Anda di halaman 1dari 13

Peer Review Laporan Penilaian NKT

PT PRATAMA NUSANTARA SAKTI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN

Laporan NKT dibuat oleh:


PT Prima Sangata Kencana 2013

Reviewer Siti Badriyah Rushayati i Independent Consultant

Mei, 2013

Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 1 of 13

PENDAHULUAN
HCV Resource Network telah menerbitkan panduan untuk digunakan sebagai alat menilai laporan-laporan identifikasi area-area HCV. Panduan ini dibuat untuk memudahkan para penilai (reviewer) menilai sebuah laporan identifikasi area HCV dan memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan jika diperlukan. Penilaian atas laporan identifikasi area HCV di areal PT Pratama Nusantara Sakti dilakukan dengan menggunakan format panduan yang dikeluarkan oleh HCV Resource Network. Karena belum ada versi resmi bahasa Indonesia maka format ini menggunakan format hasil terjemahan penilai ke dalam bahasa Indonesia. Pada bagian ini sebuah Ringkasan disajikan dalam Tabel di bawah ini. Tabel ini memuat evaluasi keseluruhan penilaian atas laporan identifikasi area HCV di PT Pratama Nusantara Sakti dan dengan jelas menunjukkan kekuatan dan kelemahan isi laporan, dan pada bagian tertentu memberi penekanan atas isu-isu yang perlu pemeriksanaan lebih lanjut jika ada dan diperlukan.

Ringkasan temuan-temuan:
Tabel ringkasan temuan-temuan peer review
Nama dokumen: Identifikasi Nilai Konservasi Tinggi PT Pratama Nusantara Sakti, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Mei 2013 Reviewer: Siti Badriyah Rushayati, Independent Consultant Tanggal review: Mei 2013

Deskripsi isi dokumen: 1. Ringkasan eksekutif dari dokumen Keseluruhan ringkasan eksekutif 2. Cakupan penilaian Keseluruhan cakupan

Isu-isu yang diidentifikasi

None

Minor

Major

None

Minor

Major

3. Konteks lansekap yang lebih luas dan signifikan dari area yang dinilai/ diidentifikasi Keseluruhan konteks lansekap 4. Proses penilaian HCV termasuk proses konsultasi Keseluruhan proses penilaian HCV 4.1. Komposisi dan kualifikasi tim penilai 4.2. Sumber data dan metode pengumpulan data 4.3. Proses konsultasi
None None None None Minor Minor Minor Minor Major Major Major Major None Minor Major

Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 2 of 13

5. Identifikasi, lokasi dan status setiap HCV Keseluruhan identifikasi HCV 5.1. Kualitas data 5.2. Referensi ke HCV toolkits 5.3. Keputusan terhadap status HCV 5.4. Keputusan pemetaan 6. Manajemen HCV Keseluruhan manajemen HCV 6.1. Penilaian terhadap ancaman-ancaman atau resiko-resiko pada setiap HCV dalam konteks lanskap 6.2. Apakah rencana pengelolaan (management plan) HCV memadai? 7. Monitoring/pemantauan HCV Keseluruhan monitoring/pemantauan HCV 7.1. Apakah rencana pemantauan (monitoring plan) digambarkan secara jelas? 7.2. Apakah rencana pemantauan memadai? 7.3. Apakah ada rencana-rencana untuk mereview data secara teratur?
None None Minor Minor Major Major None None Minor Minor Major Major None None None None None Minor Minor Minor Minor Minor Major Major Major Major Major

None

Minor

Major

None None

Minor Minor

Major Major

Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 3 of 13

Review dokumen menyeluruh:


Berikut ini adalah checklist yang dihasilkan dari penilaian atas kecukupan dari Laporan identifikasi NKT PT Pratama Nusantara Sakti.

Tabel laporan keseluruhan, temuan-temuan peer review


Nama dokumen: Identifikasi Nilai Konservasi Tinggi PT Pratama Nusantara Sakti, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Mei 2013 Deskripsi dari Isi Dokumen: 1. Ringkasan eksekutif dari dokument Keseluruhan ringkasan eksekutif Petunjuk: a) Apakah temuan-temuan kunci disajikan dan diringkas dengan jelas? b) Apakah ringkasan secara akurat mencerminkan temuan-temuan dan rekomendasi dari dokumen utama? c) Jika tidak ada ringkasan, apakah masih memungkinkan memanfaatkan/menggunakan dokumen tersebut dengan mudah?
None Minor Major

Reviewer: Siti Badriyah Rushayati, Independent Consultant

Tanggal review: Mei 2013

Isu-isu yang diidentifikasi

1. Komentar Reviewer: Belum ada ringkasan eksekutif.

2. Cakupan penilaian Keseluruhan cakupan Petunjuk: a) Apakah area yang dinilai dan lanskap sekitarnya didefinisikan dengan jelas? b) Apakah ada ringkasan informasi yang cukup tentang perusahaan dan operasionalnya di area tersebut? c) Apakah dampak dan skala operasional perusahaan digambarkan/diuraikan secara memadai? d) Apakah eksploitasi yang telah dilakukan sebelumnya pada tahap dan jenis kegiatan apapun (khususnya pembersihan lahan/ land clearing) terjadi sebelum penilaian HCV ini, dan jika begitu, bagaimana area ini diperlakukan/dikelola? e) Apakah maksud dari penilaian HCV ini jelas?
None Minor Major

2. Komentar Reviewer: Area yang dinilai dan lanskap sekitarnya telah didefinisikan dengan jelas pada Bab II (kondisi umum)
Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 4 of 13

Ringkasan informasi mengenai perusahaan telah disajikan pada Bab II, yaitu pada penjelasan mengenai unit pengelolaan. Belum ada penjelasan mengenai operasional perusahaan .

Uraian mengenai dampak dan skala operasional perusahaan juga telah dijelaskan meskipun tidak diuraikan secara khusus, tetapi merupakan bagian penjelasan dari Bab IV (temuantemuan NKT).

Eksploitasi (khususnya pembersihan lahan/land clearing) telah dilakukan sebelum penilaian HCV (tahun 2010).

Maksud dari penilaian HCV telah dijelaskan pada Bab I (Pendahuluan)

3. Konteks lansekap yg lebih luas dan signifikan dari area yang dinilai/ diidentifikasi Keseluruhan konteks lansekap Petunjuk: a) Apakah lansekap yang lebih luas diuraikan dan digambarkan secara meyakinkan dan memadai? b) Apakah fitur-fitur sosial dan biologi kunci dari lanskap yang lebih luas digambarkan secara jelas? Fitur-fitur tersebut termasuk, misalnya: Kawasan yang dilindungi (saat ini ada atau dalam proses penetapan) Biogeografi regional atau sub-regional (apakah area yang dinilai bagian dari sebuah wilayah biogeografi yang berbeda/khusus dan/atau secara sempit terbatas?) Lokasi dan status area dari vegetasi alami (termasuk sebuah deskripsi tipe-tipe ekosistem, ukuran dan kualitas) Keberadaan populasi yang diketahui merupakan spesies yang menjadi perhatian global Bentuk-bentuk lahan utama (major landforms), daerah aliran sungai (watersheds) dan sungaisungai, geologi dan tanah Permukiman manusia dan infrastruktur, kawasan pertanian Konteks sosial (ke-etnikan, kecenderungan/perubahan sosial utama dan kegiatan-kegiatan penggunaan lahan) Sejarah penggunaan lahan dan kecenderungan pembangunan, termasuk rencana masa depan (misalnya peta-peta rencana tata ruang/spatial planning, prakarsa-prakarsa pembangunan dan lisensi-lisensi eksploitasi komersial yang ada dan diusulkan) 3. Komentar Reviewer: Lansekap yang lebih luas telah diuraikan dan digambarkan dengan jelas Belum ada penjelasan mengenai biografi regional maupun sub-regional yang dikaitkan dengan area perkebunan.
None Minor Major

Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 5 of 13

Kawasan yang dilindungi telah disajikan pada Bab IV dalam pembahasan NKT 1.1 yaitu kawasan yang mempunyai atau memberikan fungsi pendukung keanekaragaman hayati bagi kawasan lindung dan/atau konservasi. Dalam kawasan UP terdapat kawasan bergambut yang sudah terkonversi menjadi semak belukar.

Lokasi dan status area vegetasi alami , termasuk tipe-tipe ekosistem telah dijelaskan (dijelaskan pada Bab II halaman 2-14) . Demikian juga mengenai kualitas ekosistem, namun belum menjelaskan ukuran ekosistem yang ada di UP.

Keberadaan populasi yang merupakan spesies perhatian global juga telah diuraikan pada Bab IV mengenai NKT 1.2. tentang spesies yang hampir punah. Di area UP tidak ditemukan jenis yang terancam punah. Spesies yang menjadi perhatian global juga termasuk spesies langka diantaranya kantung semar, 14 jenis burung, 5 jenis mamalia, dan 4 jenis reptil.

Bentuk-bentuk lahan utama (major landforms) , daerah aliran sungai (watersheds), geologi, dan tanah telah dijelaskan pada Bab II.

Permukiman manusia dan infrastruktur, kawasan pertanian juga telah dijelaskan pada Bab II, sub bab 2.3 mengenai kondisi sosial ekonomi dan budaya. Konteks sosial (ke-etnikan, kecenderungan/perubahan sosial utama dan kegiatan-kegiatan penggunaan lahan) telah disajikan pada Bab II, pada sub bab yang menguraikan kondisi sosial ekonomi masyarakat, agama dan kepercayaan, serta penjelasan mengenai suku dan adat istiadat setempat. Pada uraian tersebut juga dijelaskan bahwa ada perubahan pola pertanian masyarakat dari teknik berkebun tradisional, sudah mulai mengadopsi teknik budidaya yang telah menerapkan pemilihan bibit unggul, pengaturan jarak tanam, penyiangan, pemupukan, serta pemberantasan hama dan penyakit tanaman.

Sejarah penggunaan lahan

sudah diuraikan dalam laporan. Namun kecenderungan

pembangunan, termasuk rencana masa depan (peta-peta rencana tata ruang/spatial planning , prakarsa-prakarsa pembangunan dan lisensi-lisensi eksploitasi komersial yang ada dan diusulkan) belum dijelaskan. 4. Proses HCV assessment termasuk proses konsultasi Keseluruhan proses HCV assessment
None Minor Major

Untuk setiap sub-topik, apakah proses atau upaya-upaya sudah proporsional dan memadai relatif terhadap dampak yang mungkin terjadi dan skala operasional? Komentar reviewer: Untuk setiap topik, proses dan upaya yang dilakukan sudah proporsional dan relative memadai terhadap dampak yang mungkin terjadi pada skala operasional. 4.1. Komposisi dan kualifikasi tim penilai Petunjuk: Apakah tim termasuk atau telah mendapatkan akses ke keahlian-keahlian yang relevan untuk menilai/mengidentifikasi nilai-nilai sosial dan biologi? 4.1. Komentar reviewer:
Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 6 of 13 None Minor Major

Belum ada penjelasan mengenai tim HCV dari PT Prima Sangata Kencana. 4.2. Sumber data dan metode pengumpulan data Petunjuk: a) Apakah sumber-sumber data dan metodologi pengumpulan data digambarkan atau dirujuk dengan jelas dan diringkas (dan disajikan dalam lampiran-lampiran jika diperlukan), dan apakah data tersebut cukup memadai untuk mengidentifikasi area HCV ? Bagian ini harus mencakup: Latar belakang dan penelitian meja (desk-top study) Pengumpulan data lapangan, jika ada (termasuk tanggal dan skedul kegiatan/ itinerary) Apakah upaya-upaya telah dilakukan cukup beralasan untuk mendapatkan data-data yang tidak tersedia, proporsional terhadap dampak dan skala opersional perusahaan? 4.2. Komentar reviewer:
None Minor Major

Sumber data dan metode koleksi data telah dijelaskan pada laporan walaupun tidak terlalu rinci. Metoda desk-top study telah memadai dan hasilnya disajikan pada bagian deskripsi tapak dan penentuan areal HCV.

Pada pengumpulan data lapangan telah terlihat adanya skedul kegiatan (itenerary) Metoda yang disajikan dengan ringkas telah menunjukkan cakupan pengambilan data, termasuk acuan buku cara mengidentifikasi satwa liar. Secara keseluruhan metoda yang dilakukan (walaupun survey flora dan fauna lebih banyak melalui pengamatan kualitatif presence absence data) dianggap cukup valid untuk identifikasi NKT.

4.3. Proses konsultasi Petunjuk: Apakah ada proses konsultasi yang cukup/memadai untuk a) Identifikasi HCV

None

Minor

Major

b) Pengelolaan HCV c) Pemantauan HCV,

Dalam tiap kasus tersebut: Apakah dilakukan konsultasi secara memadai dengan stakeholder yang relevan? Apakah proses konsultasi ini didokumentasikan dan bisa diverifikasi? Apakah pandangan mereka atau informasi yang diberikan dimasukkan dalam proses yang relevan? Apakah kesimpulan hasil penilaian HCV disampaikan kembali kepada pihak-pihak yang diminta konsultasinya jika diperlukan? d) Jika diperlukan prakarsa-prakarsa yang telah ada dilibatkan (dalam proses konsultasi ini) jika memungkinkan (termasuk prakarsa/ organisasi/ kegiatan dari lembaga sosial lokal atau internasional, prakarsa konservasi ekologi atau biologi?)
Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 7 of 13

4.3. Komentar reviewer: Proses konsultasi untuk identifikasi dan hasil analisis keberadaan NKT telah dilakukan secara memadai. Konsultasi publik telah dilakukan pada hari Senin, tanggal 15 April 2013 di Aula Rumah Sakuit Umum Daerah Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Acara konsultasi publik tersebut dihadiri sekitar 14 peserta dari dinas-dinas terkait.

Proses konsultasi didokumentasikan dengan baik, informasi/masukan digunakan dalam pertimbangan pengelolaan.

Kesimpulan hasil penilaian HCV disampaikan kepada pihak-pihak yang diminta masukannya.

5. Identifikasi, lokasi dan status setiap HCV Keseluruhan identifikasi HCV


None Minor Major

Untuk setiap HCV, apakah butir-butir di bawah ini disinggung/ dibahas, dan apakah proses atau upaya yang dilakukan memadai dan proporsional relatif terhadap kemungkinan dampak dan skala operasional perusahaan? Komentar Reviewer: Untuk setiap HCV, telah dibahas butir-butir di bawah ini (5.1- 5.4). Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki (lihat bawah) 5.1. Kualitas data Petunjuk: a) Apakah data detail, terkini dan cukup lengkap untuk membuat keputusan tentang adanya/ status/ lokasi HCV? (NB: perhatian khusus diberikan pada kualitas, analisis dan penggunaan data remote sensing) b) Apakah prinsip kehati-hatian (precautionary principle) secara memadai diterapkan dalam penggunaan data? (invoked in the use of data?) c) Apakah peta-peta, laporan-laporan dan data yang tersedia lebih awal merupakan data terkini dan memadai? d) Apakah ada sebuah pemahaman ketepatan/ keakuratan spasial dari data yang digunakan? e) Apakah data tambahan perlu dikumpulkan sebelum keputusan dibuat?
None Minor Major

5.1. Komentar reviewer: Data yang terkumpul dinilai cukup lengkap. Prinsip kehati-hatian telah digunakan, dan data remote sensing telah digunakan dengan baik. Namun perlu perbaikan beberapa peta, redaksional pada bab kondisi umum khususnya pada penjelasan kondisi iklim. 5.2. Referensi ke HCV toolkits Petunjuk: a) Apakah HCV interpretasi nasional digunakan, atau (jika tidak tersedia interpretasi nasional, apakah panduan generik HCVF Toolkit dinterpretasikan dengan memadai? None Minor Major

b) Apakah keputusan-keputusan untuk menggunakan definisi/ thresholds interpretasi nasional, atau


Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 8 of 13

menyimpang dari rekomendasinya, secara memadai dijelaskan dan dijastifikasi? 5.2. Komentar reviewer: Semua metode identifikasi sudah menggunakan Panduan Identifikasi Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi di Indonesia tahun 2008 yang disusun oleh Konsorsium Revisi NKT Toolkit Indonesia. 5.3. Keputusan terhadap status HCV
None Minor Major

a) Apakah ada HCV, secara potensi ada atau tidak ada dalam wilayah yang dinilai? b) Apakah adanya HCV dalam lanskap yang lebih luas dan secara nasional, regional dan global dibahas? c) Apakah HCV (beserta komponen-komponennya) secara jelas didefinisikan dan diuraikan/ digambarkan? d) Apakah deskripsinya mencukupi untuk pihak yang bertanggungjawab secara dapat diandalkan untuk mengidentifikasi HCV tersebut? (Is the description sufficient for responsible parties reliably to identify the HCV?) f) Apakah prinsip kehati-hatian (precautionary principle) secara memadai diterapkan dalam membuat keputusan tentang status HCV? 5.3. Komentar reviewer: Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat areal HCV dalam wilayah yang dinilai. Keberadaan HCV dalam lanskap yang lebih luas dan secara nasional, regional dan global telah dibahas. HCV beserta komponen-komponennya secara jelas telah didefinisikan dan diuraikan. Deskripsi dianggap mencukup untuk pihak lain dan sudah digunakan prinsip kehati-hatian. Identifikasi area NKT sudah memadai. 5.4. Keputusan pemetaan Petunjuk: a) Apakah peta-peta keberadaan HCV jelas, akurat dan berguna?
None Minor Major

5.4 Komentar reviewer: Semua peta area HCV cukup jelas, cukup akurat dan berguna. Namun beberapa peta masih perlu diperbaiki khususnya peta penutupan lahan. karena legenda tidak lengkap. 6. Manajemen HCV Keseluruhan manajemen HCV
None Minor Major

Untuk tiap HCV, baik secara individual atau kolektif, apakah butir-butir di bawah ini dibahas? 6.1 Penilaian terhadap ancaman-ancaman atau resiko-resiko pada setiap HCV dalam konteks lansekap Petunjuk: a) Apakah ancaman-ancaman atau resiko-resiko dari kegiatan pengelolaan saat ini dan yang direncanakan untuk setiap HCV dalam area penilaian telah diidentifikasi? b) Apakah ancaman-ancaman dari faktor eksternal pada tiap HCV dalam area penilaian telah diidentifikasi? c) Apakah aspek-aspek yang mungkin membantu untuk melindungi HCV di luar area penelitian telah
Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 9 of 13 None Minor Major

diidentifikasi? (misalnya, kawasan yang dilindungi, kawasan yang tidak bisa dijangkau, penggunaan lahan khusus (favourable land use), program-program konservasi yang aktif dan lainlain)? d) Apakah aspek-aspek yang mungkin akan mengancam HCV di luar area penilaian telah diidentifikasi (misalnya, penggunaan lahan yang tidak disukai/ unfavourable land use, tekanantekanan perburuan dan lain-lain) 6.1 Komentar reviewer: Ancaman-ancaman atau resiko-resiko dari kegiatan pengelolaan saat ini dan yang direncanakan untuk setiap HCV dalam area penilaian telah diidentifikasi (disajikan pada Bab IV) Ancaman-ancaman dari faktor eksternal pada tiap HCV dalam area penilaian telah diidentifikasi, diantaranya adalah ancaman penebangan liar, pembukaan lahan untuk perladangan dan permukiman, kebakaran lahan. Aspek-aspek yang mungkin membantu untuk melindungi HCV di luar area penelitian telah diidentifikasi, diantaranya adanya dukungan masyarakat sekitar terhadap kebun tebu PT Pratama Nusantara Sakti karena masyarakat sekitar membutuhkan air yang berasal dari kawasan perkebunan. Aspek-aspek yang mungkin akan mengancam HCV di luar area penilaian telah diidentifikasi yaitu adanya ancaman penebangan liar dan perambahan. 6.2 Apakah rencana pengelolaan (management plan) HCV memadai? Petunjuk: a) Apakah tujuan pengelolaan secara jelas diuraikan dan memadai?
None Minor Major

b) Apakah rekomendasi pengelolaan (management prescription) diuraikan dengan jelas dan memadai untuk memenuhi tujuan yang dinyatakan? Apakah manajemen mempertimbangkan keberadaan dan status HCV? Apakah manajemen secara efektif memitigasi ancaman-ancaman dan resiko-resiko HCV? Apakah prinsip kehati-hatian (precautionary principle) secara memadai diterapkan dalam rekomendasi pengelolaan? Apakah konsultasi dilakukan dengan stakeholder tentang usulan pengelolaan dan diberi kesempatan untuk mendapatkan input langsung secukupnya (as appropriate?) Apakah rencana pengelolaan (management plan) dibuat dalam bentuk konsultatif dan/ atau

didukung oleh pada stakeholder luar? 6.2 Komentar reviewer: Tujuan pengelolaan secara jelas telah diuraikan pada Bab V Manajemen cukup efektif memitigasi ancaman-ancaman dan resiko-resiko HCV Prinsip kehati-hatian (precautionary principle) telah diterapkan dalam rekomendasi

Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 10 of 13

pengelolaan Konsultasi mengenai usulan pengelolaan telah dilakukan dengan stakeholder sehingga cukup mendapatkan input langsung (as appropriate) Rencana pengelolaan (management plan) dibuat dalam bentuk konsultatif dan/ atau didukung oleh pada stakeholder luar 7. Monitoring/ pemantauan HCV Keseluruhan monitoring/ pemantauan HCV
None Minor Major

Untuk tiap HCV, baik secara individual atau kolektif, apakah butir-butir di bawah ini dibahas? 7.1 Apakah rencana pemantauan (monitoring plan) digambarkan secara jelas? Petunjuk: a) Apakah tujuan pemantauan digambarkan secara jelas dan memadai?
None Minor Major

b) Apakah metodologi-metodologi digambarkan secara jelas dan memadai untuk memenuhi tujuan yang dinyatakan? Metodologi untuk pengumpulan data Metodologi analisis data

7.1 Komentar reviewer: Tujuan pemantauan digambarkan secara jelas dan memadai Metodologi pengumpulan data telah dijelaskan dan cukup memadai. Analisis data perlu diperbaiki. 7.2 Apakah rencana pemantauan memadai? Petunjuk: Apakah rencana pemantauan mencukupi menghadapi perubahan-perubahan signifikan yang muncul dari: Usulan operasional pengelolaan lahan Diketahuinya atau kemungkinan adanya ancaman-ancaman/ resiko-resiko HCV 7.2 komentar reviewer: Rencana pemantauan telah dijelaskan, dan cukup memadai dalam menghadapi perubahan-perubahan signifikan yang muncul. Pemantauan juga telah mempertimbangkan kemungkinan adanya ancamanancaman/ resiko HCV 7.3 Apakah ada rencana-rencana untuk mereview data secara teratur, data yang dibangun untuk rencana manajemen dan monitoring? Petunjuk: a) Apakah ada garis pertanggungjawaban yang jelas? b) Apakah proses review sistem pemantauan memadai untuk menangkap efek-efek kemungkinan ancaman-ancaman/ resiko-resiko HCV?
Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 11 of 13 None Minor Major None Minor Major

7.3 Komentar reviewer:

laporan HCV ini telah memberikan usulan atau rekomendasi untuk

membentuk struktur organisasi pengelolaan NKT. Agar memudahkan dalam pelaksanaan di lapang, juga telah disarankan untuk menyusun pedoman rencana pengelolaan dan pemantauan NKT. Proses review sistem pemantauan telah memadai untuk menangkap efek-efek kemungkinan ancaman/resiko HCV.

Hasil Review Dokumen Identifikasi NKT PT PNS, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Mei 2013 Page 12 of 13

Siti Badriyah Rushayati adalah staf pengajar di Fakultas Kehutanan, Institut pertanian Bogor. Siti

Badriyah Rushayati menekankan penelitian-penelitiannya pada bidang lingkungan fisik-kimia termasuk pencemaran lingkungan dan pemanasan serta perubahan iklim. Siti Badriyah Rushayati dapat dihubungi melalui email : rus_badriyah@yahoo.co.id

Catatan saran perbaikan: 1. Perlu perbaikan redaksional pada penjelasan mengenai kondisi iklim 2. Beberapa peta perlu diperbaiki, karena legenda belum lengkap 3. Beberapa gambar belum disajikan dengan lengkap