Anda di halaman 1dari 17

Pembimbing Prof. Dr.

Hafas Hanafiah , SpB, SpOT (K) FICS


Disusun oleh Senthil Kumar 080100406 S. Mahini 080100408 Gopinath Naiken 080100409 Esanikaruppiah 080100413 Lee Wei Lun 080100419 Departemen Ilmu Bedah Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik 2013

Anatomi Sendi Panggul

Ligamentum: a) Di depan: ligamentum ileofemoral yang melekat pada

SIAS dan pinggiran acetabulum serta pada linea intertrochanterica b) Di inferior: ligamentum pubofemoral yang berbentuk segitiga c) Di belakang: ligamentum ischiofemorale yang berbentuk spiral dan melekat pada corpus ischium dekat margo acetabuli

Sirkulasi

Persyarafan
Lumbar plexus (femoral nerve)
Sacral plexus (sciatic nerve)

DISLOKASI SENDI PANGGUL


Definisi: Permukaan sendi tergeser sama sekali dan

tidak lagi bersentuhan.


Subluksasi: Pergeseran ujung tulang yang incomplete di

mana sebagian permukaan sendi masih beraposisi.


Etiologi:
a) kecelakaan lalu lintas, dashboard injury b) lomba race car

c) permainan olahraga yang jenis high-energy impact

seperti rubgy dan American football

Jenis-jenis dislokasi sendi panggul


Developmental Dysplasia of the Hip: faktor genetic,

hormonal, malposisi intrauterine dan pasca kelahiran Acquired hip dislocation: a) Traumatic hip disloaction: posterior, anterior, sentral b) Post sepsis hip disloaction c) Dislokasi akibat ketidakseimbangan otot

Mekanisme trauma panggul posterior


Kecelakaan lalu lintas

Lutut dalam keadaan fleksi menabrak benda keras atau dashboard Femur terdorong ke atas dan kaput femur dipaksa keluar dari mangkuknya

GAMBARAN KLINIS
Sendi panggul dalam posisi adduksi, fleksi dan rotasi

interna Terdapat pemendekan (shortening) anggota gerak bawah. Sendi panggul teraba ball di musculus glutues

Klasifikasi Dislokasi Panggul Posterior


Thompson dan Epstein TIPE KETERANGAN I Dislokasi simple dengan atau ta npa fragmen dinding posterior yang tidak signifikan Stewart-Milford System TIPE I II KETERANAGN Dislokasi simple tanpa fraktur Dislokasi dengan satu atau lebih fragmen tetapi dengan socket yang masih stabil setelah reduksi Dislokasi dengan fraktur dari rim acetabulum yang menyebabkan gross instability sendi Dislokasi dengan fraktur pada kaput femoris atau neck of the femur

II

Dislokasi dengan fraktur tungg al yang besar dari rim posterior Acetabulum
Dislokasi dengan fraktur comm inuted rim, dengan atau tanpa fragmen yang besar Dislokasi dengan fraktur acetabular floor Dislokasi dengan fraktur caput femoris

III

III

IV V

IV

Gambaran Radiologis
Foto pelvic AP: caput femoris terlihat di luar

mangkuknya dan diatas acetabulum Foto oblik: Segmen atap acetabulum atau caput femoris mungkin telah patah dan bergeser CT-Scan: menunjukkan fraktur acetabulum atau setiap fragmen tulang

Penatalaksanaan
ATLS Closed Reduction pada:

a) Dislokasi dengan atau tanpa defisit neurologis, saat tidak ada fraktur yang berkaitan b) Dislokasi dengan fraktur yang berkaitan dengan defisit neural tidak terjadi Open Reduction pada: a)Dislokasi irreducible b) Iatrogenic sciatic nerve injury c) Reduksi incongruent with incarcerated fragments d) Reduksi incongruent dengan interposisi jaringan lunak e) Reduksi incongruent dengan fraktur caput femur

Metode Closed Reduction


Bigelow:
Penderita dalam posisi terlentang asisten lakukan traksi berlawanan & tahanan pada daerah spina ilika anterior superior &ilium pegang tungkai pada pergelangan kaki, satu tangan di belakang lutut tungkai difleksi 90 derajat pada daerah abdomen & traksi longitudinal ligament Y relaksasi & kaput femur di posterior asetabulum kaput femur dibebaskan dari muskulus rotator dengan rotasi gerak tungkai ke depan dan belakang kaput femur digerakkan ke dalam asetabulum dengan manipulasi abduksi, rotasi eksterna serta ekstensi pada panggul

Metode Stimson
Penderita dalam keadaan tengkurap dan tungkai bawah yang mengalami trauma dibiarkan tergantung pada pinggir meja Panggul dimobilisasi oleh asisten dengan cara menekan sacrum Dengan tangan kiri ahli bedah memegang pergelangan kaki dan melakukan fleksi pada lutut sebesar 90 dengan tangan kanan menekan ke bawah pada daerah tungkai bawah di bawah lutut Dengan gerakan rocking dan rotasi pada tungkai serta tekanan langsung pada daerah kaput femur dapat dilakukan reposisi

Metode Allis

Penderita dalam posisi terlentang asisten tekan & tahan panggul fleksi lutut sebesar 90 derajat dan tungkai diadduksi ringan dan rotasi medial lengan diletakkan di bawah lutut lakukan traksi vertikal & kaput femur diangkat dari bagian posterior asetabulum panggul dan lutut diekstensikan

Komplikasi
Cedera nervus skiatikus
Cedera pembuluh darah Fraktur diafisis femur

Nekrosis avaskular
Osteoartritis Dislokasi yang tidak dapat direduksi

SEKIAN TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai