28.000 125.000 95. 9. PAPUA BARAT OH OH 20.000 180. DI DALAM PAKET KOTA (dalam rupiah) No.000 130. 7.000 oo.OOO NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 . JAWA TENGAH i 5 .O00 100.000 95.O00 110.11- 2A SATUAN BIAYA FULLBOARD UANG IIARIAN PAKET FULLAOARD SERTA FWLDAY/TTALFDAY DI LUAR KOTA.ooo 95.000 85. 11.OO0 95.000 150..000 {6) 85.000 130. L2 OH Uf.ooo 10.000 150.OOO 10.O00 115.OOO OH OH UN 170.000 150.000 140.000 30.000 120.000 30.OO0 // .OOO 120.)H UH ZJ 26.I.000 30.OOO 105. 27. YOGYAKARTA to.000 l10.OOO 95.000 125. JAMBI SUMATERA SUMATERA LAMPUNG 85.OOO 110.000 30.000 10.000 160.000 110.000 85.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK .o00 20.OO0 110.000 95.000 120.O00 85.OOO FULLBOARD DI DALAM KOTA FULLDAY/ HALFDAY DI DALAM KOTA I I ACEH SUMATERA (21 UTARA RIAU BARAT SELATAN (3) OH OH OH OH OH OH Ud 2.OO0 95.000 125.000 95.ooo 50.000 t00.O00 85.oo0 110.000 oo.OO0 <ALIMANTAN TIMUR TAL1MANTAN UTARA ]ULAWESI UTARA JORONTALO JULAWESI BARA? OH OH OH .000 i05. 29.oo0 115.oo0 110.OO0 BALI OH OH OH OH OH 100.000 125.000 105.000 SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH LJrt ]ULAWESI TENGGARA JI MALUKU 3 2 .000 120.000 160.OOO 115. D. 10.000 130.K.000 130.OOO 105.O00 110. BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN AWA BARAT D.000 130. (5) oo.000 135.OOO 95.000 200.000 95.000 95.o00 to5. 150.OO0 95.OO0 85. JAKARTA OH UN OH OH OH 130.000 115.O00 20. zJ- I(ALIMANTAN (ALIMANTAN TENGJ{H SELATAN 140.000 r0.OO0 140. PROVINSI SATUAN FULLBOARD DI LUAR KOTA @\ 120. 30.OO0 150.000 95.000 100. AWA TIMUR L7 t6 t> 130.

000 r.000 '900.OOO 168.ooo r.OAA 3.OO0.200.850.OOO KEPULAUAN zuAU IAMBI JUMATERA BARAT ]UMATERA .482.400.817. (71 410.OOO 841.OOO 400.'ABAT ESELON I (4) 4.s96.820.OOO 816.000 379. KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENCAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA SORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SUI.000 720.ooo 380.810.OOO 370.OOO 720.000 3.OOO (21 \CEH ]UMATERA UTARA lIAU (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH (sl 1..O00 884.000 400.oo0.000 410.OOO L.oO0 l _299.603.000 280.o00 463.000 2.000 750.000 8.000 923.000 460.320.000 400.PEJABAT ESELON ]I PEJABAT ESELON III /coLoNGAN (6) 1.000 3.00O.OOO 850.OOO 5l4.000 L.858.000 1.AOO 4.000 539.000 904.OOO 484.580.O00 4.OOO 610.OOO 485-OOO 510.OOO OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 1.452.O00 450.000 460.OOO 700.OOO 470.000 330.OOO 528.O00 2.46.458.OOO 670.000 400.000 556.o00 1 .000 1.000.000.240.000 930.080.OOO 380. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR .AMPUNC ]ENGKULU .OO0 280.000 808.000 550.OOO 533.000 8t6.OOO 680.OOO 737.ooo r.OOO 420..720.O00 290_OOO 240.ooo 3s0.030.000.430.OOO 600.359.OOO 304.K.010.I.000 640.000 oH.2s0.000 3.O00 360.524.00o 356.030. O O OO O O 500.000 767.000 4.OO0 4.OOO 650.OOO 420.OOO r.000 802.OOO r.000 4.OOO 550.808.300.000 650.I.000 135_OOO 1.3.000 380.881.1 4 4 .030.AWESI TENGAH ).qo non 370.000 4.ooo 550.000 497.000 2.000 4 .000 770.000 1.OOO 1. SULAWESI TENGGARA I MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 4.O00 360.750. O 0 0 3l0.OOO 450.0O0 1.000 1.512.ooo 4.000 949.000 450.OO0.OOO U .OOO 7L2.458.000 L024.308.000 3.OOO l.664.AOO 150.SELATAN .OOO 1.220.QOO 1.ooo i.O00 .960.000 1. 1l o .222.206.o00 2.000 910:000 853.000 602. .OOO 816.000 1.620.000 OH OH 3 .o00' t.248.OOO 4ao ooo 400.030.O00 l.000 3.000 450.228.000 1.oo0 1.000 540.960.OOO 280.850.000 i.410.000 370.O00 374. SANGKA BELITUNG ]ANTEN IAWA BARAT ).000 4.1.000 .000 4.OOO 286.O00 375. o 0 0 2.o00 4.ooo 450.429.000 910.000 697.OOO 658.400.OOO 500.298.000 703.000 3.7s3.O00 465.000.OOO 599.O00 790.130.OOO 414.ooo 387.OOO 1.420^OOO PEJABAT NEGARA LAINNYA/ .. JAKARTA JAWA TENCAH D.000 1.260.070.000 3.o00 330.553.000 3. OH OH OH OH OH OH OH OH OH ].MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -12 - SATUAN BIAYA PENCITAPAJiI PERJAIANAN DINAS DALAM NEGERI TARIF HOTEL PROVINSI SATUAN PEJABAT NEGARA/ PE.000 IV PEJABAT ESELON IVl GOLONGAN III GOLONGAN 1 /tr (8) 370.000 1.000 436.ooo 1.

26 27 28 29 456 483 457 Yunani talia 3 0 . Chile Columbia 8 Peru 9 Suriname 1 0 Ekuador AMERIKA TENGAH 1 1 . 386 383 398 385 281 277 295 273 270 240 237 252 242 222 22L 22r 207 241 429 406 4t4 1 2 .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -13- 30 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI dalam U S$ NO (1) AMERII{A 1 NEGARA GOL. A GUL.. 24.28I 381 509 476 456 282 382 282 272 322 281 271 32r 24L 20 2I 22 23. C GOL. Kuba IJ Panama 318 305 307 282 261 272 28I 22L 277 EROPA BARAT L 4 Austria Belgia 1 6 . Rep. Portusal JI Serbia 422 520 '425 401 420 444 4t3 379 472 342 361 334 353 28V 242 372 242 313 333 352 246 24I 371 241 277 /l . 4+3 463 466 512 453 419 464 417 318 317 . Argentina A Venezuela Brazil 6 . GOLONGAN IJ GOL. Mexico +73 404 417 368 343 307 39s 464 436 415 277 323 341 316 2+2 287 297 24r 286 241. D {6) (2) UTARA (3) 527 nATT' @l (5) Amerika Serikat 2 . Swiss EROPA UTARA Denmark Finlartdia Norwegia Swedia Kerajaarr Inggris EROPA SELATAN Bosnia Her2eqovina Kroasia Spanyol 504 . 472 453 5\7 466 +27 409 465 436 275 354 288 313 286 587 534 342 432 34r 437 25. Federasi Jerman 1 8 . Belanda 1 9 . Perancis 1 7 . Kanada AMERTKA SETATAN 3.

MENTERI KEUANGAN BEPUBLIKINDONESTA -14- alam US$ 330 285 319 U .

Rakyat Cina 70 Honskong Iepalg 7I 72 Korea Selatan 7 3 . India 7 7 . 91. 88. A GOLONGAN GOL. 380 383 '374 '296 90. Papua Nucini 9 6 . C GOL. Korea Utara ASIA SELATAN 519 421 395 262 297 207 261 296 206 74. Singapura 84 85 86 Malaysia Thailand Mvanmar Laos Vietnam Brunei Darussalam Kamboia Timor Leste 412 424 381 392 368 87. 89. Philipina 8 3 . Uzbekistan R 1 Kazakhstan ASIA TENGGARA 392 456 352 420 287 334 25+ 333 42. Srilanka 385 339 352 343 226 196 t73 L72 t66 24L 181 r67 242 3+8 351 79. Pakistan 7 8 .ledonia Baru 9 5 . D (2) (3) 378 472 (4) (s) 238 320 303 326 238 207 287 (6) 206 286 ASIA TIMUR 6 9 . Afganistan 7 5 . 392 278 290 253 275 250 262 265 256 223 354 222 224 212 211 t97 202 204 197 t97 229 22r 221 2IL 201 196 196 196 r96 796 196 ASIA PASIFIK Australia 93 Selandia Baru ' 9 4 . IJ GOL. Bangladesh 7 6 . Iral 263 203 201 260 r82 t67 202 r66 181 ASIA TENGAH 8 0 . Ka. Fiii 92 439 392 403 246 42s 385 363 387 353 329 272 222 276 237 221 271 221 224 192 179 // . Rep.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 15- NO (1) NEGARA JLjL.

260 8.rsf (8) 3.630 4.620 4.130 3. 5. n 940 1.79O 3.85C 6.24O 3.29O 7.351 7.79O 8.150 (/ .shed PERWAKILAN.346 3.838 55C 1.49o 1.703 t. 29. PERWAKILAN " Dr Dhabi JAKAR?A .41O 3.730 2.500 6.860 2.O76 4.690 3.249 r.610 7.500 2.000 3.460 2.160 R 1CO 657 3 00r) 3.950 6. 7.C r. 26.O40 1.880 5.930 663 3.80O 5.090 .23 6.3+O 5.600 3.10O 4. L4.t63 '1.310 4.970 3.662 5.460 3. L6.370 2.410 4.7T2 2.67O 1.860 5.39O 10.O2O 1.949 660 10. orJ uoff? ?.7OC 7.Igo 5.976 4.810 2.220 2.590 3.590 4.850 530 r-479 1.430 tL. 22.450 8.27O 3.980 3. 32.190 2.4L3 1.150 3.Fr-.594 7.300 3.09c 3.L90 880 31.900 7.790 8.6\0 4. 3.220 6.346 u sel tc rarest t lpest 5.680 1.840 2.280 5.610 2.1.960 Frrsf (s) 3.2IO 5.67C 5.420 7.37O 1.300 3.160 3.89C 4.730 4.712 3.720 2.450 2.PERWAKILAN Publi.4'l. 3.ggg Town cas 4.081 6.550 7.910 1O.05C r.310 1. rgo [( nbo 2.800 7.473.376 2.660 4. 13.-q19 ___q.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -16- 31 AN BIAYA TIKET PEzuALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI IONE WAYI NO.594 8.080 4.86C 3.+50 3..3OO 9. 23.221 3.62 3.41C 4.65C 9.gLo 2.700 1. Business (41 3. L9.060 5.8q0_ 4.399 r.260 IL.200 3.890 2.730 3. (2\ (3) 1.82A R.306 3.880 9.520 3.020 4. 9.O80 3.810 2.. L7.23 6.6t2 7.279 1. 20.320 2.473 5.4. 18.75A 6.424 957 ? o?n 4 16? 730 I.820.140 ros Aires tfn 27.437 4.460 2.140 3.360 4.060 5.270 7.720 969 4.350 2.73O 3.106 924 1.6qO s Begawan tdad 4.750 2. 4.878 8.036 3.200 --.400 ia is Ababa r nan 2.750 9.4rO 960 2.232 7. 3kok ng rt rad .660 4 21) I 1. 15. 2.820 540 7. 25. JAKARTA Published Buslness (6) ffl 1.'1.380 6.2ro 3.950 3.82O 6.620 3.330 9. 28.060 1.620 3.1.49C 3. 6.ggg r ta ilia islava 2. 21. !l terdam ara manarivo na 4.060 3. 11.670 3.984 3.O76 5.450 8.990 t2. 8.

69.390 t.519 8.930 {s) 9.JAKARTA Pubtished (6) 3.3s0 3. 54.33O 97I 860 2.170 250 2. 50.5O0 Kuwait Lima Lisabon London L0.926 2. 55. Kopenhagen 2. Kota Kinabalu 64.030 3.030 1.180 L. 35.25O 6.260 6.roo 7. 58.550 3.490 3.4OO 2.060 450 360 530 1.470 7. 11 0 s90 980 2.200 4.010 2. 56.930 2.2I3 2.220 5.480 49r 2.270 3.880 r.700 5.730 5.015 1O.125 890 3.O80 5.24O 7.130 6.g Davao Citv Den Haag Dhaka (3) 3.245 1.357 r.62r 2.606 3.1LO 3. 68.470 3.Business @\ Frrsf (21 Damascus Dar Es Salaam Darwi.1.340 1.O4O 1.010 3. (1) 33.340 874 7.950 3.810 7.427 6.610 2.32C L.600 1.100 8.973 2.703 4.97L L.89O 3.t20 3.L6A 7.610 660 890 Houston Islamabad 2.780 6.470 3.700 6.L21 1.530 3. 45.59C (71 5.540 49r 2.310 2.420 L.410 4. 1. Kuala Lumpur Kuching 65.063 1.490 1.97O 1.740 r.550 4.O10 715 3. 34.190 2.12C/ 8.100 .07C First (8) 9.070 4.240 7. Helsinki Ho Chi Minh Hongkong 3.4.590 684 527 770 2.O90 6. Kiev 6 2 .230 1. 66.208 3.390 2.180 1.190 2.65C 7.802 1. 44.842 1.941 7.12A 4. 53.980 420 450 470 L.930 1.714 1.770 60.635 684 527 890 2.53C 3.740 2.540 3.700 6.130 1.601 2.180 .23O 4.700 840 1.92C I.500 3 .92C 2.420 6.740 3.7lQ 6 3 .O00 3.430 4.3.630 3.3rO 2.160 1.7lt 7. 36. Khartoum 6 1 .977 L.460 7.72C 5. 38.990 1.770 2.630 2.o2o 3. 37.720 948 686 Harare Havana 48 49.77C 3.290 4.630 8.859 2.5O0 2.ooo 5.409 6.600 5. 40.460 t.390 2.280 880 Dili Doha Dubai Fralkfurt 42.825 950 3. 46 +t Guangzhou Hamburg Hanoi 6.620 7.2L3 2.01C 1.745 750 1.630 3.620 4.060 609 3.I40 1.740 2.632 4. 43.120 4.ArO 1. 57.325 2. 59.530 828 686 1.150 4.T14 .420 3.95O 2.060 830 2.827 5.t67 300 2. 41 Dakar PERWAKILAN JAKARTA .400 2.!50 2.O30 /f/ .130 I.730 2.380 Istanbul Jeddah Jenewa Johor Bahru Kaboul Karachi 2.499 3.350 r. 51 52.166 2. 67.730 4.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -77dalam NO.260 2.350 1.52O 3.500 2.970 4.360 1.590 2.PERWAKILAN htblished PERWAKILAN .469 3.34O 990 3.124 6.39O 5.I20 4. 39.703 1.790 770 Business .600 3.

530 5.819 3.300 5.500 5.260 1.599 6.290 613 1.352 1. 75.690 650 3.eille 2.500 3.48O n Francisco a lago 5.7O3 1.700 860 I.390 7.814 2.100 6.73c 2.690 100.L29 436 970 4.617 4.830 1.880 3.120 Firs/ (8) 4.46A 1.540 7.690 12.040 2. 94.520 r.412 734 2.740 6.832 3.24O 5.914 2.960 1.610 1. 82.O6C rbay 4i lat 1.130 900 2.89O 4.650 levo I.900 t.580 3.595 3.34O 7. 80.460 3.300 3.690 1.492 2.840 6.280 3.927 4.980 9.450 3.4IO 5.52C 3.960 1.342 3.870 7.44I 5. 76.607 4.250 3.L 2.420 6.35C 7.s72 t. 79.130 York nea ia iva n rrna City maribo ng m Penh Moresby a F 3.4L7 1.870 5.7I0 1.8Oo 2.370 1.O50 5.O59 2.890 1. rid ama ila I.O90 rla 4.530 3.730 670 3.JAKARTA Published {6) L.611 '6.24O 5.439 L. 88. 5 5L 1.612 2.563 5.840 4.570 14.612 2.320 2. 95. LO6.280 2.910 7.620 6.080 2.O10 (71 3.538 6.9rO 1.990 4.O70 3.520 4. 81. 97.340 2.49o 2.650 2.937 74.412 734 2 .620 4. LO2.981 2.059 2.O70 613 I.785 6.162 9.670 1. 101.60C ryang h .51C 3.830 3. 74. ih 2.120 70.160 4.890 1.94O 5.loo i.49C 5.110 4.449 14.530 1.87O 4.580 1.595 4.080 7.500 4.190 t.680 950 2.1go 7.260 4.750 3.240 4.308 3.743 . 89.153 460 790 730 1. 78.87A 2. (1) PERWAKILAN JAI(ARTA .O7C 8.32O 4.690 r.980 rbi Delhi 3. 86.819 3.735 5.550 12.150 Firsf {3) PERWAKILAN .470 Business (21 ts \ngeles Q (s) 4.72O 8.310 2.080 5.250 g. 72.50C 1.790 2.760 1.28O 7.720 2. 87..239 2.200 4. 93.100 1.440 3.064 2.92C 7.620 3. 85.890 1.380 5.458 al AJ pl uto . 92. A r.O40 5.840 1.670 800 2.350 )ourne co City KOw' 2.3LO 970 2. 99.493 2. 103.206 2. 104.500 2.285 2.N€l Nrffir% WJELS €w4F KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK W -18- NO.390 6. 7L.000 1. 84.930 1 190 3.818 3.880 4.937 L3.I49 3.75C 5. 96.O4O 3. 91.809 2.342 3.PERWAKILAN Published Buslness ftl 3.818 4.4r7 3.809 2. 98.27o 970 2.480 9.36C 2.800 5.O50 ! 73.605 1. 105.699 6.800 1./ . 83.620 5.630 7. 94.900 3.9o5 r.882 2. 77.495 1.450 r.L62 8.94O 4.350 3.060 6.

550 T.190 2.4O5 4. Vanimo r.39O 647 5.76C 2.819 r22.5OO 4.+2O 2.360 2.733 2. Wellington tza.680 4.320 1.600 4.PERWAKILAN Published PERWAKILAN ..460 2.978 322 1.2OQ r2 7 .31. PERWAKILAN Q) JAKARTA .23C 1.760 2.9o4 1.97O 5.2rO L.0L7 647 r o 7 .890 4.990 2.640 1.192 3.27A 5.610 3.390 3. feheran 1 1 7 .444 5.200 6.580 2.4tO 3.733 r.660 4.O42 5.O7C 1.55C 8.670 4.590 2.87O 3. Shanehai 1 0 8 . Tunis t21.561 940 2.010 4.890 2.060 2.9Lt 7.250 1.770 5.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -19- NO.672 450 1. Tripoli r 2 0 .730 2.9o4 1.32C 3.51C r. Sydney 1 7 4 .O 2.190 r. Toronto 1 1 9 .380 4.ggo 1.L92 3.800 3.810 First .393 3.220 6. Washington :1. Var-rCouver 2. Vientiane r.97O 2.930 s00 2.930 890 6.100 6.19C 2.t20 3.1 ) (3) L.450 1.819 1.480 3.6r1 5.59C 4.420 3.25O 4.744 534 3.710 1.057 4.580 2.L+O 7..34C (s) 2.7LO 2. Tolryo 1 1 8 .570 3.290 5.230 4.720 1.280 3.310 1.62C 2. Warsawa 126.10C 9.420 3.48O 1. Singapura 1 0 9 .740 4.900 500 2.370 1.654 4.196 w\ 1.650 6.890 92C r2 3 .460 t. Wina r 2 9 .910 .03C 750 1.800 8.945 534 3.380 1.190 3. Windhoek 1 3 0 .370 3. lashkent 1 1 5 .JAKARTA PubtistLed Business (6) {71 1.840 2.840 3. Iawau t 1 6 .300 2.850 3.790 r 2 5 .980 r.256 5.320 950 3.810 950 3.(8) Business First (.940 2. Sofia 1 1 0 .990 r.920 8.390 420 1.200 6.010 350 L.755 750 1.405 4.654 4.14O 3.52O 7. Songkbla 1 1 1 Stockholm T T 2 . Yangoon 131. 1.800 2.100 9.480 1. Suva 11 3 . Vatican 124.890 900 L.050 4.

Pengeluaran dan/atau beban kerja Bendahara Pengeluaran sangat berat. dengan". Jumlah . honorarium yang dikelola untuk setiap DIPA. jumlah staf pengelola keuangan paiing banyak 3 (tiga) orang termasuk PPABP. Honorarium tersebut dibebankan pada masing-masing DIPA. Dalam hal terdapat yang kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan Bendahara . staf d. dapat diberikan honorarium sesuai dengan jumlah DIPA yang dikeiola. Menteri/Pimpinan Lembaga atau pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih Bendahara Pengeluaran Pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. // . pengeiola e. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) e{a3q. termaSuk PPABP. Henorarium Bendahara Pengeluaran pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. Kepada Penanggungjawab Pengelola Keuangan yang mengelola lebih dari 1 (satu) DIPA. Untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan kerja. di lingkungan Petugas Pengelola Pengguna Anggaran (KPA) dapat menunjuk PPABP honorarium Administrasi Belanja Pegawai (PPABP). Kuasa administrasi satuan belanja pegawai .t keseluruhan alcikasi dana un'uuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10% (sepuluh persen) dari pagu yang dikelola. staf pengelola keuangan sesuai dengan pagu belanja pegawai yang dikelolanya. Pengelola Keuangan pada berdasarkan besaran pagu ketentuan sebagai berikut: a. jumlah keuangan paling banyak 6 (enam) orang. Besaran diberikan mengacu pada honorarium. f.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -20- PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI Honorarium Perianggung Jawab Pengelola Keuangan diberi setiap satuan kerja. Untuk KPA yang dibantu oleh salah satu atau beberapa PPK. besaran honorarium sesuai dengan pagu masing-masing DIPA. b. Untuk KPA yang merangkap sebagai PPK. c.

1a Unit oleh Honorarium d.000. maka pemberian honorarium untuk Kerja ULP dan Kelompok Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa dinyatakan tidak berlaku. Hasil Pekerjaan diberikan Pejabat Penerima paket per diberikan Pekerjaan Penerima Hasil Panitia honorarium keii .00 (sepuluh miiiar rupiah). c.ilaksanakan sesuai dengan ketentuan kontrak.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA -.00 penyedia pada atau pemenang pada seleksi menetapkan jasa konsultansi iangsung untuk paket pengadaan .O0O. Barang/Jasa dan Kelompok Kerja ULP paling kurang 3 (tiga) orang. diselesaikan dan menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan d.2r- 2.O0O.000. b. Honorarium Pengadaan Barang/Jasa Pejabat Pengadaan Barang/Jasa a.0OO. Honorarium oleh Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diangkat Pengguna/Kuasa melaksanakan untuk Pengguna Barang/Jasa pemilihan penunjukan penyedia melalui barangfjasa paket pengadaan langsung/pengadaan langsung untuk barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling tinggi Rp2OO:000. Honorarium sedangkan per bulan.0O (dua ratus juta rupiah) untuk paket pengadaan jasa konsultansi yang bernilai paiing tinggi Rp5O.000.l .' ' penunjukkan dengan nilai di atas Rp10. . Honorarium Penerima Hasil Pekerjaan Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang ditunjuk oleh PA/KPA telah pekerjaan hasil terhadap penilaian melakukan untuk Iang.00(lima puluh juta rupiah).pada di atas nilai dengan lainnya baranglkonstruksi/jasa (seratus miliar rupiah). dan Rp1O0.000. Pengguna Anggaran diberikan honorarium (1) dalam hal: penetapan pemenang atas pelelangan atau penyedia melakukan pengadaan paket untuk penunjukan iangsung . Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa Layanan Pengadaan (ULP) dan Kelompok Ker.iberikan kepada pegawai negeri yang diangkat Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menjadi Kerja ULP untuk Panitia Pengadaan Barang/Jasa atau Kelompok Panitia Anggota pemilihan penyedia barang/jasa. (2) 3 .OOO. Catatan: Dalam hal Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan Kelompok Kerja ULP telah ditetapkan sebagai jabatan fungsional dan telah diberikan tunjangan jabatan fungsionalnya.0O0. melaksanakan Pengadaan .

perekayasa pertama yang diberi tugas berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang untuk melakukan perekayasaan. Honorarium Kelebihan {** Perekayasaan kepada diberikan Honorarium atas kelebihan jam kerja normal yang fungsional perekayasa yang terdiri dari perekayasa utama. Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi Instansi {SAI) Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data. pengikhtisaran sampai dengan peiaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada kementerian negara/lembaga sesuai dengan unit akuntansi masing. .negara diberikan kepada pejabat/pegawai di lingkungan pengguna barang dan kuasa pengguna barang yang melaksan akan.diberikan uang iembur dan uang makan lembur. pencatatan. Jumlah pejabat/pegawai honorarium selaku yang dapat d.tugas rutin selaku pengurus / penyimpan barang berdasarkan surat keputusan pengguna barang.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -22-. atas d. Catatan: Kementerian negara/lembaga tidak diperkenankan memberlakukan biaya Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dalam pgngelolaan SAI. Jumlah alokasi dana untuk honorarium Pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling tinggi sebesar IOo/o (sepuluh persen) dari penerimaan PNBP setiap satuan kerja. baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi. dan. SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN) Ketentuan mengenai jumlah a.orang. Honorarium Pengurus/Penyimpan Barang Milik Negara satuan Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi pengelola SAI adalah sebagai berikut: 7 (trauh) orang. JumJah staf/anggota 5 (lima) . paling banyak 4 (empat) j.asar Keputusan Menteri paling banyak bukan atas dasar Keputusan Menteri paling banyak 6 (enam) Honorarium pengurus/penyimpan barang milik.m sehari. perekayasa muda.^/ . ditetapkan dan b. Honorarium Pengilola Penerimaan Negara Bukan pajak (pNBpl Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk pengelola pNBp paiing banyak mengelola PNBP. ditetapkan orang. dengan tidak.iberikan pengurus/penyimpan barang milik negara paling banyak 4 (empat) orang pada tingkat pengguira barang dan 2 (dua) orang pada tingkat kuasa pengguna barang.masing. perekayasa madya.

diberikan dengan 1) berasal dari luar lingkup unit eseion I penyelenggara. 1 Honorarium Narasumber/Pembahas Honotarium memberikan masyarakat.kepada pegawai negeri (non fungsional peneliti/perekayasa) atas penugasan penelitian yang dilakukan di luar jam kerja normal diberikan honorarium paling tinggi sebesar 85% (deiapan puluh lima persen) dari honorarium kelebihan jam perekayasaan untuk perekayasa pertama. Dalam hal penelitian lperekayasaan dilakukan bersama-sama dengan pegawai negeri (non fungsional peneliti/perekayasa).berasal dari lingkup unit eselon I penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eselon I penyele nggara f masyarakat. sekretariat peneliti/perekayasaan. 2. koordinator pen-eliti. Catatan: 1. dan 2). Honorarium Penudang Penelitian/Perekayasaan Honorarium yang diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang terdiri dari pembantu peneliti/perekayasa. pengolah data./perekayasa./ .2 Honorarium Moderator Honorarium moderatbf diberikan kepada pegawai negerif non pegawai negeri yang melaksanakan tugas sebagai moderator pada kegiatan seminar I r akor / sosialisasi/ disemina si I fo ans group dis cus sion / kegiatan sejenis. 9 . . petugas' survey. Honorarium Kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/ focrrs Group Discussion/ Kegiatan Sejenis 9. pembantu lapangan yang berdasarkan surat perintah pejabat yang berwenang diberi tugas untuk menunjang kegiatan penelitian/perekayasaan yang dilakukan oleh fungsional peneliti/perekayasa Terhadap pembantu peneliti/perekayasa sebagaimana tersebut di atas yang berstatus pegawai negeri tidak diberikan uang lernbur dan uang makan lembur.pengetahuan kepada pegawai negeri lainnya/ narasumber pegawai negeri dapat. Honorarium penunjang penelitian lperekayasaan diberikan secara selektif dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektifitas.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -23- 8. Honorarium ketentuan: narasumber diberikan kepada pegawai negeri yang informasi l. . 9 . Pelaksanaan kegiatan seminar/iakor/sosialisasi/diseminasi/ foarc group dlscusslon/kegiatan sejenis dapat menggunakan jasa moderator dalam hal diperlukan.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

-24-

Catatan: Satuan jam yang d.igunakan untuk kegiatan

Seminar/rakor/sosialisasi/diseminasilfoc;.re group disanssionf sejenis . jam setara dengan pelajaran, paling 45 (emp'at puluh lima) *..,it.

kegiatan kurang

Honorarium Panitia Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/llocus Group Discassi on I Kegiatan Sejeriis Honorarium dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas sebagai panitia untuk melaksanakan kegiatan seminar/ rakor f sosialisasi/diseminasil foarc group discussion/kegidtan sejenis sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eseion I penyelenggara/ masyarakat. Dalam hal pelaksanaan kegiatan seminar/rakor/sosialisasi/diseminasi/ group dlscusslon/kegiatan sejenis memerlukan tambahan panitia yarrg
berasal dari non pegawai negeri harus dilakukan secara selektif denga.n mempertimbangkan urgensi, dengan besaran honorarium mengacu pad.a besaran honorarium untuk anggota panitia. Jumlah panitia maksimal Honorarium Honorarium melakukan berwenang. Honorarium Penyuluh 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta.

Non Pegawai Negeri

diberikan kepada non'pegawai negeri yang ditunjuk untuk penyuiuhan pejabat yang berdasarkan surat keputusan

Rohaniwan

Honorarium yang diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang ditugaskan sebagai rohaniwan pada saat' pengambilan sumpah jabatan. Honorarium sudah termasuk uang transpor bagi rohaniwan. Honorarium Kegiatan Tim Pelaksana Kegiatan dan Sekretariat Tim Pelaksana

13.1. Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan Honoiarium Tim Pelaksana Kegiatan dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non pegawai yang diberi tugas untuk melaksanaican Presiden/Menteri/Pejabat kegiatan berdasarkan surat' keputusa4 Setingkat Menteril.Pejabat Eselon IIKPA. .Terhadap tim pelaksana kegiatan yang dibentuk berdasarkan ketetapan Gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah dan sumber pendanaannya berasai dari AnggararL Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yar,g diberikan maka besaian honorarium .dalam pelaksana pelaksanaannya tim disetarakan dengan honorarium kegiataq yang ditetapkan oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri.

','

//

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

-25-

Ketentrran

pembentukan

tim adalah sebagai berikut:

a) mempunyai

keluaran jelas dan terukur; yang mengharuskan untuk mengikutsertakan

b) bersifat koordinatif . .eselon I lainnya;

c) bersifat temporer, pelaksanaannya

perlu diprioritaskan;

d) merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu bagi pejabat negaraf pegawai negeri disamping tugas pokoknya sehari-hari; dan" e) dilakukan 13.2 Honorarium secara selektif, efektif, dan efisien. Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan

Honorarium diberikan kepada pegaw ai negeri/non pega\Mai negeri yarlg diberi yang tugas untuk melaksanakan kegiatan administratif berfungsi pelaksana untuk kegiatan. menunjang tim kegiatan Sekretariat Tim bagian tidak Pelaksana merupakan Kegiatan terpisahkan dari tim pelaksana kegiatan. Sekretariat tim pelaksana kegiatan hanya dapat dibentuk untuk tim pelaksana menunjang kegiatan yang ditetapkan oleh Presiden/Menteri. Jumlah orang. Catatan: 1. Dalam hal tim telah terbentuk selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, kementerian negar al lernbaga melakukan evaluasi terhadap ungensi dan efektivitas keberadaan tim untrik dipertimbangkan menjadi tugas dan fungsi suatu unit organisasi, 2. Keikutsertaan kegiatan/tim honorariumnya pejabat negarafpegawai negeri sekretariat dibatasi tidak diatur dengan ketentuan: dalam tim pelaksana pemberian namun sekretariat tim peiaksana kegiatan paling banyak 7 (tu1uh)

hanya a. Pejabat negarafpejabat Ilil setiap' bulannya eseion yang bersumber dari diperkenankan tim menerima honorarium yang (DIPA) Kementerian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran . bersangkutan (termasuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan) paling banvak untuk 2 (dua) tim pelaksana kegiatan; b. Pejabat eseloh Ili1ry, dan pejabat fungsional serta pelaksana setiap tim yang bulannya hanya -ciiperkenankan menerima honorarium (termasuk bersumber dari DIPA Kementerian yang bersangkutan sebanyakdan Tugas Pembantuan) DIPA d,ana Dekonsentrasi banyaknya untuk 3 (tiga)-tim pelaksana kegiatan.

(/

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Honorarium

Tim Penyusunan

Jurnal

Honorarium tim pen5rusunan jurnal dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk rnenjrusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Unsur sekretariat adalah pembantu umum, pelaksana dan yang sejenis, dan tidak berupa struktur

rganisasi tersendiri. norarium Tim Penyusunan Buletin/Majalah Honorarium tim pen1rusunan buletin/majalah dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menJrusun dan menerbitkan buletin / maj alah, berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Majaiah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui p"*b."". Buletin adalah media cetak berupa selebaran atam majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu. onorarium Tim Pengelola Website
Honorarium tim pengeloia utebsite dapat diberikan kepada pegawai negeri

diberi tugas untuk mengelola uebsite, berdasarkan surat keputusan
pejabat yang berwenang. Website yang dimaksud leh unit eselon Ilsetara. disini adalah yang dikelola eselon II diberikan

Dalam hai utebsite yang dikeloia oleh unit vertikal setingkat i daerah. maka kepada pengelola website tersebut dapat norarium tim pengelola uebsite.

Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keu'angan pada Satker yang lola Belanja Pegawai , Honorarium penanggung jawab pengelola keuangan pada satuan kerja yang khusus mengelola belanja pegawai dapat diberikan kepada pegaryai negeri
yang -ditunjuk untuk melakukan kementerian negara/lembaga/satuan berwenang. rarium Sidang/Konferensi pengeloiaan belanja pegawai pada kerja sesuai surat keputusan pejabat

Internasional-Konferensi

Tingkat

enteri,

Senior Official Meetlng {Bilateral/ Regional/Multilateralf

onorarium sidang/konferensi tingkat menteri, internasional-konfrensi i.er officiat meeting (bilateral/regional/multilateral) dapat diberikan kepada pelawai negeri penyelenggar^ kegiatan sidang/konferensi yang Cihadiri/pesertanya : pejabat setingkat menteri atau senior oJficial

sarkan surat keputusan pejabat berwenang.
//

. 20... ketua dan wakil ketua lembaga negara. 19. Narasumber Kelas C Biaya tiket dan penginapan untuk narasumber tersebut ditanggung oleh penyelenggara. ' Senior Official Meeting (SOM) : : 3 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 2 lnari setelah kegiatan.ilTr# lXl J ff l*Tglijffi Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan ". Pegawai negeri penyeienggara kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. anggota lembaga negara. Satuan Biaya Narasumber Kegiatan di Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada narasumber non pegawai negeri WNI yang untuk kegiatan uorkshoplseminar/sosialisasi/sarasehan diselenggarakan di luar negeri.torkshop/ seminar/ sosialisasi/ sarasehan berskala internasional.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jumlah hari (paling banyak) pemberian honor: Kon-ferensi Tingkat Menteri (KTM) . pegawai negeri Gol IV/c ke atas. pe gawai geri ne penye lenssara giatan ke Tf. berkuasa yang menjabat kepala p"ttrrh. 2 hari sebelum kegiatan + hari dinas. besar duta perwakilan.. Honorarium Internasional Berskala Honorarium utorkshaplseminar/ sosialisasi/sarasehan berskala internasional dapat diberikan kepada pegawai negeri penyelenggara kegiatan u.. berdasarkan surat keputusan dari pejabat berwenang. Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan. Narasumber Kelas A : Narasumber non pegawai negeri yang disetarakan dengan Menteri. Jumlah hari paling banyak pemberian honor: t hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + t hari setelah kegiatan. : --Narasumber non pegawai negeri yang disetarakan dengan pegawai negeri Gol III/c sampai dengan IV lb dan perwira menengah TNI/Polri.-. perwira tinggi TNI/Folri.. . .Narasumber Kelas B : Narasumber nbn pegawai negeri yang disetarakan dengan duta besar luar biasa dan.

ujian akhir Semester dan ujian akhir. ujian tengah semester. surat pernyataan yarrg ditandatangani pelaksanan kegiatan oleh jawab kegiatan (pejabat minimal setingkat eselon IIll . melibatkan peserta dari eselon I lainnya/masyarakat. penanggirng kepala satuan kerja). d. surat tugas bagi peserta dari unit penyelenggara yang ditandatangani oleh pejabat setingkat eseion Il/kepala satuan kerja. /f/ . b. vakasi tidak diberikan unluk p"rry"l"rrggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA Vakasi dan Honorarium Penyelenggara Ujian Vakasi merupakan uang imbalan bagi penguji atau pemeriksa kertas ujian pad? pendidikan tingkat dasar. b. fullday.t tingkat tinggi. Satuan Biaya Uang Makan Pegawai Negeri Sipil {PNSI uang makan diberikan kepada pegawai berdasarkan jumlah hari masuk kerja.ndldik*. Honorarium Penyelenggara Ujian merupakan uang imbalan bagi pen1rusun naSkah dan. Satuan Biaya Uang Saku Rapat Di Dalam Kantor Uang saku rapat di dalam kantor merupakan kompensasi bagi pegawai pegawai negeri/non negqd yang melakukan kegiatan rapat yang dilaksanakan di dalam kantor sebagai pengganti atas pelaksanaan sebagian kegiatan rapatlpertemuan di luar kantor (fullboard.pengawas ujian pada pendidikan tingkat dasar. menengah.r dan menengah. dan tinggi. oleh pejabat e. Uang lembur merupakan kompensasi bagi pegawai negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang. satuan biaya pengawas ujian sudah termasuk Lrang transpor. dilengkapi dengan surat und. dan haffiag). Uang makan lembur diperuntukkan bagi semua golongan dan diberikan seteiah bekerja lembur paling kurhng 2 (dua) jam secara berturut-turut dan diberikan maksimal 1(satu) kaii per hari.angan yang ditandatangani setingkat eseion trI/kepala satuan kerja. tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Pada pendidikan tingkat dasb. menengah. negeri sipil yang dihitung Satuan Biaya Uang Lembur dan Uang Makan Lembur a. dilaksanakan c. vakasi dapat diberikan untuk ujian masuk. dan tinggi. Sedangkan untuk p. minimal 4 jarrr di luar jam kerja. Uang saku rapat di dalam kantor dapat dibayarkan sepanjang: a. dan f.

6 (enam) kriteria telah terpenuhi. Satuan biaya ini pada dasarnya merupakan bantuan yang diberikan pemerintah kepada pejabat negaraf pegawai negeri yang berkenaan. pengadaan bahan-bahan. Untuk satpam. Pengemudi. Dalam hal struktur organisasi pada kementerian negarallembaga. alokasi honerarium dapat ditambah paling banyak sebesar 15% (lima belas persen) dari satuan biaya. Honorarium Satpam. berdasarkan surat keputusan pejabat yang '' berwenang/kontrak kerja. . dan pramubakti dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan. t/ . Petugas Kebersihan dan Pramubakti Honorarium diperuntukkan bagi non pegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan'kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya. c. pengemudi..KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLTK -29 - Catatan: a' Uang saku rapat di dalam kantor . Satuan biaya ini sudah termasuk ongkos tukang. 26. saku rapat di dalam kantor belum termasuk 25. beSaran tersebut tidak termasuk seragam dan perlengkapan. biaya bongkar muat. Dalam hai ketentuan mengenai upah minimum'di suatu wilayah lebih tinggi aailpada satuan biaya dalam Peraturan Menteri ini. dan biaya angkutan barang dari tempat asal sampai dengan tujuan. Satuan Biaya Pengepakan Pindah Dalam Negeri dan Angkutan Barang Perjalanan Dinas Satuan biaya pengepakan dan angkutan barang perjalanan dinas pindah dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengepakan dan angkutan barang pindahan yarlg diberikan kepada pejabat negara/pegawai negeri yang dipindahtugaskan berdasarkan Surat Keputusan pejabat yang berwenang. maka satuan biaya ini dapat dilampaui mengacu pada ketentuan tersebut. dapat dibayarkan sepanjang b. hanya terdapat satu eselon I. Satuan biaya uang konsumsi rapat. petugas kebersihan. maka satuan biaya uang saku rapat di dalam kantor dapat diberikan untuk rapat yang melibatkan eselon II lainnya.

00 (seratus sembilan puluh ribu rupiah).n dan pelatihan yang diselenggarakan di dalam kota yang melebihi 8 (delapan) jam atau diselenggarakan di luar kota. Menteri serta setingkat Menteri). untuk 1(satu) hari sebelum dan/atau 1 (satu) hari sesudah pelaksanaan kegiatan. dan Rp130. /q/ .dinas' jabatan hanya dalam rangka peiaksanaan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan.grtasi dan/atau pelaksanaan kegiatan dan guna mempersiapkan penyelesaian pertanggungjawaban) dan peserta (karena faktor transportasi memerlukan diluar waktu waktu tambahan berangkat/pulang untuk pelaksanaan kegiatan) {apat dialokasikan biaya penginapan dan uang harian perjalanan dinas sesuai ketentuan yang berlaku. Catatan: . d. Satuan Biaya Uang harian paket fu|board. Satuan Biaya Paket Fullboard Uang Harian Paket Fullboard dan Fulldagl Halfdag di Dalam Kota di Luar Kota. Satuan biaya uang harian paket fuLtboard di luar kota diberikan kepada peserta dan panitia kegiatan rapatfpertemuan yang diselenggarakan di luar kantor sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan paket fullboard di luar kota.(karena Dalam rangka perencanaan penganggaran. Uang repres€ntasi diberikan kepada pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga tinggi negara.an futld. pejabat eselon I dan pejabat eselon iI pada saat melaksanakan perjalanan . Rp.000.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -30- Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya uang harian perjalanan dinas dalam negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari pegawai negeri/non pegawai negeri dalam menjalankan perintah perjalanarrdinas di dalam negeri.00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).190. Besaran uang representasi per hari masing-masing sebesar Rp250.oo (seratus tiga puluh ribu rupiah). Uang harian diklat diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang diberikan tugas untuk mengikuti kegiatan pendidikd.0oo.aU/haWag dr dalam kota diberikan kepada peserta dan panitia kegiatan rapat/pertemuan yang cliselenggarakan di luar kantor sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan paket fullboard dan fulldaA/haAdaA di dalam kota. kepada panitia faktor transp.o00.

negara akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. pertanggungjawaban disesuaikan 30.negeri sipil golongan IIIIc sampai dengan golongan IV lb dan perwira menengah TNI/Polri yang setara.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -31 - 29. pejabat eselon il. dan pejabat negara lainnya yang setara. Klasifikasi uang harian perjalanan dinas luar negeri adalah sebagai berikut: a. b. Golongan B c. uolongan u t' d. Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya penginapan perjaianan dinas dalam negeri merupakan satuan bidya yang digunakan untuk pengalokasian biaya penginapan dalam RKAK/L sesuai dengan peruntukannya. Golongan D Besaran uang harian bagi . pegawai negeri sipil golongan IV/c ke atas. merujuk pada besaran uang harian nbgara dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan. Golongan A menteri.' (/ . dan uang penginapan. transpor lokai. mekanisme dengan bukti pengeluaran yang sah. Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Negeri Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Luar Negeri merupakan penggantian biaya. uang saku. Dalam pelaksanaannya. keperiuan sehari-hari pegawai negeri/non pegawai negeri dalam menjalankan perintah perjalanan dinas di luar negeri yang dapat digunakan untuk uang makan. utusan khusus presiden (special enuog) dan pejabat lainnya yang setara. besarannya merujuk pada uang harian negara Kenya. perwira tinggi TNI/Polri. ketua. pegawai. penuh/kepala duta besar iuar berkuasa biasa perwakilan . termasuk pimpinan pemerintah lembaga non kementerian dan pimpinan iembaga lain yang dibentuk perundang-undangan peraturan dan berdasarkan pejabat eselon I. wakil ketua dan anggota lembaganegara. pegawai negeri'sipil dan anggota TNI'/Polri selain yang dimaksud pada huruf b dan huruf c. Contoh: Uang harian bagi pejabaflpegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Ugand4. duta besar.

isteri/suami Perkawinan. Untuk perjalanan dinas pindah antar mengikuti ketentuan sebagai berikut: perwakilan (cross-posttig) a. anak kandung.udara perjalanan dinas pindah dan diberikan untuk satu kali ja-lan (one utay). dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun. anak tiri. 2. dan anak angkat perempuan yang sah menurut hukum yang. Yang dimaksud a. yang menurut surat keterangan dokter mempunyai cacd. c. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur paling tinggi 25 (dua puiuh lima) tahun pada waktu berangkat. anak tiri. atau 3) klasifikasi Rrblished.. Satuan biaya ini diberikan kepada pejabat negarafpegawai negeri dan keluarga yaqg sah berdasarkan surat keputusan pindah dari Kementerian Luar Negeri yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari perwakilan RI di luar negeri atau sebaliknya.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -32- satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas pindah Luar Negeri (one wag) Satuan biaya tiket pbrjalanan dinas pindah luar negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pimbelian tiket pesawat. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas pindah Luar Negeri terdiri dari: 1) klasifikasi Firsf diberikan untuk Golongan A. Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi. d. dan tidak mempunyai penghasiian sendiri. berufiur lebih dari (dua puluh lima) yang dan tidak tidak bersuami mempunyai " "2F tahun penghasilan sendiri. b. anak tiri perempuan. anak kandung perempuan. dengan keluarga yang sah adalah: yang sah menurut ketentuan undang-undang 's.t yang menjadi sebab ia tidak dapat mempunyai penghasilan sendiri. diberikan untuk Golongan C dan D. pelaksanaan biaya' mutasi.h. anak kandung. 2) klasifikasi Business diberikan untuk Golongan B.. - (1 . ''htr. Catatan: 1. pegawai negeri dan/atau anggota keluarga dapat dilakukan sesuai dengan informasi yang diperoleh dari perusahaan travel dan ditetapkan oleh KPA/PPK. belum pernah menikah. khususnya biaya transportasi pejabat negara. atau. tidak termasuk airport fax serta biaya retribusi lainnya.

OS|2OIA hnggal.MENTERI KEUANGAN HEPUBLIK INDONESIA -33_ b. ttd. c) klasifikasi PublisLrcddiberikan untuk Golongan C dan D. b) kiasifikasi Busfness diberikan untuk Golongan B.W. KEPALA ENTERIAN AGUS D. MARTOWARDOJO . paling rendah klasifikasi Business untuk semua golongan. Salinan sesuai dengan aslinya MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. bahwa biaya transportasi pejabat negara lpegawai dan/atau anggota keluarga sesuai klasifikasi kelas moda transportasi untuk masing-masing golongan sebagai berikut: 1) moda transportasi udara terdiri dari: a) klasifikasi First diberikan untuk Golongan A. Pegawai Negara. 6 Mei 2OlO tentang Perjalanan Dinas Luar Negeri Bagi Pejabat Negara.A5/2Oll Pasal 20 huruf a. penetapan biaya transportasi tersebut agar tetap berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9T |PMK. serta 2l moda transportasi darat atau air. Dan Pegawai Tidak Tetap sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64lPMK.

2 Golongan I dan Golongan II Golongan III BIAYA PTMELIHARAI\N SARANA KAIVToR 4.500.GELAR 6.520.1. II Diklat Pimpinan Tk. b.ooo 8.770.430.860. .OqO SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL 2. Ke Bahasa Jepang c.Diploma IV dan Strata I OT OT 15. .200.OOO 3 SATUAN BIAYA LATIHAN 3.590.000 4 sAiUAN 4. Biaya Hidup dan Biaya Operasional .o00 220.15 4.580.1f 4.o00 630.360.2 4.74 4.OO0 15.000 ry .t25. IIi.OOO 12.17 Inventaris kantor PersonalKomputer//Votebook Printer AC Split Genset lebih kecil dari 50 KVA Genset 75 KVA Genset l0O KVA Genset 125 KVA Gensel l5O KVA Genset 175 KVA Gensel 2OOKVA Genset 250 KVA Genset 275 KVA G e n s e t 3 O OK V A Genset 350 KVA Genset 450 KVA Genset 500 KVA Pegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun IJnit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun 70.300. IV PRAJABATAN Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 30.oao 160. Ke Bahasa Mandarin. Belanda d. Dari Bahasa Inggris b.OOO 14. DAN PDNGETII(AN Dari BahasaAsing ke Bahasa Indondsia a.26i.OOO 27.2SO.000 6. Dari BahasaJepang c.boo 160.000 220. Dari Birhasa Mandarin.3 4.3 Diklat Pimpinan Tk.OOO D SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN 5.8 4.5 4. Ke Bahasa Asing Lainnya. Dari Bahasa Indonesta.000 600. Belanda d. Dari BahasaAsing Lainnya Dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Asing a.16 4.I2 4.940.000 160.Dipioma I dan Diploma III .LAMPIRAN II PERATURAN MENTERT KEUANGAN REPUBLIK I N D O N E S I A NOMOR TENTANG STANDARBIAYA MASUKANTAHUN ANGGARAN 2014 KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI dalam NO 1 URAIAN SATUAN (3) BIAYATA 2014 (41 {21 SATUAN BIAYA UANG TRANSPOR KEGIATAN DALAM KABUPATEN/I{OTA 1 2 Orang/Kali 11o. Jermarl e.2 2.'HAlaman Halaman Halaman Haiaman Jadi Jadi Jadi Jadi Jadi 6 SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/NON.000 7.000 22.1 Program Diploma I.OOO 220.6 4.OOO 220.OOO 5. Jerman e.OO0 9.OOO 5.1 4.1 3. DALAM NEGERI Halaman Halaman Halaman Halaman Halaman Jadi Jadi Jadi Jadi Jadi 140.13 4.545.4 4.OO0 1 l.7 4.oo0 530.OOO 13.iO 4.Dari Bahasa Prancis. dan Diplorna lV/Strata 1 a.1 2.O00 140.470.OOO 18.820.00O 22.000 160. III Diklat Pimpinan Tk.OOO 16.250.230.0OO 19.200.9 4.2 Halaman .OOO '20. Ke Bahasa Prancis.

000 20.O00 Bulan/Unit Bulan/Unit NARASUMBDR (PAI{AR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUSI SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/DISEMINASI/.OOo // .250.OOO.800.700.000 15.500.000 OT OT OT OT 19.500.o00 17.FOCUS UNTUK GROUP 3.oo0 2.000 1.750.lis 2 OT OT OT 1.000 18.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK ]NDONESIA -2- BIAYA TA 2OI4 ang Buku dan Referensi per tahun Diploma I Diploma III Diploma IV dan Strata 1 am Strata 2/SP-1 dan Strata 3/Sp-2 Strata 2 dan Spesialis I Strata 3 dan $pesiatis 2 ang Buku dan Referensi per tahun Strata 2 dan Spesialis 1 Strata 3 dan Spesia.000 OJ 14.000 2.000.OO0 r.000 22.000 r.000 19.250.300.o00 5.

O00 36.000 36.OOO 27.OOO 48.000 52.000 45.OOO 36.OOO 27.000 42.000 45. JAIGRTA t4.000 45.O00 34.7: BARAT + 000 4 4 4 ooo .OO0 APUA 48.o00 52.000 4 l_000 41.000 32.OOO 34. IAWA BARAT 1 3 .000 36. NUSA TENGGARA TIMUR 42 0r}o 4 4 2 0 . GORONTALO ULAWESI ?_.000 42.OOO 8.OOO 41.000 36.000 25.000 45.000 60-000 41.O00 34.OOO 42.OOO 27.I.000 41.000 s1.000 5i.000 30.000 41.ooo 4 000 36.000 5 1.000 41.OOO 3 l_000 31.I(.000 42.000 42.000 30. D.OOO JAMBI SUMATERA BARAT SELATAN 36. SULAWESI UTARA 2 6 .000 34.OOO 32.000 ooo 000 30. I(ALIMANTAN TENGAH 2 2 .OOO ?s narn 25.o00 o00 oF.000 2 4 .O00 4tn n 1 9 .000 32. LAMPUNG 9 .OOO 27 Dno 27.OOO KEPULAUANRIAU J.OOO 25.OOO 37.ooo .000 41.000 36.000 36.t OH 24.000 s1.OOO t 2 .000 !7.OOO 36.000 42.000 45. \CEH SUMATERA UTARA RIAU r3l OH OH OH OH OH 15l tRl 45.I.OO0 27. PAPUA BARAT 48.OOO 42. KALIMANTAN .000 60.000 42.000 30.OOO 32. ]ANCIq BELITUNG 1l ]ANTEN 45.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -3- 9.000 ?t non 32.000 42.OOO 42.000 36. 27. ULAWESI SELATAN sr.000 51.OOO 35.000 36.000 51.000 52.O00 32. KALIMANTAN SELATAN I(ALIMANTAN TIMUR 41.000 36.000 42. \4ALUI(U UTARA JJ OH OH OH OH OH OH .000 51.000 37.OOO OH D.000 36.OOO 3?.OOO 36.000 36.000 36. YOGYAI(ARTA 34.OOO 41.OOO 34.000 32.BARAT 2 1 .OOO 32.000 30:000 30-ooo 30.000 36.000 36. JAWA TENGAH15 lo 34.OOO 34.000 48.000 36.000 51.000 36.000 45.000 45.000 35.000 37.000 52. 36.000 34.O00 t{ . 18 42.000 36 00() OH OH OH OH OH OH 32.000 34.OOO 6.000 34. BENGKULU 1 0 .000 30. SULAWESI TENGGARA o 1 .O00 42.2 Pengadaan Bahan Makman TNI/POLRI NO PROVINSI SATUAN OPERASI PASUKAN DAN LATIHAN BAGI Ai!GGOTA TNI/POLRI DIKMA BAGI ANGGOTA TNI/POLRI DIKLAT LAINNYA/PRA.000 51.000 36.000 5r.OOO ca nno 27. SULAWESI TENGAH 3 0 .OOO 36. TUGAS OPERIISI BAOI ANGGOTA TNI/POLRI ANGGOTA YANG SAI(T BAGI ANGGOTA TNI/POLRI 17l TAHANAN ANGGOTA TNI/POLRI t2l 1 3.O00 34-OOO 30.OOO 29.000 37.000 35 000 36.OOO JAWA TIMUR BALI NUSA BARAT 25. MALUI(U 3 2 .OOO 36.o00 30.000 36. KALIMANTAN UTARA 2 5 .000 45.000 52.000 30.000 30.000 41.000 42.000 30.OOO 27.OOO 42.OOO 31_OOO OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 42.OO0 41.ooo 30.O00 34.OOO 25.000 .

000 30. ] A L I 1 8 .OOO 38.OOO 17.OOO 25. KALIMANTAN TIMUR 24. MALUKU UTARA JJ.OO0 36. SUMATERAUTARA J.000 30.000 37.OOO OH OH D.0o0 30.000 38.000 38.I.000 32. 25. PAPUA BARAT /ll .OOO OH OH OH 36.000 32. OH OH OH OH MALUKU 32.000 32. OH OH OH OH 32.B A N T E N 12.O00 32.OOO 30.ooo 30.000 30.OOO 32.000 32.O00 30. 30.K. D.OOO .OOO ?APUA 44:000 44.000 30. KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARA? SULAWESI SELqTAN ULAWESI TENGAH ULAWESI TENGGARA 36.000 38.000 36. JAWA TIMUR 25.000 t9.000 30. JAWA'TENGAH 1 5 . BANGI(A BELITUNG 11. .o00 30.000 25. 29. RIAU KEPULAUAN JAMBI' RIAU 1.oH 'oH oH. KALIMANTAN SELATAN 2 3 .000 37.000 25.OOO 27 -OOO OH OH OH 9 .OOO 27. 28.ooo 27.000 27.000 30.000 32.ooo 27. 26. YOGYAKARTA r o .000 30. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT OH OH OH OH 30.000 36.OOO 35.000 38.o00 25.000 36.000 32. NUSA TENGGARA BARAT 32.OOO o 8.OOO 3 4 .OOO 36.oo0 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 .OOO L 4 .I. 36.o00 30.000 30. JAKARTA' OH OH OH OH OH OH OH 32.ooo 30. 27.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -'4 - q? Pengadaan Bahal Makanal pasien Rumah sakit dan penyandarrg Masalah Kesejahteraan Sosial (pMKS) NO PROVINSI SATUAN PASIEN RUMAH SAKIT PENYANDANC MASALAH KESEJAHTERAAN sosIAL (PMKSI {5} 27. SUMATERABARAT 3UMATERA SELATAN LAMPUNG OH UN 32.AWA BARAT 1? 32. BENGKULU 1 0 .OOO 27.OOO QI I qCEH {31 OH I4l 2 .000 32.000 25.OO0 so.000 36.OOO 3' OOO 27.000 36.OOO 27.O00 27.

0O0 27.000 36.000 9P-: Ja.OOO OH UH KEPULAUAN RIAU AMET 6.000 32.000 30.000 36. GORONTALO .000 18.000 a.000 30.OOO 32.000 20.OOO 32-OOO 32.ooo 30.000 22.000 38.OOO 27. YOGYAKARTA OH OH UH 17.000 20. 27.ooo 38.OOO 9.000 38.? ?1.OOO 32.000 44.000 8.OOO 27.000 44.o00 :?o nnn r0. SULAWESI UTARA 26.000 30. SULAWESI TENGAH 3 0 .000 38_000 38.000 37. JAWA TIMUR 30. KALIMANTAN OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 30_ooo 30.000 25. SUMATERA BARAT 27.OOO 27.000 20.000 36.000 30.o00 30. 32.000 36.000 25.000 36.O00 20.000 20.OOO 22.000 36.O00 7.O00 37.OOO 27.000 25.000' I 8.ooo 30.000 32.MENTERT KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -5- 9.000 18. .000 37.OOO SULAWESI BARAT SELATAN 36.000 7.000 2s.000 32. B A L I 1 8 .000 30.000 ?6 non 2 0 KALIMANTAN 2 1 . SULAWESI 2 9 .o00 30. JAI(ARTA JAWA.AMPUNG ]ENGKULU ]ANGKA BANTEN SELATAN 27.000 30.000 37. 32.PADA KAPAI NEGARA PETUGAS SROP DAN VTIS t2l t3l OH UE I7l L.000 36.000 36.000 17.000 32.000 36.o00 30. nnn 32.000 7. 36.000 25.OOO 27.000 36.000 32.000 30.000 36.000 32. PAPUA BARAT /tr .000 27.000 32.000 27.OOO BELITUNG 25.000 30.O00 27.000 18.000 36.OOO SUMATEM UTARA RIAU 27.OAA 27. 25.000 20.O04 2?.O00 32.000 r8.000 25.OOO 1 6 .OOO 38.K.OO0 27.OOO 24.000 30.OOO 36. \CEH 18.000 20.000 36.000 32.OOO 32. MAIUKU UTA.000 25.000 25.000 32.O00 27. SULAWESI TENOGARA 31 IALUKU APUA 30.000 25.OOO 38.000 20.OOO 32.000 44.OOO 3() nnn 30.OOO 32.000 8.4 Pengadaan Bahan Makanag Lingkup perhubungan NO PROVINSI SATUAN KDLUARGA PENJAGA.000 20.RA 22.OOO qt nnn OH OH OH OH OH OH OH OH OH ]UMATEM 8.000 36.000 ?n nnn 30.000 30.O00 36.000 30.OOO 27.000 30. NUSA TENGGARA BARAT 19 VUSA TENGGARA TIMUR BARAT TENGAH SELATAN TIMUR UTARA 32.000 30.OO0 25.ooo 30.O00 3t 32.000 30.000 38.ooo 32.000 22.OOO 17.000 20.000 38.000 38.000 36.OOO 2 5 .ooo JAWA IJA}<AT D.000 30.ooo 30.000 25.000 30.000 20.ooo 32.OOO 27. KALIMANTAN 2 2 KALIMANTAN 2 3 .oo0 30.000 8.000 ?n nnn 36.OOO 36.OOO OH 22.OOO D.OOO 27.O00 32.000 7. TENOAI{ IJ. MENARA SUAR (PMs) t4l PETUCAS AE}K CADANGAN PENGAMATAN PADA KAPAI LAUT NEGARA ABK AKTIF .000 44.I.I.000 25.OOO 8.

OOO 42. NUSA TENGGARA BAMT 1 9 .000 30.OOO 37-OOO 32.OO0 36.I.OO0 6. JAWA TIMUR 30.000 34.000 32.K.000 36.000 41. ]ULAWESI UTARA 2 6 .O00 . fORONTALO 27.OOO 44. SULAWESI TENGGARA 2t MALUKU aq JJ.000 34./ .OOO 37. KALIMANTAN 2 7 KALIMANTAN 22.oo0 30.000 42. JAKARTA L 4 .000 41.OOO 20.OOO 36.OOO 17.OOO 36. BDNCKULU BELITUNG 1 0 .O00 32. KALIMANTAN UTARA 25.OO0 41.000 38.000 41.000 30.oo0 30.OOO 2 .O00 36.0O0 37.OOO 36.O00 44. KALIMANTAN BARAT TENCAH SELATAN 23.AOO 48.000 37. KALIMANTAN TIMUR 24.000 34.OOO 37.OOO 37. NUSA TDNGGARA TIMUR 38.000 42.MILITER .I.OOO 41.OOO 9.OOO KEPULAUAN RIAU TAMB I SUMATERA 37.l q.OOO MALUKU PAPUA UTARA 38. 3UMATERA UTARA RIAU 4 32. ]ULAWESI BARAT 2 A .tenesrswnT SISWA SIPIL MAHASISWA MILI?ER/SEMI .000 36.000 36.OO0 D.OOO OH OH OH 41.000 41. Pengadaan Bahan Makanan Mahasiswa NO PROVINSI SATUAN fi.OOO 38. PAPUA BARAT 48. B A L I 1 8 .OOO 32.000 34.5 .OOO 42.OOO 32. OH OH OH 36.OO0 32.000 37. SULq. BANGKA 1t l1 BANTEN JAWA BARAT D. JAWA TENGAH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 30.000 32. SUMATERA SELATAN R LAMPUNG 32.000 34.ooo 38.OOO 36.000 41.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -6- 9.000 34.o00 30.OOO 42.WESI SELATAN SULAWESI TENGAH OH OH UN 41.O00 36.OOO 41.OO0' OH OH 34.000 37. YOGYAKARTA 1 6 .000 37.000 47.CEH OH OH OH OH OH BARAT OH OH OH OH OH 32.

K. BENGKULU 39. KALIMANTAN UTARA 25.000 39. JAKARTA t 4 JAWA TENGAH tJto.0O0 KALIMANTAN TIMUR 2 4 .OOO 34.o00 42. MALUKU UTARA PAPUA OH OH OH OH 49.O00 OH OH OH SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 36.000 55. JAWA BARAT 1 3 . OH OH OH 39.OOO UTARA OH OH OH 41:OOO 36.I.OO0 39.000 33.000 36.000 36. YOGYAKARTA JAWA TIMUR 32.000 38.I.OOO 33. SULAWESI SELATAN ca JU.000 39. 28.000 38. OH OH OH OH OH OH D.000 42.0O0 UN OH OH OH OH UN 8.O00 49.000 1 9 . YUSA TENGGARA TIMUR on KALIMANTAN BARAT 2 7 KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN ZJ 36.OOO L7. SULAWES] BARAT.ooo 38. D.OOO 38. LAMPUNG 9 .000 37. B A L I 16.000 39.000 39. NUSA TENGGARA BARAT OH utt OH OH UE 37. 3ORONTALO 27. PAPUA BARAT 1/ .OO0 40.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -I 10 SATUANBIAYA KONSUMSITAHANAI{ dalam NO PROVINSI JA I UAI\ BIAYA TA 2014 r?l ACEH SUMATERA RIAU 4 5 6 UN 43.000 41.OOO 1 0 .000 36. SULAWESI UTARA 2 6 .000 40.000 41.OOO KEPULAUAN R]AU AMBI UMATERA BARAT SUMATERA'SELATAN 35. BANGKA BELITUNG 1l BANTEN L2.OOO 3 1 MALUKU 3 2 .

200.000 1.440.800.410.O00 1.000 57.430.200.440.000 1.000 61.000 57.OOO t2 iJ \L Satker/Tahun Satker/Tahun' Satker/Tahun KALIMANTAN TIMUR.000 1.800.000 1.800.000 56.000 1.000 1.430.410.600.oo0 56.O00.750:00O 1"600.000 1.000 r0 SULAWESI TENGGARA I o Satker/Tahun Satker/Tahun 3 '4 Satker/Tahun 'oT // .000 1. YOGYAKARTA 6 Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun BARAT Satker/Tahun 57.000 1.000 58.000 58.L] NUSA TENGGARA 7 I 57.420.400.w /\A lN\ R .000 61.000 56.000 57.350.000 57.200.800.400.000 1.440. KALIMANTAN UTARA iJ SULAWESI UTARA SULAWESI BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahtrn' Satker/Tahun i6 GORONTALO iB i9 1.200.000 54.800.000 1.400.O00 56.430.400.400.O00.000 57.000 56.000 57.430.200.600.200.oo0 r.000:000 1.600.000 1.000 57.000.000 1.440:000 1.000.200.0OO 1.000 70.OO0 Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun D.800.000 1.I.OOO 5 6 Satker/Tahun Satker/Tahun v.430.470.800-000 57. SATUAN BIAYATA 2014 KI MEMILIKI LEBIH DARI 40 PEGAWAI SATUAN OT BIAYATA 2014 r.200.525.000 57.000 56.200.000 1.000 1.0OO JAWA TENGAH D.800.000 57.OOO 1.000 1.000 r9 NUSA TENGGARA TIMUR t0 KALIMANTAN I Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun BARAT TENGAH SELATAN KALIMANTAN KALIMANTAN 1. BENGKULU t0 BANGKA BELITUNG 11 BANTEN t 2 JAWA BARAT t Satker/Tahun Satker/Tahun 56.000 56.430.525.600.420.420.420.000 1.000 57.430.430.O00.000 1.430. \=z'fir-s /llh MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W 8- %.OO0 9 .000 1.000 57.000.430_OOO 1.600.0O0 56.470.O00 58.450.000 OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT T r. a SUMATERA SELATAN LAMPUNG Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 1.440.420.uN= I SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN DI DALAM NIGERI alam N PROVINSI MEMILIKI SAMPAI DENGAN 40 PEGAWAI .420.Iil.o00 56.420.460.200. 4 JAKARTA 1.000 SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH MALUKU MALUKU UTARA APUA PAPUA BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 56.000 64.000 1 o ICEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 57.OO0 JAWA TIMUR BA.

000 12. 9 .000 13. SULAWESI UTARA 2 6 . YOGYAKARTA 17 18 1 6 .O00 13.OOO 12. KALIMANTAN.000 13. 6.ooo 12.OOO +. 2 3 .000 18. SORONTALO 2 7 .000 13.I. 5.+. BANGI(A BELITUNG l1 BANTEN 1 2 .I. KALIMANTAN BARAT 2I KALIMANTAN TENGAH 12. KALIMANTAN UTARA 25. PAPUA BARAT 15.hun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pesawai/Tabun Pesawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawaj/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun (41 13.OOO SUMATERA SELATAN LAMPUNG 8. SULAWESI SELATAN 2 9 . KALIMANTAN SELATAN .000 13. (1) I PROVINSI SATUAN BIAYA.000 r.000 16. JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 .000 14.TA 2014 (21 {CEH SUMATERA UTARA RIAU I(EPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT (3) Pesawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Talaun Pegawai/Ta.OO0 MALUKU 3 2 . SULAWESI TENGAH 3 0 .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -qL2 SATUAN BIAYA MAKANAN PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH rupiah) NO. BENGKULU 1 0 . TIMUR.000 13. SULAWESI BARAT 28.0O0 13.O00 12.000 13. 2 4 . JAWA TENGAH D.000 12.ooo 13.3.000 13.K.OOO 12. 17 12.000 13.000 II .000 13.OOO 13. MALUKU UTARA PAPUA J.000 13. SULAWESI TENGGARA a1 12.OO0 13.OO0 2 2 .O00 13. D.000 12.000 13. JAWA BARAT lJ.000 13. JAKARTA L4.

tr\\\\

,(\

.ciir .a

/)h

NFSIFI:/ \:a'q:-r'si\i=4FEg

i

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

W
-10-

ruIUA_

13

SATUAN BIAYAKONSUMSI

RAPAT

NO 13.1

PROVINSI R.APAT KO ORDINASI TINGKAT \dENTERI/ ESELON I/ SETARA RAPAT BIASA

SATUAN
Qrang/Kali

MAKAN 104.000

KUDAPAN (SNACK)
tl

46.OOO

13.2

1 3 . 2 . 1 ACEH 13.2.2 SUMATERA UTI|RA L3.2.3 R I A U 13.2.4 KEPULAUAN RIAU 13.2.5 J A M B I 13.2.6 SUMATERA BARAT 1 , 3 . 2 . 7 SUMATERA SELATAN 3 . 2 . 8 LAMPUNG 3 . 2 . 9 BENGKULU 3 . 2 . 1 0 BANGKA BELITUNG L3.2.tL B A N T E N 13.2.L2 JAWA BARAT 1 3 . 2 . 1 3D.K.I. JAKARTA 13.2.t4 JAWA TENGAH

Orang/KaJi Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orare/Kali Orarre/Kali Orang/Kali Orarte/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orare/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali
Orane/KaIi

45.000 43.000 38.000 37.O00 35.000 41.000 41.000 38.000 41.000 38.000 41.000
42.OOO

14.000 12.00c 14.00c 18.00C 16.00C 15.000 16.000 16.000 15.000 16.000 13.O00 13.000 16.000 12.000 12.000 13.000

44.000

3s.000
34.000 41.000 41.000 39.000 39.000 40.000 38.000
42,OOO

3 . 2 . r 5 D.I,

YOGYAKARTA

1 3 . 2 . L 6 JAWA TIMUR 13.2.r7 B A L I 3 . 2 . 1 8 NUSA TENGGARA BARAT 3 . 2 . I 9 NUSA TENGGARA TIMUR 3 . 2 . 2 0 KALIMANTAN BA.R,AT 13.2.21 KALIMANTAN TENGAH 13.2.22 KALIMANTAN 13.2.23 KALIMANTAN t3.2.24 KALIMANTAN 13.2.26 GORONTALO t3.2.27 SULAWESI BARAT 13.2.28 SULAWESI SELATAN 3 , 2 . 2 9 SULAWESI TENGAH 3 . 2 . 3 0 SULAWESI. TENGGARA 3 . 2 - 3 1 MALUKU 3 . 2 . 3 2 MALUKU UTARA 3.2.33 P A P U A 3 . 2 . 3 4 PAPUABARAT
SEI,ATAN TIMUR UTARA

1s.000
16.000 20.000 15.000 13.000 13.000 15.000 15.000 16.00c 13.00c 14.00C 13:00C 13.00c 18..00c 18.000 19.000 29.00c 23.000

Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali
Orane/Kali

40.000 40.000 41.000 40.000
42.OOO 42.OOO

t3.2.25 SULAWESI UTARA

Orane/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orcne/KalL Orane/Kali Orane/Kali Orale/Kali' Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali

38.000
38:0OO 44.O00

51.000 57.000 51.000

(/

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

L4

SATUAN BIAYA PENGGANTIAN IT{I/ENTARIS LAMA DAN/ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGATVAI BARU

ru NO.
PROVINSI

SATUAN (3)
Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tallun PegawailTahun Pegawai/Tahun Peeawai/Ta-hun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Ta-hun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Ta.hun Pegawai/Tahun . Peeawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun

BIAYATA 2014
t4l

(U
I

(2\
ACEH RIAU

2 . SUMATERA UTARA
4. 6. 8. 9. KEPULAUAN RIAU ]AMB] SUMATERA BARAT

SUMATERA SELATAN
LAMPUNG BENGKULU

1 0 . BANGKA BELITUNG 11 BANTEN
JAWA BARAT 1 3 D.K.I. JAKARTA
LZ
aa

JAWA TENGAH D,I. YOGYAKARTA

1 6 . IAWA TIMUR
L7, 3ALI

tB. 19. 20. 21, 22. '23. 24. 25. 26. 27. 28. 29 30 31 32

NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR, KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA iORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA

1.570.000 1.480.000 1.490.000 1.470.000 1.520.000 1.510.000 1.490.000 1.490.000 1.480.000 1.460.000 1.490.000 1.480.000 1.510 000 1.570.000 1.560.000 1.490.000 1.570.000 1.510.000 1.440.000

t.470.ooo
1.550,000 1.480.000 1.460.000 1.460.000 1.450.000 1.430.000 1.400.000
1.520.000

MALUKU
MALUKU UTARA

PAPUA 34 PAPUABARAT

1.450.000 1.540.000 i.600.000 1.650.000 1.850.000 1.750.000

/r

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

_12_

15

SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN 15.1 Peiabat

DAN OPERASIONAL

KENDARAAN

DINAS

alam ru NO.

PROVINSI

SATUAN

BIAYATA 2014

1 2. 3.1

3.2
o.o

3.4
J.J

(2) PEJABAT NEGARA PEJABAT ESELON I PEJABAT ESELON II C.CEH ]UMATERA UTARA 3IAU KEPULAUAN RIAU
JAM.BI SUMATERA SEI..A,TAN

(3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun Unit/Tahun

(4)

40.350.000

37.470.000
37.590.00C

37.220.04C
37.220.OOO 37.410.00C 37.540.000 37.520.000 37.2tO.OOA 37.620.000 37.290.000 37.480.000 37.430.000 37.360.000 37.590.00C 38.410.000 38.270.000 37.580.000 38.640.000 37,920.000 37.320.OOO 37.860.00C 38.860.00C 37.990.00C 37.720.OOa 37.720.OOC 37.650.00C 37.430.00C 36.670.00C 37.950.00C 37.730.000 38.690.000 37:740.000 37.620.000 38.030.000 37.990.000

3 . 6 SUMATERA BARAT
a. r7

Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

3 . 8 I"{MPUNG 3 . 9 BENGKULU 3 . 1 0 BANGKA BELITUNG 3 . 1 1B A N T E N
J.I

JAWA

BARAT

3 . 1 D.K.I. JAKARTA 3 . 1 . JAWA TENGAH 3 . 1 D.I. YOGYAKARTA 3 . 1 6 JAWA TIMUR 3 . 1 7B A L I 3 . 1 8 NUSA TENGGARA BARAT 3 . 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 3 . 2 0 KALIMANTAN BARAT 3 . 2 1 KALIMANTAN TENGAH

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

UnitlTahun
Unit/Tahun

s.22KALIMANTAN

SELATAN

3 . 2 3 <ALIMANTAN TIMUR 3.24 KALIMANTAN UTARA 3.25 ]ULAWESI UTARA 3 . 2 6 GORONTALO 3.27 SULAWESI BARAT 3 . 2 8 SULAWESI SEI.,ATAN 3 . 2 9 SULAWESI TENGAH 3 . 3 0SULAWESI TENGGARA MALUKU 3 . 3 2MALUKU UTARA
eaa

PAPUA

3 . 3 2 PAPUA BARAT

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun .Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun

//

130.810.570.540.000 34.910.00C 35. Roda6.000 3.710.520.280.300. NUSA TENGGARA TIMUR 20. PROVINSI RODA EMPAT DOUBLE GARDAN RODA DUA t 1 (21 \CEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI ]UMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN 4 6.000 3 5 .OO( 3.000 7/ .000 32.OO0 3 3 .0O0 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 . 0 0 C 34.00C L7.trI 3. 5 1 0 .060.830.00C 3.000 32.950.00( 33.260.OOC 3.630.00c 3.410.00C 24. KALIMANTAN BARAT 33.000 15.OO0 34.000 33.470.00( 35.820. 0 0 0 33.OOA 35.560.a PAPUA BARAT 33.00c 3. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .480.O 0 0 3 4 .070.O00 36.00c 3.390.OOC 35.460.00C 32.000 3.970.00( 3.410. 5 1 0 . O O C 32.00( 35.00( 3.760.740.O O 0 3. 1 4 0 .370. 1l 12.730.00c )perasional daJam lingkungar Roda 6 2r.O0C 33.670.000 34. 9 9 0 .00c 3. 3 5 0 .490.000 34.000 3.00t '32. 2 1 0 .00( 3.320.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK -13- i5.070. 1 2 0 .OOC .000 3. MALUKU UTARA PAPUA a.160.730.450.440.00c 3.420.O00 33. SULAWESI SELATAN 2 9 SULAWESI TENGAH 3 0 . SULAWESI TENGGARA 3 1 MALUKU 3 2 .230.210.OOO to.430.280. KALIMANTAN SELATAN ZJ KALIMANTAN TIMUR 35.OO0 35. D.s70.530. 6 1 0 . 0 7 0 .790.00( 3 s .410.520.000 3.00( 32. 0 0 0 35.00c 3.O00 24 KALIMANTAN UTARA 2 5 SULAWESI UTARA zo 33. dan Speed Boat No. 2 1 0 .00C 3.O0( 3.260. 0 0 C 36.090.000 33.600.740.00( 33.000 35:460.490.00C 36.500.460.OOC 32.070. 7.670.00c 3 5 .oot 3 5 .580.220.640.320.00c 32. O O C 32.K.510.OOC 3.640.00c 3. JAWA TIMUR 3.300. 8. f3t &l 32.630.00c 34.560.oOC 33.2 Operasional NO.00c 3 2 . 5 0 0 .I.000 3.OOC 3s. O O C 34. B A L I 1 8 .750.O0C 32.450.00c 3.00( 3.770.570.anan Keiaksaal Speed Boat 19.610.O00 35.130.00c 3 .00C 35.340.370.400.000 3.000 3.760.750. 9.OOC 34.730.570.420. Uraian Satua-n BiayaTA2OL4 {21 I (3t kantor Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun el 9.I.OOt 33.900. 0 0 C 35.000 33.OOO 32.610.000 35.7tO.570.O00 35.0O0 GORONTALO SULAWESI BARAT 34.000 3 4 . JAWA BARAT 1 3 . JAKARTA T4 JAWA TENGAH D. 0 O O 3 2 .890.000 35.00C 33.O50.800.AOC 32.OOO.3 Operasiona-l Dalam Lingkungan Kantor.170.450.00C Roda 6 Khusus Tal.00c 3.530.000 34.100.520.00c 3. YOGYAKARTA 1 6 .OOO 39.O0C 32.490.200.OO0 36.OO( 3 3 .00C 3.1s0.000 3.

0 0 0 37. 0 0 0 18.OO0 1 8 .040 18.000 37. 23.OOO 76.370.060.390.880.000 r8.000 38.000 7 3 .4tO.000 34.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK -L4- I5. 4 1 0 .000 74. 8 3 0 . 0 0 0 37.420. 0 0 C 1 8 .K. 3 6 0 .OOC 1 8 . 0 0 0 36.O00 I/ .000 74.000 3 8 .040.OOO 18. (3) 4.960.500.220. 0 0 0 1 8 .00C 74. 0 0 0 17. 0 0 0 42. MALUKU UTARA ?? PAPUA 3 4 . 1 1 0 .000 74.770. 5 7 0 .570. 5 3 0 . JAKARTA JAWA TENGAH D. O O O 3 5 .560.260.000 40.O00 7 5 .470.660.270. 11. 0 0 0 74.740.000 36.640. 0 0 0 3 8 .140. SUMATERA UTARA e RIAU I I. 9 9 0 .O0O 4 1 . 2 0 0 . 0 0 0 1 8 . 0 0 0 36. 9 8 0 . 4 5 0 .780. 6 3 0 . 0 0 0 75. 0 9 0 .OO0 1 9 . 26.000 18. 8 3 0 . 2 2 0 . KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG 9. 7 0 0 . 1 0 0 .760.500. t4.OOO 1 8 . 0 0 0 . ( 6.O00 7 4 .420. 0 0 0 75.4 Operasional Patroli Jatal Raya {pJR) aln NO. 6 2 0 .480.O4O 1 8 .00C 18. 3 4 0 .280.000 1 8 .400. JAWA TIMUR 17. 5 6 0 . 4 5 0 . 0 0 0 1 8 .OOO 1 9 . 8 5 0 . 5 9 0 . O 0 0 75.110.850. PAPUA BARAT 74.00c 7 3 . 0 0 0 77. r 7 0 .000 77.) A. 0 0 0 3 6 .000 1 8 . 2 r O . NUSA TENGGARA TIMUR zw. 10. 2 6 0 . 0 0 0 1 8 .I. PROVINSI PJR RODA EMPAT PJR RODA DUA (< 250 CC) (4) PJR RODA DUA (> 75O CC) (5) (2'. VUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 1 8 .470. O O C1 9 .750.830. 0 0 0 34. O 0 O 3 8 . 7.000 7 5 . 0 0 0 4 1 .O00 7 2 . 5 3 0 .000 75. O o C 75.340.580.00C 1 8 . 0 0 0 73. 5 1 0 .830.OOO 3 2 . lc BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT D. 5 3 0 .OOC 3 8 . 5 6 0 .OOO 74. 25.00C L9. 12.000 7 5 . 6 2 0 .900. 22.350.00C 1 8 . 0 0 0 7 3 .240.370. KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN SULAWESI BARAT TENGAH SELATAN 2t. 13. O O O 7 5 .OOC 1 8 . 9 3 0 . 3ALI 1 8 . 0 0 0 1 8 .580.160. 0 0 0 34.00C 18. O O 0 4 2 .000 38. O 0 0 76. 0 0 0 37. 30. 3 6 0 .740.OOO 1 8 . 0 0 0 3 7 . 0 0 0 37.O0C 18. 7 9 0 . 0 0 0 35. 0 0 0 3 s .750. 24.0OO 7 3 .CEH 2 . 0 0 C 3 6 .340.O0C 74. 2 1 0 . 0 0 0 75. 8 8 0 . 2 8 0 .600.130. 5 1 0 . 0 0 0 74.000 7 5 . 0 0 0 1 8 . 4 8 0 . 3 4 0 . 3 8 0 . 3 6 0 .O00. O O C34.410. 0 0 c 75. a1 KALIMANTAN TIMUR UTARA UTARA SORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU 3 2 .830. 9 3 0 . 27 28 29.770. 9 5 0 . 0 0 C 39. 8 6 0 . 0 0 0 35.890. 0 0 0 1 8 . 0 0 0 1 8 .00c 76. 6 3 0 . 0 0 0 7 6 . 8 3 0 . 2 4 0 . 8.100. 5 3 0 . YOGYAKARTA L6. 0 O O34.O70.000 3 5 .I.000 19.

000 130.000 163.000 10. MALUKU UTARA PAPUA '1.OOC 159.K.000 121.000 187.000 178. NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 168.000 3s7.000 203.000 10.000 149. KALIMANTAN TIMUR qA KALIMANTAN UTARA 2 5 SULAWESI UTARA 2 6 GORONTALO zt SULAWESI BARAT 2 8 SULAWESI SELATAN 2 9 .00c 10.000 PAPUA BARAT // .000 10.000 10.00C 164. RIAU 4. SUMATERA UTARA 3.000 188.000 10r.000 10.000 167.000 L74.000 r77.000 10.000 116.000 170. LAMPUNG BENGKULU m'ltuhun m'ltahun m'Ttahun m'Ttahun *'/tahu.7 SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN B .000 128.000 163.000 13.000 164. KALIMANTAN BARAT 2 1 KALIMANTAN TENGAH r42.000 10.000 173.00c 91.00c r32.000 r 18.000 10.000 165.OOO 99.000 185.000 10.000 10.000 10.000 to.OOC L27.000 103.000 108.OOC (s) 121.000 189.000 113. 0 0 0 123.000 10.00c 10. KALIMANTAN SELATAN 2 3 .000 10.000 10.000 167.00c 10. SULAWESI TENGGARA e1 MALUKU 32.000 r0.000 145.000 10.000 10. BAL] 1 8 .00c 170.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -15- 16 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI aln ru PROVINSI t1) (21 1 ACEH 2 .4 m'lt"hun *'/trhun m"/tal:.000 447. BANGKA BELITUNG ll BANTEN T2 JAWA BARAT l2 la.OOC 1r5.000 1 21 ..000 107.000 80.000 162.00c 118. KEPULAUAN RIAU iAMBI SATUAN (3) m2/ta-hun m2/tairun m2ltahun rir2ltahun GEDUNG GEDUNG TIDAK BERTINGKAT BERTINGKAT (41 157.000 10.000 13.000 10. 1 0 .000 126.000 141.000 17.000 10.OOO .000 107. SULAWESI TENGAH 3 0 .000 163.000 82.I.000 2 2 . JAKARTA JAWA TENGAH D.00C L22.000 142.000 10.O00 157.t m'ltrhutt m2Ttahun m27ta]tun m2Ttahun m2Ttahun .000 110.000 82.000 13. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 L24. YOGYAKARTA 1 6 .:un 174.000 164.00c 10.000 144.000 156.000 154.000 96.000 164.OOO r3. D.OOO HALAMAN GEDUNG/ BANGUNAN KANTOR (6) 10.000 102.r'ltahun m'ltr]turt m'ltahun m'ltahun m2Ttahun m2Ttahun m'ltahun yn2 Tlalrun m'Ttahun mtlt"hutt 627tahun m'/tahun m2/taliuri m2ltahun m"Tta-llun m2ltahun m2 ltahun 10.000 "332.I.000 ro. 6. JAWA TIMUR 17.000 9.00C 152.

oo0 7.I. JAKARTA JAWA TENGAH 1 5 .400.200.500. (1) I PROVINSI SATUAN (3) Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari .OO0 2L 22.000.0o0 6. D. a KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT 7. 24.oo0 10.000 7.000 7.000 7. B A L I 1 8 .K.000 10.000.I..000 21.j:YoNESTA 17 SATUAN EIAYA SEWA GEDUI{G PERTEMUAN NO.000 10.O00 9. 25. .ooo 11. 10 11 T2 13.500.000.o00 7. D.MENTERI KEUANGAN ".OOO 8. JAWA TIMUR 17.400.400.000 17.300.800. PAPUA BARAT 15.200.OO0 // .700.000 7.100.360.100.590. 6.o00 7.000 7. PAPUA 34.500.000 14.OOO.000 10.oo0 8.000 (21 ACEH SUMATERA UTARA RIAU 4.600. 29 2n 21 KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 7.860.300.OO0 MALUKU 3 2 MALUKU UTARA 33.000 11. 7.700.000 7.500.530. 26 27 28.OOO. t4.000 7.350. YOGYAKARTA 1 6 .2014 6l 6.OO0 9.OOO.250. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 KALIMANTAN BARAT 15.23.680.000 18.500.700.000 15.000 8.000.o00 8.0O0.000 7.Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari BIAYATA.000 8.u_il.

ooo 2.700. KALIMANTAN UTARA 25 SULAWESI UTARA 2 6 GORONTALO 2 7 SULAWESI BARAT 650.0O0 640. MALUKU UTARA 33.o00 1.000 3.000 2. KALIMANTAN SELATAN 2.800.000 2. JAWA TENGAH D.700.OOO 740. JAKARTA 2.000 2.800.0o0 900.900.000 2.800.000 2.800.000 730. KEPULAUAN RIAU 5.OOO 820. YOGYAKARTA I6 JAWA TIMUR 17.0Q0 2.0o0 2 3 . LAMPUNG 9 .o00 1.800.0o0 I4 1 ACEH 2 .900.0o0 2.OOO B30.700.000 30 SULAWESI TENGGARA JI MALUKU 3 2 .800.900.000 650.000 2.100.ooo 2. P A P U A 3 4 . JAWA BARAT 1 4 .000 3.800.700.800.800.000 710.oo0 2.900.800.000 1. KALIMANTAN TIMUR 2 4 .000 2.000 1.900.000.500.900.000 1.000 1.000 4.700. KALIMANTAN BARAT Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari 2.000 1.OOO.000 1.OOO 8 .000 3.OOO 750.800.oo0 1.700.000 3.000 1.000 2.O00 650.OOO 710. BALI 1 8 .000 650.000 3.900.000 28.o00 1.000 2.100.ooo 2.300.800.MENTERI KEUANGAN INDONESIA REPUBLIK -17- 18 SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN lam ru NO' PROVINSI SATUAN .200.500. SUMATERA UTARA 3.800.600. JAMBI 6.900.OOO 2.4oo 2.000 . SULAWESI TENGAH Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari 640.000 640. RIA'U Per hari Per hari 710.000 1.800.900.000 2.800.000 640.700.400.oo0 / .000 1.000 650.OO0 950.900.000 2.000 3.000 3.0O0 74Q.000 650.700. SULAWESI SELATAN 2 9 .100.000 3.K.OOO 650.000 730.000.500.800.000.o4o 2. Per hari Per hari 3.o00 1.OOO 760.200.400.800.000 2.800.2.000 Per hbri Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari .600.900. BENGKULU 1 0 .000 L 2 .ooo 3.000 72A.oo0 2.900.ooo 3.OOO 1.800.000 1. Per hari Per hari Per hari SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN 640.000 2. PAPUA BARAT 2.000 3.o0o 1.o00 3.300.300.500.000 2.7AO.OOO 730.10o.000 640.000 650.000 1.I.000.000 710.700. BANGKA BELITUNG 11 Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari BANTEN D.000 2.oo0 1.0o0 1. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000.OOO 640.000 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 .000 Per hari Per hari + .000 750.400.000 1.000 760.400.700.I.OOO 680.O00 2.700. NUSA TENGGAM TIMUR 2 Q .0o0 2.RODA 4 RODA 6/BUS SEDANG t\l RODA 6/BUS BESAR '3.

2.OOO z o .6 20.2.2.2.000 382.000 381.500.450.000 382.600.000 390. JAKARTA 2 0 . 2 .200. 2 .000 396.1 24.200.000 Unit Unit 20.9 BENGKULU 2 0 .600.27 SULAWESI BARAT 20.2.2.200.2.200.000 38B.24 KALIMANTANUTARA 20.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -18- 19 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PF^'ABAT NO . O o C 381.5 20.3 R I A U 20.34 PAPUABARAT Unit Unit Unit 1/ .ooo.L7 B A L I 2 0 . PROVINSI QI ]EJABAT ESELON I PEJABAT ESELON II SATUAN {3} BIAYATA 2013 {41 20.7 20.200.450.00c 388.33 P A P U A 20.I.000 387. 1 0 BANGKA BELITUNG 20.2.000 399.450.2. 1 3 D.K.2I KAI.200. t ACEH 2o.000 380.2.000 387.2.500.000 388. 2 .500.2.100.2 Unit 651. 2 . 2 .800.20 KALIMANTAN BARAT 382.t 5 0 .4 KEPULAUAN RIAU 20.900. t 2 JAWA BARAT 2 0 .000 390.2.2.000 388.000 394.450.ooc 3 8 1 .00C 382.200.IMANTAN-TENGAH 20.2.o00 381.150. 2 .28 SULAWESI SELATAN 20.100.O00 331.150. 2 .600.500.2. 3 2 MALUKU UTARA Unit Unit Unit Unit sso.O0C 382.26 GORONTALO 20.00C Unit Unit Unit Unit Unit Unit 20.150.00c 387.22 KALIMANTAN SELATAN 20.2.I.150. 2 .30 SULAWESI TENGGARA 2 0 . 1 4 JAV/A TENGAH 2 0 .25 SULAWESI UTARA 2o.2.000. 2 .I1 B A N T E N 2 0 .00C 382.800.000 Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit zo.800.100.8 J4MBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG Unit Unit Unit 382.000 387. 2 .000 380.000 380.29 SUT.2 SUMATERA UTARA 20. L 8 NUSA TENGGARA BARAT 2 0 .AWESI TENGAH 20.2. 1 6 JAWA TIMUR 20. 3 L MALUKU 2 Q . L 9 NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 394.000 381.450.2.23 KALIMANTAN TIMUR 20.000 387. 2 .150.2.2.000 388. L 5 D. YOGYAKARTA 2 0 .2.500.O00 390.

850.OOO RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT LAMPUNG 3ENGKULU +.O00 3i7.000 438. SULAWESI SELATAN 2 9 .000 193.000 429.000 284.OOO 456.330.900.000.200.OOO 437:850.800.940.ooo 193.850. NUSA TENGGARA TIMUR 20. flt Roda 4 Micro Bus Unit Unit s 17.860.450.000 4s8.000 319. 6.ooo 331.000 2 0 77 1 0 .750.850.000 189.330.330. 9.0O0 458.OOO Unit Unit Unit Unit OPDRASIONAL BUS 2 1 4 .000 r92.000 438.200. 'Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit t92.20b.O0O 467.200.200.0O0 280. r92.o00 284.000 456.700.860.700. JA1MA BARAT 1 3 .O00 280.000 437.5s0.O00 434.I.000 285.000 285.990.100.000 207. PAPUA BARAT 2L NO. KALIMANTAN SELATAN 23.750.990. KALIMANTAN TTMUR Unit Unit Unit Unit Unit 204.000 193.7IO.330.000 285.600. MALUKU UTARA 33.000. D.O00 458.550.ooo 434.000.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 1a\ LJ- 20 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANCAN RODA 4 IEMPATI NO PROVINSI SATUAN PICK UP t4l MINIBUS t5l DOUBLE GARDAN t6) 1 .7LO.350. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .I.7 LO. O 0 0 7 .000 434.o00 204.O00 319. 319.750.200.000 2+.850.056. 0 0 0 207.100.000 319.1 8 0 .000 284. JAKARTA 1 4 .000 434.000 189.550. SUMATERA UTARA J.350.5sO.000 275.330.OOO 429.000 189. ACEH 2 .oo4 437.600.860. KALIMANTAN UTARA 2 5 . B A L I 1 8 .0O0 437. JAWA TIMUR Unit Unit Unit Unit Unit t7.200.450.000 204.000.990.O00 280.000 193.000.750.1 0 0 .200.700.000 275. SULAWESI BARAT 28.000.100.200.100.3s5.350.600.350.750. Roda 6 dan/atau Bus Besar Unit 522.000 100.450.000 192.900.990.25'0.600.000 189.000 327.000 207 .O00 1. KALIMANTAN BARAT 2 L KALIMANTAN TENGAH 2 2 . 8.900. SULAWESI TENGAH 3 0 .350.4O4 434.000 204.000 +67.000 285.350.000 dV .000 456.700.000 284.250.700.000 284.000 280.000 204.700.990.OOO 216.100. YOGYAKARTA 1 6 .000 187.200.600.200.550. 0 0 0 22r.000 Unit Unit Unit Unit 189.700.oo0 317.000 437.ooo 192.000 437.900.OO0 Yri! Unit 2 Roda 6 dan/atau Bus Sedalg 3 .000 285.' BANGKA BELITUNG 11 BANTEN.000 437.850. GORONTALO 27.000 189.O00 3 1 7 .000 SATUAN BIAYA PENGADAAN KTNDARAAN URAIAN ru SATUAN {31 SIAYATA 2014 (2) (41 334.850.000 456.100.000 434. D.550.OO0 429.OOO 10.000 438.o00 329.K. SULAWESI UTARA 26. PAPUA 34.000 275.670.330.ooo 193. JAWA TENGAH 187.000 187.000 284.O00 1 5 .850.000 317.740.900.000 192.850.000 456. SUMATERA SELATAN Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit t92.350.000 438.ooo.850. 0 0 0 2r4 1 8 0 . SULAWESI TENGGARA 3 1 MALUKU 3 2 .850.450.000 284.000 458. t 2 .000 438.000 280.550.O00 469.0O0 280.000 szz.OOO 471.600.

800.OOO.OOO.oo0 36.OOO.810.430.000 36.800. JAKARTA JAWA TENGAH Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit BARAT Unit Unit 29.800.OO0 19.o00 31.670.ooo 33.000 19.o00.000. Unit Unit Unit Unit Uilit ]ULAWESI UTARA iORONTALO }ULAWESI BARAT o.OOO 21.o00 34.000 20. JAWA TIMUR 30. PEI{GADAAN KEIVDARAI\N RODA 2 IDUA} OPTRASIONAL KANTOR DAN.OOO 33.250./ATAU IO PROVINSI SATUAN OPERASIONAL LAPANGAN {CEH SUMATERA UTARA Unit 18.OO0 20.OO0 2 . O O O 29.000.OOO.o00 1 9 .ooo 30.OOO. VIALUKU UTARA PAPUABARAT Unit Unit Unit 20.ooo. 1T O .000.000.Oo0 18.OOO Unit Unit Unit Unit Unit Unit BELITUNG t8.000 18.430.OOO 18.000 31. SULAWESITENGAH I ]ULAWESI TENEGARA MALUKU PAPUA 3s.].OOO 18.000 31.O00. 0 0 0 18.670.O00 RIAU KEPULAUAN JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG RIAU 30.800.OOO Unit Unit Unit 19.OOO.000 34.OO0 29.O00.ooo.670.OOO. 35.OO0 8 .OO0' 20.O00 39. BANGKA I BANTEN D. r7.110.ooo.430.000 20.000 D.670.OOO 31.1 1 0 .OO0 9 . O O O 1 9 . NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN I KALIMANTAN BARAT TENGAH SEL{TAN TIMUR UTARA 19.000 18.OOO 34.OOO.OOO 33.250.OOO.000.OO0 2 .KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLlK .K.110.OOO 1 9 .oo0 31. KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN J.OOO Unit Unit 35.000 2 .OOO.OO0 o.690.670.690.000.O00 Unit Unit Unit Unit Unit 30. JAWA BARAT a u J.OO0 20.000.000 19.I.000 18. NUSA TENGGARA 33.oo0 6 .O50.OO0 BENGKULU s1. YOGYAKARTA BALI 30.000.000 37.000.000 18.ooo 31.000 19.250.OOO r7.800.o00.OO0 18.OOO 19.OOO 33.OO0 17.O00.o00 // .OOO 18.oo0 30.810.OO0.O00 34.OOO.800.800.zo vn 22 SATUAN BIAYA LAPAIIGAN.250. ]ULAWESI SELATAN 9 .250.OOO 18.OOO 8 .OOO.430.810.000.OOO.250.000 35.O00. 11 0 .83O:OO0 21.o00 34.OOO.

000 1.000 900.000 .000 540.000 500. NUSA TENGGARA BARAT T 9 .000 650.000 440.000 460.000 500.000 530.000 500.000 650.000 400.000 900.000 390.000 650.000 650 nnn PAIqIAN DIN.000 850.000 620.000 650.000 380.000 450.000 550.000 930.000 500.000 440.000 390.000 550. D.000 500.000 450.ooo 850.000 900.000 450.000 450.000 500.000 680.000 900.000 440.000 900.OOO 5.000 440. NUSA TENGGARA TIMUR 490.O00 500.000 950.000.000 450.000 400.000 450.YOGYAI(ARTA to 450.O00 1.000 400.000 380.000 400.O00 900. BANGKA BELITUNG t1 BANTEN 500. SUMATEM BARAT 7 SUMATERA SELATAN 8 .000 _ .000 430.000 700.PAI(AIAN SERAGAM MAHASISWA/I (6) PAKAIAN KERJA soPrR/ PESURUH {7} 460.000 650.000 .000 1.000 550.000 400.000 Stel Stel Stel Stel Stel Stel Stel Srel J- s00.000 590.000 1.000 340.000 450.000 490.ooo 460.OO0 PAKAIAN KERJA SATPAM (8) I 1 (21 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU (31 Stel (s) 460.O00 450.I.000 450.000 610.000 500.000 520.o00 450.o00 500.000 500.000 440.000 660.000 450.200.000 Stel Stel Stel Stel Stel Stel // .000 660.O00 6 10.000 390.000 380.000 ooo-000 970.000 440.000 500.oo0 460.000 900.000 Stel 460.000 440.000 4l o.400.AS PEGAWAII PERAWAT .000' 650.I.000 450.000 600.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2r- 23 SATUAil BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS NO PROVINSI SATUAN PAKAIAN KERJA DOKTER (4) 610.000 650.000 440.000 500.000 360.000 650. SULAWESI SELATAN 2 9 . KALIMANTAN BAMT 2l KALIMANTAN TENGAH TIMUR UTARA Stei Stel SteI Stel Stel Stel Stel Stel 2 2 KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN 2 4 I(ALIMANTAN GORONTALO 9_q_o=9-_q9 920. JAKARTA JAWA TENGAH 1 5 .O00 610.000 980.000 500.000 440.000 530.o00 780.O00 460.000 650. J A M B I 6 .000 900. LAMPUNG 600.000 500.000 440.000 500.000 450.000 910.000 400.000 400.000 350. D.000 390.OO0 9 .000 940.000 660.000 750.000 550.100.000 450. JULAWESI TENGGARA 3l MALUKU 3 2 MALUKU UTARA PAPUA 3 4 PAPUABARAT 610.000 450.200.000 850. 0 0 0 1.000 800.000 500.000.000 350. 440. JULAWESI TENOAH 3 0 .8 5 0 .000 500.O00 650.000 590. JAWA BARAT 1 3 .000 590_OOO Stel Stel Stel Stel Stel Ste'l L 2 .000 650.000 1.000 450.000 610.000 500.000 610.000 Tgo. 20.000 400.000 900.000 1. BENGKULU 1 0 .o00 650.O00 850.300.000 650.000 400.K.000 2 5 SULAWESI UTARA zo 2 7 SULAWESI BARAT 2 8 .000 390_OO0 390.000 440.OO0 AWA TIMUR Stel Stel Stel Stel t7 B A L I 1 8 .000 490.000 360.000 460.000 450.000 500.000 800.000 500.000 440.000 6 10.000 360.000 500.000 650.000 650.

o00 1. JA\ 15. BA 1 2 . PROVINSI HALFDAY FULLDAY FULLBOARD I (21 AC] SU { ERA UTARA RI L n (3t 260. BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN nteri & Setingkat Menteri DI LUAR KANTOR iah NO.000 370. SU] 2 6 .OO0 1.OOO 450.O00 450.000 220.I 1 6 .000 450.O00 910.O00 800.000 450.000 ESI BARAT TI 240.OOO 800. SUl 28. D.O00 930.O32.OOO 2iioo.000 270.000 350.OO0 1.OO0 910.OOO ESI SELATAN ESI TENGAH ESI TENGGARA 910.000 482.ooo 400.025. BA i 8 .000 263.NTAN TENGAH 294.000 310:000 930. PAI iYAKARTA TIMUR I '.000 260.NTAN BARAT VI .OOO 350.OOO 450.OOO 240. D. GO 27.000 423. 3.000 350.O00 960.120. NU 20.OOO 372.OOO 5.11 ULU A BELITUNG EN 3ARAT IAKARTA fENGAH L 4 .NTAN SELATAN \4 . NU t9.000 1.o00 I. BE] 1 0 .000 220.OOO 500.OOO 400.AOO 370.040.O00 240.O00 880.000 930.O00 432.OOO .ooo 1.OOO 400.000 425.O00 490.000 910.o00 305.000 450.OOO 260.O00 930.OOO 241.000 300.000 1.000 910. 2.OOO 458.OOO (s) 1.870.000 328. 6 7 8 LAN 9 .OOO 13.240. KAI 23.OOO J UTARA A A BARAT 240. KA] 2 4 .O00 240.OO0 978.000 250.160.000 250.o00 // .300.O00 930.000 400.o00 t. 4.000 545.044.ooo 1. JA\ SU] Y ERA BARAT SU] { BRA SELATAN )T VG 260.OOO 238.000 418.NTAN UTARA ESI UTARA TALO 300.o00 825.OOO 310.r22.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -22- 24 SA 24. KAI 25.000 315. SU] 3 0 SUl 3 1 MA 32 MA33 PA 34.000 300.350.000 577.000 310.000 310. sul 2 9 .O00 834. BAl 11.000 1.000 402.O00 350.OOO (41 435.OO0 350.000 420.116. KE] JA \UAN zuAU I 260.000 9to.000 260.O00 930. JA\ T7.O00 930.OOO 495.O00 330.oo0 400.NTAN TIMUR riI .OOO 1.020.OAO 1.000 336.1 IENGGARA BARAT TENGGARA TIMUR .O00 1.000 325. KA] 2 7 KA1 2 2 .000 385.000 540.

OO0 SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 190.000 380. YOGYAKARTA 16.000 246. 28.000 408. 280.2 Pejabat Eselon I & II ru NO.OO0 690.000 405.500 335.000 228. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO 250.OOO 740.OOO 740.AOO t 4 JAWA TENGAH 1 5 .OOO 230.OOO 490.000 280.802.000 254.O00 227.000 710. ACEH 2 .O00 785.OOO 1. RI AU (31 236.000 401.OOO 20 21.000 280.000 2r7.008.OOO 280. JAWA TIMUR 17.O00 743.I.OO0 456.000 245. JAKARTA 190.O00 763.O00 763.OOO 62I.OOO 287.OOO 930.OOO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 276.000 295.OOO 921.O00 200.OOO 754.000 340.000 270.000 344. BENGKULU 1 0 . 25 26 27.OOO (s) 1.640.000 295. 22 23 24.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLII< -23- 24.000 336.I.OOO 200.O00 870.000 81s.000 321. I PROVINSI I{ALFDAY FULLDAY (41 400. D.000 350.OOO 190.OAO 720.000 328.O00 830.ooo 640.ooo 810.O00 t/ .000 287.000 355.OOO 722.ooo 800.000.OOO 320. SUMATERA UTARA 3.000 250.OOO 400.000 337. JAMBI 6 .OO0 829. BANGKA BELITUNG 11 BANTEN I 2 JAWA BARAT 1 3 D K.000 173.000 204.O00 .000 350.O00 290.OOO 235.OOO 210.000 347.OOO 9 .OO0 790.O00 401.OOO FULLBOARD (21 1 .O00 785. NUSA TENGGARA BARAT IY.000.000 368.000 210.000 320.O00 1.000 327.OOO 517.OO0 390'O00 340. SUMATERA BARAT 7 SUMATERA SELATAN 8 . KEPULAUAN RIAU 5.OOO 228.OOO 230.000 300. 224.000 340.000 740.000 209.ooo 820. LAMPUNG 190.000 206.O00 740.OOO 280.OOO 770. tsALI 1 8 .O00 693. 29 30 31 32 ?? J+.OOO 4 .000 280.OAO 90l".OOO 820.

OOO 563.000 140.OOO 748.200 310. e2 34.000 150. (ULU BI iA BELITUNG B IEN JA BARAT D.000 220.000 224.000 21 0 .000 550.O00 277.OOO (s) 650.000 l-u. 23.000 261.000 183.000 159.000 236.OOO' 205.000 251.000 755.000 395.AUAN RIAU I M BI 6.OOO NG 180.000 '280.OOO 290. K1 'lJ . 18.00o t67.OOO 543.OOO 614.OOO 335. PROVINSI HALFDAY FULLDAY FULLBOARD {1) {2) A( 1 2 .OOO 295. L7.000 180.000 L72.000.OOO 175. 0 0 0 307. 16.000 558. ST fit |ERA UTARA J. 25.000 275.OO0 330.000 186.000 655 r)c}c) 703.O00 522. L3. 19.000 200.000 208.0O0 288.o0o 646.000 // .000 665. JAKARTA JA At TENGAH D . 14.OOO 550.000 (41 300.O00 600.OOO 759.OOO 185.O00 640.OOO 180.OOO 297. L NT A TENGGARA BARAT NT A TENGGARA TIMUR KA \NTAN BARAT KA {NTAN TENGAH KA \NTAN SELATAN KA \NTAN TIMUR KA \NTAN UTARA SU ESI UTARA ITALO SU ESI BARAT SU L\ ESI SELATAN SU [\ ESI TENGAH SU ESI TENGGARA MI u :U MI I t :U UTARA PT A PA BARAT LA utr 2is. ST ERA SELATAN 6. ST rERA BARAT / .OOO 240.OOO 274. 24. 27.O00 305.000 i32.OOO 200.OOQ 336.OOO 615. 30.000 186. Y IGYAKARTA JA A TIMUR B.OOO s76.OOO 550. 21.OOO 235.O00 sos.000 329.OOO 540. 31.400 546.OOO 282. 20.OOO 160. 24.OOO 200.000 172. 29.OOO 139. 15. 26.OOO 705.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -24- Pejabat Eselon III Kebawah dalam runi NO.OOO 465.O00 1. (J (3) 198. 32.000 615.000 209.000 259.O00 540.000 240.OOO 411.OOA 825.OOO 630.000 540.000 327.000 230.000 209.OOO 335.000 150.OOO 535.000 L78.000 220.000 230.OOO 145.OOO 250.000 520.000 219. 22.o00 620.OO0 185. tl L2.000 305.000 180. R \ 4 .

000 3.413.OOO 4.695.OOO 3 .364.295.62L.OOO 5.O22.000 2.407.856.B29. 7.OOO 1.268.861.OOO 2.O00 5.182.583.000 4.O81. 25. 1 6 7 oo0 2.530. 37. L7.OOO 2.000 7.000 14.984.000 9.47I.4L2.568.434. 26.OOO 5.177.830. 25 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI {PPI dalam ru NO ASAL {1) '| I KOTA QI SATUAN BIAYA TIKET BISNIS EKONOMI _? J 4 T 5 6. JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA .984.305.054.000 7.OOO 3.824.000 2. 27.867. 36. 0 1 6 ooo 2.OOO 4.000 3.8BB.583.867.OOO 3. L4 15.000 t 6 .466.952.664.492. 2 2 6 000 5.001.+t2.0O0 4.353.0OO 3.OOO 10.519.000 7.252.230.OO4 8. 38.OOO 4.797.455.460.OOO 2.OOO 7.342.r39. o to 11 I1'" 13.1B2.OOO 6.OOO 4.861.065. 16.23|.487.78L.OOO 7.OOO 2.000 7.000 2.OOO 2.262.. 18.193.000 2.000 TERNATE TIMIKA DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI 10.000 3.JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON TUJUAN (3) AMBON BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANJARMASIN BATAM t4].000 TO.OOO 4 .OOO BENGKULU BIAK DENPASAR GORONTALO JAMBI JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI KUPANG MAKASSAR MALANG MAMUJU MANADO MANOKWARI MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PALU PANGKAL PINANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA 14. 29 30 ?1 32 33 34.081.000 5.000 5.519.000 2.00O 9. 20 27 22 23 24. 8.808.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 25 :".OOO 2.OOO 5.000 13.000 7. 28.00O 3.268.252.OOO 4.OOO {s) 7.OOO // .OOO 4.AOO 6.OOO 2.B24ooo 3.OOO 3.000 7.OOO 7.OAO 2.OOO 7.995.027.824.OOO 4.000 8.861.658.s99.OOO 4. 39.444.B24.674.102.OOO 3.OAO 5.O00 s.000 4.OOO 4.000 3.107.285.316.OOO 4.113.OOO 5.348. 13. L9. 35.065.OOO 2.

717.0O0 11.648.493.OOA 12.O00 5.OOO 10.OOO 4.354.000 6.OOO 5.504.000 6"439.316.0OO 18.000 10.000 5.2.000 9.445.OOO t/ .OOO PALEMBANG PEKANBARU 1"0.150.199.749.OOO 3.412.167.155.760.OOO to.000 5.000 19.000 R LAMPUNG AR LAMPUNG 14.000 6.OOO 14.000 4.119.765.568.236.O00 5.OOO 3.OOO 4.947.000 4.423.996.835.000 DA ACEH JAYAPURA JOGJAKARTA 19.744.739.L29.760.o9q 5.O00 6.813.985.OOO OGJAKARTA 5.071.140.000 7.161.647.000 5.000 4"749.000 1.305.O0O 4.305.000 3.4OO L2.664.076.257.000 8.O4O 10.O00 JOGJAKARTA 12.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA -26- dalam ru SATUANBIAYA TIKET EKONOMI SORONG 2.OOO 9.OOO 10.113.674.781.942.000 _3Js4.000 10.487.OOO 6.

000 10.129. 5.482.O00 8.289.546.599.OOO 4. BANDAR LAMPUNG 89.OOO 7. _ BANDAR LAMPUNG 9l BANDAR LAMPUNG 9 2 .OOO 4.OOO 4.626.738.942.370.000 9.717.599.000 2.O00 4.MENTERI KEUANGAN BEPUBLIK INDONESIA -27 - ruplal NO KOTA ASAL (21 SATUANBIAYA TIKET TUJUAN {1) r3t PALEMBANG BISNIS (41 4.685.OOO 4. BATAM r 2 0 .000 4.AOO ro. BANDUNG 93.000 8. BANJARMASIN ro7.000 2.000 6.O00 2.337.936.OOO 5.O4O 7.OOO 3.OOA 4'.931.263.OOO 3.385.525.006.663.006.936.723.OOO BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK 7. BANDUNG 1 0 1 .856.OOO PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BATAM DENPASAR JAKARTA JAMBI JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PANGKAL PINANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANJUNG PANDAN BANDA ACEH BATAM 5. BANDAR LAMPUNG 86. BANJARMASIN 1 1 8 .OOO 7.696.OOO 5.749.OOO 3.000 13. BANDUNG I O 4 .O00 4.000 6.O22.OOO 3.905.OOO 4.000 3.000 5. BANJARMASIN L t z .701.000 16.145.000 6.000 2.252.439.000 3. BANDAR LAMPUNG 88. BANJARMASIN 1 1 1 .OOO 5.OOO 2.OOO 17.OOO 10.AOO 9.O00 6.000 3.407.000 7.000 4. BANDUNG 1 0 3 .375. BANJARMASIN I 1 6 .000 4.498. BANDUNG 1.472.4OO L6.000 7.O4O 8.824.94t.O49. BANJARMASIN 113 BANJARMASIN TT4 BANJARMASIN 1 ' 1 5 .413.OOO 8.OOO L476. BANDUNG I O 2 .936.OOO 10.508.686.792.546.097.439.OOO 3.455.000 8.OOO 3. BANJARMASIN 1 1 0 .450.824.000 6.r29.000 8.92A.631.O22.642.OOO 2.931.482. BANJARMASIN L 7 7 .396. BANDUNG 94.386.412.000 4.O00 6.653. BANDUNG 95 BANDUNG 96 BANDUNG 97 BANDUNG 98.647.316.OOO 1.O00 / / .594.359.583. BANJARMASIN 1 0 6 . BANDUNG 99.OOO 4.05.O00 2.O00 4. BANJARMASIN 1 0 8 .000 8.O00 4.OOO 7.792.931.380.26a.123. BATAM 121 BATAM L22 BATAM I23 BATAM I24 BATAM 125 BATAM 26 BATAM L27 BATAM 2 a BATAM L 2 9 .000 8.OOO.OOO 2.O0O 2.498.s78.OO0 6. 3.OOO.064. BATAM EKONOMI 5t 2.0O0 4.OOO 16.782.OOO 10.OOO 9.OOO 2.760.027.824.220.O22. BANDAR LAMPUNG 9 0 .135.193.000 4. BANJARMASIN 1 1 9 .957.433.OOO 9.000 3. BANDUNG 1 0 0 .498. BANDAR LAMPUNG 87.385. BANJARMASIN 1 0 9 .000 3.958.369.OOO 85.O0O 4.707.OOO 13.OOO 3.000 7.000 5.

680.000 7.000 KUPANG 2.0O0 4dr-ooo 3.000 B4q4B PASAR MANADO ____l.OOO 16.985.145..733.851.000 // .000 15.000 4.qo9_ 1.0OO 4.OOO 4.615.O00 3.274.729.952.OOO 3.707.0OO 4.OOO 3.000 15.622.OOO .140.119.OOO PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU 8.390.000 7.000 12.OOO 16.00O 8.952.000 6.000 t6.OOO.434.428.193.782.000 t3.000 4.439.OOO 3.878.000 3.733.557.781.278. dalam irr SATUAN BIAYA TIKET 7.s51.8.O4O 11.333.10.00O 7.OOO 6.OOO^ 2.000 11.648.615.OOO 8.00O 16.z-q.000 18.631.873.OOO BALIKPAPAN 10.000 PALEMBANG PEKANBARU t5..28 :.000 18.00O SURABAYA 16.477.915.193.L45.10&OO0 8.472.000 18.71.738.568.129.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA .932.000 72. PALANGKARAYA 6.OOO 7.000 9.861.424.476.000 4.108.

O22.455. 206 207 6.000 3. 198 6.161.519.000 4.380.48L.536.723.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -29 - dal am ruplal NO (1) 175 176 177 t78 KOTA ASAL ol JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYA-PURA JAYAPURA JAYAPURA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI . 188.OOO / // .482.932.0OO 9.OOO 5.786.909. 189 190 191 792 193.177.rO9.054.460.000 8.327.000 LO.000 3.O4O 2.873.31 1.00O 2Ar 202 8.000 10.0OO 7.840.ooo 5.000 203 204 205. 3 .108. 0 0 0 4.1.102. 6 1 5000 3.0OO 9.322.000 9.273.525.OOO 3.000 16. 183.663.722.722. 8 9 4 .0O0 10.787. 180.OOO 10.000 7.KENDARI KENDARI KENDARI KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN '{3) MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTiANAK TIMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO IVIEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BANDA ACEH BATAM DENPASAR JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA KENDARI MAKASSAR BISNIS EKONOMI ftl 22.000 3.000 7.OOO 4.OOO 8.659.000 12. 3 8 1 ooo 15.038.658. r82.OOO (s) 11.000 9.166.000 14.000 4. 16.435.027.204.706.348.108.000 8 . 10. 6.OOO 6.536.000 9 .OOO 2r4.931.00O 9.4A7.OOO 5:134.000 2.289.097.4OO 4.466.910.140.000 5.OO4 9.568.861.000 8.648.000 5.OOO r99 200 1 1 .311.OOO 2.1 6 7 .819.129.OOO TB7.776. 0 0 0 18.000 lL.659. s 2 7 ooo r79.749.OOO 11 .OOO 6.386.OOO 5.000 i 1 . 7 t 7 ooo 9.82.000 2.000 5.000 7.OOO 5.OOO 8.000 10.263.380.OOO 1.000 208 209 2LO.00O 7. 0 0 0 9.633.087.OOO 5.OOO 185.1 0 3 .637.OOO 11.765.659.O00 6.000 7.OOO 5.OOO 5.322. 184.770.OOO 4.ro2.407. 186.O0O 8. 212.893.OOO 18. L97.O92.000 1 7 .000 10.722.000 s.000 16.193.220.OOA 11. 181.166.0O0. 10.O0O 17. t94 195 196. 213.953.OOO 4.000 4.129.O00 2t7 218 2I9.79a.OOO 3.567.00O 5. 216.000 5.00O 5.493.OOO 2r1.969. 4. 2L5.

000 JAYAPURA 2.OOO BANDA ACEH 3.685.OOO 10.OOO 5.OOO 7.7L7.32r.418.OOO 8.000 SURABAYA 9.000 4. O 0 0 13.000 16.000 5.000 6 .000 8.316.851.01"2.000 4.1_83. 3 11 .873.00O 8.000 12.000 PALANGKARAYA 7. 0 0 0 15.000 14.504.937-OOO 16.000 18i258.846.000 15.546.466.867.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLII( -30- alam ru SATUANBIAYA TIKET EKONOMI 13.91"5.167.O0O 8.000 .OAO 4.000 6.000 PONTIANAK 2.552.000 11 .733.OOO 4.717.284.781.000 7.750.718.600.000 s.6l _5.000 9.ooo BANDA ACEH 10.OOO .OOO 12.055.092. 5 5 2 .974.000 14.O00 4.514.000 9.10.102.0O0 4.744.OOO 9.246.4I7.739.461.000 70.738.134.364.000 10.

OOO. 297.OOO 4.000 2aB 289 290 29L 3.685. 298.252.888.OOO 6. 3 16.065.765.642.888.760.829.O0O 72.000 4.000 7.086. 285. 305. 266.00O 3 .OOO 7.477.000 9.000 3. 268.O0O 6.OOO 4. 284.262. 6 2 6 ooo 5.00O 3.915. 270.466:OOO 9.744.OOO 3.941.000 5.000 4.300.OOO 3.O22. 10.268.000 8.000 4 .883.0OO 1.262.000 3.557.247.OOO 275. 278 279 280 287 282 9.OOO 310.o0o 72.000 7.OOO 4.OOO 5.140.690.000 4.O4O 3.947.808.829.OOO 9.739.210.OOO 1. 294.q"LANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PA.295.OOO 6.OO4 8.979.391.000 3.412.000 6.OOO 7:23I.OOO 15.236.236.118. 286.097.797.000 8.915.818. 3.OOO 7.696.385.000 1. 302.OAO 300.00O 7.O22.204.000 2:578.OOO 4.OOO 292 293.915.000 4.279.OO4 4. 6 5 3 000 3.31 - ruplal NO ASAL {21 P.535.O00 5.LANGKARAYA PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALU PALU PALU PALU PALU PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU KOTA SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN (31 BISNIS (41 EKONOMI ts) 4.0O0 7.803.77r. 276. 3L2 313 314 315.060. 304.326.252. 271 272 273 274.000 3 .957.589.000 4.000 9.24L. 301.OOO 3.883.675.OOO 4. BATAM JOGJAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA BALIKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA TOLI-TOLI BALIKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTiANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR 8.00O 1.466.000 6.000 265.000 4.22A.000 4. 306.894.000 3. 303.000 7.OOO 5.444. 307 PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK SEMARANG SOLO 4 .OOO 7:797.000 267.OOO 3.000 5.0O0 6.000 7.685. 3.578. 5.284. 287. 269.433.OOO 4.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA .OOO 3.000 3.466.OOA 4. 295.000 6. 7 3 3000 3.631.000 SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA DENPASAR JAYAPURA MAKASSAR TIMIKA 11.663.840.038.305.739. 15.000 7.979.000 6.000 6.000 3.OOO 4.000 3.OOO 9.000 9.407.706.659.781.OOO 7.076.000 .337 .091.685. 296.252.423.000 8.00O 283.878. 8.OOO 9.OOO 8. 311.198.24t.000 6. 5 1 4ooo s.000 308 309.8B3.936.187.696.0O0 8.OOO 8.829.OOO 16.000 5.161. 277.845.936.000 2. 299.OOO 8.OOO 8.878.000 6.904.

000 60.O00 110. 2. 25.ooo 96.000 306. NUSA TENGGARA TIMUR 20. BALI L 8 .SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 128.'ALANAN DINAS DALAM NEGERI alam NO. D.000 148.000 // . YOGYAKARTA L 6 .O00 171. 33 34 KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT 353.O00 353. BANTEN 12.000 151.OOO 107. 31.000 2L7. 28.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -32- 26 SATUAN BIAYA TAKSI PER. SUMATERA SELATAN 8 . 4.000 94. JAWA TENGAH 1 5 . PROVINSI SATUAN {3) Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali BIAYA TA2OT4 (2) 1.000 Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/KaLi Orang/Kali Orano/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/KaIi Orane/Kali Orals/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/KaIi Orane/Kali 60.o00 80.O00 115.OOO SULAWESI . JAWA BARAT 1 3 .000 213. 24.000 i23.OOO RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI 6 . NUSA TENGGARA BARAT 19.K.000 72.O00 60.000 232.OOO 23. KALIMANTAN TENGAH 22. 26. 30.000 116. SUMATERA BARAT 7 .O00 80. ACEH SUMATERA UTARA (41 95.000 60. .000 131.O00 174. 5. KALIMANTAN BARAT 2 1 .I.o00 97. D.000 90.ooo 170. 32.OOO Orans/Kali 354. LAMPUNG 9 . 27.JAWA TIMUR L7.000 50. BANGKA BELITUNG 11. BENGKULU 1 0 . KALIMANTAN SELATAN 70.000 130. 29. 3. JAKARTA L 4 .I.

458 8.539 L6.874 L7. 3.335 13.277 3.325 9.924 6.564 7.018 21.487 1. 11.520 10.389 7. Brussels 10. Vancouver Washington AMERII{A SELATAN Bogota Brazllia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiaso de Chile Quito AMERII{A TENGAH Mexico Citv Havana Panama Citv EROPA BARAT Vienna 12.266 12.591 5.237 17.831 3.743 10.713 5. KOTA EKSEKUTIF BISNIS '2 AMERII{A Chicago UTARA EKONOMI q (1) 3) (+ 6.291 7. LL.635 I 1 .130 7.24O 3.749 6.L27 17.809 6. 4.767 12.353 8. 13.7.477 L2. 2 T .r77 5.426 1 1.50 1O. 5.832 15.494 15.870 t/ .223 14. 19.902 14.77r 3. 6.994 3. 12.r78 3.269 7.2OL 3.587 3.570 20.399 16.468 l_ 1.393 L3.900 L2.1 8 7 L4.753 4.357 3. 8.083 2. Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Ioronto 7.428 3.970 5.623 8.A40 6. 5 1 8 9.702 23.713 +. L4 15 L6 18.L34 10.822 14. 2.970 5.399 9. 18.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -33- 27 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PPI dalam US BIAYA TAHUN 2074 NO.966 LT. 9.

393 4.__g.9113.__ 9.959 7I.77g I4..37O _ ___9J99_ __.767 .3q1_ 3.446 -9.977 5.464 Amsterdam 6.!) _-___.-.939 +.479 ra.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BIAYA TAHUN 2074 BISNIS EKONOMI 3.-8.921 EROPA TIMUR Bratislava 8.031 5.023 9.7-4 9.216 10.L13 .931 Oslo PA SELATAN rL.73.g45 7.

r Johannesbur- ---------.275 59. 6I.536 7.92O 5. 63. - Dakkar luja 12.524 7.I75 // .447 49. 53.910 6. 48.700 8.779 9.5O7 7.O37 3.749 6.747 AFRII(A SELATAN 56.959 5.330 6.473 IO. 54.479 6.439 9.774 8.sLO 7.494 7. 58.949 9.72I 5.975 4.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -35_ dalern IIS NO.966 9. (1 46.732 LL.94L 11 ?5s 1r.777 BISNIS 4 EKONOMI 47.457 3. 55.849 7. AFRII{A UTARA Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli T\rnisia 9.706 4.1.947 l1 I1R 5. AFRII(A TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare 5. 60.346 5.77A 4.555 6.819 51.593 6. 64.599 1n Ann -___-'-__a 8.733 5.9o4 8.241 I4.282 5.551 9.665 +.051 3.6L2 3.- __!_8_.414 4.915 5. Windhoek c"p" To*.2g7 7. 50.552 6.goo ro. 52.gog 7.000 6. 6. 57. !1"&Warsaw trrr!(rrtJ|' I'At{4.2 3) BIAYA TAHUN 2074 EKSEKUTIF 8. 62. Praque KOTA .081 8.

66I ASIA TIMUR .110 3.730 4.--.469 73.433 _ _ _6JJ]_ -------3-ry1 4.976 6.?3-3 ry .617 13.490 3.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK -36- BIAYA TAHUN 2OL4 5..9.

91. 11 9 3. 113.627 403 L.202 997 1.940 Perth Port Moresby Sydney L L 4 . Darwin Melbourne Noumea 5.629 3.32r. L.628 1.858 3.689 4. 109.557 2.417 3. Vanimo 1 1 5 Wellington 5. 111.147 1.917 1. Manila Pnom Penh L O 4 Singapore 1 0 5 . Yangon ASIA PASIFIK Canberra 93. (21 Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi (s) 3 .42O 2. Johor Bahru 9 9 .814 5.561 4.633 2.235 525 694 585 1. 92. Vientiane 1 0 6 . Kota Kinabalu 1 0 0 . Kuala Lumpur 1 0 1 . 110. Hanoi 9 7 .398 4. 89.777 8.558 1.525 5.482 4.677 1.64L L.628 2.506 6.900 3.344 2.237 2.150 545 1. Ho Chi Minh 98.964 2. Davao Citv 9 6 .063 5.6L4 766 1.380 3.744 4.453 918 L02 103 2.886 6.656 t.O25 1.333 3.252 4.380 2.687 2.2L2 1.673 ASIA TENGGARA Bandar SeIi Bagawan 94.894 1. 1. 108.981 673 919 823 7.833 1.468 2.757 1.501 90. TI2.158 2.562 2.5OO 3.784 1.OO9 r.O92 2./ .274 L.413 . 2.195 r.053 ro7. Bangkok 9 5 .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -37- dalam U NO.801 7.503 911 L. BIAYA TAHUN 2OL4 KOTA EKSEKUTIF BISNIS (4 EKONOMI 5 r) 88.226 3.833 L.155 2.926 4.034 2.427 659 L.318 6.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -38- SIAYA PEIIYELENOGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI pengamanan ATK. Lampu. York (termasuk KJRI New t/ . Langganan Koran/Majalah. Sendiri. Jamuan Kantong Diplomatik.

O82 2.967 1.732 1. 35.773 1. 145 156 158 161 165 177 151 177 18 20 20 20 2.O29 1.776 2. 37.978 (ke) (71 232 213 (oH) (81 I (2) EROPA UTARA 0openhagen (41 281 259 254 267 311 (5) 31 32. Sarajevo 1.732 108 lt7 118 121 84 90 91 93 95 I02 87 1. 42.478 L23 L32 113 86 +4.966 2.FRJKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antanalarive Dar Es Salaam Harare I.02 21 22 '22 L9 2.232 2.585 3.220 148 145 6 6 2.733 2. 47.669 2. 11 5 t. 34. 46.341 110 96 95 LL7 95 95 95 103 99 86 85 106 85 85 85 93 52. 49.220 I. 41.22O 43. r.220 L.375 2. Bucharest Kiev Moscow 1.029 r32 123 r.thens Lisbon r./ . JC- 56. 48.270 Madrid Rome Vatican qeqereg_ EROPA TIMUR L.O82 2. 33.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -39- dalam ATK NO KOTA (or) (3) 2 .7r 150 148 22 L9.220 1.220 I.232 2.773 143 r34 L43 139 148 40 35 35 40 JD .220 t9 23 L9 I9 L9 20 Praque Sofia 50. 51 Bratislava 1. Warsaw Budapest ATRII(A BARAT Dakkar {buja S. 58.962 2.340 Langganan Koran/ Majalah (Ekslempar/ Rr rl anl Lampu (Buah) Pengarnanan Sendiri Kantong Diplomatik Jamuarr (oB) {6) 3. 57.947 1.936 L. 45.220 183 148 t48 148 161 1.749 3.L79 Zagreb A.220 7.096 r32 r28 136 '5 5 2. 38.295 161 158 55 55 54. 2. 40.27r 2. Helsinski Stockholm London 24 22 22 110 t-01 99 102 L2L 209 2L5 256 22 26 Oslo EROPA SELATAN 36.668 L.867 7.690 L.O70 t.341 2.220 1.910 1. 53.978 3.220 L.275 1.760 2.220 1.220 1. 39.220 I.220 L.895 2.

524 2. 66.170 L.2s3 2.Town (41 t32 t28 L28 136 (5) 5 i) 59. 79.150 1.220 L.372 928 r.173 2. 89 illns kone liryo onsfang ou1 Langhai U rangzhou r.547 1. 85. 2.250 7. t.464 P mascus A. 73.220 1.515 1.270 L.220 1.220 140 L41 151 138 6 6 7 6 1.bc / r32 130 6 6 2 151 1. RII(A UTARA Alhiers n $o artoum bbat I I poli E B 61.270 t.220 381 5 D 4t2 439 J. 7Q.815 1.233.220 L.244 1.035 2.O55 3.450 t.220 t.220 1 . 60.RII{A SELATAN w rdhoek n pe.805 40 40 40 43 I 63.L70 38r 399 408 ara 189 194 777 L67 183 L77 t75 183 u Dhabi naa ldah rscat radh 372 376 394 376 399 408 t.534 L.220 iIA TIMUR 6 2.1 7 0 L.035 46 46 46 87.363 1.150 i. 76.t70 82.493 1.224 t.22O r.220 r. 61 62. 9+.547 L.IA TENGAH shkent lana t.398 2.220 346 346 379 379 365 361 346 346 6 2. Mmalna P shdad E Iman n ! wait 1.962 1. 65.L7O L. 93.574 1.220 1 . 78. n M t.233 49 49 47 47 44 45 4A 48 47 46 44 +4 / ..220 1.220 L.167 2.270 L.244 5 5 5 5 5 o 1. 77.224 90. '83.t70 B irut ha r.469 51 5l 47 44 48 47 46 48 49 45 46 48 L. 74.25O 46 48 49 84. T\ nlsla 1.22Q L.962 eannesDurg tD1ltO 2. 80" 81.270 I. 68.324 6 6 6 6 6 6 6 47 47 51 DI '2.2L2 139 140 150 t37 131 40 35 40 40 40 4Q r29 A IA BARAT 69. r.690 1.1 7 0 I.120 4t2 421 385 363 399 385 r.244 1.469 l.rN N\\\-ff g:n-g a /h' -ztal/l NffiZ MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W -40- =S5r'ts= NO KOTA ATK (or) (3) 2.575 2. .170 L. 64.220 L. 88. 86.O29 Langgalan Koran/ M4jafah (Ekslempar/ Lampu (Buah) Pengamanarr Sendiri Kantong Diplomatik Jamuan (oB) {6) (kel t7l 143 139 139 L48 (oH) (81 I (21 A . anbul bai 5 5 5 5 5 5 5 r87 L7t L73 181 t73 183 L87 1. 71 72.449 r.096 5 5 2. 9l 92. 75.

170 ro2.227 75 /c 83 83 83 81 81 66 66 66 5 5 5 4 75 IJ 3I 1 1 1 Manila L 1 2 . Kuala Lumour 1.945 1. r 15.917 2.221 2. 98.L78 L.568 2. Sydney L 2 7 .170 L.O89 1. Dilli r.170 1.329 2. LO7.I7O L.I2O Langganan Kotan/ Majaiah (Ekslempar/ Lampu (Buah) (5) Pengamanan Sendiri Kantong Diplomatik Jamuan (oB) (6) {ke) (71 65 (oH) (8) 89 1) ASIA SELATAN (21 Kaboul feherat Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi Mumbai I4l 50 46 44 95. Johor Bahru 1 0 9 .L7Q tL7.LVg L.052 L.220 t.170 1. Suva r30.220 1. Port Moresbv L 2 6 .220 L. 101 6 5 5 5 5 5 5 r.220 2.170 7. 6 5 5 r28.480 L.I59 2. Perth 125. L.22L 5 5 5 5 4 65 60 60 60 75 60 62 78 /J 83 66 69 a7 83 a2 83 66 1 1 9 .220 |.220 1. 99.170 L.495 1.380 1.568 642 3.158 123 118 123 118 L23 74 92 89 92 89 92 86 t. Kota Kinabalu 1 1 0 . y'animo 6 6 6 6 b 2.r41 1.L70 t.840 '6 6 6. Noumea t 2 4 .220 7.160 642 1.r70 1. Vientiane Yangon r.220 L.L7O T.747 Lt7 88 // . 103.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -41 - NO KOTA ATK (or) {3} L. Songktrla Kuching 47 37 39 49 47 46 47 37 6T 4 4 5 4 4 1.220 L. 100. Melbourne 4 74 75 60 60 66 I.220 L.221 1.553 60 57 58 58 58 59 59 82 78 79 79 79 81 81 2. Penang I 1 3 . 104.170 1. I 18.350 1. Pnom Penh gapore tL4.220 52 52 52 56 52 50 52 52 48 49 t 2 3 . Wellington L 2 9 . 106.7to t.546 2. lawau ASIA PASIFIK t 2 0 .r70 45 45 45 46 46 1.I7O I. 97.220 1. 96.329 ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao Citv Hanoi Hq Chi Minh l08.170 47 47 47 46 46 37 27 5 5 r. Canberra L2T Darwin t 2 2 .170 L220 r.480 982 L. 105.463 2.t34 1. I tb.362 981 1.170 1.I7O 1.568 r23 L23 L23 IJJ 92 92 92 100 L.220 t.265 977 2.170 1.

639 7.013 t2. 7. 9.951 l 3 176 17. litv 8.+47 7.825 7.2!O 7. 40.353 80 80 80 80 72 80 72 72 80 9 9 I 9 9 9 9 I 9 681 681 320 320 320 337 361 320 361 361 soo 300 300 300 681 7t7 767 681 767 767 681 400 400 400 4C 29r 300 291 291 350 400 350 350 400 320 300 409 409 409 431 461 409 461 461 409 46 46 46 48 JI +o 51 51 46 lo.563 l 6 147 80 72 80 80 80 9 I 9 9 9 8r0 /tJ aar a<a 755 sl8 293 300 300 352 69s 6a2 702 835 896 648 596 585 602 7t7 876 806. 13. 24. t4.309 13.353 9. 38.308 790 49 64 49 31 UTARA ragen ki olm 32. 6.t76 80 72 80 80 72 80 80 9 9 9 9 9 . 43. 9 I 9 9 9 9 695 867 609 774 616 688 588 o.692 13.9L3 16.408 8.563 72 72 72 72 'tt 42. 8. 1 0 9 12.793 9.408 8.s00 72 72 9 9 9 652 638 609 307 300 247 275 275 232 392 383 350 392 44 383 366 43 4t in n rg dam 2A. 23. 30 t3.308 790 790 52 49 64 49 s85 768 585 585 768 585 72 80 17.3s3 n A zeles rk lnslsco ver gton KA SELATAII 8. 20. Sewa Kendaraan. 562 721 729 744 41 45 45 46 702 753 645 /JJ 760 at4 698 814 602 516 602 50 43 50 // .760 /+5 774 774 aa1 704 695 722 300 293 304 722 642 895 682 682 895 682 304 287 608 596 619 619 821 806 437 5l 50 52 837 790 1. 35.563 72 9 I 9 I 9 9 I 9 6t6 oo/ 302 326 330 337 344 368 316 368 674 688 242 262 265 275 276 295 275 295 493 667 533 539 550 .309 13. SELATAN 36.434 13. 37.408 9. t7.500 9.597 13.t76 t3. r City BARAT .G_z/ MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W -42- .f c 327 408 246 364 290 324 276 303 264 329 250 294 250 261 223 245 350 350 350 350 350 350 350 384 418 521 366 465 370 413 353 387 46 58 4l 52 4l 46 39 43 KATENGAH 18. 41 o 11 .496 7.t42 12. 4. 5. 25. 1r. 2l 22.s29 Aires ribo b5 9 q 10..407 1e 12. 34. I{AUTARA Sewa Kendaraan Pengadaan Pakaian Sopir/ Satpam (Stel) {hari} Konsumsi Rapat Mobil Box Gedung 1m27tatrunl Halaman lm'I Tahun) Kantor (01) Sedan Bus (oK) 8. dan Konsumsi Rapat Pemeliharaal NO KOTA Kendaraan dinas {Unit/ A I z3.626 13.659 13. 27. Pakaiarr Sopir/Satpam. 29.353 -4. TD 4. 26.951 13. 9 9 9 9 .001 t9. 14.442all SJTJFI#Z :aqiT.434 l 3 176 13.353 8.s les 7.Nsl \\\:F*-ffi. 39. 79r 814 969 54 50 49 50 60 . 12. 33.t76 72 960 731 731 960 731 s77 247 287 377 247 1. Pengadaan Inventaris Kantor.362 63 63 72 63 63 63 63 :o de Chile a 8.9.

766 l l.o80 1r. 77. \ddis Ababa t?a 72 63 aa llairobi \ntananarive 10.644 10.889 I l .399 10.399 rLtoJ )ar Es Salaam Harare AT'RIKA SELATAN Windhoek 3ape Town Johannesburg Vlaputo [I'RII(A UTARA LO.277 10. 4t EROPA TIMUR Sratislava Sucharest Gev 13. 53.367 t2. 89.905 9. 57. 88.256 I 1.soo 63 9 9 9 9 9 315 294 JIJ 304 325 259 242 259 251 268 275 250 250 ztJ 710 663 770 663 7to 686 733 7to 686 . 56.889 I I 133 I 0 .3 /J (uwait leirut )oha 490 500 458 72 72 55 +37 474 458 453 74 76. 66.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 43 Pemeliharaan NO K O.766 10. 47.Jo / 737 638 631 72 72 72 72 72 72 46. 50 bl Moscow Praque Sofia r4. 60 6t I I 133 ro.863 72 80 80 80 9 9 9 9 371 407 407 397 397 436 436 441 441 444 444 397 400 +36 436 309 309 | 339 | 339 | 20 20 22 22 (/ .863 IO.30 275 275 275 350 350 350 r50 150 150 32 30 32 33 84. 15 4 LO.500 72 72 72 72 9 9 9 9 2lq 304 304 325 259 251 251 264 275 275 275 294 350 350 233 249 710 686 686 733 a 8 I 8 63.367 r r. 85. Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah 393 401 367 346 380 367 363 221 275 250 275 275 225 ZTJ 350 350 300 350 350 245 350 35() 150 150 125 150 150 100 150 150 33 34 31 29 32 31 21 3ao 389 354 359 376 359 380 389 ?:75 72 OJ 78.277 72 72 236 234 9 250 275 275 275 275 150 t4t 150 150 150 47 47 50 46 44 43 69.889 LO. -Ionskons Osaka Iokvo 9. 7. 80. 72 72 9 9 9 9 o 304 308 329 301 287 244 257 253 271 248 215 350 300 350 350 350 350 lripoli lunisia ISIA BARAT Manama Saghdad lmman 10.stanbul Dubai ASIA TENGAI{ to. 733 250 59.399 63 OJ 9 o o rL. 58. oIo6./oo 62.990 Baku ISIA TIMUR Seiiine 63 453 490 522 363 393 419 250 250 250 300 300 '300 t25 r2s t25 3l 33 35 47.623 1O. 8l 42. 83.T A Kendaraan dinas (unit/ Halaman Pengadaan Pakaian Inventaris Sopir/ Kantor Satpam (or) (Stel) Sewa Kendaraan (hari) Gedung (m27Tahun1 Konsumsi Rapat Mobil Box (^'/ Tahun) 9 9 9 9 9 9 9 9 Sedan Bus (oK) 44.o32 r1.496 r r.500 LO.234 72 9 9 353 346 204 27s 275 663 ts3 150 43 200 6s0 42 n 8 8 8 54.176 I 1.154 72 OJ 65.910 10. 55. 44.766 ro.522 9. 64 qlc19$_ Cairo Khartoum Rabbat 1o. 79. 86.905 10.256 11. r 1.40L 631 688 358 312 309 309 309 309 309 ?47 247 2so 275 307 275 275 275 585 510 505 625 505 505 505 300 5s0 791 690 642 845 642 682 642 744 49 43 42 52 42 42 42 +o 52. 12.Jo / 7al 631 oJl Warsaw Budqpest IFRIKA BARAT Dakkar {buja TFRIKA TIMUR t1. 49.522 1o.479 12.766 lu. 72 72 OJ 9 9 '9 9 9 9 9 I 72.889 t7. l 5J 9 I 9 9 9 9 I 444 442 447 469 447 474 444 275 250 350 150 275 211 300 350 350 t25 150 150 33 30 . 70. Tashkent Astana I0. 72 72 Vluscat Riyadh . 90.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -44- 515 JIJ _!39- 140 -_ 3Ol 297 63 _ rt2 7t2 // .

Biaya transportasi dalam kota untuk kegiatan rapat dan kegiatan pada unit anggaran yang lainnya sejenis dapat dibebankan penyelenggara kegiatan. Batas wilayah kabupatenlkota d. dan Jakarta Selatan. Jakarta Barat. Satuan Biaya Latihan Prajabatan biaya yang satuan prajabatan merupakan Satuan biaya latihan prajabatan bagi latihan biaya digunakan untuk perencanaan kebutuhan calon pegawai negeri sebagai syarat untirk diangkat sebagai pegawai negeri.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -45PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI 1. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. Uang transpor kegiatan dalam kabupatenlkota apabila perjalanannya menggunakan kendaraan perjalanan yang bersifat rutin. Jakarta Utara.Uang transpor dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non pegawai di luar kantor yarlg berkaitan negeri yang melakukan kegiatan/pekerjaan y^ng bersifat insidentil dengan pelaksanaan tugas kantor/instansi dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kabupatenlkota. Jakarta Timur. tidak dapat diberikan dinas dan/atau untuk tidak dapat diberikan Uang transpor kegiatan dalam kabupatenlkota .i Provinsi DKI Jhkarta meliputi kesatuan wilayah Jakarta Pusat. Satuan Biaya Uang Transpor Kegiatan Dalam Kabupaten/Kota ". Untuk kegiatan kabupaten/kota dalam danf atau air maupun menggunakan udara moda transportasi yang melebihi satuan biaya yang ditetapkan dapat memerlukan'biaya diberikan secara at cost. // . Satuan Biaya Diklat Pimpinan/Struktural Satuan biaya diklat pimpinan/struktural mdrupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya diklat penjenjangan bagi pejabat/pegawai yang akan/telah menduduki jabatan tertentu. 3. Catatan: yang mengharuskan a. Satuan biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. kepada pegawai negeri atau non pegawai negeri yang melakukan rapat dalam' komplek perkantoran yang sama. namun belum termasuk biaya pedalanan dinas peserta.'Satuan biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. b. 2.

Rincian Aanggaran Biaya'('RAB). dan pendidikan Pasca Sarjana (strata 2 (dua) atau-strata 3 (tiga)) yang terdiri dari biaya hidup dan biaya operasional. Diploma IV atau strata 1 (satu). dan Geiset agar berada dalam kondisi normal (beroperasi dengan baik). Printbr. Diploma III. . satuan Negeri Biaya Bantuan Beasiswa program Gelar/Non Gelar Dalam Satuan biaya bantuan beasiswa program gelar/non geiar dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya bantuan mahasiswa program gelarf non gelar dalam negeri bagi pegawai negeri yang ditugaskan pendidikan untuk melanjutkan Diploma I. personat Computer/Notebooi.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -46- satuan Biaya pemeliharffi satuan biaya pemeliharaan sarana kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris kantor (yang digunakan langsung oleh pegawai. dibayarkan kepada pihak/orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam bahasa yang diinginkan.gas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi 'Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana. dan surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Satuan Biaya Sewa Mesin Fotokopi Satuan biaya sewa rriesin fotokopi menipakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa mesin fotokopi yang terdiri dari mesin fotokopi analog dan mesin fotokopi digital untuk menunjang pelaksanaan operasional kantor. Untuk biaya pemeliharaan Genset belum termasuk kebutuhan bahan bakar minyak. besaran tunjangan tr. yarlg dalhm pengusulannya dilampiri dengan Terms of Reference (TOR). sudah termasuk toner dan biaya perawatan. AC split. Satuan Biaya Penerjemahan dan pengetikan satuan biaya penerjemahan dan pengetikan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Uiaya penerjemahan dan pengetikan. Biaya untuk pendidikan ditanggung oleh Pemerintah secara at cost sedangkan untuk biaya riset program dapat dialokasikan bantuan biaya riset sesuai kemampuan keuangan kementerian negara/lembaga masing-masing.. khususnya meja dan kursi). uang buku dan referensi per tahun. Khusus tenaga pengajar biasa pada perguruan tinggi yang ditugaskan mengikuti pendidikan fakultas pasca sarjana.

keluarga penjaga menara suar. daya tertentu oleh beberapa fungsi pasukan dalam bentuk'satuan tugas (iatgas). cata bertindak. Operasi Pasukan adalah serangkaian tindakan pasukan dalam rangka pencegahan. petugas stasiun Radio pantai (sRop) dan vessel Traffic Infonnation seruice (vrIS). mahasiswa/siswa sipil.r"n bencana yang diselenggarakan d. TNI/POLRI ' non organik. e.rsslon/kegiatan sejenis merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya honorarium narasumber non pegawai negeri yang mempunyai keahlian/pengalaman tertentu daiam ilmu/bidang tertentu. dan dukungan sumber "d*"r"n. petugas bengkel dan galangan kapal kenavigasian. diberikan kepada anggota narapidanaf talranin. Anggota yang sakit dirawat/ sakit (pasien). serta pettat gr. b. f: Tahanan disiplin.k Buah Kapal (ABK) cadangan pada kapaf rregara. penanggulangan. suar. ABK aktif pada kapal negara. penjaga *. petugas pabrik gas aga untuk lampu srlar. pelibatan kekuatan.. pasien rumah sakit.anggota adalah anggota yang ditahan melanggar .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -+t - 8. Honorarium Kegiatan Narasumber {pakar Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Discusst o n I Ke giatan Seje nis Group Honorarium narasumber (pakar/praktisi/pembicara khusus) untuk kegiatan seminar lrakor/sosialisasi/disemtnasi/focus group discr. Diklat lainnya adalah pendidikan latihan meningkatkan kemampuan anggota. adalah anggota dilakukan keluarganya karena . And./ . g.Latihan praoperasi adalah pelatihan berupa teori dan praktek dalam rangka kesiapan sebelum pelaksanaan operasi pasukan c.' untuk menjadi anggota. pertama dari peserta umum yang dan yang dididik untuk yang d. Satuan Biaya Pengadaan Bahan Makanan Satuan biaya pengadaan bahan makanan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan bahan makanan. kelompok tenaga kesehatan kerja pelayaran.alam kurun waktu. rescLle team. penyandang masalah kesejahteraan sosial. Satuan biaya pengadaan bahan makanan kenavigasian diberikan kepada: a.rri1r. petugas pengamatan laut. dan mahasiswa militer/semi militer. Dikma adalah pendidikan . penindakan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -48- g. Penjaga Menara . m. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial. mahasiswa/siswa sipil (seperti mahasiswa pada Sekolah Tinggi Perikanan. ABK Aktif Kapal Negara adalah awak kapal negara kenavigasian yang ditempatkan dan bekerja di kapal negara kenavigasian pada posisi tertentu pada saat berlayar.yang beitugas memeriksa kondisi kesehatan para awak kapal pada saat pengurusan sertifikasi kepelautan. Petugai bengkel dan galangaq kapal kenavigasian adalah petugas yang memperbaiki dan merawat sarana prasarana kenavigasian di bengkel navigasi dan memperfaiki serta merawat kapal negara kenavigasian di galangan navigasi.-' meliputi: a. dan o. dan . i. Pemerintahan Dalam Negeri). Suar (PMS) adalah petugas yang menjaga merawat menara suar agar dapat berfungsi dengan baik. j. Akademi Institut /]/ . h. Petugas Stasiun Radio Pantai (SROP) dan Vessel Traffic Information Seruice (VTIS) adalah petugas yang mengoperasikan peralatan di SROP dan VTIS. n. mahasiswa/siswa Satuan biaya pengadaan bahan makanan untuk yang diasramakan. kedinasan diberikan kepada mahasiswa/siswa . Keiuarga Penjaga Menara Suar (PMS) adalah keluarga petugas penjaga menara yang ikut serta daiam bertugas menjaga menara suar. gas aga diguriakan sebagai bahan bakar bagi iampu-lampu menara suar. Kelompok tenaga kesehatan kerja pelayaran adalah petugas kesehatan .biaya pengadaan bahan makanan untuk keluarga penjaga menara sua| diberikan kepada istri/suami dan anak (maksimal 2 anak) pegawai penjaga menara suar sepanjang keluarga dimaksud mengikuti penjaga menara suar melaksanakan tugas di iokasi pos menara suar. . ABK Cadangan Kapal Negara adalah awak kapal negara kenavigasiaan yang siaga untuk ditempatkan pada kapal negara kenavigasian pada saat sandar dan bertolak serta bongkar muat. Petugas pengamatan iaut adalah petugas yang melaksanakan survey hidrografi pada alur pelayaran serta melakukan evaluasi alur dan perlintasan serta memonitoring pelaksanaan Sarana Bantuan Navigasi Pelayaran (SBNP). mahasiswa Penerbangan. l. Akademi Migas). k. Petugas pabrik gas aga untuk lampu suar adalah petugas yang bekeda di pabrik gas aga di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP).b. Satuan . mahasiswa/siswa militer/s-emi militer (seperti mahasiswa mahasiswa TNIIAKPOL.

: Aceh. dan Lampung. Kalimantan Utara Kalimantan Timur. barang cetak. dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KpK). Kalimanatan Barat. Jawa Barat./ . DI Yogyakarta. iangganan surat kabar/berita/rnajalah. Satuan Biaya Konsumsi Tahanansatuan biaya konsumsi tahanan merupakan satuan yanrg biaya digunakan untuk perencanaan. Sulawesi Selatan.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA _49_ Catatan: satuan biaya pengadaan bahan makanan dibedakan menurut rayon sebagai berikut: narapidanaf tahanan Rayo3. Maluku Utara.a langsung feikantoran . dan Papua Barat. Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran di Dalam Negeri Satuan biaya keperluan sehari-hari perkantoran di dalam negeri merupakan satuan biaya yang dikaitkan dengan jumlah pegawai yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari berupa barang habis pakai yang' seca. Bang Beiitung. Jawa Timur. 11: . Bengkulu. Sulawesi Barat. kepoiisian.menunjang penyelenggaraan operasional dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal. : Sulawesi Tengah. Sulawesi Tenggara. Kaliman . kebutuhan biaya pengadaan paket makanan tahanan. alat-alat . Sumatera Selatan. Sulawesi lJtara. 10. . Riau. Kepulauan Riau. diberikan untuk tahanan yang berada pada rumah tahanan 'kejaksaan. Kalimantan Selatan. terdiri dari alat tulis kantor (ATK). dan Nusa Tenggar Barat.Tengah. I Rayon II : Banten. Bali. Sumatera Barat. Ja Tengah. dan air minum pegawai. Maluku.rumah tangga. Rayon III Daerah khusus untuk pengadaan bahan makanan narapidanaf tahanan merupakan daerah-daerah yang terpencil dan/atau sulit dijangkau yang berada pada'masing-masing rayon. Sumatera Utara. Nusa Tenggara Timur. Papua. DKI Jakarta. Pengaturan daerah khusus untuk pengadaan bahan makanan narapidana/tahanan pada masing-masing rayon mengacu pada peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Badan Narkotika Nasional (BNN). Jambi. Gorontalo.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -50- Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Satuan biaya makanan penambah daya tahan tubuh merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makanan/minuman bagi pegawai negeri sebagai penambah daya tahan tubuh. mengantar biaya pengurusan Surat Tanda // . sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. Contoh: Golf car yang digunakan tamu kenegaraan. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas Satuan biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya termasuk biaya bahan bakar. Satuan Biaya Konsumsi Rapat satuan blaya konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan konsumsi makanan termasuk minuman dan kudapan uhtuk rapat/pertemuan baik untuk rapat koordinasi tingkat Menteri/eselon I/setara maupun untuk rapat biasa yang diselenggarakan di kantor. Satuan biaya tersebut belum termasuk Nomor Kendaraan (STNK). dalam rangka patroli polisi bandara.' Rapat'koordinasi tingkat Menteri/eselon I/setara adalah rapat koordinasi yang pesertanya adalah Menteri/eselon l/pejabat yang setara. diberikan kepada pegawai negeri yang jenls pekerjaannya dapat rriemberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai tersebut. satuan Biaya Penggantian Inventaris Inventaris untuk Pegawai Baru Lama dan/atau Pembelian Satuan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris untuk pegawai baru merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pe-nggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru. pengalokasiannya maksimal LO% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai dan minimal untuk 1 (satu) pegawai. Penggantian inventAris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai. Catatan: Yang dimaksud kendaiaan.operasional dalam lingkungan kantor adalah kendaraan yang digunakan hanya terbatas dalam lingkungan kantor..

Menteri serta setingkat Menteri) yang melakukan perjaianan dinas dan memerlukan sewa kendaraan dan diberikan secara at cost. masuk dan kegiatan lain sejenis. L7. pertemuan. sosialisasi. Satuan Biaya Sewa Gedung pertemuan satuan biaya sewa gedung pertemuan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa gedung pertemuan untuk pel. Catatan: Untuk sewa kendaraan selain kendaraan roda 4 (empat). seleksi/ujian pegawai. satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri Satuan biaya digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan dalam negeri dengan maksud menjaga/mempertahankan geaung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2oh (dua persen). roda 6 (enarn)lbus sedang. tidak termasuk untuk pemeliharaarL gedung/bangunan dalam negeri yang memiliki spesifikasi khusus yang diatur berdasarkan ketentuan yang beriaku. roda 6 (enam)/bus sedang. Gedung pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 3OO (tiga ratus) orang. Satuan biaya pemeliharaan untuk: a . Satuan Biaya Sewa Kendaraan Satuan biaya sewa kendaraan mempakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa kendaraan roda 4 (empat).MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA L6. gedung/bangunan miiik pihak lain (selain pemerintah pusat) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. dan roda 6 (enam)/bus besar.aksanaan kegiatan di luar kantor seperti rapat. " . kursi. sudah termasuk sewa meja. termasuk untuk moda transportasi antar pulau di wilayah Indonesia (misalnya: perahu dan speed boat) dapat menggunakan biaya sewa sesuai harga pasar dan dilakukan secara selektif serta efisien. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. sound system. gedung/bangunan gedung/bangunan dalam negeri dialokasikan milik negara. Satuan piaya sewa kendaraan sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi. dan/atau b . Satuan biaya sewa kendaraan dapat diperuntukkan bagi pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga negara. 18. dan roda 6 (enam)/bus besar untuk kegiatan yang sifatnya insidentii dan dilakukan secara selektif serta efisien.

Roda 2 lDrual Operasional Kantor Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional roda 2 (dua) operasional kantor merupakan perencanaan satuan biaya yang digunakan untuk kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 2 (dua)jenis bebek. baik dalam satuan bulanan atau tahunan. ilapat diberikan ongkos kirim untuk pengadaan kendaraan operasional bus. Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional roda 2 (dua) lapangan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 2 (dua) jenis sport/trailyang digunakan untuk operasional guna menunjang kantor lapangan dan/atau pelaksanaan tugas dan fungsi. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional bus merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan jemput operasional dan/atau angkutan antar pegawai. Kebijakan penerapan sewa kendaraan operaslonal ini merupakan . satuan biayanya menggunakan harga pasar. Sepanjang diperlukan.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -52- untuk sewa kendaraan operasional untuk jangka waktu yang lama. /x .sfopal dengan tetap mempertimbangkan prinsip-prinsip efisiensi dan efektifitas. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Dan/Atau Lapangan. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional pejabat satuan biaya pengadaan kendaraan operasional pejabat merupakan satuan biaya yang digunakan perencanaan untuk kebutuhan biaya pengadaan kendaraan operasional pejabat eselon I dan eselon IL satuan Biaya Pengadaan Lapangan Roda 4 (Empatl Kendaraan operasional Kdntor dan/atau satuan biaya pengadaan kendaraan operasional dan/atau lapangan roda 4 (empat) merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan pengadaan biaya kendaraan roda 4 (empat) operasional kantor dan/atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian negaraf lembaga. alternatif dalam penyediaan kebutuhan kendaraan opera. yang besarannya disesuaikan dengan harga pasar.

dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per tahun. Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas satuan biaya pengadaan pakaian dinas (stet) merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan pakaian dinas termasuk ongkos. dan 2) dalam ha1 satker yang pada -awal pembentukannya tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan penggunaan pakaian dinas pegawai. dan diberikan 1 (satu) potong jas per tahun. Satuan Biaya Pakaian Dinas Perawat Satuan biaya pakaian dinas perawAt diperuntukkan bagi peraw at yang penyediaannya secara selektif.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -53- 23.jahit dan atributnya yang meliputi:. kopel.tertentu yang penggunaan . e. sopir/pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh Yang diangkat berdasarkan surat keputusan KPA. Satuan Biaya Pakaian Kerja Satpam Satuan biaya pakaian kerja satpam diperuntukkan bagi satpam. dan atribut lainnya) dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. kaos security. dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. Satuan Biaya Pakaian Dinas Pegawai Satuan biaya pakaian dinas pegawai diperuntukkan bagi pegawai yang penyediaannya secara selektif. ikat pinggang. a. c. f. Satuan Biaya Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh Satuan biaya pakaian kerja. sudah termasuk perlengkapannya (sepatu. tali kurt dan peluit. kaos kaki. Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter Satuan biaya pakaian dinas dokter diperuntukkan bagi dokter yang penyediaannya secara selektif. Satuah Biaya Pakaian Seragam MahSasiswaf Taruna Satuan biaya pakaian seragam mahasiswaf tarunadiperuntukkan bagi mahasiswa/taruna pada pendidikan kedinasan di bawah kementerian ndgaraf Iembaga . d. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun dengan ketentuan sebagai berikut: 1) harus ada ketentuan yang ditetapkan oleh Presiden pada awal pembentukan satker mengenai kewajiban penggunaan pakaian dinas pegawai. // .selektif. seragamnya telah mendapatkan rjin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang penyediaannya diiakukan secara . paling banyak 2 (dua) stel per tahun. baju PDL. b. biaya pakaian dinas pegawai dapat dialokasikan setelah meiniliki tjin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. topi.

1 (satu) orang pejabat Menteri/setingkat Menteri. podium. b. Paket Fullboard Satuan biaya paket fultboard. u. standard souryd system. dan permen). air mineral. mikrophon. Paket Fullday paket biaya untuk disediakan kegiatan . disediakan untuk paket kegiatan rapat 'luar yang diselenggarakan penuh di kantor sehari dan bermalamf rr. II eseion III yang menurut Satuan biaya paket kegiatan rapatf pertemuan di luar kantor lama penyelenggaraan terbagi dalary 3 (tiga)jenis: a.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -54- satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/pertemuan di Luar Kantor Satuan biaya paket kegiatan rapatf pertemuan d. makan 1 (satu) kali.i luar kantor merupakan g3tuan biaya yang digunakan perencanaan untuk kebutuhan biaya kbgiatan rapat/pertemuan yang diselenfgarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. makan 3 (tiga) kali.i luar kantor pejabat Menteri/setingkat Menteri adaiah kegiatan rapat/pertemuan yang dihadiri paling "rdikit . flip chart. Kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor pejabat dihadiri paling sedikit 1 (satu) pejabat eselon III. c. b.enginap. alat tulis. akomodasi 1 malam. standard sound system. alat tulis. Satuan fuIlday -rapat/pertemuan yang diiakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. rr . mikrophon.. air mineral. podium. Kegiatan rapatf pertemuan d. Satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan peserta kegiatan terbagi dalam 3 (tiga)jenis: di luar kantor menurut a. Kegialan tapat/pertemuan di luar kantor dapat dilaksanakan sepanjang pelaksanaan rapat yang membutuhkan koordinasi dengan unit/instansi lainnya sekurang-kurangnya peserta dihadiri dari eselon I lainnya/masyarakat. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. white board. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. dan permen).'ruang pertemuan dan fasilitasnya (terinasuk screen projector. flip chart. Kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor pejabat eseion I/eselon yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) pejabat eselon l/eselon II. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. Komponen paket meniakup minuman selamat datan!.thite board. ruang pertemuan (termasuk screen projector.

PakeH t affiay satuan biaya paket halfday disediakan paket kegiatan untuk rapatlpertemuan yang dilakukan di luar kantor selama setengah .secara at cost. kota. makan 1 (satu) kali (siang). indek paket pertemuan fullboard. Kegiatan rapatfpertemuan luar kantor dalam. air mineral. d. alat tulis. Kegiatan yang diselenggarakan secara fuLlboard dapat dilaksanakan baik di dalam kota maupun di luar kota 1) Kegiatan yang diseienggarakan di luar kota. yang diselenggarakan di dalam kota. dan permen). alokasi terdiri atas: indeks paket pertem 2) Pada kegiatan RKA-K/L (fuIlboa. flip charL white board. b. Catatan a.rangka penyele -pekerjaan yang dilakukan secara intensif harus menggunakan inde " shtuan biaya tersebut di atas.rd/fulldag/halfdag).MENTERIKEUANGAN REPUBLIK TNDONESIA W c. standard sound sgstem. dan uang harian paket fullboard di L kota (Lampiran I Nomor 28). mikrophon. maka satuan biaya uang saku rapat i dalam kantor larnnya. Dalam hal struktur organisasi pada kementerian negaraflembag f.diberikan untuk rapat yang melibatkan eselon I // . alokasi pada RKA-K/ terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan. Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama sama.diatur sebagaiberikut: Pejabat eselon II ke atas = 1 (satu) kamar untuk I (satu) orang 1 (satu) kamar untuk 2 (dua) orang Pejabat eselon III ke bawah = c. hotel untuk pejabat seluruh negaraf pegawai dapa menggunakan hotel yang sama disesuaikan dengan kelas kamar ho yang telah ditetapkan untuk setiap pejabat negaralpegawai negeri. e. Akomodasi paket futtboard. rehat kopi dan kudapan 1 (satu) kali. podiurn. dapat. hanya terdapat.satu eselon I. Komponen biaya mencakup minuman selamat datang. ruang pertemuan (termasuk screen projector. sehari minimal 5 (lima) jam. Besaran uang saku untuk uang saku dan biaya transportasi dal rapat/pertemuan di luar kantor kegiatan ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Nomor 28 yan merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peratirran Menteri ini.

Ketua/Wakil Walikota. pejabat eselon I. terminal / stasiun keberangkatan pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara f pelabuhan/ terminal / stasiun kedatangan dan sebaliknya. Catatan: a.perencanaan anggaran. DPD. b. Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri {PPf 'satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas dalam negeri adalah satuan biaya untuk pembelian tiket pesawat udara Pergi Pulang (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tduan dalam -. Ketua/Anggota Komisi. b.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . MK. maka alokasi biaya taksi sebagai berikut: 1) Berangkat a) biaya taksi dari tempat kedudukan Soekarno-Hatta. dan di Jakarta ke Ban ke te b) biaya taksi dari Bandara Adi Sucipto (Yograkarta) tujuan (hotel/ penginapan / kantor) di Yo gyakarta' 2) Kembali a) biaya taksi dari hotel/penginapan Su-ipto. Contoh penghitungan alokasi biaya taksi: dari Bandara Seorang pejabat/pegawai negeri melakulian perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Yogjakarta. dan Menteri. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung Sepinggan (Balikpapan) sampai dengan kota Samarinda. dan (Jakarta). Dalam pelaksanaan anggaran.ari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (/ . . (Yogyakarta) ke Bandara Adi b) biaya taksi d. MA. Wakil Gubernur. serta pejabat lainnya yang setara. BPK. DPd. satuan biaya tiket pedalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cosf (sesuai pengeluaran). Tarif bisnis untuk ketua/wakil ketua dan anggota pada MPR. Pejabat setingkat Menteri. Tarif ekonomi untuk pejabat negara lainnya dan pejabat eselon Ill kebawah. Bupati/ Gubernur. Klasifikasi tiket perjalanan dinas dalam negeri: a. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan satuan Satuan biaya taksi perjaianan dinas dalam negeri biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya tarif satu kali menuju kedudukan tempat perjalanan kantor taksi dari bandara/ dari atau bandara/pelabu-han/.

tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengiriman dokumen diplomatik. 24. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai tenaga kerja yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pengamanan di kantor per:wakilan dan wisma. Satuan biaya tiket termasuk biaSra asuransi. . Klasifikasi tiket a. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan penerangan di dalam gedung dan halaman kantor perwakilan. merupakan untuk mempertahankan kendaraan negeri agar tetap dalam kondisi peruntukarfirya. berupa: a. b. tarif bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B. Jamuan. g. tarif ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan D. tarif eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A. f. e. Langganan koranfmajalah.alat tulis (misal: kertas. Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri Satuan biaya penyelenggaraan perwakilan RI di luar negeri merupakan satuan biaya yang . ballpoint. b. dapat menggunaku. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penyelenggaraan operasional perwakiian RI di luar negeri. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan kebutuhan. 'Untuk perjalanan dinas Golongan C dan D yang lama perjalanannya melebihi 8 (delapan) jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit). tarif bisnis. Lampu. Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Luar Negeri (PPf Satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas luar negeri (FP) merupakan -'satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai bandara kota tujuan di luar negeri Pergi Pulang (PP). Pemeliharaan kendaraan. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan media cetak. Kantong diplomatik. termasuk biaya bahan satuan biaya yang digunakan dinas perwakilan RI di luar. c.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 27. dan amplop) yang alokasinya dikaitkan dengan jumlah pegawai. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kegiatan jamuan tamu diplomatik yang dilaksanakan di luar kantor. Pengamanan sendiri. d. dan c. ATK. sesuai dengan siap pakai bakar.r.

merupakan satuan biaya yang digunakan perwakilan R. untuk rnembiayai pengadaan pakaian dinas harian sopir/satpam pada perwakilan RI di luar-negeri.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Catatan: Untuk negara yang mempunyai 4 (empat) musim. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru dise suaikan dengan. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan perwakilan RI di luar negeri dengan maksud untuk rnenjagalmempertahankan gedung dan bangunan kantor perwakilan RI di luar negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2oh (dua persen). k. dan/atau kantor/wisma 2) gedung/bangunan milik pihak lain (seiain pemerintah RI) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemelihar_aan. Satuan biaya pemeliharaan gedung/bangunan duta/konsul di luar negeri dialokasikan untuk: 1) gedung/bangunan milik negara. Catatan: 4 (empat) musim Untuk perwakilan RI di negara yang mempunyai di luar gedung dapat dialokasikan biaya pemeliharaarL tambahan pemeliharaan dari fasilitas umum apabila ada ketentuan untuk 'yang riil dan negara sesuai dengan kebutuhan bersangkutan dipertanggungjawabkan. Pemeliharaan gedung/bangunan kantor/wisma duta/konsul. .'kebutuhan. Pengalokasiannya untuk minimal jumlah dan (home staffl pegaw ai (sepuluh persen) dari 1 (satu) pegawai. satuan biaya Dalam hal terdapat peraturan dari negara setempat yang mewajibkan dsuransi kendaiaaq biaya asuransi kendaraan dapat dialokasikan sesuai kebutuhan riil dan dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertan ggungj awabkan. merupakan satuan biaya yang digunakan Pakaian sopir/satpam. merupakan satuan biaya yang digunakan pegawai pada membiayai' pengadaan meja dan kursi untuk IOo/o maksimal perwAkilan RI di' luar negeri.I untuk pemeliharaan rutin halaman gedung/bangunan di luar negeri. dilengkapi oleh data dukung yang dapat J' Pengadaan Inventari:s.. h . Pemeliharaan halaman. tersebut sudah termasuk biaya penggantian ban salju.

pada beberapa kabupaten pengusulan satuan biaya melebihi ketentuan yang dibeiikan toleransi tercantum dalam Peraturan Menteri ini sehingga menjadi sebagai berikut: 1/ .W MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK 1. sewa kendaraan. dan mobil box untuk kegiatan yang sifatnya ipsidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. dan box. dan pengadaan pakaian dinas d. sewa mesin dalam negeri. bus. Catatan Umum: 1) Kementerian negara/lembaga ketentuan standar da-lam melaksanakan biaya masukan agar melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran sebagai berikut: a) pembatasan dan pengendalian biaya perjalanan dinas. konsumsi rapat.ran biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas. pengadaan kendaraan opera-sional bus. m. lama dan/ ata.lapangan. sebagai salah satu alternatif termasuk 2) Satuan biaya yang terdapat dalam Peraturan Menteri ini sudah pajak. penghdaan bahan makanan. fotokopi. bus dengan kapasitas 32 (tiga puluh dua) penumpang selama 8 (delapan)' jam. Satuan biaya sbwa tersebut sudah.. pengadaan kendaraan roda 2 (dua) dan operasional kantor dan/atau . dimana di dalamnya sudah termasuk' makan dan kudapan.termasuk biaya bahan bakar dan pengemudi. pengadaan operasional kantor dan/atau lapangan (roda 4). b) pembatasan dan pengendalian biaya rapat di luar kantor. 3) Satuan biaya diklat pimpinan struktural dan diklat prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2OO9 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Lembaga Administrasi Negara. pemeliharaarl: gedung/bangunan . dan c) penerapan sewa kendaraan operasional penyediaan kendaraan operasional. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya sewa kendaraan sedan. 4) Untuk satr.u pemeliharaan penggantian inventaris sarana kanlor. - Sewa kendaraan sedan. Konsumsi rapat. pembelian inventaris untuk pegawai baru.anf atau kerja. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya pengadaan konsumsi rapat biasa yang diselenggarakan di kantor.

ENTERIAN AGUS D.. MARTOWARDOJO .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK .6 0INDONESIA - sesuai dengan aslinya {ENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. ttd.W.