Anda di halaman 1dari 12

Model Dasar LQ, IS dan SSA

Dr. Junaidi, SE, M.Si

Location Quotient

Pemahaman
Didasarkan pada Teori Basis Ekonomi Menentukan sektor ekonomi basis (ekspor )dan non-basis Ekonomi diasumsikan tertutup Asumsi lain: Jika suatu daerah lebih berspesialisasi dibanding wilayah referensi dalam menghasilkan produk tertentu (LQ>1), maka ia akan mengekspor barang tersebut Hasilnya hanya digunakan untuk mengetahui struktur ekonomi, bukan untuk projeksi

Rumus
Pendekatan TK:

Li / Lt LQi Ni / Nt Vi / Vt LQi Yi / Yt

Pendekatan Nilai Tambah:

LQi = LQ untuk sektor i di daerah yang dikaji Li = jumlah TK sektor i di daerah yg dikaji Lt = jumlah TK seluruh sektor di daerah yg dikaji Ni = jumlah TK sektor i di daerah referensi Nt = jumlah TK seluruh sektor di daerahreferensi Vi = PDRB sektor i di daerah yg dikaji Vt = PDRB total daerah yg dikaji Yi = PDRB sektor i di daerah referensi Yt = PDRB total daerah referensi

LQ > 1 : Daerah j lebih berspesialisasi dalam memproduksi sektor i dibandingkan sektor i wilayah referensi LQ < 1 : Daerah j tidak berspesialisasi dalam memproduksi sektor i dibandingkan sektor i wilayah referensi

LQ = 1:Baik daerah j maupun wilayah referensi sama derajatnya dalam memproduksi sektor i.

Kelemahan dan Keunggulan


KELEMAHAN: Asumsi bhw pola permintaan daerah dan nasional adalah identik Produktivitas tenagakerja di daerah dan nasional adalah identik KEUNGGULAN: Biayanya murah dan dapat diterapkan pada data historik untuk mengetahui trend.

Indeks Spesialisasi

Pemahaman
Untuk mengukur sebaran atau spesialisasi kegiatan ekonomi suatu daerah Pendekatan sama dengan LQ, menggunakan TK atau nilai tambah Semakin besar nilai IS maka semakin tinggi tingkat spesialisasi sektoral di wilayah tersebut yang terkonsentrasi pada sektor-sektor yang mempunyai nilai selisih persentase positif

Tahap perhitungan
Hitung persentase TK atau PDRB sektor terhadap totalnya di suatu daerah Hitung persentase TK atau PDRB sektor terhadap totalnya di wilayah referensi Hitung selisih persentase tahap 1 dengan tahap 2. Jumlahkan hanya nilai selisih yang bertanda positif selisih () Rumus: IS
100

Shift-Share Analysis

Pemahaman
Digunakan untuk mengetahui perubahan struktur / kinerja ekonomi daerah terhadap struktur ekonomi yg lebih tinggi sebagai referensi Perubahan relatif kinerja pembangunan daerah terhadap referensi dapat dilihat dari: Pertumbuhan ekonomi referensi (national growth effect); bgm pengaruh pertumbuhan ekonomi referensi thd daerah Pergeseran proporsi (proportional shift); mengukur perubahan relatif (naik/turun) suatu sektor daerah thd sektor yg sama di tingkat referensi. Disebut juga pengaruh bauran industri (industrial mix Pergeseran diferensial (differential shift ); mengetahui seberapa kompetitif sektor tertentu daerah dibanding referensi.Jika nilainya (+) berarti kompetitif, jika nilainya (- ) tidak kompetitif. Disebut juga pengaruh keunggulan kompetitif

Rumus
Dij = Nij + Mij + Cij Nij = Komponen pertumbuhan wilayah referensi; Mij = Komponen industrial mix; Cij = Komponen kompetitif advantage Dij= E*ij Eij Nij= Eij . rn Mij= Eij (rin rn) Cij= Eij (rij rin) rij = (E*ij Eij)/Eij rin= (E*in Ein)/Ein rn = (E*n En)/En Eij=kesempatan kerja di sektor i daerah j; Ein=kesempatan kerja di sektor i referensi; rij=laju pertumbuhan sektor i di daerah j; rin = laju pertumbuhan sektor i referensi; rn= laju pertumbuhan ekonomi referensi; * = data di akhir tahun analisis