Anda di halaman 1dari 2

IRITIS Penyebab Iritis dapat disebabkan oleh trauma dan non-trauma: Trauma tumpul pada mata dapat menyebabkan

inflamasi pada iris Iritis non-trauma berhubungan dengan beberapa penyakit: spondylitis ankilosa, Reiter syndrome, sarcoidosis, inflammatory bowel disseases, dan psoriasis Penyakit infeksi: Lyme disease, tuberculosis, toxoplasmosis, siphilis, herpes simplex dan herpes zooster

Gejala Iritis biasanya berkembang cepat dan hanya menyerang satu mata saja. Gejalanya: Nyeri pada mata atau daerah alis mata Nyeri memberat jika terpapar cahaya terang Mata merah, terutama berbatasan dengan iris Pupil miosis Pandangan kabur Sakit kepala

Pemeriksaan penunjang Diagnosis iritis ditegakkan dengan pemeriksaan mata menggunakan slit lamp. Terlihat adanya infiltrasi leukosit dan flare (partikel protein) pada cairan yang diproduksi oleh mata. Anestesi lokal tidak mengurangi nyeri yang terjadi pada iritis. Jika mata normal disinari dengan cahaya terang maka mata yang sakit akan merasakan nyeri karena pupil matanya ikut berkonstriksi.

Penatalaksanaan WebMD. Your Eyes and iritis. http://www.webmd.com/eye-health/iritis. diakses pada 8 Oktober 2013 Menggunakan kaca mata hitam saat berada di tempat terang Anelgesik ringan (asetaminofen atau ibuprofen) digunakan untuk mengurangi gejala.

PATOFISIOLOGI EMBUH

Aqueous humor diproduksi oleh badan silier pada kamera okuli posterior. Aqueous humor dialirkan dari kemera okuli posterior melalui pupil menuju kamera okuli anterior. Dari kamera okuli anterior cairan didrainase ke sistem vaskuler melalui trabecular meshwork dan kanalis Schlemm yang terdapat pada angulus iridokornealis. Beberapa kelainan anatomi menyebabkan kamera okuli anterior menyempit dan menjadi predisposisi munculnya glaukoma akut sudut tertutup. Kelainan ini mencakup kamera okuli anterior yang lebih dangkal, badan silier yang lebih tipis, iris yang lebih tipis, lensa mata yang menebal pada daerah anterior, dan pendeknya aksis mata. Respon alami mata terhadap dilatasi lingkungan atau stimulus kimia menyebabkan aposisi iris-lensa yang patologis. Aposisi dan kontak antara lensa dan iris disebut pupillary block. Akibatnya aliran aqueous dari kamera okuli posterior ke kamera okuli anterior terhambat atau terhenti sama-sekali. Apabila pada pupillary block terjadi konjungsi pada iris, peningkatan tekanan pada kamera okuli posterior menyebabkan iris melunak, dan menutup sudut iridokornea dan menyumbat drainase aqueous sehingga menyebabkan peningkatan tekanan intra okuler. Lensa juga membengkak akibat tekanan dari aqueous, pembengkakan lensa menekan corpus vitreous dan menyebabkan blokade badan silier. Blokade badan silier menginduksi respons berupa pelebaran pembuluh darah yang meluas ke sklera. Pembengkakan lensa menyebabkan visus penderita turun.

Fredman, Joseph. 2012. Acute Angle-Closure Glaukoma. http://emedicine.medscape.com/article/798811-overview#a0104. Diakses pada 8 Oktober 2013.