Anda di halaman 1dari 0

KESEIMBANGAN

DI PASAR
BARANG
Minggu 10
Pendahuluan
Keseimbangan pasar barang
menunjukkan bagaimana terciptanya
suku bunga dengan pendapatan
nasional.
Keseimbangan ini sedikit berbeda
dengan analisis keseimbangan
pendapatan nasional, dimana fungsi
investasinya bersifat endogen.
Investasi dipengaruhi oleh suku
bunga.
Pendahuluan
I = f (i)
Bentuk persamaan investasi adalah linier
seperti berikut
I = I
0
ki
Dimana
I0 = investasi minimum (autonomous investment)
i = suku bunga
k = koefisien tingkat bunga
Skedul Kurva IS untuk Model 2 Sektor
Kurva IS adalah kurva yang menggambarkan
keseimbangan di pasar barang. Kurva ini
menunjukkan titik-titik keseimbangan antara berbagai
tingkat bunga (i) dengan berbagai pendapatan
nasional (Y).
Keseimbangan pasar barang pada model 2 sektor
menggambarkan keseimbangan sektor rumah tangga
dengan swasta. Dalammembentuk keseimbangan
pasar barang dapat dilakukan dengan cara (i) mencari
keseimbangan pendapatan dengan pengeluaran dan
(ii) keseimbangan kebocoran dan injeksi.
Contoh
Diketahui fungsi konsumsi masyarakat adalah C = 40 +
0,8Yd dan fungsi investasi adalah I = 55 200i. Tentukan
persamaan kurva IS dan bagaimana kurva IS dalamempat
kuadran?
J awab:
Persamaan kurva IS
(i) pendekatan pendapatan=pengeluaran
i Y
i Y
i Y Y
i Y Y
I C Y
1000 475
200 95 2 , 0
200 95 8 , 0
200 55 8 , 0 40
=
=
=
+ + =
+ =
Contoh
(ii) pendekatan kebocoran-injeksi
i Y
i Y
i Y
I S
1000 475
200 95 2 , 0
200 55 2 , 0 40
=
=
= +
=
J adi persamaan kurva IS adalah Y = 475 1000i
Penurunan Kurva IS
II
I
III
IV
I=55-200i
Y=475-1000i
0 15 35 55 I
0 15 35 I 0 275 375 Y
S =I
S=40+0,2Y
i(%)
27,5
20
10
S
35
15
S
35
15
i(%)
20
10
0 275 375 Y
IS
Skedul Kurva IS untuk
Model 3 Sektor
Dalamkurva IS untuk model 3 sektor
terdapat tiga pelaku ekonomi yaitu rumah
tangga, swasta dan pemerintah.
Contoh:
Pada suatu negara terdapat fungsi
konsumsi: C = 100+0,75Yd. Fungsi
investasi dan fungsi pajak negara itu
masing-masing adalah I = 125 600i dan
Tx = 20 + 0,2Y. Apabila pengeluaran
pemerintah adalah 50 (G = 50), hitunglah
persamaan kurva IS dan gambarkan kurva
tersebut.
Skedul Kurva IS untuk
Model 3 Sektor
(i) Pendekatan pendapatan = pengeluaran
i Y
i Y
i Y Y
Y Y Y
i Y Y Y
G I C Y
1500 650
600 260 4 , 0
600 260 6 , 0
15 , 0 15 75 , 0 275
50 600 125 ) 2 , 0 20 ( 75 , 0 100
=
=
=
+ =
+ + + =
+ + =
(ii) Pendekatan injeksi = kebocoran
i Y
i Y
i Y
Y T S
Y C
Y Y C
Y Y C
G I T S
1500 650
600 260 4 , 0
50 600 125 4 , 0 85
4 , 0 85
6 , 0 85
15 , 0 15 75 , 0 100
) 2 , 0 20 ( 75 , 0 100
=
=
+ = +
+ = +
+ =
+ =
+ =
+ = +
Skedul Kurva IS untuk
Model 3 Sektor
II
I
III
IV
I=175-600i
Y=650-1500i
0 55 115 175 I+G
0 55 115 I+G 0 350 500 Y
S+T =I+G
S+T=-85+0,4Y
i(%)
29,2
20
10
S+T
115
55
S+T
115
55
i(%)
20
10
0 350 500 Y
Skedul Kurva IS untuk
Model 4 Sektor
Masyarakat di suatu negara memiliki
fungsi konsumsi adalah C = 99 +
0,8Yd. Besarnya pajak dan subsidi
negara adalah 10 dan 5. Dengan
fungsi impor saat ini adalah I = 70-
1000i. Apabila pengeluaran
pemerintah G = 50, ekspor sebesar X
= 200 dan impor M = 100, hitunglah
persamaan kurva ISnya.
Skedul Kurva IS untuk
Model 4 Sektor
(i) Pendekatan pendapatan = pengeluaran
i Y
I Y Y
i Y Y
i Y Y
G I C Y
5000 1575
1000 315 8 , 0
1000 4 8 , 0 319
100 200 50 1000 70 ) 5 10 ( 8 , 0 99
=
=
+ =
+ + + + =
+ + =
(ii) Pendekatan injeksi = kebocoran
i Y
i Y
i Y
Y T S
Y C
Y C
Y C
G I T S
5000 1575
600 315 2 , 0
200 50 100 70 2 , 0 95
2 , 0 95
8 , 0 95
4 8 , 0 99
) 5 10 ( 8 , 0 99
=
=
= = = +
+ = +
+ =
+ =
+ + =
+ = +
Skedul Kurva IS untuk
Model 4 Sektor
II
I
III
IV
I+G+X=320-1000i
Y=1575-5000i
0 120 220 320 I+G+X
0 120 220 I+G+X 0 575 1075 Y
S+T+M =I+G+X
S+T+M=0,2Y+5
i(%)
32
20
10
S+T
+M
220
120
S+T
+M
220
120
i(%)
20
10
0 575 1075 Y
Pergeseran Kurva IS
Kurva IS dapat bergeser ke kanan ataupun
ke kiri akibat adanya pengaruh variable
injeksi maupun variable kebocoran.
Apabila investasi, pengeluaran pemerintah
dan ekspor bertambah maka kurva IS akan
bergeser ke kanan.
Sementara itu, apabila variable-variabel
tersebut berkurang, maka kurva IS akan
bergeser ke kiri.
Pergeseran Kurva IS
II
I
III
IV
0 I+G+X
0 I+G+X 0 Y
S+T+M =I+G+X
i(%)
S+T
+M
S+T
+M
i(%)
20
10
0 Y
a
b
a
b
c
d
c
d
IS
0
IS
1