Anda di halaman 1dari 12

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di dalam reaksi pengendapan banyak diterapkan analisis kuantitatif. Pada analisis tersebut, kation mula-mula dipisahkan berdasarkan perbedaan kelarutan senyawa. Kation yang larut terbentuk endapan serupa dengan kelarutan yang cukup berlainan dapat dipisahkan dengan pengendapan selektif yang dilakukan dengan pemilihan seksama dari konsentrasi anion yang diperlukan. Analisis kuantitatif adalah suatu proses untuk mengetahui ada tidaknya unusr kation atau anion dalam suatu larutan. Contoh kation yaitu ion Al3+, H+, K+, sedangkan contoh anion yaitu SO4-2, NH4-, Cl-. Identifikasi kation dan anion dilakukan agar kita dapat mengetahui jenis-jenis kation dan anion yang menyusun suatu serta mengamati apakah terjadi endapan atau tidak. 1.2 Tujuan Melakukan identifikasi anion dan kation dalam suatu larutan dengan melihat pengamatan pada yang terbentuk, apakah terjadi atau tidak.

BAB II DASAR TEORI Dua langkah utama dalam analisis adalah identifikasi dan estimasi komponen-k o mp o n e n s ua t u s e n ya w a . L a n gk a h ide n t if ika s i dike na l s e ba ga i a na lis is kua lit a t if ,sedangkan langkah estimasinya adalah langkah kuantitatif. Analisis kualitatif dapat dikatakan lebih sederhana, sedangkan analisis kuantitatif agak lebih rumit. Analisiskualitatif bertujuan mengidentifikasi penyusun-penyusun suatu zat, campuran-campuranzat, atau larutan-larutan yang biasanya unsur-unsur penyusunnya bergabung antara yangs a t u de nga n ya ng la in. S e da ngka n a na lis is ku a n t it a t if be r t uju a n un t uk me n e n t u k a n banyaknya penyusun-penyusun suatu zat atau persenyawaan.B i a s a n y a ide nt if ika s i zat dila kuka n dengan pe na mba ha n zat la in y a n g s u s u na nn y a t e la h d ik e t a h ui, s e hingga t e r ja di pe r uba ha n ( r e a ks i kimia ) . Z a t ya n g susunannya telah diketahui dan yang menyebabkan terjadinya reaksi disebut
anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html 1/12

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

pereaksi(reagen). Analisis kualitatif dapat dilakukan dengan dua macam cara, yaitu reaksi keringdan reaksi basah. Cara kering biasanya digunakan pada zat padat, sedangkan cara basahdiguna ka n pa da za t c a ir ( la r u t a n ) y a n g k e b a n y a k a n me n g gu na ka n pe la r ut a ir . C a r a kering hanya menyediakan informasi yang diperlukan dan informasi tersebut bersifat j a n g k a p e n d e k . S e d a n g k a n c a r a b a s a h d a p a t d i g u n a k a n u n t u k a n a l i s i s m a k r o , s e mima kr o, da n mik r o s e hing g a ba ny a k k e u n t un g a n y a n g dida pa t , mis a lnya r e a ks iterjadi dengan cepat dan mudah dikerjakan. P erubahan yang terjadi pada cara basahadalah terjadinya endapan, perubahan warna larutan, dan timbulnya gas.P e n a mb a h a n s ua t u e le kt r olit ya ng me nga ndung ion s e je n is ke da la m la r u t a n jenuh suatu garam akan menurunkan kelarutan garam tersebut karena konsentrasi ion bertambah dan kesetimbangan bergeser ke arah pembentukan garamnya.Untuk mempermudah dalam reaksi identifikasi kation-anion, maka digunakanmetode analisis kualitatif sistematik.metode ini merupakan pengklasifikasian kation-kation ke dalam 5 golongan. Kelima golongan kation dan ciri-ciri khas golongan ini adalah sebagai berikut : Golongan I, kation golongan ini membentuk endapan dengan asam klorida encer.ion-ion golongan ini adalah Timbel, Merkurium (I)(raksa), dan perak. Golongan II, kation golongan ini tidak bereaksi dengan asam klorida,tetapi membentuk endapan dengan hidrogen sulfida dalam suasana asm mineral encer.ion-ion golongan ini adalah merkurium (II), tembaga, bismut, kadmium, arsenik (III), arsenik (V), stibium (III), stibium (V), timah (II), dan timah (III) (IV). Golongan III, kation golongan ini tak bereaksi dengan asam klorida encer, ataupun dengan hidrogen sulfida dalam suasana encer. Namun, kation ini membentuk endapan denag amonium sulfida dalam suasana netral atau amonikal. Kation kation golngan ini adalah kobal (II), nikel (II),besi (II), besi (III), kromium (III), aluminium, zink dan mangan (II). Golongan IV, kation golongan ini tak bereaksi dengan reagensia golongan I, II, dan III.kation kation ini membentuk endapan dengan amonium karbonat dengan adanya amonuim klorida, dalam suasana netral atau sedikit asam.Kation-kation golongan ini adalah: kalsium, stronsium, dan barium. Golongan V, kation-kation yang umum, yang tidak bereaksi dengan reagensia reagensia golongan sebelumnya, merupakan golongan yang terakhir, yang meliputi ion-ion magnesiun, natrium, kalium, amonium, litium, dan hidrogen. Pereaksi yang paling umum dipakai untuk klasifikasi kation adalah asam klorida, hidrogen sulfida dan amonium karbonat.klasifikasi ini atas apakah suatu kation bereaksi dengan pereaksi-pereaksi ini dengan membentuk endapan atau tidak.jadi bisa dikatakan bahwa klasifikasi kation yang paling umum, atas perbedaan kelarutan dari klorida, sulfida, dan karbonat dari kation tersebut(Vogel anorganik I ; 203-204 ) .Sedangkan anion dibagi dalam 3 golongan yang berdasarkan pada kelarutannya (Vogel anorganik II ; 316). BAB III METODOLOGI 3.1 Alat Alat yang digunakan dalam percobaan ini adalah : Tabung reaksi beserta raknya Pipet tetes Pembakar (spiritus) 3.2 Bahan
anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html 2/12

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

Bahan sampel kation Hg2+ Cu2+ Fe2+ Fe3+ Zn2+ - Ca2+ - Ba2+ - Mg2+ - NH4+ - Ag+

Al3+ - Pb2+ Bahan pereaksi kation NaOH KI NH4OH KCNS K.ferisianida Asam asetat Natrium Fosfat Amonium oksalat Kalium Kromat Bahan sampel anion ClBrISO42NO3Bahan pereaksi anion AgNO3 K.Peramangat Barium Klorida Serbuk Ferrosulfat Larutan difenilamin Magnesium ulfat HgCl2 Amonium klorida Metanol FeCl3 Iodium 3.3 Prosedur Kerja A. Identifikasi Kation

- K2CrO4 - K.ferosianida - Kromat encer - HCl - HgCl2 - Nesler - KOH - Asam sulfat encer

- CO32- PO43- BO33- CNS - S2O32- Asam nitrat - Klorofom - Pb asetat - Asam sulfat pekat - perak nitrat - Klorida encer - Amonium molidat - Amonium hidriksida - HCl pekat - Cuprisulfat - barium klorida encer

No

Sampel

Pereaksi

Hasil Secara Teoritis


3/12

anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

Hg2+

1.

Cu2+

3 4 5 6 7

Fe2+ Zn2+ Al3+ Ca2+ Ba2+

Ditambah larutan Membentuk endapan kuning NaOH 2. Ditambah Larutan KI Membentuk endapan merah yang larut dalam KI berlebih 1. Ditambah larutan Membentuk endapan warna biru, jika dipanaskan NaOH terbentuk endapan berwarna hitam 2. Ditambah Larutan KI Membentuk endapan putih 1. Ditambah larutan Membentuk endapan hijau kotor NaOH 1. Ditambah larutan Membentuk endapan putih yang larut dalam NaOH NaOH berlebih 1. Ditambah larutan Terbentuk endapan putih yang larut dalam NaOH NaOH berlebih 1. Ditambah larutan Terbentuk endapan putih NaOH 1. Ditambah larutan Terbentuk endapan putih NaOH 2. Ditambah larutan Membentuk endapan kuning larut dalam asam kuat Natrium Karbonat encer 3. Ditambah asam sulfat Membentuk endapan putih yang tidak larut dalam encer HCl/HNO3 encer 1. Ditambah larutan NaOH 1. Ditambah larutan NaOH 1. Ditambah larutan NaOH 2. Ditambah HCl encer 3. Dengan KI 4. Dengan kalium kromat Terbentuk endapan putih Gas amonia yang terbentuk dapat dikenal baunya dan dapat membirukan kertas lakmus merah basah Akan terbentuk endapan coklat dari Ag2O yang sukar larut dalam NaOH berlebih Terbentuk endapan putih yang mudah larut dalam ammonia encer Terbentuk endapan Agl yang berwarna kuning yang mudah larut dalam larutan natrium thiosulfat Akan terbentuk endapan merah AgCrO4 yang mudah

8 9 10

Mg2+ NH4+ Ag+

11

Pb2+

1. 2. 3. 4.

larut dalam asam nitrat encer dan ammonia encer Ditambah larutan Terbentuk endapan putih yang tidak larut dalam asam NaOH encer nitrat tapi larut dalam ammonia Ditambah HCl encer Akan terbentuk endapan putih yang dapat larut dalam air panas, HCl pekat dan larutan ammonia asetat Dengan asam sulfat Akan terbentuk endapan putih yang larut dalam larutan encer pekat ammonium asetat panas Dengan K2CrO4 Terbentuk endapan kuning

B. Identifikasi Anion

No

Sampel

Pereaksi

Hasil Secara Teoritis

Pengamatan
4/12

anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

Cl-

1.

Ditambah larutan Membentuk endapan AgNO3 putih yang tidak larut dalam asam nitrat tapi larut dalam amonia 2. Ditambah Larutan Gas klor yang terbentuk asam nitrat, tidak member warna pada lapisan kloroform KMnO dan
4

kloroform I1. Ditambah larutan Membentuk endapan AgNO3 warna kuning muda yang tidak larut dalam amonia 2. Ditambah Larutan Iodium yang terbentuk asam nitrat, dalam kloroform dikocok, lapisan kloroform KMnO4dan berwarna merah mudakloroform ungu 1. Ditambah larutan Membentuk endapan barium klorida putih yang tidak larut dalam HCl 1. Ditambah sedikit serbuk ferrosulfat kemudian hati-hati ditambah asam sulfat pekat 1. Ditambah larutan perak nitrat Pada bidang atas akan terbentuk cincin warna coklat

SO42-

NO3-

CO32-

Terbentuk endapan putih yang akan berubah menjadi coklat

2.

Ditambah larutan Membentuk endapan magnesium sulfat putih 3. Ditambah asam klorida encer Terbentuk gas CO2 6 PO431. Ditambah larutan Membentuk endapan perak nitrat berwarna kuning yang larut dalam asam nitrat dan dalam ammonia Ditambah Membentuk magnesium sulfat putih endapan

2.

anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html

5/12

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

S2O32-

1.

Ditambah larutan Terbentuk endapan putih perak nitrat encer yang segera berubah menjadi kehitaman Ditambah larutan Warna iodium hilang iodium

2.

3.

Dengan larutan Terbentuk endapan putih barium klorida (barium tiosulfat) yang encer mudah larut dalam HCl encer Ditambah larutan Larutan berubah menjadi asam klorida keruh kekuningan

4.

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Hasil Pengamatan Identifikasi Kation

No 1

Sampel Hg2+

Cu2+

3 4 5 6 7

Fe2+ Zn2+ Al3+ Ca2+ Ba2+

Pereaksi Hasil Pengamatan 1. Ditambah larutan Tidak sesuai dengan hasil teoritis, endapan yang NaOH terbentuk berwarna merah bata bukan warna kuning. 2. Ditambah Larutan KI Membentuk endapan berwarna orange, tidak sesuai dengan hasil teoritis. 1. Ditambah larutan Sesuai dengan hasil teoritis bahwa membentuk endapan NaOH warna biru, jika dipanaskan terbentuk endapan berwarna hitam 2. Ditambah Larutan KI Membentuk endapan putih, sesuai dengan hasil teoritis. 1. Ditambah larutan Membentuk endapan kuning bukan hijau kotor, jadi NaOH hasilnya tidak sesuai dengan hasil teoritis. 1. Ditambah larutan Membentuk endapan putih keruh NaOH 1. Ditambah larutan Sesuai dengan hasil teoritis bahwa terbentuk endapan NaOH putih 1. Ditambah larutan Terbentuk endapan putih NaOH 1. Ditambah larutan Terbentuk endapan putih, sesuai dengan hasil teoritis NaOH 2. Ditambah larutan Sesuai dengan hasil teoritis bahwa membentuk endapan Natrium Karbonat kuning yang larut dalam asam kuat encer 3. Ditambah asam sulfat Membentuk endapan putih
6/12

anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

encer 8 9 10 Mg2+ NH4+ Ag+ 1. Ditambah larutan NaOH 1. Ditambah larutan NaOH 1. Ditambah larutan NaOH 2. Ditambah HCl encer 3. Dengan KI 4. 1. 2. 3. 4.
Identifikasi Anion

Terbentuk endapan putih

11

Pb2+

Sesuai dengan hasil teoritis bahwa dapat membirukan kertas lakmus merah basah Tidak sesuai dengan hasil teoritis, endapan yang terbentuk berwarna putih keruh bukan coklat. Terbentuk endapan putih Sesuai dengan hasil teoritis bahwa terbentuk endapan Agl yang berwarna kuning Dengan kalium kromat Akan terbentuk endapan merah Ditambah larutan Terbentuk endapan putih NaOH encer Ditambah HCl encer Sesuai dengan hasil teoritis bahwa akan terbentuk endapan putih Dengan asam sulfat Akan terbentuk endapan putih encer Dengan K2CrO4 Terbentuk endapan kuning

No 1

Sampel Cl-

Pereaksi Hasil Pengamatan 1. Ditambah larutan Sesuai dengan hasil teoritis bahwa membentuk endapan AgNO3 putih yang tidak larut dalam asam nitrat tapi larut dalam amonia 2. Ditambah Larutan Endapan yang terbentuk berwarna ungu tetapi tidak asam nitrat, memberi warna pada lapisan kloroform KMnO4dan kloroform 1. Ditambah larutan Membentuk endapan warna kuning muda yang tidak AgNO3 larut dalam ammonia, sesuai dengan hasil teoritis. 2. Ditambah Larutan Tidak sesuai dengan hasil teoritis, lapisan kloroform asam nitrat, berwarna coklat kekuningan bukan merah muda-ungu KMnO4dan kloroform 1. Ditambah larutan barium klorida 1. Ditambah sedikit serbuk ferrosulfat kemudian hati-hati ditambah asam sulfat pekat 1. Ditambah larutan perak nitrat 2. Ditambah larutan magnesium sulfat Sesuai dengan hasil teoritis bahwa membentuk endapan putih yang tidak larut dalam HCl Sesuai dengan hasil teoritis bahwa pada bidang atas akan terbentuk cincin warna coklat

I-

3 4

SO42NO3-

CO32-

Terbentuk endapan putih yang akan berubah menjadi coklat Sesuai dengan hasil teoritis bahwa membentuk endapan putih
7/12

anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

3.

Ditambah asam Larutan yang terbentuk berwarna putih, tidak klorida encer mengetahui apakah terbentuk gas CO2 atau tidak Ditambah larutan perak nitrat Ditambah magnesium sulfat Ditambah larutan perak nitrat encer Ditambah larutan iodium Dengan larutan barium klorida encer Ditambah larutan asam klorida Membentuk endapan berwarna kuning yang larut dalam asam nitrat dan dalam ammonia Sesuai dengan hasil teoritis bahwa membentuk endapan putih Sesuai dengan hasil teoritis terbentuk endapan putih yang segera berubah menjadi kehitaman Warna iodium hilang Terbentuk endapan putih (barium tiosulfat) yang mudah larut dalam HCl encer Tidak sesuai dengan hasil teoritis, Larutan berubah menjadi keruh keputihan bukan kekuningan

PO43-

1. 2.

S2O32-

1. 2. 3. 4.

4.2

Analisis Data Berdasarkan hasil pengamatan dari percobaan yang dilakukan dapat dianalisis ke dalam reaksi kimia sebagai berikut : Identifikasi kation 1. - Hg2+ + 2NaOH - Hg2+ + 2KI 2. - Cu2+ + 2NaOH - Cu2+ + 2KI 3. - Fe2+ + 2NaOH 4. - Zn2+ + 2NaOH 5. - Al3+ + 3NaOH 6. - Ca2+ + 2NaOH 7. - Ba2+ + 2NaOH - Ba2+ + 2NaCO3 - Ba2+ + H2SO4 8. - Mg2+ + 2NaOH 9. - NH4+ + NaOH 10. - Ag+ + NaOH - Ag+ + HCl - Ag+ + KI - Ag+ +
anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html 8/12

Hg(OH)2 + 2Na+ HgI2 + 2K+ Cu(OH)2 + 2Na+ CuI2 + 2K+ Fe(OH)2 + 2Na+ Zn(OH)2 + 2Na+ Al(OH)3 + 3Na+ Ca(OH)2 + 2Na+ Ba(OH)2 + 2Na+ BaCO3 + 2Na+ Ba(SO4)2 + 2H+ Mg(OH)2 + 2Na+ NH4OH + Na+ AgOH + Na+ AgCl + H+ AgI + K+

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

11. - Pb2+ + 2NaOH - Pb2+ + 2HCl - Pb2+ + H2SO4 - Pb2+ + K2CrO4 Identifikasi anion 1. - Cl- + AgNO3 2. - I- + AgNO3 3. - SO42- + BaCl2 4. 5. - CO32- + AgNO3 - CO32- + MgSO4 - CO32- + HCl 6. - PO43- + AgNO3 - PO43- + MgSO4 7. - S2O32- + AgNO3 - S2O32- + BaCl2 - S2O32- + HCl

Pb(OH)2 + 2Na+ PbCl2 + 2H+ Pb(SO4)2 + 2H+ PbCrO4 + 2K+

AgCl + NO3AgI + NO3BaSO4 + 2ClAg2CO3 + 2NO3MgCO3 + SO4H2CO3 + 2ClAg3PO4 + 3NO3MgPO4 + SO43Ag2SO3 + NO3Ba2S2O3 + 2ClH2S2O3 + 2Cl-

4.3 Pembahasan Identifikasi Kation 1. Merkuri (Hg2+) Menurut teori, setelah direaksikan dengan larutan alkali karbonat (Na 2CO3) , a ka n terbentuk endapan putih merkuro karbonat. Dari hasil percobaan didapat larutan berubahmenjadi agak keruh walau tidak terbentuk endapan. Reaksi yang terjadi adalah : Hg2(NO3)2 + Na2CO3 Hg2CO3 + 2NaNO3 J ik a la r u t a n H g 2(NO3)2 direaksikan dengan larutan NaOH, akan terbentuk endapanhitam. Dari hasil percobaan tidak terjadi perubahan yang teramati. Larutan tetap jernihserta tidak ada endapan yang terbentuk. Hal ini dimungkinkan karena penambahan NaOH yang berlebih. Reaksi yang mungkin terjadi adalah :
anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html 9/12

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

Hg2+2 + 2OH2. Kupri (Cu2+)

Hg2O + H2O

Jika ion Cu2+ direaksikan dengan larutan KOH, akan terbentuk endapan biru Cu(OH)2 yang jika dipanasi berubah menjadi hitam (CuO). Dari hasil percobaan, didapatiendapan biru yang berubah menjadi hitam saat dipanaskan. Reaksi yang terjadi adalah : CuSO4 + 2KOH Cu(OH)2 + K2SO4 Cu(OH)2 dipanaskan CuO + H2O Jika ion Cu2+ direaksikan dengan larutan KI, akan terbentuk endapan putih CuI2 denganwarna larutan agak kuning dikarenakan ada I2 yang dibebaskan. Dari hasil percobaandidapati warna larutan berubah dari biru muda menjadi kuning pucat dengan endapan putih. Reaksi yang terjadi adalah : CuSO4 + 2KI CuI2 + K2SO4 2CuI + I2 atau 2CuSO4 + 4KI 2CuI + 2 K2SO4 + I2 Seng (Zn2+) Jika ion Zn2+ direaksikan dengan larutan KOH, akan terbentuk endapan putih Zn(OH)2 yang larut dalam reagen berlebih. Dari hasil percobaan didapati larutan berubah dari bening menjadi agak keruh dengan sedikit endapan. Hal ini mungkin dikarenakankonsentrasi reagen yang kurang karena warna larutan sudah berwarna agak keruh yangmengindikasikan hasil kali ion-ionnya sudah lebih besar daripada harga Kspnya atau reagen yang berlebih sehingga endapan yang terbentuk larut kembali. Reaksi yangmungkin terjadi : Zn2+ + 2OH Zn(OH)2 + 2OHZn(OH)2 [ Zn(OH)4 ]2Dalam reagen berlebih terjadi reaksi : 2CuI2

Jika ion Zn2+ direaksikan dengan larutan Na2SO4, akan terbentuk endapan tersier zink sulfat yang larut dalam amonia dan asam. Dari hasil percobaan didapati larutan tetap bening. Tidak ada perubahan yang dapat teramati. Ini mungkin dikarenakan kurangnyakonsentrasi reagen atau kesalahan dalam percobaan. 4. Alumunium (Al3+) Jika ion Al3+ direaksikan dengan larutan NH3, akan terbentuk Al(OH)3 yang berupakoloid. Dari hasil percobaan tidak ada perubahan yang dapat teramati. Hal ini mungkindikarenakan kurangnya konsentrasi reagen atau pH yang kurang mendukung. Larutantetap jernih seperti semula. Reaksi yang mungkin terjadi adalah : Al3+ + 3NH3 + 3H2O 5. Kalsium (Ca2+) Jika ion Ca 2+ direaksikan dengan larutan (NH4)2CO3, akan terbentuk endapan CaCO3 yang jika dipanasi akan menjadi kristalin. Dari hasil percobaan didapati endapan putih.Setelah dipanaskan tidak terbentuk kristal. Ini mungkin dikarenakan pemanasan yang dilakukan kurang. Reaksi yang terjadi : Ca 2+ + SO32CaCO3
10/12

Al(OH)3 + 3NH4+

anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

6. Barium (Ba2+) Jika ion Ba 2+ direaksikan dengan larutan H2SO4 encer, akan terbentuk endapan putih BaSO4 . Dari hasil percobaan didapati endapan putih. Ba 2+ + SO427. Magnesium (Mg2+) J ika ion M g 2+ direaksikan dengan larutan NaOH, akan terbentuk endapan putihMg(OH)2. Dari hasil percobaan didapati endapan putih. Reaksi yang terjadi adalah : Mg2+ + 2OH8. Timbal (Pb2+) Jika ion Pb2+ direaksikan dengan larutan HCl, akan terbentuk endapan yang berwarna putih. Dari hasil percobaan didapati endapan berwarna putih dengan larutan yang tidak berwarna/ bening. Endapan ini dapat terbentuk karena larutan sudah lewat jenuh,konsentrasi ion-ion PbCl2 sudah melebihi harga Ksp-nya (Ksp PbCl2 = 2 , 4 x 1 0 -9). Identifikasi anion 1. Klorida (Cl-) Jika ion Cl- direaksikan dengan larutan AgNO3, akan terbentuk endapan putih AgCl yang larut dalam NH3. Dari hasil percobaan didapati endapan putih. Setelah ditambah NH3, endapan larut. Reaksi yang terjadi adalah : Ag+ + Cl2. Iodida (I-) Jika ion I- direaksikan dengan larutan AgNO3, akan terbentuk endapan kuning AgI. Ksp A gI = 0 ,9 x 1 0 -16. Dari hasil percobaan didapati endapan putih-kuning. Reaksi yangterjadi adalah : I- + AgNO3 Sulfat (SO42-) Jika ion SO42- direaksikan dengan larutan BaCl2, akan terbentuk endapan putih BaSO4. Dari hasil percobaan didapati endapan putih. Reaksinya : SO42- + BaCl2 Tiosulfat (S2O32-) Jika ion S2O32- direaksikan dengan larutan AgNO3, akan terbentuk endapan putih yang berubah menjadi kuning-coklat dan akhirnya hitam. Dari hasil percobaan didapatiendapan putih yang berubah menjadi kuning dan akhirnya coklat-hitam. Reaksinya : S2O32- + AgNO3 Ag2SO3 + NO3BaSO4 + 2ClAgI + NO3AgCl Mg(OH)2 BaSO4

4.3 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa : Untuk identifikasi kation pada percobaan yang dilakukan terdapat 4 percobaan dari pengamatan yang tidak sesuai
anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html 11/12

10/2/13

ANA ISTIANAH (HIMAKIM UNKHAIR): laporan praktikum analitik..identifikasi anion dan kation

dengan hasil teoritis yang telah tersedia yaitu reaksi antara merkuri dengan natrium hidroksida,merkuri dengan KI,besi dengan natrium hidroksida dan perak dengan natrium hidroksida. Untuk identifikasi anion pada percobaan yang dilakukan terdapat 2 percobaan dari pengamatan yang tidak sesuai dengan hasil teoritis yang telah tersedia yaitu reaksi antara iodida dengan asam nitrat dan tiosulfat dengan asam klorida.

anaistianah.blogspot.com/2013/03/laporan-praktikum-analitikidentifikasi_3.html

12/12