Anda di halaman 1dari 8

Mesin Pelubang Plat Aluminium

1. Analisa Pemotongan. Untuk memotong plat, maka akan diperlukan gaya. Perkakas yang di gunakan dinamakan Punch dan Die. Gaya pemotongan yang di berikan akan menyebabkan suatu tekanan pada plat/material dan di namakan tegangan geser, hal inilah yang

menyebabkan terpotongnya plat.


a. Clearance. Selisih ukuran antara punch dan die di sebut allowance. Sedangkan clearance adalah besarnya setengah dari allowance. Penggunaan clearance yang lebih besar dari tebalnya material yang akan di di punch serta sisi potong punch yang tumpul akan

memudahkan bengkoknya plat tersebut sebelum terpotong.

Posisi Penumbukan

2. Prinsip pemotongan. Apabila sisi potong dari punch dan die tajam, serta pemilihan

clearance yang tepat sesuai dengan tebal material, maka material


tersebut akan dapat terpotong dengan baik.

3. Menentukan Punch dan Die

Pada

pemilihan

clearance

yang

kecil

akan

mengakibatkan

penggunaan gaya potong yang terlalu besar, dan akan mudah terjepit diantara punch dan die-nya, sehingga di perlukan gaya yang besar pula untuk mengeluarkan punch dari die-nya atau strip dari punchnya. Gaya inilah yang di sebut dengan Stripping. Clearance yang sesuai akan menghasilkan potongan yang halus dan gaya stripping yang

kecil.

Keterangan : D = ukuran yang di inginkan (produk). D1= Ukuran Punch. D2= Ukuran Die t f = Tebal Material = besar spring back dari material.

Perhitungan Gaya Potong. F = . A

Dimana : = Tekanan N/mm2 . A = Luas Penampang mm2.


Besarnya usaha untuk memotong suatu Plat: W=F.S Dimana : S = jarak ( besarnya langkah punch selama kerja yaitu selama punch mulai menyentuh plat hingga plat terpotong). F = Besar Penetrasi.

Untuk mengurangi gaya potong, permukan potongan punch dan die sering dibuat miring.Hal ini sama dengan prinsip pemotongan dengan gunting.