WJry

ll?.aL

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN

PERATURANMENTERI KEUANGANREPUBLIK INDONESIA NOMOR 1Z/PvtR.O2/2073 TENTANG STANDARBIAYA MASUKANTAHUN ANGGARAN 2014 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 9O Tahun 2O1O tentang Pen5rusunan Negara/Lembaga, Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian tentang perlu Keuangan menetapkan Menteri Peraturan Standar Biaya Masukan Tahuri Anggaran 2014; 1. 2OLO tentang Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun Kementerian Pen5rusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Negara/Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2OLO Nomor I52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71, |PMK.O2|2O13 tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, Dan Indeksasi Dalam Penlrusunan Rencana Kerja Dan Anggarar' Kementerian Negara/ Lembaga; MEMUTUSKAN: MenetAPKan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014. Pasal 1 Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OL4 adalah satuan biaya berupa harga satuan, tarif, dan indeks yang ditetapkdn dalam keluaran komponen untuk menghasilkan biaya Kementerian penJrusunan Anggaran dan Rencana Kerja Negara/ Lembaga Tahun Anggaran 2OI4. Pasal 2 Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 berfungsi sebagai: a. batas tertinggi; atau b. estimasi. STANDAR BIAYA

Mengingat

2.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

- 2 - t'.,. :

Pasal 3 ( 1 ) Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 yang berfungsi sebagai batas tertinggi sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(21Standar

Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OI4 yang berfungsi sebagai estimasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Pasal 4

Penerapan Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2OL4 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan mengenai pedoman standar biaya, standar stuktur biaya, dan indeksasi dalam pen5rusunan rencana kerja dan anggaran kementerian negaral lembaga. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 3 April 2OI3 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. ttd. AGUS D.W. MARTOWARDOJO angkan di Jakarta tanggal3 April 2OL3 NTEzu HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. ttd. AMIR SYAMSUDIN A NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2013 NOMOR 538

LAMPIRAN I MENTERIKEUANGAN REPUBLIKINDONESIA PERATURAN NOMOR TENTANG BIAYAMASUKAN STANDAR TAHUNANGGARAN 2014

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA STANDARBIAYA MASUKANTAHUNANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSISEBAGAIBATASTERTINGGI

NO

URAIAN

SATUAN (3)

BIAYA TA 2014

I
I PENANG<}UNG JAWAB PPNGELOLA

(21
KDUANGAN

(41

PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN a. Nillpagudana s.d. Rp.loojuta b. Nilai pa8u dana diatas Rpl00jutas.d- Rp250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d. RPSO0 juta d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. RpI miliar e. Nilai pagu dana di atas Rpl miliar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rp2,S miliar s.d. Rp5 miliar c. Nilai pagu dana di atas Rp5 miliar s:d. Rp10 miliar Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d. Rp25 miliar i. Nilai pagu daha di atas Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar J . Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. RpZS miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. Rpl00 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar's.d. Rp250 miliar 'm. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar o . Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rp1 triliun p. Nilai pagu dania di atas Rpl trilitrn PEJABAT'PEMBUATKOMiTMEN a. Nilaipagudana s.d, Rp.100juta b. Nilai pagu dana di atas Rp100 juta s.d. Rp250 juta c. Nilai pagu dana di atas Rp25Ojuta s.d, Rp500juta d. Nilai pagu dana di atas RpsOO.juta s.d. Rpl miliar e. Nilai pagu dana di atas Rp1 miliar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu dana di atas Rpz,S miliar s.d. RpS miliar g. Nilai pagu dana di atas RpS miliar s.d. Rp10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d..Rp25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d. Rp50 miliar j. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. RpZS miliar k. Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. RpI00 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miliar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 miliar s.d. Rp750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun p. Nilai pagu dana di atas Rpl triliun PEJABAT PENGUJITAGIHAN &PENANDATANGAN SPM a. Nilai pagu dana s.d. Rp.l0Ojuta b. Nilai pagu dana di atas Rp100juta s.d. Rp250juta c. Nilai pagu dana di atas Rp2S0juta s.d. Rpsoojuta d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar e. Nilai pagu dana di atas Rpl miiiar s.d. Rp2,5 miliar f. Nilai pagu alana di atas Rp2,5 miliar s.d. RpS miliar g. Nilai pagu dana di atas RpS miliar s.d. Rp10 miliar h. Nilai pagu dana di atas Rp10 miliar s.d. Rp25 miliar i. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.d. RpSOmiliar j. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.d. Rp75 miliar k, Nilai pagu dana di atas Rp75 miliar s.d. Rp100 miliar l. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Rp250 miliar m. Nilai pagu dana di atas Rp250 miliar s.d. Rp500 miiiar n. Nilai pagu dana di atas Rp500 millar s.d. Rp750 miliar o. Nilai pagu dana di atas Rp750 miliar s.d. Rpl triliun p. Niiai pagu dana di atas Rpl triliun BENDAHARA PENGELUARAN a. Nilaipagudana s.d. Rp100juta b. Nilai pagu dana di atas Rpl00juta s.d. Rp250juta c. Nilai pagu dana di atas Rp250 juta s.d. Rp500 juta. d. Nilai pagu dana di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar e. Nilai pagu dana di atas Ro1 miliar s.d. Ro2.5 miliar

OB na OB OB np OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp500.000 Rp6r0.000 Rp720.000 Rp830.000 Rp970.000 Rp1.1lo.00g Rp1.250.000 Rp1.580.000 Rp1.910.000 Rp2.250.000 Rp2.580.000 Rp3.080.000 Rp3.580.000 Rp4.080.000 Rp4.580.0O0 RpS.580.000

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp420.0O0 Rps10.000 Rp610.000 . Rp700.000 Rp820.000 Rp930.000 Rp1.050.000 Rp1.330.000 Rp1.610.000 Rp1.890.000 Rp2.170.000 Rpz.590.000 Rp3.010.000 Rp3.430.000 Rp3.850.000 Rp4.690.000

OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB

Rp400.000 Rp480.000 Rp570.000 Rp660.000 Rp770. Rp88O. Rp990. Rp1.250. Rp1.520 Rp1.780 Rp2.040 Rp2. Rp2.830 Rp3.230. Rp3.620.
Rp4.42O

OB OB OB OB OB

Rp340.000 Rp500. Rps70. 670.000

(/

Rp2. Rp750 miliar pagu dana di atas Rp750 miliar s.0OO OB OB OB OB oB OB OB OB OB Rp1.atas Rp50 miliar s.d.090. Rp250 miliar Rp250 miliar s.d.d. Rp25 miliar pagu pengadaan di atas Rp2S. Rpl miliar pagu pengadaan di atas Rpl miliar s. Rp50 miliar Rp50 miliar s.d.330.d. Rp750 miliar pagu. Rp50 miliar pagu dana di atas Rp50 miliar s. Rp500 juta ilai pagu pengadaan di atas Rp500 juta s.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BIAYA.640.d.370.350. OB OB oB OB UD Rp1.780 Rb2.820. RpTS miliar i pagu dana di atds Rp75 miliar s.OOO Rp570.miliar RplO miliar s.d.d.pengadaan di atas Rp500 miliar s. RpSO0juta i pagu dana di atas Rp500 juta s.d.d.d.1s0.d.OO0 Rp2.d.5 miliar s.090. Rp2S miliar Rp25 mitar s. RpTS miliar Rp75 miliar s. RpS miliar RpS miliar s.d. RpS miliar i pagu dana di atas RpS miliar s.5 miliar s. Rp500 juta i pagu pengadaan di aths Rp500 juta s.520.840.000 Rp3.d.d. RpS miliar pagu pengadaan di atas RpS miliar s.d. Rp10 miliar pagu dana di atas Rp10 miliar s. Rplo0 miliar Rp100 miliar s.d.210.000 Rp2.Rill triliun Rpl triliun '. Rp100juta pagu danadi atas Rp100juta s. Rp50O miliar pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s.00O Rp1.pengadaan di atas Rp759 miliar s.58O.miliar s.d. Rplo.d.d. Rpl triliun pagu dana di atas Rpl triliun PENGADAAN BARA]f G/ JASA PENGADAAN II IT PI OB OB OB OB OB OB Ub Rp430.040.d." Rpl triliun Per ' o Paket P OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP Rp680. Rp250juta pagu dana di atas Rp25Ojuta s.O00 Rp3. Rp2.d.OO0 Rp1.230.d. Rp500 miliar ilai pagu. RpS00 miliar i pagu dana di atas Rp500 miliar s.d.860.TA 2014 pagu dana di pagu dana di pagu dana di ipagu dana di pagu dana di pagu dana di i pagu dana di dana di pagu dana di pagu dana di pagu dana di atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas Rp2.000 Rp2. Rp500 miliar Rp500 miliat s. Rp25o miliar pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s. r2o Rp2.000 Rp2.00o OB . Rp250 miliar pagu dana di atas Rpi50 miliar s.d.d.s50.000 (/ ..47O OB OB UE OB PENGELOLA/BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU/PETUGAS I BELANJA PEGAWAI (PPABP] pagu dana s. Rpl0 miliar pagu pengadaan di atas Rp10 miliar s.d' Rpl triliun pagu pengadaan di atas Rpl triliun PENGADAAN BARANG (NON KONSTRUKSI} DAN KELOMPOK KERJA UNIT'LAYANAN (ULPI pagu pengadaan sampaidengan Rp200juta ilai pagu pengadaan di atas Rp250 jutei s.d. Rpl.000 BARANG/JASA OB PENGADAAN BARANG/JASA {KONSTRUKSI)DAN KELOMPOK KERJA UNIT LAY I ilaipagu pengadaan sampai dengan Rp200 juta pagu pengadaan di atas Rp200 juta s.d. Rp100 miliar pagu pengadaandi atas Rpl0O miliar s.d.d.d.5 miliar pagu dana di atas Rp2.d. Rpl. Rp100 miliar pagu dana di atas Rp100 miliar s.5 miliar s.5 miliar pagu pengadaan di atas Rp2. Rp1 miliar pagu dana di atas Rpl miliar s.d. RpS miliar pagu pengadaan di atas RpS miliar s.910. Rp25 miliar i pagu pengadaan di atas Rp25 miliar s. Rp25 miliar pagu dana di aths Rp25 miliar s.d.d.d. RpZ50 miliar Rp75O miliar s.d. Rp10 miliar pagu pengadaan di atas Rplo miliar s.000 Rp1.000 Rp1. Rp750 miliar pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s.d.OO0 Rp4.O00 Rp2. Rp50 miliar pagu pengadaan di atas Rp50 miliar s.320. Rp100 miliar pagu pengadaan di atas Rp100 miliar s. Rpl triliun pagu pengadaan di ata. Rpl miliar pagu pengadaan di atas Rpl miliar s.d.d. Rp75 miliar pagu pengadaan di atas Rp75 miliar s.OB Rp1. Rp2. Rp75 miliar pagq pengadaan di atas Rp75 miliar s.d.d.000 Rp640.d.000 Rp2.d.5 miliar pagu pengadaan di atas Rp2.d.d.d. Rp250 miliar pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s.0Oo Rpl-780 Per Paket OP OP 'oP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP Rp1.d. Rp50 miliar i pagu pengadaan di.d.5 miliar s.

Nilai pagu penga.slo. Nilaipagupengadaanjasakonsuitansi/jasalainnya diatas Rp750 miliar q.0001 I Rn2. RpI miliar .0o0l Rps. Nilaipagu peng4daan jasa lainnya s.7s0.d.230. Nilai pagu pengadaan di atas Rp750 miliar s.d. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rpl triliun r. Rp250 rrriliar b. Nilai pagu penge{daan di atas Rpl00 miliar s.580. di atas Rp750 miliar s.880.960.s. Rpl triliun Rp3. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya lainnya lainnya lainnya Rn2.960. lainnya di atas Rp50 miliar s.d.00O Rp2.d..d.560.200.000 2.4so. diatas Rp100miliars.oo0l I Rp1. Rp450. Rpl00 miliar s.230.d. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp2.s.d.3 PENGADAAN JASA (NON KONSTRUKST) a.5.d.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rpl00 miliar b. Rp10 miliar .d RpSojuta b. Rp2.d.520. Rp7S0 miliar d. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi s.5 miiiar s. Nilai pagu pengadaan jasa'konsultansi. Rp1 triliun .innya di atas Rp2. PANITIA PENGADAAN JASA (NON. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa konsultansi/jasa I I s.560. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rpl miliar s.000 Rp4.520. OP OP OP AD OP Rp3.000] Rp4. Nilai pagu pengadaan di atas di atas di atas di atas Rp250 miliar Rp500 miliar s. 0 o 0 Rp2.4 . Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa Rp750 miliar h.50 miliar o. Nilai pagupengadaanjasa konsultansi/jasa Rp25 miliar b.ffIKEUANGAN NO URAIAN (2) SATUAI| BIAYA TA 2014 (4) t1l t3) Per Paket OP Per Paket OP oP.d. Rp500 miliar OP OP OP OP OP s. . Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lajnnya di atas ' Rp500 miliar p. Rp500miliars. Rp500 mili4r e..000 Rp1.000] Rpa.1 PENGADAAN BARANG DANJASA (KONSTRUKSI) a. Nilai pagu pengadaan c.d.d.s6o. g.000 Rp480.o00 Rp5.000 Rp600. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RP2SO juta s. RpZ50 miliar s. RplOO juta c. KDJU MIIIAT t. RpS miliar i.d.Nilaipagupengadaanjasakonsultansi/jasalainnya ' Rp25O miliar f.A/LEJf.d.d.d.d. Nilai pagu pengadaan di atas Rp250 miliar s.0001 2.0O0 Rp9 i0.270.s. Nilai pagu pengadaan di atas Rp500 miliar s. Nilai pagu pengadaanjasa Rp50 miliar c./jasa lainnya Rp100 miliar e.000i I Rp75 miliar d.000 Rp2.200. Rp3.000 Rp3. Rpsb-o.0o0 Rp1. Rp250 miliar s. KONSTRUKSO DAN KELOMPOK KERJA UNIT LAYANAN PENGADAANruLP} a.d. Rpl triliun e.d. s.990.d. Rpi.oool I Rpz.030. Nilai pagu pengadamjasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp25 miliar s. m.0O0 Rp4.!40.000 Rp450.d.000 Rp1.iuta f. Rp100 juta d. Nilai pagu pengadaan . e.d. OP OP OP OP OP OP OP OP OP lainnya di atas Rp10 miliat lainnya di atas Rp25 miliar s.2 PENGADAAN BARANG (NON.0o0 .d.0001 I I di atas Rp250 miliar di atas Rp500 miliar Rp3.000 Rp3. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa Rpl triliun i.0001 Rt1.d. Niiai pagu pengadaan jasa konsultansi di atas Rp50 juta s. Rp1 triliun ' 2.880. Rp750 miliar Rp750 miliar s. Nilaipagupengadaanjasakonsultansi/jasalainnyi diata! Rpiomiliars. 9 9 0 . di atas Rpl trilidn ' (/ .daan jasa konsultmsi/jasa lainnya di atas Rpl00 miliar n. di atas Rp75 miliar. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp 100 juta s.d.6a0. OP OP oP. Rp250 iuta e.000 Rp450.040.0O0 Rp720.490. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RpS miliar s. Nilai pagu pengadaan d. j.d.d. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa KDJUU MIIIAT g./jasa la. ' Rp250 miliar s. RD25 miliar k.5 miliar h. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas Rp75 riiliar .Rp1.000 .KONSTRUKSI) a.230. Rp75 miliar s. OP OP OP OP OP.d.000 R p1 . Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi.510. Nilai pagu pengadaan di atas Rp l triliun RpS0 miliar s.5 .d.750.000 Rp4. s.d.010. Rp3.oO0 Rp3. OP OP OP OP OP 12 .d. Nilai pagu pengadaanjasa konsultansi/jasa lainnya di atas PENGOUNAANGGARAN 2.000 Rp3. Nilai pagu pengadaan jasa konsultansi/jasa lainnya di atas RpS00juta s.09O.

Rp10O miliar OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB .5 miliar ilai pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu'dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas ilai pagu dana di atas ilai pagu dana di atas Rp2. Rp75 miliar Rp75 milidr s. RpS millar RpS miliar s. Rp50 miliar Rp50 miliar s.d.pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas paBu dana di atas pagu dana di atas juta Rp250 jirta s.060.d. Rpl0Ojuta pagu dana di atas Rpl0o juta s.d.d.000 Rp1. Rp500 miliai s.d.d. Rp25 miliar Rp25 miliar s.d.540.0o0 Rp1.260. RplO0 miliar RpJOomiliar s.d.Rp2SO juta pagu dana di atas Rp250 juta s.lO0.d.ANGSUNG BENDAHARA ' pagu dana s.d.MENTERIKEUANGAN REPUBLII( INDONESIA -4- PEI{TRIMA piNpntua ITASIL PEKER'AAN HAsrL PEKERJAAN/ IENGADAAN BARANG/JAsA PENERIMAHASIL PEKERJAAN/PENGADAAN BARANO/JASA pagu pekerjaan/pengadaans.72o. Rpl miliar pagu dana di atas Rpl miliar s.r00.140.d.d.d. Rpl miliar pagu dana di atas Rpl rniliar s. Rp1 triliun pagu dana diatas Rpl triliun A pagu dana s.000 Rp340.00o Rpl.000 Rp1.5 milia pagu dana di atas Rp2.d.d.450.000 Rp2.000 Rp660.5 miliar Rp2.000 Rp2.d.d.d.000 Rp1. Rp7o0.000 Rpl.d.O00 Rp2.000 Rp910.5 milia s.840. Rp2S miliar Rp2S milia s.000 Rp3.260. RpS milia pagu dana di atas RpS miliar s. RPS0O miliar di atas RpS00 miliar s.d.d. Rp250 mitiai Rp250 miliar s.5 miliar s.iar s.d. Rp500 juta pagu pekerjaan/pengadam di atas RPSOO juta s. Rploojuta pagu dana di atas Rp100 juta s.170. Rp2S miliar Rp25 miliar s.d.000 Rp940.000 .000 PENGELOLA L.000 R p i .030. Rp50 miliar ilai paeu dana di atas RPSO miliar s.0Oo Rp3. RpSO miliar Rps20.0o0 Rp1.000 Rp610.380. Rp2. Rp50Omitiar Rp50Omiliar s. 0 o 0 Rp1. Rp200 juta pagu pekerjaan/pengadaan di atas Rp200juta s. Rpl0 miliar Rp10 miliar s.680. Rp750 miliar di atas Rp750 miliar s.ilid pigu dam di atas Rp25 milia s.490.d. Rp42O. pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadaafl pekerjam/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/fengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/pengadadtt peke{aan/pengadaan pekerjaan/pengadaan pekerjaan/p'engadaan PDIYERIMAAN di atas di atas di atas di atas di atas di di di di atas atie at6 atas Rpl mitar s.d.000 Rp1.d.820.000 .d.0o0 Rp2.000 'Rp62o.S miliar s.280. Rp l0 miliar RplO miliar s. Rp2. Rp?S miliar Rp75 miliar s.O0O Rps0o.d.760. pagu dana di atas..d.d.d. Rp250 miliar s. Rp75 miliar Rp75 miliar s. Rpl triliun OB OB OB OB oB' OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 'Rp430. Rp50Omiliar Rp50Omiliar s. RpS miliar RpS mfliar s.450.0oo Rp1. Rpl0 miliil Rpl0 mil.000 RpS10. Rp250 juta pagu dana di atas Rp25Ojuta s.000 Rp3.d. Rpl00 juta s.560.d.d. Rp500 juta ilai pagu dand di atas Rp500 juta s.870.d. RpZS0miliar Rp250 miliar s.000 Rp50 miliar s..d. RpSo miliar Rp50 miliar s.0o0 Rp1.oo0 Rp3. Rp75 miliar iLai pagu dana di atas Rp75 miliar s.000 Rp1. Rp7S0miliar Rp750 miliar s. Rpl0ojuta.d. Rp100 miliar Rpl00 miliar s. Rp750 miliar s. Rpl00 miliar RpIOO miliar s. Rpl milia Rpl milia s.5 miliar s.d.d.d. Rp25 miliar iiagu dma di atas RplO .d.pagu dana di pagu dana di pagu dana di i pagu dana di di atas at* atas atas Rp100 miliar Rp250 miliu Rp50O miliar Rp750 miliar s.070.790.000 Rp880.d.620.000 Rp890. RpL triliun Rpl triliun OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB Ub Rp420. RpSOO Rp5O0juta s. Rp2.000 Rp2. Rpl triliun di atas Rp 1 triliun I{EGARA BUKAN PAJAK IPNBPI Rp2..0OO Rp1.d.d. Rp250 miliar Rp2S0 miliar s.26o. Rp2.260. RplO miliar s.000 Rpl.o00 Rp1.d.d.o00 RFs.000 pagu dana s.OOO Rp4. Rp75Omiliar pagu dana di atas Rp75O miliar s.000 Rp770.d.d.000 Rp1. Rp500juta pagu dana di atas Rp500 juta s.d.0o0 Rp2.d.000 Rp2. Rpl miliar pagu pagu pagu i pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pagu pekerjmn/pengadaan.250.iso.d.d.000 RpS7o.a.5 milir RpZ. Rp2S0 juta i pagu daha di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas pagu dana di atas .890.d.88O. 11 0 .d.00o Rp2.000 .000 Rp?30.d. RpS milir RpS miliar s.d.d.d.0o0 Rp1.910.950.

000 Rn2s0.1 SLTA i l. Rp2. PenanggungJawab b.000 Rp350.2 10. Penanggung Jawab c' d. d.3 . Pejabat Eselon ll/yang disetarakan I I a.000 Rps00. Koordinator Ketua/Wakil Ketua AngAota/Petugas Tingkat Negara/Lembaga OB OB OB OB OB yang ditetapkan atas Dasar SK Eselon Rp700.1 PEITGELOLA SISTIM AKUIYTAICSI UTSTAIVSI ISAII (UAPA/Barang) yang ditetapkan atas el 'c Unit Akuntansi Tingkat Kementerian Dasar l(eputusan Menteri a.40o.000 Rp2oo. .000 Rp200. OB OB OB OB Rp450.000 I'ONORARIUM KELEBIHAN JAM PERETAYASAAN 7.o00 Rp420. Unit Akuntansi a.0O0 Rp250. Eselon I (UAPPA/Barang-EI) PenanggungJawab Koordinator Ketua/Wakil Ketua Anggota/Petugas .ooo Rps0. b.ooo Rp35.2 Sarjana Muda I 1.000] Rp80.4 SekretariatPeneliti/Perekayasa Pengolah Data l6.000 Rp400.000 RP2. Pejabat Eselon I/yang disetarakm I c. Ketua/Wakil Ketua d.Oo0l Rp1.l a.540.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -5- NO I URAIAN SATUAN (3) BIAYA TA.2 OJ OJ OJ OJ GROUPI OK OK UA I npr. Pengarah b.000 Rp150.4 Uiit Akuntansi Tingkat Satuan Kerja (UAKPA/Barang) yang diteiapkan alas Dasar SK Eselon II atau Unit Akuntansi Pem'bantu Pengguna Anggaran/Bsang Wilayah atau Koordinator Unit u{kuntdnsi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah a.000 OB OB OB OB I I I I 6 Tingkat Pengguna Barang Tingkat Kuasa Pengguna Barang I I I | I I Rn300.500.0o0 HONORARIUM PENYULUH NON PEGAWAI IVEGERI ' 11.2 NEGARA OB OB OB OB Rp300.00O OB nn+oo. Peiabat Eselon III ke bawah/yang disetarakan HonorariumModerator 9. M a s t e r( 5 2 ) OB OB OB OB OK Rp1.0o0 Rp2.i le. L 2 HONORARIUM ROHANIWAN .000 Rp350..I 6. Peranggung Jawab b. I l o HONOITARIUM 10.000 Rns.l Perekayasa Utama PerekayasaMadya 7. Koordinator c. Anggota/Petugas M PEITGURUS/PENYIMPANBARANG MILIK 6.000 Rp1.ooo Rp300.3 Sarjana 1 1 .l .000 Rp900.1 10.ooo RDI50.900.000 Rp400.4 Perekayasa Muda Perekayasa Pertama PENUT{JANG PE'NELITIAN/PEREKAYASAAN PembantuPeneliti/Perekayasa Koordinator Peneliti/Perekayasa OJ OJ OJ OJ a TIONORARIIIM .SEMIXAR/RAKOR/SOSIAUSASI/DISEMINASI/FOCUS PANITIA DISCUSSIOIV/KEGIATAN SFJENIS Penanggung Jawab Ketua/lvakilketua Sekretaris Anggota Rp4 Rp30O. Rp400.zoo.3 .000 Rp300. e.000 *ouo. Ketua/Wakil Ketua d.000.0O0 Unit Akuntansi Tingkat Wilayah (UAPPA/Barang-W)yangditetapkan atas Dasar SK Eselon I a.2 . Rp700.oo0 Rp3OO.100.3 10.ooQl Rp1.0001 9 lnoxonanruu KEcTATAN sEMINAR/RAKoR/sosrALtsAsI/DIsEMIT{AsrlFocus IDISCUSSIOIV/ KEGIATAN SEJENIS I Honorarium Narasumber/Pembahas : 19.0O0 5. Anggota/Petugas 5.000 Rp600. c.o I retugas uurvey Pembantu Lapangah GROUP OJ OB oB Penelitian/ Perekavasaan Orang/Responden 'oH Rp2s. Koordinator c.2. Menteri/Pejabat SetingkatMenteri/Pejabat Negara Lainnya/yangdisetarakan b.2014 t2\ HOIVORARIUM 5. 4 .000 Rp300.2 .4 1l .o00 Rpao.

d Rp25 miliar ai pag-!r.000 b. Penanggung Jawab 6i i(oordinator/Keiua d. Wakil Ketua e.000 Rpl00. Pengarah b. Pengarah c.O0O Rp300.1 TIM PELAKSAI{A KEGIATAil DAN SEKRETARIAT TTM PELAKSANA KECIATAN arium Tim Pelaksana Kegiatan 1 Yang Ditetapkan a.5 14. Wakil Ketua e. Sekretaris f.6 Grafis & Fotografer artikel TIM PENYT'SIJNAN BVLETIN/MAJALAI| Oter Oter Oter Oter Oter Halaman Oter Oter Oter Oter Oter Halaman Ui5.o00 Rp450. Anggota Oleh KPA Oleh Pejabat Eselon I Oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri Rp750.000 Rp180.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -o- 13. Sekretaris f.000 Rp690. Wakil Ketua e.d. Sekretaris f.000 dana di atas. Rp50 miliar . Pengarah b.Rp200 miliar OB OB OB OB Rp35o. Ro 200 miliar (/ .o00 Rp350.000 WAJ .s ls.3 15. Anggota 3 Yang Ditetapkan a.000 Rp400.0o0 Rp450. Penanggung Jawab c. Sekretarib f. PenanggungJawab Rp3O0.000 tariat artikel TIMPENGELOiA Jawdb Admin Developet Artikel L7 PENANG4}IING JAWAB PPIIGELOLA KEUA]TGAN PADA SATKER YAII'G Rps00.000 13. Anggota 4 Yang Ditetapkan a.d. Ketua d.000 Rp580.I L4. Anggota 2 Yang Ditetapkan a. Ketua d.4 14.4 15.pagg 9ani di atas RpSO miliar s. Ketua d.2 15.1 15.nsTTB 'oB OB OB OB OB Halaman 1500 karakter 15.2 um Sekretariat Tim Pelaksana Kesiatan a/Wakil ketua 1 4 .d. Pengarah Oleh Presidin b. Penanggung Jawab c.2 14.OOO Rp100.n Langsung PemegangKas/KPA dana s. iri'pagu'dana di atas Rp25 r4iliar s. Rp10O miliar pagu dana di atas Rpl00 miliar s. Wakil Ketua e.6 Jawab nting/Editor Grafis & Fotografer Rp250.3 TIM PbNYSSUNAIY Jawab WRNAL r+.

Nilai pagu dana di atas Rpl00 miliar s.000 Rp25O.2 Pemegang Kas/Bendahda a.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -t- NO I URAIAI{ (21 17. RpS0 miliar c.ETIne (BILATERAL/REGIoNAL/MULTILATERAIT) I t./ Mata Ujian Orang/ Mahasiswa Mahasiswa/ Mata Ujian Orane/Mahasiswa . KoNFEREIvsI sE-NroR oFFICIAL tWE.000 Rpa00.000 Rps00.000 ' 2 0 SATUA-![ BIAYA ITARASUMBER 20. 2l Strata 2 {S2) a) Pemeriksaan b) Penguji Tesis s) Strata 3 (S3) .000 .3 Juru Bayar/Staf a. Nilai pagu dana di atas Rp200 miliar 17.. Rp2O0 miliar e. Rp50 miliar c.Rp25miliar b.8 18. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.7 18.000 Rp410.000 19. Nilai pagu dana di atas Rp 200 miliar TTNcKAT MEI{TERI.000 Rp300.O0O Rp250.000 Rpz00.000 Rp350.000 Rp350. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.12 Staf Pendukung Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari QranglHari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari KEGIhTA.d. 12 Staf Pendukung 19 HONORARIUM 19.000 Rp550. SATUAN BIAYA TA 2OI4 (3| OB OB OB OB OB OB UD (41 Rp250.2 19.2 20.5' Tim Asistensi 19.3 Ketua/WakilKetua 118.4 19.d Rp25.000 Rp330.000 Rp550.5 18. Rp450.l vaxasl a. Siswa/Mata Ujian Siswa/Mata Ujian Rps.etaris 19.0O0 b) PenPuii Disertasi Rp20.000 Rp200.000 Rp1.miliar b.000 Rp4OO.0o0 Rp400.500 b.000 Rp410. Pendidikan Menengah 1) Diploma Illll/fi/lv dan Strata a) Pemeriksaan hasil Ujian b) Fenguji Tugas Akhir/Skdpsi .000 Rp340.9 Tim Asistensi Anggota Delegasi Rl Koordinator. Pendidikan Dasar.000 RpSq0.11 liasion Officer (LOl 19. I Hensaran tPenanggungJawab 1I8.0OO RpS70.0oo Rp!50.d. Pendidikan hasil Ujian hasil Ujian Tinggi I (S l) Mahasiswa/ Mata Ujian Orang/Mahdsiswa Mahasiswa.000 Rp350.000 Rp7.000 Rp270. I 1 liasion 18.^.000 (/ .d .1 19.IY DI LUAR NEGPRI Rp550:000 Rp500.3 19. a) Pemeriksaan hasil Ujian hasil Ujian Rpi0.0O0 Rp470.OOO Rp250. Ketua Bidang Sekretaris Offcer (LOl 18.000 Rp300. I0 Anggota Panitia 18. I | 16. Nilai pagu dana di atas Rp25 miliar s.2 118.000 Rp450.000 | I I I I I | I I I I I OB OB l a lnouonenru*r sIDANc/KoNFERENSI TNTERNAsIoNAL.ooo Rp400. Nilai pagu dana di atas Rp100 miliar s.d. Pemeriksaan Pemeriksaan c.5.3 Narasumber Kelas A Narasumber Kelas B Narasumber Kelas C DAN HO$ORARIUM Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari PENYELENGGARA UJIAN $330 827s $220 2t VAKASI z1.d.9 Sel(i.000 Rp3O0. Nilai pagu dana di atas Rp50 miliar s.4 Ketua Delegasi 18.000 Rp490.0o0 Rp600. l0 Angtota Panitia 19.1 20.000 Rp450.6 19.8 Pengarah PenanggungJawab KetualWakil Ketua Ketua Delegasi Anggota Delegasi Rl Koordinator Ketua Bidang ITIORKS}IOPISPMI$AR/SOSIALISASI/SARASEIIAN BERSKALA INTERNASIONAL Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Qrang/Hari Orang/Hari urmg/ -Frarr Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Orang/Hari Rp6s0. Rpl00 miliar d. Nilaipagu dana s.6 18.d. Rp200 miliar e. Nilai pagu dana s.00O RpS50..d. Rp100 miliar d.7 19.

tN Eit Ztlftl /)h NdffiiZ gELg €ni$aEN= -alll|/x MENTEFIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK W -8Ito tlt 2L. Sesuai tarif berlaku 25.000 Rp250.2 |nI Makan Lembur olongan I dan II olongan III olongan lV 24 SATI'T 25 SATU' NEqEI 25.2 uk ?ngepakandan Penggudangan ngkutan tcli rtan Laut/Sungai :ngepakan dan Penggudangan ngkutan ngkutan. Penyuiunan/pembuatan bahan Ujian ') PenghwasUjian tt trata 2 (s2) ) Penyusunan/pembuatan bahan Ujian ') Pengawas Ujian 1l trata 3 (S3) . sr AYA UANG SAKU RAPAT DI DALAM KANTOR Orang/Kali B] YA PENGSPAI(AIV DAN AIVGKUTAN BARAIVG PERJALANAN DII{AS PII{DAH.O0O. 2 | rlo:Lgan III 2 2 .2 )fi URAIAN SATUAI{ t3) BIAYA TA 2014 (41 el rarium PenlielenggaraUjian Pe rdidikan Dasar ?enyusrrnan/pembuatan bahan Ujian 2l ?engawas'Ujian u Naskah/ Pelajaran OH Rp150.000 Rp30O.000 Rp270.bo0 Rp27.o00 Rp20.000 Naskah/Mata OH Naskah/Mata OH Kuliah Rpz50.gan IV 2 3 SATUJ B] AYAUANGLEMBUR 2 3 .AM rel api :ngepakan dan Penggudangan l ngkutan m" km/m3 m' km/m3 m" km/m3 m" Rp75.Laut/ Sungai 25.000 Rp260. ) Penyusunan/pembuatan bahan Ujian .OoO Rp29.000 Rp290.000 Rp27.000 Rp400 .0O0 Rp29. 3 | rlo:.DAI. 1 1 m€ I€mbur olongan olongan olongan olongan I II III IV DAI{ Naskah/Pelajaran OH Rp190.000 c Pe rdidikan Mdnengah U Penyusunan/ pgmbuatan bahan Ujian 2l ?eniawas Ujian Fe rdlilikan Tinggi l ) l tiploma I/IIlIIIIIV dan Strata I (St) ). L I rlo LganI dan II 2 2 .r.tr\\\\ 4 t\\\L\w/z//. .3 ( / .O00 Rp280.000 Rp240.0O0 Kuliah Naskah/Mata Kuliah OH OH OH OH Rp25.) PerigawasUjiair 2 2 SATUJ B] AYA UANG MANAIT PEGAWAI I{EGDRI SIPIL (PNSI 2 2 .000 OJ OJ OJ OH OH UN 23. .OO0 Rpl7.O00 UANG MAKAIY LEMBUR Rp10. Rp400 ' Rp60.000 Rps00.O0O Sesuai tarif berlaku Rp60.000 Rp13.O00 Rp2s.

00c I.800.700. 9.000 1.000 1.800. KALIMANTAN SELATAN 2 3 .00c 1.700.700. PENGEMUDI.000 1.00c 1.000 1:800.800.000 1.960. LAMPUNG BENGKULU 1 0 .00c i. oB.1s0.700.700. DAN PRAMUBAKTI dalam ru NO PROVINSI SATUAN SATPAM DAN PENGEMUDI PETUGAS KEBERSIHANDAN PRAMUBAKTI (1) I ACEH (2) (3) OB OB OB (41 1. 6.8O0.000 2.580.000 2.I.700.800.000 1.960.740. SULAWESI SELATAN 2 9 .700.700. BANGKA^BELITUNG 11 BANTEN OB OB 1 2 .910.000 1.800.00c 1.800. 3 4 .000 1.TIMUR 17 BALI 1 8 . JAKARTA OB OB OB OB OB 1+. NUSA TENGGARA TIMUR OB OB OB 2 0 .000 1. SULAWESI BARAT 2 8 .ooc // . NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .920.qoc 1.00c 2.700. KALIMANTAN TIMUR 2 4 .000 1.800.800.000 1.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA _o_ 26 HONORARIUM SATPAM.000 1.000 2 5 SULAWESI UTARA 2 6 .OOO 1.900.000 1.700.700.000 1. SULAWESI TENGAH 3 0 SULAWESI TENGGARA ?1 OB OB OB OB OB OB OB OB OB OB 1.800.700.700.000 1.460.730.930.00c 1. KALIMANTAN UTARA OB OB OB 2.000 1.000 1. PETUGAS KEBERSIHAN.ooc 2.910.700.800.BARAT 2.800.000 t. JAWA U TENGAH 1.800.O00 2. PAPUA.000 2.000 1.000 1.800.700.000 1.000 (s) 1.000 1.000 1.OO0 SUMATERA UTARA RIAU 4. GORONTALO 2 7 .000 1.000 1.000 1.700.800.800.140.000 1. KALIMANTAN BARAT 2I KALIMANTAN TENGAH .00c 1.800.000 2.000 1.700.000 1.800.000 1.000 1.00c 1.700.000 1.150. OB OB OB SUMATERA SELATAN 8.800.700.000 1.o00 1.700.00c 1. KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT OB OB 5.oB OB 2 2 .000 1.000 1.000 1.800. YOGYAKARTA 16 JAWA.700.800. JAWA BARAT 1 3 D.740.000 1.000 1.000 1.000 1.K.700.000 1.800.000 1..00c 1.000 1.00c MALUKU 3 2 MALUKU UTARA 33 P A P U A .800.r20.940.7LA.r10.340.700.700.

000 110.000 150. SULA 370.000 25.000 160.K.000 1. 6.000 170. KALII 24. NUSA 20. BAL 1 8 . JAW. RIA 4.000 380.O00 150.000 370. D .000 140.000 150.000 130. 370. LAMF NI BEN( U 10.000 1r0.KARTA JR 420. 9.000 170.000 380.IGGARA TIMUR AN BARAT AN TENGAH .000 2 6 .000 410.000 430.000 110.000 230.000 110.000 370.O00 170.P II 17.000 I 10.000 110.000 430. P A P 34.000 170.008 130.OOO 2 9 .000 150.Ev q.000 430. BANC A. KALII 2 3 . KALII il\ 'oH NIJ IGGARA BARAT .000 110.O00 130.000 5s0.000 140.OOO 130.O00 170.OOO 130.000 L 2 .000 2t. I . JAWA 1 5 .000 370. SULA E] 2 7 .000 110. GOR( T LO BARAT b 120.000 A BARAT A SELATAN OH OH OH OH 150. KALII 380.r -z///11 /I^ WW \UfftrF KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK wk . ]ELITUNC l1 BAN N OH OH 410.000 160.000 150.000 110.000 110. JAWI lJ.000 160.000 150.000 MALT U 3 2 .000 380.000 370.O00 8.000 J-50. PAPU U UTARA A E \RAT 580.000 150.000 t 10.000 160.l s. {AT oH OH OH OH 430.OOA 170.000 140.000 410.000 110.O00 150.O00 150.000 180.000 370.10- 27 SA YA UANG HARIAN PEzuALANAN DINAS DALAM NEGERI dalam rupiah NO PROVINSI SATUAN LUAR KOTA DALAM KOTA LEBIH DARI 8 (DELAPAN) JAM DIKLAT (1) I NUDT (21 A UTARA (3) OH OH OH (4) 360. KALII llt OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 2 2 .000 110.000 360. 7 370.000 120.000 (s) 140.000 110.000 130.Y q.OO0 D.000 150.000 380.IGAH J 14.000 370.000 110.10.000 KEPL JAM SUMl SUMI 9) \N RIAU OH OH 5.000 (6) I10.AN SELATAN AN TIMUR AN UTARA UTARA OH OH OH 440. SULA Ei TENGGARA 380.000 28.000 150.000 110.000 110.000 430.000 480.000 150.000 130.000 130. SUMI 3.000 380.N\\\ il\ .RTA .o 190.000 380.000 170.000 170.00.000 150. SULA 3 0 .000 190.000 2 . SULA 21 SELATAN TENGAH 430.000 150.000 1 6 . MALI 33.000 480. NUSA 1 9 .O00 210.000 150.000 /t .000 120.

OO0 140.000 200.O00 20.000 125.O00 85. zJ- I(ALIMANTAN (ALIMANTAN TENGJ{H SELATAN 140.000 130.ooo 100. YOGYAKARTA to.ooo 95.00o 130.000 130. (ALIMANTAN BARAT a1 OH OH OH 22.000 150.oo0 00. JAWA TENGAH i 5 .ooo 125. 150.ooo oo.000 8.OO0 110.000 l35.oo0 110.000 140.000 120.000 95.OOO OH OH UN 170.OO0 BALI OH OH OH OH OH 100.000 oo.000 30. 11.000 100. 30.OOO NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 . (5) oo.000 120.000 125.OOO 120.000 100.000 95.O00 110.000 30.000 160.11- 2A SATUAN BIAYA FULLBOARD UANG IIARIAN PAKET FULLAOARD SERTA FWLDAY/TTALFDAY DI LUAR KOTA. 9.OOO L 4 .000 oo.)H UH ZJ 26.OOO 95.I.000 115.OO0 95.oo0 115.000 135.oo0 110.o00 to5.000 115.OOO R]AU (EPULAUAN 6.000 105.000 SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH LJrt ]ULAWESI TENGGARA JI MALUKU 3 2 . D.000 l10.K.OOO FULLBOARD DI DALAM KOTA FULLDAY/ HALFDAY DI DALAM KOTA I I ACEH SUMATERA (21 UTARA RIAU BARAT SELATAN (3) OH OH OH OH OH OH Ud 2.000 160. 7.000 120.O00 100.000 130. BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN AWA BARAT D.000 30. JAKARTA OH UN OH OH OH 130.000 85.OO0 95. AWA TIMUR L7 t6 t> 130.O00 110.000 130.ooo 50.000 130.000 85. DI DALAM PAKET KOTA (dalam rupiah) No.000 95. L2 OH Uf.000 {6) 85.o00 20. 27.OOO 115.oo0 10.000 30.OOO 105. 29. PAPUA BARAT OH OH 20.OOO 105.OO0 <ALIMANTAN TIMUR TAL1MANTAN UTARA ]ULAWESI UTARA JORONTALO JULAWESI BARA? OH OH OH .000 110.OO0 150.000 130.OO0 // .OOO 95.O00 115.000 10.000 85. MALUKU UTARA 33 P A P U A 34. PROVINSI SATUAN FULLBOARD DI LUAR KOTA @\ 120. JAMBI SUMATERA SUMATERA LAMPUNG 85.OOO 10. 10.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK .000 95. 28.000 95.I.OO0 85.000 t00.000 150.000 130.000 i05.000 r0.OOO 110.ooo 10..O00 85.000 150.000 125.OO0 95.ooo 140.000 10.000 125.000 95.000 180.ooo 30.000 95.OO0 95.

000 540.SELATAN .o00 1 .000 1.000 497.458.000 400.OO0 4.3.000 923.000 930.000 602.260.1 4 4 .OOO 500.OOO 485-OOO 510.OOO 720.ooo 3s0.OOO r..512. SULAWESI TENGGARA I MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 4.000 3.300.oo0.000 8.o00 463..OOO 380.OOO 5l4. (71 410.524.960.O00 360.O00 884.OOO 550.810.00o 356.664.o00 4.7s3.420^OOO PEJABAT NEGARA LAINNYA/ . o 0 0 2..850.OOO 533.000 OH OH 3 .553.030.817.000 330.808.OOO 650.'ABAT ESELON I (4) 4.OOO 370.000 1.248.000 539.OOO 670.000 135_OOO 1.OOO 280.qo non 370.OOO 420.452.000 450.OOO 850.OOO U .OAA 3.000 .OOO 484.0O0 1.000 949.000 750.359.000 2.O00 l.OOO 286.000 436.000 1.OOO 7L2.000 4 .030.AOO 150.000 703.OOO 420.O00 2.O00 290_OOO 240.222.429.000 L024.000 450.580.000 556.000 460.482.430.320. SANGKA BELITUNG ]ANTEN IAWA BARAT ).000 2.000 770.000 1.000 3.o00 2.000 '900.OO0.000 410.000 3.820.OOO 658.000 r.000 1.000 4.000 550.O00 790.000 910:000 853.000 380.OOO L. OH OH OH OH OH OH OH OH OH ].OOO 414.O00 465.000 L.oO0 l _299.881.OOO 610.1.960.ooo 387.000 460.OOO 400.O00 450.000 oH.000 802.000 4.000 4.298.OO0 280.070.K.000 280.OOO 737.308.O00 374.000 910.228.000 4. YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR . 1l o .o00' t.ooo 450.OOO 304.o00 330.000 3.000 400.OOO 816.000 3.O00 4.000 1.400. .000 3. KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENCAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA SORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SUI.AWESI TENGAH ).QOO 1.400.000 640.O00 360. O 0 0 3l0.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -12 - SATUAN BIAYA PENCITAPAJiI PERJAIANAN DINAS DALAM NEGERI TARIF HOTEL PROVINSI SATUAN PEJABAT NEGARA/ PE.240.OOO 168.OO0.000 3.O00 375.206.030.I.000.OOO r.OOO OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 1.000 1.OOO 841.OOO 1.2s0.620.OOO 4ao ooo 400.AOO 4.I.000 i.OOO 599. JAKARTA JAWA TENCAH D.720.OOO 600.000 808.200.000 8t6.46.ooo 550.OOO 1.OOO 680.010.000 650.080.ooo 4.ooo 380.000 379.030.000.OOO (21 \CEH ]UMATERA UTARA lIAU (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH (sl 1.000 1.oo0 1.OOO KEPULAUAN zuAU IAMBI JUMATERA BARAT ]UMATERA .ooo 1.OOO 470.603.PEJABAT ESELON ]I PEJABAT ESELON III /coLoNGAN (6) 1.OOO 528.OOO 450.220.AMPUNC ]ENGKULU .O00 .000 767.850.000 904.458.OOO l.OOO 816.ooo r. O O OO O O 500.000 IV PEJABAT ESELON IVl GOLONGAN III GOLONGAN 1 /tr (8) 370.s96.750.00O.410.OOO 1.OOO 700.000 4.ooo i.000 720.000 1.000 697.000 3.000 370.ooo r.000 400.000.000.130.858.

A GUL. Perancis 1 7 . GOLONGAN IJ GOL. 4+3 463 466 512 453 419 464 417 318 317 . 386 383 398 385 281 277 295 273 270 240 237 252 242 222 22L 22r 207 241 429 406 4t4 1 2 . Kanada AMERTKA SETATAN 3. 26 27 28 29 456 483 457 Yunani talia 3 0 . Rep. Chile Columbia 8 Peru 9 Suriname 1 0 Ekuador AMERIKA TENGAH 1 1 . C GOL. 24. Belanda 1 9 . Kuba IJ Panama 318 305 307 282 261 272 28I 22L 277 EROPA BARAT L 4 Austria Belgia 1 6 .28I 381 509 476 456 282 382 282 272 322 281 271 32r 24L 20 2I 22 23. D {6) (2) UTARA (3) 527 nATT' @l (5) Amerika Serikat 2 . Mexico +73 404 417 368 343 307 39s 464 436 415 277 323 341 316 2+2 287 297 24r 286 241. Portusal JI Serbia 422 520 '425 401 420 444 4t3 379 472 342 361 334 353 28V 242 372 242 313 333 352 246 24I 371 241 277 /l . Argentina A Venezuela Brazil 6 . Swiss EROPA UTARA Denmark Finlartdia Norwegia Swedia Kerajaarr Inggris EROPA SELATAN Bosnia Her2eqovina Kroasia Spanyol 504 . 472 453 5\7 466 +27 409 465 436 275 354 288 313 286 587 534 342 432 34r 437 25..MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -13- 30 SATUAN BIAYA UANG HARIAN PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI dalam U S$ NO (1) AMERII{A 1 NEGARA GOL. Federasi Jerman 1 8 .

MENTERI KEUANGAN BEPUBLIKINDONESTA -14- alam US$ 330 285 319 U .

India 7 7 . Papua Nucini 9 6 .Rakyat Cina 70 Honskong Iepalg 7I 72 Korea Selatan 7 3 . 88. Uzbekistan R 1 Kazakhstan ASIA TENGGARA 392 456 352 420 287 334 25+ 333 42. D (2) (3) 378 472 (4) (s) 238 320 303 326 238 207 287 (6) 206 286 ASIA TIMUR 6 9 . 91. Srilanka 385 339 352 343 226 196 t73 L72 t66 24L 181 r67 242 3+8 351 79. Korea Utara ASIA SELATAN 519 421 395 262 297 207 261 296 206 74. Bangladesh 7 6 . Singapura 84 85 86 Malaysia Thailand Mvanmar Laos Vietnam Brunei Darussalam Kamboia Timor Leste 412 424 381 392 368 87. Fiii 92 439 392 403 246 42s 385 363 387 353 329 272 222 276 237 221 271 221 224 192 179 // . 380 383 '374 '296 90. IJ GOL. Afganistan 7 5 . 89. Philipina 8 3 . C GOL. A GOLONGAN GOL. Iral 263 203 201 260 r82 t67 202 r66 181 ASIA TENGAH 8 0 . Ka. Rep. 392 278 290 253 275 250 262 265 256 223 354 222 224 212 211 t97 202 204 197 t97 229 22r 221 2IL 201 196 196 196 r96 796 196 ASIA PASIFIK Australia 93 Selandia Baru ' 9 4 . Pakistan 7 8 .ledonia Baru 9 5 .MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 15- NO (1) NEGARA JLjL.

32.6qO s Begawan tdad 4.350 2.67C 5.gLo 2.1.-q19 ___q.65C 9. 23. 29. L6.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -16- 31 AN BIAYA TIKET PEzuALANAN DINAS PINDAH LUAR NEGERI IONE WAYI NO.900 7.880 9.984 3.730 4. PERWAKILAN " Dr Dhabi JAKAR?A .080 4.790 8.260 IL.473 5.4rO 960 2.630 4.62 3. L7.330 9. 3.600 3.081 6.t63 '1.976 4.220 2.300 3.140 3.23 6. (2\ (3) 1.890 2.840 2.37O 1.060 3. 18.820.950 3. 21. !l terdam ara manarivo na 4.878 8.4'l.279 1.160 R 1CO 657 3 00r) 3.150 3.05C r.140 ros Aires tfn 27.670 3.720 2.800 7..C r.620 3.370 2.460 2.ggg Town cas 4.6\0 4. 26.310 4.200 --.10O 4.949 660 10.29O 7.130 3.41O 3.880 5.610 2.430 tL.550 7.594 8.660 4 21) I 1.'1.060 5.712 3.594 7.3+O 5.L90 880 31.590 3.860 2.2IO 5.82A R.360 4. 7.4.036 3.O80 3.27O 3. 2.620 4.79O 3. 28.232 7.1. 3.ggg r ta ilia islava 2.320 2.810 2.910 1O.. 4.49C 3.376 2.380 6.950 6.Fr-.437 4.660 4.810 2.970 3.300 3.730 2.860 5.86C 3. 3kok ng rt rad .200 3.662 5.7OC 7.410 4.820 540 7.590 4. 9.060 1.399 r.090 . Business (41 3.980 3. 15.106 924 1.450 8.3OO 9. 11. rgo [( nbo 2.020 4.150 (/ .O76 5.703 t.82O 6.39O 10.690 3.rsf (8) 3.420 7.060 5. 5.500 6. 6.85C 6.351 7.680 1.24O 3.7T2 2.O76 4.450 8.8q0_ 4.500 2.960 Frrsf (s) 3.09c 3.4L3 1. orJ uoff? ?.79O 8.80O 5.700 1.249 r.Igo 5.+50 3.PERWAKILAN Publi. L9.23 6.49o 1.346 3. n 940 1.310 1. 13.610 7.280 5.620 3. 8.750 2. JAKARTA Published Buslness (6) ffl 1.460 3.424 957 ? o?n 4 16? 730 I.720 969 4.520 3.220 6.67O 1.190 2.850 530 r-479 1.838 55C 1.2ro 3.221 3.73O 3.450 2. L4.460 2.160 3.346 u sel tc rarest t lpest 5.41C 4.270 7.750 9.930 663 3.shed PERWAKILAN.990 t2.75A 6.473.306 3.400 ia is Ababa r nan 2.730 3.O40 1. 22.260 8.O2O 1.6t2 7. 20.89C 4.000 3. 25.

810 7.030 3.357 r.1. Kopenhagen 2.730 5. 43. 38.310 2.12A 4.270 3.166 2. 35.!50 2.07C First (8) 9.130 6.100 8. Khartoum 6 1 .420 L.O90 6.060 450 360 530 1.340 874 7.700 840 1.O30 /f/ .460 7.740 3.740 2.740 2. 50.977 L.1LO 3. Helsinki Ho Chi Minh Hongkong 3.5O0 Kuwait Lima Lisabon London L0.770 2.420 6.T14 .g Davao Citv Den Haag Dhaka (3) 3.350 1.280 880 Dili Doha Dubai Fralkfurt 42.Business @\ Frrsf (21 Damascus Dar Es Salaam Darwi.630 8.427 6.390 t. 53.550 3.53C 3. 59.469 3.610 2.260 6.720 948 686 Harare Havana 48 49.325 2.590 2. 55.632 4. 40.700 6.95O 2.540 3.180 .25O 6.610 660 890 Houston Islamabad 2.t20 3.470 3.499 3.I40 1.010 3.842 1.124 6.930 {s) 9.O10 715 3.200 4. 34.260 2.745 750 1.7lQ 6 3 .980 420 450 470 L.600 5.010 2.O00 3.230 1.635 684 527 890 2.01C 1.208 3.23O 4.2L3 2.120 4.3s0 3. 45.ArO 1.220 5. Kota Kinabalu 64.480 49r 2.125 890 3. 37.O80 5.410 4.530 3.290 4.2I3 2.950 3.72C 5.130 I.620 4.39O 5.970 4.380 Istanbul Jeddah Jenewa Johor Bahru Kaboul Karachi 2. 58.4OO 2.t67 300 2.540 49r 2.600 1.400 2.12C/ 8.930 1.802 1.015 1O.L21 1.4.530 828 686 1.33O 97I 860 2.070 4.L6A 7.77C 3.600 3.990 1.65C 7. 54.32C L.62r 2.060 830 2.930 2. 67. 69.780 6.590 684 527 770 2.34O 990 3.3rO 2. 36.740 r.roo 7.470 7.941 7.390 2.ooo 5.350 r.601 2.52O 3.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -77dalam NO.060 609 3.490 1.409 6.460 t.500 3 .24O 7.240 7. 1.790 770 Business . 44.030 1. 68.470 3.703 4.490 3.245 1. Kuala Lumpur Kuching 65.973 2.JAKARTA Pubtished (6) 3.5O0 2.519 8.730 2.630 3.700 6.390 2.92C I. 51 52.430 4.420 3.880 r.190 2.150 4.180 1. (1) 33. 39.630 3.170 250 2.7lt 7.97O 1.89O 3.703 1.825 950 3.190 2.O4O 1.PERWAKILAN htblished PERWAKILAN . Kiev 6 2 .59C (71 5.859 2.606 3.620 7.926 2. 46 +t Guangzhou Hamburg Hanoi 6.714 1.630 2.730 4.180 L. 11 0 s90 980 2. 41 Dakar PERWAKILAN JAKARTA .063 1.550 4. 66.o2o 3.340 1.I20 4.130 1. 57.770 60.700 5.92C 2.100 .160 1.97L L.827 5.3. 56.500 2.360 1.

8Oo 2. 94. LO2.308 3.24O 5.470 Business (21 ts \ngeles Q (s) 4.690 r.440 3.O70 613 I.458 al AJ pl uto .120 Firs/ (8) 4.060 6.980 9.352 1.612 2.880 4.9o5 r.O50 5.439 L. 74.740 6.743 .890 1.900 t. 91.800 5.927 4.495 1.700 860 I.O59 2.610 1. 85. 93.4L7 1.819 3.7O3 1. 95.735 5.937 L3.48O n Francisco a lago 5.O6C rbay 4i lat 1.880 3. 75. 84.960 1.49C 5.O90 rla 4.595 3.O4O 3.100 1.120 70. 92.O70 3.87A 2.290 613 1.064 2. 86.570 14.080 7.790 2.342 3.32O 4. 89.52C 3.818 4.380 5.814 2.480 9.981 2.89O 4. 80.630 7.340 2.350 3.607 4.785 6.153 460 790 730 1.550 12.190 t.650 2.420 6.350 )ourne co City KOw' 2.4IO 5.46A 1.JAKARTA Published {6) L.460 3.500 2.680 950 2.1go 7. 81.49o 2.280 3.250 3.35C 7.870 7.809 2. 88.390 7.611 '6.690 1.059 2.500 3.670 800 2.loo i.449 14.162 9.930 1 190 3.540 7. 97.s72 t.990 4.206 2. 101.840 4..92C 7.563 5.530 3. 72. ih 2. 83.750 3.7I0 1.390 6. (1) PERWAKILAN JAI(ARTA .690 100.690 12.100 6.150 Firsf {3) PERWAKILAN .260 1.670 1. 82.080 5.450 r. 5 5L 1.530 1.300 3.50C 1.PERWAKILAN Published Buslness ftl 3.O50 ! 73.832 3.73c 2. 77. 103.L29 436 970 4.94O 4.900 3. 7L.520 4.914 2.890 1.34O 7.60C ryang h .650 levo I.240 4.L 2. 79.730 670 3.493 2.250 g.310 2.412 734 2 .040 2.800 1.44I 5.200 4.620 4.620 6.818 3.720 2.937 74. 76.520 r.599 6. 94.809 2.285 2.110 4.819 3.O10 (71 3.620 3.I49 3.O40 5.27o 970 2.300 5.910 7.605 1.4r7 3.760 1.538 6.130 York nea ia iva n rrna City maribo ng m Penh Moresby a F 3.595 4.882 2.830 1.890 1.620 5.617 4.530 5.O7C 8. 98.36C 2.580 1.342 3.87O 4.eille 2.699 6.840 6.24O 5.280 2.28O 7.72O 8.980 rbi Delhi 3.130 900 2. rid ama ila I.412 734 2. 87.500 4. 99.960 1.75C 5.612 2.N€l Nrffir% WJELS €w4F KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK W -18- NO.260 4.000 1. 105. A r./ .870 5.080 2.3LO 970 2. LO6.500 5.160 4.9rO 1.450 3.239 2. 104.492 2.320 2.51C 3.830 3. 96. 78.L62 8.370 1.690 650 3.580 3.840 1.94O 5.

Shanehai 1 0 8 .62C 2.640 1.810 950 3.290 5.51C r.192 3. Wellington tza. Washington :1.360 2.840 3.59C 4.O7C 1.320 1.JAKARTA PubtistLed Business (6) {71 1.0L7 647 r o 7 .744 534 3.680 4.910 .060 2.196 w\ 1. Vientiane r.t20 3.9o4 1.32C 3.320 950 3.890 900 L.76C 2.819 1.460 t. Windhoek 1 3 0 .980 r.393 3.2rO L.600 4.1 ) (3) L.890 92C r2 3 .O 2.760 2.420 3. Tolryo 1 1 8 .97O 5.52O 7.256 5.050 4.654 4.39O 647 5.6r1 5.31.300 2.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -19- NO.L92 3. PERWAKILAN Q) JAKARTA .L+O 7. feheran 1 1 7 .800 3.990 2.190 r.310 1.790 r 2 5 . Tunis t21.650 6.. Toronto 1 1 9 . Sofia 1 1 0 .590 2.990 r.100 9.010 350 L. Yangoon 131.800 8.87O 3.34C (s) 2.010 4.380 1.710 1.7LO 2.200 6.390 3.740 4.405 4.9Lt 7.9o4 1.733 r.800 2.370 3.672 450 1.+2O 2.444 5.19C 2.920 8. Var-rCouver 2.O42 5.770 5.(8) Business First (. Vatican 124.900 500 2.890 4.4tO 3.100 6.945 534 3.733 2. Singapura 1 0 9 . lashkent 1 1 5 .978 322 1.14O 3. Iawau t 1 6 .480 3.PERWAKILAN Published PERWAKILAN .420 3.220 6.810 First .720 1.03C 750 1.5OO 4.250 1.200 6. Suva 11 3 .840 2. Tripoli r 2 0 .280 3. Songkbla 1 1 1 Stockholm T T 2 .370 1.380 4.97O 2.580 2.850 3.550 T.480 1.561 940 2.930 890 6.390 420 1.940 2.ggo 1.930 s00 2.190 2..660 4.48O 1.25O 4.654 4.55C 8.580 2. Vanimo r.230 4.057 4.190 3. Sydney 1 7 4 .2OQ r2 7 .23C 1. 1.610 3. Warsawa 126.10C 9.730 2.460 2.4O5 4.755 750 1.27A 5.819 r22.670 4.890 2.450 1. Wina r 2 9 .570 3.

Dalam hal terdapat yang kegiatan lokasinya berjauhan dengan tempat kedudukan Bendahara . Untuk KPA yang dibantu oleh salah satu atau beberapa PPK. // . jumlah staf pengelola keuangan paiing banyak 3 (tiga) orang termasuk PPABP. di lingkungan Petugas Pengelola Pengguna Anggaran (KPA) dapat menunjuk PPABP honorarium Administrasi Belanja Pegawai (PPABP). pengeiola e. staf d. Jumlah staf pengelola keuangan untuk setiap PPK paling banyak 2 (dua) e{a3q. dengan". staf pengelola keuangan sesuai dengan pagu belanja pegawai yang dikelolanya. Henorarium Bendahara Pengeluaran pembantu diberikan mengacu pada honorarium staf pengelola keuangan sesuai dengan dana yang dikelolanya. Pengelola Keuangan pada berdasarkan besaran pagu ketentuan sebagai berikut: a. b. Jumlah . besaran honorarium sesuai dengan pagu masing-masing DIPA.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -20- PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI Honorarium Perianggung Jawab Pengelola Keuangan diberi setiap satuan kerja. Honorarium tersebut dibebankan pada masing-masing DIPA. honorarium yang dikelola untuk setiap DIPA. Untuk KPA yang merangkap sebagai PPK. dapat diberikan honorarium sesuai dengan jumlah DIPA yang dikeiola. Kepada Penanggungjawab Pengelola Keuangan yang mengelola lebih dari 1 (satu) DIPA. Menteri/Pimpinan Lembaga atau pejabat yang diberi kuasa dapat mengangkat satu atau lebih Bendahara Pengeluaran Pembantu guna kelancaran pelaksanaan kegiatan. jumlah keuangan paling banyak 6 (enam) orang.t keseluruhan alcikasi dana un'uuk honorarium pengelola keuangan dalam 1 (satu) tahun paling banyak 10% (sepuluh persen) dari pagu yang dikelola. Untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pelaksanaan kerja. Besaran diberikan mengacu pada honorarium. termaSuk PPABP.Pengeluaran dan/atau beban kerja Bendahara Pengeluaran sangat berat. c. Kuasa administrasi satuan belanja pegawai . f.

000. Catatan: Dalam hal Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan Kelompok Kerja ULP telah ditetapkan sebagai jabatan fungsional dan telah diberikan tunjangan jabatan fungsionalnya.O0O.00 penyedia pada atau pemenang pada seleksi menetapkan jasa konsultansi iangsung untuk paket pengadaan .pada di atas nilai dengan lainnya baranglkonstruksi/jasa (seratus miliar rupiah). maka pemberian honorarium untuk Kerja ULP dan Kelompok Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa dinyatakan tidak berlaku.1a Unit oleh Honorarium d. Honorarium Panitia Pengadaan Barang/Jasa Layanan Pengadaan (ULP) dan Kelompok Ker. diselesaikan dan menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan d.ilaksanakan sesuai dengan ketentuan kontrak.OOO.iberikan kepada pegawai negeri yang diangkat Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menjadi Kerja ULP untuk Panitia Pengadaan Barang/Jasa atau Kelompok Panitia Anggota pemilihan penyedia barang/jasa. Honorarium Penerima Hasil Pekerjaan Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang ditunjuk oleh PA/KPA telah pekerjaan hasil terhadap penilaian melakukan untuk Iang. Pengguna Anggaran diberikan honorarium (1) dalam hal: penetapan pemenang atas pelelangan atau penyedia melakukan pengadaan paket untuk penunjukan iangsung . c.2r- 2.l . Barang/Jasa dan Kelompok Kerja ULP paling kurang 3 (tiga) orang.O0O. Honorarium sedangkan per bulan.000.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA -. Honorarium oleh Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diangkat Pengguna/Kuasa melaksanakan untuk Pengguna Barang/Jasa pemilihan penunjukan penyedia melalui barangfjasa paket pengadaan langsung/pengadaan langsung untuk barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya yang bernilai paling tinggi Rp2OO:000. .' ' penunjukkan dengan nilai di atas Rp10.0OO. Hasil Pekerjaan diberikan Pejabat Penerima paket per diberikan Pekerjaan Penerima Hasil Panitia honorarium keii . b.0O0. (2) 3 .000.00 (sepuluh miiiar rupiah).0O (dua ratus juta rupiah) untuk paket pengadaan jasa konsultansi yang bernilai paiing tinggi Rp5O. melaksanakan Pengadaan . Honorarium Pengadaan Barang/Jasa Pejabat Pengadaan Barang/Jasa a.000. dan Rp1O0.00(lima puluh juta rupiah).

dengan tidak. Catatan: Kementerian negara/lembaga tidak diperkenankan memberlakukan biaya Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan dalam pgngelolaan SAI. ditetapkan orang. atas d. perekayasa muda. Honorarium Pengurus/Penyimpan Barang Milik Negara satuan Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi pengelola SAI adalah sebagai berikut: 7 (trauh) orang.tugas rutin selaku pengurus / penyimpan barang berdasarkan surat keputusan pengguna barang.orang.iberikan pengurus/penyimpan barang milik negara paling banyak 4 (empat) orang pada tingkat pengguira barang dan 2 (dua) orang pada tingkat kuasa pengguna barang. SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN) Ketentuan mengenai jumlah a. Jumlah pejabat/pegawai honorarium selaku yang dapat d. Honorarium Pengelola Sistem Akuntansi Instansi {SAI) Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas melakukan pengumpulan data. Honorarium Kelebihan {** Perekayasaan kepada diberikan Honorarium atas kelebihan jam kerja normal yang fungsional perekayasa yang terdiri dari perekayasa utama.^/ . pencatatan. perekayasa madya. Honorarium Pengilola Penerimaan Negara Bukan pajak (pNBpl Honorarium diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk pengelola pNBp paiing banyak mengelola PNBP.asar Keputusan Menteri paling banyak bukan atas dasar Keputusan Menteri paling banyak 6 (enam) Honorarium pengurus/penyimpan barang milik.diberikan uang iembur dan uang makan lembur. ditetapkan dan b. pengikhtisaran sampai dengan peiaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada kementerian negara/lembaga sesuai dengan unit akuntansi masing. dan.negara diberikan kepada pejabat/pegawai di lingkungan pengguna barang dan kuasa pengguna barang yang melaksan akan. paling banyak 4 (empat) j. JumJah staf/anggota 5 (lima) .perekayasa pertama yang diberi tugas berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang untuk melakukan perekayasaan. baik yang dikelola secara prosedur manual maupun terkomputerisasi. .masing.m sehari. Jumlah alokasi dana untuk honorarium Pengelola PNBP dalam 1 (satu) tahun paling tinggi sebesar IOo/o (sepuluh persen) dari penerimaan PNBP setiap satuan kerja.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -22-.

sekretariat peneliti/perekayasaan. Honorarium Kegiatan Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/ focrrs Group Discussion/ Kegiatan Sejenis 9.berasal dari lingkup unit eselon I penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eselon I penyele nggara f masyarakat. Honorarium Penudang Penelitian/Perekayasaan Honorarium yang diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang terdiri dari pembantu peneliti/perekayasa. Honorarium ketentuan: narasumber diberikan kepada pegawai negeri yang informasi l. pembantu lapangan yang berdasarkan surat perintah pejabat yang berwenang diberi tugas untuk menunjang kegiatan penelitian/perekayasaan yang dilakukan oleh fungsional peneliti/perekayasa Terhadap pembantu peneliti/perekayasa sebagaimana tersebut di atas yang berstatus pegawai negeri tidak diberikan uang lernbur dan uang makan lembur. 2./ . 1 Honorarium Narasumber/Pembahas Honotarium memberikan masyarakat. ./perekayasa. Dalam hal penelitian lperekayasaan dilakukan bersama-sama dengan pegawai negeri (non fungsional peneliti/perekayasa). Catatan: 1. dan 2). 9 .pengetahuan kepada pegawai negeri lainnya/ narasumber pegawai negeri dapat. pengolah data. koordinator pen-eliti. petugas' survey. 9 .MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -23- 8.2 Honorarium Moderator Honorarium moderatbf diberikan kepada pegawai negerif non pegawai negeri yang melaksanakan tugas sebagai moderator pada kegiatan seminar I r akor / sosialisasi/ disemina si I fo ans group dis cus sion / kegiatan sejenis. Pelaksanaan kegiatan seminar/iakor/sosialisasi/diseminasi/ foarc group dlscusslon/kegiatan sejenis dapat menggunakan jasa moderator dalam hal diperlukan.kepada pegawai negeri (non fungsional peneliti/perekayasa) atas penugasan penelitian yang dilakukan di luar jam kerja normal diberikan honorarium paling tinggi sebesar 85% (deiapan puluh lima persen) dari honorarium kelebihan jam perekayasaan untuk perekayasa pertama. diberikan dengan 1) berasal dari luar lingkup unit eseion I penyelenggara. . Honorarium penunjang penelitian lperekayasaan diberikan secara selektif dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektifitas.

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

-24-

Catatan: Satuan jam yang d.igunakan untuk kegiatan

Seminar/rakor/sosialisasi/diseminasilfoc;.re group disanssionf sejenis . jam setara dengan pelajaran, paling 45 (emp'at puluh lima) *..,it.

kegiatan kurang

Honorarium Panitia Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/llocus Group Discassi on I Kegiatan Sejeriis Honorarium dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas sebagai panitia untuk melaksanakan kegiatan seminar/ rakor f sosialisasi/diseminasil foarc group discussion/kegidtan sejenis sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar lingkup unit eseion I penyelenggara/ masyarakat. Dalam hal pelaksanaan kegiatan seminar/rakor/sosialisasi/diseminasi/ group dlscusslon/kegiatan sejenis memerlukan tambahan panitia yarrg
berasal dari non pegawai negeri harus dilakukan secara selektif denga.n mempertimbangkan urgensi, dengan besaran honorarium mengacu pad.a besaran honorarium untuk anggota panitia. Jumlah panitia maksimal Honorarium Honorarium melakukan berwenang. Honorarium Penyuluh 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta.

Non Pegawai Negeri

diberikan kepada non'pegawai negeri yang ditunjuk untuk penyuiuhan pejabat yang berdasarkan surat keputusan

Rohaniwan

Honorarium yang diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang ditugaskan sebagai rohaniwan pada saat' pengambilan sumpah jabatan. Honorarium sudah termasuk uang transpor bagi rohaniwan. Honorarium Kegiatan Tim Pelaksana Kegiatan dan Sekretariat Tim Pelaksana

13.1. Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan Honoiarium Tim Pelaksana Kegiatan dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non pegawai yang diberi tugas untuk melaksanaican Presiden/Menteri/Pejabat kegiatan berdasarkan surat' keputusa4 Setingkat Menteril.Pejabat Eselon IIKPA. .Terhadap tim pelaksana kegiatan yang dibentuk berdasarkan ketetapan Gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah dan sumber pendanaannya berasai dari AnggararL Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yar,g diberikan maka besaian honorarium .dalam pelaksana pelaksanaannya tim disetarakan dengan honorarium kegiataq yang ditetapkan oleh Menteri/Pejabat Setingkat Menteri.

','

//

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

-25-

Ketentrran

pembentukan

tim adalah sebagai berikut:

a) mempunyai

keluaran jelas dan terukur; yang mengharuskan untuk mengikutsertakan

b) bersifat koordinatif . .eselon I lainnya;

c) bersifat temporer, pelaksanaannya

perlu diprioritaskan;

d) merupakan perangkapan fungsi atau tugas tertentu bagi pejabat negaraf pegawai negeri disamping tugas pokoknya sehari-hari; dan" e) dilakukan 13.2 Honorarium secara selektif, efektif, dan efisien. Sekretariat Tim Pelaksana Kegiatan

Honorarium diberikan kepada pegaw ai negeri/non pega\Mai negeri yarlg diberi yang tugas untuk melaksanakan kegiatan administratif berfungsi pelaksana untuk kegiatan. menunjang tim kegiatan Sekretariat Tim bagian tidak Pelaksana merupakan Kegiatan terpisahkan dari tim pelaksana kegiatan. Sekretariat tim pelaksana kegiatan hanya dapat dibentuk untuk tim pelaksana menunjang kegiatan yang ditetapkan oleh Presiden/Menteri. Jumlah orang. Catatan: 1. Dalam hal tim telah terbentuk selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, kementerian negar al lernbaga melakukan evaluasi terhadap ungensi dan efektivitas keberadaan tim untrik dipertimbangkan menjadi tugas dan fungsi suatu unit organisasi, 2. Keikutsertaan kegiatan/tim honorariumnya pejabat negarafpegawai negeri sekretariat dibatasi tidak diatur dengan ketentuan: dalam tim pelaksana pemberian namun sekretariat tim peiaksana kegiatan paling banyak 7 (tu1uh)

hanya a. Pejabat negarafpejabat Ilil setiap' bulannya eseion yang bersumber dari diperkenankan tim menerima honorarium yang (DIPA) Kementerian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran . bersangkutan (termasuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan) paling banvak untuk 2 (dua) tim pelaksana kegiatan; b. Pejabat eseloh Ili1ry, dan pejabat fungsional serta pelaksana setiap tim yang bulannya hanya -ciiperkenankan menerima honorarium (termasuk bersumber dari DIPA Kementerian yang bersangkutan sebanyakdan Tugas Pembantuan) DIPA d,ana Dekonsentrasi banyaknya untuk 3 (tiga)-tim pelaksana kegiatan.

(/

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Honorarium

Tim Penyusunan

Jurnal

Honorarium tim pen5rusunan jurnal dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk rnenjrusun dan menerbitkan jurnal berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Unsur sekretariat adalah pembantu umum, pelaksana dan yang sejenis, dan tidak berupa struktur

rganisasi tersendiri. norarium Tim Penyusunan Buletin/Majalah Honorarium tim pen1rusunan buletin/majalah dapat diberikan kepada pegawai negeri yang diberi tugas untuk menJrusun dan menerbitkan buletin / maj alah, berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang. Majaiah adalah terbitan berkala yang isinya berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui p"*b."". Buletin adalah media cetak berupa selebaran atam majalah berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik yang ditujukan untuk lembaga atau kelompok profesi tertentu. onorarium Tim Pengelola Website
Honorarium tim pengeloia utebsite dapat diberikan kepada pegawai negeri

diberi tugas untuk mengelola uebsite, berdasarkan surat keputusan
pejabat yang berwenang. Website yang dimaksud leh unit eselon Ilsetara. disini adalah yang dikelola eselon II diberikan

Dalam hai utebsite yang dikeloia oleh unit vertikal setingkat i daerah. maka kepada pengelola website tersebut dapat norarium tim pengelola uebsite.

Honorarium Penanggung Jawab Pengelola Keu'angan pada Satker yang lola Belanja Pegawai , Honorarium penanggung jawab pengelola keuangan pada satuan kerja yang khusus mengelola belanja pegawai dapat diberikan kepada pegaryai negeri
yang -ditunjuk untuk melakukan kementerian negara/lembaga/satuan berwenang. rarium Sidang/Konferensi pengeloiaan belanja pegawai pada kerja sesuai surat keputusan pejabat

Internasional-Konferensi

Tingkat

enteri,

Senior Official Meetlng {Bilateral/ Regional/Multilateralf

onorarium sidang/konferensi tingkat menteri, internasional-konfrensi i.er officiat meeting (bilateral/regional/multilateral) dapat diberikan kepada pelawai negeri penyelenggar^ kegiatan sidang/konferensi yang Cihadiri/pesertanya : pejabat setingkat menteri atau senior oJficial

sarkan surat keputusan pejabat berwenang.
//

Narasumber Kelas A : Narasumber non pegawai negeri yang disetarakan dengan Menteri. pe gawai geri ne penye lenssara giatan ke Tf.. : --Narasumber non pegawai negeri yang disetarakan dengan pegawai negeri Gol III/c sampai dengan IV lb dan perwira menengah TNI/Polri.. berkuasa yang menjabat kepala p"ttrrh. ketua dan wakil ketua lembaga negara. Narasumber Kelas C Biaya tiket dan penginapan untuk narasumber tersebut ditanggung oleh penyelenggara. pegawai negeri Gol IV/c ke atas.Narasumber Kelas B : Narasumber nbn pegawai negeri yang disetarakan dengan duta besar luar biasa dan.. Satuan Biaya Narasumber Kegiatan di Luar Negeri Satuan biaya yang diberikan kepada narasumber non pegawai negeri WNI yang untuk kegiatan uorkshoplseminar/sosialisasi/sarasehan diselenggarakan di luar negeri. 2 hari sebelum kegiatan + hari dinas. 19. Pegawai negeri penyeienggara kegiatan tidak diberi uang harian perjalanan dinas. Jumlah hari paling banyak pemberian honor: t hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + t hari setelah kegiatan. besar duta perwakilan. . perwira tinggi TNI/Folri. berdasarkan surat keputusan dari pejabat berwenang.torkshop/ seminar/ sosialisasi/ sarasehan berskala internasional.. 20.ilTr# lXl J ff l*Tglijffi Workshop/Seminar/Sosialisasi/Sarasehan ". Hari pelaksanaan disesuaikan dengan lama pelaksanaan kegiatan. ' Senior Official Meeting (SOM) : : 3 hari sebelum kegiatan + hari kegiatan + 2 lnari setelah kegiatan.-. . .. anggota lembaga negara. Honorarium Internasional Berskala Honorarium utorkshaplseminar/ sosialisasi/sarasehan berskala internasional dapat diberikan kepada pegawai negeri penyelenggara kegiatan u.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jumlah hari (paling banyak) pemberian honor: Kon-ferensi Tingkat Menteri (KTM) .

melibatkan peserta dari eselon I lainnya/masyarakat. Honorarium Penyelenggara Ujian merupakan uang imbalan bagi pen1rusun naSkah dan. penanggirng kepala satuan kerja).angan yang ditandatangani setingkat eseion trI/kepala satuan kerja. b.ndldik*. dan tinggi. dilengkapi dengan surat und. minimal 4 jarrr di luar jam kerja.pengawas ujian pada pendidikan tingkat dasar. Sedangkan untuk p.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA Vakasi dan Honorarium Penyelenggara Ujian Vakasi merupakan uang imbalan bagi penguji atau pemeriksa kertas ujian pad? pendidikan tingkat dasar. Uang saku rapat di dalam kantor dapat dibayarkan sepanjang: a. menengah. /f/ . oleh pejabat e.t tingkat tinggi. Pada pendidikan tingkat dasb. surat pernyataan yarrg ditandatangani pelaksanan kegiatan oleh jawab kegiatan (pejabat minimal setingkat eselon IIll . satuan biaya pengawas ujian sudah termasuk Lrang transpor. dan tinggi. d. Uang makan lembur diperuntukkan bagi semua golongan dan diberikan seteiah bekerja lembur paling kurhng 2 (dua) jam secara berturut-turut dan diberikan maksimal 1(satu) kaii per hari. tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. Satuan Biaya Uang Makan Pegawai Negeri Sipil {PNSI uang makan diberikan kepada pegawai berdasarkan jumlah hari masuk kerja. fullday. dilaksanakan c. vakasi tidak diberikan unluk p"rry"l"rrggaraan ujian yang bersifat latihan dan ujian lokal. vakasi dapat diberikan untuk ujian masuk. surat tugas bagi peserta dari unit penyelenggara yang ditandatangani oleh pejabat setingkat eseion Il/kepala satuan kerja. ujian tengah semester. dan haffiag).r dan menengah. ujian akhir Semester dan ujian akhir. Uang lembur merupakan kompensasi bagi pegawai negeri yang melakukan kerja lembur berdasarkan surat perintah dari pejabat yang berwenang. negeri sipil yang dihitung Satuan Biaya Uang Lembur dan Uang Makan Lembur a. dan f. menengah. Satuan Biaya Uang Saku Rapat Di Dalam Kantor Uang saku rapat di dalam kantor merupakan kompensasi bagi pegawai pegawai negeri/non negqd yang melakukan kegiatan rapat yang dilaksanakan di dalam kantor sebagai pengganti atas pelaksanaan sebagian kegiatan rapatlpertemuan di luar kantor (fullboard. b.

Satuan biaya ini pada dasarnya merupakan bantuan yang diberikan pemerintah kepada pejabat negaraf pegawai negeri yang berkenaan. Honorarium Satpam. alokasi honerarium dapat ditambah paling banyak sebesar 15% (lima belas persen) dari satuan biaya. dan biaya angkutan barang dari tempat asal sampai dengan tujuan. Untuk satpam. dan pramubakti dengan melalui jasa pihak ketiga/diborongkan. t/ . pengadaan bahan-bahan. Dalam hal struktur organisasi pada kementerian negarallembaga.. 26. dapat dibayarkan sepanjang b. saku rapat di dalam kantor belum termasuk 25. maka satuan biaya uang saku rapat di dalam kantor dapat diberikan untuk rapat yang melibatkan eselon II lainnya.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLTK -29 - Catatan: a' Uang saku rapat di dalam kantor . Satuan biaya uang konsumsi rapat. Satuan Biaya Pengepakan Pindah Dalam Negeri dan Angkutan Barang Perjalanan Dinas Satuan biaya pengepakan dan angkutan barang perjalanan dinas pindah dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengepakan dan angkutan barang pindahan yarlg diberikan kepada pejabat negara/pegawai negeri yang dipindahtugaskan berdasarkan Surat Keputusan pejabat yang berwenang. biaya bongkar muat. c. Pengemudi. berdasarkan surat keputusan pejabat yang '' berwenang/kontrak kerja. Petugas Kebersihan dan Pramubakti Honorarium diperuntukkan bagi non pegawai negeri yang ditunjuk untuk melakukan'kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya. beSaran tersebut tidak termasuk seragam dan perlengkapan. .6 (enam) kriteria telah terpenuhi. maka satuan biaya ini dapat dilampaui mengacu pada ketentuan tersebut. Dalam hai ketentuan mengenai upah minimum'di suatu wilayah lebih tinggi aailpada satuan biaya dalam Peraturan Menteri ini. petugas kebersihan. hanya terdapat satu eselon I. pengemudi. Satuan biaya ini sudah termasuk ongkos tukang.

aU/haWag dr dalam kota diberikan kepada peserta dan panitia kegiatan rapat/pertemuan yang cliselenggarakan di luar kantor sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan paket fullboard dan fulldaA/haAdaA di dalam kota. d. Catatan: . Rp.00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). untuk 1(satu) hari sebelum dan/atau 1 (satu) hari sesudah pelaksanaan kegiatan. dan Rp130. Satuan Biaya Paket Fullboard Uang Harian Paket Fullboard dan Fulldagl Halfdag di Dalam Kota di Luar Kota.an futld.(karena Dalam rangka perencanaan penganggaran. Uang harian diklat diberikan kepada pegawai negeri/non pegawai negeri yang diberikan tugas untuk mengikuti kegiatan pendidikd. Menteri serta setingkat Menteri).MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -30- Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya uang harian perjalanan dinas dalam negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari pegawai negeri/non pegawai negeri dalam menjalankan perintah perjalanarrdinas di dalam negeri. Besaran uang representasi per hari masing-masing sebesar Rp250.o00.oo (seratus tiga puluh ribu rupiah). Satuan Biaya Uang harian paket fu|board.dinas' jabatan hanya dalam rangka peiaksanaan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan.grtasi dan/atau pelaksanaan kegiatan dan guna mempersiapkan penyelesaian pertanggungjawaban) dan peserta (karena faktor transportasi memerlukan diluar waktu waktu tambahan berangkat/pulang untuk pelaksanaan kegiatan) {apat dialokasikan biaya penginapan dan uang harian perjalanan dinas sesuai ketentuan yang berlaku.0oo.00 (seratus sembilan puluh ribu rupiah).n dan pelatihan yang diselenggarakan di dalam kota yang melebihi 8 (delapan) jam atau diselenggarakan di luar kota. Uang repres€ntasi diberikan kepada pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga tinggi negara. Satuan biaya uang harian paket fuLtboard di luar kota diberikan kepada peserta dan panitia kegiatan rapatfpertemuan yang diselenggarakan di luar kantor sebagaimana dimaksud dalam satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan paket fullboard di luar kota. /q/ . kepada panitia faktor transp. pejabat eselon I dan pejabat eselon iI pada saat melaksanakan perjalanan .000.190.

duta besar. dan uang penginapan. b. Dalam pelaksanaannya. Satuan Biaya Uang Harian Perjalanan Dinas Luar Negeri Satuan Biaya Uang Perjalanan Dinas Luar Negeri merupakan penggantian biaya.' (/ . merujuk pada besaran uang harian nbgara dimana Perwakilan RI bersangkutan berkedudukan. utusan khusus presiden (special enuog) dan pejabat lainnya yang setara. transpor lokai. pegawai negeri sipil golongan IV/c ke atas. pejabat eselon il. dan pejabat negara lainnya yang setara. uang saku. Golongan A menteri.negeri sipil golongan IIIIc sampai dengan golongan IV lb dan perwira menengah TNI/Polri yang setara. pertanggungjawaban disesuaikan 30. besarannya merujuk pada uang harian negara Kenya. pegawai negeri'sipil dan anggota TNI'/Polri selain yang dimaksud pada huruf b dan huruf c.negara akreditasi yang tidak tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. pegawai.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -31 - 29. wakil ketua dan anggota lembaganegara. Golongan D Besaran uang harian bagi . penuh/kepala duta besar iuar berkuasa biasa perwakilan . ketua. Klasifikasi uang harian perjalanan dinas luar negeri adalah sebagai berikut: a. mekanisme dengan bukti pengeluaran yang sah. uolongan u t' d. keperiuan sehari-hari pegawai negeri/non pegawai negeri dalam menjalankan perintah perjalanan dinas di luar negeri yang dapat digunakan untuk uang makan. perwira tinggi TNI/Polri. Contoh: Uang harian bagi pejabaflpegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ke negara Ugand4. Satuan Biaya Penginapan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Satuan biaya penginapan perjaianan dinas dalam negeri merupakan satuan bidya yang digunakan untuk pengalokasian biaya penginapan dalam RKAK/L sesuai dengan peruntukannya. Golongan B c. termasuk pimpinan pemerintah lembaga non kementerian dan pimpinan iembaga lain yang dibentuk perundang-undangan peraturan dan berdasarkan pejabat eselon I.

anak kandung perempuan. Untuk perjalanan dinas pindah antar mengikuti ketentuan sebagai berikut: perwakilan (cross-posttig) a. atau. c. dan tidak mempunyai penghasiian sendiri. Satuan biaya ini diberikan kepada pejabat negarafpegawai negeri dan keluarga yaqg sah berdasarkan surat keputusan pindah dari Kementerian Luar Negeri yang digunakan untuk melaksanakan perintah pindah dari perwakilan RI di luar negeri atau sebaliknya. Catatan: 1. - (1 .t yang menjadi sebab ia tidak dapat mempunyai penghasilan sendiri. 2) klasifikasi Business diberikan untuk Golongan B.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -32- satuan Biaya Tiket Perjalanan Dinas pindah Luar Negeri (one wag) Satuan biaya tiket pbrjalanan dinas pindah luar negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pimbelian tiket pesawat. anak kandung. dan anak angkat perempuan yang sah menurut hukum yang.udara perjalanan dinas pindah dan diberikan untuk satu kali ja-lan (one utay). tidak termasuk airport fax serta biaya retribusi lainnya. isteri/suami Perkawinan. yang menurut surat keterangan dokter mempunyai cacd. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun. belum pernah menikah. Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi. d. anak tiri.h.. anak tiri perempuan. pegawai negeri dan/atau anggota keluarga dapat dilakukan sesuai dengan informasi yang diperoleh dari perusahaan travel dan ditetapkan oleh KPA/PPK. dan anak angkat yang sah menurut hukum yang berumur paling tinggi 25 (dua puiuh lima) tahun pada waktu berangkat. ''htr. berufiur lebih dari (dua puluh lima) yang dan tidak tidak bersuami mempunyai " "2F tahun penghasilan sendiri. diberikan untuk Golongan C dan D. Yang dimaksud a. b. anak kandung. Klasifikasi Tiket Perjalanan Dinas pindah Luar Negeri terdiri dari: 1) klasifikasi Firsf diberikan untuk Golongan A. pelaksanaan biaya' mutasi. 2. khususnya biaya transportasi pejabat negara.. anak tiri. atau 3) klasifikasi Rrblished. dengan keluarga yang sah adalah: yang sah menurut ketentuan undang-undang 's.

MENTERI KEUANGAN HEPUBLIK INDONESIA -33_ b.W. Dan Pegawai Tidak Tetap sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64lPMK. paling rendah klasifikasi Business untuk semua golongan. KEPALA ENTERIAN AGUS D. b) kiasifikasi Busfness diberikan untuk Golongan B. Pegawai Negara.A5/2Oll Pasal 20 huruf a. c) klasifikasi PublisLrcddiberikan untuk Golongan C dan D. MARTOWARDOJO . penetapan biaya transportasi tersebut agar tetap berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9T |PMK. ttd. serta 2l moda transportasi darat atau air. 6 Mei 2OlO tentang Perjalanan Dinas Luar Negeri Bagi Pejabat Negara. bahwa biaya transportasi pejabat negara lpegawai dan/atau anggota keluarga sesuai klasifikasi kelas moda transportasi untuk masing-masing golongan sebagai berikut: 1) moda transportasi udara terdiri dari: a) klasifikasi First diberikan untuk Golongan A. Salinan sesuai dengan aslinya MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA.OS|2OIA hnggal.

200.9 4. DALAM NEGERI Halaman Halaman Halaman Halaman Halaman Jadi Jadi Jadi Jadi Jadi 140.590. Ke Bahasa Prancis.250.iO 4.OOO 12.2 4.520.300.4 4.8 4.OO0 1 l. Ke Bahasa Asing Lainnya.OOO 14. .2 Halaman .940. Dari BahasaJepang c. IV PRAJABATAN Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan Peserta/Angkatan 30. Biaya Hidup dan Biaya Operasional .000 22.2 Golongan I dan Golongan II Golongan III BIAYA PTMELIHARAI\N SARANA KAIVToR 4.000 7.000 4 sAiUAN 4.26i. Belanda d. Dari BahasaAsing Lainnya Dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Asing a. Ke Bahasa Jepang c.GELAR 6.OOO 5.74 4.545.Diploma IV dan Strata I OT OT 15. Ke Bahasa Mandarin. Dari Birhasa Mandarin. III Diklat Pimpinan Tk.o00 630.OOO 220.O00 140.1f 4.1.15 4.00O 22.430. Jermarl e.200.OOO 27.OOO 16.5 4.OOO 3 SATUAN BIAYA LATIHAN 3.'HAlaman Halaman Halaman Haiaman Jadi Jadi Jadi Jadi Jadi 6 SATUAN BIAYA BANTUAN BEASISWA PROGRAM GELAR/NON.1 2. Dari Bahasa Indonesta.860.ooo 8. .3 Diklat Pimpinan Tk.6 4.000 160.t25.oo0 530.000 160.boo 160.oao 160.16 4. b.OOO 18.OOO 13.17 Inventaris kantor PersonalKomputer//Votebook Printer AC Split Genset lebih kecil dari 50 KVA Genset 75 KVA Genset l0O KVA Genset 125 KVA Gensel l5O KVA Genset 175 KVA Gensel 2OOKVA Genset 250 KVA Genset 275 KVA G e n s e t 3 O OK V A Genset 350 KVA Genset 450 KVA Genset 500 KVA Pegawai/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun IJnit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun 70.Dipioma I dan Diploma III . Jerman e.000 ry .580.2 2.OOO D SATUAN BIAYA PENERJEMAHAN 5.LAMPIRAN II PERATURAN MENTERT KEUANGAN REPUBLIK I N D O N E S I A NOMOR TENTANG STANDARBIAYA MASUKANTAHUN ANGGARAN 2014 KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI dalam NO 1 URAIAN SATUAN (3) BIAYATA 2014 (41 {21 SATUAN BIAYA UANG TRANSPOR KEGIATAN DALAM KABUPATEN/I{OTA 1 2 Orang/Kali 11o.0OO 19.o00 220.OOO '20.1 3.OqO SATUAN BIAYA DIKLAT PIMPINAN/STRUKTURAL 2. Dari Bahasa Inggris b.820.500.13 4.470.1 Program Diploma I.Dari Bahasa Prancis.1 4.000 600.7 4.OOO 220. Belanda d. II Diklat Pimpinan Tk. dan Diplorna lV/Strata 1 a.2SO.I2 4.770.360.OO0 9.000 220.3 4.230.000 6.OOO 5. DAN PDNGETII(AN Dari BahasaAsing ke Bahasa Indondsia a. IIi.OO0 15.

000 19.800.500.OOO.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK ]NDONESIA -2- BIAYA TA 2OI4 ang Buku dan Referensi per tahun Diploma I Diploma III Diploma IV dan Strata 1 am Strata 2/SP-1 dan Strata 3/Sp-2 Strata 2 dan Spesialis I Strata 3 dan $pesiatis 2 ang Buku dan Referensi per tahun Strata 2 dan Spesialis 1 Strata 3 dan Spesia.250.700.000 22.300.750.o00 17.000 18.O00 Bulan/Unit Bulan/Unit NARASUMBDR (PAI{AR/PRAKTISI/PEMBICARA KHUSUSI SEMINAR/RAKOR/SOSIALISASI/DISEMINASI/.lis 2 OT OT OT 1.250.oo0 2.o00 5.000 r.000 15.000 1.000 20.000.500.000 OJ 14.OO0 r.FOCUS UNTUK GROUP 3.000 OT OT OT OT 19.000 2.OOo // .

000 42. \4ALUI(U UTARA JJ OH OH OH OH OH OH . SULAWESI TENGAH 3 0 . ]ANCIq BELITUNG 1l ]ANTEN 45. PAPUA BARAT 48.000 41.000 !7.I.000 4 l_000 41.OOO 31_OOO OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 42.000 32. SULAWESI TENGGARA o 1 .000 41.OOO 32.OOO JAWA TIMUR BALI NUSA BARAT 25.000 32.000 36.000 25.OOO 27.OOO 25.OOO 25.OOO 8.OOO JAMBI SUMATERA BARAT SELATAN 36.000 30:000 30-ooo 30. SULAWESI UTARA 2 6 .OOO 27 Dno 27.OOO 32.000 42.000 51.000 .000 45.000 30. MALUI(U 3 2 .o00 o00 oF.000 41.OO0 APUA 48.OOO 36.000 36.OOO 34.OOO 34.ooo 30.000 45. JAWA TENGAH15 lo 34.000 5i.O00 34. GORONTALO ULAWESI ?_.O00 t{ .OOO 3 l_000 31.000 36.000 36.000 52.000 45. JAIGRTA t4.000 30.ooo 4 000 36.OOO 42.O00 4tn n 1 9 .000 30.000 36. 18 42.OOO 32.2 Pengadaan Bahan Makman TNI/POLRI NO PROVINSI SATUAN OPERASI PASUKAN DAN LATIHAN BAGI Ai!GGOTA TNI/POLRI DIKMA BAGI ANGGOTA TNI/POLRI DIKLAT LAINNYA/PRA.000 36.O00 36.000 5 1.000 52.000 32.000 34.000 30.000 45.OOO ?s narn 25.OOO 36.000 37.000 36.000 35 000 36.000 34.000 36.OOO 34.000 37.000 51.000 s1. I(ALIMANTAN TENGAH 2 2 . D.OOO KEPULAUANRIAU J.000 36. KALIMANTAN SELATAN I(ALIMANTAN TIMUR 41.000 60-000 41.000 51.OOO 6.000 51.O00 32.000 36.OO0 41.000 41. TUGAS OPERIISI BAOI ANGGOTA TNI/POLRI ANGGOTA YANG SAI(T BAGI ANGGOTA TNI/POLRI 17l TAHANAN ANGGOTA TNI/POLRI t2l 1 3.000 52.OOO 36.000 34. ULAWESI SELATAN sr.000 34.t OH 24. \CEH SUMATERA UTARA RIAU r3l OH OH OH OH OH 15l tRl 45.000 45.000 45.OOO 48.000 30.000 s1.000 45.000 42.000 30.000 42.OOO 36.000 42.OOO 27.000 ooo 000 30.OOO ca nno 27. LAMPUNG 9 .000 36.000 42.O00 34-OOO 30.O00 42.000 36 00() OH OH OH OH OH OH 32.ooo .000 ?t non 32. 36.OOO 36.I(. YOGYAI(ARTA 34. BENGKULU 1 0 .OOO 37. NUSA TENGGARA TIMUR 42 0r}o 4 4 2 0 .OOO OH D.O00 34.OOO 3?. 27.OOO 42. KALIMANTAN .OOO 27.000 36.OOO 41.O00 34.000 36.000 37.OOO 42.000 42.OOO 29.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -3- 9. KALIMANTAN UTARA 2 5 .000 36.OOO 42.000 52.000 60.000 2 4 .000 48.000 36.000 45.OOO t 2 .000 36.000 41.OOO 41.000 35.7: BARAT + 000 4 4 4 ooo .OOO 35.o00 52.000 30.000 42.OO0 27.I.BARAT 2 1 .000 42.000 5r. IAWA BARAT 1 3 .o00 30.000 36.OOO 27.000 51.

JAWA TIMUR 25. SUMATERABARAT 3UMATERA SELATAN LAMPUNG OH UN 32.OOO OH OH D. JAWA'TENGAH 1 5 .000 30.OOO 17.oo0 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 .0o0 30.000 32.OOO 3 4 .000 36.000 25.OOO 25.000 30.B A N T E N 12.OOO L 4 .O00 27.000 25.000 38.000 30.OOO ?APUA 44:000 44.000 38.OOO 36.000 t9. BENGKULU 1 0 . KALIMANTAN TIMUR 24.oH 'oH oH. 25.000 37. PAPUA BARAT /ll .ooo 27. 36.OOO 3' OOO 27.OOO 30. RIAU KEPULAUAN JAMBI' RIAU 1.OOO 35.OOO . NUSA TENGGARA BARAT 32. MALUKU UTARA JJ.000 25.O00 30.000 27.ooo 30.I.ooo 27.OO0 so.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -'4 - q? Pengadaan Bahal Makanal pasien Rumah sakit dan penyandarrg Masalah Kesejahteraan Sosial (pMKS) NO PROVINSI SATUAN PASIEN RUMAH SAKIT PENYANDANC MASALAH KESEJAHTERAAN sosIAL (PMKSI {5} 27.000 38.OOO 27.OOO 27. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT OH OH OH OH 30.000 30. 28. D.I.000 36.OO0 36. OH OH OH OH MALUKU 32.o00 30.o00 30. OH OH OH OH 32. YOGYAKARTA r o .000 36.o00 25. ] A L I 1 8 . JAKARTA' OH OH OH OH OH OH OH 32. SUMATERAUTARA J.000 38.000 32.OOO 27 -OOO OH OH OH 9 .000 37.OOO o 8.K.OOO QI I qCEH {31 OH I4l 2 . 30.000 32.000 30. . KALIMANTAN SELATAN 2 3 .ooo 30.OOO OH OH OH 36.AWA BARAT 1? 32.OOO 27.OOO 38.000 32.000 36.000 30.OOO 32.000 36.000 32. 26. 27.000 30. 29.O00 32.000 32.000 32.000 30. KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARA? SULAWESI SELqTAN ULAWESI TENGAH ULAWESI TENGGARA 36. BANGI(A BELITUNG 11.

KALIMANTAN 2 2 KALIMANTAN 2 3 .000 32.RA 22.000 36.000 7.OOO SULAWESI BARAT SELATAN 36.OOO 27.K.000 37.000 36. MENARA SUAR (PMs) t4l PETUCAS AE}K CADANGAN PENGAMATAN PADA KAPAI LAUT NEGARA ABK AKTIF .o00 30.000 32.000 36.000 32.000 30.000 ?6 non 2 0 KALIMANTAN 2 1 .000 7.000 25.000 8. 36.000 37.OOO 32.ooo 30.OOO 36.O00 32.000 25.000 36.000 32.O00 7.OOO 32-OOO 32.000 20.000 2s.O00 32.000 22.000 30.000 20.000 7.000 27.I.000 18. SULAWESI TENGAH 3 0 .OOO 27.000 36.000 27.000 8.OOO 32.000 32.000 38.4 Pengadaan Bahan Makanag Lingkup perhubungan NO PROVINSI SATUAN KDLUARGA PENJAGA.000 36.000 32.000 22.000 36.OOO 27.000 38. TENOAI{ IJ.000 25.000 20.000 ?n nnn 36. YOGYAKARTA OH OH UH 17. SULAWESI 2 9 .OOO 2 5 .ooo 30. 32.ooo 38.000 a.OOO 38.000 37.000 25.000 30.OOO 32.ooo 30. PAPUA BARAT /tr .O00 37.000 36.o00 30.000 20.OOO 32.OOO 24.O00 27.ooo 32.000 36. . 25.000 18.000 30.OOO 27.000 25. \CEH 18.OOO 38.ooo JAWA IJA}<AT D.000 25.000 44.PADA KAPAI NEGARA PETUGAS SROP DAN VTIS t2l t3l OH UE I7l L.OOO qt nnn OH OH OH OH OH OH OH OH OH ]UMATEM 8.AMPUNG ]ENGKULU ]ANGKA BANTEN SELATAN 27. MAIUKU UTA.000 36.000 25. JAI(ARTA JAWA.000 30.000 25.000 8.OOO D.000 20.O00 36.ooo 32.0O0 27. NUSA TENGGARA BARAT 19 VUSA TENGGARA TIMUR BARAT TENGAH SELATAN TIMUR UTARA 32. 32.000 44.OOO 27.000 32.OO0 27.000 44.000 32.000 30.000' I 8. SULAWESI UTARA 26.OOO 36.OOO 17.? ?1.OOO SUMATEM UTARA RIAU 27.000 30.000 36.oo0 30.I.O00 3t 32.000 r8.OOO 27. 27.000 36.000 18. GORONTALO .OOO 3() nnn 30.000 30. SUMATERA BARAT 27.000 ?n nnn 30. nnn 32.O00 27.000 30.ooo 30. SULAWESI TENOGARA 31 IALUKU APUA 30.OO0 25.000 20.o00 :?o nnn r0.000 36.000 36.000 44.000 38_000 38.OOO 1 6 .000 25. JAWA TIMUR 30.000 9P-: Ja.O00 20.O04 2?.000 30.000 25.000 30.000 30.000 30.o00 30.000 20.000 30.OOO OH UH KEPULAUAN RIAU AMET 6.000 20.000 20.OOO 27. B A L I 1 8 .OOO 27.000 20.OOO 32.OAA 27.OOO BELITUNG 25.MENTERT KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -5- 9.000 38.000 30.000 17.OOO OH 22.OOO 22.000 30.OOO 8. KALIMANTAN OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 30_ooo 30.OOO 9.000 32.000 38.000 38.000 36.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -6- 9.OOO 37.oo0 30.oo0 30.OOO 36.tenesrswnT SISWA SIPIL MAHASISWA MILI?ER/SEMI .CEH OH OH OH OH OH BARAT OH OH OH OH OH 32.O00 44.OOO 42.OOO 41.OOO 44.O00 .OOO 37.ooo 38.OOO 36. KALIMANTAN 2 7 KALIMANTAN 22. JAKARTA L 4 .OOO 37. OH OH OH 36.OOO 38.000 34. NUSA TENGGARA BAMT 1 9 .000 47.000 30. BDNCKULU BELITUNG 1 0 .MILITER . JAWA TIMUR 30.OO0 32.000 42.000 38.OOO KEPULAUAN RIAU TAMB I SUMATERA 37./ .K.I.5 .000 30.000 32.000 34.000 37. BANGKA 1t l1 BANTEN JAWA BARAT D. JAWA TENGAH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH 30.0O0 37.OOO 42.000 41.000 34. ]ULAWESI BARAT 2 A .000 32. NUSA TDNGGARA TIMUR 38.000 37.O00 32.O00 36.OO0 41. KALIMANTAN BARAT TENCAH SELATAN 23.OOO 36.OOO 17.000 41.000 41.OO0' OH OH 34.o00 30. 3UMATERA UTARA RIAU 4 32. YOGYAKARTA 1 6 .000 37.I.000 36.OOO 32.OO0 6. KALIMANTAN UTARA 25.l q. KALIMANTAN TIMUR 24.OOO 20.OO0 D.000 34. B A L I 1 8 . Pengadaan Bahan Makanan Mahasiswa NO PROVINSI SATUAN fi.OOO 42. fORONTALO 27.000 36. SULAWESI TENGGARA 2t MALUKU aq JJ. SUMATERA SELATAN R LAMPUNG 32.000 36.O00 36. ]ULAWESI UTARA 2 6 .OOO 2 .OOO 32.000 41.000 34.WESI SELATAN SULAWESI TENGAH OH OH UN 41.000 37.000 41.000 34.OOO MALUKU PAPUA UTARA 38.AOO 48. PAPUA BARAT 48. SULq.OOO 37-OOO 32.OOO 9.OOO 36.OOO 41.OO0 36.000 42.OOO OH OH OH 41.

LAMPUNG 9 . OH OH OH 39.000 42.ooo 38.0O0 UN OH OH OH OH UN 8.o00 42. YOGYAKARTA JAWA TIMUR 32.0O0 KALIMANTAN TIMUR 2 4 .000 40. MALUKU UTARA PAPUA OH OH OH OH 49. NUSA TENGGARA BARAT OH utt OH OH UE 37.000 33.000 39.000 1 9 .000 41. KALIMANTAN UTARA 25.I. JAWA BARAT 1 3 .O00 49.OOO 34. SULAWES] BARAT. PAPUA BARAT 1/ .OOO KEPULAUAN R]AU AMBI UMATERA BARAT SUMATERA'SELATAN 35.000 39.K.000 36. JAKARTA t 4 JAWA TENGAH tJto.000 55.I.OOO UTARA OH OH OH 41:OOO 36. B A L I 16.000 41. SULAWESI SELATAN ca JU.000 36.OOO 33. 28.000 36.000 37. 3ORONTALO 27. BENGKULU 39.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -I 10 SATUANBIAYA KONSUMSITAHANAI{ dalam NO PROVINSI JA I UAI\ BIAYA TA 2014 r?l ACEH SUMATERA RIAU 4 5 6 UN 43. SULAWESI UTARA 2 6 .OO0 40.000 38.000 39.O00 OH OH OH SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 36.OOO 3 1 MALUKU 3 2 . BANGKA BELITUNG 1l BANTEN L2.OOO 1 0 .000 39. D. YUSA TENGGARA TIMUR on KALIMANTAN BARAT 2 7 KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN ZJ 36. OH OH OH OH OH OH D.OOO 38.OO0 39.OOO L7.000 38.

O00 58.430.440.200.000 1.600.000 56.000 56.000 56.Iil.525.200.750:00O 1"600.000 57.410.000 1.460.0OO 1.800.w /\A lN\ R .OOO 5 6 Satker/Tahun Satker/Tahun v.O00.oo0 56.200.430.000 1.200. 4 JAKARTA 1.000 57.470.OOO t2 iJ \L Satker/Tahun Satker/Tahun' Satker/Tahun KALIMANTAN TIMUR.430_OOO 1.O00.0OO JAWA TENGAH D.800.200.000 1.000 54.430.420.000 r9 NUSA TENGGARA TIMUR t0 KALIMANTAN I Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun BARAT TENGAH SELATAN KALIMANTAN KALIMANTAN 1.o00 56.000 1.420.420. a SUMATERA SELATAN LAMPUNG Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 1.000 58.430.000 56.000.600.430.000 OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT OT T r.430.430. YOGYAKARTA 6 Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun BARAT Satker/Tahun 57.000 58.430.000 57.400.400.000 1.800.I.800.400.000 1.000 1.400.600.000.000.uN= I SATUAN BIAYA KEPERLUAN SEHARI-HARI PERKANTORAN DI DALAM NIGERI alam N PROVINSI MEMILIKI SAMPAI DENGAN 40 PEGAWAI .OOO 1.200.440:000 1.470.000 1.O00 1.000 1.430.000 1 o ICEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 57.000 64.420.450.000 56.440.000 1.000 57.000 1.000 r0 SULAWESI TENGGARA I o Satker/Tahun Satker/Tahun 3 '4 Satker/Tahun 'oT // .525.600. BENGKULU t0 BANGKA BELITUNG 11 BANTEN t 2 JAWA BARAT t Satker/Tahun Satker/Tahun 56.800.000 57.OO0 JAWA TIMUR BA.800.000 61.420.000 1.000:000 1.000 1.440.800.200.440.OO0 Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun D.420.0O0 56.200. SATUAN BIAYATA 2014 KI MEMILIKI LEBIH DARI 40 PEGAWAI SATUAN OT BIAYATA 2014 r.000 1.000 70.O00 56.350.000 1.000 1. KALIMANTAN UTARA iJ SULAWESI UTARA SULAWESI BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahtrn' Satker/Tahun i6 GORONTALO iB i9 1.O00.200.OO0 9 .000 57.400.000 57.L] NUSA TENGGARA 7 I 57.200.000 SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH MALUKU MALUKU UTARA APUA PAPUA BARAT Satker/Tahun Satker/Tahun Satker/Tahun 56.000 57.410.420. \=z'fir-s /llh MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W 8- %.600.800-000 57.000 57.000 1.oo0 r.000 57.000 57.000 61.000 1.000 1.

000 12. 2 3 .3. YOGYAKARTA 17 18 1 6 . KALIMANTAN.I.000 13.OOO 12.000 18.000 r. KALIMANTAN SELATAN .O00 13.OO0 2 2 . JAWA TIMUR BALI NUSA TENGGARA BARAT 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 . TIMUR.+. SORONTALO 2 7 .OO0 13.0O0 13.TA 2014 (21 {CEH SUMATERA UTARA RIAU I(EPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT (3) Pesawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Talaun Pegawai/Ta. JAWA TENGAH D.hun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pesawai/Tabun Pesawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawaj/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun (41 13.ooo 13.000 13. MALUKU UTARA PAPUA J. PAPUA BARAT 15.000 13. JAWA BARAT lJ.000 II .OOO 13. 9 .000 13.I.O00 12.OOO +. (1) I PROVINSI SATUAN BIAYA.O00 13.000 16.000 13. 5. SULAWESI TENGGARA a1 12. 6. JAKARTA L4.K.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -qL2 SATUAN BIAYA MAKANAN PENAMBAH DAYA TAHAN TUBUH rupiah) NO. 2 4 .ooo 12.OOO SUMATERA SELATAN LAMPUNG 8.000 13.000 13.000 12.000 13.000 12. D. 17 12.000 13. BANGI(A BELITUNG l1 BANTEN 1 2 .OO0 MALUKU 3 2 .OOO 12.000 14. SULAWESI UTARA 2 6 .000 13. BENGKULU 1 0 . SULAWESI SELATAN 2 9 . SULAWESI TENGAH 3 0 . KALIMANTAN BARAT 2I KALIMANTAN TENGAH 12.000 13. KALIMANTAN UTARA 25.000 13. SULAWESI BARAT 28.

tr\\\\

,(\

.ciir .a

/)h

NFSIFI:/ \:a'q:-r'si\i=4FEg

i

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

W
-10-

ruIUA_

13

SATUAN BIAYAKONSUMSI

RAPAT

NO 13.1

PROVINSI R.APAT KO ORDINASI TINGKAT \dENTERI/ ESELON I/ SETARA RAPAT BIASA

SATUAN
Qrang/Kali

MAKAN 104.000

KUDAPAN (SNACK)
tl

46.OOO

13.2

1 3 . 2 . 1 ACEH 13.2.2 SUMATERA UTI|RA L3.2.3 R I A U 13.2.4 KEPULAUAN RIAU 13.2.5 J A M B I 13.2.6 SUMATERA BARAT 1 , 3 . 2 . 7 SUMATERA SELATAN 3 . 2 . 8 LAMPUNG 3 . 2 . 9 BENGKULU 3 . 2 . 1 0 BANGKA BELITUNG L3.2.tL B A N T E N 13.2.L2 JAWA BARAT 1 3 . 2 . 1 3D.K.I. JAKARTA 13.2.t4 JAWA TENGAH

Orang/KaJi Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orare/Kali Orarre/Kali Orang/Kali Orarte/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orare/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali
Orane/KaIi

45.000 43.000 38.000 37.O00 35.000 41.000 41.000 38.000 41.000 38.000 41.000
42.OOO

14.000 12.00c 14.00c 18.00C 16.00C 15.000 16.000 16.000 15.000 16.000 13.O00 13.000 16.000 12.000 12.000 13.000

44.000

3s.000
34.000 41.000 41.000 39.000 39.000 40.000 38.000
42,OOO

3 . 2 . r 5 D.I,

YOGYAKARTA

1 3 . 2 . L 6 JAWA TIMUR 13.2.r7 B A L I 3 . 2 . 1 8 NUSA TENGGARA BARAT 3 . 2 . I 9 NUSA TENGGARA TIMUR 3 . 2 . 2 0 KALIMANTAN BA.R,AT 13.2.21 KALIMANTAN TENGAH 13.2.22 KALIMANTAN 13.2.23 KALIMANTAN t3.2.24 KALIMANTAN 13.2.26 GORONTALO t3.2.27 SULAWESI BARAT 13.2.28 SULAWESI SELATAN 3 , 2 . 2 9 SULAWESI TENGAH 3 . 2 . 3 0 SULAWESI. TENGGARA 3 . 2 - 3 1 MALUKU 3 . 2 . 3 2 MALUKU UTARA 3.2.33 P A P U A 3 . 2 . 3 4 PAPUABARAT
SEI,ATAN TIMUR UTARA

1s.000
16.000 20.000 15.000 13.000 13.000 15.000 15.000 16.00c 13.00c 14.00C 13:00C 13.00c 18..00c 18.000 19.000 29.00c 23.000

Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali
Orane/Kali

40.000 40.000 41.000 40.000
42.OOO 42.OOO

t3.2.25 SULAWESI UTARA

Orane/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orcne/KalL Orane/Kali Orane/Kali Orale/Kali' Orane/Kali Orane/Kali Orane/Kali

38.000
38:0OO 44.O00

51.000 57.000 51.000

(/

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

L4

SATUAN BIAYA PENGGANTIAN IT{I/ENTARIS LAMA DAN/ATAU PEMBELIAN INVENTARIS UNTUK PEGATVAI BARU

ru NO.
PROVINSI

SATUAN (3)
Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tallun PegawailTahun Pegawai/Tahun Peeawai/Ta-hun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Ta-hun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Ta.hun Pegawai/Tahun . Peeawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pegawai/Tahun Pesawai/Tahun Pegawai/Tahun Peeawai/Tahun Peeawai/Tahun

BIAYATA 2014
t4l

(U
I

(2\
ACEH RIAU

2 . SUMATERA UTARA
4. 6. 8. 9. KEPULAUAN RIAU ]AMB] SUMATERA BARAT

SUMATERA SELATAN
LAMPUNG BENGKULU

1 0 . BANGKA BELITUNG 11 BANTEN
JAWA BARAT 1 3 D.K.I. JAKARTA
LZ
aa

JAWA TENGAH D,I. YOGYAKARTA

1 6 . IAWA TIMUR
L7, 3ALI

tB. 19. 20. 21, 22. '23. 24. 25. 26. 27. 28. 29 30 31 32

NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR, KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA iORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA

1.570.000 1.480.000 1.490.000 1.470.000 1.520.000 1.510.000 1.490.000 1.490.000 1.480.000 1.460.000 1.490.000 1.480.000 1.510 000 1.570.000 1.560.000 1.490.000 1.570.000 1.510.000 1.440.000

t.470.ooo
1.550,000 1.480.000 1.460.000 1.460.000 1.450.000 1.430.000 1.400.000
1.520.000

MALUKU
MALUKU UTARA

PAPUA 34 PAPUABARAT

1.450.000 1.540.000 i.600.000 1.650.000 1.850.000 1.750.000

/r

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

_12_

15

SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN 15.1 Peiabat

DAN OPERASIONAL

KENDARAAN

DINAS

alam ru NO.

PROVINSI

SATUAN

BIAYATA 2014

1 2. 3.1

3.2
o.o

3.4
J.J

(2) PEJABAT NEGARA PEJABAT ESELON I PEJABAT ESELON II C.CEH ]UMATERA UTARA 3IAU KEPULAUAN RIAU
JAM.BI SUMATERA SEI..A,TAN

(3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun Unit/Tahun

(4)

40.350.000

37.470.000
37.590.00C

37.220.04C
37.220.OOO 37.410.00C 37.540.000 37.520.000 37.2tO.OOA 37.620.000 37.290.000 37.480.000 37.430.000 37.360.000 37.590.00C 38.410.000 38.270.000 37.580.000 38.640.000 37,920.000 37.320.OOO 37.860.00C 38.860.00C 37.990.00C 37.720.OOa 37.720.OOC 37.650.00C 37.430.00C 36.670.00C 37.950.00C 37.730.000 38.690.000 37:740.000 37.620.000 38.030.000 37.990.000

3 . 6 SUMATERA BARAT
a. r7

Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

3 . 8 I"{MPUNG 3 . 9 BENGKULU 3 . 1 0 BANGKA BELITUNG 3 . 1 1B A N T E N
J.I

JAWA

BARAT

3 . 1 D.K.I. JAKARTA 3 . 1 . JAWA TENGAH 3 . 1 D.I. YOGYAKARTA 3 . 1 6 JAWA TIMUR 3 . 1 7B A L I 3 . 1 8 NUSA TENGGARA BARAT 3 . 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 3 . 2 0 KALIMANTAN BARAT 3 . 2 1 KALIMANTAN TENGAH

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun
Unit/Tahun

UnitlTahun
Unit/Tahun

s.22KALIMANTAN

SELATAN

3 . 2 3 <ALIMANTAN TIMUR 3.24 KALIMANTAN UTARA 3.25 ]ULAWESI UTARA 3 . 2 6 GORONTALO 3.27 SULAWESI BARAT 3 . 2 8 SULAWESI SEI.,ATAN 3 . 2 9 SULAWESI TENGAH 3 . 3 0SULAWESI TENGGARA MALUKU 3 . 3 2MALUKU UTARA
eaa

PAPUA

3 . 3 2 PAPUA BARAT

Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun .Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun

//

770.2 Operasional NO.520.130.00C 33.490.000 3.000 34.00( 3.630.170.420.820.210.00c 32. 0 0 0 33. YOGYAKARTA 1 6 .740. f3t &l 32.520.anan Keiaksaal Speed Boat 19.O00 35. 0 O O 3 2 .00C 3.000 3. 6 1 0 .530.750. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .00c 3.OO( 3.610. KALIMANTAN SELATAN ZJ KALIMANTAN TIMUR 35.OOO to. SULAWESI SELATAN 2 9 SULAWESI TENGAH 3 0 .910. JAKARTA T4 JAWA TENGAH D.00( 35.000 3.000 3.200.1s0.a PAPUA BARAT 33.00C Roda 6 Khusus Tal. 2 1 0 .00( 3 s .OO0 36.730.00C 24.300.oot 3 5 .OOC 3. 0 0 C 36.730.I.00c 3. JAWA TIMUR 3.00c 3. 1l 12.950.00c 3 2 . 5 1 0 .000 34.000 33.800.OOO 32.0O0 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 .420.00( 33.00C 3.O O 0 3.OOC .00C 35. JAWA BARAT 1 3 .760.570.O00 35.00c 3 .00( 32.O0( 3.320. SULAWESI TENGGARA 3 1 MALUKU 3 2 .430.O 0 0 3 4 . 8.440.610.560.580. Uraian Satua-n BiayaTA2OL4 {21 I (3t kantor Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun el 9.0O0 GORONTALO SULAWESI BARAT 34. 9 9 0 .00c 3.460.070. 9.740.OO0 35.260.00c 3.O0C 32.830.000 35:460.OO( 3 3 . O O C 32.490.400. 7. 2 1 0 . 0 0 C 35.OOO 39.060.810.260.00t '32.450. O O C 34.AOC 32.OOt 33.I. 1 2 0 .O0C 33.000 3.510.000 35.790.970.100. NUSA TENGGARA TIMUR 20. 0 0 C 34.750.000 33.OOC 35.00( 3.00c 3.OOC 3s.000 3.520.540.00c 3.OOC 34.670.070. PROVINSI RODA EMPAT DOUBLE GARDAN RODA DUA t 1 (21 \CEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI ]UMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN 4 6.230.00( 33.220.00C 32.320.000 3.O50.OO0 34.00c 3.890. 3 5 0 .410.490.450.00( 3.570.00C 36.280.900. MALUKU UTARA PAPUA a.OOC 32.390.570.00( 35.000 32.300.280.000 34.090.460.trI 3. 5 0 0 .640.000 3 5 .7tO.OOA 35.00( 3.070. O O C 32.000 34.O00 24 KALIMANTAN UTARA 2 5 SULAWESI UTARA zo 33. 5 1 0 .00C 3. B A L I 1 8 .00c 3.410. dan Speed Boat No.00C L7. KALIMANTAN BARAT 33.000 33.3 Operasiona-l Dalam Lingkungan Kantor.410. D.730.130. 0 0 0 35.OOC 3.s70.450.760.00C 35.000 7/ .530.500.570.oOC 33.480.OO0 3 3 .00c 3.470. 0 7 0 .710.00c 3 5 . 1 4 0 .KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK -13- i5.000 35.000 32.370.00c )perasional daJam lingkungar Roda 6 2r.000 3.OOO.640.K. Roda6.O00 36.370.600.670.00c 34.160.340.560.630.O0C 32.000 3.000 15.O00 33.000 3 4 .

r 7 0 .O4O 1 8 .OOO 3 2 . 0 0 0 37. 0 0 0 34. 2 r O .410.OOO 76. 5 7 0 . 3 6 0 .390. 0 0 0 7 3 .350.140.00C 1 8 . 7 0 0 .040 18.960. MALUKU UTARA ?? PAPUA 3 4 .830.CEH 2 .560.660.00C 18. 5 3 0 .260.OOO 18.470. JAWA TIMUR 17.780.580.370.040. 9 9 0 .750.000 74.O0C 18.O0O 4 1 .500. 0 0 C 39. 9 3 0 .00C 18.500.760. 5 6 0 . 8. 0 0 0 1 8 .000 19.O0C 74.480.890. PROVINSI PJR RODA EMPAT PJR RODA DUA (< 250 CC) (4) PJR RODA DUA (> 75O CC) (5) (2'.OOO 74.I. O 0 O 3 8 . 0 0 0 42.O00 7 4 .740.000 77.770. O O O 7 5 . 7.OOC 1 8 . 0 0 0 34.220. 0 0 C 3 6 . t4.0OO 7 3 . 0 0 0 36. 6 3 0 .MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK -L4- I5. 0 0 c 75.000 40. 0 0 0 .770.000 38.110. NUSA TENGGARA TIMUR zw. 5 9 0 .880.O00 7 2 . O 0 0 75.00c 7 3 . 1 1 0 .000 75.600.000 18. 0 0 0 36. (3) 4.420. a1 KALIMANTAN TIMUR UTARA UTARA SORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU 3 2 . 0 0 0 74. 0 0 0 75. 8 8 0 .OOO 1 8 . KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN SULAWESI BARAT TENGAH SELATAN 2t. 1 0 0 . SUMATERA UTARA e RIAU I I.O00 7 5 .000 38. 0 0 0 1 8 . 0 0 0 3 8 . 0 0 0 1 8 . 4 5 0 .000 7 5 . 24. 0 0 0 35. 0 0 0 18.750.O00. VUSA TENGGARA BARAT 1 9 . 0 0 0 1 8 .130. O o C 75. 25.O00 I/ . O 0 0 76. 6 2 0 .4 Operasional Patroli Jatal Raya {pJR) aln NO. 5 1 0 .570.060.000 7 5 . 2 2 0 . 3 6 0 . 3 4 0 . 5 3 0 . JAKARTA JAWA TENGAH D.580.340. 0 0 0 35. 27 28 29.240. 3 4 0 . 30.000 r8. 8 6 0 .000 3 8 . 0 0 0 3 7 . 0 0 0 37. 0 0 0 73.900. 0 9 0 .000 74. 5 6 0 .00C L9. lc BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT D. 0 0 0 17. 10.OOC 1 8 .000 74. 5 3 0 . 0 0 0 77.000 34. 0 0 0 1 8 . 0 0 0 1 8 . 0 0 C 1 8 . O O C1 9 .000 3 5 . 13. 8 3 0 . 22. 5 3 0 . 0 0 0 74.) A.I. 2 0 0 .830. 8 3 0 . O O O 3 5 .OOC 3 8 .400.640. PAPUA BARAT 74.OO0 1 8 . 6 3 0 . 3 6 0 .O70. 4 8 0 . 7 9 0 .000 36.4tO. 4 5 0 .00c 76. 12. 3 8 0 .830. 0 0 0 3 s . ( 6. 8 3 0 .000 1 8 .000 37. 0 0 0 75.000 7 5 . YOGYAKARTA L6.370.000 1 8 .340. 0 0 0 3 6 . 26.850. 2 1 0 .OOO 1 8 . 2 4 0 . O O 0 4 2 .740. 0 0 0 37.000 1 8 . 9 3 0 .420.00C 1 8 . 6 2 0 .00C 74.K. O O C34.100. 9 5 0 . 11. KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG 9. 0 0 0 4 1 .280.OO0 1 9 .000 7 3 . 2 8 0 . 0 0 0 75.270. 4 1 0 .470. 5 1 0 .OOO 1 9 . 2 6 0 . 0 0 0 1 8 . 9 8 0 . 0 0 0 1 8 . 8 5 0 . 0 O O34. 0 0 0 7 6 .160. 3ALI 1 8 . 0 0 0 37. 23.

000 126.000 9.00c 10.000 128.OOC (s) 121. SULAWESI TENGGARA e1 MALUKU 32.000 102. BANGKA BELITUNG ll BANTEN T2 JAWA BARAT l2 la. D.000 to.000 13.00C 152.000 164.000 1 21 .000 10.000 149.000 10.000 82.000 121. SUMATERA UTARA 3.000 185.000 203. JAKARTA JAWA TENGAH D.000 130.000 13.000 164.OOC 159.000 10. LAMPUNG BENGKULU m'ltuhun m'ltahun m'Ttahun m'Ttahun *'/tahu.r'ltahun m'ltr]turt m'ltahun m'ltahun m2Ttahun m2Ttahun m'ltahun yn2 Tlalrun m'Ttahun mtlt"hutt 627tahun m'/tahun m2/taliuri m2ltahun m"Tta-llun m2ltahun m2 ltahun 10.00c r32.00c 91.000 163. NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 96.000 L24.000 82.000 178.000 113. 6.000 ro.000 103.00c 10. YOGYAKARTA 1 6 .t m'ltrhutt m2Ttahun m27ta]tun m2Ttahun m2Ttahun .O00 157.OOO HALAMAN GEDUNG/ BANGUNAN KANTOR (6) 10.000 188. 0 0 0 123. KALIMANTAN BARAT 2 1 KALIMANTAN TENGAH r42.000 17.000 142.000 108.000 r77.000 154. BAL] 1 8 .000 107.000 168.000 10.000 145.000 13. JAWA TIMUR 17.000 2 2 .000 10.000 116.000 162.:un 174.000 189.000 156.000 10.000 110.000 10. MALUKU UTARA PAPUA '1.000 10.OOC 1r5. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 107.000 187.000 10.000 10r.OOO 99. RIAU 4.00C 164.000 165.K.000 10.000 163.000 10.000 10.000 "332.000 r 18.7 SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN B .000 L74.00c 118.000 163.000 3s7. SULAWESI TENGAH 3 0 .000 PAPUA BARAT // .000 10.OOC L27.00c 170.000 10.00c 10.000 167.4 m'lt"hun *'/trhun m"/tal:.000 10.000 144.OOO .000 10. KALIMANTAN SELATAN 2 3 .I.000 r0.00C L22. 1 0 .000 10.000 447. KALIMANTAN TIMUR qA KALIMANTAN UTARA 2 5 SULAWESI UTARA 2 6 GORONTALO zt SULAWESI BARAT 2 8 SULAWESI SELATAN 2 9 .MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -15- 16 SATUAN BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN DALAM NEGERI aln ru PROVINSI t1) (21 1 ACEH 2 ..000 10.000 173.OOO r3. KEPULAUAN RIAU iAMBI SATUAN (3) m2/ta-hun m2/tairun m2ltahun rir2ltahun GEDUNG GEDUNG TIDAK BERTINGKAT BERTINGKAT (41 157.000 80.000 167.000 141.000 170.000 10.I.000 164.00c 10.000 10.

j:YoNESTA 17 SATUAN EIAYA SEWA GEDUI{G PERTEMUAN NO.000.OO0 // .000 8.u_il.700.ooo 11.o00 8. .OOO.000 21.200. JAKARTA JAWA TENGAH 1 5 .250.O00 9.000 7.350. 10 11 T2 13. B A L I 1 8 .000 7. 29 2n 21 KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 7. 25.0O0.000 11. 26 27 28.OOO.000 18.000 10.590.100.500.000.o00 7.OO0 MALUKU 3 2 MALUKU UTARA 33. a KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BENGKULU BANGKA BELITUNG BANTEN JAWA BARAT 7.000 8. PAPUA BARAT 15. 6.Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari BIAYATA.860.0o0 6.000 7.700. 7..400.MENTERI KEUANGAN ".000 17.000.OOO. D.500.400.K.000 15.000 10.360.OO0 9.400. YOGYAKARTA 1 6 .000 7.000 (21 ACEH SUMATERA UTARA RIAU 4.300.oo0 7.680.2014 6l 6. PAPUA 34.300.000.000 14.I. D.600.000 7.o00 7.000 7. t4.000 7. 24.oo0 10.000 10.100.23.oo0 8. JAWA TIMUR 17.500. (1) I PROVINSI SATUAN (3) Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari .I.700.OO0 2L 22.000 7.500.500. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 NUSA TENGGARA TIMUR 2 0 KALIMANTAN BARAT 15.800.530.OOO 8.200.

RIA'U Per hari Per hari 710.000 1.000 1.2.000.o00 3.900.0o0 900.OOO 730.000 1.o0o 1. P A P U A 3 4 . BANGKA BELITUNG 11 Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari BANTEN D. JAMBI 6.000 3. BENGKULU 1 0 .0o0 2.oo0 2. JAWA TENGAH D. LAMPUNG 9 .000 640.700.800.OO0 950.000 2.900. SULAWESI TENGAH Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari 640.000 710.300.000 3.800.000 3.800.o00 1.900.OOO.700.000 750.OOO 710.000 28.900.000.700. BALI 1 8 .400.700.000 2.000 640.0o0 2 3 .O00 650. KALIMANTAN BARAT Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari 2.000 650.000 2.OOO 740.700.000 3. SUMATERA UTARA 3.700.ooo 2.000 3.800.700.oo0 / .K. SULAWESI SELATAN 2 9 . KALIMANTAN TIMUR 2 4 .000 1.OOO 680.000 2.000 1.300. Per hari Per hari Per hari SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN 640.200.000 1.600.900.OOO 8 .ooo 3.800.000. PAPUA BARAT 2.900.000 2.200.o00 1.900.000 Per hari Per hari + .500.400.000 2.000 3.000 4.ooo 3.400.0O0 74Q. JAKARTA 2.0Q0 2.000 2.000 2.o00 1.RODA 4 RODA 6/BUS SEDANG t\l RODA 6/BUS BESAR '3.0o0 1.000 650.800.000 .0o0 I4 1 ACEH 2 .600.000 2.000 3.500.000 2.000 1.000 1.800.000 730.000 650.000 2.OOO 640.MENTERI KEUANGAN INDONESIA REPUBLIK -17- 18 SATUAN BIAYA SEWA KENDARAAN lam ru NO' PROVINSI SATUAN .800.OOO 820.000 760.000 3.I.oo0 1.800.100.0o0 2.800. Per hari Per hari 3.800.000 L 2 .000 650.700.000 Per hbri Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari Per hari .100.800.ooo 2.500.000 2.000.800.o4o 2. NUSA TENGGAM TIMUR 2 Q .000 710.OOO 1.900.900.900. JAWA BARAT 1 4 .000 2.4oo 2.OOO 760.800. KALIMANTAN SELATAN 2.000 1.700.000 30 SULAWESI TENGGARA JI MALUKU 3 2 .000 2 7 KALIMANTAN TENGAH 2 2 .O00 2.800. YOGYAKARTA I6 JAWA TIMUR 17.000 1.ooo 2. KEPULAUAN RIAU 5.000.oo0 2.000 650.500.000 730.000 2.000 2.900.I.000 72A.0O0 640.300.900.800.OOO 750.10o. MALUKU UTARA 33.7AO. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .000 1.OOO B30.oo0 1. KALIMANTAN UTARA 25 SULAWESI UTARA 2 6 GORONTALO 2 7 SULAWESI BARAT 650.800.OOO 650.800.OOO 2.100.800.400.700.700.o00 1.000 3.000 1.000 640.

2.33 P A P U A 20.000 388.34 PAPUABARAT Unit Unit Unit 1/ .000 381. 2 .800.28 SULAWESI SELATAN 20.450.2.000 394.000 Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit zo. 1 0 BANGKA BELITUNG 20.450.2.000 394. L 9 NUSA TENGGARA TIMUR 20.000 380.000.200.I.200.2. PROVINSI QI ]EJABAT ESELON I PEJABAT ESELON II SATUAN {3} BIAYATA 2013 {41 20. 2 .2. 2 .IMANTAN-TENGAH 20.2 Unit 651.00c 388. 1 6 JAWA TIMUR 20.6 20.3 R I A U 20.20 KALIMANTAN BARAT 382.5 20.100.7 20.800. 3 2 MALUKU UTARA Unit Unit Unit Unit sso.200.2. L 8 NUSA TENGGARA BARAT 2 0 .4 KEPULAUAN RIAU 20.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -18- 19 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL PF^'ABAT NO .29 SUT.23 KALIMANTAN TIMUR 20.2.000 399.O00 390.2.000 390.600.22 KALIMANTAN SELATAN 20.150.450.2. 2 .O00 331.27 SULAWESI BARAT 20.100.500.O0C 382.150.000 380.K.2.200. 1 4 JAV/A TENGAH 2 0 .000 387.000 380.ooc 3 8 1 .2.ooo. 2 .200. 2 .500.200.26 GORONTALO 20.o00 381.2.450.25 SULAWESI UTARA 2o.8 J4MBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG Unit Unit Unit 382.00C Unit Unit Unit Unit Unit Unit 20.30 SULAWESI TENGGARA 2 0 .I1 B A N T E N 2 0 .150.2I KAI. 3 L MALUKU 2 Q .200.1 24. YOGYAKARTA 2 0 . 1 3 D.2.00C 382.OOO z o .000 Unit Unit 20. 2 .000 396.000 387.t 5 0 . 2 .2.AWESI TENGAH 20. 2 .2.000 388.00c 387.2. 2 .000 381.000 387.000 388.24 KALIMANTANUTARA 20. O o C 381.9 BENGKULU 2 0 .000 387. 2 .600.500.000 382. t ACEH 2o.500.600.150.000 390.2.2 SUMATERA UTARA 20.00C 382.800.L7 B A L I 2 0 .2. t 2 JAWA BARAT 2 0 .900.100. L 5 D.2.500. JAKARTA 2 0 .000 382.2.450.2.2.I.2.000 38B.150.

O00 1.000 Unit Unit Unit Unit 189.OO0 429.000 438.000 327.000.0O0 437.600.000 189.000 437.850.000 284.5sO. MALUKU UTARA 33.200.000 dV .OOO 429.1 8 0 .600.000 285.o00 329.990.000 285.200. KALIMANTAN SELATAN 23.000 +67.900.0O0 458.350.860.OOO 471.000 SATUAN BIAYA PENGADAAN KTNDARAAN URAIAN ru SATUAN {31 SIAYATA 2014 (2) (41 334.000 438.850.000 207 .000 438.350. 0 0 0 2r4 1 8 0 .000 284.900.000 285.000 319.ooo 192.350.OOO Unit Unit Unit Unit OPDRASIONAL BUS 2 1 4 .000 456.000 189.700. JAWA TENGAH 187.000 2+.000 434.000.000 187. D.450.000 438.000 434.900.000 437. SUMATERA UTARA J.740.000 285. GORONTALO 27.0O0 280.000 284.25'0.700.OOO 437:850. ACEH 2 .000 r92.000 204.100.900.O00 3 1 7 .200.000 458.000 438.550. 6.700.700.OOO 216.o00 284. KALIMANTAN TTMUR Unit Unit Unit Unit Unit 204.670.990.O00 280.860. D.000 456.20b.750.056. r92.900.000.330.000 193.100. NUSA TENGGARA TIMUR 20.200.550. 319. KALIMANTAN UTARA 2 5 .7IO.850.000.200.O00 319. SULAWESI SELATAN 2 9 .850. 'Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit t92.750.O00 280.350.ooo 193.550.000 284.000 280. YOGYAKARTA 1 6 .850.o00 204.100.000 207.850.O0O 467. PAPUA BARAT 2L NO.350.200. SULAWESI TENGGARA 3 1 MALUKU 3 2 .I. 0 0 0 207.850.850.000 4s8.330.200.oo0 317.000 284.000 189.200.0O0 280. Roda 6 dan/atau Bus Besar Unit 522.100.600. KALIMANTAN BARAT 2 L KALIMANTAN TENGAH 2 2 .990.330.000 100.200. 8.000 284.ooo 331.5s0.000.600.ooo 193. SUMATERA SELATAN Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit t92.200. O 0 0 7 .000 szz.O00 1 5 . JAKARTA 1 4 .100.000 192.330.000 2 0 77 1 0 .750.000 437.850.OOO 10.000 437.oo4 437.100.O00 434. t 2 .000 434.000 456. 0 0 0 22r.000.000 204.990.600.000 280.330. B A L I 1 8 .000 319.800. SULAWESI UTARA 26.250.7 LO.3s5.750.I.OOO 456.850.1 0 0 .O00 469.000 192.O00 3i7.550.000 204.K.000 189.ooo.O00 458.330.450.000 285.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 1a\ LJ- 20 SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN OPERASIONAL KANTOR DAN/ATAU LAPANCAN RODA 4 IEMPATI NO PROVINSI SATUAN PICK UP t4l MINIBUS t5l DOUBLE GARDAN t6) 1 .860.940.000 429.000 193.350.700.600.990.4O4 434.000 193. JAWA TIMUR Unit Unit Unit Unit Unit t7.450.ooo 434. PAPUA 34. NUSA TENGGARA BARAT 1 9 .750. 9.000 275.000 456.' BANGKA BELITUNG 11 BANTEN.OOO RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI SUMATERA BARAT LAMPUNG 3ENGKULU +.000 317.550.7LO.350. JA1MA BARAT 1 3 .000 275. SULAWESI TENGAH 3 0 .700.000 187. flt Roda 4 Micro Bus Unit Unit s 17.000 275. SULAWESI BARAT 28.450.700.OO0 Yri! Unit 2 Roda 6 dan/atau Bus Sedalg 3 .000 189.

000 19.430.000 19.110.OOO 33.o00.250.000 20. PEI{GADAAN KEIVDARAI\N RODA 2 IDUA} OPTRASIONAL KANTOR DAN.O00 RIAU KEPULAUAN JAMBI SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG RIAU 30.O00 34. SULAWESITENGAH I ]ULAWESI TENEGARA MALUKU PAPUA 3s.ooo.690.Oo0 18. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN I KALIMANTAN BARAT TENGAH SEL{TAN TIMUR UTARA 19.O00.OO0 20.670.670.83O:OO0 21.OOO Unit Unit Unit 19.800.000.000.000 18.000.430.O00.K.000. 0 0 0 18.OOO.250.OOO.810.670.ooo 33.OOO. NUSA TENGGARA 33.000.000 19.OO0 20.o00 // .OOO.000 34.OO0 BENGKULU s1.000.O00.ooo 31.ooo.OO0.OO0 2 . YOGYAKARTA BALI 30.OO0 o.250.O00.o00 34.OOO.OOO 18. BANGKA I BANTEN D.000 37.800.OOO r7.OOO 21. JAWA BARAT a u J./ATAU IO PROVINSI SATUAN OPERASIONAL LAPANGAN {CEH SUMATERA UTARA Unit 18.OOO.000 D.250.OO0 19.670.OO0 17.000.000 31.OOO. 11 0 .OOO 1 9 .000 31.800.o00 31. O O O 1 9 .000 18.O00 Unit Unit Unit Unit Unit 30.800. 35.000 20.430.OO0 29.000 18.690.800.o00 34.OO0 2 .OOO 18.OOO Unit Unit Unit Unit Unit Unit BELITUNG t8.I.000.ooo 30.430.800.OOO. JAKARTA JAWA TENGAH Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit BARAT Unit Unit 29.000 2 .OO0 8 .OOO 18.000.OOO 31. JAWA TIMUR 30. 1T O . O O O 29.o00 1 9 .OOO.O50.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLlK .OOO 19. r7.000 36.000 35.250.OOO 18.OOO 34.OO0 9 .OOO.oo0 6 .OOO. Unit Unit Unit Unit Uilit ]ULAWESI UTARA iORONTALO }ULAWESI BARAT o. VIALUKU UTARA PAPUABARAT Unit Unit Unit 20.OO0' 20.zo vn 22 SATUAN BIAYA LAPAIIGAN.110.oo0 31.000.oo0 30.250.OOO.OOO 8 . KALIMANTAN KALIMANTAN KALIMANTAN J.OOO.oo0 36.OOO.800.o00.670.O00 39.OOO 33.].1 1 0 .ooo.OOO Unit Unit 35.OO0 18.810.000 18. ]ULAWESI SELATAN 9 .OOO 33.810.

000 440.000 500.OO0 AWA TIMUR Stel Stel Stel Stel t7 B A L I 1 8 .000 400.000 ooo-000 970.000 550.000 500.000 500.000 650.000 650.000 590.000 450.000 450.000 Stel Stel Stel Stel Stel Stel Stel Srel J- s00.O00 850.000 450.000 440.000 440.000 400.000 490.000 700.000 530.000 450.000 _ .000 550.000 530.000 360.AS PEGAWAII PERAWAT .000 400.000 900.000 Stel Stel Stel Stel Stel Stel // .000 390. JAWA BARAT 1 3 .000 800.000 450.O00 460.000 350.000 660.000 650.OO0 9 .000 450.K. D.200. SUMATEM BARAT 7 SUMATERA SELATAN 8 .000 440.000 900.000 650.000 610.000 650.000 440.100.000 Tgo.000 500. BENGKULU 1 0 .000 450.000 910.O00 450. JULAWESI TENOAH 3 0 . NUSA TENGGARA TIMUR 490.000 650.000 540.O00 500.000 390.000 500.000 440.000 440.000 390.000 650.000 500.000 450.000 490.000 . LAMPUNG 600.000 500.O00 650.000 460.000 360.000 550.000 380.000 450.000 850. KALIMANTAN BAMT 2l KALIMANTAN TENGAH TIMUR UTARA Stei Stel SteI Stel Stel Stel Stel Stel 2 2 KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN 2 4 I(ALIMANTAN GORONTALO 9_q_o=9-_q9 920.000 400.000 400.000 1.000 500.000 650. 440.000 950.200.O00 900.000 900.000 750.000 850.000 660.000 440.000 450.o00 450. 0 0 0 1.oo0 460.000 450.000 610.000 500.000 600.000 520.000 930.000 450.000 620.000 800.ooo 460.000 360.I.000 550.000 390.300.000 610.000 1.000 590_OOO Stel Stel Stel Stel Stel Ste'l L 2 .000 660.000 900.000 500.000 500.000 .000 500.o00 780.ooo 850.OO0 PAKAIAN KERJA SATPAM (8) I 1 (21 ACEH SUMATERA UTARA RIAU KEPULAUAN RIAU (31 Stel (s) 460.000 500.000 500.000' 650.000 450.000 680. JULAWESI TENGGARA 3l MALUKU 3 2 MALUKU UTARA PAPUA 3 4 PAPUABARAT 610.O00 610.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -2r- 23 SATUAil BIAYA PENGADAAN PAKAIAN DINAS NO PROVINSI SATUAN PAKAIAN KERJA DOKTER (4) 610.000 430.400.000 440.O00 6 10.000 1.000 440.000 900.000 590.000 650.000 400. BANGKA BELITUNG t1 BANTEN 500.000 650 nnn PAIqIAN DIN.000 940.000 440.000 460.000 500.000 980.000 650.000 380. SULAWESI SELATAN 2 9 .000 2 5 SULAWESI UTARA zo 2 7 SULAWESI BARAT 2 8 .YOGYAI(ARTA to 450.o00 650.000 500. D.000 380.000 900.000 400.000 6 10. J A M B I 6 .000 390_OO0 390.000 Stel 460.I.000 340.000 500.PAI(AIAN SERAGAM MAHASISWA/I (6) PAKAIAN KERJA soPrR/ PESURUH {7} 460.8 5 0 .000 650.000 4l o. NUSA TENGGARA BARAT T 9 .000 450.o00 500.O00 1.000 400.000 650.000 900.000 400. JAKARTA JAWA TENGAH 1 5 .000 1.OOO 5.000.000 900. 20.000 440.000 500.000 350.000 450.000.000 1.000 500.

KE] JA \UAN zuAU I 260.000 ESI BARAT TI 240.O00 240.NTAN BARAT VI .OOO 2iioo.000 315.120.O00 880.000 270.OOO 372.OOO 450.ooo 1. GO 27.11 ULU A BELITUNG EN 3ARAT IAKARTA fENGAH L 4 .OO0 910.000 310. D.000 250.000 1.NTAN TENGAH 294. JA\ SU] Y ERA BARAT SU] { BRA SELATAN )T VG 260.300.O00 930.OOO 350.O00 930.000 325.OOO 800.240.ooo 400.OOO 5.oo0 400.000 310:000 930.OOO 400.OOO 450.000 220.000 545.000 425.000 220.000 910.r22.000 418.O00 330.OO0 978. 4. JA\ 15.000 540.OOO 260.000 300.000 263.O00 350.OOO (s) 1. SU] 3 0 SUl 3 1 MA 32 MA33 PA 34.OOO J UTARA A A BARAT 240.116.OOO 238.025.OO0 1. KA] 2 4 .000 423.OOO 240.040.OOO 495. BAl 11.OOO ESI SELATAN ESI TENGAH ESI TENGGARA 910.I 1 6 .000 1.000 9to.000 350.1 IENGGARA BARAT TENGGARA TIMUR .000 577.000 300.O00 930.O00 930. sul 2 9 . SUl 28.000 310.O00 800.000 1.000 385. SU] 2 6 .160.000 336.O00 240. NU 20.000 450.000 260. JA\ T7.000 482.OO0 350.o00 // .000 370.000 450.NTAN TIMUR riI .O00 910.O00 432.000 250.ooo 1. BA 1 2 .020.000 402.O00 930.O00 450.o00 825.OOO 400. PAI iYAKARTA TIMUR I '. 3.OOO .o00 305. BA i 8 .O00 834. BIAYA PAKET KEGIATAN RAPAT/PERTEMUAN nteri & Setingkat Menteri DI LUAR KANTOR iah NO.OOO 458.O00 490.OOO 500.o00 I.o00 1.000 930.O00 960.000 910.OO0 1. KAI 23. NU t9.AOO 370.OOO 1. D.OOO 241.000 350.350.O32. BE] 1 0 .870. PROVINSI HALFDAY FULLDAY FULLBOARD I (21 AC] SU { ERA UTARA RI L n (3t 260.OOO (41 435.OAO 1.O00 1.NTAN SELATAN \4 .OOO 310.000 420.NTAN UTARA ESI UTARA TALO 300. KAI 25.000 328.OOO 13. 6 7 8 LAN 9 .o00 t.000 260.044. KA] 2 7 KA1 2 2 .000 450. 2.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -22- 24 SA 24.000 400.

000 336.000 280. 29 30 31 32 ?? J+.OOO (s) 1.OOO 921.000 254.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLII< -23- 24. RI AU (31 236.O00 785.OOO MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 276.000 245. ACEH 2 . JAKARTA 190.500 335. KEPULAUAN RIAU 5.000 81s. SUMATERA BARAT 7 SUMATERA SELATAN 8 .I. BENGKULU 1 0 .000 401. 28. JAWA TIMUR 17.000 327. NUSA TENGGARA BARAT IY.000 350.O00 .OOO 740.OOO 1.ooo 800.000 280.OO0 456.000 206.AOO t 4 JAWA TENGAH 1 5 .000 228.O00 870.000 347.2 Pejabat Eselon I & II ru NO.OOO 722.000 210.OOO 9 .OOO 770.000 246. NUSA TENGGARA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO 250.000 300.OO0 829.000 320. 25 26 27. JAMBI 6 .000 710.OOO 210.000 740.OOO 230.OOO 62I.000 270. LAMPUNG 190.802.OOO 400.OO0 790.000 368.OOO 287.O00 200.OOO 490. 280.000 340.000 328.000 209.000 380.000 295.ooo 810.OAO 90l". 22 23 24.O00 763.I.O00 290.OO0 690.O00 401.OOO 754. tsALI 1 8 .008.000.OOO FULLBOARD (21 1 .OOO 930.OO0 SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA 190.000 337.O00 1.OOO 320.000 280.000 344. D.OOO 820.OOO 20 21.000 173.000 204.OOO 230.OOO 200.OOO 280.000 250.ooo 820.000 408.O00 t/ .OOO 190. SUMATERA UTARA 3. BANGKA BELITUNG 11 BANTEN I 2 JAWA BARAT 1 3 D K. I PROVINSI I{ALFDAY FULLDAY (41 400.000 321.000 2r7.OOO 4 .000 355. YOGYAKARTA 16.000 295.OOO 517.O00 830.O00 693.O00 740.OOO 228.OO0 390'O00 340.OOO 740.O00 763.ooo 640.O00 785.OAO 720.000.000 405. 224.O00 743.000 340.O00 227.000 287.OOO 235.640.OOO 280.000 350.

000 261. ST fit |ERA UTARA J.OOO 465. 27.000 180.000 550. 22. L7.AUAN RIAU I M BI 6.OOO 630.000 305.000 183. 31.OOO 759. 20.OOA 825.000 755.000 21 0 .000 259. 0 0 0 307.00o t67. 19.000 230.OOO' 205.OOO 235.OOO 705.000 220.000 172. 24.000 150.000 665.OOO 290. (J (3) 198. 25.OOO 563.000 395.OOO 175.000 (41 300.000 i32.000 209.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -24- Pejabat Eselon III Kebawah dalam runi NO.000 140. L NT A TENGGARA BARAT NT A TENGGARA TIMUR KA \NTAN BARAT KA {NTAN TENGAH KA \NTAN SELATAN KA \NTAN TIMUR KA \NTAN UTARA SU ESI UTARA ITALO SU ESI BARAT SU L\ ESI SELATAN SU [\ ESI TENGAH SU ESI TENGGARA MI u :U MI I t :U UTARA PT A PA BARAT LA utr 2is.OOO 200. 24. 16. L3.000 615. tl L2.000. e2 34.000 224.000 236.OOO 282.000 540.O00 540. ST ERA SELATAN 6.OO0 185.000 l-u.000 655 r)c}c) 703.OOQ 336.000 // .000 L72.OOO 297.000 200.000 L78. 14. 32.O00 640.OOO s76.400 546. (ULU BI iA BELITUNG B IEN JA BARAT D.O00 305.200 310.OOO 200.000 '280. R \ 4 . 15.OOO 139.000 275.o00 620. 30.000 240.OOO 250.000 180. JAKARTA JA At TENGAH D . K1 'lJ .000 150.OOO 615.OOO 748.OO0 330.000 327.OOO 550.O00 600.OOO 180.OOO 411.O00 sos.O00 277. 18.000 558. 29.OOO 145. 21.000 186.000 208.OOO 240.OOO 535.OOO 160.OOO 614. 23.000 220. 26. ST rERA BARAT / .000 159.OOO 185. PROVINSI HALFDAY FULLDAY FULLBOARD {1) {2) A( 1 2 .OOO 550.000 251.OOO 335.OOO 543.000 219.000 329.000 520.0O0 288.000 186.O00 522. Y IGYAKARTA JA A TIMUR B.OOO (s) 650.OOO 540.o0o 646.OOO NG 180.OOO 335.OOO 295.OOO 274.O00 1.000 230.000 209.

37.O00 s.466.s99.JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA AMBON AMBON AMBON AMBON AMBON TUJUAN (3) AMBON BALIKPAPAN BANDA ACEH BANDAR LAMPUNG BANJARMASIN BATAM t4].OOO 4.000 9.00O 9.856.353.000 5. JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA .23|.000 13. 26.000 4.658.OOO 5.OOO 4.830.OOO 3.984.364.OOO 4.487. 35. 39.861.OOO 6.OOO 3 .081.000 3.797.413.027.OOO {s) 7.434.62L.530.OOO 5.824.113.000 3.OOO 10.OOO 7.000 2.4L2.674.O00 5.000 5.054.519. 29 30 ?1 32 33 34.OAO 2.B29.000 7.OOO 2.r39. 8.568. L4 15. 36.0OO 3.0O0 4.OOO 3.OOO 4.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 25 :".252.000 TERNATE TIMIKA DENPASAR JAYAPURA KENDARI MAKASSAR MANOKWARI 10.001.444.177.000 TO.295.867.O22.861.583. L7.8BB.OOO 3.AOO 6.O81.519.000 7.867.000 2.OOO 7.268. 2 2 6 000 5.000 2.OAO 5. 16. 27. 25 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS DALAM NEGERI {PPI dalam ru NO ASAL {1) '| I KOTA QI SATUAN BIAYA TIKET BISNIS EKONOMI _? J 4 T 5 6. 20 27 22 23 24.OOO 2.000 14.OOO 4.455.342.OOO 4.316. 13.107.252.000 2.824.78L.OOO 4.1B2. 7.OOO 1.861.000 7.+t2.OOO 3.492.995. L9.664.OOO 2.407.00O 3.065.262.695.OOO 2.OOO 5.OOO 4.984.OOO 7.808.000 2.000 3.OOO 4.193.102. 25. 18.47I.182. 38.000 8.OOO 2.268. 0 1 6 ooo 2.065.000 7.348.952..OOO 4 .OOO 4. 1 6 7 oo0 2.OOO // .230.OOO 2.OOO BENGKULU BIAK DENPASAR GORONTALO JAMBI JAYAPURA JOGJAKARTA KENDARI KUPANG MAKASSAR MALANG MAMUJU MANADO MANOKWARI MATARAM MEDAN PADANG PALANGKARAYA PALEMBANG PALU PANGKAL PINANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA 14.583.000 7. o to 11 I1'" 13.OO4 8.000 4.OOO 5.285.460.OOO 2.305. 28.000 7.000 3.B24.000 t 6 .OOO 7.B24ooo 3.OOO 2.

504.O00 5.760.000 3.316.167.947.O00 JOGJAKARTA 12.257.2.423.000 1.664.000 DA ACEH JAYAPURA JOGJAKARTA 19.000 5.OOO OGJAKARTA 5.OOO 4.744.749.445.O00 6.O00 5.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESTA -26- dalam ru SATUANBIAYA TIKET EKONOMI SORONG 2.000 19.000 4"749.OOO 14.0O0 11.674.OOO 4.L29.071.OOO 3.O0O 4.647.OOO 6.076.OOO 9.000 5.648.161.000 10.OOO to.119.942.000 _3Js4.487.000 7.000 9.236.OOO 3.813.o9q 5.835.781.OOO 5.155.140.493.000 6"439.000 8.739.113.000 6.OOA 12.O4O 10.305.354.000 5.412.000 6.765.OOO t/ .000 10.0OO 18.760.199.568.150.000 4.717.000 R LAMPUNG AR LAMPUNG 14.OOO 10.OOO 10.4OO L2.985.305.000 4.OOO PALEMBANG PEKANBARU 1"0.996.

OOO 3.663.OOO PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BATAM DENPASAR JAKARTA JAMBI JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PANGKAL PINANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TANJUNG PANDAN BANDA ACEH BATAM 5.145.546.O00 4.723.O00 6.OOO 2. BANDUNG 1. BATAM r 2 0 .220. BANJARMASIN L 7 7 .824.000 2. BANDUNG I O 2 . _ BANDAR LAMPUNG 9l BANDAR LAMPUNG 9 2 .375.OOO BIAK DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA BANDA ACEH DENPASAR JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK 7.OOO 2. BANJARMASIN 1 0 6 . BANDAR LAMPUNG 88.94t.O00 / / .631. BANJARMASIN 1 0 9 .000 3.000 3.792.386.OOO 9.O00 4.498.942.027.123. BANDAR LAMPUNG 9 0 .OOO 4.782.OOO. BANDUNG 94.097.000 7.717.316.O22.006.000 2.433.000 9.000 4.936. BANDUNG 93.455. 5.439.498. BANJARMASIN 1 1 8 .OOO 9.OOO 5.006.O4O 7.594.263.642.135.OOO 3.OO0 6.OOO 4. BANDUNG 1 0 0 .OOO 10.O22.92A.000 8.OOO 1.738.000 6.000 4.546. BANJARMASIN ro7.000 8.O00 2.701.000 8.AOO 9. 3.472.OOA 4'.000 16.252.385.385. BANDUNG 1 0 3 .OOO 7.OOO 3. BANDUNG I O 4 .OOO 4.370.369.647. BANDAR LAMPUNG 87.O0O 4. BANDAR LAMPUNG 89.064.000 8.000 6.931.000 4. BANDAR LAMPUNG 86.396.OOO 7.OOO 85.OOO 16.599.193.O00 8. BANDUNG 99.653.OOO 3.000 6.O00 4.26a.856. BANJARMASIN I 1 6 .O00 6.O49.000 7.685.958.000 4.289.413.707.905.r29.O0O 2.05.OOO 13.OOO 3.OOO 5.450.OOO 4.OOO.686.O22.583.626.MENTERI KEUANGAN BEPUBLIK INDONESIA -27 - ruplal NO KOTA ASAL (21 SATUANBIAYA TIKET TUJUAN {1) r3t PALEMBANG BISNIS (41 4.O00 4. BANJARMASIN 1 1 0 .AOO ro.OOO L476.936. BANDUNG 95 BANDUNG 96 BANDUNG 97 BANDUNG 98.824.407.000 3.498.0O0 4.000 2.4OO L6.957.936.508.OOO 17. BANDUNG 1 0 1 .OOO 10.000 7.OOO 4.OOO 8.760.439.696. BANJARMASIN 1 0 8 .359.OOO 5.000 5.824. BANJARMASIN 1 1 1 .931. BANJARMASIN 1 1 9 . BANJARMASIN L t z .129.OOO 2.599.s78. BATAM EKONOMI 5t 2. BANJARMASIN 113 BANJARMASIN TT4 BANJARMASIN 1 ' 1 5 .OOO 3.000 3.000 13.000 4.000 6.525.749.380.O4O 8.O00 2.000 5.482.337.OOO 4.000 8.OOO 3.792.000 10.OOO 10.000 3. BATAM 121 BATAM L22 BATAM I23 BATAM I24 BATAM 125 BATAM 26 BATAM L27 BATAM 2 a BATAM L 2 9 .482.OOO 2.412.931.OOO 7.

000 7.OOO .434.OOO 3.878.000 4.OOO 6.915.000 B4q4B PASAR MANADO ____l.615.985.729.000 3.851.476.OOO 8.615.873.278.193.00O 16.119.O00 3.000 18.00O 8.OOO 16.000 t6.680.390.129.00O SURABAYA 16.71.OOO^ 2.L45.932.00O 7.648..000 12.428.333.000 9.qo9_ 1.782.10&OO0 8.z-q.10.0OO 4.477. dalam irr SATUAN BIAYA TIKET 7.OOO 7.568.000 PALEMBANG PEKANBARU t5.OOO 3.952.28 :.0O0 4dr-ooo 3.000 4.000 // .000 4.000 11.193.000 18.000 15.108.0OO 4.000 t3.s51.622.707..OOO 16.140.000 15.439.733.733.000 KUPANG 2.000 18.738.145.000 7.8.O4O 11.OOO PALANGKARAYA PALEMBANG PEKANBARU 8. PALANGKARAYA 6.424.952.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA .OOO BALIKPAPAN 10.OOO.861.472.OOO 3.000 6.781.274.631.557.OOO 4.000 72.

16.000 7.OOO 10.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -29 - dal am ruplal NO (1) 175 176 177 t78 KOTA ASAL ol JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYAPURA JAYA-PURA JAYAPURA JAYAPURA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA JOGJAKARTA KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI KENDARI .ooo 5.1 0 3 . 3 .OOO 4.519.000 4.435.OOO 2.OOO 1.166. 181.000 2.00O 5.000 12.722.rO9.108.054. 6 1 5000 3.OOO 5.873.31 1.000 7.706.633.OOO 8.OOO 3.000 10.ro2.819.097.000 16.82.1 6 7 .OOO r99 200 1 1 .000 9.460.659.OOO / // . 186.00O 9.722.289.322.0O0.000 10.OOO (s) 11.263. 10.O22.000 i 1 .840.OOO 4.OOO 2r4.000 LO. 198 6.0OO 9.861.931.493.311.525.466.O00 6.000 3.658. 2L5.161.0OO 7.OOO TB7.000 3. 189 190 191 792 193.000 4. 10.OOO 2r1. 212.000 208 209 2LO.OOO 4.087.00O 5.637.000 14.OOO 6.OOO 11.000 9 . 3 8 1 ooo 15.953.48L.648.407.OOO 5. L97.386.000 5.OOA 11.273.000 1 7 .348.027. 0 0 0 18.129.OO4 9.79a.193. 213.000 5.000 lL.380.787.4A7. 4.000 5. 183.O92.000 9. 8 9 4 .220. r82.663. 7 t 7 ooo 9.204.455.000 203 204 205.OOO 185.OOO 5.909.140.000 2.0OO 9.722.038. 184.000 7.000 3.000 16. s 2 7 ooo r79.0O0 10.OOO 8.OOO 5.932.102.000 10. 188.177.776.OOO 5:134.000 4.749.00O 7.000 5.1.910.327.536.568. 216.567. 0 0 0 9.108.765.659.4OO 4.OOO 5.129.322.OOO 3.166.380.770.659.000 8. 0 0 0 4. 206 207 6. 180.000 8.723.OOO 18.482. t94 195 196.O0O 8.893.OOO 6. 6.O4O 2.000 s.O00 2t7 218 2I9.000 7.786.000 8 .00O 2Ar 202 8.O0O 17.536.969.OOO 11 .KENDARI KENDARI KENDARI KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG KUPANG MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MAKASSAR MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG MALANG SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN '{3) MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTiANAK TIMIKA DENPASAR MAKASSAR MANADO IVIEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK TIMIKA BANDA ACEH BATAM DENPASAR JOGJAKARTA PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA JAYAPURA JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO SURABAYA BIAK JAYAPURA KENDARI MANADO TIMIKA BALIKPAPAN BANDA ACEH BANJARMASIN BATAM BIAK JAYAPURA KENDARI MAKASSAR BISNIS EKONOMI ftl 22.OOO 5.

OOO 7.000 70.364.738.MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLII( -30- alam ru SATUANBIAYA TIKET EKONOMI 13. 5 5 2 .OOO 9.546.134.246.750.600.504.4I7.000 JAYAPURA 2.O00 4.OAO 4.OOO 5.000 PALANGKARAYA 7.781.000 15.000 9.000 11 .867.000 4.717.10.000 s.32r.167.91"5.418.937-OOO 16.OOO 8.092.000 5.284.974.OOO .000 9.6l _5.685.00O 8.000 7.000 4.744.552.102.000 10.000 14.OOO 12.01"2. 3 11 .055.1_83.OOO 10.0O0 4.000 14.316.733.873.O0O 8.000 18i258.ooo BANDA ACEH 10.OOO BANDA ACEH 3.000 .514.000 6.OOO 4.718.851.000 PONTIANAK 2.466.000 12.000 6 . 0 0 0 15.000 8.000 SURABAYA 9.846.000 16. O 0 0 13.461.7L7.739.

000 6.000 3.000 5. 5.894.000 3.OOO 8.000 6.760.000 3.140.OO4 4.412.444.097.883.000 4 .OOO 4.OOO 7.739.466. 296.OO4 8.00O 3. 295.000 7.696.O22.00O 7. 276.284.OOO 5.947.000 6. 269.685.OOO 3.000 267.262.000 7.936.000 7.31 - ruplal NO ASAL {21 P.000 9.0O0 8.407.000 3.OOO 3.OOA 4.845.OOO 8.OOO 8.685.477.198.OOO 16.OOO 3. 305.060.OOO 7.391.161.279.883.690. 303.829.OOO 6.OOO 8.OOO 4.000 8.589.OOO 6.557.000 4.24t. 3.808.OOO 7:797.979.000 SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA DENPASAR JAYAPURA MAKASSAR TIMIKA 11.OOO 4.268.888.OOO 3.385. 15.000 6.OOO 3. 6 5 3 000 3.262.000 5.878.000 2:578.305.744.OOO 4.000 4. 6 2 6 ooo 5.00O 283.000 3 .OAO 300.642.000 308 309. 311.OOO 4.818. 302.878.979.8B3.840.OOO 9.659. 284.OOO 5. 297.00O 1.000 4.o0o 72. 10.77r.936.535. 3.000 4.252.781. 307 PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK SEMARANG SOLO 4 .MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . BATAM JOGJAKARTA MATARAM MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU SEMARANG SOLO SURABAYA BALIKPAPAN MAKASSAR PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR POSO SORONG SURABAYA TOLI-TOLI BALIKPAPAN BANJARMASIN BATAM JOGJAKARTA MAKASSAR MANADO MEDAN PADANG PALEMBANG PEKANBARU PONTIANAK SEMARANG SOLO SURABAYA PONTiANAK SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR SEMARANG SOLO SURABAYA TIMIKA MAKASSAR MAKASSAR 8.OOO 275.915.000 8.q"LANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PALANGKARAYA PA.000 .295.000 1. 278 279 280 287 282 9.LANGKARAYA PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALEMBANG PALU PALU PALU PALU PALU PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PANGKAL PINANG PEKANBARU PEKANBARU KOTA SATUAN BIAYA TIKET TUJUAN (31 BISNIS (41 EKONOMI ts) 4. 287. 306.433.22A.00O 3 .000 265.187.000 3.829.675.466:OOO 9.000 6.000 2aB 289 290 29L 3.038. 271 272 273 274.803. 3L2 313 314 315. 5 1 4ooo s.941.24L.326.631.888.000 7.086.578.000 6.210.0O0 6.337 . 298. 294.423.076.O22.OOO 4.000 5.252.OOO 310. 268. 7 3 3000 3.957.915.300.904.000 8.000 9.OOO. 299.065. 8.OOO 4. 266.000 6.O4O 3.236.O0O 6.OOO 9.000 9.OOO 9.OOO 15.204.000 4.252.OOO 7. 277.118.706.797.091.466.765.000 7. 285. 301.000 3.000 4.0O0 7.O00 5.OOO 292 293.000 2.0OO 1. 286. 3 16.OOO 1.000 4.915.663.236.685.696.O0O 72.OOO 7:23I. 304.000 3.739. 270.247.829.

I. YOGYAKARTA L 6 . BANGKA BELITUNG 11. NUSA TENGGARA TIMUR 20. 4. 32. 26.O00 60.O00 110.000 213. PROVINSI SATUAN {3) Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali BIAYA TA2OT4 (2) 1. KALIMANTAN TENGAH 22.OOO RIAU KEPULAUAN RIAU JAMBI 6 .000 90.OOO 107.JAWA TIMUR L7.000 Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/KaLi Orang/Kali Orano/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orane/KaIi Orane/Kali Orals/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/Kali Orans/KaIi Orane/Kali 60. KALIMANTAN BARAT 2 1 .000 72. 24.SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA MALUKU MALUKU UTARA PAPUA PAPUA BARAT 128. D. JAWA BARAT 1 3 .O00 171. BENGKULU 1 0 .000 50.000 232.000 94. JAWA TENGAH 1 5 .ooo 96. . 3.000 60. BANTEN 12.OOO SULAWESI .O00 353.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -32- 26 SATUAN BIAYA TAKSI PER.000 // . 31.000 2L7. 29.K.O00 80. KALIMANTAN SELATAN 70.O00 115.000 306. 33 34 KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI BARAT 353. ACEH SUMATERA UTARA (41 95.000 151.o00 80.OOO Orans/Kali 354.ooo 170. 27. SUMATERA SELATAN 8 . LAMPUNG 9 .000 i23. 30.o00 97. SUMATERA BARAT 7 . D. NUSA TENGGARA BARAT 19. 5.000 116. BALI L 8 .O00 174. JAKARTA L 4 . 2.000 60.000 130.OOO 23.000 131. 28.I.000 148. 25.'ALANAN DINAS DALAM NEGERI alam NO.

749 6. 4.237 17.831 3.266 12.494 15. 2. KOTA EKSEKUTIF BISNIS '2 AMERII{A Chicago UTARA EKONOMI q (1) 3) (+ 6.A40 6.223 14.399 16. 11. 8.970 5.591 5. 13.353 8.325 9.477 L2.564 7. L4 15 L6 18.702 23.635 I 1 .753 4.713 +.269 7.L27 17. 19. LL.r78 3.570 20.520 10.277 3.924 6.393 L3. 5. Houston Los Angeles New York Ottawa San Fransisco Ioronto 7.1 8 7 L4.2OL 3.291 7. 3.357 3. 2 T .809 6.r77 5.083 2.468 l_ 1.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -33- 27 SATUAN BIAYA TIKET PESAWAT PERJALANAN DINAS LUAR NEGERI (PPI dalam US BIAYA TAHUN 2074 NO.713 5.L34 10.77r 3.50 1O.743 10. 18. Vancouver Washington AMERII{A SELATAN Bogota Brazllia Boenos Aires Caracas Paramaribo Santiaso de Chile Quito AMERII{A TENGAH Mexico Citv Havana Panama Citv EROPA BARAT Vienna 12.7. 9. Brussels 10.487 1.458 8.832 15.018 21. 6. 5 1 8 9.335 13.399 9.623 8. 12.587 3.994 3.970 5.130 7.389 7.822 14.874 L7.426 1 1.900 L2.24O 3.767 12.966 LT.870 t/ .428 3.539 L6.902 14.

.479 ra.g45 7.959 7I.921 EROPA TIMUR Bratislava 8.!) _-___.__g.L13 .767 .__ 9.77g I4.031 5.977 5.-8.3q1_ 3.939 +.73.931 Oslo PA SELATAN rL.446 -9.216 10.7-4 9.393 4.464 Amsterdam 6.37O _ ___9J99_ __.-.023 9.9113.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BIAYA TAHUN 2074 BISNIS EKONOMI 3.

!1"&Warsaw trrr!(rrtJ|' I'At{4. Praque KOTA .O37 3.081 8.732 LL.275 59. 48.599 1n Ann -___-'-__a 8.000 6.536 7.494 7.282 5.774 8. 6I.555 6. 55.346 5.524 7. 60. 50.72I 5. Windhoek c"p" To*. 62.733 5.706 4.966 9. 54.6L2 3.gog 7.9o4 8.- __!_8_.457 3.551 9.819 51.975 4.949 9.sLO 7.779 9. - Dakkar luja 12.915 5.330 6.473 IO.5O7 7. AFRII{A UTARA Algiers Cairo Khartoum Rabbat Tripoli T\rnisia 9.414 4.700 8.241 I4. 64. 6.479 6.1.77A 4.777 BISNIS 4 EKONOMI 47. 53.447 49.2 3) BIAYA TAHUN 2074 EKSEKUTIF 8.051 3.92O 5. 58.910 6.552 6.665 +.959 5.749 6. 57. AFRII(A TIMUR Addis Ababa Nairobi Antananarive Dar Es Salaam Harare 5. 52.2g7 7.439 9.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -35_ dalern IIS NO.947 l1 I1R 5.r Johannesbur- ---------. (1 46.593 6.94L 11 ?5s 1r. 63.849 7.747 AFRII(A SELATAN 56.I75 // .goo ro.

?3-3 ry .469 73.490 3.KEUANGAN MENTERI INDONESIA REPUBLIK -36- BIAYA TAHUN 2OL4 5.730 4..976 6.9.433 _ _ _6JJ]_ -------3-ry1 4.110 3.66I ASIA TIMUR .--.617 13.

Hanoi 9 7 .562 2.501 90. Ho Chi Minh 98. 111. 89. 1.413 . 92.427 659 L.417 3. Bangkok 9 5 .468 2. Kuala Lumpur 1 0 1 .886 6.777 8.557 2.833 1. Vientiane 1 0 6 .158 2.677 1. TI2.453 918 L02 103 2.940 Perth Port Moresby Sydney L L 4 ./ .627 403 L.32r.506 6.673 ASIA TENGGARA Bandar SeIi Bagawan 94. Vanimo 1 1 5 Wellington 5.147 1. Darwin Melbourne Noumea 5. 110. 11 9 3.858 3.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -37- dalam U NO.274 L. L.981 673 919 823 7.628 1.42O 2.202 997 1.628 2.633 2. 113.964 2.O25 1. 108.333 3.235 525 694 585 1. 109. Davao Citv 9 6 . 91.64L L.801 7.784 1.2L2 1.237 2. Yangon ASIA PASIFIK Canberra 93.503 911 L. Manila Pnom Penh L O 4 Singapore 1 0 5 .344 2.917 1.561 4.687 2. (21 Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi (s) 3 .900 3.063 5. Kota Kinabalu 1 0 0 .398 4.318 6.894 1.757 1.034 2.053 ro7.833 L.5OO 3. Johor Bahru 9 9 .OO9 r.744 4.689 4.6L4 766 1.O92 2.629 3.150 545 1.155 2.252 4.814 5.656 t.380 3.226 3.482 4. 2. BIAYA TAHUN 2OL4 KOTA EKSEKUTIF BISNIS (4 EKONOMI 5 r) 88.380 2.195 r.525 5.558 1.926 4.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -38- SIAYA PEIIYELENOGARAAN PERWAKILAN RI DI LUAR NEGERI pengamanan ATK. York (termasuk KJRI New t/ . Lampu. Jamuan Kantong Diplomatik. Sendiri. Langganan Koran/Majalah.

42. 57.220 1.895 2. 2.910 1.220 I.375 2.220 1. 11 5 t.341 110 96 95 LL7 95 95 95 103 99 86 85 106 85 85 85 93 52.270 Madrid Rome Vatican qeqereg_ EROPA TIMUR L. JC- 56. 41.02 21 22 '22 L9 2.295 161 158 55 55 54.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -39- dalam ATK NO KOTA (or) (3) 2 .733 2.732 108 lt7 118 121 84 90 91 93 95 I02 87 1. Helsinski Stockholm London 24 22 22 110 t-01 99 102 L2L 209 2L5 256 22 26 Oslo EROPA SELATAN 36. 38.FRJKA TIMUR Addis Ababa Nairobi Antanalarive Dar Es Salaam Harare I.340 Langganan Koran/ Majalah (Ekslempar/ Rr rl anl Lampu (Buah) Pengarnanan Sendiri Kantong Diplomatik Jamuarr (oB) {6) 3. 58.275 1.668 L.220 183 148 t48 148 161 1.776 2./ . r. 33. 47.22O 43.O29 1. 46.27r 2.936 L. 145 156 158 161 165 177 151 177 18 20 20 20 2.220 148 145 6 6 2. 53. 48.O82 2.478 L23 L32 113 86 +4.773 143 r34 L43 139 148 40 35 35 40 JD .220 I.220 1. Bucharest Kiev Moscow 1.773 1.749 3.029 r32 123 r.690 L. Warsaw Budapest ATRII(A BARAT Dakkar {buja S. 39.O82 2.7r 150 148 22 L9.L79 Zagreb A. 45.341 2.978 3. 51 Bratislava 1.947 1. 35.232 2.978 (ke) (71 232 213 (oH) (81 I (2) EROPA UTARA 0openhagen (41 281 259 254 267 311 (5) 31 32.220 7.962 2.232 2.220 L.760 2.220 1.966 2.669 2.thens Lisbon r. Sarajevo 1.220 I.220 t9 23 L9 I9 L9 20 Praque Sofia 50. 49.220 L. 40. 34.732 1.O70 t.867 7. 37.967 1.096 r32 r28 136 '5 5 2.220 L.585 3.

220 1 .170 L.449 r. Mmalna P shdad E Iman n ! wait 1.t70 82.1 7 0 L.1 7 0 I. 93. RII(A UTARA Alhiers n $o artoum bbat I I poli E B 61.L7O L.25O 46 48 49 84. n M t.035 2.469 l.IA TENGAH shkent lana t.534 L. '83. t.O29 Langgalan Koran/ M4jafah (Ekslempar/ Lampu (Buah) Pengamanarr Sendiri Kantong Diplomatik Jamuan (oB) {6) (kel t7l 143 139 139 L48 (oH) (81 I (21 A .398 2. T\ nlsla 1. 79.805 40 40 40 43 I 63. 76.L70 38r 399 408 ara 189 194 777 L67 183 L77 t75 183 u Dhabi naa ldah rscat radh 372 376 394 376 399 408 t.220 L.173 2. 85.035 46 46 46 87.Town (41 t32 t28 L28 136 (5) 5 i) 59.220 1 .2s3 2.220 t.270 t. 74. 77.22Q L.220 L. 66.244 1.220 140 L41 151 138 6 6 7 6 1.547 1. 71 72. 68.220 iIA TIMUR 6 2. 89 illns kone liryo onsfang ou1 Langhai U rangzhou r. anbul bai 5 5 5 5 5 5 5 r87 L7t L73 181 t73 183 L87 1. 64.RII{A SELATAN w rdhoek n pe.270 I.rN N\\\-ff g:n-g a /h' -ztal/l NffiZ MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W -40- =S5r'ts= NO KOTA ATK (or) (3) 2.244 1..120 4t2 421 385 363 399 385 r. .150 1.22O r.250 7.224 t.220 L. 65. 75.233 49 49 47 47 44 45 4A 48 47 46 44 +4 / . 78.096 5 5 2. 60.220 1.493 1.962 eannesDurg tD1ltO 2.150 i.220 1.244 5 5 5 5 5 o 1. 88.469 51 5l 47 44 48 47 46 48 49 45 46 48 L.220 r.t70 B irut ha r. 9l 92.220 346 346 379 379 365 361 346 346 6 2. 80" 81.220 L.233. 73.450 t.690 1.2L2 139 140 150 t37 131 40 35 40 40 40 4Q r29 A IA BARAT 69.363 1.547 L.574 1.220 381 5 D 4t2 439 J.815 1.324 6 6 6 6 6 6 6 47 47 51 DI '2. 9+. 61 62. 86.524 2.270 L. 7Q. r.372 928 r.575 2.bc / r32 130 6 6 2 151 1.220 1.170 L.224 90.464 P mascus A.962 1.270 L. 2.515 1.167 2.O55 3.

220 7.220 1.945 1.LVg L.553 60 57 58 58 58 59 59 82 78 79 79 79 81 81 2.170 47 47 47 46 46 37 27 5 5 r.463 2.r70 1.568 2.I7O L. 97. 101 6 5 5 5 5 5 5 r.329 2.480 982 L.t34 1.221 2.170 ro2.265 977 2. Melbourne 4 74 75 60 60 66 I. Port Moresbv L 2 6 .r70 45 45 45 46 46 1. 98. 103.170 1.170 7. Kota Kinabalu 1 1 0 .170 1.220 L. Kuala Lumour 1.220 1.170 1.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -41 - NO KOTA ATK (or) {3} L. r 15.I59 2.I7O I. 100.L78 L.350 1. 105.170 L.L7Q tL7. y'animo 6 6 6 6 b 2. 96.220 1.160 642 1.220 L.568 r23 L23 L23 IJJ 92 92 92 100 L.r41 1.170 L220 r. Dilli r. Wellington L 2 9 .917 2.227 75 /c 83 83 83 81 81 66 66 66 5 5 5 4 75 IJ 3I 1 1 1 Manila L 1 2 .747 Lt7 88 // .220 52 52 52 56 52 50 52 52 48 49 t 2 3 . I tb. 99. Penang I 1 3 . Songktrla Kuching 47 37 39 49 47 46 47 37 6T 4 4 5 4 4 1. 106.170 L. L.380 1. Pnom Penh gapore tL4. 104. Johor Bahru 1 0 9 .220 L.7to t.220 t. LO7.220 L.170 1. I 18.I7O 1.L7O T.840 '6 6 6.L70 t.220 2.362 981 1.170 1.I2O Langganan Kotan/ Majaiah (Ekslempar/ Lampu (Buah) (5) Pengamanan Sendiri Kantong Diplomatik Jamuan (oB) (6) {ke) (71 65 (oH) (8) 89 1) ASIA SELATAN (21 Kaboul feherat Colombo Dhaka Islamabad Karachi New Delhi Mumbai I4l 50 46 44 95. Sydney L 2 7 . Suva r30.480 L.22L 5 5 5 5 4 65 60 60 60 75 60 62 78 /J 83 66 69 a7 83 a2 83 66 1 1 9 .329 ASIA TENGGARA Bandar Seri Bagawan Bangkok Davao Citv Hanoi Hq Chi Minh l08. Canberra L2T Darwin t 2 2 .O89 1.568 642 3.220 |. Perth 125.220 t. lawau ASIA PASIFIK t 2 0 . 6 5 5 r28.158 123 118 123 118 L23 74 92 89 92 89 92 86 t. Noumea t 2 4 .052 L.495 1. Vientiane Yangon r.546 2.221 1.

s les 7.639 7. 20. I{AUTARA Sewa Kendaraan Pengadaan Pakaian Sopir/ Satpam (Stel) {hari} Konsumsi Rapat Mobil Box Gedung 1m27tatrunl Halaman lm'I Tahun) Kantor (01) Sedan Bus (oK) 8.563 72 72 72 72 'tt 42.308 790 790 52 49 64 49 s85 768 585 585 768 585 72 80 17.t76 80 72 80 80 72 80 80 9 9 9 9 9 . 24. Sewa Kendaraan. 6. 43.9L3 16.659 13.353 80 80 80 80 72 80 72 72 80 9 9 I 9 9 9 9 I 9 681 681 320 320 320 337 361 320 361 361 soo 300 300 300 681 7t7 767 681 767 767 681 400 400 400 4C 29r 300 291 291 350 400 350 350 400 320 300 409 409 409 431 461 409 461 461 409 46 46 46 48 JI +o 51 51 46 lo.t76 t3.597 13.Nsl \\\:F*-ffi. 9 9 9 9 .353 8.308 790 49 64 49 31 UTARA ragen ki olm 32.563 72 9 I 9 I 9 9 I 9 6t6 oo/ 302 326 330 337 344 368 316 368 674 688 242 262 265 275 276 295 275 295 493 667 533 539 550 . 40.+47 7. 12.353 9. 39. 4. 25.362 63 63 72 63 63 63 63 :o de Chile a 8. 13.951 13.t42 12.408 9.. r City BARAT . SELATAN 36.442all SJTJFI#Z :aqiT.309 13.013 t2.408 8.t76 72 960 731 731 960 731 s77 247 287 377 247 1. 1r.692 13.3s3 n A zeles rk lnslsco ver gton KA SELATAII 8. 2l 22. Pengadaan Inventaris Kantor. 41 o 11 .496 7. 5.626 13.353 -4.G_z/ MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA W -42- .s00 72 72 9 9 9 652 638 609 307 300 247 275 275 232 392 383 350 392 44 383 366 43 4t in n rg dam 2A. 27. 7.760 /+5 774 774 aa1 704 695 722 300 293 304 722 642 895 682 682 895 682 304 287 608 596 619 619 821 806 437 5l 50 52 837 790 1.001 t9.825 7. 79r 814 969 54 50 49 50 60 . 29. 34. TD 4.500 9. 23. litv 8.s29 Aires ribo b5 9 q 10.434 13.309 13.f c 327 408 246 364 290 324 276 303 264 329 250 294 250 261 223 245 350 350 350 350 350 350 350 384 418 521 366 465 370 413 353 387 46 58 4l 52 4l 46 39 43 KATENGAH 18. 33.793 9. 26. Pakaiarr Sopir/Satpam. 37.9. t7. 9. 1 0 9 12. t4. 30 t3. 14. 35.407 1e 12.2!O 7. 9 I 9 9 9 9 695 867 609 774 616 688 588 o. 562 721 729 744 41 45 45 46 702 753 645 /JJ 760 at4 698 814 602 516 602 50 43 50 // . 8.951 l 3 176 17.563 l 6 147 80 72 80 80 80 9 I 9 9 9 8r0 /tJ aar a<a 755 sl8 293 300 300 352 69s 6a2 702 835 896 648 596 585 602 7t7 876 806. dan Konsumsi Rapat Pemeliharaal NO KOTA Kendaraan dinas {Unit/ A I z3.408 8. 38.434 l 3 176 13.

64 qlc19$_ Cairo Khartoum Rabbat 1o. 72 72 Vluscat Riyadh .399 10.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 43 Pemeliharaan NO K O.30 275 275 275 350 350 350 r50 150 150 32 30 32 33 84.500 LO.Jo / 737 638 631 72 72 72 72 72 72 46.766 l l. 58.889 LO.910 10. 49. -Ionskons Osaka Iokvo 9.905 9. 72 72 OJ 9 9 '9 9 9 9 9 I 72. r 1.522 9.522 1o. 85. 47.496 r r.154 72 OJ 65. Damascus Ankara Abu Dhabi Sanaa Jeddah 393 401 367 346 380 367 363 221 275 250 275 275 225 ZTJ 350 350 300 350 350 245 350 35() 150 150 125 150 150 100 150 150 33 34 31 29 32 31 21 3ao 389 354 359 376 359 380 389 ?:75 72 OJ 78.766 10.500 72 72 72 72 9 9 9 9 2lq 304 304 325 259 251 251 264 275 275 275 294 350 350 233 249 710 686 686 733 a 8 I 8 63. \ddis Ababa t?a 72 63 aa llairobi \ntananarive 10.277 10.Jo / 7al 631 oJl Warsaw Budqpest IFRIKA BARAT Dakkar {buja TFRIKA TIMUR t1.40L 631 688 358 312 309 309 309 309 309 ?47 247 2so 275 307 275 275 275 585 510 505 625 505 505 505 300 5s0 791 690 642 845 642 682 642 744 49 43 42 52 42 42 42 +o 52./oo 62. 89.889 I l .234 72 9 9 353 346 204 27s 275 663 ts3 150 43 200 6s0 42 n 8 8 8 54. Tashkent Astana I0.889 t7. 57. 733 250 59. 60 6t I I 133 ro.277 72 72 236 234 9 250 275 275 275 275 150 t4t 150 150 150 47 47 50 46 44 43 69.399 63 OJ 9 o o rL. 77.644 10. 90.990 Baku ISIA TIMUR Seiiine 63 453 490 522 363 393 419 250 250 250 300 300 '300 t25 r2s t25 3l 33 35 47. 66. 72 72 9 9 9 9 o 304 308 329 301 287 244 257 253 271 248 215 350 300 350 350 350 350 lripoli lunisia ISIA BARAT Manama Saghdad lmman 10.367 t2.T A Kendaraan dinas (unit/ Halaman Pengadaan Pakaian Inventaris Sopir/ Kantor Satpam (or) (Stel) Sewa Kendaraan (hari) Gedung (m27Tahun1 Konsumsi Rapat Mobil Box (^'/ Tahun) 9 9 9 9 9 9 9 9 Sedan Bus (oK) 44. 15 4 LO.863 72 80 80 80 9 9 9 9 371 407 407 397 397 436 436 441 441 444 444 397 400 +36 436 309 309 | 339 | 339 | 20 20 22 22 (/ .766 ro. 4t EROPA TIMUR Sratislava Sucharest Gev 13.soo 63 9 9 9 9 9 315 294 JIJ 304 325 259 242 259 251 268 275 250 250 ztJ 710 663 770 663 7to 686 733 7to 686 . l 5J 9 I 9 9 9 9 I 444 442 447 469 447 474 444 275 250 350 150 275 211 300 350 350 t25 150 150 33 30 . oIo6. 79.256 11. 53. 88. 70. 8l 42.o32 r1. 44. 50 bl Moscow Praque Sofia r4.889 I I 133 I 0 .o80 1r.766 lu. 86. 80.stanbul Dubai ASIA TENGAI{ to. 12.176 I 1.479 12. 83.399 rLtoJ )ar Es Salaam Harare AT'RIKA SELATAN Windhoek 3ape Town Johannesburg Vlaputo [I'RII(A UTARA LO.3 /J (uwait leirut )oha 490 500 458 72 72 55 +37 474 458 453 74 76.367 r r. 55.256 I 1. 7.623 1O.863 IO.905 10. 56.

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -44- 515 JIJ _!39- 140 -_ 3Ol 297 63 _ rt2 7t2 // .

'Satuan biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. kepada pegawai negeri atau non pegawai negeri yang melakukan rapat dalam' komplek perkantoran yang sama. // . Satuan Biaya Latihan Prajabatan biaya yang satuan prajabatan merupakan Satuan biaya latihan prajabatan bagi latihan biaya digunakan untuk perencanaan kebutuhan calon pegawai negeri sebagai syarat untirk diangkat sebagai pegawai negeri.Uang transpor dapat diberikan kepada pegawai negeri atau non pegawai di luar kantor yarlg berkaitan negeri yang melakukan kegiatan/pekerjaan y^ng bersifat insidentil dengan pelaksanaan tugas kantor/instansi dengan ketentuan masih dalam batas wilayah suatu kabupatenlkota. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta. b. 3. 2. Uang transpor kegiatan dalam kabupatenlkota apabila perjalanannya menggunakan kendaraan perjalanan yang bersifat rutin. Satuan biaya ini sudah termasuk biaya observasi lapangan. Biaya transportasi dalam kota untuk kegiatan rapat dan kegiatan pada unit anggaran yang lainnya sejenis dapat dibebankan penyelenggara kegiatan. Jakarta Utara.i Provinsi DKI Jhkarta meliputi kesatuan wilayah Jakarta Pusat. dan Jakarta Selatan.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -45PENJELASAN STANDAR BIAYA MASUKAN TAHUN ANGGARAN 2014 YANG BERFUNGSI SEBAGAI ESTIMASI 1. Batas wilayah kabupatenlkota d. Jakarta Timur. Jakarta Barat. tidak dapat diberikan dinas dan/atau untuk tidak dapat diberikan Uang transpor kegiatan dalam kabupatenlkota . namun belum termasuk biaya pedalanan dinas peserta. Satuan Biaya Uang Transpor Kegiatan Dalam Kabupaten/Kota ". Catatan: yang mengharuskan a. Satuan Biaya Diklat Pimpinan/Struktural Satuan biaya diklat pimpinan/struktural mdrupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya diklat penjenjangan bagi pejabat/pegawai yang akan/telah menduduki jabatan tertentu. Untuk kegiatan kabupaten/kota dalam danf atau air maupun menggunakan udara moda transportasi yang melebihi satuan biaya yang ditetapkan dapat memerlukan'biaya diberikan secara at cost.

AC split. khususnya meja dan kursi). Diploma IV atau strata 1 (satu). sudah termasuk toner dan biaya perawatan. Rincian Aanggaran Biaya'('RAB). dan pendidikan Pasca Sarjana (strata 2 (dua) atau-strata 3 (tiga)) yang terdiri dari biaya hidup dan biaya operasional.gas belajar merujuk Keputusan Presiden Nomor 57 tahun 1986 tentang Tunjangan Belajar Bagi Tenaga Pengajar Biasa Pada Perguruan Tinggi 'Yang Ditugaskan Mengikuti Pendidikan Pada Fakultas Pasca Sarjana.. yarlg dalhm pengusulannya dilampiri dengan Terms of Reference (TOR). Diploma III. dibayarkan kepada pihak/orang yang menerjemahkan naskah asli ke dalam bahasa yang diinginkan. personat Computer/Notebooi.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -46- satuan Biaya pemeliharffi satuan biaya pemeliharaan sarana kantor digunakan untuk mempertahankan barang inventaris kantor (yang digunakan langsung oleh pegawai. . dan surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). uang buku dan referensi per tahun. Biaya untuk pendidikan ditanggung oleh Pemerintah secara at cost sedangkan untuk biaya riset program dapat dialokasikan bantuan biaya riset sesuai kemampuan keuangan kementerian negara/lembaga masing-masing. Khusus tenaga pengajar biasa pada perguruan tinggi yang ditugaskan mengikuti pendidikan fakultas pasca sarjana. Printbr. Satuan Biaya Sewa Mesin Fotokopi Satuan biaya sewa rriesin fotokopi menipakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa mesin fotokopi yang terdiri dari mesin fotokopi analog dan mesin fotokopi digital untuk menunjang pelaksanaan operasional kantor. satuan Negeri Biaya Bantuan Beasiswa program Gelar/Non Gelar Dalam Satuan biaya bantuan beasiswa program gelar/non geiar dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya bantuan mahasiswa program gelarf non gelar dalam negeri bagi pegawai negeri yang ditugaskan pendidikan untuk melanjutkan Diploma I. dan Geiset agar berada dalam kondisi normal (beroperasi dengan baik). Untuk biaya pemeliharaan Genset belum termasuk kebutuhan bahan bakar minyak. besaran tunjangan tr. Satuan Biaya Penerjemahan dan pengetikan satuan biaya penerjemahan dan pengetikan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan Uiaya penerjemahan dan pengetikan.

. penyandang masalah kesejahteraan sosial. Anggota yang sakit dirawat/ sakit (pasien). diberikan kepada anggota narapidanaf talranin.k Buah Kapal (ABK) cadangan pada kapaf rregara. petugas stasiun Radio pantai (sRop) dan vessel Traffic Infonnation seruice (vrIS). daya tertentu oleh beberapa fungsi pasukan dalam bentuk'satuan tugas (iatgas).anggota adalah anggota yang ditahan melanggar . Satuan biaya pengadaan bahan makanan kenavigasian diberikan kepada: a.alam kurun waktu.' untuk menjadi anggota. Operasi Pasukan adalah serangkaian tindakan pasukan dalam rangka pencegahan. e. penindakan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Diklat lainnya adalah pendidikan latihan meningkatkan kemampuan anggota. suar./ . g. keluarga penjaga menara suar. adalah anggota dilakukan keluarganya karena . ABK aktif pada kapal negara. petugas pengamatan laut.rsslon/kegiatan sejenis merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya honorarium narasumber non pegawai negeri yang mempunyai keahlian/pengalaman tertentu daiam ilmu/bidang tertentu.r"n bencana yang diselenggarakan d. penanggulangan. And. pertama dari peserta umum yang dan yang dididik untuk yang d. f: Tahanan disiplin. pelibatan kekuatan. b.Latihan praoperasi adalah pelatihan berupa teori dan praktek dalam rangka kesiapan sebelum pelaksanaan operasi pasukan c. Honorarium Kegiatan Narasumber {pakar Seminar/Rakor/Sosialisasi/Diseminasi/Focus Discusst o n I Ke giatan Seje nis Group Honorarium narasumber (pakar/praktisi/pembicara khusus) untuk kegiatan seminar lrakor/sosialisasi/disemtnasi/focus group discr. serta pettat gr. dan mahasiswa militer/semi militer. petugas bengkel dan galangan kapal kenavigasian.rri1r. Satuan Biaya Pengadaan Bahan Makanan Satuan biaya pengadaan bahan makanan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan bahan makanan. rescLle team. TNI/POLRI ' non organik. kelompok tenaga kesehatan kerja pelayaran. dan dukungan sumber "d*"r"n. mahasiswa/siswa sipil. petugas pabrik gas aga untuk lampu srlar. pasien rumah sakit. penjaga *.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -+t - 8. Dikma adalah pendidikan . cata bertindak.

Petugai bengkel dan galangaq kapal kenavigasian adalah petugas yang memperbaiki dan merawat sarana prasarana kenavigasian di bengkel navigasi dan memperfaiki serta merawat kapal negara kenavigasian di galangan navigasi. Suar (PMS) adalah petugas yang menjaga merawat menara suar agar dapat berfungsi dengan baik. Keiuarga Penjaga Menara Suar (PMS) adalah keluarga petugas penjaga menara yang ikut serta daiam bertugas menjaga menara suar. Satuan . Petugas pabrik gas aga untuk lampu suar adalah petugas yang bekeda di pabrik gas aga di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP). l. gas aga diguriakan sebagai bahan bakar bagi iampu-lampu menara suar. .biaya pengadaan bahan makanan untuk keluarga penjaga menara sua| diberikan kepada istri/suami dan anak (maksimal 2 anak) pegawai penjaga menara suar sepanjang keluarga dimaksud mengikuti penjaga menara suar melaksanakan tugas di iokasi pos menara suar. i. Akademi Migas).yang beitugas memeriksa kondisi kesehatan para awak kapal pada saat pengurusan sertifikasi kepelautan. mahasiswa/siswa sipil (seperti mahasiswa pada Sekolah Tinggi Perikanan. Akademi Institut /]/ . dan o. Kelompok tenaga kesehatan kerja pelayaran adalah petugas kesehatan . mahasiswa/siswa Satuan biaya pengadaan bahan makanan untuk yang diasramakan. j. mahasiswa Penerbangan. ABK Cadangan Kapal Negara adalah awak kapal negara kenavigasiaan yang siaga untuk ditempatkan pada kapal negara kenavigasian pada saat sandar dan bertolak serta bongkar muat.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -48- g.-' meliputi: a. n. mahasiswa/siswa militer/s-emi militer (seperti mahasiswa mahasiswa TNIIAKPOL. kedinasan diberikan kepada mahasiswa/siswa . ABK Aktif Kapal Negara adalah awak kapal negara kenavigasian yang ditempatkan dan bekerja di kapal negara kenavigasian pada posisi tertentu pada saat berlayar.b. Petugas pengamatan iaut adalah petugas yang melaksanakan survey hidrografi pada alur pelayaran serta melakukan evaluasi alur dan perlintasan serta memonitoring pelaksanaan Sarana Bantuan Navigasi Pelayaran (SBNP). Petugas Stasiun Radio Pantai (SROP) dan Vessel Traffic Information Seruice (VTIS) adalah petugas yang mengoperasikan peralatan di SROP dan VTIS. Penjaga Menara . h. m. Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial. Pemerintahan Dalam Negeri). k. dan .

dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KpK). Bengkulu. iangganan surat kabar/berita/rnajalah. Kalimantan Utara Kalimantan Timur. Papua. diberikan untuk tahanan yang berada pada rumah tahanan 'kejaksaan. Ja Tengah. barang cetak. kebutuhan biaya pengadaan paket makanan tahanan. Pengaturan daerah khusus untuk pengadaan bahan makanan narapidana/tahanan pada masing-masing rayon mengacu pada peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sulawesi Tenggara.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA _49_ Catatan: satuan biaya pengadaan bahan makanan dibedakan menurut rayon sebagai berikut: narapidanaf tahanan Rayo3. Riau. Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran di Dalam Negeri Satuan biaya keperluan sehari-hari perkantoran di dalam negeri merupakan satuan biaya yang dikaitkan dengan jumlah pegawai yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari berupa barang habis pakai yang' seca. dan air minum pegawai. Badan Narkotika Nasional (BNN). Bali. 11: . I Rayon II : Banten. dan Nusa Tenggar Barat. Sulawesi Barat. Maluku Utara. Jawa Barat.menunjang penyelenggaraan operasional dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal. Jawa Timur. DI Yogyakarta.a langsung feikantoran . Jambi. alat-alat . Kaliman . Sumatera Selatan. . : Aceh.Tengah. Satuan Biaya Konsumsi Tahanansatuan biaya konsumsi tahanan merupakan satuan yanrg biaya digunakan untuk perencanaan. terdiri dari alat tulis kantor (ATK). dan Papua Barat. : Sulawesi Tengah. Sumatera Barat. Sumatera Utara. Nusa Tenggara Timur. Bang Beiitung. Sulawesi lJtara. Kalimanatan Barat. Rayon III Daerah khusus untuk pengadaan bahan makanan narapidanaf tahanan merupakan daerah-daerah yang terpencil dan/atau sulit dijangkau yang berada pada'masing-masing rayon. Kepulauan Riau. Gorontalo. Kalimantan Selatan. kepoiisian. Maluku. DKI Jakarta. Sulawesi Selatan. dan Lampung. 10.rumah tangga./ .

diberikan kepada pegawai negeri yang jenls pekerjaannya dapat rriemberikan dampak buruk bagi kesehatan pegawai tersebut. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas Satuan biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya termasuk biaya bahan bakar.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -50- Satuan Biaya Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Satuan biaya makanan penambah daya tahan tubuh merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makanan/minuman bagi pegawai negeri sebagai penambah daya tahan tubuh.. dalam rangka patroli polisi bandara. sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan. satuan Biaya Penggantian Inventaris Inventaris untuk Pegawai Baru Lama dan/atau Pembelian Satuan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris untuk pegawai baru merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pe-nggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru. Penggantian inventAris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai.operasional dalam lingkungan kantor adalah kendaraan yang digunakan hanya terbatas dalam lingkungan kantor. Catatan: Yang dimaksud kendaiaan. Contoh: Golf car yang digunakan tamu kenegaraan.' Rapat'koordinasi tingkat Menteri/eselon I/setara adalah rapat koordinasi yang pesertanya adalah Menteri/eselon l/pejabat yang setara. mengantar biaya pengurusan Surat Tanda // . Satuan biaya tersebut belum termasuk Nomor Kendaraan (STNK). Satuan Biaya Konsumsi Rapat satuan blaya konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan konsumsi makanan termasuk minuman dan kudapan uhtuk rapat/pertemuan baik untuk rapat koordinasi tingkat Menteri/eselon I/setara maupun untuk rapat biasa yang diselenggarakan di kantor. pengalokasiannya maksimal LO% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai dan minimal untuk 1 (satu) pegawai.

tidak termasuk untuk pemeliharaarL gedung/bangunan dalam negeri yang memiliki spesifikasi khusus yang diatur berdasarkan ketentuan yang beriaku. roda 6 (enarn)lbus sedang. roda 6 (enam)/bus sedang.aksanaan kegiatan di luar kantor seperti rapat. dan roda 6 (enam)/bus besar. gedung/bangunan gedung/bangunan dalam negeri dialokasikan milik negara. L7. dan fasilitas gedung pertemuan lainnya. dan roda 6 (enam)/bus besar untuk kegiatan yang sifatnya insidentii dan dilakukan secara selektif serta efisien. Satuan Biaya Sewa Kendaraan Satuan biaya sewa kendaraan mempakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa kendaraan roda 4 (empat). 18. seleksi/ujian pegawai.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA L6. sosialisasi. masuk dan kegiatan lain sejenis. " . satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri Satuan biaya digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan dalam negeri dengan maksud menjaga/mempertahankan geaung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2oh (dua persen). dan/atau b . gedung/bangunan miiik pihak lain (selain pemerintah pusat) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan. sound system. sudah termasuk sewa meja. Satuan biaya pemeliharaan untuk: a . pertemuan. Satuan biaya sewa kendaraan dapat diperuntukkan bagi pejabat negara (ketua/wakil ketua dan anggota lembaga negara. Satuan Biaya Sewa Gedung pertemuan satuan biaya sewa gedung pertemuan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa gedung pertemuan untuk pel. Catatan: Untuk sewa kendaraan selain kendaraan roda 4 (empat). Menteri serta setingkat Menteri) yang melakukan perjaianan dinas dan memerlukan sewa kendaraan dan diberikan secara at cost. Satuan piaya sewa kendaraan sudah termasuk bahan bakar dan pengemudi. termasuk untuk moda transportasi antar pulau di wilayah Indonesia (misalnya: perahu dan speed boat) dapat menggunakan biaya sewa sesuai harga pasar dan dilakukan secara selektif serta efisien. Gedung pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 3OO (tiga ratus) orang. kursi.

Kebijakan penerapan sewa kendaraan operaslonal ini merupakan .sfopal dengan tetap mempertimbangkan prinsip-prinsip efisiensi dan efektifitas.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -52- untuk sewa kendaraan operasional untuk jangka waktu yang lama. /x . Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional pejabat satuan biaya pengadaan kendaraan operasional pejabat merupakan satuan biaya yang digunakan perencanaan untuk kebutuhan biaya pengadaan kendaraan operasional pejabat eselon I dan eselon IL satuan Biaya Pengadaan Lapangan Roda 4 (Empatl Kendaraan operasional Kdntor dan/atau satuan biaya pengadaan kendaraan operasional dan/atau lapangan roda 4 (empat) merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan pengadaan biaya kendaraan roda 4 (empat) operasional kantor dan/atau lapangan guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian negaraf lembaga. Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional roda 2 (dua) lapangan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 2 (dua) jenis sport/trailyang digunakan untuk operasional guna menunjang kantor lapangan dan/atau pelaksanaan tugas dan fungsi. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Dan/Atau Lapangan. satuan biayanya menggunakan harga pasar. yang besarannya disesuaikan dengan harga pasar. Sepanjang diperlukan. Roda 2 lDrual Operasional Kantor Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional roda 2 (dua) operasional kantor merupakan perencanaan satuan biaya yang digunakan untuk kebutuhan biaya pengadaan kendaraan roda 2 (dua)jenis bebek. ilapat diberikan ongkos kirim untuk pengadaan kendaraan operasional bus. alternatif dalam penyediaan kebutuhan kendaraan opera. Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Operasional Bus Satuan biaya pengadaan kendaraan operasional bus merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan jemput operasional dan/atau angkutan antar pegawai. baik dalam satuan bulanan atau tahunan.

baju PDL. ikat pinggang. topi.tertentu yang penggunaan . c. kopel. Satuan Biaya Pakaian Dinas Pegawai Satuan biaya pakaian dinas pegawai diperuntukkan bagi pegawai yang penyediaannya secara selektif. d. Satuah Biaya Pakaian Seragam MahSasiswaf Taruna Satuan biaya pakaian seragam mahasiswaf tarunadiperuntukkan bagi mahasiswa/taruna pada pendidikan kedinasan di bawah kementerian ndgaraf Iembaga . dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. Satuan Biaya Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh Satuan biaya pakaian kerja. paling banyak 2 (dua) stel per tahun. b. dan diberikan 1 (satu) potong jas per tahun. dan atribut lainnya) dan dapat diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun. a. sudah termasuk perlengkapannya (sepatu. Satuan Biaya Pakaian Kerja Satpam Satuan biaya pakaian kerja satpam diperuntukkan bagi satpam. tali kurt dan peluit. Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas satuan biaya pengadaan pakaian dinas (stet) merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan pakaian dinas termasuk ongkos. // .selektif. seragamnya telah mendapatkan rjin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang penyediaannya diiakukan secara . dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel per tahun dengan ketentuan sebagai berikut: 1) harus ada ketentuan yang ditetapkan oleh Presiden pada awal pembentukan satker mengenai kewajiban penggunaan pakaian dinas pegawai. kaos kaki. biaya pakaian dinas pegawai dapat dialokasikan setelah meiniliki tjin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. sopir/pesuruh diperuntukkan bagi sopir/pesuruh Yang diangkat berdasarkan surat keputusan KPA. dan diberikan paling banyak 2 (dua) stel pakaian per tahun. f. Satuan Biaya Pakaian Dinas Dokter Satuan biaya pakaian dinas dokter diperuntukkan bagi dokter yang penyediaannya secara selektif. e.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -53- 23. kaos security. Satuan Biaya Pakaian Dinas Perawat Satuan biaya pakaian dinas perawAt diperuntukkan bagi peraw at yang penyediaannya secara selektif.jahit dan atributnya yang meliputi:. dan 2) dalam ha1 satker yang pada -awal pembentukannya tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan penggunaan pakaian dinas pegawai.

Kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor pejabat eseion I/eselon yang dihadiri paling sedikit 1 (satu) pejabat eselon l/eselon II.i luar kantor pejabat Menteri/setingkat Menteri adaiah kegiatan rapat/pertemuan yang dihadiri paling "rdikit . rr .i luar kantor merupakan g3tuan biaya yang digunakan perencanaan untuk kebutuhan biaya kbgiatan rapat/pertemuan yang diselenfgarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif. dan permen). air mineral. alat tulis.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA -54- satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/pertemuan di Luar Kantor Satuan biaya paket kegiatan rapatf pertemuan d. standard sound system. b. podium. disediakan untuk paket kegiatan rapat 'luar yang diselenggarakan penuh di kantor sehari dan bermalamf rr. Paket Fullboard Satuan biaya paket fultboard. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. dan permen). flip chart. flip chart. mikrophon. podium. 1 (satu) orang pejabat Menteri/setingkat Menteri. Kegialan tapat/pertemuan di luar kantor dapat dilaksanakan sepanjang pelaksanaan rapat yang membutuhkan koordinasi dengan unit/instansi lainnya sekurang-kurangnya peserta dihadiri dari eselon I lainnya/masyarakat. Kegiatan rapatf pertemuan d. Komponen paket meniakup minuman selamat datan!. standard souryd system. white board. Komponen paket mencakup minuman selamat datang. rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali. Satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan peserta kegiatan terbagi dalam 3 (tiga)jenis: di luar kantor menurut a. mikrophon..enginap. Kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor pejabat dihadiri paling sedikit 1 (satu) pejabat eselon III. II eseion III yang menurut Satuan biaya paket kegiatan rapatf pertemuan di luar kantor lama penyelenggaraan terbagi dalary 3 (tiga)jenis: a. makan 3 (tiga) kali. Paket Fullday paket biaya untuk disediakan kegiatan . u. air mineral. makan 1 (satu) kali. b. ruang pertemuan (termasuk screen projector. akomodasi 1 malam. alat tulis. Satuan fuIlday -rapat/pertemuan yang diiakukan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap. c.thite board.'ruang pertemuan dan fasilitasnya (terinasuk screen projector.

PakeH t affiay satuan biaya paket halfday disediakan paket kegiatan untuk rapatlpertemuan yang dilakukan di luar kantor selama setengah . Kegiatan rapatfpertemuan luar kantor dalam. hotel untuk pejabat seluruh negaraf pegawai dapa menggunakan hotel yang sama disesuaikan dengan kelas kamar ho yang telah ditetapkan untuk setiap pejabat negaralpegawai negeri. yang diselenggarakan di dalam kota. podiurn. maka satuan biaya uang saku rapat i dalam kantor larnnya. Dalam hal struktur organisasi pada kementerian negaraflembag f. Akomodasi paket futtboard.secara at cost.rd/fulldag/halfdag).diatur sebagaiberikut: Pejabat eselon II ke atas = 1 (satu) kamar untuk I (satu) orang 1 (satu) kamar untuk 2 (dua) orang Pejabat eselon III ke bawah = c. Dalam hal rapat/pertemuan di luar kantor dilakukan secara bersama sama. rehat kopi dan kudapan 1 (satu) kali. flip charL white board. kota.rangka penyele -pekerjaan yang dilakukan secara intensif harus menggunakan inde " shtuan biaya tersebut di atas. alokasi terdiri atas: indeks paket pertem 2) Pada kegiatan RKA-K/L (fuIlboa.satu eselon I. e. hanya terdapat. Besaran uang saku untuk uang saku dan biaya transportasi dal rapat/pertemuan di luar kantor kegiatan ditetapkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Nomor 28 yan merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peratirran Menteri ini. mikrophon. makan 1 (satu) kali (siang). Komponen biaya mencakup minuman selamat datang.diberikan untuk rapat yang melibatkan eselon I // . b. d. alat tulis. sehari minimal 5 (lima) jam. ruang pertemuan (termasuk screen projector. standard sound sgstem. Catatan a. dan permen). air mineral. Kegiatan yang diselenggarakan secara fuLlboard dapat dilaksanakan baik di dalam kota maupun di luar kota 1) Kegiatan yang diseienggarakan di luar kota.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK TNDONESIA W c. indek paket pertemuan fullboard. alokasi pada RKA-K/ terdiri atas: biaya transportasi yang diberikan. dapat. dan uang harian paket fullboard di L kota (Lampiran I Nomor 28).

maka alokasi biaya taksi sebagai berikut: 1) Berangkat a) biaya taksi dari tempat kedudukan Soekarno-Hatta. Catatan: a. DPD.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA . b. satuan biaya tiket pedalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cosf (sesuai pengeluaran). MK. serta pejabat lainnya yang setara. b. Klasifikasi tiket perjalanan dinas dalam negeri: a. BPK. Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri {PPf 'satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas dalam negeri adalah satuan biaya untuk pembelian tiket pesawat udara Pergi Pulang (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tduan dalam -. terminal / stasiun keberangkatan pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara f pelabuhan/ terminal / stasiun kedatangan dan sebaliknya. pejabat eselon I. Ketua/Anggota Komisi. dan Menteri. dan (Jakarta). .ari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (/ . Dalam pelaksanaan anggaran. MA. (Yogyakarta) ke Bandara Adi b) biaya taksi d. Pejabat setingkat Menteri. Wakil Gubernur. Tarif bisnis untuk ketua/wakil ketua dan anggota pada MPR. dan di Jakarta ke Ban ke te b) biaya taksi dari Bandara Adi Sucipto (Yograkarta) tujuan (hotel/ penginapan / kantor) di Yo gyakarta' 2) Kembali a) biaya taksi dari hotel/penginapan Su-ipto. Contoh penghitungan alokasi biaya taksi: dari Bandara Seorang pejabat/pegawai negeri melakulian perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Yogjakarta. Ketua/Wakil Walikota. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri merupakan satuan Satuan biaya taksi perjaianan dinas dalam negeri biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya tarif satu kali menuju kedudukan tempat perjalanan kantor taksi dari bandara/ dari atau bandara/pelabu-han/. Indeks tarif taksi di Provinsi Kalimantan Timur dihitung Sepinggan (Balikpapan) sampai dengan kota Samarinda. DPd. Bupati/ Gubernur. Tarif ekonomi untuk pejabat negara lainnya dan pejabat eselon Ill kebawah.perencanaan anggaran.

tarif eksekutif untuk perjalanan dinas Golongan A. Jamuan. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengiriman dokumen diplomatik. Pengamanan sendiri. merupakan untuk mempertahankan kendaraan negeri agar tetap dalam kondisi peruntukarfirya. ATK. berupa: a. tarif ekonomi untuk perjalanan dinas Golongan C dan D. Satuan biaya tiket termasuk biaSra asuransi. tidak termasuk airport tax serta biaya retribusi lainnya. Klasifikasi tiket a. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan media cetak. dapat menggunaku.r. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan kebutuhan. 24. f. e. Pemeliharaan kendaraan. tarif bisnis untuk perjalanan dinas Golongan B. Lampu. Kantong diplomatik. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan penerangan di dalam gedung dan halaman kantor perwakilan. d. termasuk biaya bahan satuan biaya yang digunakan dinas perwakilan RI di luar.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 27. b. dan c. g.alat tulis (misal: kertas. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai tenaga kerja yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pengamanan di kantor per:wakilan dan wisma. c. 'Untuk perjalanan dinas Golongan C dan D yang lama perjalanannya melebihi 8 (delapan) jam penerbangan (tidak termasuk waktu transit). Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Luar Negeri (PPf Satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas luar negeri (FP) merupakan -'satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai bandara kota tujuan di luar negeri Pergi Pulang (PP). dan amplop) yang alokasinya dikaitkan dengan jumlah pegawai. Langganan koranfmajalah. Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan RI di Luar Negeri Satuan biaya penyelenggaraan perwakilan RI di luar negeri merupakan satuan biaya yang . tarif bisnis. ballpoint. b. . merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kegiatan jamuan tamu diplomatik yang dilaksanakan di luar kantor. digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penyelenggaraan operasional perwakiian RI di luar negeri. sesuai dengan siap pakai bakar.

Satuan biaya pemeliharaan gedung/bangunan duta/konsul di luar negeri dialokasikan untuk: 1) gedung/bangunan milik negara.I untuk pemeliharaan rutin halaman gedung/bangunan di luar negeri. dan/atau kantor/wisma 2) gedung/bangunan milik pihak lain (seiain pemerintah RI) yang disewa dan/atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemelihar_aan. Pemeliharaan gedung/bangunan kantor/wisma duta/konsul.. Pengalokasiannya untuk minimal jumlah dan (home staffl pegaw ai (sepuluh persen) dari 1 (satu) pegawai. dilengkapi oleh data dukung yang dapat J' Pengadaan Inventari:s. untuk rnembiayai pengadaan pakaian dinas harian sopir/satpam pada perwakilan RI di luar-negeri. . sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru dise suaikan dengan. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan perwakilan RI di luar negeri dengan maksud untuk rnenjagalmempertahankan gedung dan bangunan kantor perwakilan RI di luar negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2oh (dua persen). h . satuan biaya Dalam hal terdapat peraturan dari negara setempat yang mewajibkan dsuransi kendaiaaq biaya asuransi kendaraan dapat dialokasikan sesuai kebutuhan riil dan dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertan ggungj awabkan.'kebutuhan.MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Catatan: Untuk negara yang mempunyai 4 (empat) musim. k. Catatan: 4 (empat) musim Untuk perwakilan RI di negara yang mempunyai di luar gedung dapat dialokasikan biaya pemeliharaarL tambahan pemeliharaan dari fasilitas umum apabila ada ketentuan untuk 'yang riil dan negara sesuai dengan kebutuhan bersangkutan dipertanggungjawabkan. Pemeliharaan halaman. merupakan satuan biaya yang digunakan perwakilan R. merupakan satuan biaya yang digunakan Pakaian sopir/satpam. merupakan satuan biaya yang digunakan pegawai pada membiayai' pengadaan meja dan kursi untuk IOo/o maksimal perwAkilan RI di' luar negeri. tersebut sudah termasuk biaya penggantian ban salju.

pemeliharaarl: gedung/bangunan . b) pembatasan dan pengendalian biaya rapat di luar kantor. fotokopi. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya sewa kendaraan sedan. pengadaan operasional kantor dan/atau lapangan (roda 4). dimana di dalamnya sudah termasuk' makan dan kudapan. dan c) penerapan sewa kendaraan operasional penyediaan kendaraan operasional. m. konsumsi rapat. pada beberapa kabupaten pengusulan satuan biaya melebihi ketentuan yang dibeiikan toleransi tercantum dalam Peraturan Menteri ini sehingga menjadi sebagai berikut: 1/ . Catatan Umum: 1) Kementerian negara/lembaga ketentuan standar da-lam melaksanakan biaya masukan agar melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran sebagai berikut: a) pembatasan dan pengendalian biaya perjalanan dinas. - Sewa kendaraan sedan. sewa kendaraan.W MENTERIKEUANGAN INDONESIA REPUBLIK 1.lapangan.. dan box. sebagai salah satu alternatif termasuk 2) Satuan biaya yang terdapat dalam Peraturan Menteri ini sudah pajak. bus.anf atau kerja.termasuk biaya bahan bakar dan pengemudi. pengadaan kendaraan opera-sional bus. 4) Untuk satr. 3) Satuan biaya diklat pimpinan struktural dan diklat prajabatan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2OO9 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Lembaga Administrasi Negara. bus dengan kapasitas 32 (tiga puluh dua) penumpang selama 8 (delapan)' jam.ran biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas. penghdaan bahan makanan. pembelian inventaris untuk pegawai baru. sewa mesin dalam negeri. Satuan biaya sbwa tersebut sudah. pengadaan kendaraan roda 2 (dua) dan operasional kantor dan/atau .u pemeliharaan penggantian inventaris sarana kanlor. Konsumsi rapat. dan pengadaan pakaian dinas d. dan mobil box untuk kegiatan yang sifatnya ipsidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. lama dan/ ata. merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya pengadaan konsumsi rapat biasa yang diselenggarakan di kantor.

ttd. MARTOWARDOJO ..W. ENTERIAN AGUS D.MENTERI KEUANGAN REPUBLIK .6 0INDONESIA - sesuai dengan aslinya {ENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful