Anda di halaman 1dari 5

Muh Abdul Hajrah Nur Infoni Diana IB Sulfika Putri Subhan Jumania Muammar Ashari Riska Oktaviani

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya layak untuk Allah Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul PENERAPAN HUKUM MELDE DALAM SEBUAH PERCOBAAN Dalam penyusunannya, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, kasih, dan kepercayaan yang begitu besar. Dari sanalah semua kesuksesan ini berawal, semoga semua ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi. Meskipun penulis berharap isi dari makalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat lebih baik lagi. Akhir kata penulis berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca. Pinrang, September 2013 Penyusun

Kelompok 2

BAB 1 PENDAHULUAN
1.2 Latar Belakang Percobaan Melde adalah percobaan yang menyelidiki hubungan antara kecepatan merambat gelombang Transversal Stasioner pada tali terhadap tegangan tali serta massa tali tiap satuan panjang. Jenis gelombang ini tiap titik pada tali menggetar dengan amplitudo yang berbedabeda. Bagian tali ada yang menggetar dengan amplitudo terbesar yang disebut perut (P), dan yang terkecil disebut simpul (S). Simpul ini terjadi karena titik pada tali oleh gelombang datang dan pantul masing-masing menggetarkan titik hingga mempunyai simpang dan arah getar yang selalu berlawanan, maka saling menghapus akibatnya titik di daerah ini tidak menggetar. Sedang perut terjadi karena baik gelombang datang dan pantul masing-masing menggetarkan titik pada tali ini hingga pada suatu saat menghasilkan simpangan maksimum di pihak yang sama hingga saling memperkuat dan membentuk perut.

1.3 Rumusan masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini ialah sebagai berikut: a. Apakah Massa beban mempengaruhi panjang gelombang? b. Apakah hubungan antara frekuensi gelombang dengan frekuensi getaran dan frekuensi yang dihasilkan power supply? c. Bagaimana hubungan grafik v2 dengan F?

1.4 Tujuan Penulisan Menentukan hubungan dan F pada tali yang digetarkan.

1.5 Manfaat Penulisan a. Siswa dapat mengetahui hubungan dan F pada tali yang digetarkan. b. Siswa dapat mengetahui hubungan antara frekuensi gelombang dengan frekuensi getaran dan frekuensi yang dihasilkan power supply. c. Siswa dapat mengetahui hubungan hubungan grafik v2 dengan F.

BAB 2 PEMBAHASAN
2.2 Hukum Melde Percobaan Melde adalah percobaan yang menyelidiki hubungan antara kecepatan merambat gelombang Transversal Stasioner pada tali terhadap tegangan tali serta massa tali tiap satuan panjang. Jenis gelombang ini tiap titik pada tali menggetar dengan amplitudo yang berbedabeda. Bagian tali ada yang menggetar dengan amplitudo terbesar yang disebut perut (P), dan yang terkecil disebut simpul (S). Simpul ini terjadi karena titik pada tali oleh gelombang datang dan pantul masing-masing menggetarkan titik hingga mempunyai simpang dan arah getar yang selalu berlawanan, maka saling menghapus akibatnya titik di daerah ini tidak menggetar. Sedang perut terjadi karena baik gelombang datang dan pantul masing-masing menggetarkan titik pada tali ini hingga pada suatu saat menghasilkan simpangan maksimum di pihak yang sama hingga saling memperkuat dan membentuk perut. Pada percobaan ini alat dan bahan yang digunakan adalah TikerTimer, Benang 2 meter, beban yang terdiri atas 5 gram tiap kepingnya, penggaris 100 cm, dan power supply dengan frekuensi 50 Hz. Bahwa 1 gelombang terdiri dari 3 simpul (S) dan 2 perut (P). Sehingga pada percobaan yang dilakukan setiap penambahan beban akan didapatkan panjang gelombang ( ) yang berbeda pula, hal ini dikarenakan semakin berat beban benda maka semakin besar pula panjang gelombang yang dihasilkan. Hasil dari pengamatan tersebut dapat dilihat pada bagian kesimpulannya. Sedangkan hubungan antara frekuensi gelombang dengan frekuensi getaran dan frekuensi yang dihasilkan power supply adalah sama, biasanya f = 50 Hz hal ini disesuaikan dengan peralatan power supply pada lab fisika.

BAB 3 PENUTUP
3.2 Saran Sampaikan kritik anda kepada penulis apabila terdapat kesalahan maupun kekurangan dalam pembuatan makalah fisika ini, sehingga kedepannya kami mampu meminimalisir segala kesalahan maupun kekurangan dalam pembuatan makalah seperti ini. Saran yang membangun sangat diperlukan dalam pengembangan penulisan sehingga target mencapai hampir sempurna dapat kami capai.

3.3 Kesimpulan Dari hasil Experiment yang dilaksanakan di Lab Fisika dapat disimpulkan bahwa: a. Semakin beban benda maka semakin bertambah panjang gelombangnya. b. Hubungan antara frekuensi gelombang dengan frekuensi getaran dan frekuensi yang dihasilkan power supply adalah sama biasanya f = 50 Hz c. Bahwa Hubungan grafik v2 dengan F adalah sebagai berikut:

31,5 25,5 18,5

0,1

0,2

0,3

d. Hasil pengamatan percobaan Hukum Melde adalah sebgai berikut: Panjang Gelombang ( ) 0,37 meter 0,51 meter 0,63 meter

No 1 2 3

Massa Beban 10 gram 20 gram 30 gram

Berat Beban 0,1 N 0,2 N 0,3 N

Fx 18,5 25,5 31,5


= 18,25 = 25,81 = 31,62

Daftar Pustaka : Soeparto Bambang Sigit, 2013, LKS Gemilang FISIKA, Cipta Pustaka: Palur