Anda di halaman 1dari 11

PRESENTASI KASUS

DEMAM TYPHOID
Pembimbing : Dr. Sedyo Wahyudi, sp A

Disusun oleh : Maria Wahyuni (11-2011-185)

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA RS PANTI WILASA DR.CIPTO SEMARANG 2012

PRESENTASI KASUS KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAK

RUMAH SAKIT PANTI WILASA DR.CIPTO FAKULTAS KEDOKTERAN UKRIDA

Topik Penyaji NIM

: Demam Typhoid : Maria Wahyuni : 11-2011-185

Dokter Pembimbing : dr. Sedyo Wahyudi, SpA.

I. Umur

IDENTITAS PASIEN : An. N : 7 Tahun 10 Bulan : laki-laki : Bugangan VI/127 Semarang : Sekolah Dasar : Jawa : Islam : 15 September 2012 : 18 September 2012

Nama Jenis kelamin Alamat Pendidikan Suku bangsa Agama Tanggal masuk RS Tanggal keluar RS

II. Ayah

IDENTITAS ORANG TUA

Nama Ayah Umur Pendidikan terakhir Agama Alamat

: Tn. T : 34 tahun : Tamat STM : Islam

Pekerjaan Penghasilan Suku Bangsa

: Karyawan : Rp 2.500.000,: Jawa

: Bugangan VI/127 Semarang

Ibu Nama Ibu : Ny. K Pekerjaan : Ibu rumah tangga

Umur Pendidikan terakhir Agama Alamat

: 28 tahun : Tamat SMA : Islam

Penghasilan Suku Bangsa

:: Jawa

: Bugangan VI/127 Semarang

III. RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT Anamnesis Keluhan utama Keluhan tambahan : Alloanamnesis dengan ibu pasien tanggal 18 September 2012 Pkl. 09.00 WIB : demam naik turun sejak 2 minggu SMRS : mual muntah, BAB lembek, nyeri perut

Riwayat Perjalanan Penyakit : Sejak 2 minggu SMRS pasien mengalami demam naik-turun. Biasanya suhu tinggi pada sore dan malam hari. Selama demam pasien tidak menggigil, tidak ada kejang, tidak keluar keringat malam. Pasien ada batuk dan pilek. Selain itu pasien juga ada pusing, nafsu makan menurun, ada mual dan ada muntah sebanyak 3x sehari. Muntahnya berupa makanan. BAB lembek sebanyak 2x sehari. Mimisan tidak ada, keluar darah dari gusi tidak ada, tidak timbul bintik-bintik dibadan. Pasien lalu dibawa ke klinik dan dokter memberikan obat antibiotika dan penurun panas. Setelah minum obat ternyata belum ada perbaikan. Sejak 3 hari SMRS pasien masih demam. Demam semakin tinggi. Ibu pasien mengatakan suhu sekitar 39-40C. Pasien masih mual dan muntah sebanyak 2 kali ketika minum obat. BAB lembek 2 kali sehari. Sejak 1 hari SMRS pasien masih demam, pusing, nafsu makan menurun. Badan pasien terasa lemah, mual disertai muntah 1 x, sebanyak 1/4 gelas aqua, berisi makanan yang dimakan, darah tidak ada. Pasien juga mengeluh nyeri perut kiri bawah. Selama sakit BAB pasien 2 hari sekali dan konsistensinya lembek. BAK lancar, warna kuning, nyeri saat BAK tidak ada. Pasien dibawa ke dokter dan dilakukan pemeriksaan laboratorium, didapatkan hasilnya tubex 5 (+). Riwayat Penyakit Dahulu : Riwayat Penyakit dalam anggota keluarga yang tinggal satu rumah : Diabetes melitus (-) Hipertensi (-) 3

IV.

RIWAYAT KEHAMILAN DAN PERSALINAN : Trimester 1 : 1x Trimester 2 : 1x Trimester 3 : 4x

Kehamilan Antenatal Care

Penyakit Kehamilan Kelahiran Tempat kelahiran Ditolong oleh Cara persalinan Masa gestasi Keadaan Bayi Berat badan lahir Panjang badan lahir Lingkar kepala Menangis Sianosis Ikterus Kelainan bawaan APGAR Score

: Tidak ada : RS Panti Wilasa Dr.Cipto : Dokter : Sesar atas indikasi partus macet : Aterm 38 minggu : 2900 gram : 47 cm : Tidak tahu : Langsung menangis : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada : Ibu pasien tidak tahu (saat dilahirkan pasien langsung menangis kencang, kulit warna kemerahan, dan bergerak aktif)

Kesan : Neonatus cukup bulan, sesuai masa kehamilan RIWAYAT PERKEMBANGAN Pertumbuhan gigi pertama Psikomotor Tengkurap Duduk Merangkak Berdiri : 9 bulan : : 4 bulan : 6 bulan : 8 bulan : 10 bulan

Berbicara Membaca dan menulis

: 12 bulan : 12 bulan

Kesan : Perkembangan sesuai usia RIWAYAT IMUNISASI Vaksin PPI BCG DPT / DT Polio Campak Hepatitis B Vaksin Non PPI Hepatitis A HiB Tifoid DASAR (UMUR) 2 bulan 2 bulan 0 bulan 9 bulan 0 bulan DASAR (UMUR) 4 bulan 2 bulan 1 bulan 6 bulan 4 bulan 6 bulan 6 bulan BOOSTER (UMUR) -

BOOSTER (UMUR) -

Kesimpulan : status imunisasi belum lengkap RIWAYAT MAKANAN Usia 0-6 bulan 6-9 bulan 9-12 bulan 1-2 tahun 3-4 tahun 4-6 ASI/PASI 6x 6x 4x 4x Buah / Biskuit 2x 1x 2x 2x Bubur susu 1x 1x Nasi 1x 3x 5x 5x

6-sekarang 3x Kesan : Kuantitas : berlebih. Kualitas : berlebih

RIWAYAT PENYAKIT Penyakit Diare Otitis Radang paru Tuberkulosis paru Kejang Ginjal Jantung Darah Difteri RIWAYAT KELUARGA Corak Reproduksi Pasien merupakan anak kandung dan anak pertama dari dua bersaudara. DATA PERUMAHAN Kepemilikan rumah Keadaan rumah : Rumah sendiri : Pasien tinggal dalam sebuah rumah berukuran 10 x 9 m, terdapat tiga buah jendela di ruang tamu, dan sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah. Terdapat satu kamar tidur utama dan satu buah jendela, dan satu kamar tambahan, serta satu kamar mandi dan menggunakan air PAM. Keadaan lingkungan : Saluran air di sekitar lingkungan cukup lancar. Namun terdapat tumpukan sampah di daerah pemukiman. Kesan : keadaan rumah cukup baik, keadaan lingkungan cukup V. PEMERIKSAAN FISIK : 18 September 2012 : 09.00 WIB Umur 2 tahun Penyakit Morbili Parotitis Demam berdarah Demam tifoid Cacingan Alergi Kecelakaan Operasi Muntaber Umur -

Tanggal Pukul

Pemeriksaan Umum Keadaan umum Kesadaran Tanda vital - Nadi - Suhu : 84x / menit, reguler, equal,isi cukup : 36 C (axilla) : Tampak sakit sedang : Compos Mentis

- Pernapasan : 24 x/ menit Pada Tanggal 15 September 2012, suhu pasien 39,40C Data Antropometri Berat badan Tinggi badan : 42 Kg : 130 cm

Berdasarkan persentil, perbandingan berat badan dengan umur adalah BB // U x 100 % = 42 //23 x 100 % = 182% Berdasarkan persentil, perbandingan tinggi badan dengan umur adalah TB // U x 100 % = 130 // 122 x 100 % = 106 %

Kesan : Status gizi berlebih

Pemeriksaan Sistematis Kepala Bentuk dan ukuran : Normocephali, tidak ada kelainan dan tidak teraba benjolan.

Rambut dan kulit kepala : Hitam, distribusi merata, dan tidak mudah dicabut Mata : Bentuk normal, kedudukan bola mata dan alis simetris, palpebra superior dan inferior tidak oedem dan tidak cekung, margo palpebra kanan dan kiri tidak hiperemis, konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-, kornea jernih, pupil bulat 3 mm, isokor, refleks cahaya +/+

Telinga

: Bentuk normal, liang telinga lapang, sekret tidak ada, membran timpani utuh

Hidung

: Bentuk tidak ada kelainan, septum nasal tidak ada deviasi, tidak ada sekret, tidak ada pernapasan cuping hidung

Mulut Tonsil Faring Leher

: Bentuk normal, bibir kering, tidak sianosis, lidah tidak kotor. : T1-T1 tenang : Faring tidak hiperemis : Bentuk tidak ada kelainan, tidak ada kaku kuduk,

KGB tidak teraba membesar Thorax Paru-paru Inspeksi : Simetris dalam keadaan statis dan dinamis, tidak ada retraksi otot pernapasan Palpasi Perkusi Auskultasi : Vocal fremitus kanan dan kiri sama : Sonor pada seluruh lapang paru : Suara napas vesikuler, ronkhi -/-, wheezing -/-

Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : Tidak tampak pulsasi ictus cordis : Teraba pulsasi ictus cordis pada sela iga V MCLS : Tidak dilakukan : Bunyi jantung I dan II murni reguler, murmur (-), Gallop (-) Abdomen Inspeksi Auskultasi Palpasi : tidak terdapat gambaran pembuluh darah : Bising usus + normal : Supel, hepar tidak teraba membesar dan tumpul, lien tidak teraba membesar, turgor kulit normal Perkusi : Timpani : tidak diperiksa : Akral hangat, tidak ada deformitas, tidak ada edema. : Warna sawo matang, tidak ditemukan petechiae PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Genitalia externa Extremitas Kulit VI.

Laboratorium tanggal 14 September 2012 : Hematologi - Hemoglobin - Leukosit Diff count : 10,9 g / dl : 17,2 . 103 /ul

- Eosinofil - Basofil - Netrofil - Limfosit - Monosit - Hematokrit 30%

0% 0,2% 49,6% 41,3% 8,9%

- Eritrosit 4,3 . 106/ul - Trombosit 383.103/ul - MCV - MCH 69 fl 25 pg 2 mm/jam 5 mm/jam

- MCHC 37 g/dl - LED 1Jam - LED 2 Jam Tubex 5 (+)

Laboratorium tanggal 15 September 2012 Hematologi - Hemoglobin - Leukosit Diff count - Eosinofil - Basofil - Netrofil - Limfosit - Monosit - Hematokrit 27% - Eritrosit 3,9 . 106/ul - Trombosit 328.103/ul - MCV - MCH 69 fl 26 pg 22 mm/jam 40 mm/jam 9 0% 0,2% 63,5% 28,4% 7,9% : 10,9 g / dl : 12,7 . 103 /ul

- MCHC 37 g/dl - LED 1Jam - LED 2 Jam

RESUME Telah diperiksa anak laki-laki berusia 7 tahun 10 bulan dengan keluhan demam sejak 2 minggu SMRS, demam naik-turun, suhu tinggi pada sore dan malam hari, tidak menggigil, tidak kejang, tidak keluar keringat malam.pasien ada batuk dan pilek. Pasien juga ada pusing, nafsu makan menurun, mual dan muntah sebanyak 3x sehari. Muntahnya berupa makanan. Pasien dibawa ke dokter dan diberikan obat antibiotika dan penurun panas tetapi belum ada perbaikan. Sejak 3 hari SMRS pasien masih demam. Demam semakin tinggi. Ibu pasien mengatakan suhu sekitar 39-40C. 1 hari SMRS badan pasien terasa lemah, mual disertai muntah 1 x, sebanyak 1/4 gelas aqua, berisi makanan yang dimakan, darah tidak ada. Pasien juga merasakan nyeri perut kiri bawah. Pasien dibawa ke dokter dan dilakukan pemeriksaan laboratorium, didapatkan hasilnya tubex 5 (+). Dari pemeriksaan fisik didapatkan : KU : Tampak sakit sedang N: 84 x / m Leukosit Tubex ; S: 39,4 0C ; Kesadaran : Compos mentis ; RR: 24 x / m : 17,2 . 103 / l, : 5 (+)

Dari pemeriksaan laboratorium (14 September 2012) didapatkan :

VII.

DIAGNOSIS KERJA Demam Typhoid

VIII. DIAGNOSIS BANDING Dengue Fever , Malaria IX. PENATALAKSANAAN Non medikamentosa : Tirah baring

10

Diet lunak, tidak berserat, cukup cairan, tinggi kalori dan tinggi protein. Kalori 1200 kcal dan protein 30 g

Medikamentosa : IVFD RL 15 tpm Kebutuhan cairan : Maintenance : (10x100 cc) + (10x50 cc) + (22x20cc) = 1940cc Ceftriaxon 2x1g Sagestam 2 x 80mg Cortidex 2 x 5mg Paracetamol 1/2tab

Pencegahan Penderita harus dapat diyakinkan cuci tangan dengan sabun Lalat perlu dicegah menghinggapi makanan dan minuman Penderita memerlukan istirahat Diit lunak yang tidak merangsang dan rendah serat Berikan informasi tentang kebutuhan melakukan aktivitas sesuai dengan tingkat perkembangan dan fisik anak Menjelaskan gejala-gejala kekambuhan penyakit dan hal yang harus dilakukan untuk mengatasi gejala tersebut Vaksin Tifoid : Oral Typhoid Vaccine (Ty21A) : vaksin hidup Parenteral Inactivated Typhoid Vaccine: mati, subkutan Typhoid Vi Capsular Polysaccharide Vaccine: IM
X. PROGNOSIS Ad vitam : bonam

Ad functionam Ad sanationam

: bonam : bonam

11