WJry

ll?.aL

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN

PERATURANMENTERI KEUANGANREPUBLIK INDONESIA NOMOR 1Z/PvtR.O2/2073 TENTANG STANDARBIAYA MASUKANTAHUN ANGGARAN 2014 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 9O Tahun 2O1O tentang Pen5rusunan Negara/Lembaga, Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian tentang perlu Keuangan menetapkan Menteri Peraturan Standar Biaya Masukan Tahuri Anggaran 2014; 1. 2OLO tentang Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun Kementerian Pen5rusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Negara/Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2OLO Nomor I52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71, |PMK.O2|2O13 tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, Dan Indeksasi Dalam Penlrusunan Rencana Kerja Dan Anggarar' Kementerian Negara/ Lembaga; MEMUTUSKAN: MenetAPKan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014. Pasal 1 Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OL4 adalah satuan biaya berupa harga satuan, tarif, dan indeks yang ditetapkdn dalam keluaran komponen untuk menghasilkan biaya Kementerian penJrusunan Anggaran dan Rencana Kerja Negara/ Lembaga Tahun Anggaran 2OI4. Pasal 2 Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 berfungsi sebagai: a. batas tertinggi; atau b. estimasi. STANDAR BIAYA

Mengingat

2.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

- 2 - t'.,. :

Pasal 3 ( 1 ) Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 yang berfungsi sebagai batas tertinggi sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(21Standar

Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 yang berfungsi sebagai estimasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Pasal 4

Penerapan Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OL4 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan mengenai pedoman standar biaya, standar stuktur biaya, dan indeksasi dalam pen5rusunan rencana kerja dan anggaran kementerian negaral lembaga. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 3 April 2OI3 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. ttd. AGUS D.W. MARTOWARDOJO angkan di Jakarta tanggal3 April 2OL3 NTEzu HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. ttd. AMIR SYAMSUDIN A NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2013 NOMOR 538

LAMPIRAN I MENTERIKEUANGAN REPUBLIKINDONESIA PERATURAN NOMOR TENTANG BIAYAMASUKAN STANDAR TAHUNANGGARAN 2014

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA STANDARBIAYA MASUKANTAHUNANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSISEBAGAIBATASTERTINGGI

NO

URAIAN

SATUAN (3)

BIAYA TA 2014

I
I PENANG<}UNG JAWAB PPNGELOLA

(21
KDUANGAN

(41

PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN a. Nillpagudana s.d. Rp.loojuta b. Nilai pa8u dana diatas Rpl00jutas.d- Rp250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d. RPSO0 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. RpI miliar e. Nilai pagu dana di atas Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp2,S miliar s.d. Rp5 miliar c. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s:d. Rp10 miliar Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d. Rp25 miliar i. Nilai pagu daha di atas Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar J . Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. RpZS miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. Rpl00 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar's.d. Rp250 miliar 'm. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar o . Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rp1 triliun p. Nilai pagu dania di atas Rpl trilitrn PEJABAT'PEMBUATKOMiTMEN a. Nilaipagudana s.d, Rp.100juta b. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s.d. Rp250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp25Ojuta s.d, Rp500juta d. Nilai pagu dana di atas RpsOO.juta s.d. Rpl miliar e. Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rpz,S miliar s.d. RpS miliar g. Nilai pagu dana di atas RpS miliar s.d. Rp10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d..Rp25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar j. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. RpZS miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. RpI00 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun p. Nilai pagu dana di atas Rpl triliun PEJABAT PENGUJITAGIHAN &PENANDATANGAN SPM a. Nilai pagu dana s.d. Rp.l0Ojuta b. Nilai pagu dana di atas Rp100juta s.d. Rp250juta c. Nilai pagu dana di atas Rp2S0juta s.d. Rpsoojuta d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar e. Nilai pagu dana di atas Rpl miiiar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu alana di atas Rp2,5 miliar s.d. RpS miliar g. Nilai pagu dana di atas RpS miliar s.d. Rp10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d. Rp25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d. RpSOmiliar j. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar k, Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. Rp100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miiiar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 millar s.d. Rp750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun p. Niiai pagu dana di atas Rpl triliun BENDAHARA PENGELUARAN a. Nilaipagudana s.d. Rp100juta b. Nilai pagu dana di atas Rpl00juta s.d. Rp250juta c. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d. Rp500 juta. d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar e. Nilai pagu dana di atas Ro1 miliar s.d. Ro2.5 miliar

OB na OB OB np OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp500.000 Rp6r0.000 Rp720.000 Rp830.000 Rp970.000 Rp1.1lo.00g Rp1.250.000 Rp1.580.000 Rp1.910.000 Rp2.250.000 Rp2.580.000 Rp3.080.000 Rp3.580.000 Rp4.080.000 Rp4.580.0O0 RpS.580.000

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp420.0O0 Rps10.000 Rp610.000 . Rp700.000 Rp820.000 Rp930.000 Rp1.050.000 Rp1.330.000 Rp1.610.000 Rp1.890.000 Rp2.170.000 Rpz.590.000 Rp3.010.000 Rp3.430.000 Rp3.850.000 Rp4.690.000

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp400.000 Rp480.000 Rp570.000 Rp660.000 Rp770. Rp88O. Rp990. Rp1.250. Rp1.520 Rp1.780 Rp2.040 Rp2. Rp2.830 Rp3.230. Rp3.620.
Rp4.42O

OB OB OB OB OB

Rp340.000 Rp500. Rps70. 670.000

(/

090.d. Rpl miliar pagu pengadaan di atas Rpl miliar s.5 miliar pagu dana di atas Rp2.d.d.000 Rp640.d. Rp250 miliar Rp250 miliar s. Rp50 miliar pagu dana di atas Rp50 miliar s.000 BARANG/JASA OB PENGADAAN BARANG/JASA {KONSTRUKSI)DAN KELOMPOK KERJA UNIT LAY I ilaipagu pengadaan sampai dengan Rp200 juta pagu pengadaan di atas Rp200 juta s.000 Rp2.860.OO0 Rp2. Rp750 miliar pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s.d.OO0 Rp4.d.d.d' Rpl triliun pagu pengadaan di atas Rpl triliun PENGADAAN BARANG (NON KONSTRUKSI} DAN KELOMPOK KERJA UNIT'LAYANAN (ULPI pagu pengadaan sampaidengan Rp200juta ilai pagu pengadaan di atas Rp250 jutei s. Rpl0 miliar pagu pengadaan di atas Rp10 miliar s.d.5 miliar s.090. Rp10 miliar pagu dana di atas Rp10 miliar s.d. Rpl triliun pagu pengadaan di ata.d.0Oo Rpl-780 Per Paket OP OP 'oP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP Rp1.d.5 miliar pagu pengadaan di atas Rp2. RpS00 miliar i pagu dana di atas Rp500 miliar s.230.370.210.d.TA 2014 pagu dana di pagu dana di pagu dana di ipagu dana di pagu dana di pagu dana di i pagu dana di dana di pagu dana di pagu dana di pagu dana di atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas Rp2.d.d.d. Rp2.320.5 miliar s.d.780 Rb2.d.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BIAYA.d. RpS miliar pagu pengadaan di atas RpS miliar s.520. Rp1 miliar pagu dana di atas Rpl miliar s.d.d.d.000 Rp2. Rp75 miliar pagq pengadaan di atas Rp75 miliar s.d.910.00O Rp1. Rp25 miliar pagu dana di aths Rp25 miliar s. RpSO0juta i pagu dana di atas Rp500 juta s.840. Rp750 miliar pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl miliar pagu pengadaan di atas Rpl miliar s.d.d.d.d. Rp500 miliar Rp500 miliat s. OB OB oB OB UD Rp1.d. Rp500 juta ilai pagu pengadaan di atas Rp500 juta s.Rill triliun Rpl triliun '.s50.d. Rp100 miliar pagu dana di atas Rp100 miliar s. Rp750 miliar pagu. Rp250 miliar pagu dana di atas Rpi50 miliar s. Rpl. Rp50 miliar pagu pengadaan di atas Rp50 miliar s. Rp2.d.000 (/ .d.1s0.d.O00 Rp3.atas Rp50 miliar s.000 Rp2. RpTS miliar i pagu dana di atds Rp75 miliar s. RpS miliar pagu pengadaan di atas RpS miliar s.miliar s.OO0 Rp1.040.000 Rp3. Rp10 miliar pagu pengadaan di atas Rplo miliar s.0OO OB OB OB OB oB OB OB OB OB Rp1. r2o Rp2.d.58O.47O OB OB UE OB PENGELOLA/BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU/PETUGAS I BELANJA PEGAWAI (PPABP] pagu dana s.d. RpS miliar RpS miliar s. Rp2.5 miliar s. Rp2S miliar Rp25 mitar s. Rp100 miliar pagu pengadaan di atas Rp100 miliar s.820.OB Rp1.d.d.000 Rp1.640.d. RpZ50 miliar Rp75O miliar s.d.d.miliar RplO miliar s. Rp50 miliar Rp50 miliar s.5 miliar pagu pengadaan di atas Rp2. Rp50 miliar i pagu pengadaan di.d. Rp500 juta i pagu pengadaan di aths Rp500 juta s. Rp250juta pagu dana di atas Rp25Ojuta s.330.d. Rp25 miliar i pagu pengadaan di atas Rp25 miliar s.d." Rpl triliun Per ' o Paket P OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP Rp680. RpS miliar i pagu dana di atas RpS miliar s.d.O00 Rp2.d.pengadaan di atas Rp759 miliar s..00o OB .d.350. RpTS miliar Rp75 miliar s.000 Rp1.d. Rp100 miliar pagu pengadaandi atas Rpl0O miliar s. Rp25 miliar pagu pengadaan di atas Rp2S.OOO Rp570. Rpl triliun pagu dana di atas Rpl triliun PENGADAAN BARA]f G/ JASA PENGADAAN II IT PI OB OB OB OB OB OB Ub Rp430.d. Rp500 miliar ilai pagu. Rp250 miliar pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s.d. Rp25o miliar pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s.000 Rp2.d.pengadaan di atas Rp500 miliar s. Rp50O miliar pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s. Rplo0 miliar Rp100 miliar s.d. Rp100juta pagu danadi atas Rp100juta s.5 miliar s. Rp75 miliar pagu pengadaan di atas Rp75 miliar s. Rplo. Rpl.

Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi s.230.880. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rpl miliar s.d. Niiai pagu pengadaan jasa konsultansi di atas Rp50 juta s.000 Rp4. di atas Rp750 miliar s.ffIKEUANGAN NO URAIAN (2) SATUAI| BIAYA TA 2014 (4) t1l t3) Per Paket OP Per Paket OP oP.daan jasa konsultmsi/jasa lainnya di atas Rpl00 miliar n.4so. OP OP OP OP OP. Rp3.030.0o0 . Nilai pagupengadaanjasa konsultansi/jasa Rp25 miliar b. diatas Rp100miliars. Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s. m.0o0 Rp1. Rp500 miliar OP OP OP OP OP s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RpS00juta s.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rpl00 miliar b.o00 Rp5.d.0001 Rt1.000 Rp480.Nilaipagupengadaanjasakonsultansi/jasalainnya ' Rp25O miliar f. g. Rp450. KDJU MIIIAT t. Nilai pagu penge{daan di atas Rpl00 miliar s.010.520.innya di atas Rp2.200.slo.d.oO0 Rp3.0o0l Rps.5. Nilai pagu penga. PANITIA PENGADAAN JASA (NON.d. Nilai pagu pengadaan jasa'konsultansi.2 PENGADAAN BARANG (NON. . Rp1 triliun .6a0. Nilai pagu pengadamjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp25 miliar s.560. Rp2.0001 2.5 miliar h. e.230. Rp500 mili4r e. Rp750 miliar Rp750 miliar s. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas PENGOUNAANGGARAN 2. j. OP OP OP OP OP 12 .270.000 Rp2.000 Rp1. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa konsultansi/jasa I I s.000 Rp3.d. Nilai pagu pengadaan d. Rpi.000] Rpa.0001 I Rn2. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp2.Rp1.. Nilaipagupengadaanjasakonsultansi/jasalainnyi diata! Rpiomiliars.0O0 Rp720.880.. di atas Rp75 miliar.d. Rp100 juta d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp l triliun RpS0 miliar s.3 PENGADAAN JASA (NON KONSTRUKST) a.490. Nilai pagu pengadaan di atas di atas di atas di atas Rp250 miliar Rp500 miliar s.0O0 Rp4. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi.580.7s0.00O Rp2. Rp75 miliar s.960./jasa la. Rpl triliun e.d.000i I Rp75 miliar d. Nilai pagu pengadaan .520.d. 9 9 0 . Rpl00 miliar s.000] Rp4.000 R p1 .000 Rp600.d. RplOO juta c.s.230. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa Rpl triliun i.560. OP OP OP OP OP OP OP OP OP lainnya di atas Rp10 miliat lainnya di atas Rp25 miliar s. Rp7S0 miliar d. Rp1 triliun ' 2.000 Rp3.A/LEJf.oool I Rpz.960.d.s6o.0001 I I di atas Rp250 miliar di atas Rp500 miliar Rp3.d.d.000 Rp450. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya lainnya lainnya lainnya Rn2.5 . Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RpS miliar s.000 Rp450.000 2.4 .d.5 miiiar s. s.000 Rp3. Nilai pagu pengadaanjasa Rp50 miliar c. Rp250 rrriliar b. s. Rp10 miliar .d RpSojuta b. Rp500miliars. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s.d.990. KONSTRUKSO DAN KELOMPOK KERJA UNIT LAYANAN PENGADAANruLP} a.d. Rpsb-o. lainnya di atas Rp50 miliar s. RpZ50 miliar s.d.d.d.d. RD25 miliar k. Nilaipagu peng4daan jasa lainnya s.d. ' Rp250 miliar s.50 miliar o. Nilai pagu pengadaan c. Rpl triliun Rp3.200.d.0O0 Rp9 i0.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s.d.s. Rp250 miliar s. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa KDJUU MIIIAT g. Rp3.!40. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lajnnya di atas ' Rp500 miliar p.KONSTRUKSI) a.000 Rp4.d. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp 100 juta s./jasa lainnya Rp100 miliar e. OP OP oP.d. 0 o 0 Rp2. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp75 riiliar . OP OP OP AD OP Rp3.oo0l I Rp1.d. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa Rp750 miliar h. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rpl triliun r.510.iuta f.s.1 PENGADAAN BARANG DANJASA (KONSTRUKSI) a. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RP2SO juta s. Rp250 iuta e. Nilaipagupengadaanjasakonsuitansi/jasalainnya diatas Rp750 miliar q.d.d.040. RpS miliar i. di atas Rpl trilidn ' (/ .000 Rp1.09O.d.750.d. RpI miliar .d.000 .

070.140.d.000 'Rp62o.760. Rp25 miliar Rp25 miliar s.000 RpS10. Rp l0 miliar RplO miliar s.490. Rp2S miliar Rp2S milia s.000 Rp770.620. Rpl miliar pagu dana di atas Rpl rniliar s.d.d.d. 11 0 .000 RpS7o. Rp250 miliar Rp2S0 miliar s.O00 Rp2. Rpl triliun OB OB OB OB oB' OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 'Rp430.000 Rp1.450.000 .d. RpSo miliar Rp50 miliar s. Rp7o0.O0O Rps0o.d.d.d.000 Rp3. RplO miliar s.0oo Rp1. Rp500 juta ilai pagu dand di atas Rp500 juta s.000 PENGELOLA L.d.000 Rp940.5 miliar s.MENTERIKEUANGAN REPUBLII( INDONESIA -4- PEI{TRIMA piNpntua ITASIL PEKER'AAN HAsrL PEKERJAAN/ IENGADAAN BARANG/JAsA PENERIMAHASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANO/JASA pagu pekerjaan/pengadaans. RpS milia pagu dana di atas RpS miliar s. Rp2S0 juta i pagu daha di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas .000 Rp1. RpS millar RpS miliar s. Rp75 miliar Rp75 miliar s.5 miliar s. RplO0 miliar RpJOomiliar s.ilid pigu dam di atas Rp25 milia s.000 Rpl. Rp750 miliar di atas Rp750 miliar s.d.88O.d. Rp50 miliar Rp50 miliar s. Rp75Omiliar pagu dana di atas Rp75O miliar s. Rp25 miliar iiagu dma di atas RplO .d.000 Rp2. Rpl triliun di atas Rp 1 triliun I{EGARA BUKAN PAJAK IPNBPI Rp2.060. Rp2.pagu dana di pagu dana di pagu dana di i pagu dana di di atas at* atas atas Rp100 miliar Rp250 miliu Rp50O miliar Rp750 miliar s.lO0. Rpl0ojuta. RpZS0miliar Rp250 miliar s.000 Rp?30.5 milia s.d. Rp10O miliar OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB .d.560.a.d.d. Rp50Omiliar Rp50Omiliar s.000 .280.0o0 Rp1.000 Rp660..d.d.000 pagu dana s.d.250.d.000 Rp1.5 milir RpZ. Rploojuta pagu dana di atas Rp100 juta s.000 Rp1.0Oo Rp3.Rp2SO juta pagu dana di atas Rp250 juta s. Rp1 triliun pagu dana diatas Rpl triliun A pagu dana s.d.iar s.d.260.d.030.d.170. RpSO miliar Rps20.260.d.d.0o0 Rp2.72o. RpS miliar RpS mfliar s.d. Rp75 miliar iLai pagu dana di atas Rp75 miliar s.380.5 miliar ilai pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu'dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas ilai pagu dana di atas ilai pagu dana di atas Rp2.840. Rp7S0miliar Rp750 miliar s. Rp250 mitiai Rp250 miliar s. Rp2. Rpl00 juta s.d. Rpl miliar pagu pagu pagu i pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pekerjmn/pengadaan. Rpl0 miliil Rpl0 mil.820.d.000 Rp910. 0 o 0 Rp1. Rp750 miliar s.000 R p i . Rp250 juta pagu dana di atas Rp25Ojuta s.000 Rp50 miliar s.5 milia pagu dana di atas Rp2.o00 Rp1.d.0o0 Rp1. Rp2.00o Rp2.000 .d. Rp75 miliar Rp75 milidr s.000 Rp2.000 Rp1.d.000 Rp3.0OO Rp1.d.d. Rp?S miliar Rp75 miliar s.d.d.26o.680. Rp200 juta pagu pekerjaan/pengadaan di atas Rp200juta s.d. Rpl0 miliar Rp10 miliar s.d. RPS0O miliar di atas RpS00 miliar s.00o Rpl. RpS milir RpS miliar s.000 Rpl. Rp50Omitiar Rp50Omiliar s. Rp500juta pagu dana di atas Rp500 juta s.d.ANGSUNG BENDAHARA ' pagu dana s.d.d.d.000 Rp340.pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas paBu dana di atas pagu dana di atas juta Rp250 jirta s.d. pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaafl pekerjam/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/fengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadadtt peke{aan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/p'engadaan PDIYERIMAAN di atas di atas di atas di atas di atas di di di di atas atie at6 atas Rpl mitar s.r00. Rpl miliar pagu dana di atas Rpl miliar s.d.d.260. Rp250 miliar s.iso.870.5 miliar Rp2. RpSOO Rp5O0juta s.0o0 Rp2. Rp42O.d.d.790.950. Rp100 miliar Rpl00 miliar s.0o0 Rp1. pagu dana di atas.d.000 Rp880.000 Rp610.d. Rp50 miliar ilai paeu dana di atas RPSO miliar s.0o0 Rp1.OOO Rp4.890. Rpl milia Rpl milia s.. Rp500 miliai s.d. Rp2.000 Rp2.d.000 Rp1.S miliar s.d.000 Rp2.oo0 Rp3.540.d.d.o00 RFs.450.d. Rp2S miliar Rp25 miliar s. Rp500 juta pagu pekerjaan/pengadam di atas RPSOO juta s.910.000 Rp890. Rpl00 miliar RpIOO miliar s.d. Rpl0Ojuta pagu dana di atas Rpl0o juta s.d.d. RpL triliun Rpl triliun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB Ub Rp420..

Anggota/Petugas M PEITGURUS/PENYIMPANBARANG MILIK 6.000 Rp300.I 6.zoo.000 OB OB OB OB I I I I 6 Tingkat Pengguna Barang Tingkat Kuasa Pengguna Barang I I I | I I Rn300.000 *ouo. M a s t e r( 5 2 ) OB OB OB OB OK Rp1.000] Rp80.000 Rp600.000 Rp400. Rp700.4 Perekayasa Muda Perekayasa Pertama PENUT{JANG PE'NELITIAN/PEREKAYASAAN PembantuPeneliti/Perekayasa Koordinator Peneliti/Perekayasa OJ OJ OJ OJ a TIONORARIIIM .o00 Rp420. . Ketua/Wakil Ketua d.000 I'ONORARIUM KELEBIHAN JAM PERETAYASAAN 7.4 SekretariatPeneliti/Perekayasa Pengolah Data l6.000 Rp200. Anggota/Petugas 5.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -5- NO I URAIAN SATUAN (3) BIAYA TA.SEMIXAR/RAKOR/SOSIAUSASI/DISEMINASI/FOCUS PANITIA DISCUSSIOIV/KEGIATAN SFJENIS Penanggung Jawab Ketua/lvakilketua Sekretaris Anggota Rp4 Rp30O. Pejabat Eselon ll/yang disetarakan I I a.900.3 .2 .000 Rp300. Eselon I (UAPPA/Barang-EI) PenanggungJawab Koordinator Ketua/Wakil Ketua Anggota/Petugas . Pejabat Eselon I/yang disetarakm I c.3 Sarjana 1 1 . L 2 HONORARIUM ROHANIWAN .000.l Perekayasa Utama PerekayasaMadya 7.0o0 HONORARIUM PENYULUH NON PEGAWAI IVEGERI ' 11.0o0 Rp2.000 Rp1. Peiabat Eselon III ke bawah/yang disetarakan HonorariumModerator 9. 4 .1 10.i le.ooo RDI50.2014 t2\ HOIVORARIUM 5.00O OB nn+oo.100.000 Rp2oo. e.2 OJ OJ OJ OJ GROUPI OK OK UA I npr.ooo Rps0.000 Rp350.0O0 Unit Akuntansi Tingkat Wilayah (UAPPA/Barang-W)yangditetapkan atas Dasar SK Eselon I a.l . Koordinator c.ooQl Rp1.Oo0l Rp1.ooo Rp300.3 10.540.oo0 Rp3OO.40o. Ketua/Wakil Ketua d. Menteri/Pejabat SetingkatMenteri/Pejabat Negara Lainnya/yangdisetarakan b.0001 9 lnoxonanruu KEcTATAN sEMINAR/RAKoR/sosrALtsAsI/DIsEMIT{AsrlFocus IDISCUSSIOIV/ KEGIATAN SEJENIS I Honorarium Narasumber/Pembahas : 19. d.500. Peranggung Jawab b.2 .0O0 Rp250. Penanggung Jawab c' d.000 Rp900. PenanggungJawab b.o I retugas uurvey Pembantu Lapangah GROUP OJ OB oB Penelitian/ Perekavasaan Orang/Responden 'oH Rp2s.000 RP2.000 Rps00.4 Uiit Akuntansi Tingkat Satuan Kerja (UAKPA/Barang) yang diteiapkan alas Dasar SK Eselon II atau Unit Akuntansi Pem'bantu Pengguna Anggaran/Bsang Wilayah atau Koordinator Unit u{kuntdnsi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah a. I l o HONOITARIUM 10.ooo Rp35. b.2 10.l a.2.000 Rp150.0O0 5.1 SLTA i l.000 Rns. Rp2.. OB OB OB OB Rp450.1 PEITGELOLA SISTIM AKUIYTAICSI UTSTAIVSI ISAII (UAPA/Barang) yang ditetapkan atas el 'c Unit Akuntansi Tingkat Kementerian Dasar l(eputusan Menteri a. Pengarah b.000 Rp400.3 . Koordinator c. Koordinator Ketua/Wakil Ketua AngAota/Petugas Tingkat Negara/Lembaga OB OB OB OB OB yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon Rp700. c.000 Rn2s0. Unit Akuntansi a.4 1l . Rp400.2 NEGARA OB OB OB OB Rp300.2 Sarjana Muda I 1.o00 Rpao.000 Rp350.

Ketua d.o00 Rp450. Anggota 4 Yang Ditetapkan a. Ketua d.3 TIM PbNYSSUNAIY Jawab WRNAL r+. iri'pagu'dana di atas Rp25 r4iliar s.000 tariat artikel TIMPENGELOiA Jawdb Admin Developet Artikel L7 PENANG4}IING JAWAB PPIIGELOLA KEUA]TGAN PADA SATKER YAII'G Rps00.1 TIM PELAKSAI{A KEGIATAil DAN SEKRETARIAT TTM PELAKSANA KECIATAN arium Tim Pelaksana Kegiatan 1 Yang Ditetapkan a.1 15.2 14.pagg 9ani di atas RpSO miliar s. Wakil Ketua e. Pengarah b.n Langsung PemegangKas/KPA dana s. Anggota 3 Yang Ditetapkan a.Rp200 miliar OB OB OB OB Rp35o.d. Sekretaris f.000 b. PenanggungJawab Rp3O0.s ls. Rp50 miliar . Pengarah b. Pengarah Oleh Presidin b. Sekretaris f.6 Grafis & Fotografer artikel TIM PENYT'SIJNAN BVLETIN/MAJALAI| Oter Oter Oter Oter Oter Halaman Oter Oter Oter Oter Oter Halaman Ui5. Anggota 2 Yang Ditetapkan a.000 dana di atas. Ro 200 miliar (/ .5 14.nsTTB 'oB OB OB OB OB Halaman 1500 karakter 15.000 Rp180.2 um Sekretariat Tim Pelaksana Kesiatan a/Wakil ketua 1 4 .000 WAJ .o00 Rp350.3 15. Wakil Ketua e.4 15.4 14. Anggota Oleh KPA Oleh Pejabat Eselon I Oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri Rp750.0o0 Rp450. Penanggung Jawab c. Penanggung Jawab c. Pengarah c.6 Jawab nting/Editor Grafis & Fotografer Rp250.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -o- 13. Wakil Ketua e.O0O Rp300.000 Rp400.d.000 Rp580. Ketua d. Sekretarib f. Sekretaris f.000 Rp690. Rp10O miliar pagu dana di atas Rpl00 miliar s. Wakil Ketua e. Penanggung Jawab 6i i(oordinator/Keiua d.2 15.I L4.000 13.OOO Rp100.000 Rpl00.d Rp25 miliar ai pag-!r.d.

Pemeriksaan Pemeriksaan c.5 18.Rp25miliar b.9 Sel(i.IY DI LUAR NEGPRI Rp550:000 Rp500. 12 Staf Pendukung 19 HONORARIUM 19. I 1 liasion 18./ Mata Ujian Orang/ Mahasiswa Mahasiswa/ Mata Ujian Orane/Mahasiswa . Rp100 miliar d.ETIne (BILATERAL/REGIoNAL/MULTILATERAIT) I t.000 Rp550.1 19. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.000 Rp350. Rp2O0 miliar e.000 Rp450.000 Rp1.4 19.8 18. Pendidikan Menengah 1) Diploma Illll/fi/lv dan Strata a) Pemeriksaan hasil Ujian b) Fenguji Tugas Akhir/Skdpsi .000 Rp4OO.d.ooo Rp400.1 20.6 18. a) Pemeriksaan hasil Ujian hasil Ujian Rpi0.2 118.7 19.000 Rpz00.000 | I I I I I | I I I I I OB OB l a lnouonenru*r sIDANc/KoNFERENSI TNTERNAsIoNAL. KoNFEREIvsI sE-NroR oFFICIAL tWE. Nilaipagu dana s.5' Tim Asistensi 19..O0O Rp250.0o0 Rp400.000 Rp25O. I0 Anggota Panitia 18.000 Rp270.000 Rp550.3 19.. Rp200 miliar e.000 Rps00. RpS0 miliar c.d. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.0OO RpS70.0oo Rp!50.000 19.d .000 Rp490. Nilai pagu dana di atas Rp200 miliar 17.000 Rp340.000 Rp300.8 Pengarah PenanggungJawab KetualWakil Ketua Ketua Delegasi Anggota Delegasi Rl Koordinator Ketua Bidang ITIORKS}IOPISPMI$AR/SOSIALISASI/SARASEIIAN BERSKALA INTERNASIONAL Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Qrang/Hari Orang/Hari urmg/ -Frarr Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Rp6s0.d.000 Rpa00.d. I Hensaran tPenanggungJawab 1I8.12 Staf Pendukung Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari QranglHari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari KEGIhTA. Pendidikan Dasar.11 liasion Officer (LOl 19.000 (/ . Nilai pagu dana s.d Rp25. Pendidikan hasil Ujian hasil Ujian Tinggi I (S l) Mahasiswa/ Mata Ujian Orang/Mahdsiswa Mahasiswa. Ketua Bidang Sekretaris Offcer (LOl 18. Nilai pagu dana di atas Rp 200 miliar TTNcKAT MEI{TERI.0o0 Rp600.000 Rp3O0.000 Rp350. Siswa/Mata Ujian Siswa/Mata Ujian Rps.0O0 Rp470. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.000 Rp300.000 ' 2 0 SATUA-![ BIAYA ITARASUMBER 20. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.000 Rp330.miliar b.2 Pemegang Kas/Bendahda a.000 RpSq0.0O0 b) PenPuii Disertasi Rp20. I | 16. SATUAN BIAYA TA 2OI4 (3| OB OB OB OB OB OB UD (41 Rp250.7 18.^. Rpl00 miliar d. Rp50 miliar c.9 Tim Asistensi Anggota Delegasi Rl Koordinator.000 .500 b. 2l Strata 2 {S2) a) Pemeriksaan b) Penguji Tesis s) Strata 3 (S3) .000 Rp350.000 Rp450.OOO Rp250.3 Narasumber Kelas A Narasumber Kelas B Narasumber Kelas C DAN HO$ORARIUM Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari PENYELENGGARA UJIAN $330 827s $220 2t VAKASI z1.3 Juru Bayar/Staf a.etaris 19.3 Ketua/WakilKetua 118.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -t- NO I URAIAI{ (21 17.d. l0 Angtota Panitia 19.00O RpS50. Rp450.d.6 19.000 Rp410.2 19.2 20.000 Rp7.000 Rp200.000 Rp410.4 Ketua Delegasi 18. Nilai pagu dana di atas Rpl00 miliar s.5. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.l vaxasl a.

2 uk ?ngepakandan Penggudangan ngkutan tcli rtan Laut/Sungai :ngepakan dan Penggudangan ngkutan ngkutan.Laut/ Sungai 25. Sesuai tarif berlaku 25.000 Rps00.3 ( / .DAI. ) Penyusunan/pembuatan bahan Ujian .000 Rp270.000 Rp400 .o00 Rp20.O00 UANG MAKAIY LEMBUR Rp10.000 Rp240.000 OJ OJ OJ OH OH UN 23.gan IV 2 3 SATUJ B] AYAUANGLEMBUR 2 3 .000 Rp260.O0O. Rp400 ' Rp60. sr AYA UANG SAKU RAPAT DI DALAM KANTOR Orang/Kali B] YA PENGSPAI(AIV DAN AIVGKUTAN BARAIVG PERJALANAN DII{AS PII{DAH.000 Rp290.tr\\\\ 4 t\\\L\w/z//.r. .O00 Rp280. .000 c Pe rdidikan Mdnengah U Penyusunan/ pgmbuatan bahan Ujian 2l ?eniawas Ujian Fe rdlilikan Tinggi l ) l tiploma I/IIlIIIIIV dan Strata I (St) ).000 Naskah/Mata OH Naskah/Mata OH Kuliah Rpz50.O00 Rp2s.2 |nI Makan Lembur olongan I dan II olongan III olongan lV 24 SATI'T 25 SATU' NEqEI 25.000 Rp250. Penyuiunan/pembuatan bahan Ujian ') PenghwasUjian tt trata 2 (s2) ) Penyusunan/pembuatan bahan Ujian ') Pengawas Ujian 1l trata 3 (S3) .O0O Sesuai tarif berlaku Rp60.0O0 Rp29.000 Rp30O.OO0 Rpl7.2 )fi URAIAN SATUAI{ t3) BIAYA TA 2014 (41 el rarium PenlielenggaraUjian Pe rdidikan Dasar ?enyusrrnan/pembuatan bahan Ujian 2l ?engawas'Ujian u Naskah/ Pelajaran OH Rp150.0O0 Kuliah Naskah/Mata Kuliah OH OH OH OH Rp25.AM rel api :ngepakan dan Penggudangan l ngkutan m" km/m3 m' km/m3 m" km/m3 m" Rp75. 2 | rlo:Lgan III 2 2 .000 Rp13. 1 1 m€ I€mbur olongan olongan olongan olongan I II III IV DAI{ Naskah/Pelajaran OH Rp190. 3 | rlo:.OoO Rp29.) PerigawasUjiair 2 2 SATUJ B] AYA UANG MANAIT PEGAWAI I{EGDRI SIPIL (PNSI 2 2 . L I rlo LganI dan II 2 2 .tN Eit Ztlftl /)h NdffiiZ gELg €ni$aEN= -alll|/x MENTEFIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK W -8Ito tlt 2L.000 Rp27.bo0 Rp27.

YOGYAKARTA 16 JAWA.700.000 1.BARAT 2.00c 1.920. oB. 3 4 .000 1.700.800.740.00c 2.000 2.00c 1.960.910.000 1.800.800.000 1.00c 1. 9.000 1.800.000 1.700.700.800.O00 2. KALIMANTAN BARAT 2I KALIMANTAN TENGAH .000 1.r20.000 1.800.r10.000 1.700.00c 1. KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT OB OB 5. JAKARTA OB OB OB OB OB 1+.000 1.700.OOO 1.000 1.000 1.000 1. 6.000 1.800. BANGKA^BELITUNG 11 BANTEN OB OB 1 2 .000 1.460.000 1.700.ooc 2.940.580.700.700.800.700. SULAWESI BARAT 2 8 .000 2 5 SULAWESI UTARA 2 6 .000 1.800.800.000 1.000 1.000 1.800. DAN PRAMUBAKTI dalam ru NO PROVINSI SATUAN SATPAM DAN PENGEMUDI PETUGAS KEBERSIHANDAN PRAMUBAKTI (1) I ACEH (2) (3) OB OB OB (41 1.800.930. JAWA BARAT 1 3 D.000 1. KALIMANTAN SELATAN 2 3 .000 (s) 1.800.000 1. KALIMANTAN TIMUR 2 4 .00c 1.I.000 1.000 1.700.000 1. NUSA TENGGARA TIMUR OB OB OB 2 0 . LAMPUNG BENGKULU 1 0 .00c MALUKU 3 2 MALUKU UTARA 33 P A P U A .910.000 1.700. GORONTALO 2 7 .700.TIMUR 17 BALI 1 8 .140.1s0.800.000 1.000 1.700.000 1. PAPUA.800.000 2.000 1.700.700.000 1.000 1.00c 1.000 2.00c i.700.000 1.o00 1.800.150.. SULAWESI SELATAN 2 9 .800. KALIMANTAN UTARA OB OB OB 2.ooc // .800.000 2.8O0.00c 1.OO0 SUMATERA UTARA RIAU 4.oB OB 2 2 .700.740.800.340.000 t.800.800.7LA.000 1. PETUGAS KEBERSIHAN.000 1:800.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA _o_ 26 HONORARIUM SATPAM.800. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 1.00c I. OB OB OB SUMATERA SELATAN 8.700.700.000 1.000 1. PENGEMUDI.000 1.700.700.qoc 1. SULAWESI TENGAH 3 0 SULAWESI TENGGARA ?1 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 1.960.900.000 1.700.730.K.000 1. JAWA U TENGAH 1.700.000 1.00c 1.

O00 210.000 370. JAWA 1 5 .000 130.10- 27 SA YA UANG HARIAN PEzuALANAN DINAS DALAM NEGERI dalam rupiah NO PROVINSI SATUAN LUAR KOTA DALAM KOTA LEBIH DARI 8 (DELAPAN) JAM DIKLAT (1) I NUDT (21 A UTARA (3) OH OH OH (4) 360.000 160.000 110.000 110.000 360.000 1. KALII 2 3 .000 370.000 L 2 .000 380. KALII il\ 'oH NIJ IGGARA BARAT . JAWI lJ.000 180.000 130.000 120.OOO 2 9 . KALII 24.000 t 10.000 160.000 170.000 480. D .000 480.000 2 . NUSA 1 9 . KALII llt OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 2 2 .000 110.000 1r0.000 140. NUSA 20.000 5s0. 6.OOO 130.000 430.o 190.000 140.000 110.P II 17.000 370.OOA 170.000 410.IGAH J 14. SULA 3 0 .N\\\ il\ .000 25. {AT oH OH OH OH 430.10. 7 370.000 150.000 130.000 2t.000 1 6 .Ev q.O00 150.000 110.000 110.000 380.000 110.000 160. BANC A.000 150.000 150.000 370.000 150.000 190. BAL 1 8 .O00 130.000 28.000 110.000 110.000 230.KARTA JR 420.000 380.000 150.000 130. ]ELITUNC l1 BAN N OH OH 410.O00 150.000 430.000 A BARAT A SELATAN OH OH OH OH 150. SULA 370.000 430. MALI 33.000 170.IGGARA TIMUR AN BARAT AN TENGAH .000 170.000 I 10. LAMF NI BEN( U 10.000 /t .RTA .008 130.K.000 (6) I10. 370.000 110.OOO 130.000 170.000 370.000 MALT U 3 2 . I .000 (s) 140.000 150.000 150.000 110.000 J-50. GOR( T LO BARAT b 120.000 370.000 110.000 160.Y q. SUMI 3. RIA 4.000 410.000 2 6 .000 150.000 380.000 150.000 140. SULA E] 2 7 . SULA Ei TENGGARA 380.O00 170.00.O00 150. 9.O00 8.000 110. KALII 380. P A P 34.AN SELATAN AN TIMUR AN UTARA UTARA OH OH OH 440.000 110.000 380. PAPU U UTARA A E \RAT 580.000 150.000 170.000 380.000 120.r -z///11 /I^ WW \UfftrF KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK wk .l s.000 150.000 430.O00 170. SULA 21 SELATAN TENGAH 430.OO0 D. JAW.000 KEPL JAM SUMl SUMI 9) \N RIAU OH OH 5.000 150.

OO0 95.000 125. PAPUA BARAT OH OH 20.000 30.OO0 85.)H UH ZJ 26. 150.OOO 95.000 130.000 95.OOO 120.000 10.oo0 115.000 125. 30.000 130.000 150. D.O00 85.000 125.OOO FULLBOARD DI DALAM KOTA FULLDAY/ HALFDAY DI DALAM KOTA I I ACEH SUMATERA (21 UTARA RIAU BARAT SELATAN (3) OH OH OH OH OH OH Ud 2.000 160.000 110.000 30.OOO 110.ooo 95.OO0 95. PROVINSI SATUAN FULLBOARD DI LUAR KOTA @\ 120.O00 115. AWA TIMUR L7 t6 t> 130.000 150.oo0 00.000 r0.000 95.OO0 140. 27. 11.I. 28. JAMBI SUMATERA SUMATERA LAMPUNG 85.000 115.000 160.OO0 BALI OH OH OH OH OH 100.000 95.000 {6) 85.OOO 105.000 140. (ALIMANTAN BARAT a1 OH OH OH 22.000 105.000 130.000 85.11- 2A SATUAN BIAYA FULLBOARD UANG IIARIAN PAKET FULLAOARD SERTA FWLDAY/TTALFDAY DI LUAR KOTA.O00 85.OOO OH OH UN 170.000 130.OOO 95.O00 110.000 30.000 130.000 95.OO0 95.ooo 125.000 150.OOO 115.00o 130.ooo 140.000 100.000 95.000 120.ooo oo.I.000 10. (5) oo.OOO 105.OO0 // .OOO NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 .oo0 110.o00 to5. L2 OH Uf. 9.000 130.000 85.000 95. 10.K.O00 20.000 135.ooo 30.000 l35.ooo 100.000 115.OO0 110.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK . DI DALAM PAKET KOTA (dalam rupiah) No.000 oo.oo0 110.000 100.ooo 10.OOO R]AU (EPULAUAN 6.000 85..O00 110.OOO 10.000 oo.000 l10.000 30.OOO L 4 .000 SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH LJrt ]ULAWESI TENGGARA JI MALUKU 3 2 .000 95. YOGYAKARTA to.000 125.000 130.oo0 10.OO0 95. zJ- I(ALIMANTAN (ALIMANTAN TENGJ{H SELATAN 140. JAKARTA OH UN OH OH OH 130. 7.OO0 150.000 200.000 120.o00 20.OO0 <ALIMANTAN TIMUR TAL1MANTAN UTARA ]ULAWESI UTARA JORONTALO JULAWESI BARA? OH OH OH .000 t00.000 120. MALUKU UTARA 33 P A P U A 34.ooo 50. JAWA TENGAH i 5 .000 i05.O00 100. 29. BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN AWA BARAT D.000 8.000 180.

000 640.oo0.OOO 816.OOO 700.000 1.OOO 450.000 802.O00 4.OOO 1. SULAWESI TENGGARA I MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 4.OO0.000 .AOO 4.OOO 304.817.ooo 3s0.000 436.ooo r.7s3.000 1.2s0.000 1.000 770.OOO 5l4.ooo 450.000 767.ooo 387.OOO 850. O 0 0 3l0.o00 2.000 1. (71 410.s96.000 3.000 1.000.000 550.000 450.359.O00 2.881.OO0.OOO 7L2.482.OOO 599.OOO 470.o00' t.O00 884. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR .OOO (21 \CEH ]UMATERA UTARA lIAU (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH (sl 1.000 L024.OOO 658.458.030.400.QOO 1.000.OOO 280.000 1.ooo 550.000 1.458.O00 290_OOO 240.O00 790.000 2. JAKARTA JAWA TENCAH D.OOO 400.OOO 286. SANGKA BELITUNG ]ANTEN IAWA BARAT ).000 460..524.000 280.000 4.OOO 737.000 556.OOO 610.320.000 4.000 910:000 853.AOO 150.oO0 l _299.810.o00 330.OO0 4.OOO 485-OOO 510.I.000 3.452.228.1.OOO 168.O00 450.O00 375.000 4.960.000 460.00o 356.OO0 280.oo0 1.620.OOO 841.OOO l.000 904.O00 360.000 L.OOO 420.1 4 4 .240.200.000 410. .000 400.ooo 380.OOO 533.000 135_OOO 1.000 602.580.000 330.080.000 697.o00 463.00O.o00 1 .000 2.030.010. O O OO O O 500.420^OOO PEJABAT NEGARA LAINNYA/ .000 450. KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENCAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA SORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SUI.OOO 528.O00 360.070.664.ooo 4.OOO 1.000 1.OOO 500.O00 465.222.OOO 720.000 703.ooo i.000.000 539.OOO r.000 8t6.OOO 600.O00 l.720.220.248.K.858.000 8.000 i.ooo 1.298.000 540..429.960.'ABAT ESELON I (4) 4.o00 4.000 720.000 IV PEJABAT ESELON IVl GOLONGAN III GOLONGAN 1 /tr (8) 370.030.OOO 816.000 379.0O0 1.000 750.OOO KEPULAUAN zuAU IAMBI JUMATERA BARAT ]UMATERA .OOO 414.OOO 484.430.O00 374.AMPUNC ]ENGKULU .000 3.SELATAN .46.750.OOO 380.000 3.AWESI TENGAH ).000.603.000 r.qo non 370.000 808.OOO 650.400.000 380.000 650.OOO L.OOO 370.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -12 - SATUAN BIAYA PENCITAPAJiI PERJAIANAN DINAS DALAM NEGERI TARIF HOTEL PROVINSI SATUAN PEJABAT NEGARA/ PE.206. 1l o .OOO 4ao ooo 400.000 3.000 1.OOO U .308.000 910.512.O00 .030.000 4.000 497.000 949.808.820.000 OH OH 3 . o 0 0 2.OOO 550.000 923.260.000 3.000 4. OH OH OH OH OH OH OH OH OH ].OOO 670.3.I.000 oH.000 400.850.PEJABAT ESELON ]I PEJABAT ESELON III /coLoNGAN (6) 1.300.000 '900.000 3.000 930.850.000 4 .OAA 3.000 3.OOO 1.410.130.OOO 420.ooo r.OOO OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 1.OOO r..OOO 680.000 400.000 370.553.

4+3 463 466 512 453 419 464 417 318 317 . 26 27 28 29 456 483 457 Yunani talia 3 0 . Kuba IJ Panama 318 305 307 282 261 272 28I 22L 277 EROPA BARAT L 4 Austria Belgia 1 6 . 386 383 398 385 281 277 295 273 270 240 237 252 242 222 22L 22r 207 241 429 406 4t4 1 2 . Portusal JI Serbia 422 520 '425 401 420 444 4t3 379 472 342 361 334 353 28V 242 372 242 313 333 352 246 24I 371 241 277 /l . Rep. Mexico +73 404 417 368 343 307 39s 464 436 415 277 323 341 316 2+2 287 297 24r 286 241. Perancis 1 7 . Swiss EROPA UTARA Denmark Finlartdia Norwegia Swedia Kerajaarr Inggris EROPA SELATAN Bosnia Her2eqovina Kroasia Spanyol 504 ..MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -13- 30 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI dalam U S$ NO (1) AMERII{A 1 NEGARA GOL. Kanada AMERTKA SETATAN 3.28I 381 509 476 456 282 382 282 272 322 281 271 32r 24L 20 2I 22 23. Belanda 1 9 . Chile Columbia 8 Peru 9 Suriname 1 0 Ekuador AMERIKA TENGAH 1 1 . Argentina A Venezuela Brazil 6 . A GUL. GOLONGAN IJ GOL. C GOL. D {6) (2) UTARA (3) 527 nATT' @l (5) Amerika Serikat 2 . 24. 472 453 5\7 466 +27 409 465 436 275 354 288 313 286 587 534 342 432 34r 437 25. Federasi Jerman 1 8 .

MENTERI KEUANGAN BEPUBLIKINDONESTA -14- alam US$ 330 285 319 U .

Ka. Singapura 84 85 86 Malaysia Thailand Mvanmar Laos Vietnam Brunei Darussalam Kamboia Timor Leste 412 424 381 392 368 87. Pakistan 7 8 . IJ GOL. Rep. C GOL. Fiii 92 439 392 403 246 42s 385 363 387 353 329 272 222 276 237 221 271 221 224 192 179 // . 88. Afganistan 7 5 . 89. Iral 263 203 201 260 r82 t67 202 r66 181 ASIA TENGAH 8 0 . D (2) (3) 378 472 (4) (s) 238 320 303 326 238 207 287 (6) 206 286 ASIA TIMUR 6 9 . India 7 7 . A GOLONGAN GOL. Korea Utara ASIA SELATAN 519 421 395 262 297 207 261 296 206 74. Uzbekistan R 1 Kazakhstan ASIA TENGGARA 392 456 352 420 287 334 25+ 333 42. 91.ledonia Baru 9 5 .Rakyat Cina 70 Honskong Iepalg 7I 72 Korea Selatan 7 3 .MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 15- NO (1) NEGARA JLjL. 380 383 '374 '296 90. Srilanka 385 339 352 343 226 196 t73 L72 t66 24L 181 r67 242 3+8 351 79. Philipina 8 3 . Bangladesh 7 6 . Papua Nucini 9 6 . 392 278 290 253 275 250 262 265 256 223 354 222 224 212 211 t97 202 204 197 t97 229 22r 221 2IL 201 196 196 196 r96 796 196 ASIA PASIFIK Australia 93 Selandia Baru ' 9 4 .

730 3.950 6. 6.130 3.09c 3.221 3.24O 3.330 9.430 tL. 9.399 r.880 9.662 5.680 1.880 5.7OC 7.310 1.450 8.82O 6.600 3. JAKARTA Published Buslness (6) ffl 1.400 ia is Ababa r nan 2.27O 3.39O 10.67C 5.620 3.4'l.O40 1.910 1O.306 3.960 Frrsf (s) 3. 3kok ng rt rad .610 7.140 3.41O 3.67O 1.820 540 7.79O 3.6\0 4.660 4 21) I 1.800 7. L4.1.060 3.220 2.89C 4.900 7. 8.4L3 1.594 7.-q19 ___q.O2O 1.346 u sel tc rarest t lpest 5.73O 3. 29.23 6.+50 3.260 8.O76 4.O76 5. 18.23 6.ggg r ta ilia islava 2.160 3.660 4.249 r. 3.shed PERWAKILAN.280 5. L7.730 2.8q0_ 4. 4. (2\ (3) 1.05C r.310 4.350 2.10O 4. PERWAKILAN " Dr Dhabi JAKAR?A .703 t.82A R.65C 9.C r.590 4.460 2.106 924 1.878 8.840 2. Business (41 3.860 5. n 940 1.80O 5.'1.750 9. 3.41C 4.473 5.020 4.6qO s Begawan tdad 4.2IO 5.86C 3.gLo 2.320 2.376 2.49o 1. orJ uoff? ?. !l terdam ara manarivo na 4.712 3.49C 3.949 660 10.62 3.690 3.220 6.620 4.37O 1.424 957 ? o?n 4 16? 730 I.200 --.980 3.984 3.75A 6.838 55C 1.160 R 1CO 657 3 00r) 3.060 5.1.860 2.360 4.410 4.2ro 3. 7.29O 7.610 2.080 4.4rO 960 2.750 2.450 8.420 7.460 2.081 6.O80 3.300 3. 25.890 2.060 1.450 2. 15.3+O 5.79O 8.Fr-. 20.790 8.036 3.346 3. 32.260 IL.730 4.850 530 r-479 1.L90 880 31.150 (/ .620 3.232 7.700 1. 23. 2. L9.000 3.t63 '1.279 1.. 13. 5.4.550 7.500 6.Igo 5.820. rgo [( nbo 2.rsf (8) 3. 26.590 3. 22.6t2 7.150 3. L6.720 2.970 3.950 3.PERWAKILAN Publi.ggg Town cas 4..140 ros Aires tfn 27.630 4.437 4.990 t2.190 2.090 .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -16- 31 AN BIAYA TIKET PEzuALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI IONE WAYI NO.270 7.7T2 2.85C 6.500 2.473. 11. 21.976 4.351 7.810 2.930 663 3.3OO 9.520 3.370 2.670 3.380 6.460 3. 28.300 3.060 5.200 3.810 2.720 969 4.594 8.

L21 1.I40 1.7lQ 6 3 . 68.703 1.39O 5. Kopenhagen 2.1LO 3.3s0 3.740 2.060 450 360 530 1.519 8.245 1. 51 52. 59.930 2.O10 715 3.2I3 2. 55.410 4.280 880 Dili Doha Dubai Fralkfurt 42. 57.25O 6.827 5.130 1.409 6. 40.632 4. 11 0 s90 980 2.700 840 1.5O0 2. Kota Kinabalu 64.720 948 686 Harare Havana 48 49.990 1. 58.roo 7.4OO 2. 54.635 684 527 890 2.460 7. 66.125 890 3.770 60.130 6. 44.590 684 527 770 2.400 2.12C/ 8.2L3 2.060 609 3. 67.24O 7.780 6.Business @\ Frrsf (21 Damascus Dar Es Salaam Darwi.240 7. 38.1. 35.630 8.7lt 7.500 2.630 3.540 49r 2.350 r.124 6.540 3.980 420 450 470 L.62r 2.L6A 7. 36.92C 2.030 3.930 1.745 750 1.802 1. 56.310 2.480 49r 2.160 1.PERWAKILAN htblished PERWAKILAN . 69.490 3.190 2.973 2.499 3.230 1.290 4.120 4.260 2.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -77dalam NO.340 1.063 1.53C 3.941 7. 41 Dakar PERWAKILAN JAKARTA .740 r.610 660 890 Houston Islamabad 2.550 3.!50 2.977 L.070 4.842 1.357 r.930 {s) 9. 43.220 5.100 . 50.77C 3.t20 3.550 4.ooo 5.630 3.430 4. 37.33O 97I 860 2.380 Istanbul Jeddah Jenewa Johor Bahru Kaboul Karachi 2.O30 /f/ .JAKARTA Pubtished (6) 3.740 3. Helsinki Ho Chi Minh Hongkong 3.703 4.O80 5.4. Khartoum 6 1 .600 5.790 770 Business . (1) 33.490 1.I20 4.170 250 2. 45.t67 300 2.470 3.23O 4.100 8.500 3 .859 2.270 3.810 7.601 2. 34.12A 4.606 3.010 3.208 3.150 4.T14 .420 3.730 5.ArO 1.015 1O.700 6.825 950 3. Kuala Lumpur Kuching 65.360 1.010 2.89O 3.600 1.730 2.620 7.52O 3.190 2.5O0 Kuwait Lima Lisabon London L0. 1.34O 990 3.427 6.714 1.o2o 3.740 2.530 3.350 1.32C L.65C 7.700 6.200 4.72C 5.O90 6.950 3.g Davao Citv Den Haag Dhaka (3) 3.590 2.59C (71 5.180 L.730 4.95O 2.460 t.O00 3.260 6. Kiev 6 2 .97O 1.420 6.470 7. 46 +t Guangzhou Hamburg Hanoi 6.390 2.180 1.180 .630 2.92C I.610 2.600 3. 53.325 2.390 2.620 4.O4O 1.390 t.3rO 2.340 874 7.970 4.530 828 686 1.01C 1.060 830 2.030 1.07C First (8) 9.130 I.420 L.3.880 r.926 2.770 2. 39.166 2.97L L.470 3.700 5.469 3.

440 3.94O 4. 5 5L 1. 83.060 6.699 6.580 1.51C 3.O59 2.800 1.100 1.350 )ourne co City KOw' 2.809 2.599 6.340 2.O50 5. 95.450 3.990 4.60C ryang h .50C 1.937 L3. 79.449 14.130 York nea ia iva n rrna City maribo ng m Penh Moresby a F 3.480 9.3LO 970 2.44I 5.800 5. 94.620 6.720 2.690 100.24O 5.153 460 790 730 1.832 3.980 9.840 4. 87.830 3. 96.000 1. 82.O50 ! 73.620 5. 80.O70 3.612 2.439 L.7O3 1.300 5.73c 2.830 1. ih 2. 84. 88. 98.809 2.819 3.620 3. 92.080 2.s72 t.loo i.290 613 1.064 2.818 3.538 6.370 1.980 rbi Delhi 3.814 2.900 t.819 3.100 6.8Oo 2.612 2.320 2.470 Business (21 ts \ngeles Q (s) 4. 105.O10 (71 3.740 6.450 r.981 2.690 650 3.150 Firsf {3) PERWAKILAN .L62 8.500 5.34O 7. 101.36C 2.610 1.9rO 1.520 r.540 7.617 4.160 4.200 4.080 5.L 2.650 levo I.JAKARTA Published {6) L.9o5 r.92C 7.730 670 3.350 3.380 5.460 3.080 7. 74.310 2.94O 5.285 2.N€l Nrffir% WJELS €w4F KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK W -18- NO.605 1.24O 5.190 t.O4O 3.914 2.840 1.607 4.630 7.300 3.059 2. 103.120 70.890 1.49C 5.eille 2. 76.27o 970 2. 99.PERWAKILAN Published Buslness ftl 3.4L7 1.4r7 3.680 950 2. A r.880 3./ .790 2.530 5.32O 4.500 2.O7C 8.O40 5.72O 8. 104.308 3.75C 5. 85.35C 7.735 5.927 4.040 2.690 1.650 2.611 '6.87A 2.280 2.240 4. 7L. rid ama ila I. 86.O70 613 I. LO2.760 1.550 12.L29 436 970 4.882 2.52C 3.7I0 1.O90 rla 4. 78. 77.4IO 5.500 4. 94.28O 7. 93.250 g.620 4.690 12.260 1.870 5.89O 4.I49 3.750 3.260 4.239 2.890 1.120 Firs/ (8) 4.960 1. (1) PERWAKILAN JAI(ARTA .130 900 2.O6C rbay 4i lat 1. 72.670 800 2.960 1.910 7.840 6.280 3.890 1.500 3.492 2.530 1.900 3.930 1 190 3.420 6.495 1.595 4.1go 7.880 4.48O n Francisco a lago 5.352 1.937 74. 89. 97..743 . 91.87O 4.390 6.870 7. 81.46A 1.342 3.390 7.595 3.412 734 2 .110 4.458 al AJ pl uto .250 3.785 6.412 734 2.162 9.342 3.563 5.520 4.206 2.493 2.580 3. 75.670 1.818 4.700 860 I.49o 2.690 r.530 3. LO6.570 14.

640 1.720 1..370 3.51C r.010 350 L. Washington :1.990 2.480 3.890 900 L.760 2.980 r.48O 1.570 3.945 534 3.+2O 2. Wellington tza. Sydney 1 7 4 .050 4.654 4.420 3.100 9. Songkbla 1 1 1 Stockholm T T 2 .654 4.52O 7.600 4.230 4.940 2.t20 3.819 1.890 4.55C 8.O 2.62C 2.890 92C r2 3 . PERWAKILAN Q) JAKARTA .290 5.192 3.390 3.190 3.(8) Business First (.460 2.460 t.733 r.610 3.010 4.370 1.740 4.23C 1.800 2.840 3. Tolryo 1 1 8 .100 6. Windhoek 1 3 0 .672 450 1. Toronto 1 1 9 . Warsawa 126.34C (s) 2.59C 4.310 1.450 1.890 2.256 5.990 r.9o4 1.420 3.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -19- NO.550 T.360 2.10C 9.580 2. Tunis t21.790 r 2 5 .5OO 4. Wina r 2 9 .390 420 1.320 1.PERWAKILAN Published PERWAKILAN .L+O 7. Iawau t 1 6 . Tripoli r 2 0 . Suva 11 3 .744 534 3.680 4.250 1.060 2.L92 3.190 r.9o4 1.930 890 6.561 940 2.27A 5.196 w\ 1.O42 5. Vanimo r.03C 750 1.14O 3.190 2.19C 2.O7C 1.31.220 6.978 322 1.810 950 3. Vatican 124.710 1.920 8.733 2.2OQ r2 7 .480 1.670 4.280 3.2rO L.800 8.580 2. 1.810 First .76C 2.930 s00 2. Yangoon 131.380 4.97O 2.650 6.800 3.25O 4. Var-rCouver 2. Shanehai 1 0 8 . Singapura 1 0 9 ..660 4.300 2. Sofia 1 1 0 .87O 3.770 5.JAKARTA PubtistLed Business (6) {71 1.6r1 5.200 6.9Lt 7.850 3.380 1.393 3.730 2.4O5 4.1 ) (3) L.444 5.32C 3.910 .755 750 1. Vientiane r.405 4.900 500 2.840 2. lashkent 1 1 5 .320 950 3.0L7 647 r o 7 .7LO 2. feheran 1 1 7 .39O 647 5.97O 5.819 r22.200 6.ggo 1.4tO 3.057 4.590 2.

f.Pengeluaran dan/atau beban kerja Bendahara Pengeluaran sangat berat. Kuasa administrasi satuan belanja pegawai . Untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan kerja. di lingkungan Petugas Pengelola Pengguna Anggaran (KPA) dapat menunjuk PPABP honorarium Administrasi Belanja Pegawai (PPABP). pengeiola e. Untuk KPA yang dibantu oleh salah satu atau beberapa PPK. dapat diberikan honorarium sesuai dengan jumlah DIPA yang dikeiola. Honorarium tersebut dibebankan pada masing-masing DIPA.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -20- PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI Honorarium Perianggung Jawab Pengelola Keuangan diberi setiap satuan kerja. Untuk KPA yang merangkap sebagai PPK. b. termaSuk PPABP. staf pengelola keuangan sesuai dengan pagu belanja pegawai yang dikelolanya.t keseluruhan alcikasi dana un'uuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10% (sepuluh persen) dari pagu yang dikelola. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) e{a3q. Pengelola Keuangan pada berdasarkan besaran pagu ketentuan sebagai berikut: a. // . jumlah staf pengelola keuangan paiing banyak 3 (tiga) orang termasuk PPABP. Henorarium Bendahara Pengeluaran pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. jumlah keuangan paling banyak 6 (enam) orang. Dalam hal terdapat yang kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan Bendahara . besaran honorarium sesuai dengan pagu masing-masing DIPA. c. dengan". honorarium yang dikelola untuk setiap DIPA. Jumlah . Menteri/Pimpinan Lembaga atau pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih Bendahara Pengeluaran Pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. staf d. Besaran diberikan mengacu pada honorarium. Kepada Penanggungjawab Pengelola Keuangan yang mengelola lebih dari 1 (satu) DIPA.

00(lima puluh juta rupiah). Honorarium oleh Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diangkat Pengguna/Kuasa melaksanakan untuk Pengguna Barang/Jasa pemilihan penunjukan penyedia melalui barangfjasa paket pengadaan langsung/pengadaan langsung untuk barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling tinggi Rp2OO:000.0O (dua ratus juta rupiah) untuk paket pengadaan jasa konsultansi yang bernilai paiing tinggi Rp5O. Honorarium Pengadaan Barang/Jasa Pejabat Pengadaan Barang/Jasa a.pada di atas nilai dengan lainnya baranglkonstruksi/jasa (seratus miliar rupiah).ilaksanakan sesuai dengan ketentuan kontrak.' ' penunjukkan dengan nilai di atas Rp10.000. Pengguna Anggaran diberikan honorarium (1) dalam hal: penetapan pemenang atas pelelangan atau penyedia melakukan pengadaan paket untuk penunjukan iangsung .000.000. Catatan: Dalam hal Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan Kelompok Kerja ULP telah ditetapkan sebagai jabatan fungsional dan telah diberikan tunjangan jabatan fungsionalnya.1a Unit oleh Honorarium d.iberikan kepada pegawai negeri yang diangkat Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menjadi Kerja ULP untuk Panitia Pengadaan Barang/Jasa atau Kelompok Panitia Anggota pemilihan penyedia barang/jasa. . diselesaikan dan menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan d. Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa Layanan Pengadaan (ULP) dan Kelompok Ker.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA -.000.00 (sepuluh miiiar rupiah). (2) 3 . Honorarium sedangkan per bulan. melaksanakan Pengadaan . Hasil Pekerjaan diberikan Pejabat Penerima paket per diberikan Pekerjaan Penerima Hasil Panitia honorarium keii .2r- 2.00 penyedia pada atau pemenang pada seleksi menetapkan jasa konsultansi iangsung untuk paket pengadaan . c.0O0.OOO.0OO. b.O0O. dan Rp1O0. maka pemberian honorarium untuk Kerja ULP dan Kelompok Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa dinyatakan tidak berlaku. Barang/Jasa dan Kelompok Kerja ULP paling kurang 3 (tiga) orang.O0O. Honorarium Penerima Hasil Pekerjaan Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang ditunjuk oleh PA/KPA telah pekerjaan hasil terhadap penilaian melakukan untuk Iang.l .

masing.negara diberikan kepada pejabat/pegawai di lingkungan pengguna barang dan kuasa pengguna barang yang melaksan akan. Catatan: Kementerian negara/lembaga tidak diperkenankan memberlakukan biaya Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dalam pgngelolaan SAI. paling banyak 4 (empat) j. . baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi.diberikan uang iembur dan uang makan lembur.perekayasa pertama yang diberi tugas berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang untuk melakukan perekayasaan. dengan tidak. perekayasa muda.orang. pengikhtisaran sampai dengan peiaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada kementerian negara/lembaga sesuai dengan unit akuntansi masing. ditetapkan orang.asar Keputusan Menteri paling banyak bukan atas dasar Keputusan Menteri paling banyak 6 (enam) Honorarium pengurus/penyimpan barang milik. Jumlah alokasi dana untuk honorarium Pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling tinggi sebesar IOo/o (sepuluh persen) dari penerimaan PNBP setiap satuan kerja. pencatatan. perekayasa madya. Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi Instansi {SAI) Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data. atas d.^/ .m sehari. Honorarium Pengilola Penerimaan Negara Bukan pajak (pNBpl Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk pengelola pNBp paiing banyak mengelola PNBP. ditetapkan dan b. SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN) Ketentuan mengenai jumlah a. Honorarium Pengurus/Penyimpan Barang Milik Negara satuan Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi pengelola SAI adalah sebagai berikut: 7 (trauh) orang. JumJah staf/anggota 5 (lima) .MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -22-. Honorarium Kelebihan {** Perekayasaan kepada diberikan Honorarium atas kelebihan jam kerja normal yang fungsional perekayasa yang terdiri dari perekayasa utama. dan.iberikan pengurus/penyimpan barang milik negara paling banyak 4 (empat) orang pada tingkat pengguira barang dan 2 (dua) orang pada tingkat kuasa pengguna barang.tugas rutin selaku pengurus / penyimpan barang berdasarkan surat keputusan pengguna barang. Jumlah pejabat/pegawai honorarium selaku yang dapat d.

diberikan dengan 1) berasal dari luar lingkup unit eseion I penyelenggara. Honorarium ketentuan: narasumber diberikan kepada pegawai negeri yang informasi l. 9 . Honorarium penunjang penelitian lperekayasaan diberikan secara selektif dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektifitas./ . sekretariat peneliti/perekayasaan. Pelaksanaan kegiatan seminar/iakor/sosialisasi/diseminasi/ foarc group dlscusslon/kegiatan sejenis dapat menggunakan jasa moderator dalam hal diperlukan./perekayasa. Honorarium Kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/ focrrs Group Discussion/ Kegiatan Sejenis 9. pembantu lapangan yang berdasarkan surat perintah pejabat yang berwenang diberi tugas untuk menunjang kegiatan penelitian/perekayasaan yang dilakukan oleh fungsional peneliti/perekayasa Terhadap pembantu peneliti/perekayasa sebagaimana tersebut di atas yang berstatus pegawai negeri tidak diberikan uang lernbur dan uang makan lembur.2 Honorarium Moderator Honorarium moderatbf diberikan kepada pegawai negerif non pegawai negeri yang melaksanakan tugas sebagai moderator pada kegiatan seminar I r akor / sosialisasi/ disemina si I fo ans group dis cus sion / kegiatan sejenis. . 2. petugas' survey.pengetahuan kepada pegawai negeri lainnya/ narasumber pegawai negeri dapat. Dalam hal penelitian lperekayasaan dilakukan bersama-sama dengan pegawai negeri (non fungsional peneliti/perekayasa). pengolah data.berasal dari lingkup unit eselon I penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eselon I penyele nggara f masyarakat. Catatan: 1.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -23- 8.kepada pegawai negeri (non fungsional peneliti/perekayasa) atas penugasan penelitian yang dilakukan di luar jam kerja normal diberikan honorarium paling tinggi sebesar 85% (deiapan puluh lima persen) dari honorarium kelebihan jam perekayasaan untuk perekayasa pertama. . Honorarium Penudang Penelitian/Perekayasaan Honorarium yang diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang terdiri dari pembantu peneliti/perekayasa. 9 . dan 2). 1 Honorarium Narasumber/Pembahas Honotarium memberikan masyarakat. koordinator pen-eliti.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

-24-

Catatan: Satuan jam yang d.igunakan untuk kegiatan

Seminar/rakor/sosialisasi/diseminasilfoc;.re group disanssionf sejenis . jam setara dengan pelajaran, paling 45 (emp'at puluh lima) *..,it.

kegiatan kurang

Honorarium Panitia Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/llocus Group Discassi on I Kegiatan Sejeriis Honorarium dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas sebagai panitia untuk melaksanakan kegiatan seminar/ rakor f sosialisasi/diseminasil foarc group discussion/kegidtan sejenis sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eseion I penyelenggara/ masyarakat. Dalam hal pelaksanaan kegiatan seminar/rakor/sosialisasi/diseminasi/ group dlscusslon/kegiatan sejenis memerlukan tambahan panitia yarrg
berasal dari non pegawai negeri harus dilakukan secara selektif denga.n mempertimbangkan urgensi, dengan besaran honorarium mengacu pad.a besaran honorarium untuk anggota panitia. Jumlah panitia maksimal Honorarium Honorarium melakukan berwenang. Honorarium Penyuluh 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta.

Non Pegawai Negeri

diberikan kepada non'pegawai negeri yang ditunjuk untuk penyuiuhan pejabat yang berdasarkan surat keputusan

Rohaniwan

Honorarium yang diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang ditugaskan sebagai rohaniwan pada saat' pengambilan sumpah jabatan. Honorarium sudah termasuk uang transpor bagi rohaniwan. Honorarium Kegiatan Tim Pelaksana Kegiatan dan Sekretariat Tim Pelaksana

13.1. Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan Honoiarium Tim Pelaksana Kegiatan dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non pegawai yang diberi tugas untuk melaksanaican Presiden/Menteri/Pejabat kegiatan berdasarkan surat' keputusa4 Setingkat Menteril.Pejabat Eselon IIKPA. .Terhadap tim pelaksana kegiatan yang dibentuk berdasarkan ketetapan Gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah dan sumber pendanaannya berasai dari AnggararL Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yar,g diberikan maka besaian honorarium .dalam pelaksana pelaksanaannya tim disetarakan dengan honorarium kegiataq yang ditetapkan oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri.

','

//

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

-25-

Ketentrran

pembentukan

tim adalah sebagai berikut:

a) mempunyai

keluaran jelas dan terukur; yang mengharuskan untuk mengikutsertakan

b) bersifat koordinatif . .eselon I lainnya;

c) bersifat temporer, pelaksanaannya

perlu diprioritaskan;

d) merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu bagi pejabat negaraf pegawai negeri disamping tugas pokoknya sehari-hari; dan" e) dilakukan 13.2 Honorarium secara selektif, efektif, dan efisien. Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan

Honorarium diberikan kepada pegaw ai negeri/non pega\Mai negeri yarlg diberi yang tugas untuk melaksanakan kegiatan administratif berfungsi pelaksana untuk kegiatan. menunjang tim kegiatan Sekretariat Tim bagian tidak Pelaksana merupakan Kegiatan terpisahkan dari tim pelaksana kegiatan. Sekretariat tim pelaksana kegiatan hanya dapat dibentuk untuk tim pelaksana menunjang kegiatan yang ditetapkan oleh Presiden/Menteri. Jumlah orang. Catatan: 1. Dalam hal tim telah terbentuk selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, kementerian negar al lernbaga melakukan evaluasi terhadap ungensi dan efektivitas keberadaan tim untrik dipertimbangkan menjadi tugas dan fungsi suatu unit organisasi, 2. Keikutsertaan kegiatan/tim honorariumnya pejabat negarafpegawai negeri sekretariat dibatasi tidak diatur dengan ketentuan: dalam tim pelaksana pemberian namun sekretariat tim peiaksana kegiatan paling banyak 7 (tu1uh)

hanya a. Pejabat negarafpejabat Ilil setiap' bulannya eseion yang bersumber dari diperkenankan tim menerima honorarium yang (DIPA) Kementerian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran . bersangkutan (termasuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan) paling banvak untuk 2 (dua) tim pelaksana kegiatan; b. Pejabat eseloh Ili1ry, dan pejabat fungsional serta pelaksana setiap tim yang bulannya hanya -ciiperkenankan menerima honorarium (termasuk bersumber dari DIPA Kementerian yang bersangkutan sebanyakdan Tugas Pembantuan) DIPA d,ana Dekonsentrasi banyaknya untuk 3 (tiga)-tim pelaksana kegiatan.

(/

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Honorarium

Tim Penyusunan

Jurnal

Honorarium tim pen5rusunan jurnal dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk rnenjrusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Unsur sekretariat adalah pembantu umum, pelaksana dan yang sejenis, dan tidak berupa struktur

rganisasi tersendiri. norarium Tim Penyusunan Buletin/Majalah Honorarium tim pen1rusunan buletin/majalah dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menJrusun dan menerbitkan buletin / maj alah, berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Majaiah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui p"*b."". Buletin adalah media cetak berupa selebaran atam majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu. onorarium Tim Pengelola Website
Honorarium tim pengeloia utebsite dapat diberikan kepada pegawai negeri

diberi tugas untuk mengelola uebsite, berdasarkan surat keputusan
pejabat yang berwenang. Website yang dimaksud leh unit eselon Ilsetara. disini adalah yang dikelola eselon II diberikan

Dalam hai utebsite yang dikeloia oleh unit vertikal setingkat i daerah. maka kepada pengelola website tersebut dapat norarium tim pengelola uebsite.

Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keu'angan pada Satker yang lola Belanja Pegawai , Honorarium penanggung jawab pengelola keuangan pada satuan kerja yang khusus mengelola belanja pegawai dapat diberikan kepada pegaryai negeri
yang -ditunjuk untuk melakukan kementerian negara/lembaga/satuan berwenang. rarium Sidang/Konferensi pengeloiaan belanja pegawai pada kerja sesuai surat keputusan pejabat

Internasional-Konferensi

Tingkat

enteri,

Senior Official Meetlng {Bilateral/ Regional/Multilateralf

onorarium sidang/konferensi tingkat menteri, internasional-konfrensi i.er officiat meeting (bilateral/regional/multilateral) dapat diberikan kepada pelawai negeri penyelenggar^ kegiatan sidang/konferensi yang Cihadiri/pesertanya : pejabat setingkat menteri atau senior oJficial

sarkan surat keputusan pejabat berwenang.
//

19. .ilTr# lXl J ff l*Tglijffi Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan "..-. : --Narasumber non pegawai negeri yang disetarakan dengan pegawai negeri Gol III/c sampai dengan IV lb dan perwira menengah TNI/Polri. berdasarkan surat keputusan dari pejabat berwenang. Narasumber Kelas C Biaya tiket dan penginapan untuk narasumber tersebut ditanggung oleh penyelenggara. Narasumber Kelas A : Narasumber non pegawai negeri yang disetarakan dengan Menteri.. . anggota lembaga negara. pe gawai geri ne penye lenssara giatan ke Tf.torkshop/ seminar/ sosialisasi/ sarasehan berskala internasional. 20. Honorarium Internasional Berskala Honorarium utorkshaplseminar/ sosialisasi/sarasehan berskala internasional dapat diberikan kepada pegawai negeri penyelenggara kegiatan u.. berkuasa yang menjabat kepala p"ttrrh. ...Narasumber Kelas B : Narasumber nbn pegawai negeri yang disetarakan dengan duta besar luar biasa dan.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jumlah hari (paling banyak) pemberian honor: Kon-ferensi Tingkat Menteri (KTM) . Satuan Biaya Narasumber Kegiatan di Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada narasumber non pegawai negeri WNI yang untuk kegiatan uorkshoplseminar/sosialisasi/sarasehan diselenggarakan di luar negeri. Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan. 2 hari sebelum kegiatan + hari dinas. pegawai negeri Gol IV/c ke atas. perwira tinggi TNI/Folri. besar duta perwakilan. Jumlah hari paling banyak pemberian honor: t hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + t hari setelah kegiatan. Pegawai negeri penyeienggara kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. ketua dan wakil ketua lembaga negara. ' Senior Official Meeting (SOM) : : 3 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 2 lnari setelah kegiatan.

dilengkapi dengan surat und. dan f. minimal 4 jarrr di luar jam kerja. b. Pada pendidikan tingkat dasb. vakasi tidak diberikan unluk p"rry"l"rrggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal. fullday.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA Vakasi dan Honorarium Penyelenggara Ujian Vakasi merupakan uang imbalan bagi penguji atau pemeriksa kertas ujian pad? pendidikan tingkat dasar. Uang makan lembur diperuntukkan bagi semua golongan dan diberikan seteiah bekerja lembur paling kurhng 2 (dua) jam secara berturut-turut dan diberikan maksimal 1(satu) kaii per hari. dan haffiag). oleh pejabat e. tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Uang saku rapat di dalam kantor dapat dibayarkan sepanjang: a. d. surat pernyataan yarrg ditandatangani pelaksanan kegiatan oleh jawab kegiatan (pejabat minimal setingkat eselon IIll . negeri sipil yang dihitung Satuan Biaya Uang Lembur dan Uang Makan Lembur a. melibatkan peserta dari eselon I lainnya/masyarakat. Satuan Biaya Uang Makan Pegawai Negeri Sipil {PNSI uang makan diberikan kepada pegawai berdasarkan jumlah hari masuk kerja.ndldik*. dan tinggi. Satuan Biaya Uang Saku Rapat Di Dalam Kantor Uang saku rapat di dalam kantor merupakan kompensasi bagi pegawai pegawai negeri/non negqd yang melakukan kegiatan rapat yang dilaksanakan di dalam kantor sebagai pengganti atas pelaksanaan sebagian kegiatan rapatlpertemuan di luar kantor (fullboard. Sedangkan untuk p. ujian akhir Semester dan ujian akhir. menengah. /f/ . vakasi dapat diberikan untuk ujian masuk. surat tugas bagi peserta dari unit penyelenggara yang ditandatangani oleh pejabat setingkat eseion Il/kepala satuan kerja.pengawas ujian pada pendidikan tingkat dasar.r dan menengah. b. Uang lembur merupakan kompensasi bagi pegawai negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang. menengah. dilaksanakan c. Honorarium Penyelenggara Ujian merupakan uang imbalan bagi pen1rusun naSkah dan. ujian tengah semester. dan tinggi. satuan biaya pengawas ujian sudah termasuk Lrang transpor.angan yang ditandatangani setingkat eseion trI/kepala satuan kerja. penanggirng kepala satuan kerja).t tingkat tinggi.

Petugas Kebersihan dan Pramubakti Honorarium diperuntukkan bagi non pegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan'kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya. biaya bongkar muat. Satuan biaya ini sudah termasuk ongkos tukang. dapat dibayarkan sepanjang b. dan pramubakti dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan. Satuan biaya uang konsumsi rapat. Satuan Biaya Pengepakan Pindah Dalam Negeri dan Angkutan Barang Perjalanan Dinas Satuan biaya pengepakan dan angkutan barang perjalanan dinas pindah dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengepakan dan angkutan barang pindahan yarlg diberikan kepada pejabat negara/pegawai negeri yang dipindahtugaskan berdasarkan Surat Keputusan pejabat yang berwenang. 26. Satuan biaya ini pada dasarnya merupakan bantuan yang diberikan pemerintah kepada pejabat negaraf pegawai negeri yang berkenaan. saku rapat di dalam kantor belum termasuk 25. Honorarium Satpam. hanya terdapat satu eselon I. alokasi honerarium dapat ditambah paling banyak sebesar 15% (lima belas persen) dari satuan biaya. dan biaya angkutan barang dari tempat asal sampai dengan tujuan. pengemudi. maka satuan biaya uang saku rapat di dalam kantor dapat diberikan untuk rapat yang melibatkan eselon II lainnya. beSaran tersebut tidak termasuk seragam dan perlengkapan. Dalam hai ketentuan mengenai upah minimum'di suatu wilayah lebih tinggi aailpada satuan biaya dalam Peraturan Menteri ini. pengadaan bahan-bahan.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLTK -29 - Catatan: a' Uang saku rapat di dalam kantor .. petugas kebersihan.6 (enam) kriteria telah terpenuhi. Dalam hal struktur organisasi pada kementerian negarallembaga. Untuk satpam. t/ . maka satuan biaya ini dapat dilampaui mengacu pada ketentuan tersebut. Pengemudi. . berdasarkan surat keputusan pejabat yang '' berwenang/kontrak kerja. c.

Uang repres€ntasi diberikan kepada pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga tinggi negara.n dan pelatihan yang diselenggarakan di dalam kota yang melebihi 8 (delapan) jam atau diselenggarakan di luar kota.00 (seratus sembilan puluh ribu rupiah).(karena Dalam rangka perencanaan penganggaran.aU/haWag dr dalam kota diberikan kepada peserta dan panitia kegiatan rapat/pertemuan yang cliselenggarakan di luar kantor sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan paket fullboard dan fulldaA/haAdaA di dalam kota.oo (seratus tiga puluh ribu rupiah). d. Satuan biaya uang harian paket fuLtboard di luar kota diberikan kepada peserta dan panitia kegiatan rapatfpertemuan yang diselenggarakan di luar kantor sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan paket fullboard di luar kota. /q/ .000. Uang harian diklat diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang diberikan tugas untuk mengikuti kegiatan pendidikd. untuk 1(satu) hari sebelum dan/atau 1 (satu) hari sesudah pelaksanaan kegiatan. Besaran uang representasi per hari masing-masing sebesar Rp250.00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). Satuan Biaya Uang harian paket fu|board.0oo. Satuan Biaya Paket Fullboard Uang Harian Paket Fullboard dan Fulldagl Halfdag di Dalam Kota di Luar Kota. pejabat eselon I dan pejabat eselon iI pada saat melaksanakan perjalanan . Rp. dan Rp130.an futld. Catatan: . Menteri serta setingkat Menteri).MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -30- Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya uang harian perjalanan dinas dalam negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari pegawai negeri/non pegawai negeri dalam menjalankan perintah perjalanarrdinas di dalam negeri. kepada panitia faktor transp.dinas' jabatan hanya dalam rangka peiaksanaan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan.o00.190.grtasi dan/atau pelaksanaan kegiatan dan guna mempersiapkan penyelesaian pertanggungjawaban) dan peserta (karena faktor transportasi memerlukan diluar waktu waktu tambahan berangkat/pulang untuk pelaksanaan kegiatan) {apat dialokasikan biaya penginapan dan uang harian perjalanan dinas sesuai ketentuan yang berlaku.

negara akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. pegawai negeri'sipil dan anggota TNI'/Polri selain yang dimaksud pada huruf b dan huruf c. duta besar. Golongan D Besaran uang harian bagi . ketua. pertanggungjawaban disesuaikan 30. uolongan u t' d. besarannya merujuk pada uang harian negara Kenya. pegawai. Dalam pelaksanaannya. Klasifikasi uang harian perjalanan dinas luar negeri adalah sebagai berikut: a. utusan khusus presiden (special enuog) dan pejabat lainnya yang setara. uang saku. dan uang penginapan. pegawai negeri sipil golongan IV/c ke atas.' (/ .negeri sipil golongan IIIIc sampai dengan golongan IV lb dan perwira menengah TNI/Polri yang setara. keperiuan sehari-hari pegawai negeri/non pegawai negeri dalam menjalankan perintah perjalanan dinas di luar negeri yang dapat digunakan untuk uang makan. merujuk pada besaran uang harian nbgara dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan. perwira tinggi TNI/Polri. Golongan B c. Contoh: Uang harian bagi pejabaflpegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Ugand4. Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya penginapan perjaianan dinas dalam negeri merupakan satuan bidya yang digunakan untuk pengalokasian biaya penginapan dalam RKAK/L sesuai dengan peruntukannya. dan pejabat negara lainnya yang setara. b. transpor lokai.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -31 - 29. mekanisme dengan bukti pengeluaran yang sah. pejabat eselon il. termasuk pimpinan pemerintah lembaga non kementerian dan pimpinan iembaga lain yang dibentuk perundang-undangan peraturan dan berdasarkan pejabat eselon I. penuh/kepala duta besar iuar berkuasa biasa perwakilan . Golongan A menteri. Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Negeri Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Luar Negeri merupakan penggantian biaya. wakil ketua dan anggota lembaganegara.

Untuk perjalanan dinas pindah antar mengikuti ketentuan sebagai berikut: perwakilan (cross-posttig) a. anak kandung. diberikan untuk Golongan C dan D. belum pernah menikah. c.udara perjalanan dinas pindah dan diberikan untuk satu kali ja-lan (one utay). Catatan: 1. dengan keluarga yang sah adalah: yang sah menurut ketentuan undang-undang 's. Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi.t yang menjadi sebab ia tidak dapat mempunyai penghasilan sendiri. berufiur lebih dari (dua puluh lima) yang dan tidak tidak bersuami mempunyai " "2F tahun penghasilan sendiri. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur paling tinggi 25 (dua puiuh lima) tahun pada waktu berangkat. 2.h. b. - (1 . Satuan biaya ini diberikan kepada pejabat negarafpegawai negeri dan keluarga yaqg sah berdasarkan surat keputusan pindah dari Kementerian Luar Negeri yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari perwakilan RI di luar negeri atau sebaliknya..MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -32- satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas pindah Luar Negeri (one wag) Satuan biaya tiket pbrjalanan dinas pindah luar negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pimbelian tiket pesawat. anak kandung. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas pindah Luar Negeri terdiri dari: 1) klasifikasi Firsf diberikan untuk Golongan A. anak tiri. dan anak angkat perempuan yang sah menurut hukum yang. anak tiri. tidak termasuk airport fax serta biaya retribusi lainnya. pelaksanaan biaya' mutasi.. atau 3) klasifikasi Rrblished. dan tidak mempunyai penghasiian sendiri. 2) klasifikasi Business diberikan untuk Golongan B. khususnya biaya transportasi pejabat negara. atau. anak tiri perempuan. isteri/suami Perkawinan. ''htr. d. pegawai negeri dan/atau anggota keluarga dapat dilakukan sesuai dengan informasi yang diperoleh dari perusahaan travel dan ditetapkan oleh KPA/PPK. Yang dimaksud a. anak kandung perempuan. yang menurut surat keterangan dokter mempunyai cacd.

Pegawai Negara.OS|2OIA hnggal. KEPALA ENTERIAN AGUS D. 6 Mei 2OlO tentang Perjalanan Dinas Luar Negeri Bagi Pejabat Negara. MARTOWARDOJO . c) klasifikasi PublisLrcddiberikan untuk Golongan C dan D. b) kiasifikasi Busfness diberikan untuk Golongan B. Dan Pegawai Tidak Tetap sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64lPMK. ttd. bahwa biaya transportasi pejabat negara lpegawai dan/atau anggota keluarga sesuai klasifikasi kelas moda transportasi untuk masing-masing golongan sebagai berikut: 1) moda transportasi udara terdiri dari: a) klasifikasi First diberikan untuk Golongan A.A5/2Oll Pasal 20 huruf a. penetapan biaya transportasi tersebut agar tetap berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9T |PMK.W. Salinan sesuai dengan aslinya MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. serta 2l moda transportasi darat atau air.MENTERI KEUANGAN HEPUBLIK INDONESIA -33_ b. paling rendah klasifikasi Business untuk semua golongan.

Dari Bahasa Prancis.16 4. .1f 4.820. Belanda d.iO 4. . Dari Bahasa Inggris b.OO0 15.OOO 16.200.OOO 5.000 22. IIi. b. Dari BahasaJepang c. Belanda d.2 2.13 4.Diploma IV dan Strata I OT OT 15. Ke Bahasa Prancis.5 4.580.000 4 sAiUAN 4.LAMPIRAN II PERATURAN MENTERT KEUANGAN REPUBLIK I N D O N E S I A NOMOR TENTANG STANDARBIAYA MASUKANTAHUN ANGGARAN 2014 KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI dalam NO 1 URAIAN SATUAN (3) BIAYATA 2014 (41 {21 SATUAN BIAYA UANG TRANSPOR KEGIATAN DALAM KABUPATEN/I{OTA 1 2 Orang/Kali 11o.74 4.3 4. Dari Birhasa Mandarin.o00 220.2 Golongan I dan Golongan II Golongan III BIAYA PTMELIHARAI\N SARANA KAIVToR 4. Ke Bahasa Jepang c.OOO '20.OOO 220.1 4.I2 4.770. Ke Bahasa Mandarin.4 4.'HAlaman Halaman Halaman Haiaman Jadi Jadi Jadi Jadi Jadi 6 SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/NON.000 160.2 4.OOO D SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN 5.000 7.230.Dipioma I dan Diploma III .500.360. IV PRAJABATAN Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 30.OOO 13.3 Diklat Pimpinan Tk.6 4.O00 140.OOO 5.8 4.OOO 18.590.430.17 Inventaris kantor PersonalKomputer//Votebook Printer AC Split Genset lebih kecil dari 50 KVA Genset 75 KVA Genset l0O KVA Genset 125 KVA Gensel l5O KVA Genset 175 KVA Gensel 2OOKVA Genset 250 KVA Genset 275 KVA G e n s e t 3 O OK V A Genset 350 KVA Genset 450 KVA Genset 500 KVA Pegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun IJnit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun 70.300.oo0 530.000 ry .200. III Diklat Pimpinan Tk.000 6.000 600.00O 22.940. II Diklat Pimpinan Tk. DALAM NEGERI Halaman Halaman Halaman Halaman Halaman Jadi Jadi Jadi Jadi Jadi 140.1.OqO SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL 2. Dari Bahasa Indonesta. Dari BahasaAsing Lainnya Dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Asing a.26i.OOO 14.000 220.520. Jermarl e.15 4.000 160.t25.860. Ke Bahasa Asing Lainnya.GELAR 6.1 2.oao 160.2SO.545. Biaya Hidup dan Biaya Operasional .470.ooo 8. dan Diplorna lV/Strata 1 a.o00 630.9 4.7 4.OO0 1 l.OOO 3 SATUAN BIAYA LATIHAN 3. Jerman e. DAN PDNGETII(AN Dari BahasaAsing ke Bahasa Indondsia a.OOO 220.1 3.OO0 9.OOO 27.0OO 19.boo 160.2 Halaman .250.OOO 12.1 Program Diploma I.

300.000 18.lis 2 OT OT OT 1.000 2.o00 17.000 OT OT OT OT 19.000 OJ 14.000 1.FOCUS UNTUK GROUP 3.000 19.000.OOo // .OOO.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK ]NDONESIA -2- BIAYA TA 2OI4 ang Buku dan Referensi per tahun Diploma I Diploma III Diploma IV dan Strata 1 am Strata 2/SP-1 dan Strata 3/Sp-2 Strata 2 dan Spesialis I Strata 3 dan $pesiatis 2 ang Buku dan Referensi per tahun Strata 2 dan Spesialis 1 Strata 3 dan Spesia.000 22.750.oo0 2.000 15.500.800.250.500.000 20.o00 5.OO0 r.O00 Bulan/Unit Bulan/Unit NARASUMBDR (PAI{AR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUSI SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/DISEMINASI/.250.000 r.700.

000 36.OOO JAMBI SUMATERA BARAT SELATAN 36.000 42. IAWA BARAT 1 3 .000 34.000 30.OOO 25.o00 o00 oF.000 30.ooo 30. 27.000 25.O00 t{ .OOO 42.000 41.000 48.OOO 42.000 36. ]ANCIq BELITUNG 1l ]ANTEN 45.000 51.OOO 32.OOO OH D.000 41. \CEH SUMATERA UTARA RIAU r3l OH OH OH OH OH 15l tRl 45.000 42.I.000 36 00() OH OH OH OH OH OH 32.000 42.000 36.OOO 31_OOO OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 42.OOO 27 Dno 27.OOO 41. I(ALIMANTAN TENGAH 2 2 .000 30.000 37.000 36.000 30.OOO t 2 .000 36.OOO 42.000 !7.OOO 48.000 36.000 s1.O00 34.000 36.000 51.OOO 29.000 42.OOO JAWA TIMUR BALI NUSA BARAT 25.O00 4tn n 1 9 . YOGYAI(ARTA 34.I. KALIMANTAN UTARA 2 5 .O00 34.000 51.000 42.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -3- 9.000 30.000 35.000 60.OOO 41.o00 30.000 42.OOO 3?.000 41.ooo .000 45.000 30.000 32.000 30:000 30-ooo 30. D.OOO 35. BENGKULU 1 0 . TUGAS OPERIISI BAOI ANGGOTA TNI/POLRI ANGGOTA YANG SAI(T BAGI ANGGOTA TNI/POLRI 17l TAHANAN ANGGOTA TNI/POLRI t2l 1 3.000 45.OOO ?s narn 25.ooo 4 000 36. SULAWESI UTARA 2 6 .OOO 25.t OH 24.OOO 36.000 32.000 60-000 41.000 45.000 42.000 34.000 36.O00 32.000 52. LAMPUNG 9 .000 36. GORONTALO ULAWESI ?_.000 s1. \4ALUI(U UTARA JJ OH OH OH OH OH OH .OOO 36.000 41. MALUI(U 3 2 .O00 42.O00 36.OOO 34.000 36.000 35 000 36. 36.000 41.OOO 34.OOO 34. SULAWESI TENGAH 3 0 .000 34.000 51. ULAWESI SELATAN sr.000 36.OO0 41. SULAWESI TENGGARA o 1 .OOO 27. JAIGRTA t4.OOO 27.000 36. JAWA TENGAH15 lo 34.000 42.OOO 32.000 ?t non 32.o00 52.OOO 32.OOO 36.000 45.000 42. PAPUA BARAT 48. KALIMANTAN SELATAN I(ALIMANTAN TIMUR 41.000 5r.OOO 37.000 5 1.O00 34-OOO 30.OOO 27.000 36.OOO 8.OOO 42.000 4 l_000 41.000 ooo 000 30.000 37.2 Pengadaan Bahan Makman TNI/POLRI NO PROVINSI SATUAN OPERASI PASUKAN DAN LATIHAN BAGI Ai!GGOTA TNI/POLRI DIKMA BAGI ANGGOTA TNI/POLRI DIKLAT LAINNYA/PRA. KALIMANTAN .000 51.000 45.OO0 APUA 48.000 .OOO ca nno 27.000 36.000 37.7: BARAT + 000 4 4 4 ooo .000 36.000 45.OOO 3 l_000 31.O00 34.000 52. NUSA TENGGARA TIMUR 42 0r}o 4 4 2 0 .000 45.OOO 27.OOO 36.I(.000 52.OOO KEPULAUANRIAU J.000 52. 18 42.000 34.BARAT 2 1 .000 5i.OOO 6.000 30.000 36.OOO 36.000 45.000 32.000 36.000 2 4 .OO0 27.

NUSA TENGGARA BARAT 32.ooo 27.OOO L 4 .000 t9. RIAU KEPULAUAN JAMBI' RIAU 1. 25.O00 32.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -'4 - q? Pengadaan Bahal Makanal pasien Rumah sakit dan penyandarrg Masalah Kesejahteraan Sosial (pMKS) NO PROVINSI SATUAN PASIEN RUMAH SAKIT PENYANDANC MASALAH KESEJAHTERAAN sosIAL (PMKSI {5} 27.000 32.OOO QI I qCEH {31 OH I4l 2 .OOO o 8.OOO 38.OO0 so.000 38. KALIMANTAN TIMUR 24.000 32.000 30.oH 'oH oH.000 36.OOO 27 -OOO OH OH OH 9 .000 30.000 30.000 38.OOO 32.OOO 27.o00 25. KALIMANTAN SELATAN 2 3 . PAPUA BARAT /ll .OOO 17.ooo 27. SUMATERABARAT 3UMATERA SELATAN LAMPUNG OH UN 32.OOO 3' OOO 27.OOO 36.OOO OH OH D. ] A L I 1 8 . JAWA'TENGAH 1 5 .000 25.oo0 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 . 26.OOO 27.OOO OH OH OH 36.000 36.000 30.ooo 30.I.000 30.OOO ?APUA 44:000 44.B A N T E N 12. D. OH OH OH OH MALUKU 32. . 29.ooo 30. 36. SUMATERAUTARA J. OH OH OH OH 32.000 30.000 32.000 25.O00 27. MALUKU UTARA JJ. 30.OOO 25.000 36.000 30.000 36.000 32. YOGYAKARTA r o .AWA BARAT 1? 32.0o0 30. JAWA TIMUR 25.OOO 27. KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARA? SULAWESI SELqTAN ULAWESI TENGAH ULAWESI TENGGARA 36. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT OH OH OH OH 30.000 36.OO0 36.000 27.000 32.000 37.o00 30.000 30.O00 30.000 32.000 32. JAKARTA' OH OH OH OH OH OH OH 32.000 37.OOO 35. BANGI(A BELITUNG 11. 27.I.OOO 30.K.000 38. 28.000 38. BENGKULU 1 0 .o00 30.OOO 3 4 .OOO .000 25.

32. MENARA SUAR (PMs) t4l PETUCAS AE}K CADANGAN PENGAMATAN PADA KAPAI LAUT NEGARA ABK AKTIF .000 38_000 38.OOO 22.O00 27.OOO 1 6 .000 36.O00 3t 32.000 32.000 36.OOO OH 22.000 25.4 Pengadaan Bahan Makanag Lingkup perhubungan NO PROVINSI SATUAN KDLUARGA PENJAGA.000 22.ooo 30.OOO 27.000 32.000 20.ooo JAWA IJA}<AT D. KALIMANTAN OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 30_ooo 30.OOO 9.000 30.000 2s. MAIUKU UTA.000 18.000 a.OO0 27.O04 2?.000 20. GORONTALO .000 27.O00 36.000 36. PAPUA BARAT /tr .000 36.OOO 32.000 38.000 8.000 7.000 37.000 25.OOO 27.000 30.o00 30.OOO 27.000 37.000 32.I.000 ?n nnn 36.000 36.o00 30.000 37.000 32.000 36.OOO 27.o00 :?o nnn r0.OOO OH UH KEPULAUAN RIAU AMET 6.OOO 38.000 30.I.000 44.000 38.000 30.000 44.000 25.O00 37.000 20. 36.000 20.000 25.000 20. TENOAI{ IJ.000 7.OOO 27.OOO qt nnn OH OH OH OH OH OH OH OH OH ]UMATEM 8. 25.000 ?n nnn 30.OOO 17.000 25.000 36.O00 32.K.MENTERT KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -5- 9.000 30.000 36.000 18.000 30.000 32.? ?1. SUMATERA BARAT 27.000 30.OOO 36.000 25.OAA 27.OOO 2 5 .000 38.000 30.000 8.000 44.ooo 30.000 36.OOO D. SULAWESI UTARA 26.000 36.OOO 36. YOGYAKARTA OH OH UH 17.000 32.OOO 32-OOO 32.OOO SULAWESI BARAT SELATAN 36.OOO SUMATEM UTARA RIAU 27.000 36.oo0 30.OOO 27. NUSA TENGGARA BARAT 19 VUSA TENGGARA TIMUR BARAT TENGAH SELATAN TIMUR UTARA 32.000 44.000 30. B A L I 1 8 .OOO 27.ooo 32.ooo 30.000 30.000 32.000 8.000 r8.PADA KAPAI NEGARA PETUGAS SROP DAN VTIS t2l t3l OH UE I7l L.OOO 32.000 36.OOO 32.ooo 30.000 38.000 38.000 30.000 22.OO0 25.000 25.000 18. 27.000' I 8.AMPUNG ]ENGKULU ]ANGKA BANTEN SELATAN 27.000 25.000 25.000 20.o00 30.000 ?6 non 2 0 KALIMANTAN 2 1 .000 27.000 20. SULAWESI TENGAH 3 0 .OOO 38.OOO 32.000 9P-: Ja.O00 27.000 32.000 36. 32.OOO 3() nnn 30.000 36. SULAWESI TENOGARA 31 IALUKU APUA 30. JAI(ARTA JAWA.000 20.000 36.000 7. \CEH 18.O00 32.000 30. nnn 32.OOO 24.000 20.OOO 8.000 30.0O0 27.000 30.OOO BELITUNG 25.ooo 38.ooo 32.000 17.O00 20. JAWA TIMUR 30. KALIMANTAN 2 2 KALIMANTAN 2 3 . .000 25.OOO 32.OOO 27.000 30.000 30.O00 7. SULAWESI 2 9 .000 32.000 20.RA 22.

000 34.000 41.OO0 32.OO0 41.OOO 41.OOO 41.O00 . SUMATERA SELATAN R LAMPUNG 32.O00 44.000 34. JAKARTA L 4 .OOO 36.000 32.000 37.OO0 6.000 47.OOO 17.000 34.ooo 38.000 37.OOO 2 .000 41.l q. 3UMATERA UTARA RIAU 4 32. YOGYAKARTA 1 6 .OOO KEPULAUAN RIAU TAMB I SUMATERA 37. PAPUA BARAT 48./ . fORONTALO 27. SULq.000 36.OOO 32.OOO 37.OO0 36.OOO 38.OOO OH OH OH 41.000 30. BANGKA 1t l1 BANTEN JAWA BARAT D.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -6- 9.OOO 36.OOO MALUKU PAPUA UTARA 38.000 36.OOO 36. KALIMANTAN BARAT TENCAH SELATAN 23.OOO 44.000 34.o00 30.OOO 37-OOO 32. SULAWESI TENGGARA 2t MALUKU aq JJ. JAWA TENGAH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 30.OO0 D.AOO 48. Pengadaan Bahan Makanan Mahasiswa NO PROVINSI SATUAN fi.CEH OH OH OH OH OH BARAT OH OH OH OH OH 32.000 37.000 41.000 34.000 42.OOO 20.000 38. B A L I 1 8 .000 34. KALIMANTAN UTARA 25.O00 36.I. JAWA TIMUR 30.MILITER .OO0' OH OH 34. OH OH OH 36.000 37.000 41. BDNCKULU BELITUNG 1 0 .OOO 42.O00 36.K.tenesrswnT SISWA SIPIL MAHASISWA MILI?ER/SEMI .I. ]ULAWESI BARAT 2 A .WESI SELATAN SULAWESI TENGAH OH OH UN 41.oo0 30.OOO 9.OOO 42.OOO 42. KALIMANTAN 2 7 KALIMANTAN 22. ]ULAWESI UTARA 2 6 .000 42.000 36.000 32.OOO 37.5 . KALIMANTAN TIMUR 24.OOO 36.O00 32.OOO 32.oo0 30.000 30. NUSA TENGGARA BAMT 1 9 .OOO 37. NUSA TDNGGARA TIMUR 38.0O0 37.000 41.

000 55.0O0 UN OH OH OH OH UN 8.000 37. NUSA TENGGARA BARAT OH utt OH OH UE 37. B A L I 16.000 39. BANGKA BELITUNG 1l BANTEN L2. D.O00 OH OH OH SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 36. OH OH OH OH OH OH D.OOO 34.000 42.000 36.000 1 9 .OOO 1 0 .000 36. KALIMANTAN UTARA 25.000 41. JAKARTA t 4 JAWA TENGAH tJto.OOO UTARA OH OH OH 41:OOO 36. PAPUA BARAT 1/ .O00 49.000 39.000 36. MALUKU UTARA PAPUA OH OH OH OH 49.OO0 40.OOO 38. BENGKULU 39.000 38. 28.000 39.OO0 39. SULAWESI SELATAN ca JU.OOO L7. YOGYAKARTA JAWA TIMUR 32. LAMPUNG 9 .I.ooo 38.000 39.OOO KEPULAUAN R]AU AMBI UMATERA BARAT SUMATERA'SELATAN 35. 3ORONTALO 27.000 40. OH OH OH 39. SULAWES] BARAT.000 38. JAWA BARAT 1 3 .K. YUSA TENGGARA TIMUR on KALIMANTAN BARAT 2 7 KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN ZJ 36.OOO 33.000 33. SULAWESI UTARA 2 6 .000 41.o00 42.I.OOO 3 1 MALUKU 3 2 .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -I 10 SATUANBIAYA KONSUMSITAHANAI{ dalam NO PROVINSI JA I UAI\ BIAYA TA 2014 r?l ACEH SUMATERA RIAU 4 5 6 UN 43.0O0 KALIMANTAN TIMUR 2 4 .

000 1.000 1.000 r0 SULAWESI TENGGARA I o Satker/Tahun Satker/Tahun 3 '4 Satker/Tahun 'oT // .000 1.000.O00.800.200.000 1.O00.000 1.000.420. \=z'fir-s /llh MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W 8- %.0O0 56.000 57.000 61.O00 56.430.400.000 57.525.000 54. SATUAN BIAYATA 2014 KI MEMILIKI LEBIH DARI 40 PEGAWAI SATUAN OT BIAYATA 2014 r.Iil.800.000 1.430.000 1.800.600.000 1.410.200.000 56.000 1 o ICEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 57.430.000 1.000 OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT T r.430.440.400.800.000 64.200.000 1.600.000 SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH MALUKU MALUKU UTARA APUA PAPUA BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 56.000 56.200.oo0 56.OOO 1.800.000 1.350.400.OO0 JAWA TIMUR BA.430.750:00O 1"600.430.525.000 1.400.000 1.000 57.420.200.O00 58.000 r9 NUSA TENGGARA TIMUR t0 KALIMANTAN I Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun BARAT TENGAH SELATAN KALIMANTAN KALIMANTAN 1.000 57.000 57.0OO JAWA TENGAH D. KALIMANTAN UTARA iJ SULAWESI UTARA SULAWESI BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahtrn' Satker/Tahun i6 GORONTALO iB i9 1.440.000 56.000 1.430.OOO 5 6 Satker/Tahun Satker/Tahun v.800.800-000 57. 4 JAKARTA 1.000 1.000 1.430_OOO 1.000 57.800.000.410.430.420.0OO 1.000 57.000 61.o00 56.000 1.440.000:000 1.470.000 57. YOGYAKARTA 6 Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun BARAT Satker/Tahun 57.400.600.600.440:000 1.420.430.000 1.000 1.420.OOO t2 iJ \L Satker/Tahun Satker/Tahun' Satker/Tahun KALIMANTAN TIMUR.OO0 9 . a SUMATERA SELATAN LAMPUNG Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 1.470.L] NUSA TENGGARA 7 I 57.000 56.000 57.200.420.000 57.440.600.200.000 58. BENGKULU t0 BANGKA BELITUNG 11 BANTEN t 2 JAWA BARAT t Satker/Tahun Satker/Tahun 56.I.200.000 58.w /\A lN\ R .000 57.200.O00 1.450.000 56.O00.460.oo0 r.200.420.000 70.000 1.uN= I SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN DI DALAM NIGERI alam N PROVINSI MEMILIKI SAMPAI DENGAN 40 PEGAWAI .OO0 Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun D.

000 12.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -qL2 SATUAN BIAYA MAKANAN PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH rupiah) NO.OOO SUMATERA SELATAN LAMPUNG 8.OO0 13.O00 12. (1) I PROVINSI SATUAN BIAYA. JAWA TENGAH D. SULAWESI TENGAH 3 0 .I.000 12. TIMUR.000 13. KALIMANTAN SELATAN .000 13.I. SULAWESI TENGGARA a1 12.OOO 12. SULAWESI UTARA 2 6 . SULAWESI SELATAN 2 9 . MALUKU UTARA PAPUA J.000 II . YOGYAKARTA 17 18 1 6 .ooo 12. JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 .000 13.000 12. 9 . KALIMANTAN UTARA 25.O00 13. 6.000 r.000 13.000 13. KALIMANTAN BARAT 2I KALIMANTAN TENGAH 12.0O0 13.000 14.OOO 12.000 13. 2 4 .000 13.000 13.000 16. SULAWESI BARAT 28.K.TA 2014 (21 {CEH SUMATERA UTARA RIAU I(EPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT (3) Pesawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Talaun Pegawai/Ta. BENGKULU 1 0 . JAWA BARAT lJ.OOO +.OO0 2 2 .OO0 MALUKU 3 2 .000 13.000 13. BANGI(A BELITUNG l1 BANTEN 1 2 .hun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pesawai/Tabun Pesawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawaj/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun (41 13.ooo 13.000 13. D. 5. JAKARTA L4.+. PAPUA BARAT 15.000 13. SORONTALO 2 7 .000 18. KALIMANTAN. 17 12. 2 3 .OOO 13.3.O00 13.

tr\\\\

,(\

.ciir .a

/)h

NFSIFI:/ \:a'q:-r'si\i=4FEg

i

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

W
-10-

ruIUA_

13

SATUAN BIAYAKONSUMSI

RAPAT

NO 13.1

PROVINSI R.APAT KO ORDINASI TINGKAT \dENTERI/ ESELON I/ SETARA RAPAT BIASA

SATUAN
Qrang/Kali

MAKAN 104.000

KUDAPAN (SNACK)
tl

46.OOO

13.2

1 3 . 2 . 1 ACEH 13.2.2 SUMATERA UTI|RA L3.2.3 R I A U 13.2.4 KEPULAUAN RIAU 13.2.5 J A M B I 13.2.6 SUMATERA BARAT 1 , 3 . 2 . 7 SUMATERA SELATAN 3 . 2 . 8 LAMPUNG 3 . 2 . 9 BENGKULU 3 . 2 . 1 0 BANGKA BELITUNG L3.2.tL B A N T E N 13.2.L2 JAWA BARAT 1 3 . 2 . 1 3D.K.I. JAKARTA 13.2.t4 JAWA TENGAH

Orang/KaJi Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orare/Kali Orarre/Kali Orang/Kali Orarte/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orare/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali
Orane/KaIi

45.000 43.000 38.000 37.O00 35.000 41.000 41.000 38.000 41.000 38.000 41.000
42.OOO

14.000 12.00c 14.00c 18.00C 16.00C 15.000 16.000 16.000 15.000 16.000 13.O00 13.000 16.000 12.000 12.000 13.000

44.000

3s.000
34.000 41.000 41.000 39.000 39.000 40.000 38.000
42,OOO

3 . 2 . r 5 D.I,

YOGYAKARTA

1 3 . 2 . L 6 JAWA TIMUR 13.2.r7 B A L I 3 . 2 . 1 8 NUSA TENGGARA BARAT 3 . 2 . I 9 NUSA TENGGARA TIMUR 3 . 2 . 2 0 KALIMANTAN BA.R,AT 13.2.21 KALIMANTAN TENGAH 13.2.22 KALIMANTAN 13.2.23 KALIMANTAN t3.2.24 KALIMANTAN 13.2.26 GORONTALO t3.2.27 SULAWESI BARAT 13.2.28 SULAWESI SELATAN 3 , 2 . 2 9 SULAWESI TENGAH 3 . 2 . 3 0 SULAWESI. TENGGARA 3 . 2 - 3 1 MALUKU 3 . 2 . 3 2 MALUKU UTARA 3.2.33 P A P U A 3 . 2 . 3 4 PAPUABARAT
SEI,ATAN TIMUR UTARA

1s.000
16.000 20.000 15.000 13.000 13.000 15.000 15.000 16.00c 13.00c 14.00C 13:00C 13.00c 18..00c 18.000 19.000 29.00c 23.000

Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali
Orane/Kali

40.000 40.000 41.000 40.000
42.OOO 42.OOO

t3.2.25 SULAWESI UTARA

Orane/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orcne/KalL Orane/Kali Orane/Kali Orale/Kali' Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali

38.000
38:0OO 44.O00

51.000 57.000 51.000

(/

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

L4

SATUAN BIAYA PENGGANTIAN IT{I/ENTARIS LAMA DAN/ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGATVAI BARU

ru NO.
PROVINSI

SATUAN (3)
Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tallun PegawailTahun Pegawai/Tahun Peeawai/Ta-hun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Ta-hun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Ta.hun Pegawai/Tahun . Peeawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun

BIAYATA 2014
t4l

(U
I

(2\
ACEH RIAU

2 . SUMATERA UTARA
4. 6. 8. 9. KEPULAUAN RIAU ]AMB] SUMATERA BARAT

SUMATERA SELATAN
LAMPUNG BENGKULU

1 0 . BANGKA BELITUNG 11 BANTEN
JAWA BARAT 1 3 D.K.I. JAKARTA
LZ
aa

JAWA TENGAH D,I. YOGYAKARTA

1 6 . IAWA TIMUR
L7, 3ALI

tB. 19. 20. 21, 22. '23. 24. 25. 26. 27. 28. 29 30 31 32

NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR, KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA iORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA

1.570.000 1.480.000 1.490.000 1.470.000 1.520.000 1.510.000 1.490.000 1.490.000 1.480.000 1.460.000 1.490.000 1.480.000 1.510 000 1.570.000 1.560.000 1.490.000 1.570.000 1.510.000 1.440.000

t.470.ooo
1.550,000 1.480.000 1.460.000 1.460.000 1.450.000 1.430.000 1.400.000
1.520.000

MALUKU
MALUKU UTARA

PAPUA 34 PAPUABARAT

1.450.000 1.540.000 i.600.000 1.650.000 1.850.000 1.750.000

/r

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

_12_

15

SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN 15.1 Peiabat

DAN OPERASIONAL

KENDARAAN

DINAS

alam ru NO.

PROVINSI

SATUAN

BIAYATA 2014

1 2. 3.1

3.2
o.o

3.4
J.J

(2) PEJABAT NEGARA PEJABAT ESELON I PEJABAT ESELON II C.CEH ]UMATERA UTARA 3IAU KEPULAUAN RIAU
JAM.BI SUMATERA SEI..A,TAN

(3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun Unit/Tahun

(4)

40.350.000

37.470.000
37.590.00C

37.220.04C
37.220.OOO 37.410.00C 37.540.000 37.520.000 37.2tO.OOA 37.620.000 37.290.000 37.480.000 37.430.000 37.360.000 37.590.00C 38.410.000 38.270.000 37.580.000 38.640.000 37,920.000 37.320.OOO 37.860.00C 38.860.00C 37.990.00C 37.720.OOa 37.720.OOC 37.650.00C 37.430.00C 36.670.00C 37.950.00C 37.730.000 38.690.000 37:740.000 37.620.000 38.030.000 37.990.000

3 . 6 SUMATERA BARAT
a. r7

Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

3 . 8 I"{MPUNG 3 . 9 BENGKULU 3 . 1 0 BANGKA BELITUNG 3 . 1 1B A N T E N
J.I

JAWA

BARAT

3 . 1 D.K.I. JAKARTA 3 . 1 . JAWA TENGAH 3 . 1 D.I. YOGYAKARTA 3 . 1 6 JAWA TIMUR 3 . 1 7B A L I 3 . 1 8 NUSA TENGGARA BARAT 3 . 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 3 . 2 0 KALIMANTAN BARAT 3 . 2 1 KALIMANTAN TENGAH

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

UnitlTahun
Unit/Tahun

s.22KALIMANTAN

SELATAN

3 . 2 3 <ALIMANTAN TIMUR 3.24 KALIMANTAN UTARA 3.25 ]ULAWESI UTARA 3 . 2 6 GORONTALO 3.27 SULAWESI BARAT 3 . 2 8 SULAWESI SEI.,ATAN 3 . 2 9 SULAWESI TENGAH 3 . 3 0SULAWESI TENGGARA MALUKU 3 . 3 2MALUKU UTARA
eaa

PAPUA

3 . 3 2 PAPUA BARAT

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun .Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun

//

100.00c )perasional daJam lingkungar Roda 6 2r.00( 35.oot 3 5 .00c 3.460.000 33.OOC 34.630. O O C 34.260.00C 3. 0 O O 3 2 .810.AOC 32.O0( 3.s70.460.630.830. 8.730.OOA 35.570.490. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .OOC 3.520.O00 35.580. SULAWESI TENGGARA 3 1 MALUKU 3 2 .450.O O 0 3.00( 35.260. JAKARTA T4 JAWA TENGAH D.230.OOO.750. 3 5 0 . 2 1 0 .570. O O C 32.000 3.000 3.00C 24.060.000 33. MALUKU UTARA PAPUA a.00c 3 2 .000 7/ .410. JAWA TIMUR 3.O00 24 KALIMANTAN UTARA 2 5 SULAWESI UTARA zo 33.a PAPUA BARAT 33. 1 4 0 .00c 3 .00c 3. JAWA BARAT 1 3 .910.900.00C L7.950.00c 3.000 35:460.490.530. 5 0 0 . 2 1 0 .000 34.00( 3.000 3. PROVINSI RODA EMPAT DOUBLE GARDAN RODA DUA t 1 (21 \CEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI ]UMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN 4 6.00C 35.470.OO0 3 3 .1s0.00t '32.170.000 3 4 . 9.7tO.00c 32. KALIMANTAN SELATAN ZJ KALIMANTAN TIMUR 35. 0 0 C 34.000 33.O0C 32.220.OO0 35.560.000 15.710. KALIMANTAN BARAT 33.O00 33. D.000 34. YOGYAKARTA 1 6 .400.070. 1 2 0 .130. Roda6.420.570.3 Operasiona-l Dalam Lingkungan Kantor.OOC 3s.520.670.410.560.OOO 39.670.370.OOC 3.160.00c 3.OO0 36. Uraian Satua-n BiayaTA2OL4 {21 I (3t kantor Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun el 9.090. dan Speed Boat No.00C 35. B A L I 1 8 .130.730.000 34.OOC .610.OOt 33.000 3.740.390.740.00( 3.00( 3.000 3.000 3 5 .00( 3.790.OO( 3 3 .520.410.450.OOC 32. 5 1 0 .320.000 3.00c 34.000 3.000 34.0O0 GORONTALO SULAWESI BARAT 34.O0C 32.I.890.450.420. 6 1 0 .280.640. SULAWESI SELATAN 2 9 SULAWESI TENGAH 3 0 .OOC 35.000 35.O50.00c 3.00c 3. 9 9 0 .000 3.00C 36.490.510.trI 3.00c 3. 5 1 0 .750.O0C 33.760.800.480. NUSA TENGGARA TIMUR 20. 0 7 0 .K.O00 35. 0 0 C 36.820.070.200.280.070.OOO to.00( 3 s .530. O O C 32.OO0 34.320.O00 36.210.770.340.00c 3.00( 32.00( 33.2 Operasional NO.970.anan Keiaksaal Speed Boat 19.000 32.I.370.00c 3 5 . f3t &l 32. 0 0 0 35.610.00C 32.000 35. 1l 12.300. 7.oOC 33.640.730.OOO 32.OO( 3. 0 0 0 33.000 3.00c 3.300.O 0 0 3 4 .00c 3.600.570.500.00C Roda 6 Khusus Tal.00C 3.430.0O0 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 .000 32.440.00C 3.760.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK -13- i5. 0 0 C 35.540.00( 33.00C 33.

000 38. lc BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT D. 9 3 0 .110. 8 3 0 . 26. 7 0 0 . 5 1 0 . a1 KALIMANTAN TIMUR UTARA UTARA SORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU 3 2 .00C 18. 3 4 0 .00C 1 8 . 0 0 0 1 8 .OOC 1 8 .780.040. 9 9 0 .00C L9. 3 4 0 .000 1 8 . 0 0 0 75. 2 1 0 .500. 0 0 0 1 8 .000 3 8 . 2 r O .830. 0 0 0 3 7 . 25.OOO 1 8 . 0 0 0 1 8 . 3 6 0 .100.350.O0O 4 1 .880. 8 5 0 . 1 1 0 . 6 3 0 . 4 8 0 .000 1 8 .140.OOC 3 8 . 0 0 C 1 8 . 30.040 18. 0 0 0 37. 0 0 0 34.000 1 8 .000 7 3 . 0 0 0 1 8 .000 r8.340.340.K. 0 0 0 7 6 . 1 0 0 . 0 0 0 74. r 7 0 .260.480.) A. 0 0 0 35. 9 5 0 .I. 5 1 0 .420.740.00c 76. 0 0 0 74.000 40. 4 5 0 . 4 5 0 .I.830.390. 0 9 0 .750. O O C34. O 0 O 3 8 . 0 0 0 1 8 .600. 5 3 0 .750. PROVINSI PJR RODA EMPAT PJR RODA DUA (< 250 CC) (4) PJR RODA DUA (> 75O CC) (5) (2'. JAKARTA JAWA TENGAH D.OOO 1 8 . KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG 9. 6 2 0 .00C 1 8 .CEH 2 . 8 3 0 .470.580. 10. KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN SULAWESI BARAT TENGAH SELATAN 2t. 6 2 0 .O0C 18. 8. 7. 22.500.O4O 1 8 .O00 7 5 . 0 0 0 37. VUSA TENGGARA BARAT 1 9 . 8 3 0 .0OO 7 3 . 0 0 0 37.OO0 1 9 .900.160. 0 0 0 34.OOO 3 2 .OOO 74.570. 24. O O C1 9 . 0 0 C 3 6 .890. O o C 75. 2 2 0 . 0 0 0 1 8 .000 18.220.130. 0 0 0 73. 11.560.420.270. O 0 0 76.410.240. 4 1 0 . 0 0 0 17. 5 9 0 . 3 6 0 . O O O 7 5 . 0 0 C 39.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK -L4- I5. PAPUA BARAT 74.640.000 74. 23.770. 5 6 0 . 0 0 0 3 s .O0C 74.000 38.000 36. 3ALI 1 8 .000 37.O00 I/ .O00 7 4 . 5 6 0 . 5 7 0 .OOO 76. SUMATERA UTARA e RIAU I I.000 3 5 .00c 7 3 . 3 8 0 .OOO 1 9 .470.000 19.OOO 18. 0 0 0 75.000 34. 9 3 0 . 2 4 0 . JAWA TIMUR 17.000 77. 0 0 0 1 8 . 0 0 0 4 1 . YOGYAKARTA L6. 27 28 29.760.4tO. 0 0 0 3 8 .000 74. 9 8 0 .580. 7 9 0 .770.660. 0 O O34. 12. 0 0 0 1 8 . 0 0 0 37. 13. 8 8 0 . 2 0 0 .280. 3 6 0 .000 7 5 .370. 8 6 0 . 0 0 0 77. 0 0 0 36. 0 0 0 42. 2 6 0 .O00. 0 0 0 35.850. 6 3 0 .830. 0 0 c 75. ( 6. 5 3 0 . 2 8 0 . 0 0 0 75. t4. 0 0 0 36.000 75.740. 0 0 0 18.000 74.O70. O O O 3 5 . (3) 4. 5 3 0 . 5 3 0 .370. O O 0 4 2 .00C 18. O 0 0 75. 0 0 0 3 6 .960.00C 74.060. 0 0 0 7 3 . MALUKU UTARA ?? PAPUA 3 4 . NUSA TENGGARA TIMUR zw.O00 7 2 .OO0 1 8 .000 7 5 .000 7 5 . 0 0 0 .400.OOC 1 8 .4 Operasional Patroli Jatal Raya {pJR) aln NO.

000 96. SUMATERA UTARA 3.00C 152.000 13.000 10.000 113.000 1 21 .000 108.4 m'lt"hun *'/trhun m"/tal:.t m'ltrhutt m2Ttahun m27ta]tun m2Ttahun m2Ttahun .000 163.000 10.000 189.00c r32.:un 174.000 10..I.000 10.000 10.000 10.000 10.000 187. JAWA TIMUR 17.000 10. KALIMANTAN TIMUR qA KALIMANTAN UTARA 2 5 SULAWESI UTARA 2 6 GORONTALO zt SULAWESI BARAT 2 8 SULAWESI SELATAN 2 9 .00c 91.OOO .000 13.OOO HALAMAN GEDUNG/ BANGUNAN KANTOR (6) 10.OOO 99.000 10.000 10.000 167.000 163. NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 PAPUA BARAT // .000 165.000 173.000 168.000 447.r'ltahun m'ltr]turt m'ltahun m'ltahun m2Ttahun m2Ttahun m'ltahun yn2 Tlalrun m'Ttahun mtlt"hutt 627tahun m'/tahun m2/taliuri m2ltahun m"Tta-llun m2ltahun m2 ltahun 10. 0 0 0 123.000 156.000 164.000 164.000 163.000 13.000 107. RIAU 4.000 103.000 144. SULAWESI TENGGARA e1 MALUKU 32.7 SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN B .000 167. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 121.000 164.000 107. LAMPUNG BENGKULU m'ltuhun m'ltahun m'Ttahun m'Ttahun *'/tahu.000 10. D. SULAWESI TENGAH 3 0 .000 80.00c 10.000 r 18.00C L22.000 130.000 17. 1 0 . KALIMANTAN SELATAN 2 3 .00c 10.000 141.K.000 L74.000 145.000 10.000 3s7.000 128.000 L24.000 185.000 10.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -15- 16 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI aln ru PROVINSI t1) (21 1 ACEH 2 .000 10.OOC L27. MALUKU UTARA PAPUA '1. KALIMANTAN BARAT 2 1 KALIMANTAN TENGAH r42.000 170.000 10.000 154.000 126.000 142.000 188.000 10.00c 10.000 149. BAL] 1 8 .000 2 2 .OOC (s) 121. BANGKA BELITUNG ll BANTEN T2 JAWA BARAT l2 la.000 102.000 110.000 9. KEPULAUAN RIAU iAMBI SATUAN (3) m2/ta-hun m2/tairun m2ltahun rir2ltahun GEDUNG GEDUNG TIDAK BERTINGKAT BERTINGKAT (41 157.000 178.000 10.000 116.000 82.00C 164. 6.00c 10.000 162.000 "332.O00 157.000 10.OOO r3.000 to.OOC 1r5. JAKARTA JAWA TENGAH D. YOGYAKARTA 1 6 .00c 170.000 10.I.000 82.000 r0.000 203.000 r77.OOC 159.00c 118.000 10r.000 ro.000 10.

D.000 10.500.500.000 21.700.000 7. JAKARTA JAWA TENGAH 1 5 .000.o00 7.OO0 // .100.OOO.250.oo0 7.000 7.700.000 14.000 7. 7.OOO. 10 11 T2 13.000 11.200.23.I.ooo 11.200.600. PAPUA 34.000 7.o00 8.400.2014 6l 6.o00 7.000 7.350.OO0 9.OOO 8.400. YOGYAKARTA 1 6 .000. JAWA TIMUR 17.000 8.Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari BIAYATA.MENTERI KEUANGAN ".oo0 8.400.OO0 2L 22.000 10.u_il..000 10.j:YoNESTA 17 SATUAN EIAYA SEWA GEDUI{G PERTEMUAN NO. B A L I 1 8 . 29 2n 21 KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 7.000 8.800.000.OOO.360.000 18. PAPUA BARAT 15. D.530. t4.100.680. a KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT 7.I. 6.000 (21 ACEH SUMATERA UTARA RIAU 4. 26 27 28. 24. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 KALIMANTAN BARAT 15.000 7.K.500.oo0 10.300.000 17.590.000 7.000 7.500.0O0.0o0 6.OO0 MALUKU 3 2 MALUKU UTARA 33. (1) I PROVINSI SATUAN (3) Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari .000.860.300.O00 9. . 25.000 15.500.700.

LAMPUNG 9 .000 2. BANGKA BELITUNG 11 Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari BANTEN D.OOO 740.000 640.o4o 2. KALIMANTAN SELATAN 2.000 2.0o0 2.700.000 760.300.000 2.200.900.4oo 2.0o0 I4 1 ACEH 2 .900.OOO 1.0O0 74Q.500.000 2.I.000 730.800.ooo 3. JAKARTA 2.O00 650.RODA 4 RODA 6/BUS SEDANG t\l RODA 6/BUS BESAR '3.OOO 730.000 2.500.800.OOO 750.800.000 1. KEPULAUAN RIAU 5.000 .800.800.300.OOO 8 .600. SUMATERA UTARA 3.000 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 .000 Per hari Per hari + .800.000 2.oo0 2. KALIMANTAN BARAT Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari 2.OOO 2.7AO.oo0 1. NUSA TENGGAM TIMUR 2 Q . NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 650. P A P U A 3 4 .000 710. Per hari Per hari Per hari SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN 640. BALI 1 8 .o00 1.000 1.400.000 650. KALIMANTAN UTARA 25 SULAWESI UTARA 2 6 GORONTALO 2 7 SULAWESI BARAT 650. RIA'U Per hari Per hari 710.000.000 640.000 L 2 .000 2.900.100.o00 1.o00 3.ooo 2.0o0 1.000 1.400.000 640.000 2.OOO.600.OOO 640.900.000 1.800. YOGYAKARTA I6 JAWA TIMUR 17.100.700. Per hari Per hari 3.500.800.000 650. PAPUA BARAT 2.0o0 2 3 .700.10o.ooo 2.000 2. SULAWESI TENGAH Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari 640. BENGKULU 1 0 .000 3.000 1.000 1.000 Per hbri Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari .000 1.700.700.800.000 1. JAMBI 6.000 3.OOO 650.000 650.800.000 650.000 2.400.800.000 2.000 1.000 730.100.K.o00 1.900.000 3.000 1.0Q0 2.000 4.OOO 680.900.OOO 820.800.300.OO0 950.000 2.900.800.oo0 / .000 1.700.oo0 2.000 30 SULAWESI TENGGARA JI MALUKU 3 2 .0o0 2.000 3.000.800.000 2.OOO 760.000.800.000 2.0O0 640.200.2.O00 2.900.000.I.000 2.o00 1.000 1.900.000 28.000.000 3.OOO B30.500.ooo 2.700.000 750. SULAWESI SELATAN 2 9 .900.MENTERI KEUANGAN INDONESIA REPUBLIK -17- 18 SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN lam ru NO' PROVINSI SATUAN .000 3.700.0o0 900.800.000 72A.900.000 3.o0o 1.700.oo0 1.000 3. JAWA TENGAH D.700. MALUKU UTARA 33.000 3.700. KALIMANTAN TIMUR 2 4 .OOO 710.800.400.800.800.900.ooo 3. JAWA BARAT 1 4 .000 710.

450.450.800.27 SULAWESI BARAT 20.100.2.000 381.30 SULAWESI TENGGARA 2 0 .6 20.150. 2 .100.000 399.150.000 380.2.500.2.000 Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit zo.2.2 Unit 651. 2 .000 388.2. 2 .25 SULAWESI UTARA 2o.26 GORONTALO 20.000 381. 1 6 JAWA TIMUR 20.200. 2 .t 5 0 .3 R I A U 20. YOGYAKARTA 2 0 .2.I.100.O00 390.2 SUMATERA UTARA 20.24 KALIMANTANUTARA 20.2. O o C 381.28 SULAWESI SELATAN 20.00c 388.2.150.00C Unit Unit Unit Unit Unit Unit 20.000 394.2.000 38B.7 20. 2 . L 9 NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 380.ooc 3 8 1 .2.200.600.1 24.O00 331. 2 .800.450.600.2.2. 3 L MALUKU 2 Q .34 PAPUABARAT Unit Unit Unit 1/ .000 394.2.900.33 P A P U A 20.150.IMANTAN-TENGAH 20.L7 B A L I 2 0 .500. L 8 NUSA TENGGARA BARAT 2 0 . 2 .200.2.000 390.500.500.450.K.000 382.I.23 KALIMANTAN TIMUR 20.150. JAKARTA 2 0 .000 382.2. L 5 D. 1 4 JAV/A TENGAH 2 0 .450. 1 3 D. PROVINSI QI ]EJABAT ESELON I PEJABAT ESELON II SATUAN {3} BIAYATA 2013 {41 20.ooo.200.000 380.000 388.000 387.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -18- 19 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PF^'ABAT NO .000 387.9 BENGKULU 2 0 .000 Unit Unit 20.2.000 387.00c 387.20 KALIMANTAN BARAT 382.2.2.OOO z o .I1 B A N T E N 2 0 . t 2 JAWA BARAT 2 0 . 1 0 BANGKA BELITUNG 20.2.000 396.8 J4MBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG Unit Unit Unit 382.500.2I KAI. 2 .2. 2 .200.5 20.o00 381.800.000 388.000.600.200.AWESI TENGAH 20.00C 382.22 KALIMANTAN SELATAN 20.2.00C 382.000 387.2. 3 2 MALUKU UTARA Unit Unit Unit Unit sso. 2 .4 KEPULAUAN RIAU 20.2.000 390.200.29 SUT. t ACEH 2o.O0C 382. 2 .

000 434.100.850.O00 280.000 458.000 456.750.200.600.700.900.990.330.350.000 204.OOO 429.000 434.670.900. JA1MA BARAT 1 3 .000 317. D.900.O00 3i7.000.I.000 189.000 207 .000 438.o00 284. 0 0 0 207.450.O00 280.0O0 437.550.200.0O0 280.900.000 szz. 0 0 0 2r4 1 8 0 .200. SULAWESI TENGGARA 3 1 MALUKU 3 2 .5sO.940.o00 329.100.000 Unit Unit Unit Unit 189.I.ooo 193.600.OOO 216.25'0.000 284.700.O00 458.900.700. flt Roda 4 Micro Bus Unit Unit s 17.000 dV .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 1a\ LJ- 20 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANCAN RODA 4 IEMPATI NO PROVINSI SATUAN PICK UP t4l MINIBUS t5l DOUBLE GARDAN t6) 1 .330.OO0 429.350.000 189.000 193.000 319.350.200.350.O00 469. 319.7 LO.20b. KALIMANTAN SELATAN 23.250.O00 434.000 187.ooo 434.000 2 0 77 1 0 . YOGYAKARTA 1 6 .750. r92.000 434.550.000 280.000 275.850.000 284. GORONTALO 27.200.850.990.850.700. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 437.7IO.550. O 0 0 7 .056.850.000 207.K. SUMATERA UTARA J.740.330.000 280.850.000 437.850.O0O 467.000 437.100.o00 204.100.000 285.600.oo0 317. 8.100.850.000 189.700.000. KALIMANTAN BARAT 2 L KALIMANTAN TENGAH 2 2 .000 204.750.750.850.550. SUMATERA SELATAN Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit t92.600.000 189.000 193.000 204.200.' BANGKA BELITUNG 11 BANTEN.200. SULAWESI UTARA 26.5s0.000 438.330.000 438.oo4 437. NUSA TENGGARA TIMUR 20. KALIMANTAN UTARA 2 5 .000 438.0O0 458. 0 0 0 22r.0O0 280.000 456.000 +67.7LO. SULAWESI TENGAH 3 0 .450.O00 1 5 . SULAWESI SELATAN 2 9 .000 437.000 284.350. 'Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit t92.000 438.000. KALIMANTAN TTMUR Unit Unit Unit Unit Unit 204.000 4s8.000 193.860. PAPUA BARAT 2L NO.000 192.000 285.000 SATUAN BIAYA PENGADAAN KTNDARAAN URAIAN ru SATUAN {31 SIAYATA 2014 (2) (41 334.550.000 285.000 284.O00 3 1 7 .3s5.990.200.850. JAWA TENGAH 187. JAKARTA 1 4 . 6.000 275.OOO 471.000 284.1 0 0 .000 187. SULAWESI BARAT 28. JAWA TIMUR Unit Unit Unit Unit Unit t7.330. ACEH 2 .600.000 456.800.000.000.4O4 434.000.OOO RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT LAMPUNG 3ENGKULU +.100.200. D.750.000 275.700.450.000 429. Roda 6 dan/atau Bus Besar Unit 522.OO0 Yri! Unit 2 Roda 6 dan/atau Bus Sedalg 3 .200.ooo 193.ooo 331. 9.ooo.O00 1.860.000 456.000 100.OOO Unit Unit Unit Unit OPDRASIONAL BUS 2 1 4 .000 192.990.330.860.600.000 2+.990.ooo 192.1 8 0 .000 327.700.450.350.000 319.OOO 437:850. PAPUA 34.000 r92.000 285.000 285. t 2 .O00 319.000 189. MALUKU UTARA 33.OOO 10.000 284.350. B A L I 1 8 .OOO 456.

430. O O O 1 9 .000 D.250. ]ULAWESI SELATAN 9 .810.OOO.000.ooo./ATAU IO PROVINSI SATUAN OPERASIONAL LAPANGAN {CEH SUMATERA UTARA Unit 18.O00. 1T O .000 35.800.800.OOO 31.OOO 1 9 .OOO 33. 0 0 0 18.OOO 18. 35.000.O50. O O O 29.oo0 31.I.000 19.ooo.OOO 33.000. r7.OO0 20.OO0 o.000 18.110.000 18.ooo 31.83O:OO0 21.OO0 2 .OO0 2 .OO0 9 .o00.Oo0 18.000 20.000 18. BANGKA I BANTEN D.OOO 18. 11 0 .O00.OO0 19.250.OO0 18.OOO 34.OOO.430.O00 Unit Unit Unit Unit Unit 30.O00 39.OOO. NUSA TENGGARA 33.000 18.OO0' 20.OOO 33.670. JAWA TIMUR 30.000 37.o00 34.810.OOO.000.O00.OO0. SULAWESITENGAH I ]ULAWESI TENEGARA MALUKU PAPUA 3s.OO0 8 .O00.oo0 30. JAWA BARAT a u J.000.250.000 19.000.000. JAKARTA JAWA TENGAH Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit BARAT Unit Unit 29. Unit Unit Unit Unit Uilit ]ULAWESI UTARA iORONTALO }ULAWESI BARAT o. YOGYAKARTA BALI 30.OOO 18.OO0 17.OOO.000. PEI{GADAAN KEIVDARAI\N RODA 2 IDUA} OPTRASIONAL KANTOR DAN.OOO.670.OOO Unit Unit 35.670.430. KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN J.OOO Unit Unit Unit Unit Unit Unit BELITUNG t8.oo0 6 .oo0 36.000 19. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN I KALIMANTAN BARAT TENGAH SEL{TAN TIMUR UTARA 19.670.ooo 33.O00 RIAU KEPULAUAN JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG RIAU 30.OOO r7.ooo.].110.OOO.000 20.000 34.OOO.800.250.000 31.ooo 30.OOO 8 .800.OOO 21.K.430.OO0 29. VIALUKU UTARA PAPUABARAT Unit Unit Unit 20.OOO.000 31.000.OOO Unit Unit Unit 19.810.800.OOO.OOO 19.000 36.o00 // .250.o00 31.670.000 2 .o00 1 9 .OO0 20.OOO 18.zo vn 22 SATUAN BIAYA LAPAIIGAN.000.OOO.690.OO0 BENGKULU s1.800.o00.800.o00 34.690.OOO.OOO.O00 34.OOO.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLlK .1 1 0 .250.

000 4l o.000 400.000 500.000 390_OO0 390.000 440.000 500.000 400.000 520. J A M B I 6 .000 590.000 530.000 650. 20.000 900.000 460. JAWA BARAT 1 3 .000 530.000 500.000 Stel Stel Stel Stel Stel Stel // .000 440.000 950.000 650.000 490.000 440.000 400. JAKARTA JAWA TENGAH 1 5 .000 390.000 440.000 440.000 900.000 800.000 550.000 450.OO0 AWA TIMUR Stel Stel Stel Stel t7 B A L I 1 8 .000 400.oo0 460.000 1.000 500.o00 650.000 340.000 440.000 380.000 650.000 650. 440.000 550.000 500.000 930.000 450.O00 1.000 590.000 2 5 SULAWESI UTARA zo 2 7 SULAWESI BARAT 2 8 .000 1.O00 450.000 650.000 750.000 390.000 650.000.000 .000 900.000 500.000 390.000 6 10.000 650.000 450.O00 610.O00 850.o00 500.000 450.000 350. KALIMANTAN BAMT 2l KALIMANTAN TENGAH TIMUR UTARA Stei Stel SteI Stel Stel Stel Stel Stel 2 2 KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN 2 4 I(ALIMANTAN GORONTALO 9_q_o=9-_q9 920.000 1.000 700.000 1.400. D. LAMPUNG 600.000 Tgo.000 660.000 450.000 450. SULAWESI SELATAN 2 9 . JULAWESI TENGGARA 3l MALUKU 3 2 MALUKU UTARA PAPUA 3 4 PAPUABARAT 610.000 490.000 450.O00 650.000 450.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2r- 23 SATUAil BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS NO PROVINSI SATUAN PAKAIAN KERJA DOKTER (4) 610.000' 650.000 390.000 430. BANGKA BELITUNG t1 BANTEN 500.PAI(AIAN SERAGAM MAHASISWA/I (6) PAKAIAN KERJA soPrR/ PESURUH {7} 460.000 610.000 450.000 500.000 500.200.O00 460.000 440.000 900.000 900.OO0 PAKAIAN KERJA SATPAM (8) I 1 (21 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU (31 Stel (s) 460.000 440.000 590_OOO Stel Stel Stel Stel Stel Ste'l L 2 .000 Stel 460.000 650. 0 0 0 1. BENGKULU 1 0 .AS PEGAWAII PERAWAT .ooo 850.000 650 nnn PAIqIAN DIN.O00 500.000 400.OOO 5.000 350.000 450.000 610.000 400.O00 6 10.000 450.000 380. NUSA TENGGARA BARAT T 9 .ooo 460.000 ooo-000 970.000 460.o00 450. JULAWESI TENOAH 3 0 .000 650.000 500.100.000 900.000 _ .000 360.000 980.000 540.000 500.000 450.000 850.000 550.000 500.000 400. D.000 440.000 Stel Stel Stel Stel Stel Stel Stel Srel J- s00.000 440.000 680.000.000 900.000 450.OO0 9 .o00 780.I.000 900.8 5 0 .I.000 360. NUSA TENGGARA TIMUR 490.000 500.000 650.O00 900.000 550.000 800.000 660.000 500.000 360.000 440.K.000 650.000 400.000 660.000 650.000 500.300.000 850.000 400.000 450. SUMATEM BARAT 7 SUMATERA SELATAN 8 .000 940.000 500.000 500.000 500.000 .000 380.000 620.000 500.000 610.000 440.000 450.000 910.YOGYAI(ARTA to 450.000 1.000 600.000 500.200.

JA\ 15. BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN nteri & Setingkat Menteri DI LUAR KANTOR iah NO. 6 7 8 LAN 9 .OOO 500.OOO 260.oo0 400.025.000 336.I 1 6 .350.000 385.870.000 420.o00 t.116.000 400.O00 800.O00 330.r22.OO0 350.040. JA\ T7. 4.000 260.NTAN BARAT VI .000 325.O00 240.OOO 400.o00 1. PROVINSI HALFDAY FULLDAY FULLBOARD I (21 AC] SU { ERA UTARA RI L n (3t 260. PAI iYAKARTA TIMUR I '.000 250.OOO (41 435. KAI 25.160. sul 2 9 .000 910. BE] 1 0 . KA] 2 4 .O00 880.O00 930.000 402. JA\ SU] Y ERA BARAT SU] { BRA SELATAN )T VG 260. NU t9.000 370.000 418.000 423.000 9to.NTAN SELATAN \4 .120.o00 // .000 482.O00 910.NTAN UTARA ESI UTARA TALO 300.OOO 310.O00 490.OAO 1.000 260.O32.OOO 5.000 310.000 220. KA] 2 7 KA1 2 2 .000 310:000 930.000 450.000 1.NTAN TIMUR riI .OOO 400.O00 960.000 220.000 425. SUl 28.000 350.000 300.o00 I.000 ESI BARAT TI 240.000 910.000 270.OOO (s) 1.O00 240. D.OOO 13. SU] 2 6 . 3. BA 1 2 .300.000 1. SU] 3 0 SUl 3 1 MA 32 MA33 PA 34.O00 930.OOO J UTARA A A BARAT 240. BAl 11. 2.OO0 1.O00 1.OOO 238.NTAN TENGAH 294.OO0 910.AOO 370.000 450.OOO 350.000 1.240.O00 930.OOO .OOO 495.1 IENGGARA BARAT TENGGARA TIMUR .000 300.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -22- 24 SA 24.11 ULU A BELITUNG EN 3ARAT IAKARTA fENGAH L 4 .o00 825.O00 450.000 263.000 315.OOO 240.000 310.000 930. NU 20.OO0 978.O00 930.OOO 800.ooo 1.OOO ESI SELATAN ESI TENGAH ESI TENGGARA 910.000 545.o00 305.OOO 241. KE] JA \UAN zuAU I 260.000 250.OO0 1.OOO 450.O00 834. D.O00 930. BA i 8 .ooo 400.OOO 372. GO 27.OOO 2iioo.000 328.000 577.OOO 458.OOO 450.OOO 1.020.000 540.ooo 1.O00 432.000 450.O00 350. KAI 23.000 350.044.

OOO 722.O00 401.OO0 SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 190.000 368. 28.000 405.OOO 400.OOO 62I.OOO 200.I.O00 290.O00 t/ .000 350.640.000 81s.000 344.000 347.500 335.OOO 740.I.000 228.000 300.O00 743.OOO 230.000 270.OOO 930.000 295.000 250.000 210.000 254.OOO 320.000 380.000 340.ooo 810. ACEH 2 . 22 23 24.ooo 820.000 320.OOO 921.O00 1.000 280.OOO 280.OOO 20 21.000 327.O00 785.000 295.000 328.OAO 720.OOO 820.000. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO 250.OO0 456. BANGKA BELITUNG 11 BANTEN I 2 JAWA BARAT 1 3 D K.000 401.000 355.O00 200.000 740.802. LAMPUNG 190.OOO 1.000 337.000 173.OOO 235.OOO 754.000 280. 25 26 27. RI AU (31 236.000 340. YOGYAKARTA 16.OOO 228.000 280.000 336.OOO 770.OOO 280.O00 693.OOO 210.OOO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 276.O00 763. D.000 204.ooo 640.000 246. SUMATERA UTARA 3.OOO 190. I PROVINSI I{ALFDAY FULLDAY (41 400. SUMATERA BARAT 7 SUMATERA SELATAN 8 . NUSA TENGGARA BARAT IY.2 Pejabat Eselon I & II ru NO.000 245.O00 227.O00 830.OOO 740. tsALI 1 8 .000 206.O00 740.000 2r7.OO0 390'O00 340.OO0 690.000 350.OOO (s) 1.O00 763.OAO 90l".000 287.OOO FULLBOARD (21 1 .O00 .OO0 790.000. JAWA TIMUR 17.008. 224.OO0 829.OOO 9 .O00 870. KEPULAUAN RIAU 5.O00 785.AOO t 4 JAWA TENGAH 1 5 .ooo 800.OOO 490. JAKARTA 190.000 321. JAMBI 6 .OOO 287.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLII< -23- 24. 29 30 31 32 ?? J+.OOO 230.OOO 517. BENGKULU 1 0 .OOO 4 .000 209.000 710.000 408. 280.

000 395.OOO 540.OOA 825.000 275.0O0 288. (ULU BI iA BELITUNG B IEN JA BARAT D.OOO 335.OOO 240.000 615.OOO 615.OOO 465.OOO 550. ST rERA BARAT / . K1 'lJ .000 172.000. 22.000 l-u. e2 34.000 140.OOO 630.000 755.OOO 297. 24.OOO 411. 20. (J (3) 198. 31.000 327.000 550.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -24- Pejabat Eselon III Kebawah dalam runi NO.OOO NG 180.OOO 139.O00 277.OOQ 336. JAKARTA JA At TENGAH D . 25.O00 305.000 220.O00 522.O00 540.000 209.OOO 290.O00 600.000 240. 0 0 0 307. Y IGYAKARTA JA A TIMUR B.000 558. 21.OOO s76.000 236. 30.000 L72.000 665.00o t67. 27.AUAN RIAU I M BI 6. R \ 4 .000 '280. L3.OOO 250.000 540.000 224.000 150.OOO 282.OOO 335. 32. L7.000 520.000 209. 29.000 219.000 251.OO0 185.000 21 0 .OOO 274. PROVINSI HALFDAY FULLDAY FULLBOARD {1) {2) A( 1 2 .OOO 175.000 261.000 230. 18.OOO 748. tl L2. ST ERA SELATAN 6.OOO 535.000 180.000 159.000 // .000 150.000 i32.OOO 705.OOO 614.OOO 759. 16.200 310.OOO 295. 15.OOO 180.OOO 235.OO0 330.000 259.OOO 543.000 200.000 208. 19.OOO 145.OOO (s) 650.OOO 550. ST fit |ERA UTARA J.O00 640.OOO 200. 26. L NT A TENGGARA BARAT NT A TENGGARA TIMUR KA \NTAN BARAT KA {NTAN TENGAH KA \NTAN SELATAN KA \NTAN TIMUR KA \NTAN UTARA SU ESI UTARA ITALO SU ESI BARAT SU L\ ESI SELATAN SU [\ ESI TENGAH SU ESI TENGGARA MI u :U MI I t :U UTARA PT A PA BARAT LA utr 2is.OOO 200.000 329.000 180.OOO 563.o0o 646. 24.O00 sos.OOO' 205.400 546.000 305.o00 620. 14.000 220.OOO 160.O00 1.000 183.000 230.OOO 185.000 186. 23.000 655 r)c}c) 703.000 (41 300.000 186.000 L78.

OOO 2.177. 16.B24ooo 3.O00 5. 29 30 ?1 32 33 34.OOO 5.OOO 4.0OO 3.23|. L4 15.065. 20 27 22 23 24. 37.000 2.000 TERNATE TIMIKA DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI 10.000 14.455..262.OOO 2.000 TO.487.OOO 1.193. 8.984.664.000 5.407.OOO 6.856.054.000 9. 0 1 6 ooo 2.O81.000 7.s99. 25 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI {PPI dalam ru NO ASAL {1) '| I KOTA QI SATUAN BIAYA TIKET BISNIS EKONOMI _? J 4 T 5 6.00O 9.252. JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA .4L2.797.000 8.413.OOO 2. 36.695.000 7.r39.995.OOO {s) 7.113.OOO // .OOO 5.OOO 7.861.OOO 4. 39.861.824.000 t 6 .364.OOO 4.OOO BENGKULU BIAK DENPASAR GORONTALO JAMBI JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI KUPANG MAKASSAR MALANG MAMUJU MANADO MANOKWARI MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PALU PANGKAL PINANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA 14.OOO 4.830.952.000 3.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 25 :".OOO 3. L7.OOO 5.353.OOO 7.000 2.102.107.JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON TUJUAN (3) AMBON BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANJARMASIN BATAM t4].000 3.568. o to 11 I1'" 13.OOO 5.OAO 2.674. 7.000 7.583.OOO 4.658.OOO 4. 38.OAO 5.305.081.000 2. 25.OOO 2.1B2.000 7.252.OOO 3. L9.000 13. 18. 27.78L.OOO 4.285.583. 2 2 6 000 5. 28.808.466.316.000 3.8BB.O00 s.348.342.000 2.434.O22.001.268.000 7.027.065.295.OOO 2.268.824.000 4.OOO 4.00O 3.867.AOO 6.OOO 4.+t2.000 4.OOO 2.OOO 2.000 7.47I. 35. 26.OOO 4.OOO 7.B29.984.B24.000 2. 13.867.492.460.182.000 3.0O0 4.519.OOO 10.OOO 2.530.OO4 8.OOO 3 .OOO 4 .62L. 1 6 7 oo0 2.000 5.861.519.444.OOO 3.OOO 3.230.OOO 7.

000 4"749.OOO 5.236.0O0 11.000 DA ACEH JAYAPURA JOGJAKARTA 19.o9q 5.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA -26- dalam ru SATUANBIAYA TIKET EKONOMI SORONG 2.119.760.000 19.O0O 4.674.765.OOO 3.316.155.739.305.412.OOO 6.OOO OGJAKARTA 5.4OO L2.648.000 4.354.OOA 12.305.835.942.000 4.OOO 4.O4O 10.0OO 18.996.O00 5.504.000 _3Js4.647.000 8.076.000 1.257.000 5.813.744.O00 5.113.161.O00 6.568.OOO t/ .000 10.717.OOO 3.OOO 10.985.445.OOO 9.000 5.OOO 10.000 5.167.423.199.OOO 4.493.071.947.000 3.L29.140.000 6.000 9.000 7.664.000 R LAMPUNG AR LAMPUNG 14.487.000 6"439.O00 JOGJAKARTA 12.000 6.OOO PALEMBANG PEKANBARU 1"0.000 10.OOO to.749.760.2.OOO 14.150.781.

OOA 4'.s78.000 2.824.000 5.631.92A. BANJARMASIN ro7.000 13.369. BANDUNG 1 0 1 .OOO 4.782.O22.OOO 85.653.792.000 10.000 8.583. 5.000 8.OOO 4. BANDUNG 1 0 3 .OOO.407.396.064.000 7.OOO 10. BANJARMASIN 1 0 6 . BANDUNG I O 2 .OOO 9.263.412.000 3.000 8.O22.OOO 7.824.472.000 8.599.386.OOO 4.385.723.220.546. BANJARMASIN 1 1 1 .905.936. BANJARMASIN L t z . BANDUNG 94.O00 / / . BANDAR LAMPUNG 9 0 .000 7.027.642.000 4.OOO 3.145.AOO 9.O00 6.O00 2.525.OOO 3.OOO 1.O00 2.4OO L6.OOO BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK 7.599.O00 4.MENTERI KEUANGAN BEPUBLIK INDONESIA -27 - ruplal NO KOTA ASAL (21 SATUANBIAYA TIKET TUJUAN {1) r3t PALEMBANG BISNIS (41 4.OOO 7.439.337.647. BANJARMASIN 1 1 0 .686.O0O 4.957.O4O 7.000 3.OOO 5. BANDAR LAMPUNG 86.936.OOO PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BATAM DENPASAR JAKARTA JAMBI JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PANGKAL PINANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANJUNG PANDAN BANDA ACEH BATAM 5.498.760.000 6.OOO 4.931.958.000 9.OOO 2.375. BANJARMASIN 113 BANJARMASIN TT4 BANJARMASIN 1 ' 1 5 .931.94t.OOO.OOO 16.000 6.O00 4.OOO 3.000 3.738.OOO 9.663.000 4.05.OOO 5.OOO 2.931. BANJARMASIN 1 0 9 .498.000 3. BANDUNG 95 BANDUNG 96 BANDUNG 97 BANDUNG 98.000 16.OOO 3. BANJARMASIN 1 0 8 . BANDUNG I O 4 .OOO 3.OOO 4. BANDAR LAMPUNG 89.OOO 13.O00 4.OOO 5.482.685.707.000 4. BANDAR LAMPUNG 87.749.26a. BANDUNG 99.O49.433.455.792.701.936.OOO 10.006. BANDUNG 1. BANJARMASIN 1 1 9 .123.000 5.626.289.129.498.316.000 6.000 3.413.O00 6.0O0 4.OOO 3.OO0 6. BANDUNG 93.856.OOO 4.000 4. BANJARMASIN 1 1 8 .097.OOO 7.824.359.OOO L476.717.006.O0O 2.000 4. BANJARMASIN I 1 6 .r29.OOO 8.000 2.OOO 3.385.508. 3. BANDUNG 1 0 0 .546.O00 8.OOO 2.OOO 10.370.135.696.000 6.O00 4.O4O 8.000 2.OOO 17. BATAM EKONOMI 5t 2.482.594. BATAM 121 BATAM L22 BATAM I23 BATAM I24 BATAM 125 BATAM 26 BATAM L27 BATAM 2 a BATAM L 2 9 .000 8. BATAM r 2 0 .439.000 7. BANDAR LAMPUNG 88.450. _ BANDAR LAMPUNG 9l BANDAR LAMPUNG 9 2 . BANJARMASIN L 7 7 .AOO ro.193.O22.OOO 2.380.252.942.

878.000 7.00O 7.631.129.439.000 KUPANG 2.738.648..OOO BALIKPAPAN 10.OOO 3.00O 8.932.71.428.472.851.333.861.OOO PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU 8.OOO .000 t3.782.873.781.000 3. dalam irr SATUAN BIAYA TIKET 7.140.0O0 4dr-ooo 3.477.000 15.000 9.qo9_ 1.0OO 4.915.193.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA .000 12.000 B4q4B PASAR MANADO ____l.000 // .OOO 16.952.00O 16.733.615.10&OO0 8.476.733.193.000 PALEMBANG PEKANBARU t5.8.OOO 16.000 18.0OO 4. PALANGKARAYA 6.557.OOO 7.108.OOO 6.OOO 3.00O SURABAYA 16.O00 3.000 7.OOO^ 2..000 4.729.680.000 t6.434.OOO.985.424.145.615.278.OOO 4.000 4.119.000 4.000 72.28 :.622.L45.s51.OOO 8.707.568.000 11.z-q.000 15.952.OOO 3.000 18.274.000 6.000 18.390.10.O4O 11.

000 5.327.659.108. 10.568.435.289.770.969.000 9.861.00O 7.OOO 10.O4O 2.1. 180.4A7.0O0 10.OOO 3.000 7.000 8 . 16.054.722.OOO 5.000 16.322.000 8.466.OOO 1.000 1 7 .786.536.OOO 4. 6.087.OOO 3.910. 216.000 5.OOO 5.525.48L.407.OOO / // . 4.776.O22.000 7.000 3.380.380.OOO 5. 3 8 1 ooo 15.659.000 7.O92.749.1 6 7 .OOO 6.OOO r99 200 1 1 . r82.0OO 7.OOO 185. 8 9 4 . 206 207 6. 184.633.4OO 4. 212.79a. 10.000 LO.OOO 5.519.OOO 2r4.000 4.000 10.000 5. s 2 7 ooo r79.658.893. 3 .0O0. 2L5.102.038.722. 0 0 0 4.931.O0O 17.000 203 204 205.000 3.ro2.KENDARI KENDARI KENDARI KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN '{3) MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTiANAK TIMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO IVIEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BANDA ACEH BATAM DENPASAR JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA KENDARI MAKASSAR BISNIS EKONOMI ftl 22.OOO 5.161.000 4. t94 195 196. L97.263.000 2.129.787. 7 t 7 ooo 9. 183.00O 9. 0 0 0 9.OO4 9.322.000 7.0OO 9.000 i 1 .706.000 10.663.909.873.1 0 3 .723.220.482.O0O 8.953.840.386.819.000 16.82.OOO TB7.455.OOO 8.166.OOO 4.536.OOO (s) 11.000 lL.097.659.000 9.OOO 4.00O 5. 186.000 14.493. 188.000 10.648.000 4.rO9.31 1.0OO 9.OOA 11. 189 190 191 792 193.ooo 5.000 208 209 2LO. 6 1 5000 3.193. 181. 213.204.00O 2Ar 202 8.311.OOO 8.OOO 5.567.OOO 2r1.O00 6. 0 0 0 18.00O 5.637.000 8.166.273.722.177.OOO 2.140.OOO 11 .932.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -29 - dal am ruplal NO (1) 175 176 177 t78 KOTA ASAL ol JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYA-PURA JAYAPURA JAYAPURA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI .129.027.000 12.000 9 .000 2.108.000 s.000 3.765.OOO 6.OOO 5:134.OOO 11.OOO 18.348. 198 6.000 5.460.O00 2t7 218 2I9.

750.00O 8.000 14.717.974.781.ooo BANDA ACEH 10.OOO 8.000 15.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLII( -30- alam ru SATUANBIAYA TIKET EKONOMI 13.OOO 4.000 s.867.01"2.851.OAO 4.733.000 .167.937-OOO 16.OOO BANDA ACEH 3.000 18i258.846.000 PALANGKARAYA 7.000 4.6l _5.OOO 12.000 12.O00 4.738. 0 0 0 15.000 11 .000 7.1_83.000 5.91"5.000 JAYAPURA 2.0O0 4.552.000 9. O 0 0 13.10.000 4.744.OOO 9.739.7L7.4I7.000 PONTIANAK 2.418.000 14.055.718. 5 5 2 .685.546. 3 11 .466.000 6.OOO 5.092.000 6 .514.504.000 9.102.000 10.461.OOO 7.O0O 8.000 8.000 SURABAYA 9.134.32r.364.000 70.246.600.284.OOO .316.000 16.873.OOO 10.

OOO 275.000 3.LANGKARAYA PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALU PALU PALU PALU PALU PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU KOTA SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN (31 BISNIS (41 EKONOMI ts) 4.OOO 4.000 8.OOO 5.O00 5.060.000 6.000 SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA DENPASAR JAYAPURA MAKASSAR TIMIKA 11.OOO 4.818. 284.O4O 3.936.000 6.252.000 6.000 4. 270.284.000 3.065. 15.279.204.663.781.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA .391. 266.OOO 3.00O 1.685. 3. 277. 287.888.760.000 4.OOO 4.OOO 5.268.000 2:578. 307 PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK SEMARANG SOLO 4 .OOO 7.OOO 8.0O0 6.210.038.589. BATAM JOGJAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA BALIKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA TOLI-TOLI BALIKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTiANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR 8.947.161. 286.OOO 3. 297. 305.0O0 7.31 - ruplal NO ASAL {21 P.326.OOO 4.659.337 . 301. 303.OO4 4.OOO 8.00O 3 .936.904.000 6.744.696.O0O 6.000 7.739.O0O 72.118.24L.OOO 6. 268.878.642.765.000 4.000 7.OAO 300. 295.000 3. 10. 311.OOA 4.000 9.957.OO4 8.696. 5.300.OOO 7.252.OOO 9.305.252.236. 271 272 273 274.0O0 8.423.OOO 3.140.o0o 72.OOO 292 293. 3L2 313 314 315.578.262. 298.000 9.000 9.466.808. 294.295. 3 16.00O 283.OOO 15.8B3. 278 279 280 287 282 9.878.OOO 7:23I.466:OOO 9.000 8.OOO 4.803.OOO 310.000 2aB 289 290 29L 3.433.77r.979. 5 1 4ooo s.000 265.000 3 . 6 2 6 ooo 5.q"LANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PA.000 308 309.000 3. 8.000 7. 3.O22.690.086.OOO 4.407.000 6.000 4 .OOO 8.OOO 3.000 4.675.631.915.000 4.198.444.OOO 7:797.O22.000 7.097.883.706.888.22A.OOO 4.000 6.412.000 3. 306.24t.466.477.OOO.685.000 5.247.091.915.883.OOO 16.829. 302.0OO 1.797.845.829.OOO 9. 269.941.000 267.979. 276. 299.OOO 8.00O 7.000 5.000 6. 296.OOO 6.829.385.915.000 4.000 7.000 8.187.739.000 3.OOO 1.OOO 9.535.000 2.OOO 7.076.000 4. 285. 7 3 3000 3.00O 3.000 5. 304.000 1. 6 5 3 000 3.557.000 .894.OOO 3.236.840.685.000 3.262.

D.OOO 23.OOO SULAWESI . 2.000 232.ooo 96.I. NUSA TENGGARA TIMUR 20. PROVINSI SATUAN {3) Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali BIAYA TA2OT4 (2) 1.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -32- 26 SATUAN BIAYA TAKSI PER. 29.OOO Orans/Kali 354. BANGKA BELITUNG 11. 30.O00 60.000 148. NUSA TENGGARA BARAT 19.O00 80. JAKARTA L 4 .JAWA TIMUR L7. 26.'ALANAN DINAS DALAM NEGERI alam NO.000 Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/KaLi Orang/Kali Orano/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/KaIi Orane/Kali Orals/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/KaIi Orane/Kali 60.000 213.ooo 170. BALI L 8 . SUMATERA SELATAN 8 .000 // . 27.000 94. BANTEN 12.000 306. 4.000 50.000 90. 32.000 72. .OOO RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI 6 .K.SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 128.O00 353.000 131. 25. JAWA TENGAH 1 5 . KALIMANTAN SELATAN 70. 33 34 KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT 353. YOGYAKARTA L 6 .000 116.o00 97. 5.o00 80. 31. BENGKULU 1 0 . D.O00 171. JAWA BARAT 1 3 . 24.000 151. 28.000 2L7.O00 174. SUMATERA BARAT 7 . ACEH SUMATERA UTARA (41 95. 3. KALIMANTAN TENGAH 22.I. KALIMANTAN BARAT 2 1 .000 i23.O00 115.O00 110.000 60.OOO 107.000 60.000 130. LAMPUNG 9 .

426 1 1.50 1O. 9.994 3.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -33- 27 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PPI dalam US BIAYA TAHUN 2074 NO.389 7.713 5.A40 6.399 9.428 3.902 14.353 8.2OL 3.870 t/ . 19.357 3.018 21.494 15.635 I 1 .083 2. 2.399 16.749 6.587 3. 2 T .520 10.1 8 7 L4.753 4.393 L3.564 7.L27 17.970 5.277 3.487 1.223 14. KOTA EKSEKUTIF BISNIS '2 AMERII{A Chicago UTARA EKONOMI q (1) 3) (+ 6. 4.335 13. LL. 8.900 L2.291 7.325 9. 3. 6.266 12.924 6.702 23.743 10.L34 10.77r 3. 12.831 3.874 L7. 11.970 5.24O 3. L4 15 L6 18.570 20. Vancouver Washington AMERII{A SELATAN Bogota Brazllia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiaso de Chile Quito AMERII{A TENGAH Mexico Citv Havana Panama Citv EROPA BARAT Vienna 12.130 7.458 8. Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Ioronto 7.468 l_ 1.7. 18.r77 5.477 L2.591 5.623 8.822 14.767 12. Brussels 10.809 6.539 L6. 5.966 LT.713 +.832 15. 5 1 8 9.237 17.r78 3.269 7. 13.

767 .939 +.37O _ ___9J99_ __.77g I4.73.393 4.446 -9..__ 9.__g.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BIAYA TAHUN 2074 BISNIS EKONOMI 3.9113.7-4 9.464 Amsterdam 6.-8.479 ra.g45 7.-.216 10.023 9.977 5.031 5.L13 .3q1_ 3.921 EROPA TIMUR Bratislava 8.!) _-___.959 7I.931 Oslo PA SELATAN rL.

910 6.000 6.414 4.706 4. Praque KOTA . 58.051 3.479 6.551 9. 63. 64.819 51.747 AFRII(A SELATAN 56. 54. 60.92O 5.I75 // . 53.774 8.777 BISNIS 4 EKONOMI 47.732 LL.- __!_8_.473 IO.700 8.2 3) BIAYA TAHUN 2074 EKSEKUTIF 8.241 I4.330 6.gog 7. AFRII(A TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare 5.593 6. 6.975 4.346 5.9o4 8.282 5.2g7 7. Windhoek c"p" To*.966 9.536 7.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -35_ dalern IIS NO.494 7.081 8.849 7. 52.r Johannesbur- ---------.6L2 3. - Dakkar luja 12. 50.sLO 7.947 l1 I1R 5.599 1n Ann -___-'-__a 8.555 6.5O7 7.457 3. 6I.749 6. 55.447 49.94L 11 ?5s 1r.72I 5.779 9.915 5. AFRII{A UTARA Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli T\rnisia 9.665 +. (1 46. 57.733 5.439 9.949 9.959 5.O37 3. !1"&Warsaw trrr!(rrtJ|' I'At{4.goo ro. 48. 62.275 59.524 7.77A 4.1.552 6.

?3-3 ry .730 4.617 13.976 6.66I ASIA TIMUR .--.490 3.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK -36- BIAYA TAHUN 2OL4 5.469 73.9..110 3.433 _ _ _6JJ]_ -------3-ry1 4.

274 L.252 4. Johor Bahru 9 9 . 2.687 2.562 2.801 7.333 3.633 2. 110. Kota Kinabalu 1 0 0 . L.894 1. Yangon ASIA PASIFIK Canberra 93. Vientiane 1 0 6 .629 3.917 1.981 673 919 823 7.237 2.689 4.417 3.6L4 766 1.5OO 3.833 1. 89.034 2.O25 1.42O 2.900 3.063 5.558 1.628 1.886 6.427 659 L.940 Perth Port Moresby Sydney L L 4 . 1.506 6.158 2./ . Manila Pnom Penh L O 4 Singapore 1 0 5 .814 5.501 90.561 4.235 525 694 585 1.147 1.32r.398 4.557 2.344 2.64L L.195 r.628 2.O92 2.150 545 1. Bangkok 9 5 .757 1. TI2.656 t.380 2.673 ASIA TENGGARA Bandar SeIi Bagawan 94.964 2. 91.226 3. 111.627 403 L.468 2.858 3. Vanimo 1 1 5 Wellington 5. 109.OO9 r.677 1.525 5.2L2 1. Ho Chi Minh 98.926 4. Hanoi 9 7 .503 911 L.744 4.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -37- dalam U NO. Davao Citv 9 6 . Darwin Melbourne Noumea 5.833 L. 11 9 3.053 ro7.413 .202 997 1.784 1.318 6. 113.777 8.453 918 L02 103 2. 108.380 3.482 4.155 2. 92. (21 Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi (s) 3 . BIAYA TAHUN 2OL4 KOTA EKSEKUTIF BISNIS (4 EKONOMI 5 r) 88. Kuala Lumpur 1 0 1 .

Sendiri. Jamuan Kantong Diplomatik.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -38- SIAYA PEIIYELENOGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI pengamanan ATK. York (termasuk KJRI New t/ . Langganan Koran/Majalah. Lampu.

47.275 1.220 L.L79 Zagreb A.733 2.585 3.947 1. 46.978 3. 39.966 2. 2.295 161 158 55 55 54.375 2. JC- 56. 48.967 1.O29 1.O70 t.340 Langganan Koran/ Majalah (Ekslempar/ Rr rl anl Lampu (Buah) Pengarnanan Sendiri Kantong Diplomatik Jamuarr (oB) {6) 3. 35.773 1.220 I. r. 45.220 L.760 2.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -39- dalam ATK NO KOTA (or) (3) 2 .22O 43. 42.749 3. 51 Bratislava 1.096 r32 r28 136 '5 5 2. 37. 57.02 21 22 '22 L9 2. 34. 33.232 2.732 108 lt7 118 121 84 90 91 93 95 I02 87 1.O82 2.220 183 148 t48 148 161 1.478 L23 L32 113 86 +4.029 r32 123 r.220 1. Warsaw Budapest ATRII(A BARAT Dakkar {buja S.690 L.O82 2. 38.341 2.867 7. 11 5 t.936 L.thens Lisbon r.220 t9 23 L9 I9 L9 20 Praque Sofia 50. 53.895 2.220 1.220 1.962 2.232 2.220 7.732 1.7r 150 148 22 L9. 145 156 158 161 165 177 151 177 18 20 20 20 2.220 148 145 6 6 2. 41. 40. 49.220 1.220 I.341 110 96 95 LL7 95 95 95 103 99 86 85 106 85 85 85 93 52.220 I./ .773 143 r34 L43 139 148 40 35 35 40 JD .220 L.669 2. Helsinski Stockholm London 24 22 22 110 t-01 99 102 L2L 209 2L5 256 22 26 Oslo EROPA SELATAN 36.668 L. Sarajevo 1.776 2.FRJKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antanalarive Dar Es Salaam Harare I.978 (ke) (71 232 213 (oH) (81 I (2) EROPA UTARA 0openhagen (41 281 259 254 267 311 (5) 31 32.910 1.27r 2.270 Madrid Rome Vatican qeqereg_ EROPA TIMUR L. Bucharest Kiev Moscow 1. 58.

224 t.170 L. r.962 eannesDurg tD1ltO 2.173 2.25O 46 48 49 84.L70 38r 399 408 ara 189 194 777 L67 183 L77 t75 183 u Dhabi naa ldah rscat radh 372 376 394 376 399 408 t.035 2.L7O L.450 t.1 7 0 L. 79.270 t.574 1.324 6 6 6 6 6 6 6 47 47 51 DI '2. RII(A UTARA Alhiers n $o artoum bbat I I poli E B 61.220 r. 93.220 L.rN N\\\-ff g:n-g a /h' -ztal/l NffiZ MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W -40- =S5r'ts= NO KOTA ATK (or) (3) 2.524 2. t.233.170 L.233 49 49 47 47 44 45 4A 48 47 46 44 +4 / .RII{A SELATAN w rdhoek n pe.2L2 139 140 150 t37 131 40 35 40 40 40 4Q r29 A IA BARAT 69.150 1.bc / r32 130 6 6 2 151 1. .Town (41 t32 t28 L28 136 (5) 5 i) 59.22O r.035 46 46 46 87.805 40 40 40 43 I 63. 80" 81. 61 62.690 1.O55 3.150 i. 7Q.469 l.IA TENGAH shkent lana t.244 1. 76.493 1.515 1.547 L.270 L.464 P mascus A.815 1.220 1.167 2. 9l 92.120 4t2 421 385 363 399 385 r.2s3 2.220 L.096 5 5 2.363 1.469 51 5l 47 44 48 47 46 48 49 45 46 48 L. 86. 73.220 346 346 379 379 365 361 346 346 6 2..22Q L.220 iIA TIMUR 6 2. 77. '83. 65. 9+.398 2.244 5 5 5 5 5 o 1.220 381 5 D 4t2 439 J. T\ nlsla 1.220 t. 89 illns kone liryo onsfang ou1 Langhai U rangzhou r.575 2.220 L. 64. anbul bai 5 5 5 5 5 5 5 r87 L7t L73 181 t73 183 L87 1. 66.220 L.250 7.270 I.372 928 r. 71 72.t70 B irut ha r. Mmalna P shdad E Iman n ! wait 1. 60.270 L.547 1.220 1. 88.244 1.220 1.t70 82.220 140 L41 151 138 6 6 7 6 1. 74.534 L.224 90. 68.220 1 . 85. 2.220 1 .O29 Langgalan Koran/ M4jafah (Ekslempar/ Lampu (Buah) Pengamanarr Sendiri Kantong Diplomatik Jamuan (oB) {6) (kel t7l 143 139 139 L48 (oH) (81 I (21 A .962 1. n M t. 78. 75.449 r.1 7 0 I.

568 r23 L23 L23 IJJ 92 92 92 100 L.158 123 118 123 118 L23 74 92 89 92 89 92 86 t.221 2.r70 1.463 2. 101 6 5 5 5 5 5 5 r.L70 t.170 1.220 1.170 1.170 L.I2O Langganan Kotan/ Majaiah (Ekslempar/ Lampu (Buah) (5) Pengamanan Sendiri Kantong Diplomatik Jamuan (oB) (6) {ke) (71 65 (oH) (8) 89 1) ASIA SELATAN (21 Kaboul feherat Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi Mumbai I4l 50 46 44 95.t34 1. I tb. y'animo 6 6 6 6 b 2.553 60 57 58 58 58 59 59 82 78 79 79 79 81 81 2.329 ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao Citv Hanoi Hq Chi Minh l08. 106. L.170 7. Wellington L 2 9 .r41 1. 100. 103. Songktrla Kuching 47 37 39 49 47 46 47 37 6T 4 4 5 4 4 1.I7O I. 96.329 2.220 7.LVg L.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -41 - NO KOTA ATK (or) {3} L. Dilli r. I 18. Perth 125.220 1.170 1.380 1. 6 5 5 r28.O89 1.22L 5 5 5 5 4 65 60 60 60 75 60 62 78 /J 83 66 69 a7 83 a2 83 66 1 1 9 .480 982 L.220 1.350 1.170 1. Noumea t 2 4 .I7O L.220 |.220 52 52 52 56 52 50 52 52 48 49 t 2 3 .L7Q tL7.I7O 1.170 L220 r.220 2. Vientiane Yangon r. 98.480 L.568 642 3.568 2.r70 45 45 45 46 46 1.220 t. Suva r30.220 L. Kota Kinabalu 1 1 0 .917 2.265 977 2.I59 2.170 47 47 47 46 46 37 27 5 5 r. LO7.L78 L.220 L. Penang I 1 3 . 97.220 L.220 t.546 2. 104.945 1. Pnom Penh gapore tL4. Kuala Lumour 1.747 Lt7 88 // .L7O T.7to t.170 L.220 L. Sydney L 2 7 .495 1.362 981 1.160 642 1. Johor Bahru 1 0 9 .170 1.221 1. Canberra L2T Darwin t 2 2 .052 L. lawau ASIA PASIFIK t 2 0 . Melbourne 4 74 75 60 60 66 I. 99.170 ro2. 105.227 75 /c 83 83 83 81 81 66 66 66 5 5 5 4 75 IJ 3I 1 1 1 Manila L 1 2 . Port Moresbv L 2 6 . r 15.840 '6 6 6.

3s3 n A zeles rk lnslsco ver gton KA SELATAII 8.G_z/ MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W -42- .563 l 6 147 80 72 80 80 80 9 I 9 9 9 8r0 /tJ aar a<a 755 sl8 293 300 300 352 69s 6a2 702 835 896 648 596 585 602 7t7 876 806.f c 327 408 246 364 290 324 276 303 264 329 250 294 250 261 223 245 350 350 350 350 350 350 350 384 418 521 366 465 370 413 353 387 46 58 4l 52 4l 46 39 43 KATENGAH 18.626 13.408 9. SELATAN 36.9. Sewa Kendaraan.951 l 3 176 17. 8.001 t9.434 13. 9 9 9 9 .442all SJTJFI#Z :aqiT.353 8.t76 72 960 731 731 960 731 s77 247 287 377 247 1. 13.496 7.563 72 72 72 72 'tt 42.t76 80 72 80 80 72 80 80 9 9 9 9 9 . t7.s00 72 72 9 9 9 652 638 609 307 300 247 275 275 232 392 383 350 392 44 383 366 43 4t in n rg dam 2A. litv 8.353 -4.353 80 80 80 80 72 80 72 72 80 9 9 I 9 9 9 9 I 9 681 681 320 320 320 337 361 320 361 361 soo 300 300 300 681 7t7 767 681 767 767 681 400 400 400 4C 29r 300 291 291 350 400 350 350 400 320 300 409 409 409 431 461 409 461 461 409 46 46 46 48 JI +o 51 51 46 lo. 25.308 790 49 64 49 31 UTARA ragen ki olm 32. 1 0 9 12.408 8.309 13. 6. 23. 7. 29.951 13. 12.639 7.659 13. 9 I 9 9 9 9 695 867 609 774 616 688 588 o. 9. 14.t76 t3.309 13. 1r. 41 o 11 .563 72 9 I 9 I 9 9 I 9 6t6 oo/ 302 326 330 337 344 368 316 368 674 688 242 262 265 275 276 295 275 295 493 667 533 539 550 .9L3 16. 38. 34.t42 12.2!O 7.+47 7.Nsl \\\:F*-ffi.. 30 t3. Pakaiarr Sopir/Satpam. Pengadaan Inventaris Kantor. 24.597 13.362 63 63 72 63 63 63 63 :o de Chile a 8. 20. r City BARAT . 35.s29 Aires ribo b5 9 q 10.408 8.825 7.760 /+5 774 774 aa1 704 695 722 300 293 304 722 642 895 682 682 895 682 304 287 608 596 619 619 821 806 437 5l 50 52 837 790 1. TD 4. 39. 2l 22.407 1e 12. t4.793 9. 562 721 729 744 41 45 45 46 702 753 645 /JJ 760 at4 698 814 602 516 602 50 43 50 // . 27. I{AUTARA Sewa Kendaraan Pengadaan Pakaian Sopir/ Satpam (Stel) {hari} Konsumsi Rapat Mobil Box Gedung 1m27tatrunl Halaman lm'I Tahun) Kantor (01) Sedan Bus (oK) 8. 40. 26. 5. dan Konsumsi Rapat Pemeliharaal NO KOTA Kendaraan dinas {Unit/ A I z3.692 13. 37. 33.s les 7. 79r 814 969 54 50 49 50 60 . 43. 4.308 790 790 52 49 64 49 s85 768 585 585 768 585 72 80 17.434 l 3 176 13.500 9.013 t2.353 9.

479 12. 55.3 /J (uwait leirut )oha 490 500 458 72 72 55 +37 474 458 453 74 76.30 275 275 275 350 350 350 r50 150 150 32 30 32 33 84.176 I 1.863 IO.766 l l.522 9. 83. 72 72 9 9 9 9 o 304 308 329 301 287 244 257 253 271 248 215 350 300 350 350 350 350 lripoli lunisia ISIA BARAT Manama Saghdad lmman 10. 15 4 LO.154 72 OJ 65. 86.soo 63 9 9 9 9 9 315 294 JIJ 304 325 259 242 259 251 268 275 250 250 ztJ 710 663 770 663 7to 686 733 7to 686 . 49.905 10. 64 qlc19$_ Cairo Khartoum Rabbat 1o. r 1. 60 6t I I 133 ro.Jo / 737 638 631 72 72 72 72 72 72 46. 57.766 ro. Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah 393 401 367 346 380 367 363 221 275 250 275 275 225 ZTJ 350 350 300 350 350 245 350 35() 150 150 125 150 150 100 150 150 33 34 31 29 32 31 21 3ao 389 354 359 376 359 380 389 ?:75 72 OJ 78.522 1o. 72 72 Vluscat Riyadh . 88.496 r r.889 I l . -Ionskons Osaka Iokvo 9.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 43 Pemeliharaan NO K O.277 10.766 lu. 4t EROPA TIMUR Sratislava Sucharest Gev 13. 44./oo 62. 70. 58.o80 1r. 56.990 Baku ISIA TIMUR Seiiine 63 453 490 522 363 393 419 250 250 250 300 300 '300 t25 r2s t25 3l 33 35 47. 66.644 10. oIo6. 90.399 rLtoJ )ar Es Salaam Harare AT'RIKA SELATAN Windhoek 3ape Town Johannesburg Vlaputo [I'RII(A UTARA LO.367 r r.256 11.stanbul Dubai ASIA TENGAI{ to.234 72 9 9 353 346 204 27s 275 663 ts3 150 43 200 6s0 42 n 8 8 8 54.40L 631 688 358 312 309 309 309 309 309 ?47 247 2so 275 307 275 275 275 585 510 505 625 505 505 505 300 5s0 791 690 642 845 642 682 642 744 49 43 42 52 42 42 42 +o 52.256 I 1.623 1O.889 LO.500 LO. 53. 47. 72 72 OJ 9 9 '9 9 9 9 9 I 72.T A Kendaraan dinas (unit/ Halaman Pengadaan Pakaian Inventaris Sopir/ Kantor Satpam (or) (Stel) Sewa Kendaraan (hari) Gedung (m27Tahun1 Konsumsi Rapat Mobil Box (^'/ Tahun) 9 9 9 9 9 9 9 9 Sedan Bus (oK) 44. 80.905 9. 8l 42. l 5J 9 I 9 9 9 9 I 444 442 447 469 447 474 444 275 250 350 150 275 211 300 350 350 t25 150 150 33 30 .500 72 72 72 72 9 9 9 9 2lq 304 304 325 259 251 251 264 275 275 275 294 350 350 233 249 710 686 686 733 a 8 I 8 63.889 I I 133 I 0 . Tashkent Astana I0. 89. 733 250 59.367 t2.863 72 80 80 80 9 9 9 9 371 407 407 397 397 436 436 441 441 444 444 397 400 +36 436 309 309 | 339 | 339 | 20 20 22 22 (/ .910 10. 79.Jo / 7al 631 oJl Warsaw Budqpest IFRIKA BARAT Dakkar {buja TFRIKA TIMUR t1.o32 r1. 7. 85. 12. 50 bl Moscow Praque Sofia r4.399 63 OJ 9 o o rL.889 t7.277 72 72 236 234 9 250 275 275 275 275 150 t4t 150 150 150 47 47 50 46 44 43 69. \ddis Ababa t?a 72 63 aa llairobi \ntananarive 10.399 10. 77.766 10.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -44- 515 JIJ _!39- 140 -_ 3Ol 297 63 _ rt2 7t2 // .

Satuan Biaya Uang Transpor Kegiatan Dalam Kabupaten/Kota ". Satuan biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. Biaya transportasi dalam kota untuk kegiatan rapat dan kegiatan pada unit anggaran yang lainnya sejenis dapat dibebankan penyelenggara kegiatan. 3. tidak dapat diberikan dinas dan/atau untuk tidak dapat diberikan Uang transpor kegiatan dalam kabupatenlkota . Jakarta Utara. namun belum termasuk biaya pedalanan dinas peserta.'Satuan biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. Untuk kegiatan kabupaten/kota dalam danf atau air maupun menggunakan udara moda transportasi yang melebihi satuan biaya yang ditetapkan dapat memerlukan'biaya diberikan secara at cost. b. Uang transpor kegiatan dalam kabupatenlkota apabila perjalanannya menggunakan kendaraan perjalanan yang bersifat rutin. Satuan Biaya Diklat Pimpinan/Struktural Satuan biaya diklat pimpinan/struktural mdrupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya diklat penjenjangan bagi pejabat/pegawai yang akan/telah menduduki jabatan tertentu. Jakarta Timur. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. Satuan Biaya Latihan Prajabatan biaya yang satuan prajabatan merupakan Satuan biaya latihan prajabatan bagi latihan biaya digunakan untuk perencanaan kebutuhan calon pegawai negeri sebagai syarat untirk diangkat sebagai pegawai negeri. // .i Provinsi DKI Jhkarta meliputi kesatuan wilayah Jakarta Pusat.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -45PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI 1. 2. Jakarta Barat. Catatan: yang mengharuskan a. Batas wilayah kabupatenlkota d. dan Jakarta Selatan.Uang transpor dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non pegawai di luar kantor yarlg berkaitan negeri yang melakukan kegiatan/pekerjaan y^ng bersifat insidentil dengan pelaksanaan tugas kantor/instansi dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kabupatenlkota. kepada pegawai negeri atau non pegawai negeri yang melakukan rapat dalam' komplek perkantoran yang sama.

yarlg dalhm pengusulannya dilampiri dengan Terms of Reference (TOR). uang buku dan referensi per tahun. dan pendidikan Pasca Sarjana (strata 2 (dua) atau-strata 3 (tiga)) yang terdiri dari biaya hidup dan biaya operasional. sudah termasuk toner dan biaya perawatan. . dibayarkan kepada pihak/orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam bahasa yang diinginkan. Satuan Biaya Penerjemahan dan pengetikan satuan biaya penerjemahan dan pengetikan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Uiaya penerjemahan dan pengetikan. dan Geiset agar berada dalam kondisi normal (beroperasi dengan baik). besaran tunjangan tr. Untuk biaya pemeliharaan Genset belum termasuk kebutuhan bahan bakar minyak.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -46- satuan Biaya pemeliharffi satuan biaya pemeliharaan sarana kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris kantor (yang digunakan langsung oleh pegawai. Rincian Aanggaran Biaya'('RAB). personat Computer/Notebooi. Satuan Biaya Sewa Mesin Fotokopi Satuan biaya sewa rriesin fotokopi menipakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa mesin fotokopi yang terdiri dari mesin fotokopi analog dan mesin fotokopi digital untuk menunjang pelaksanaan operasional kantor. khususnya meja dan kursi). dan surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Diploma III. satuan Negeri Biaya Bantuan Beasiswa program Gelar/Non Gelar Dalam Satuan biaya bantuan beasiswa program gelar/non geiar dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya bantuan mahasiswa program gelarf non gelar dalam negeri bagi pegawai negeri yang ditugaskan pendidikan untuk melanjutkan Diploma I.. AC split. Diploma IV atau strata 1 (satu). Printbr. Biaya untuk pendidikan ditanggung oleh Pemerintah secara at cost sedangkan untuk biaya riset program dapat dialokasikan bantuan biaya riset sesuai kemampuan keuangan kementerian negara/lembaga masing-masing.gas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi 'Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana. Khusus tenaga pengajar biasa pada perguruan tinggi yang ditugaskan mengikuti pendidikan fakultas pasca sarjana.

ABK aktif pada kapal negara. penyandang masalah kesejahteraan sosial.Latihan praoperasi adalah pelatihan berupa teori dan praktek dalam rangka kesiapan sebelum pelaksanaan operasi pasukan c. Honorarium Kegiatan Narasumber {pakar Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Discusst o n I Ke giatan Seje nis Group Honorarium narasumber (pakar/praktisi/pembicara khusus) untuk kegiatan seminar lrakor/sosialisasi/disemtnasi/focus group discr. And. e. pasien rumah sakit. petugas pengamatan laut. Satuan biaya pengadaan bahan makanan kenavigasian diberikan kepada: a. mahasiswa/siswa sipil. penanggulangan.k Buah Kapal (ABK) cadangan pada kapaf rregara.alam kurun waktu. g. petugas bengkel dan galangan kapal kenavigasian. keluarga penjaga menara suar.rsslon/kegiatan sejenis merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya honorarium narasumber non pegawai negeri yang mempunyai keahlian/pengalaman tertentu daiam ilmu/bidang tertentu. penindakan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).rri1r.' untuk menjadi anggota. kelompok tenaga kesehatan kerja pelayaran. adalah anggota dilakukan keluarganya karena . penjaga *. Diklat lainnya adalah pendidikan latihan meningkatkan kemampuan anggota. pertama dari peserta umum yang dan yang dididik untuk yang d.anggota adalah anggota yang ditahan melanggar .. rescLle team. pelibatan kekuatan. cata bertindak. petugas stasiun Radio pantai (sRop) dan vessel Traffic Infonnation seruice (vrIS). diberikan kepada anggota narapidanaf talranin. serta pettat gr. dan dukungan sumber "d*"r"n. suar.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -+t - 8. f: Tahanan disiplin.r"n bencana yang diselenggarakan d. dan mahasiswa militer/semi militer./ . Satuan Biaya Pengadaan Bahan Makanan Satuan biaya pengadaan bahan makanan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan bahan makanan. b. petugas pabrik gas aga untuk lampu srlar. TNI/POLRI ' non organik. Anggota yang sakit dirawat/ sakit (pasien). daya tertentu oleh beberapa fungsi pasukan dalam bentuk'satuan tugas (iatgas). Operasi Pasukan adalah serangkaian tindakan pasukan dalam rangka pencegahan. Dikma adalah pendidikan .

gas aga diguriakan sebagai bahan bakar bagi iampu-lampu menara suar. dan o. l. k.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -48- g. Pemerintahan Dalam Negeri). mahasiswa/siswa Satuan biaya pengadaan bahan makanan untuk yang diasramakan.-' meliputi: a. ABK Cadangan Kapal Negara adalah awak kapal negara kenavigasiaan yang siaga untuk ditempatkan pada kapal negara kenavigasian pada saat sandar dan bertolak serta bongkar muat. Petugas Stasiun Radio Pantai (SROP) dan Vessel Traffic Information Seruice (VTIS) adalah petugas yang mengoperasikan peralatan di SROP dan VTIS. Satuan . Kelompok tenaga kesehatan kerja pelayaran adalah petugas kesehatan . dan . mahasiswa Penerbangan.biaya pengadaan bahan makanan untuk keluarga penjaga menara sua| diberikan kepada istri/suami dan anak (maksimal 2 anak) pegawai penjaga menara suar sepanjang keluarga dimaksud mengikuti penjaga menara suar melaksanakan tugas di iokasi pos menara suar. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial. Petugas pabrik gas aga untuk lampu suar adalah petugas yang bekeda di pabrik gas aga di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP). Keiuarga Penjaga Menara Suar (PMS) adalah keluarga petugas penjaga menara yang ikut serta daiam bertugas menjaga menara suar. j.b. ABK Aktif Kapal Negara adalah awak kapal negara kenavigasian yang ditempatkan dan bekerja di kapal negara kenavigasian pada posisi tertentu pada saat berlayar. Akademi Migas). mahasiswa/siswa militer/s-emi militer (seperti mahasiswa mahasiswa TNIIAKPOL.yang beitugas memeriksa kondisi kesehatan para awak kapal pada saat pengurusan sertifikasi kepelautan. i. h. Penjaga Menara . . Petugas pengamatan iaut adalah petugas yang melaksanakan survey hidrografi pada alur pelayaran serta melakukan evaluasi alur dan perlintasan serta memonitoring pelaksanaan Sarana Bantuan Navigasi Pelayaran (SBNP). mahasiswa/siswa sipil (seperti mahasiswa pada Sekolah Tinggi Perikanan. Petugai bengkel dan galangaq kapal kenavigasian adalah petugas yang memperbaiki dan merawat sarana prasarana kenavigasian di bengkel navigasi dan memperfaiki serta merawat kapal negara kenavigasian di galangan navigasi. kedinasan diberikan kepada mahasiswa/siswa . n. Akademi Institut /]/ . m. Suar (PMS) adalah petugas yang menjaga merawat menara suar agar dapat berfungsi dengan baik.

diberikan untuk tahanan yang berada pada rumah tahanan 'kejaksaan. Kalimantan Utara Kalimantan Timur. alat-alat . kebutuhan biaya pengadaan paket makanan tahanan. Nusa Tenggara Timur. Bali.a langsung feikantoran . I Rayon II : Banten. Kepulauan Riau. dan air minum pegawai. Jawa Barat. Rayon III Daerah khusus untuk pengadaan bahan makanan narapidanaf tahanan merupakan daerah-daerah yang terpencil dan/atau sulit dijangkau yang berada pada'masing-masing rayon. Sulawesi Selatan. : Aceh. Sulawesi Barat. Riau. Kalimantan Selatan. Ja Tengah. dan Nusa Tenggar Barat. terdiri dari alat tulis kantor (ATK). Jawa Timur.rumah tangga.Tengah. Bang Beiitung. dan Lampung. iangganan surat kabar/berita/rnajalah. Badan Narkotika Nasional (BNN). : Sulawesi Tengah. dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KpK).menunjang penyelenggaraan operasional dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal. Gorontalo. Sulawesi Tenggara. Kalimanatan Barat. DI Yogyakarta. 10. Sulawesi lJtara. Sumatera Barat. Pengaturan daerah khusus untuk pengadaan bahan makanan narapidana/tahanan pada masing-masing rayon mengacu pada peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. 11: ./ . Papua. barang cetak. Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran di Dalam Negeri Satuan biaya keperluan sehari-hari perkantoran di dalam negeri merupakan satuan biaya yang dikaitkan dengan jumlah pegawai yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari berupa barang habis pakai yang' seca. Sumatera Utara. dan Papua Barat. Maluku. kepoiisian. Kaliman .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA _49_ Catatan: satuan biaya pengadaan bahan makanan dibedakan menurut rayon sebagai berikut: narapidanaf tahanan Rayo3. . Satuan Biaya Konsumsi Tahanansatuan biaya konsumsi tahanan merupakan satuan yanrg biaya digunakan untuk perencanaan. Bengkulu. DKI Jakarta. Sumatera Selatan. Maluku Utara. Jambi.

Penggantian inventAris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai.operasional dalam lingkungan kantor adalah kendaraan yang digunakan hanya terbatas dalam lingkungan kantor.' Rapat'koordinasi tingkat Menteri/eselon I/setara adalah rapat koordinasi yang pesertanya adalah Menteri/eselon l/pejabat yang setara. pengalokasiannya maksimal LO% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai dan minimal untuk 1 (satu) pegawai. Satuan biaya tersebut belum termasuk Nomor Kendaraan (STNK).. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. Contoh: Golf car yang digunakan tamu kenegaraan. Satuan Biaya Konsumsi Rapat satuan blaya konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan konsumsi makanan termasuk minuman dan kudapan uhtuk rapat/pertemuan baik untuk rapat koordinasi tingkat Menteri/eselon I/setara maupun untuk rapat biasa yang diselenggarakan di kantor. diberikan kepada pegawai negeri yang jenls pekerjaannya dapat rriemberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai tersebut. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas Satuan biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya termasuk biaya bahan bakar.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -50- Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Satuan biaya makanan penambah daya tahan tubuh merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makanan/minuman bagi pegawai negeri sebagai penambah daya tahan tubuh. mengantar biaya pengurusan Surat Tanda // . satuan Biaya Penggantian Inventaris Inventaris untuk Pegawai Baru Lama dan/atau Pembelian Satuan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris untuk pegawai baru merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pe-nggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru. Catatan: Yang dimaksud kendaiaan. dalam rangka patroli polisi bandara.

Satuan Biaya Sewa Kendaraan Satuan biaya sewa kendaraan mempakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa kendaraan roda 4 (empat). Satuan piaya sewa kendaraan sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi. satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri Satuan biaya digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan dalam negeri dengan maksud menjaga/mempertahankan geaung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2oh (dua persen). Satuan biaya sewa kendaraan dapat diperuntukkan bagi pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga negara. seleksi/ujian pegawai. Gedung pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 3OO (tiga ratus) orang. dan roda 6 (enam)/bus besar untuk kegiatan yang sifatnya insidentii dan dilakukan secara selektif serta efisien. Menteri serta setingkat Menteri) yang melakukan perjaianan dinas dan memerlukan sewa kendaraan dan diberikan secara at cost. 18. Satuan biaya pemeliharaan untuk: a . sound system.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA L6. Catatan: Untuk sewa kendaraan selain kendaraan roda 4 (empat). gedung/bangunan gedung/bangunan dalam negeri dialokasikan milik negara. sosialisasi. " . dan roda 6 (enam)/bus besar. roda 6 (enarn)lbus sedang. gedung/bangunan miiik pihak lain (selain pemerintah pusat) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. pertemuan. roda 6 (enam)/bus sedang. L7. sudah termasuk sewa meja.aksanaan kegiatan di luar kantor seperti rapat. tidak termasuk untuk pemeliharaarL gedung/bangunan dalam negeri yang memiliki spesifikasi khusus yang diatur berdasarkan ketentuan yang beriaku. Satuan Biaya Sewa Gedung pertemuan satuan biaya sewa gedung pertemuan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa gedung pertemuan untuk pel. masuk dan kegiatan lain sejenis. dan/atau b . kursi. termasuk untuk moda transportasi antar pulau di wilayah Indonesia (misalnya: perahu dan speed boat) dapat menggunakan biaya sewa sesuai harga pasar dan dilakukan secara selektif serta efisien.

baik dalam satuan bulanan atau tahunan. alternatif dalam penyediaan kebutuhan kendaraan opera. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Dan/Atau Lapangan. ilapat diberikan ongkos kirim untuk pengadaan kendaraan operasional bus. Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional roda 2 (dua) lapangan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 2 (dua) jenis sport/trailyang digunakan untuk operasional guna menunjang kantor lapangan dan/atau pelaksanaan tugas dan fungsi. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional pejabat satuan biaya pengadaan kendaraan operasional pejabat merupakan satuan biaya yang digunakan perencanaan untuk kebutuhan biaya pengadaan kendaraan operasional pejabat eselon I dan eselon IL satuan Biaya Pengadaan Lapangan Roda 4 (Empatl Kendaraan operasional Kdntor dan/atau satuan biaya pengadaan kendaraan operasional dan/atau lapangan roda 4 (empat) merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan pengadaan biaya kendaraan roda 4 (empat) operasional kantor dan/atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian negaraf lembaga.sfopal dengan tetap mempertimbangkan prinsip-prinsip efisiensi dan efektifitas. yang besarannya disesuaikan dengan harga pasar. Kebijakan penerapan sewa kendaraan operaslonal ini merupakan . Sepanjang diperlukan. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional bus merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan jemput operasional dan/atau angkutan antar pegawai.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -52- untuk sewa kendaraan operasional untuk jangka waktu yang lama. satuan biayanya menggunakan harga pasar. Roda 2 lDrual Operasional Kantor Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional roda 2 (dua) operasional kantor merupakan perencanaan satuan biaya yang digunakan untuk kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 2 (dua)jenis bebek. /x .

dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per tahun. e. topi. paling banyak 2 (dua) stel per tahun. c. b. Satuan Biaya Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh Satuan biaya pakaian kerja. dan 2) dalam ha1 satker yang pada -awal pembentukannya tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan penggunaan pakaian dinas pegawai. tali kurt dan peluit. seragamnya telah mendapatkan rjin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang penyediaannya diiakukan secara . Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas satuan biaya pengadaan pakaian dinas (stet) merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan pakaian dinas termasuk ongkos. biaya pakaian dinas pegawai dapat dialokasikan setelah meiniliki tjin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. dan diberikan 1 (satu) potong jas per tahun.selektif.jahit dan atributnya yang meliputi:. kopel. // . sudah termasuk perlengkapannya (sepatu. dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. ikat pinggang. Satuan Biaya Pakaian Dinas Perawat Satuan biaya pakaian dinas perawAt diperuntukkan bagi peraw at yang penyediaannya secara selektif. f.tertentu yang penggunaan . baju PDL. Satuah Biaya Pakaian Seragam MahSasiswaf Taruna Satuan biaya pakaian seragam mahasiswaf tarunadiperuntukkan bagi mahasiswa/taruna pada pendidikan kedinasan di bawah kementerian ndgaraf Iembaga . a. dan atribut lainnya) dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. kaos kaki. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun dengan ketentuan sebagai berikut: 1) harus ada ketentuan yang ditetapkan oleh Presiden pada awal pembentukan satker mengenai kewajiban penggunaan pakaian dinas pegawai. Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter Satuan biaya pakaian dinas dokter diperuntukkan bagi dokter yang penyediaannya secara selektif. Satuan Biaya Pakaian Dinas Pegawai Satuan biaya pakaian dinas pegawai diperuntukkan bagi pegawai yang penyediaannya secara selektif.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -53- 23. d. Satuan Biaya Pakaian Kerja Satpam Satuan biaya pakaian kerja satpam diperuntukkan bagi satpam. kaos security. sopir/pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh Yang diangkat berdasarkan surat keputusan KPA.

dan permen). II eseion III yang menurut Satuan biaya paket kegiatan rapatf pertemuan di luar kantor lama penyelenggaraan terbagi dalary 3 (tiga)jenis: a. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. alat tulis. standard sound system. u. white board.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -54- satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/pertemuan di Luar Kantor Satuan biaya paket kegiatan rapatf pertemuan d. air mineral. disediakan untuk paket kegiatan rapat 'luar yang diselenggarakan penuh di kantor sehari dan bermalamf rr. ruang pertemuan (termasuk screen projector.i luar kantor merupakan g3tuan biaya yang digunakan perencanaan untuk kebutuhan biaya kbgiatan rapat/pertemuan yang diselenfgarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. Kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor pejabat dihadiri paling sedikit 1 (satu) pejabat eselon III. standard souryd system. Satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan peserta kegiatan terbagi dalam 3 (tiga)jenis: di luar kantor menurut a.i luar kantor pejabat Menteri/setingkat Menteri adaiah kegiatan rapat/pertemuan yang dihadiri paling "rdikit .'ruang pertemuan dan fasilitasnya (terinasuk screen projector. Paket Fullboard Satuan biaya paket fultboard. Kegiatan rapatf pertemuan d. mikrophon.enginap. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. Kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor pejabat eseion I/eselon yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) pejabat eselon l/eselon II. Satuan fuIlday -rapat/pertemuan yang diiakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. alat tulis. air mineral. rr . podium. c. b. Paket Fullday paket biaya untuk disediakan kegiatan .. Komponen paket meniakup minuman selamat datan!.thite board. 1 (satu) orang pejabat Menteri/setingkat Menteri. podium. akomodasi 1 malam. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. b. makan 1 (satu) kali. Kegialan tapat/pertemuan di luar kantor dapat dilaksanakan sepanjang pelaksanaan rapat yang membutuhkan koordinasi dengan unit/instansi lainnya sekurang-kurangnya peserta dihadiri dari eselon I lainnya/masyarakat. flip chart. mikrophon. dan permen). makan 3 (tiga) kali. flip chart.

standard sound sgstem. Kegiatan rapatfpertemuan luar kantor dalam. Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama sama. hanya terdapat.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK TNDONESIA W c. Dalam hal struktur organisasi pada kementerian negaraflembag f. Catatan a. alokasi terdiri atas: indeks paket pertem 2) Pada kegiatan RKA-K/L (fuIlboa. kota. podiurn. makan 1 (satu) kali (siang). hotel untuk pejabat seluruh negaraf pegawai dapa menggunakan hotel yang sama disesuaikan dengan kelas kamar ho yang telah ditetapkan untuk setiap pejabat negaralpegawai negeri.rd/fulldag/halfdag). maka satuan biaya uang saku rapat i dalam kantor larnnya. yang diselenggarakan di dalam kota. Akomodasi paket futtboard. d. b. e. Komponen biaya mencakup minuman selamat datang. alokasi pada RKA-K/ terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan.diatur sebagaiberikut: Pejabat eselon II ke atas = 1 (satu) kamar untuk I (satu) orang 1 (satu) kamar untuk 2 (dua) orang Pejabat eselon III ke bawah = c. alat tulis. dan uang harian paket fullboard di L kota (Lampiran I Nomor 28). indek paket pertemuan fullboard. ruang pertemuan (termasuk screen projector. flip charL white board. dapat. dan permen). sehari minimal 5 (lima) jam.satu eselon I. mikrophon. Besaran uang saku untuk uang saku dan biaya transportasi dal rapat/pertemuan di luar kantor kegiatan ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Nomor 28 yan merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peratirran Menteri ini. rehat kopi dan kudapan 1 (satu) kali. PakeH t affiay satuan biaya paket halfday disediakan paket kegiatan untuk rapatlpertemuan yang dilakukan di luar kantor selama setengah . Kegiatan yang diselenggarakan secara fuLlboard dapat dilaksanakan baik di dalam kota maupun di luar kota 1) Kegiatan yang diseienggarakan di luar kota.rangka penyele -pekerjaan yang dilakukan secara intensif harus menggunakan inde " shtuan biaya tersebut di atas.diberikan untuk rapat yang melibatkan eselon I // . air mineral.secara at cost.

Klasifikasi tiket perjalanan dinas dalam negeri: a. Ketua/Anggota Komisi. (Yogyakarta) ke Bandara Adi b) biaya taksi d. DPd. Wakil Gubernur.ari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (/ . terminal / stasiun keberangkatan pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara f pelabuhan/ terminal / stasiun kedatangan dan sebaliknya. satuan biaya tiket pedalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cosf (sesuai pengeluaran).MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . serta pejabat lainnya yang setara. . Pejabat setingkat Menteri. dan di Jakarta ke Ban ke te b) biaya taksi dari Bandara Adi Sucipto (Yograkarta) tujuan (hotel/ penginapan / kantor) di Yo gyakarta' 2) Kembali a) biaya taksi dari hotel/penginapan Su-ipto. pejabat eselon I. Tarif bisnis untuk ketua/wakil ketua dan anggota pada MPR. b.perencanaan anggaran. maka alokasi biaya taksi sebagai berikut: 1) Berangkat a) biaya taksi dari tempat kedudukan Soekarno-Hatta. Contoh penghitungan alokasi biaya taksi: dari Bandara Seorang pejabat/pegawai negeri melakulian perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Yogjakarta. Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri {PPf 'satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas dalam negeri adalah satuan biaya untuk pembelian tiket pesawat udara Pergi Pulang (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tduan dalam -. Tarif ekonomi untuk pejabat negara lainnya dan pejabat eselon Ill kebawah. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan satuan Satuan biaya taksi perjaianan dinas dalam negeri biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya tarif satu kali menuju kedudukan tempat perjalanan kantor taksi dari bandara/ dari atau bandara/pelabu-han/. b. dan (Jakarta). DPD. Dalam pelaksanaan anggaran. BPK. Bupati/ Gubernur. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung Sepinggan (Balikpapan) sampai dengan kota Samarinda. MK. MA. dan Menteri. Ketua/Wakil Walikota. Catatan: a.

b. 24. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan media cetak.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 27. tarif ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan D. d. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kegiatan jamuan tamu diplomatik yang dilaksanakan di luar kantor. ballpoint. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penyelenggaraan operasional perwakiian RI di luar negeri. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan kebutuhan. dan amplop) yang alokasinya dikaitkan dengan jumlah pegawai. Jamuan. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan penerangan di dalam gedung dan halaman kantor perwakilan. tarif bisnis. g. tarif bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B. Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri Satuan biaya penyelenggaraan perwakilan RI di luar negeri merupakan satuan biaya yang . Langganan koranfmajalah. Klasifikasi tiket a. tarif eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A. Lampu. Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Luar Negeri (PPf Satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas luar negeri (FP) merupakan -'satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai bandara kota tujuan di luar negeri Pergi Pulang (PP). dapat menggunaku. Pengamanan sendiri. Kantong diplomatik. ATK. c. Pemeliharaan kendaraan. . dan c.alat tulis (misal: kertas. sesuai dengan siap pakai bakar. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai tenaga kerja yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pengamanan di kantor per:wakilan dan wisma. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. e. 'Untuk perjalanan dinas Golongan C dan D yang lama perjalanannya melebihi 8 (delapan) jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit). Satuan biaya tiket termasuk biaSra asuransi. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengiriman dokumen diplomatik. berupa: a. f. termasuk biaya bahan satuan biaya yang digunakan dinas perwakilan RI di luar. merupakan untuk mempertahankan kendaraan negeri agar tetap dalam kondisi peruntukarfirya.r. b.

dilengkapi oleh data dukung yang dapat J' Pengadaan Inventari:s. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru dise suaikan dengan..'kebutuhan. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan perwakilan RI di luar negeri dengan maksud untuk rnenjagalmempertahankan gedung dan bangunan kantor perwakilan RI di luar negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2oh (dua persen). untuk rnembiayai pengadaan pakaian dinas harian sopir/satpam pada perwakilan RI di luar-negeri.I untuk pemeliharaan rutin halaman gedung/bangunan di luar negeri. k. Pemeliharaan halaman. merupakan satuan biaya yang digunakan perwakilan R. merupakan satuan biaya yang digunakan pegawai pada membiayai' pengadaan meja dan kursi untuk IOo/o maksimal perwAkilan RI di' luar negeri. h . merupakan satuan biaya yang digunakan Pakaian sopir/satpam.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Catatan: Untuk negara yang mempunyai 4 (empat) musim. . tersebut sudah termasuk biaya penggantian ban salju. satuan biaya Dalam hal terdapat peraturan dari negara setempat yang mewajibkan dsuransi kendaiaaq biaya asuransi kendaraan dapat dialokasikan sesuai kebutuhan riil dan dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertan ggungj awabkan. Satuan biaya pemeliharaan gedung/bangunan duta/konsul di luar negeri dialokasikan untuk: 1) gedung/bangunan milik negara. dan/atau kantor/wisma 2) gedung/bangunan milik pihak lain (seiain pemerintah RI) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemelihar_aan. Pemeliharaan gedung/bangunan kantor/wisma duta/konsul. Pengalokasiannya untuk minimal jumlah dan (home staffl pegaw ai (sepuluh persen) dari 1 (satu) pegawai. Catatan: 4 (empat) musim Untuk perwakilan RI di negara yang mempunyai di luar gedung dapat dialokasikan biaya pemeliharaarL tambahan pemeliharaan dari fasilitas umum apabila ada ketentuan untuk 'yang riil dan negara sesuai dengan kebutuhan bersangkutan dipertanggungjawabkan.

lapangan. pembelian inventaris untuk pegawai baru. pengadaan kendaraan roda 2 (dua) dan operasional kantor dan/atau . bus dengan kapasitas 32 (tiga puluh dua) penumpang selama 8 (delapan)' jam. sewa mesin dalam negeri. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya sewa kendaraan sedan.. dimana di dalamnya sudah termasuk' makan dan kudapan. 4) Untuk satr. pengadaan kendaraan opera-sional bus. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya pengadaan konsumsi rapat biasa yang diselenggarakan di kantor. sewa kendaraan. pengadaan operasional kantor dan/atau lapangan (roda 4). Catatan Umum: 1) Kementerian negara/lembaga ketentuan standar da-lam melaksanakan biaya masukan agar melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran sebagai berikut: a) pembatasan dan pengendalian biaya perjalanan dinas. fotokopi. pemeliharaarl: gedung/bangunan . dan c) penerapan sewa kendaraan operasional penyediaan kendaraan operasional. dan pengadaan pakaian dinas d.termasuk biaya bahan bakar dan pengemudi. b) pembatasan dan pengendalian biaya rapat di luar kantor. dan mobil box untuk kegiatan yang sifatnya ipsidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien.W MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK 1. dan box. Satuan biaya sbwa tersebut sudah. Konsumsi rapat. m. bus.anf atau kerja.u pemeliharaan penggantian inventaris sarana kanlor. lama dan/ ata. penghdaan bahan makanan.ran biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas. konsumsi rapat. 3) Satuan biaya diklat pimpinan struktural dan diklat prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2OO9 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Lembaga Administrasi Negara. pada beberapa kabupaten pengusulan satuan biaya melebihi ketentuan yang dibeiikan toleransi tercantum dalam Peraturan Menteri ini sehingga menjadi sebagai berikut: 1/ . - Sewa kendaraan sedan. sebagai salah satu alternatif termasuk 2) Satuan biaya yang terdapat dalam Peraturan Menteri ini sudah pajak.

.6 0INDONESIA - sesuai dengan aslinya {ENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. ttd. ENTERIAN AGUS D. MARTOWARDOJO .W.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful